March 2019


Selama wartawan bekerja sesuai Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, maka wartawan tidak akan dipidana
IMPIANMEWS.COM (Makassar).

Ketua Dewan Kehormatan DPP Perserikatan Journalist Siber Indonesia (Perjosi), Fredrich Kuen, MSi mengatakan wartawan jangan takut terhadap ancaman kriminalisasi pers saat menjalankan kerja jurnalistik secara benar dan profesional.

Selama wartawan bekerja sesuai Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, maka wartawan tidak akan dipidana, karena siapapun yang bekerja sesuai perintah undang undang maka tidak dipidana mengacu Pasal 50 KUHP (Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan Undang-undang, tidak dipidana}.

Hal itu dikemukakan Fredrich ketika menjadi pemateri pada “Pelatihan Penyegaran Jurnalis Online” usai Pelantikan DPD Perjosi Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel de Malia Makassar, Kamis malam.

Menurut dia, dari lima fungsi pers yakni sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan lembaga ekonomi, maka fungsi sosial kontrol adalah pekerjaan prestisius bagi wartawan sekalipun beresiko hukum.


Berita kontrol sosial disukai masyarakat umum, namun tidak disukai oleh yang terkena kontrol sehingga pihak yang merasa dirugikan akan melakukan perlawanan hukum baik melalui jalur UU tentang Pers sebagai Delik Pers maupun melalui jalur hukum umum (KUHP, UU ITE dan lainnya.


Menurut Fredrich yang juga Penguji Kompetensi Wartawan, karya jurnalistik dalam bentuk berita akan aman secara hukum bila berdasarkan fakta dan kebenaran. Faktanya bisa dalam bentuk fakta kejadian maupun fakta intektual berupa statement (pernyataan, wawancara, keterangan lisan)


Selain itu, harus dilakukan secara berimbang, meyakini kebenaran fakta melalui check and recheck, hingga double check and recheck, menerapkan azas praduga tidak bersalah, tidak melakukan trial by the press (menyatakan seseorang bersalah sebelum putusan pengadilan jatuh).


Di samping itu, patuh terhadap pernyataan off the record serta embargo berita untuk tidak menyiarkan bagian bagian tertentu dari satu statement serta menahan berita sesuai kesepakatan.


Bila langkah tersebut sudah dilakukan secara benar, kata Fredrich yang juga pemegang kartu wartawan utama tersebut, maka sangat kecil kemungkinan berita yang dibuat akan bermasalah hukum.


Namun, pihaknya menyadari bahwa wartawan portal berita online banyak yang khawatir bahwa rekomendasi Dewan Pers bisa menjadi “malaikat maut” bagi mereka dalam menghadapi masalah hukum akibat pemberitaan.


Disatu sisi berita berita dari jurnalis online sekarang ini banyak yang  viral dan dikutip oleh media mainstream dan stasium televisi nasional sebagai berita layak siar dan disukai publik. Artinya berita itu karya jurnalstik dari seorang wartawan melalui media portal berita online. Kedudukannya sama dengan wartawan lainnya.


Namun, saat bersentuhan dengan hukum, sekalipun berita itu karya jurnalistik oleh seorang wartawan dan medianya jelas portal berita online, tetapi saat pihak penyidik meminta masukan dari Dewan Pers, maka Dewan Pers tidak semata melihat dari produk berita itu. 


Melainkan juga mengaitkannya dengan klarifikasi apakah wartawan tersebut sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan perusahaan medianya apakah sudah terverifikasi. Kalau itu belum, maka rekomendasi yang keluar bukan delik pers melainkan dipersilahkan melanjutkan ke penanganan masalah hukum umum.

Rekomendasi itulah yang menjadi “Malaikat Maut” bagi sebagian besar jurnalis media online yang selama ini belum tersentuh UKW. Kalaupun mengetahui adanya UKW mereka juga tidak mampu mengikutinya karena biaya UKW yang tinggi.


Menurut Fredrich yang juga mantan General Manager Perum LKBN ANTARA, harusnya semua pihak termasuk Dewan Pers melakukan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi komunikasi dan media penyiaran yang beragam lalu melakukan penyesuaian aturan agar mayoritas jurnalis terayomi oleh Dewan Pers dan bukan sebaliknya, aturan Dewan Pers menjadi “Momok menakutkan” bagi kalangan pelaku Pers yang terus berkembang.


Pihaknya mengharapkan Dewan Pers kedua yakni Dewan Pers Indonesia (DPI) yang baru terbentuk bisa secepatnya diakui oleh negara sebagai DPI legal, lalu membuat aturan aturan yang sifatnya spesifik menyempurnakan aturan yang ada selama ini yang disesuaikan dengan perkembangan jaman, sebab mayoritas anggota DPI adalah media dan jurnalis online.


Ke depan diharapkan jurnalis profesional sebagai pekerja intelektual dapat bekerja tanpa dibayangi ketakutan masalah hukum sebab kriminalisasi pers selayaknya dapat dihentikan, ujarnya.


IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Isi waktu libur selama Ujian Nasional tingkat SMA/MA sederajat, mulai Senin, 1 April 2019 s/d Senin 8 April 2019 Komunitas Al-Kautsar Tahfizh Center (ATC) gelar Daurah tahfizh dengan target hafalan 2 juzz. 

Komunitas yang dibentuk oleh santri Pondok Pesantren Modern Al Kautsar alumni Daurah tahfizh Tawang Mangu Jawa Tengah ini, kini ingin berbagi ilmu kiat menghafal Al-Qur'an dengan sesama santri. 

Adam Subhan, santri Al Kautsar kelas X yang sudah menuntaskan hafalan 30 juz dalam waktu 45 hari mengatakan, "menghafal Al Qur'an itu sesungguhnya mudah dan  mengasyikkan." 
"Yang penting ada kemauan dan semangat sungguh-sunguh untuk menghafal, insya Allah dapat," imbuhnya. 

Lain lagi Raihan Muslimin, yang juga masih kelas X dan sudah menuntaskan hafalan 30 juzz dalam waktu 50 hari menyatakan, "bagi saya menghafal itu adalah panggilan hati, dengan menghafal Al-Qur'an, hati menjadi tentram dan tenang."

Sementara itu, Khairunnisa yang biasa di sapa Icha santri Al Kautsar kelas VIII menyampaikan, "kalo saya ingin menghadiahkan mahkota kepada mama dan papa nanti di Syorga," katanya. 

Sementara itu Ustad Dafri Harweli selaku mudir Al Kautsar, saat dijumpai di lokasi daurah, Ahad (31/03/2019) siang menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya.

"Kami sangat bangga kepada para santri yang mau ikut program daurah tahfizh yang di adakan oleh ATC ini.  Dengan menghafal Al quran, maka kita akan mendapatkan banyak kemuliaan. Tidak hanya di dunia tapi sampai ke akhirat kelak. Tidak hanya di bumi tapi juga yang di langit ikut mendoakan dan memuliakan kita,"terang sang mudir.

"Kegiatan Daurah tahfizh diadakan di 2 (dua) lokasi berbeda. Untuk santri putra bertempat di objek wisata Islami pondok penghafal Al-Qur'an Torang Sari Bulan Nagari Pilubang Kec Harau. Sedangkan untuk santri putri lokasi di home stay Hamid di kawasan objek wisata Lembah Harau. Kedua tempat ini sangat cocok untuk menghafal Al-Qur'an, karena lokasinya sangat nyaman dan sejuk, karena berdasarkan di kawasan objek wisata,"imbuhnya.

"Pemandangannya juga sangat indah, dikelilingi bukit batu alami yang terlihat seperti berukir-ukir dan di tengah-tengahnya ada air terjun Lembah Harau. Pokoknya sangat indahlah dan sangat nyaman,"tukuk Dafri Harweli.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke IV Tingkat Sumatera Barat Tahun 2019 di Kota Payakumbuh tanggal 30-31 Maret yang diikuti 15 kota dan kabupaten di Sumbar hari ini ditutup Kakanwil Kemenag Sumbar bersama Walikota Payakumbuh di Aula Balai Kota, Ahad (31/03/2019) sore.

Di awal pembukaan Porsadin IV ini, Walikota melalui Staff Ahli Bidang SDM, Syahril mewanti panitia pelaksana agar melayani tamu dengan baik sebagai ciri khas warga Kota Payakumbuh.

Berbagai pengalaman tentunya dirasakan kontingen luar Kota Payakumbuh selaku tamu yang akan bertanding di Porsadin yang digelar selama 2 hari ini. 

Berikut penuturan para tamu kepada media saat dikonfirmasi media terkait pelayanan panitia dan keramahan warga Kota Payakumbuh

H. Idris, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kankemenag Kabupaten Pesisir Selatan selaku pimpinan kontingen.

Warga Payakumbuh sangat ramah kepada kami. Mulai dari kedatangan di Payakumbuh hari pertama kegiatan, kami disambut ramah

"Rombongan kami langsung diantar ke penginapan dan mendampingi kontingen ke lokasi ke semua titik lomba yang nota bene kami buta. Warga masyarakat juga pernah kami tanya, dimana lokasi ini. Mereka juga menunjuki kami,"ungkapnya.

Terkait kuliner selama bermalam di Payakumbuh, Idris menambahkan.

"Pasar Payakumbuh fullday, buka setiap jam. Saat kami lapar tengah malam, e e ternyata masih buka rumah makannya. Teh telurnya juga nikmat termasuk Bubua Cidonya. Jelang pulang kami juga berbelanja untuk buah tangan di kampung,"pungkas Idris usai penutupan Porsadin.

Ungkapan senada juga kami dengar Rahim salah seorang pendamping lomba kontingen Kabupaten Dharmasraya.

Tamu lain yang kami coba wawancarai adalah Fadlan Lubis, Ketua kontingen Porsadin Kabupaten Pasaman Barat

"Allhamdulilah kami senang dan layanan memuaskan. Hanya kami banyak kurang tau lokasi lomba dan Panitia lokal ada memandu ke pemondokan dan lokasi lomba,"terang Fadlan didampingi staf Seksi PDPP Kankemenag Pasaman Barat, Wilman.

"Pokoknya, tidak ada yang mengecewakan. Kontingen Pasbar dengan 54 orang menggunakan 3 mobil DPRD ditambah mobil pribadi 3 buah menempuh perjalanan sekitar 4 jam ke Payakumbuh diselingi hujan. Alhamdulilah lancar. Mendatang harapan kita terhadap kegiatan Porsadin ini adalah perhatian pemerintah, apalagi kegiatan ini menyangkut keagamaan,"tuturnya.

Sebagaimana kata sambutan saat menutup Porsadin IV, Walikota Payakumbuh mendokan kontingen selamat sampai di tempat tujuan, selamat sampai di rumah masing-masing. Kesempatan itu Walikota juga sampaikan ungkapan maaf jika ada pelayanan yang kurang berkenan selama kegiatan digelar.(ul)

Mahyeldi juga memberikan motivasi kepada pemuda untuk meningkatkan latihan maupun turnamennya
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah membuka turnamen Takraw Balai Baru CUP pertama tingkat Sumbar tahun 2019.
program Pemerintah Kota Padang kedepan tahun 2020 sampai selanjutnya terpusat di kecamatan dikenal dengan Youhd Centher yaitu kegitan pemuda, diantaranya olahraga di tingkat kecamatan dan kelurahan. Untuk itu melalui Dinas pemuda dan olahraga mendata setiap lapangan olahraga yang ada disetiap kelurahan menyangkut kegitan pemuda itu sendiri.

Apakah lapangan sepakbola, Poli, Takraw, batminton dan lainnya sehingga kedepan dana yang telah disediakan untuk aktifitas pemuda  banyak dikucurkan melalui kecamatan. untuk kecamatan kuranji tahun 2020  lebih kurang disedikan anggaran sebesar Rp21 Milyar empat kali anggaran SKPD dan meningkat menjadi 400%. Papar Mahyeldi.

Sehingga aktifitas pemuda, masyarakat kedepanya  ada disetiap kecamatan, makanya  pusat kegiatan dan dinamikanya serta aktifitas pemuda ada disetiap kecamatan seperti olahraga. Dan inilah yang diharapkan pemerintah Kota Padang seperti kegiatan open Turnamen Sepak Takraw yang di gelar oleh pemuda Balai Baru ini. 

Dalam sambutanya Mahyeldi mengharapkan kepada generasi muda, untuk berperan aktif mempersiapkan lapangan olahraga apa saja yang ada disetiap kelurahan.  Pemerintah Kota Padang menyambut baik kegiatan sepak Takraw yang pertama ini digelar Pemuda Balai Baru, sehingga takraw dan cabang olahraga lainya menjadi unggul untuk digerakan pemuda Balai baru. Imbuhnya.

Mahyeldi juga memberikan motivasi kepada pemuda untuk meningkatkan latihan maupun turnamennya. dan jadilah seorang atlit yang handal serta torehkan prestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

Pada tahun 2020 nanti di Kabupaten Pasaman akan di gelar Porprov. Untuk itu berikan motifasi  kepada generasi muda . begitu juga tempat dan lokasi aktifitas pemuda harus tersedia di setiap kelurahan. makanya kegitan pemuda ini diperhatikan serta didorong, difasilitasi dan ditingkatkan. Ungkapnya. (yz).

Ketua KPU Haidi Mursal 
menyampaikan bahwa serangkaian kegiatan sosialisasi tahapan pemilu telah diselenggarakan
IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Dipenghujung Maret 2019, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh, Haidi Mursal beserta jajaran menggelar sosialisasi tahapan pemilu dalam rangka peningkatan pemahaman masyarakat terkait kepemiluan. Kegiatan yang dihiasi dengan penampilan pentas musik Moeza dengan artis utama Fauziah Khalida (putri kebanggaan Payakumbuh).

Kegiatan yang dipusatkan di jalan utama depan Kantor KPU ini, Ahad (31/03/2019) dihadiri Walikota Payakumbuh diwakili Asisten III Amriul Dt. Karayiang, Ketua DPRD YB Dt. Parmato Alam, Dandim 0306/50 Kota diwakili Danramil 01/payakumbuh Joni Forta, Ketua Bawaslu, Muhammad Khadafi beserta komisioner, OPD terkait, Camat se Payakumbuh, relawan demokrasi, kontestan.pemilu dan undangan.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Haidi Mursal menyampaikan bahwa serangkaian kegiatan sosialisasi tahapan pemilu telah diselenggarakan termasuk yang dilaksanakan pada sore itu.

"Tahapan sosialisasi telah dilaksanakan kepada masyarakat sudah sesuai regulasi, termasuk kepada 11 kelompok juga telah kita sasar. Seperti kelompok kaum ibu, kelompok disabilitas dan lainnya. Tujuan dari sosialisasi ini tiada bukan adalah mewujudkan pemilih yang cerdas. Sehingga warga Payakumbuh paham, calon mana yang akan mereka pilih. Dan apa warna kertas pemilunya. Dalam menjalankan sosialisasi ini, KPU juga dibantu PPK,KPPS dan Relawan Demokrasi yang sudah terjadwal kegiatannya,"sambut Haidi Mursal.

Walikota diwakili Asisten III Amriul Dt.  Karayiang dalam sambutannya menghimbau wajib pilih di Pemilu 2019 agar pro aktif dan jangan golput. Beda pilihan bukan berarti awal pertikaian. Sambil berpetatah petitih. Amriul mengajak warga Payakumbuh tetap mengedepankan Bhineka Tunggal iya, pemilu badunsanak.

" Tak terasa 17 hari lagi kita tentukan pilihan setelah melalui tahapan tahapan kepemiluan, sebelumnya. Kita berharap wajib pilih jangan golput agar Pemimpin kedepan atau wakil rakyat di Indonesia berkualitas. Untuk itu jadilah pemilih berkualitas dengan tidak golput. Beda pilihan itulah demokrasi. Basilang kayu di tungku tando nasi ka masak
Jagan korbankan persatuan dan persaudaraan karena beda pilihan, khususnya di Payakumbuh. Dari mimbar ini kami selalu ingatkan agar ASN menjaga netralitasnya. Akhirnya, Biduak lalu kiambang batawuik,"tukuk Amriul.

Kegiatan ini semakin asyik dengan tampilnya Fauziah Khalida, Putri Payakumbuh yang lolos rissing star Indonesia tahun 2017,lalu.(ul)

BKKBN mengelar talk show dengan tema ‘Gerakan Makan Bersama Kembali Kemeja Makan’ di Pelataran Parkir Gor H. Agus Salim Padang, Minggu (31/03/2019) pagi.
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Sejak tahun 2011 Indonesia telah memasuki industri 4.0 yang ditandai dengan meningkatkannya konektivitas, interaksi, batas antara manusia, mesin dan sumber daya manusia yang konvergen melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Sejalan dengan itu, guna menghadapi puncak bonus demografi tahun 2030 dibutuhkan ketersediaan usia produktif melalui peningkatan kualitas penduduk dan penguatan keluarga. 

Ini akan menjadi tantangan keluarga khususnya orang utua dan anak. Karena ketergantungan teknologi dizaman sekarang bisa berdampak buruk jika tidak diberikan pengawasan.

Menyikapi hal itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengelar talk show dengan tema ‘Gerakan Makan Bersama Kembali Kemeja Makan’ di Pelataran Parkir Gor H. Agus Salim Padang, Minggu (31/03/2019) pagi.

Adapun narasumber diacara tersebut, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Dr. Raden Isnanta, M. Pd, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera & Perberdayaan Keluarga BKKBN Dr. dr. M. Yani M.Kes Pkk, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Barat Drs. Besri Rahmad, MM dan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansyarullah.

Wali Kota Padang Mahyeldi menjadi pembicara pertama pada kesempatan tersebut. Ia menyampaikan program 18-21. Dalam paparannya, program 18-21 bertujuan untuk melakukan pembinaan terhadap keluarga dalam rangka meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak. 

“Mulai pukul 18.00 wib hingga 21.00 wib semua tevisi, gadget dimatikan. Kemudian pergi kesurau untuk shalat dan mengaji. Selesai salat isya dilanjutkan dengan membantu anak-anak dalam mengerjakan tugas sekolah sekaligus juga mengajak anak untuk bercerita,” terangnya. 

Mahyeldi menjelaskan, program 18-21 juga disiapkan untuk menghadapi puncak bonus demografi pada tahun 2030. Keterlibatan keluarga dan anggota keluarga sangat diharapkan untuk menciptakan generasi yang produktif sehingga bonus demografis itu dapat diraih.

“Proram yang baru dicanangkan oleh BKKBN tadi sangat sesuai dengan kita di Kota Padang yang menetapkan program 18-21,” ungkap Mahyeldi.

Sejalan dengan itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera & Perberdayaan Keluarga BKKBN Dr. dr. M. Yani M.Kes Pkk  dengan tema ‘Kembali Kemeja Makan’ menyampaikan, setiap orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anaknya karena fungsi keluarga adalal menyampaikan pendidikan tentang agama, kejujuran, kasih sayang, social dan budaya.

”Dimeja makan itulah, segala hal dapat dilakukan. Dimulai dari membangun keharmonisan didalam rumah tangga, keharmonisan dengan anak dan keharmonisan dalam keluarga,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Barat Drs. Besri Rahmad, MM, menjelaskan, melalui pembangunan ketahanan keluarga dapat mewujudkan kehidupan berbangsa yang lebih baik serta dapat melahirkan generasi bangsa yang lebih matang dan berkualitas.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengeluarkan peraturan daerah nomor 17 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga.

 “Melalui perda ini kita berharap bahwa ada penekanan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas melalui ketahanan keluarga dapat terlaksana. Stating poin terletak pada keluarga yang dapat menciptakan peradaban yang kuat,” jelasnya.

Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Dr. Raden Isnanta, M. Pd menyampaikan tentang ‘penguatan keluarga’. Ia mengatakan, penguatan keluarga dapat dibangun melalui olahraga. Menjadikan olahraga sebagai gaya hidup dapat meningkatkan keakaraban didalam keluarga.

“Kita lihat, betapa banyak orang tua dan anak yang hadir pada acara Gowes Nusantara 2019 ini. Membuktikan dapat membangun dan mempererat hubungan keluarga,” tuturnya.
Ia berharap, setiap orang tua untuk terus melakukan penguatam terhadap keluarga melalui olah raga.

 “Pilihlah olahraga yang sesuai dan jadikansebagai penguat hubungan kekeluargaan,” jelasnya.

Pada penutupan diskusi, Wali Kota Padang Mahyeldi akan memberikan reword berupa umroh untuk 3 keluarga terbaik di Kota Padang (Ayah Ibu dan dua orang anak) dan keluarga di tingkatkan Kecamatan akan mendapatkan uang sebesar  Rp. 3.000.000 bagi yang terpilih jika menerapkan ‘Gerakan Makan Bersama Kembali Kemeja Makan’ dan Gowes Nusantara 2019. (th).


1. Juara umum, Kota Padang, poin 20
2. Juara II Kab. Agam, poin 17
3. Juara III Kota Bukittinggi, poin 16
4. Juara IV Kota Payakumbuh, poin 14 
IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Aula Balai kota Payakumbuh menjadi saksi sejarah dihelatnya Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke IV Tingkat Provinsi Sumatera Barat tanggal 30 - 31 Maret 2019 yang diikuti 15 kota/kab di Sumbar. 

Aula balai kota yang diresmikan pemakaiannya sekitar 2 Bulan lalu ini menjadi lokasi pembukaan dan penutupan Porsadin ke IV. Sementara Porsadin sebelumnya hanya dibuka dan ditutup di mesjid atau MDTA saja.

Usai digelar kemaren oleh Gubernur Sumatera Barat bersama Kakanwil Kemenag dan Walikota Payakumbuh, hari ini Ahad (31/03/2019) ajang Porsadin IV ditutup Walikota Payakumbuh bersama Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh.

Dalam penutupan ini diumumkan pemuncak dari 12 lomba yang diikuti ratusan santri MDTA se Sumbar tampak dihadiri pengurus FKDT se Sumbar, pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh dan Kankemenag Kota Payakumbuh bersama official dan panitia Porsadin.

Dalam laporannya Ketua DPW FKDT Firdaus Ghani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Payakumbuh beserta jajaran, Kepala Kankemenag beserta pengurus FKDT dan panitia. Atas dukungan itu, Porsadin IV sukses digelar. Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada kontingen yang telah bertanding. Kedepan dirinya selalu berharap ada dukungan dana dari pemerintah daerah. 

"Kita (DPW FKDT Sumbar) targetkan Sumbar Juara 5 besar nasional di Bangka Belitung pada bulan Agustus 2019, ini,"sebut Firdaus.

Mewakili Kakanwil, kelapa Kankemenag payakumbuh Mustafa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Walikota Payakumbuh dan jajaran terkait, Kakanwil dan FKDT se Sumbar.

"Tampa dukungan Pemko Payakumbuh tak mungkin acara akbar ini bisa diangkatkan," sebutnya mengawali.

Dikatakan Mustafa yang baru saja pulang diklat petugas haji ini, bahwa Porsadin pada dasarnya membangun kekuatan dalam mencerdaskan melalui pendidikan diniyah. Insyaallah Kemenag dan FKDT akan memperkuat koordinasi dan sinergitas dengan OPD terkait. Dan hal ini sudah dibayangkan Staff Ahli bidang SDM, yakni sinergitas dengan Disparpora,"pungkasnya.

Menutup Porsadin IV, Walikota Payakumbuh diwakili Staff Ahli Bidang SDM, syahril menyebutkan bahwa Porsadin lebih akbar dibanding PORPROV. Disamping diisi dengan cabang olahraga, seni dan keagamaan juga ada di dalamnya. Dirinya menyebut bahwa sukses kegiatan ditentukan kerjasama, sama sama bekerja dengan niat ikhlas lillahi ta'ala, sehingga menjadi amal pahala.

"Perkembangan zaman era milenial, bisa membawa pengaruh negatif sangat tinggi kepada anak kita. Namun Porsadin hadir menangkalnya khusus pada santri MDTA. Kita berharap keberadaan diniyah ini semakin kuat dengan regulasinya, maksudnya kita lahirkan PERDA-nya. Sehingga semakin kuat. Sehingga ajang Porsadin semakin optimal dengan melibatkan OPD terkait, mendatang,"pesannya.

Syahril juga menyampaikan bahwa hikmah dari Porsadin IV tahun 2019 di Payakumbuh selain meningkatkan ukhuwah islamiyah, juga menumbuhkan sportifitas sejak dini. Menumbuhkan nilai kebangsaan guna menangkal pengaruh negatif.

Diakhir sambutannya Syahril sampaikan selamat kepada pemuncak sebagai wakil Sumbar ke Porsadin Nasional. Atas nama Walikota Payakumbuh, Staff Ahli bidang SDM Syahril juga menyampaikan ucapan maaf atas segala kekurangan serta mendoakan semua kontingen selamat sampai di rumah masing - masing.

Berdasarkan SK Dewan Hakim Nomor 1 tahun 2019 tanggal 31 Maret 2019 yang ditandatangani Nasri selaku Ketua I bersama Ucin Limas Qori selaku Ketua II. Disebutkan pemuncak Porsadin IV, sebagai berikut :

1. Juara umum, Kota Padang, poin 20
2. Juara II Kab. Agam, poin 17
3. Juara III Kota Bukittinggi, poin 16
4. Juara IV Kota Payakumbuh, poin 14 
5. Juara V Pesisir Selatan poin 12
6. Juara VI Kabupaten Pasaman Barat
7. Juara VII Kota Solok
8. Juara VIII Kabupaten Tanah Datar
9. Juara IX Kab. Sijunjung
10. Juara X Kab. Limapuluh Kota
11. Juars XI Kab. Padang Pariaman
12. Juara XII Kab. Solok
13. Juara XIII kota Padang Panjang
Kab. Dharmasraya dan Kota Pariaman belum mendapatkan pemuncak.

Tropi Porsadin IV diserahkan Walikota Payakumbuh didampingi Kepala Kankemenag dan panitia kepada pimpinan kontingen Saifudin Zuhri. 

Terkait daerah tingkat II yang akan menjadi tuan rumah Porsadin V tingkat Sumbar 2021, insyaaallah akan diputuskan dalam rapat FKDT tingkat Sumbar pada bulan Juli 2019, mendatang.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Prabowo Subianto di debat yang menyatakan pertahanan negara Indonesia masih lemah. Menurut Ryamizard, pertahanan Indonesia saat ini ada di posisi 10 di dunia.

“Tadi malam disampaikan (debat kandidat presiden) masalah pertahanan kita lemah. Waktu saya jadi menteri pertahanan, kita nomor urut 19 seluruh dunia. Sekarang, nomor urut 10 dari seluruh dunia, berapa ratus itu. Jadi kuat kita ini. Siapa bilang lemah. Saya tersinggung juga kalau disebut Menteri Pertahanan lemah,” katanya dalam pidato ‘Bela Negara’ di acara deklarasi PP Riau mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Jl Gaja Mada Pekanbaru, Minggu (31/3/2019).

Ryamizard bicara soal ancaman nyata saat ini. “Pertama ancaman yang nyata itu adalah teroris. Nyata teroris itu, sudah itu bencana alam. 4,5 tahun yang lalu sudah saya sampaikan, dan ini berulang-ulang, pemberontakan, kemudian masalah narkoba, cyber. Ini adalah ancaman kita,” kata Ryamizard yang juga pernah menyampaikan hal itu di NATO.

Menurutnya, ancaman teroris juga mengancam keutuhan negara karena menimbulkan ketakutan di masyarakat. Dia meyebut inisiatif justru di tangan teroris.

“Kita menunggu dibom, ini tidak boleh. Harus inisiatif di tangan kita, harus di tangan aparat keamanan kita. Teroris adalah acaman yang nyata,” katanya.

Ryamizard mengatakan saat ini yang paling berbahaya adalah ancaman mengubah ideologi negara yaitu Pancasila.

“Begitu Pancasila diubah, selesai negara ini. Saya bicara ini kemarin di Medan juga, Kalimantan Timur, dengan Pemuda Pancasila. 

Kenapa? Karena ada nyambungnya. Pemuda Pancasila ini yang membuat mulai dari Jenderal Nasution, Ahmad Yani, Gatot Subroto. Itu senior-senior TNI,” ucap Ryamizard disambut tepuk tangan.

Dia berpesan agar semua pihak saling menghormati. “Komunis di China, di Rusia, nggak ada apa-apa, biar saja, kenapa kita marah-marah. Di sini tidak boleh, kita tidak benci dengan komunis kok, kita benci dengan PKI. 

PKI itu sudah tiga kali berontak, masak mau empat kali berontak. Bodoh betul kita kalau sampai empat kali berontak, tak boleh,” katanya.

Menurutnya, musuh negara saat ini ada dua pada posisi sebelah kiri dan kanan. Posisi kiri adalah PKI dan posisi kanan adalah yang mendirikan agama Islam, khilafah.

“Dari awal kita tidak setuju (khilafah). Kalau kita terima itu, negara kita ini Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hanya sedikit (mendukung khilafah). Di Sumatera Utara orang-orang Batak tidak mau (khilafah), Kalimantan hampir seluruhnya tidak mau, Sulawesi separuh, Ambon ke timur tidak mau, Jawa, Bali ke timur tidak mau. Jadi sedikit, karena itulah, kita berembuk pendiri bangsa ini, ya sudahlah jangan bicarakan itu lagi (khilafah).

Mari kita bersama-sama membangun negara ini, sudah diperjuangkan, sudah kita bersumpah kepada Tuhan, sumpah pemuda, landasan kita tetap saja Pancasila. Sekarang ada orang mengungkit-ngungkit lagi khilafah,” katanya.

Sumber:Detiknews


Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Merdeka Sirait mengatakan kunjungan kasih dan solidaritas ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral terhadap Putri (9) bukan nama sebenarnya koban kejahatan seksual
IMPIANNEWS.COM (Tobasa)

Komnas Perlindungan Anak bersama Ibu Bupati dan Wakil Bupati Tobasa didampingi Pdt. Donda Simanjuntak Paeses Toba Hasundutan dan Kordinator  Relawan Sahabat Anak Indonesia Wilayah Tobasa Parlin Sianipar mengunjungi korban dan ibu korban "incest" ( hubungan  seksual sedarah) di Balige pada Jumat 29/03.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Merdeka Sirait mengatakan 
kunjungan kasih dan solidaritas ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral terhadap Putri (9) bukan nama sebenarnya koban kejahatan seksual dari ayah kandungnya NN ( 52)  dan untuk memastikan fakta dan kronologi peristtiwa guna memberikan pembelaan dan perlindungan terhadap korban.

"Disamping itu, Komnas Perlindungan Anak dan tim relawan bersama Ketua PKK Toba Samosir untuk segera mengambil langkah bantuan pemeriksaan dan pemulihan psikologis dan medis terhadap ibu korban yang saat ini mengalami depressi berat akibat kejahatan seksual yang menimpa putrinya," katanya usai bertemu korban di Balige.

"Mengingat ibu korban dalam kondisi depressi berat dikawatir dapat mengancam keselamatan korban dan kakak korban yang masih membutuhkan pengasuhan dari ibunya, seusai melakukan _assesement_ dan 
_indept interviews_ terhadap ibu korban akan segera melakukan pendampingan dan pemulihan psikologis dan layanan medis," terangnya.


Ketua PKK Tobasa akan meminta Dinas Kesehatan Tobasa untuk membantu memberikan bantuan medis dan bantuan sosial bagi korban dan keluarganya.

"Sementara itu untuk penegakan hukum terhadap kasus ini,  Kordinator Relawan Sahabat Anak Indonesia untuk Wilayah kerja Tobasa, Parlin Sianipar segera melakukan koordinasi kemitraan dan pengawalan kasus ini dengan Polres Tobasa, dan membantu proses pengobatan medis kepada korban dan keluarga korban," tambahnya. 

Kasus incest yang menjijikkan ini dilakukan NN pada awal 2017 dimana selepas NN menenggak mimuman keras di Lapo Tuak,  kebiasaan NN masuk kamar lalu berbaring disebelah putrinya. Dalam kondisinya tertidur lelap karena sudah lelah  bekerja di kebun seharian penuh, disanalah terjadi perbuatan biadab NN yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak di pasar  terhadap putrinya itu. 

Demikian terus berulang dengan penuh ancaman untuk tidak memberitahukan kepada siapapun termasuk kepada ibu dan kakak-kakaknya. Demikianlah berlangsung setiap hari. Karena korban sudah tidak tahan lagi  perlakuan biadab ayah kandungnya itu, kemudian si korban memberanikan diri menceritakan kejahatan seksual yang terjadi pada dirinya pada tetanganya. 

Setelah mendapat pengakuan korban dan kronologisnya, lalu tanpa memperpanjang waktu akhirnya tetangga korban yang mendapat aduan dari korban berinsiatif  mengajak ibu korban untuk membuat laporan kepada Polisi.


IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Usai mendengarkan laporan Panitia Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) ke IV tingkat Sumatera Barat di Kota Payakumbuh, Gubernur Sumatera Barat sangat kaget kalau ajang musabaqah tingkat MDTA ini didanai oleh sedeqah para tokoh masyarakat yang peduli dengan keagamaan. Porsadin ke IV di Payakumbuh dimulai tanggal 30 - 31 Maret 2019 diikuti 15 kota/kabupaten di Sumatera Barat.

"Saya sangat kaget setelah menyimak laporan dari Ketua DPW FKDT dan ketua Panitia Porsadin Provinsi Sumbar. Masak kegiatan keagamaan sebesar ini, dibiayai infaq dan sedeqah ummat. Miris juga kita. Tapi kami tetap mengapresiasinya, terima kasih atas upaya panitia terutama Walikota Payakumbuh dan jajaran hingga masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini,"ungkap Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Adib Alfikri saat membuka Porsadin IV di Aula Balai Kota Payakumbuh, Sabtu (30/03/2019) usai menyampaikan salam maaf dari Gubernur yang sedang dinas luar kota.

Kedepannya, Adib Alfikri berharap Kemenag, pengurus FKDT serta pihak terkait dengan FKDT dapat duduk bersama Pemerintah Daerah supaya penganggaran dana Porsadin dapat dimasukkan kedalam penyusunan anggaran daerah.

"Mari kita duduk bersama bersama susun penganggaran kegiatan ini. Kami yakin Gubernur akan carikan jalan keluarnya. Mari kita saling mengevaluasi. Kita siap dukung anggaran, silahkan usulkan setahun sebelum ketok palu. Saya yakin ada solusi dari Gubernur sebagai pengampu anggaran. Dan kita juga lakukan duduk bersama hingga ke Daerah Tingkat II. Selain itu, tak tertutup kemungkinan dukungan dari perbankan dan pengusaha. Butuh komitmen bersama. Tapi kami bangga FKDT bisa eksis tampa bantuan pemerintah termasuk pengadaan seragam, tapi dari sumbangan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kami bangga dengan Pemko Solok yang sudah menganggarkan dana untuk Porsadin,"kagum Adib Alfikri lagi.

Diujung sambutannya, Adib Alfikri sampaikan harapan agar Porsadin bisa mencetak kafilah dan atlit profesional.

"Tunjukkan kalau santri bisa jadi juara. Jadilah terbaik dari yang baik. Kepada pimpinan kontingen dan official jangan kalah semangatnya dengan semangat anak - anak. Kami juga menghimbau supaya Hakim dan Dewan Juri untuk adil. Jangan korbankan prestasi santri kita. Insyaallah kerja ikhlas kita diredhoi Allah SWT, Aamiin,"pesannya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenag provinsi Sumatera Barat diwakili Kabid PAKIS Kardinal. N mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah Pemko Payakumbuh yang telah menyiapkan segala sesuatunya sehingga Porsadin IV sukses digelar hingga saat ini.

" Semoga Porsadin yang ke IV ini bisa menghasilkan peringkat terbaik sebagai utusan Sumbar ke Porsadin Tingkat Nasional di Bangka Belitung bulan Agustus, nantinya. Kami sangat berharap Pemprov bantu pengadaan dana untuk Porsadin nasional ini.

"Terima kasih juga kepada FKDT beserta jajarannya hingga daerah. Porsadin intinya mencetak generasi penerus estafet kepemimpinan. Santri yang saat ini duduk di Aula Balai Kota Payakumbuh kedepan akan menjadi calon kepala daerah, anggota legislatif atau menjadi pengusaha yang shaleh. Karena mereka telah ditempa ilmu dan iman. Negara ini butuh generasi yang kuat dari segi imtaq dan imtek. Terima kasih juga kepada para mudir dan guru. Meski honor tidak seberapa, tapi semangat ikhlas mampu membuat kita hadir untuk bermusabaqah di Kota Randang ini. Sekali lagi terima kasih,"pungkas Kardinal. N.

*Pemko Payakumbuh Selalu Mengedepankan Koordinasi*

Sejak ditetapkannya Payakumbuh sebagai tuan rumah Porsadin ke IV tingkat Provinsi Sumatera Barat, Walikota Payakumbuh memerintahkan OPD terkait untuk mensukseskan kegiatan keagamaan 2 tahunan ini.

"Pemko melalui Bagian Kesra secara giat berkoordinasi dengan Kemenag, FKDT serta panitia lokal dan memfasilitasi segala sesuatu terkait kegiatan ini. Walikota Payakumbuh beserta jajaran selalu open dan siap menanti tamu dengan senang hati. Target utama kita adalah bagaimana acara sukses digelar, tamu bahagia. Terkait juara kita serahkan kepada dewan hakim,"sebut Staff Ahli.

"Secara penuh kemandirian pelaksanaan Porsadin di Kota Payakumbuh selaku tuan rumah, Pemko tentunya sangat mendukung meskipun dengan dana pas-pasan. Namun dengan semangat, semua bisa berjalan seperti yang kita saksikan saat ini. Intinya adalah koordinasi. Pemko Payakumbuh melalui Bagian Kesra siap memfasilitasinya. Silahkan pakai apa yang dibutuhkan. Apa saja yang dibutuhkan panitia kita upayakan membantu. Intinya adalah Pemko Payakumbuh selalu open dan termasuk menyambut tamu-tamunya,"sambut Walikota Payakumbuh melalui Staff Ahli Syahrir

Selain itu menurut Syahrir, PORSADIN yang dilaksanakan di Payakumbuh merupakan ajang silaturahim, memperkokoh ukhuwah islamiyah antar FKDT, MDTA, santri dan guru MDTA.

"Kepada Panitia Kami harapkan, layani tamu dengan maksimal. Jangan ada rasa kecewa. Bagi tugas dengan merata, siapa mengerjakan apa, harus jelas. Dampingi tamu hingga penginapan dan lokasi lomba dengan sopan dan santun. Lengkapi kebutuhan yang dibutuhkan meskipun penuh kesederhanaan. Selamat datang di Payakumbuh dan selamat bertanding,"pesan Syahrir.

Secara teknis, Kepala Kankemenag melalui Plh-nya Endra Rinaldi menerangkan bahwa panitia sudah menyiapkan segala sesuatunya terkait kelancaran Porsadin IV.

"Porsadin IV kita sudah siapkan kafilah putra dan putri dan mengisi semua cabang lomba. Selain itu kita juga siapkan penginapan untuk kontingen luar Payakumbuh termasuk personil yang akan mendampingi ke penginapan. Terkait lokasi lomba kita libatkan beberapa lokasi, dan panitia juga telah kita tempatkan secara apik di setiap lokasi, termasuk mendampingi kagilah luar Payakumbuh,"terang Endra Rinaldi didampingi Ketua panitia lokal, Hasnul Fakhri.

Dari pantauan di lapangan, setidaknya sudah dilaksanakan 2 cabang olahraga hari ini, yaitu lomba tenis meja di pusatkan di MDTA Mutiara Hati. Di lokasi ini juga digelar lomba lomba kaligrafi, Murathal wal Imla' dan CC. 

Lomba badminton di GOR Rawang. Insyaallah besok akan dilanjutkan dengan lomba lari jarak 100 M di GOR mini PLN Padang Cubadak Sicincin. MTQ, MQK Safinatunajah di Aula Kankemenag.

Untuk cabang puisi Islami dilaksanakan di MDTA SDIT Madani, pidato Bahasa Indonesia di Mesjid Baitussalam. Di Mesjid Istiqlal akan digelar lomba hafidz. Pidato Bahasa Arab di Mesjid Mujahadah. (ul)

Fakhrizal buka secara resmi kejuaraan Taekwondo Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Aula Politani UNAND Payakumbuh Tanjung Pati
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Kapolda Sumatera Barat Fakhrizal buka secara resmi kejuaraan Taekwondo Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Aula Politani UNAND Payakumbuh Tanjung Pati Kec. Harau Kab. 50 Kota, Sabtu (30/03/2019) sore.

Iven yang diikuti ratusan atlit taekwondo se Sumatera Barat tampak dihadiri langsung Feby Dt. Bangso Staff Khusus Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Tampak mendampingi Kapolda, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, kapolres Limapuluh Kota Haris Hadis bersama Kapolres Payakumbuh Endrastiawan Setyowibowo beserta jajaran. 

Turut hadir Ketua KONI Sumbar, Syaiful bersama rektor UNP Ganefri dan Ketua KONI Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Turut hadir personil kepolisian kedua daerah.

Dalam laporannya Ketua Pengprov taekwondo Sumbar, handrianto mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumbar yang telah mengaktifkan kembali kejuaraan ini. Sebab, sejak tahun 2002 kejuaraan serupa sempat fakum. Dan baru kini kembali diaktifkan

"Terima kasih Pak Kapolda dan jajaran telah menghidupkan kembali kejuaraan ini. Kami pengprov taekwondo siap berkorban demi mencetak atlit bergengsi. Bersatu kita dalam olahraga,"lapor Handrianto.

Sementara, Staff Khusus Kemendes PDTT Feby Dt. Bangso berharap dengan ajang ini lahir atlit profesional dari Sumatera Barat.

Kita jadikan Sumbar gudang atlit taekwondo. Mari kita serius untuk mewujudkan mimpi indah ini,"damba Feby Dt. Bangso

Bupati Irfendi Arbi dalam sambutan singkatnya mengharapkan Kementerian dan Kapolda tetap menggelar ajang taekwondo dan senada secara terjadwal. Bupati juga menyampaikan bahwa Limapuluh Kota siap menjadi tuan rumah berbagai iven.

Membuka kejuaraan taekwondo tingkat Sumatera Barat, Kapolda Fakhrizal membenarkan ungkapan Ketua Pengprov taekwondo Handrianto. Fakhrizal menyebutkan bahwa olahraga ini lahir di Sumbar tahun 1983, lalu.

"Taekwondo lahir di Sumbar tahun 1983, namun sempat fakum. Sekarang saatnya kita aktifkan lagi. Mari terus berlatih dan berlatih dalam mencetak atlit profesional. Kita bangkitkan kembali bersama-sama,"ucap Kapolda Fakhrizal, putra terbaik Agam ini

Fakhrizal berharap olahraga menjadi pemersatu bangsa.

"Kami berharap para atlit dan olahragawan menjadi pelopor penciptaan situasi kondusif dalam berbangsa dan bernegara. Atlit diharapkan mampu ikut menekan angka kejahatan melalui kegiatan olahraganya. Dengan kondusifnya kantibmas Insyaallah apa yang kita niatkan, tercapai. Termasuk dalam menghadapi dan mensukseskan pemilu serentak 17 Aprill 2019, mendatang. Mari kita jauh hoax dan black campaign. Brrsama kita ciptakan pemilu damai, khususnya di bumi Ranah Minang yang kita cintai,"ajak Fakhrizal.

Dirinya juga menyebutkan bahwa kejuaraan taekwondo tingkat Sumbar ini akan terus digelar tiap tahunnya.

"Meski Kapolda hanya memfasilitasi tropi bergilir, namun kami yakin tidak akan mengurangi semangat untuk bertanding penuh sportifitas. Dengan kejuaraan kita ciptakan atlit kebanggaan yang mengharumkan nama daerah,"pungkas Fakhrizal sembari membuka kejuaraan.

Disamping pengambilan sumpah hakim, kejuaraan yang sempat dihadiri Kadisparpora Sumatera Barat ini juga dirangkai dengan pemakaian seragam dan sabuk taekwondo kepada Kapolda oleh Ketua Pengprov Handrianto dan disaksikan para hadirin.(ul)


Mahasiswa STAIDA Payakumbuh kembali mengukir prestasi dalam Musabaqah Tartil Qur’an tingkat Sumatera Barat yang dilaksanakan oleh Universitas Baiturrahmah Padang
IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Beberapa hari yang lalu 3 mahasiswa STAIDA Payakumbuh mengukir prestasi di tingkat Nasional dalam Acara Silaturrahmi Mahasiswa Bahasa Arab (SIMBA VII) yang dilaksanakan di UIN Sumatera Utara.

Tak berselang lama, Mahasiswa STAIDA Payakumbuh kembali mengukir prestasi dalam Musabaqah Tartil Qur’an tingkat Sumatera Barat yang dilaksanakan oleh Universitas Baiturrahmah Padang.

Prestasi demi prestasi yang dipersembahkan oleh mahasiswa STAIDA menunjukkan eksistensi yang luar biasa. Bersaing dengan kampus-kampus Besar di Sumatera.

Adalah M. Husni salah seorang mahasiswa STAIDA Payakumbuh yang berkampus di Jalan Khatib Sulaiman kelurahan Limbukan ini sabet Juara I di ajang Musaqah Tartil Quran Lustrum V yang digelar Yayasan Baiturrahmah Padang pada tanggal 30 Maret 2019.

"Alhamdulillah, Allah berikan juara ini, ini merupakan nikmat besar yang mesti saya syukuri. Terima kasih Pemko Payakumbuh dan civitas STAIDA Payakumbuh atas supor dan motivasinya,"singkat M. Husni saat dihubungi media, Ahad (31/03/2019) siang.

Ketua STAIDA, Ahmad Deski, S.S.I., M.A. mengatakan sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Mahasiswa/i STAIDA payakumbuh

"Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak berselang lama mahasiswa STAIDA Payakumbuh kembali mendulang prestasi, semoga ini menjadi berkah bagi kita semua, terimakasih juga kepada Bapak/ Ibu Yayasan, Dosen yang telah bersinergi menciptakan lingkungan yang kompetitif di Kampus STAIDA payakumbuh, karena ini bagian dari Visi dan Misi kita selama empat tahun kedepan," ujarnya

Febri Wardani, M.Ag sebagai Ketua Alumni STAIDA Payakumbuh mengatakan, kami sangat bangga kepada teman-teman Mahasiswa yang telah mengharumkan almamater sampai ke tingkat Nasional. 

Dalam bulan Maret ini telah dipersembahkan beberapa tropi oleh teman-teman, 3 tropi saat acara SIMBA VII di Medan dan hari ini Husni juga mengibarkan bendera STAIDA di Universitas Baiturrahmah sebagai Juara I pada cabang Musabaqah Tartil Qur’an.

"Kami juga menghimbau kepada generasi muda Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh khususnya untuk tidak berfikir panjang melanjutkkan pendidikan di STAIDA Payakumbuh,"tukuknya.(ul)

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah yang juga mantan Ketua MPR-RI, Amin Rais dalam kunjungan ke Payakumbuh Sabtu siang (30 Maret 2019) 
IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Amien Rais hadiri Hari Bermuhammadiyah sekaligus Pelantikan Pemuda Muhammadiyah Luak Limopuluah di Kampus SDIT Muhammadiyah Simpang Bunian. Kehadiran Tokoh Muhammadiyah Pusat ini disambut PD Muhammadiyah Kota Payakumbuh dan PD Muhammadiyah Limapuluh Kota. Kegiatan ini juga dirangkai dengan tausiyah.

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah yang juga mantan Ketua MPR-RI, Amin Rais dalam kunjungan ke Payakumbuh Sabtu siang (30 Maret 2019) dalam sambutannya menghimbau warga Muhammadiyah, Aisyah dimana saja berada termasuk di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota untuk tidak Golput dalam Pemilu Serentak Tahun 2019 mendatang.

Sebab yang ikut menentukan baik/buruknya bangsa Indonesia yang merupakan negara Muslim terbesar di dunia adalah umat Muslim itu sendiri, jadi jangan sampai tidak memilih atau Golput dalam Pemilu nanti. 

” Warga Muhammadiyah jangan sampai tidak memilih / golput, sebab jika golput maka di akhirat nanti akan tersiksa. Mari berikan hak pilih sesuai panduan Al-Quran agar kedepan Indonesia makin baik.” sebut Amin.

Mantan Ketua MPR juga mengajak Jemaah yang hadir dalam rangka kegiatan Hari Bermuhammadiyah itu untuk memilih calon wakil rakyat terbaik untuk bangsa dan negara.

Sebelumnya, Tokoh Muda Muhammadiyah Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh, Desembri Chaniago, dalam sambutannya mengatakan pemikiran, visi dan pandangan warga Muhammadiyah di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota sejalan dengan Amin Rais dalam menatap perjalanan bangsa Indonesia kedepan.

” Insyaallah, visi misi dan pandangan warga Muhammadiyah di Luak Limopuluah (Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota) sejalan dengan pak Amin Rais.” sebutnya.

Desembri juga mengatakan kedatangan Amin Rais ke Payakumbuh bukanlah yang pertama kalinya, sebelumnya Amin juga pernah datang ke Payakumbuh di Mesjid Ansharullah (Muhammadiyah) Pusat Kota Payakumbuh.

Yuzalmon, Mantan Komisioner KPU Kota Payakumbuh yang juga Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Payakumbuh yang di tempat yang sama juga mengatakan dan menghimbau warga Muhammadiyah untuk tidak Golput dalam Pemilu nanti.

” Gunakan hak pilih secara baik dan benar, jangan sampai Golput.” sebut pria yang kini aktif mengajar di sejumlah Kampus di Sumatera Barat itu.

Selain dihadiri Amin Rais, Hari Bermuhammadiyah di Gor M. Yamin Kubu Gadang itu juga dihadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, dr. Bakhtiar, ratusan Jemaah dari keluarga besar Muhammadiyah. (ul)

LKPD Pemerintah Pemkab Limapuluh Kota tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Limapuluh Kota, Ir.H, Irfendi Arbi M.P kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Pemut Aryo Wibowo.
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2018 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Barat di Aula Gedung BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Padang, Jumat (29/3).

LKPD Pemerintah Pemkab Limapuluh Kota tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Limapuluh Kota, Ir.H, Irfendi Arbi M.P kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Pemut Aryo Wibowo.

Usai penyerahan LKPD tersebut, Irfendi Arbi mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BPK RI. Dia mengatakan perjalanan suatu pemerintahan memerlukan pengawasan dan pemeriksaan sehingga apa yang dikerjakan dapat berjalan dengan baik.

“Ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kemakmuran rakyat dan turut mempercepat pembangunan di Sumatera Barat khususnya Kabupaten Limapuluh Kota,” tutur Irfendi, yang saat itu didampingi Kepala Badan Keuangan Limapuluh Kota, Irwandi.

Dirinya menambahkan bahwa penyerahan LKPD ini harus dilakukan sebagai suatu kewajiban sebagai aparatur pemerintah dimana diperlukan akuntabilitas dalam bidang keuangan.

"Penyerahan Laporan ini memang menjadi kewajiban kita untuk melaporkan LKPD ini kepada BPK tiap tahunnya. Kita tentu berharap pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2018 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga kita di pemerintah daerah berharap kembali meraih opini yang terbaik berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI nantinya,"pungkasnya.

Sementara Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Pemut Aryo Wibowo, mengatakan bahwa penyerahan LKPD ini telah diamanatkan Undang Undang, dan BPK diberi kewenangan untuk melakukan pemeriksaan.

“Sesuai dengan standar pemeriksaan keuangan negara, Kami akan memeriksa bagaimana pelaksanaan anggaran di Tahun 2018 dan juga akan memeriksa bagaimana pengelolaan dan pertanggungjawaban serta pelaporan dari kekayaan daerah yang dikelola masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,”ujarnya.

Selanjutnya ia berharap nantinya seluruh pemerintah daerah dapat bekerjasama dan membantu kinerja auditor agar pemeriksaan LKPD tersebut berjalan dengan lancar dan ia juga meminta agar segala dokumen yang berkaitan dengan pemeriksaan agar dapat disampaikan kepada pemeriksa nantinya.


“Kami harap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) menyampaikan dokumen yang dibutuhkan dan jangan sungkan untuk berdiskusi. Karena kami akan menarik kesimpulan dari diskusi dan dokumen yangdisampaikan nantinya," imbaunya

Terakhir dirinya mengatakan untuk pemeriksaan LKPD ini nantinya akan sampai pada kesimpulan opini yang tentunya diharapkan oleh Kabupaten/Kota yang bersangkutan.

Pada hari itu selain Kabupaten Limapuluh Kota, juga ada 8 Kota/Kabupaten lainnya di Sumatera Barat yang juga melakukan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ke kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat tersebut.(ul)

Tim 7 berhasil mengamankan Barang Bukti yang ditemukan 1 paket kecil sabu dan 1 paket kecil ganja
IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Operasi Tim 7 Payakumbuh pada Sabtu malam (malam Minggu) 31 Maret 2019 sekira jam 01.30 disebuah tempat bilyar (tidak punya nama) di kawasan pasar Ibuh Timur mengamankan 2 orang yang terindkasi sabu dan ganja.

Adapun 1 orang warga Kubu Gadang Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak raja berinisial No ( 40 th) dan 1 orang lagi bernama Nf (26 th) alamat Kelurahan Padang Karambia.

Tim 7 berhasil mengamankan Barang Bukti yang ditemukan 1 paket kecil sabu dan 1 paket kecil ganja, alat hisab, HP dan sejumlah uang. Penemuan BB langsung disaksikan Ketua RW Arlis Nurdin dan M. Iqbal. 

Hasil tes urine yang dilakukan ditempat lokasi dan hasilnya keduanya positif sabu dan ganja.

Terduga narkoba ini langsung dibawa ke Polres kota Payakumbuh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk kasus lainnya di lokasi yang sama juga ditemukan sejumlah pemuda yang meneggak miras dan penemuan lem cap banteng yang diduga disalah gunakan.

Mereka yg menenggak miras dan diduga menyalahgunakan fungsi lem lebih lanjut diproses oleh Penyidik Pol PP.

Kasat Pol PP dan Damkar Devitra membenarkan penangkapan ini, dirinya juga menghimbau warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga.

"Untuk menekan angka pelaku maksiat mesti diawali dengan pengawasan keluarga. Kalau pengawasan keluarga kurang, ya inilah akibatnya. Ada anggota keluarga kita yang berurusan dengan pihak hukum, karena melanggar kaidah hukum yang ditetapkan,"sebut Devitra.

Dirinya juga menghimbau agar pemilik warung supaya jangan menjual lem dan sejenisnya asalan. Kenali pembeli, kapan perlu tanya fungsinya. Sehingga semua pihak termasuk mendukung program payakumbuh bebas maksiat.(tim)

Membuka kegiatan, Owner www.ritvone.com, Eri Gusnedi, MAg, menjelaskan, pelatihan dai
berbasis digital angkatan IV
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Forum Eksekutif Media (FEM) mensupport kegiatan pelatihan jurnalistik dai berbasis digital yang dilaksanakan untuk kali keempat oleh manajemen media online www.ritvone.com, bertempat di aula FKUB Kota Padang, Nanggalo, Minggu (31/3/2019) pagi.

Membuka kegiatan, Owner www.ritvone.com, Eri Gusnedi, MAg, menjelaskan, pelatihan dai berbasis digital angkatan IV ini mengusung tema "Eksistensi  Da'i Generasi Millenial di Era Digital", diikuti oleh kalangan muda yang meliputi para aktivis kampus, reporter pemula di sejumlah media online di Padang, serta kader remaja masjid dan para dai muda yang menyenangi aktivitas jurnalistik dari berbagai daerah tingkat dua Sumatera Barat. 

Tiga narasumber dalam kegiatan ini antara lain Ketua FEM yang juga owner media online www.sumatrazone.co.id, Ecevit Demirel (ede), Kasubag TU Kantor Kemenag Kota Padang, Tan Gusli, S.Fil, MAP, MA serta Owner Media Online www.tanamonews.com, Indra Afriadi.

Kepada masing-masing narasumber, dalam kesempatan ini manajemen www.ritvone.com juga  memberikan piagam penghargaan, diserahkan langsung oleh Eri Gusnedi selaku owner www.ritvone.com, media online yang eksis dan identik dengan penyajian berita-berita melalui video livestreaming tersebut. 

"Kami merasa bangga sekaligus kagum terhadap beliau-beliau ini, yang bersedia menyisihkan waktu di sela-sela kesibukan, tanpa panitia harus memikirkan honorarium untuk mereka selaku narasumber," ungkap organisatoris yang juga menjabat Kasubag Inmas Kanwil Kemenag Sumbar tersebut.   

Menjawab wartawan seusai pelatihan, masing-masing narasumber memaparkan hal senada. "Kami senang dan bahagia bisa berperan aktif dalam pelatihan jurnalistik ini" ungkap Tan Gusli. "Kami turut bangga bisa saling berdiskusi dan transformasi ilmu dengan adik-adik selama pelatihan. Rata-rata menunjukkan minat yang besar untuk mendalami bidang jurnalistik dan kemediaan pada umumnya," ungkap Indra Afriadi yang juga akrab disapa "Indra Tanamo". 

Rahma Yuni salah seorang peserta pelatihan angkatan mengungkapkan rasa syukurnya,  karena bisa mengikuti pelatihan untuk menjadi wartawan pada hari ini. "Saya bersyukur bisa bertemu dan menerima materi langsung dari wartawan-wartawan senior yang tentunya telah memiliki segudang pengalaman di lapangan. Saya akan praktekkan ilmu yang didapatkan hari ini dan berharap para narasumber berkenan secara intens membimbing kami, meski pada kesempatan-kesempatan informil sekalipun," ungkap Rahma yang juga berharap pelatihan-pelatihan serupa dilaksanakan berkesinambungan. 

Ketua FEM, Ecevit Demirel, sebelum menutup secara resmi kegiatan pelatihan dai berbasis digital angkatan IV tersebut, menekankan, agar bakat jurnalistik masing-masing peserta tersalur dan teraplikasi dengan baik, satu hal yang musti diperkuat adalah "semangat". Dengan bekal "semangat", segala sesuatu terkait bidang jurnalistik akan bisa digali dan dipahami dengan baik. 

"Selalu semangat dan tidak sungkan-sungkan untuk bertanya. Insya Allah, kami selalu siap membina dan membimbing adik-adik untuk menjadi jurnalis profesional dan berkompeten," ungkap ede yang diawal debut media pernah menjadi pengasuh Harian Pagi Padang Ekspres dan Koran Pagi Posmetro Padang. 

(dm)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Sebagai wujud untuk melestarikan budaya dan seni di Kota Payakumbuh, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh (Dispapora)  menggelar acara "Sabtu Sore"  bertajuk Festival Seni dan Budaya dengan tema " Sadar wisata anak nagari Luak Limopuluah" di  Medan nan Bapaneh Ngalau indah Kota Payakumbuh, Sabtu (30/3/2019)

Acara Sabtu Sore ini dibuka langsung oleh Ketua DPRD kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam. 

Dalam sambutannya ia mengatakan dengan adanya event  ini, payakumbuh akan semakin dikenal oleh daerah luar baik dari sektor pariwisata maupun sektor lain. Hal ini dapat menjadi sebuah magnet dari semua sektoruntuk kemajuan suatu daerah.

Selanjutnya YB Dt Parmato Alam menambahkan harapan, dengan semakin majunya pariwisata kita di Payakumbuh, tentu akan banyak kunjungan baik mancanegara maupun domestik. Tentu ini akan mendapatkan keuntungan yg sangat bagus untuk kota Payakumbuh.  jika banyak wisatawan yg datang ke payakumbuh, tentu ini akan menjadi prioritas kemajuan ekonomi masyarakat kota payakumbuh.  Hal inilah yang sebenarnya menjadi tujuan utama bagi kita agar pariwisata kita di Payakumbuh dikenal di dalam negeri maupun sampai internasional.

Festival seni dan budaya ini juga dihadiri oleh  Sekretaris daerah Kota Payakumbuh Ridha Ananda. 

Ridha mengatakan dengan terlaksananya kegiatan sabtu sore ini  kita berharap dapat mempromosikan kesenian dan kreatifitas yang kita punya ke dunia luar termasuk ekonomi kreatif yang ada di Kota Payakumbuh. 

" semoga dengan kegiatan ini semakin memberikan efek yang baik bagi kesenian dan ekonomi kreatif sekaligus memberikan wadah yang tepat untuk seluruh insan seni khususnya di Kota Payakumbuh," pungkas ridha

Kepala Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh Elfriza zaharman mengatakan festival seni dan budaya yang kita laksanakan ini merupakan semua jenis kesenian yang ada di Kota Payakumbuh dan juga dimeriahkan dengan stand ekonomi kreatif.  beberapa kesenian yang ditampilkan seperti seni musik, tari, teater dan juga religi. 

"Acara Sabtu sore ini insyaallah  akan dijadikan agenda kegiatan rutin 1 kali sebulan untuk menampilkan dan melestarikan kesenian dan memperkuat budaya di Kota Payakumbuh" ujarnya

Selanjutnya Elfriza Zaharman atau yang akrab disapa cece menambahkan Dalam kegiatan Festival seni dan budaya ini, kami ingin meminta serta mengimbau masyarakat di Kota Payakumbuh untuk lebih mengenal seni budaya dan budaya yang ada. Tentunya, setelah itu kita berharap masyarakat ikut berkontribusi serta lebih mengenal lagi seni dan budaya yang berada di Kota Payakumbuh, ”pungkas Cece.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Ajang Gowes Nusantara tahun 2019 resmi dimulai dari Kota Padang, Sumatera Barat dengan dilaksanakan di 50 titik kabupaten/kota di 34 provinsi se-Indonesia. Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu mencatatkan diri sebagai titik awal penanda dimulainya program pemassalan olahraga dari Kemenpora RI tersebut. Sebagaimana tema yang diambil adalah "Kita Semua Bersaudara".

Seperti diketahui, program yang bertujuan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga itu dibuka secara resmi Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta di kawasan Komplek GOR. H. Agus Salim, Kota Padang, Minggu pagi (31/3).

Juga hadir dikesempatan itu Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN M. Yani, Gubernur Sumbar diwakili Kadispora Adib Alfikri, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumbar, Besri Rahmad dan Wali Kota Padang Mahyeldi beserta jajaran.

Tak tanggung-tanggung, lebih kurang sebanyak 10 ribu peserta yang berasal dari dalam dan juga luar Kota Padang pun telah tampak bersiap-bersiap mengikuti dan mensukseskan event olahraga bersepeda itu.

Dalam sambutannya Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, mengatakan puncak Gowes Nusantara 2019 sendiri rencananya akan dilaksanakan pada September 2019 mendatang. Tepatnya, saat perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September.

Raden pun juga menilai kesuksesan gelaran yang sama pada dua tahun sebelumnya sangat di luar ekspektasi. Tolok ukurnya adalah dari antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam mengikuti program Kemenpora di tiap titiknya.

“Karena itu, program ini nantinya harus bisa menjadi stimulus yang mampu membangun kesadaran tiap individu untuk berolahraga. Kondisi tersebut secara otomatis akan meningkatkan angka kesehatan dan kebugaran. Tren ini begitu terlihat selama dua tahun terakhir, di mana karakter serta partisipasi masyarakat berolahraga terus menanjak,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar diwakili Kadispora Adib Alfikri mengaku atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat senantiasa menyambut baik gelaran Gowes Nusantara sebagai perekat persatuan sesama warga Kota Padang dan Sumbar pada umumnya.

“Kepada seluruh peserta Gowes Nusantara tahun ini selamat bergowes rialah, mari jadikan olahraga kesenangan, kebutuhan dan gaya hidup kita sehari-hari. Sehingga menjadikan kita tidak hanya sehat namun juga bugar tentunya,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan atas nama Pemko Padang sangat menyambut Gowes Nusantara sebagai program yang konkrit bagi Kota Padang. Karena mengkampanyekan gaya hidup sehat dengan cara bersepeda di bawah payung program “Ayo Olahraga”.

“Apalagi event ini sekaligus mengangkat tali persaudaraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Apapun sukunya, bahasanya, warna kulitnya serta agama yang dianut sesuai tema “Kita Semua Bersaudara”.” ungkapnya.

Selain itu menurut pemimpin yang gemar berolahraga itu, dengan bergowes bersama-sama yang diikuti oleh komunitas-komunitas pesepeda maupun personal diharapkan terciptanya interaksi sosial yang positif.

“Kita sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mempercayai Kota Padang sebagai “kick off” Gowes Nusantara 2019. Alhamdulillah, setiap tahunnya event ini digelar di Padang sejak 2017 selalu berlangsung semarak. Karena memang hal ini sangat tepat bagi kita untuk menjadikan olahraga sebagai “life style” bagi warga kota. Semoga saja dengan banyaknya event-event olahraga yang digelar, warga masyarakat Kota Padang akan lebih gemar berolahraga baik untuk jalur prestasi atau pun untuk kebugaran,” tukuknya didampingi Plt Kepala Dispora Al Amin.

Seperti diketahui, Ajang "Gowes Nusantara 2019 merupakan edisi ketiga, setelah sebelumnya dihelat sejak 2017. Adapun untuk di Kota Padang pelaksanaanya diawali dari depan Kantor Dispora Kota Padang kemudian melanjutkan rute melewati jl. Rasuna Said-Khatib Sulaiman, Simpang Kantor DPRD Sumbar-jl. S.Parman-jl.Juanda-jl.Samudera-Batang Arau-jl.Pasa Gadang-jl.Ganting-Simpang Haru dan kembali ke jl.Sudirman untuk kembali finish di Komplek GOR.H.Agus Salim. Sementara bagi para pemenang akan menerima hadiah menarik yang telah disediakan.

Dalam kesempatan itu juga digelar Pencanangan Bike To School, Gerakan Kembali ke Meja Makan dan lainnya sebagai sinkronisasi program pemerintah pusat dengan daerah. (th)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Sebagai wujud untuk melestarikan budaya dan seni di Kota Payakumbuh, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh (Dispapora)  menggelar acara "Sabtu Sore"  bertajuk Festival Seni dan Budaya dengan tema " Sadar wisata anak nagari Luak Limopuluah" di  Medan nan Bapaneh Ngalau indah Kota Payakumbuh, Sabtu (30/3/2019)

Acara Sabtu Sore ini dibuka langsung oleh Ketua DPRD kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam. 

Dalam sambutannya ia mengatakan dengan adanya event  ini, payakumbuh akan semakin dikenal oleh daerah luar baik dari sektor pariwisata maupun sektor lain. Hal ini dapat menjadi sebuah magnet dari semua sektoruntuk kemajuan suatu daerah.

Selanjutnya YB Dt Parmato Alam menambahkan harapan, dengan semakin majunya pariwisata kita di Payakumbuh, tentu akan banyak kunjungan baik mancanegara maupun domestik. Tentu ini akan mendapatkan keuntungan yg sangat bagus untuk kota Payakumbuh.  jika banyak wisatawan yg datang ke payakumbuh, tentu ini akan menjadi prioritas kemajuan ekonomi masyarakat kota payakumbuh.  Hal inilah yang sebenarnya menjadi tujuan utama bagi kita agar pariwisata kita di Payakumbuh dikenal di dalam negeri maupun sampai internasional.

Festival seni dan budaya ini juga dihadiri oleh  Sekretaris daerah Kota Payakumbuh Ridha Ananda. 

Ridha mengatakan dengan terlaksananya kegiatan sabtu sore ini  kita berharap dapat mempromosikan kesenian dan kreatifitas yang kita punya ke dunia luar termasuk ekonomi kreatif yang ada di Kota Payakumbuh. 

" semoga dengan kegiatan ini semakin memberikan efek yang baik bagi kesenian dan ekonomi kreatif sekaligus memberikan wadah yang tepat untuk seluruh insan seni khususnya di Kota Payakumbuh," pungkas ridha

Kepala Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh Elfriza zaharman mengatakan festival seni dan budaya yang kita laksanakan ini merupakan semua jenis kesenian yang ada di Kota Payakumbuh dan juga dimeriahkan dengan stand ekonomi kreatif.  beberapa kesenian yang ditampilkan seperti seni musik, tari, teater dan juga religi. 

"Acara Sabtu sore ini insyaallah  akan dijadikan agenda kegiatan rutin 1 kali sebulan untuk menampilkan dan melestarikan kesenian dan memperkuat budaya di Kota Payakumbuh" ujarnya

Selanjutnya Elfriza Zaharman atau yang akrab disapa cece menambahkan Dalam kegiatan Festival seni dan budaya ini, kami ingin meminta serta mengimbau masyarakat di Kota Payakumbuh untuk lebih mengenal seni budaya dan budaya yang ada. Tentunya, setelah itu kita berharap masyarakat ikut berkontribusi serta lebih mengenal lagi seni dan budaya yang berada di Kota Payakumbuh, ”pungkas Cece.(ul)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.