Latest Post

IMPIANNEWS.COM (Limapukuh Kota). 

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1439 H jatuh pada Senin, 13 Agustus 2018, sehingga dapat dipastikan bahwa Hari Raya Idul Adha 2018 jatuh pada 22 Agustus 2018. 

Panitia Kurban di lingkungan Kemenag Lima Puluh Kota (21/08) tampak melakukan berbagai persiapan untuk suksesnya kegiatan tersebut.

H.Ramza Husmen Kakan Kemenag Lima Puluh Kota didampingi Naharudin Plt Kasubag TU dihadapan media menjelaskan, persiapan penyelengaran Kurban di lingkungan Kmenag Lima Puluh Kota telah dimulai semenjak dua bulan yang lalu.

Hal tersebut dilakukan agar panitia Ibadah Kurban memiliki waktu yang panjang dalam melakuan persiapan sehingga hasilnya maksimal, terang Magister Ilmu Pendidikan UNP ini.

Disisi lain Ramza juga menyampaikan apresiasi kepada ASN dan keluarga besar Kemenag Lima Puluh Kota yang akan melaksanakan Ibadah Kurban secara kolektif di Kemenag Lima Puluh Kota.

“Saya bangga dengan semangat berkurban jajaran Kemenag Lima Puluh Kota, salah satu hikmah dari berkurban ialah memupuk sifat Mahmudah dan memupus sifat Mazmumah. 

Melaksanakan perintah berkuban merupakan Mahmudah ketaatan, ketundukan atas perintah Allah S.W.T sekaligus menjadi simbol prilaku besyukur. 

Disamping itu berkuban akan menghapus prilaku Mazmumah seperti sikap cinta dunia yang berlebihan, kikir, sombong dan sebaginya, terang Ramza.

Oleh sebab itu Ramza mengajak seluruh jajaranya untuk dapat menghayati berbagai hikmah dibalik pelaksanaan Ibadah Kurban, mudah-mudahan momentum Ibadah Kurban ini dapat menjadi jembatan bagi kita semua dalam meningkatkan ke-Imanan dan melahirkan sikap Taqwa pada zat pencipta.

Atas nama pribadi dan pimpinan lembaga saya menyampaikan selamat Hari Raya Idul Adha 1439 H semoga segala amal ibadah yang kita lakukan akan menjadi ladang kebaikan bagi kita semua, simpul Ramza.

Menukuk Naharudin Plt Kasubag TU menjelaskan, bahwa kegiatan Ibadah Kurban dilingkungan Kemenag Lima Puluh Kota merupakan tradisi baik yang telah diwarisi dari waktu-kewatu. “Ini merupakan tradisi baik yang telah terbentuk semenjak lama dimana secara kolektif pegawai dan keluarga Kemenag Lima Puluh Kota melaksanakan Ibadah Kurban yang penyelengaranya dipusatkan di kantor.

Sebagaimana tahun-tahun yang lalu lanjut Alumni Candung ini, panitia Kurban akan mendistribuskan daging Kurban kepada masyarakat yang ada disekitar Kemenag Lima Puluh Kota. Untuk tahun ini kita perkirakan lebih kurang lima ratus kupon yang akan disebarkan kepada masyarakat umum, hal ini bertujuan agar insitusi Kemenag dapat hadir secara nyata di lingkungan sosialnya, terang Naharudin.

Dijelaskan pula bahwa sesuai dengan hasil rapat Panitia Kurban dengan peserta Kurban maka disepakti bahwa penyelengaraan ibadah Kurban akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 23 Agustus 2018 di halaman Kemenag Lima Puluh Kota. Oleh sebab itu hari ini panitia Kurban akan “basitungkin” untuk melakukan berbagi persiapan, dan saya optimisme kegiatan tersebut akan berjalan lancar dan sukses, pugkas Naharudin.(APP)

IMPIANNEWS.COM (Pasaman). 

Mewakili peserta kurban, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H.Dedi Wandra menyerahkan satu ekor sapi kepada masyarakat terpencil Desa Sungai Hitam Jorong Lubuk Ambacang Nagari Ganggo Mudiak Kecamatan Bonjol Selasa siang (21/8).

Penyerahan hewan kurban tersebut didampingi Penyelenggara Syariah Hasyyunil, Kepala KUA Kecamatan Bonjol Muksinin dan Wali Nagari Ganggo Mudiak Ali Azwir, diterima secara simbolis oleh salah seorang tokoh agama dan Kepala jorong Agus yang disaksikan masyarakat sekitar.

Dikesempatan itu, Dedi Wandra menyampaikan bahwa ini merupakan kurban dari ASN Kemenag Pasaman yang semuanya berjumlah empat ekor sapi dan satu ekor diperuntukkan masyarakat Desa Sungai Hitam.

Kakankemenag berharap, niat dan daging kurban dari ASN yang diberikan kepada masyarakat yang terbilang berekonomi lemah di ranah ini sebagai wujud syukur atas nikmat Allah SWT dengan cara berbagi rejeki kepada sesama.

“Semoga berkah dan bernilai amal ibadah di sisi Allah SWT”, tuturnya.

Kepala Jorong Agus yang mewakili masyarakat mengungkapkan rasa terima kasih kepada ASN Kemenag Pasaman yang telah memberikan hewan kurban untuk dinikmati oleh masyarakat di hari raya Idul Adha tahun ini.

Menurut Agus, ini bentuk kepedulian terhadap sesama apalagi masyarakat desa yang menjadi lokasi binaan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bonjol tergolong tidak mampu dan sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah juga masyarakat mampu.

Wali Nagari mengingatkan agar pembagian daging dilakukan merata sehingga semua masyarakat desa dapat menikmati daging dengan penuh kebahagiaan di hari raya Idul Adha.

Selaku koordinator pelaksanaan kurban, Hasyyunil menginformasikan tiga ekor sapi akan disembelih pada hari kamis (23/8) bertempat di halaman Kankemenag, nantinya daging-daging kurban akan dibagikan untuk masyarakat sekitar kantor dan dhuafa yang telah didata oleh peserta kurban. (suf78)

IMPIANNEWS.COM (Pasaman). 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H.Dedi Wandra membuka resmi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penyusunan laporan keuangan di aula setempat Selasa (21/8).

Bimtek yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat ini diikuti sebanyak 33 peserta yang merupakan ASN dan pegawai dua Kemenag yakni Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.

Dalam arahannya, Dedi Wandra menilai penting digelar dan diikuti karena menyangkut dengan sejauh mana kuantitas dan kualitas kinerja ASN khususnya di lingkupnya.

Menurut pejabat kelahiran Pematang Panjang Sijunjung itu, secara administrasi penyusunan laporan keuangan sangat berkaitan erat dengan kinerja pegawai serta kualitas kegiatan atau program kerja yang telah dilaksanakan.

Dari itu, ia menekankan para peserta untuk mengikuti dengan serius, karena bimtek ini bermanfaat untuk meningkatkan SDM para operator yang telah ditunjuk untuk menyusun laporan keuangan di tempat tugasnya masing-masing.

Seterusnya juga ia menginginkan adanya kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan dan profesionalitas para operator SAIBA dan SIMAK BMN dalam mengimplementasikan sistem akuntansi barbasis akrual untuk memperoleh kembali opini Wajar Tanpa Pengeualian (WTP).

“Sesuai tema yang diangkat dalam Bimtek ini”, ujarnya.
Ketua pelaksana H.Zul Fahmi menerangkan, bimtek ini yang ketiga digelar setelah di Kabupaten Agam. 

Di Pasaman diikuti oleh para bendahara dan operator yang bertugas di Kemenag juga di madrasah negeri.
Pejabat berkumis itu menyampaikan tujuan kegiatan ini digelar agar terhindarnya kesalahan input, uploud data SAIBA dan SIMAK BMN tepat waktu untuk mempertahankan WTP yang telah diperoleh Kemenag.(suf78)

IMPIANNEWS.COM (Pasaman). 

Puluhan ASN di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman mengikuti sosialisasi penerapan aplikasi sistem informasi elektronik kinerja ASN alias SIEKA di aula setempat Senin (20/8).

Kegiatan yang dikoordinir unit kepegawaian itu dibuka resmi oleh Kepala Kankemenag H.Dedi Wandra sembari mengatakan pentingnya ASN mengetahui proses penginputan kinerja ke dalam aplikasi SIEKA. 

Menurut Dedi Wandra, penerapan aplikasi SIEKA belum secara keseluruhan ASN melakukannya, tetapi bertujuan sebagai perangkat untuk mengukur kinerja pegawai, memonitoring pegawai, serta mengukur prestasi kerja ASN kedepannya. 

Kakankemenag menekankan agar seluruh ASN dapat segera menerapkan dan mengimplementasikan penggunaan Aplikasi SIEKA sesuai dengan kinerja harian, tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Meskipun aplikasi ini masih terbilang hal yang baru akan dipergunakan untuk mengetahui kinerja pegawai.

“Apa yang dikerjakan oleh seluruh ASN setiap hari, nantinya akan diinput ke dalam aplikasi SIEKA dan dikontrol langsung oleh atasannya”, terangnya.
Ia berharap dengan semakin terkontrolnya kinerja, maka para ASN dapat meningkatkan kinerja dan kualitasnya sesuai tupokasi masing-masing.

Lebih lanjut ia mengatakan, salah satu teknologi informasi yang dimaksud untuk memudahkan layanan dari berbagai macam aplikasi yang dilaunching dengan maksud untuk memperbaiki dan memudahkan layanan dan ada aspek transparansi sehingga bisa memonitor segala aktivitas pekerjaan ASN.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Nafrizal menerangkan telah membentuk tim untuk melakukan sosialisasi penerapan aplikasi SIEKA ke satuan kerja baik madrasah negeri dan KUA kecamatan.
Karena menurut analis kepegawaian Nofrita, sesuai instruksi dan arahan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, aplikasi tersebut telah harus diterapkan pada bulan September tahun ini. (suf78)

IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi gelar sosialisasi Sistem Informasi Elektronik Kinerja ASN Kementerian Agama (SIEKA) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dan Unit kerja dibawahnya.

Kakan Kemenag kota Bukittinggi melalui Subag TU melaksanakan Kegiatan sosialisasi SI-EKA Tahap awal (Penyamaan Persepsi Dan Penyatuan Komitmen) bersama dengan Pejabat Eselon IV, Kepala KUA dan Kepala Madrasah serta Kaur TU di lingkungan Kankemenag Kota Bukittinggi di Aula Kankemenag setempat Seni, 20/08/2018.

Kasubag Tata Usaha Kankemenag kota Bukittinggi H. Idrial dalam kesempatan tersebut menyampaiakan. "Sosialisasi SI-EKA dilaksanakan secara bertahap sampai tiap-tiap satker dan unit di lingkungan Kankemenag Kota Bukittinggi. Kita di Jajaran Kankemenag Kota Bukittinggi sudah berkomitmen untuk terapkan aplikasi tersebut dalam rangka menunjang kinerja," tuturnya

Sementara itu dalam arahannya Kakankemenag Kota Bukittinggi menyampaikan "Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) maka perlu dilakukan sosialisasi tentang aplikasi baru yang harus diterapkan oleh seluruh Aparatur Kementerian Agama. Hal ini perlu dilakukan karena pada prinsipnya pelaksanaan regulasi kebijakan baru bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas, sehingga bisa mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik," tandasnya.

Menurut H. Abrar ASN khususnya ASN Kemenag memiliki posisi yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tentunya harus memiliki kompetensi, profesionalitas dan integritas dalm mewujudkan terselenggaranya pemerintahan yang mampu memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Aplikasi SI-EKA di Kementerian Agama sasarannya adalah kinerja ASN, karena sudah berbasis online maka kinerja harian dari seluruh ASN dapat diinput setiap harinya dan akan terkontrol langsung oleh atasannya langsung. "Penerapan aplikasi Si-EKA di jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumbar sesuai himbauan bapak kakanwil di mulai bulan september mendatang sebagai perangkat untuk mengukur kinerja pegawai, memonitoring pegawai serta mengukur prestasi kerja pegawai," tuturnya. (sy)

IMPIANNEWS.COM (Bukit Tinggi).

Teka -  teki di masyarakat khususnya bagi pedagang terdampak kebakaran hebat 30 Oktober 2017 yang lalu atas kepastian pembangunan Pasar Atas terjawab sudah. Hari ini Senin (20/8).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan Penandatanganan Kontrak Bersama pekerjaan pembangunan Pasar Atas Bukittinggi antara PPK Pelaksanaan Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Sumatera Barat dengan Direktur Utama PT.Brantas Abipraya (Persero) KSO PT.Penta Rekayasa yang disaksikan oleh Menteri Perdagangan dan Menteri PUPR serta Walikota Bukittinggi bertempat di ruang Pendopo Gedung Cipta Karya Kementerian PUPR Republik Indonesia Jalan Patimura Kebayoran Baru Jakarta selatan.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dalam sambutannya, menyatakan Kementerian Perdagangan menyerahkan kegiatan pelaksanaan pembangunan Pasar Atas Bukittinggi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan nilai Rp.292 miliar agar memiliki kualitas yang lebih baik.

"Dalam sidang kabinet beberapa waktu lalu saya memohon persetujuan Presiden agar setiap pembangunan diserahkan pada ahlinya. Jadi pembangunan pasar, sekolah dan lainnya mohon diserahkan ke PUPR . Bukan hanya karena tugasnya tapi dalam pelaksanaannya tidak ada yang lebih baik dari PUPR dalam pembangunan," ungkap Enggar.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun berharap pembangunan pasar tersebut bisa diselesaikan tepat waktu agar perekonomian masyarakat kembali cepat bergerak, ujarnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan sambutan mengatakan bahwa, “awal kerjasama sinergi kita antar lembaga ini sesuai yang diperintahkan Bapak Presiden Joko Widodo”, sebutnya.

Basuki meminta kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut bisa memberi contoh kepada pelaksana proyek di daerah agar memerhatikan kaidah yang baik dan benar dalam melaksanakan pembangunan. 

"Saya ingin para mitra, ini pakai APBN, sehingga harapannya bisa membangun dengan baik dan memberi contoh kepada pelaksana di daerah gimana melakukan pembangunan yang baik sesuai kaidah, sehingga jadi contoh, sebagai contoh adalah K3-nya (kesehatan dan keselamatan kerja)," tambahnya.

Sementara itu Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan sangat bersyukur dengan telah ditandatanganinya kontrak bersama pembangunan Pasar Atas ini yang berarti pembangunan akan segera dimulai dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan ini.

“pembangunan Pasar Atas dilaksanakan kontrak tahun jamak 495 hari secara KSO oleh PT Brantas Abipraya dan PT Penta Rekayasa dengan target selesai 27 Desember 2019. Atas nama pemerintah kota Bukittinggi kita menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan propinsi yang telah memberikan dukungan dalam pembangunan ini, begitupun kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Kota Bukittinggi yang selalu memberikan dorongan dalam setiap pembangunan di Kota Bukittinggi, serta kepada segenap masyarakat kita butuhkan dukungan dan doanya agar pembangunan ini cepat kelar sesuai dengan harapan kita bersama”, ungkap Ramlan.

Pada penandanganan Kontrak bersama yang dilakukan tersebut disamping penandatangan kontrak Pasar Atas Bukittinggi juga dilakukan penandatangan kontrak bersama terhadap Renovasi dan Pembangunan Stadion Manahan Solo dan Penandatangan Kontrak Bersama Rehabilitasi Pasar Johar Kota Semarang. (Sy)


IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Ada yang berbeda dalam upacara bendera Senin (22/08/2018) di MTsN 1 Kota Payakumbuh. Biasanya, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak/Ibu Guru, untuk hari ini adalah dari tim dari Polwan Polresta Payakumbuh. 

Tim dari Polwan Polresta Payakumbuh yang berkunjung ke MTsN 1 Kota Payakumbuh ialah Aipda Sherly Alianti, Brigadir Leny Setyawati, dan Bripda Nova Herpia Yesya.

Datangnya Polwan di MTsN 1 Kota Payakumbuh bukan hanya sebagai pembina upacara, tetapi juga memberikan penyuluhan tentang ketertiban berlalu-lintas, kenakalan remaja, dan bahaya narkoba. Program ini diadakan dalam rangka memperingati hari jadi Polwan ke-70 dengan bertujuan agar Polwan lebih dekat dengan peserta didik.

Kepala madrasah, Sahidin menyambut gembira program Polresta Payakumbuh ini. Program ini akan memperluas wawasan peserta didik tentang tertib lalu lintas, kenalan remaja, dan bahaya narkoba. Ketiga hal ini harus dipahami dengan baik oleh peserta didik. Kepala madrasah berharap, program ini mampu menggiring peserta didik untuk menghindari perilaku yang dapat merugikan diri maupun lingkungannya.

Aipda Sherly Alianti, selaku pembina upacara membacakan amanat tentang hari jadi Polwan yang ke-70 dihadapan warga madrasah. Dalam amanatnya, Aipda Sherly juga menyampaikan slogan “Stop Narkoba dan Stop Bully.” Slogan ini disampaikan karena permasalaham narkobna dan bully ini merupakan permasalahan yang tengah menjamur di kalangan remaja, jelasnya.

Selanjutnya, dalam sesi penyuluhan, Ia menerangkan bahwa untuk Payakumbuh sendiri, kasus tingkat pemakaian narkoba masih tergolong tinggi, Ia juga mengajak peserta didik untuk menjauhi narkoba, Ia pun optimis dengan penanaman nilai-nilai keagamaan di madrasah, insya allah akan dapat membentengi peserta didik dari bahaya Narkoba.

Kegiatan penyuluhan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik kelas  IX di mushola madrasah. Usai penyuluhan, Polwan langsung dihadiahi yel-yel dan ucapan selamat hari jadi Polwan ke-70 dari peserta didik. (ul)

IMPIANNEWS.COM

Jakarta -- Yohanes Ande Kala, atau yang biasa disapa dengan panggilan Joni, akhirnya bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Kisah Joni menjadi viral setelah video dirinya beredar luas di media sosial maupun pemberitaan. Demi memperbaiki tali di tiang bendera yang cukup tinggi dalam sebuah upacara bendera, seorang diri ia memanjat tiang berukuran kecil tersebut dan memperbaikinya.

"Saya lihat di videonya itu terus terang terkaget-kaget. Joni ini kan naik, tiangnya kan kecil banget. Yang dinaiki itu bukan tiang yang pendek, tiangnya tinggi sekali. Saya cek tinggi sekali kurang lebih 20 meter," kata Presiden saat acara silaturahmi dengan para teladan nasional di Istana Negara, Senin, 20 Agustus 2018.

Meski mengingatkan Joni bahwa aksinya itu cukup membahayakan dirinya, Presiden Jokowi penasaran dengan aksi Joni itu.

"Terus terang waktu melihat itu saya khawatir dan cemas. Gimana? Kok enggak takut menaiki tiang yang kecil dan katanya itu pas kamu sakit perut?" tanya Presiden.

Siswa sebuah SMP di Desa Silawan, Nusa Tenggara Timur, tersebut kemudian memulai kisahnya. Mulanya, Joni mengaku merasakan sakit di perutnya saat upacara berlangsung dan diminta beristirahat di ruang UKS.

"Yang pertama aku sakit perut. Terus dipanggil Ibu disuruh masuk ke ruangan UKS," kata Joni.

Selang berapa lama, Joni mendengar Wakil Bupati Belu menanyakan apakah ada yang bisa memanjat bendera untuk memperbaiki tali yang tersangkut. Saat itulah Joni langsung melepas sepatunya, berlari kembali ke lapangan, dan langsung memanjat tiang bendera.

"Langsung memanjat, tidak ngomong dulu?" kata Jokowi.

"Enggak," jawab Joni.

Kepala Negara yang melihat aksi Joni dari video yang beredar itu kemudian bertanya kepada Joni mengapa ketika sudah mencapai setengah tiang bendera Joni sempat berhenti sejenak.

"Saya lihat baru setengah kelihatannya sudah _ngos-ngosan_. Kenapa berhenti?" ucapnya.

"Capek," jawab Joni polos yang langsung disambut tawa seisi ruangan.

Dialog kemudian berlanjut hingga Presiden bertanya kepada Joni soal apa yang dilakukan olehnya saat sampai di puncak tiang bendera.

"Tarik tali bendera dibawa turun dengan digigit," kata Joni.

Di akhir dialog, Presiden kemudian meminta Joni untuk menyebutkan permintaannya. Mulanya, Joni hanya meminta sepeda kepada Presiden.

"Kamu jauh-jauh dari Belu ke Jakarta hanya minta sepeda. Mau minta apa?" tanya Presiden lagi.

Barulah ketika ditanyakan untuk yang kedua kalinya, Joni meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk dibuatkan rumah.

"Nah gitu. Udah gitu aja, sepeda sama rumah. Saya titip ya, belajar yang baik, bekerja keras, tinggal bisa meraih cita-cita," ucap Presiden.

Kepala Negara kemudian mengingatkan kepada para teladan nasional bahwa apa yang dilakukan oleh Joni sebenarnya sangat berbahaya. Namun, semangat juang yang dimiliki oleh Joni itulah yang patut dicontoh oleh semua orang.

"Sebenarnya yang dilakukan Joni adalah sesuatu yang membahayakan dan harus diingatkan. Tapi itulah saya kira keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih yang saya kemarin baca wawancaranya dengan Joni memang ingin agar Merah Putih terus berkibar di Kabupaten Belu," tuturnya.

Sebagai hadiah khusus untuk Joni, Presiden kemudian meminta Menteri Sekretaris Negara Pratikno, yang hadir dalam acara itu untuk mengajak Joni berkeliling ke wahana hiburan Dunia Fantasi dan Taman Mini Indonesia Indah.

"Mumpung sudah di Jakarta, Pak Mensesneg, diajak lihat Dunia Fantasi sama Taman Mini. Masih anak-anak, jangan dibawa ke yang sulit-sulit," ucapnya.

Sementara itu sesaat sebelum meninggalkan Istana Negara, Presiden mengatakan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa kaki Joni terasa sakit saat memanjat tiang bendera. “Tidak terasa sakit lagi?” tanya Wapres. “Tidak,” jawab Joni.(ul)

Jakarta, 20 Agustus 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

IMPIANNEWS.COM
Jakarta -- Atlet wushu andalan Indonesia Lindswell Kwok memastikan tambahan medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018 setelah meraih nilai tertinggi 9,75 pada nomor _Taijijian_ (pedang) putri. Kemarin Lindswell juga membukukan nilai sama untuk nomor _Taijiquan_ (tangan kosong) sehingga total nilainya 19,50.

Penampilan Lindswell ini turut disaksikan Presiden Joko Widodo yang tiba di _venue_ wushu di Hall B, Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta sejak pukul 09.00 WIB. Tampak hadir mendampingi Presiden, Ketua Umum PB Wushu Airlangga Hartarto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan _Chef de Mission_ kontingen Indonesia Syafruddin.

"Saya datang ingin memberi semangat setelah kemarin sore di taekwondo Defia mendapatkan emas, pagi hari ini kembali lagi Lindswell di wushu juga dapat emas. Saya kira semangat emas ini yang ingin terus kita dorong. Di sini emas, di sini emas, di sini emas. Yang nonton senang, saya datang juga senang. Senang senang," kata Presiden usai pertandingan.

Lindswell tampil prima dan tenang hingga berhasil mengalahkan 15 finalis lainnya. Catatan 19,50 poin yang dibukukan Lindswell membuatnya unggul atas Juanita Mok Uen Ying asal Hong Kong yang meraih 19,42 poin dan Aghata Chrystenzen Wong asal Filipina yang meraih 19,36 poin.

"Ada juri-jurinya yang menilai. Kalau nilainya tadi memang sudah mendekati sempurna, 9,75 tadi sudah mendekati sempurna, bagus sekali," ujar Presiden.

Dengan raihan emas dari cabang wushu ini, kontingen Indonesia berhasil menambah pundi-pundi medalinya menjadi 2 emas 1 perak. Terkait target, Presiden pun optimis Indonesia bisa memenuhinya.

"Ya belum tentu 10 besar, bisa saja nanti 8 besar," ujar Presiden.

Kepala Negara mengatakan akan berusaha untuk menyempatkan waktu untuk mendukung dan menyaksikan langsung para atlet Indonesia berlaga di Asian Games 2018 ini.

"Pokoknya kalau ada waktu saya akan datang. Nanti ada pertemuan dengan Perdana Menteri Korea Selatan, bagi waktu. Ada waktu (saya) datang. Tidak harus yang dapat emas tapi di pertandingan apapun kita akan datang kalau ada waktu. Saya akan atur waktu seketat mungkin agar bisa datang di setiap pertandingan," tuturnya.

*Lega Dapat Emas*

Seusai pertandingan Lindswell mengatakan dirinya merasa senang dan lega bisa meraih medali emas dan memenuhi target yang diberikan tim dan pelatih. Apalagi, di Asian Games 2014 di Incheon lalu Lindswell 'hanya' meraih medali perak.

"Senang pastinya dan lega banget karena _prepare_-nya sudah sejak jauh-jauh hari dan 2014 saya cuma dapat perak, kali ini bisa dapat emas," kata Lindswell.

Atlet kelahiran Medan, 26 tahun silam ini mengaku awalnya tidak mengetahui kedatangan Kepala Negara. Walaupun demikian, dukungan _supporter_ yang luar biasa membuat rasa groginya hilang dan justru menjadi tambahan motivasi baginya.

Medali emas ini, kata Lindswell, ia persembahkan untuk semua mulai dari keluarga, pelatih, _official_, teman, hingga semua pendukung. Ia pun memberikan semangat untuk atlet Indonesia lain yang akan berlaga di ajang olahraga multicabang terbesar se-Asia ini.

"Tetap semangat, yakin, harus berani dan kita pasti bisa," tandasnya.(ul)

Jakarta, 20 Agustus 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

IMPIANNEWS.COM
Jakarta -- Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di _venue_ taekwondo di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Minggu, 19 Agustus 2018 setelah atlet taekwondo putri Indonesia Defia Rosmaniar berhasil menyabet medali emas. Medali emas pertama untuk kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018 itu diraih Defia dalam nomor _poomsae_ individu putri.

Kebahagiaan Defia semakin lengkap setelah medali emas yang dia raih dikalungkan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang telah hadir sejak pukul 14.00 WIB dan menyaksikan penampilan Defia dari babak semifinal. Senyum bahagia terlihat di wajahnya saat medali emas dikalungkan oleh Kepala Negara.

"Taekwondo memang targetnya satu emas dan _alhamdulillah_ tadi Defia Rosmaniar mendapatkan satu emas, artinya targetnya terpenuhi di taekwondo. Semua saya kira bahagia, senang, dan kita harapkan nanti cabang-cabang olahraga yang lainnya juga sesuai dengan target atau melebihi target. Harapan kita itu ya. Ini adalah emas pertama," kata Presiden seusai pengalungan medali.

Defia Rosmaniar tampil sebagai juara pertama setelah di partai final mengalahkan taekwondoin Marjan Salahshouri asal Iran dengan nilai 8.690-8.470. Tangisan bahagia Defia pun pecah seketika. Dia bersujud lalu berlari mengelilingi lapangan sambil membentangkan bendera Merah Putih.

Dia kemudian berlari menuju ke tribun VIP di mana Presiden Joko Widodo duduk. Tampak hadir juga di tribun tersebut Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-Yon, Presiden _World Taekwondo_ Chungwon Choue, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq, dan _Chef de Mission_ (CdM) kontingen Indonesia Komjen Pol Syafruddin yang juga turut memberikan ucapan selamat dan bersalaman dengan Defia.

Sebelumnya, Defia mengalahkan Yun Jihye dari Korea Selatan dengan nilai 8.520-8.400 di babak semifinal. Kehadiran Presiden tidak membuatnya menjadi tegang, namun justru memberikan motivasi besar buat taekwondoin berusia 23 tahun ini.

"Perasaannya senang dan bangga. (Kedatangan Presiden) menambah semangat juga karena Bapak Presiden peduli dengan kita. _Alhamdulillah_ tadi beliau bilang ini medali emas pertama Indonesia," kata Defia seusai pengalungan medali.

*Pertandingan Berlangsung Ketat*

Pertandingan final taekwondo nomor _poomsae_ individu putri berlangsung dengan ketat. Di babak pertama, Defia sempat sedikit goyah karena kuda-kudanya yang tidak sempurna.

Namun tak berselang lama, Marjan Salahshouri juga melakukan kesalahan. Setelah melakukan tendangan berputar, posisi Marjan terlihat bergeser karena kuda-kuda yang tidak kokoh. Nilai akhir di babak pertama 8.360-8.620 untuk keunggulan Defia.

Di babak kedua, Defia tampil lebih percaya diri. Seluruh gerakan yang sulit bisa ia lakukan dengan sempurna. Sementara Marjan terlihat kesulitan dan setidaknya melakukan tiga kali kesalahan.

Dukungan penonton yang terus meneriakkan yel-yel "Indonesia!" membuat Defia semakin bersemangat hingga akhirnya berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna.

_Chef de Mission_ kontingen Indonesia Komjen Pol Syafruddin mengucapkan rasa syukurnya karena hingga hari ini Indonesia telah meraih 1 medali emas dan 1 medali perak. Medali perak dipersembahkan oleh atlet wushu Edgar Xavier yang meraih medali perak pada nomor _Cangquan_ putra dengan angka 9.72.

"Saya bertemu (Defia) memberikan beberapa petuah-petuah supaya rileks bahwa harga diri dan martabat bangsa ada di pundaknya. _Alhamdulillah_ sore hari ini medali emas Indonesia pertama. Presiden sangat apresiasi karena di hari pertama Asian Games, Indonesia sudah mempersembahkan 1 emas dan 1 perak," tandasnya.(ul)

Jakarta, 19 Agustus 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin


IMPIANEWS.COM
Payakumbuh -- Direncanakan pada tanggal 2 September 2018 mendatang, Kota Payakumbuh dipercayai menjadi tuan rumah pelaksanaan wirid dakwah wisata Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) se Sumatera Barat.

Setelah sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Mesjid Raya Sumbar di Kota Padang yang dihadiri sekitar 25 ribu jemaah majlis taklim dari 19 kota / kabupaten se Sumbar.

Menyikapi hal ini, pada Senin (20/08/2018) siang perwakilan pengurus BKMT Kota Payakumbuh menggelar temu ramah di rumah dinas Walikota dengan ketua TP PKK Hj. Henny Riza Falepi, yang secara de facto akan menjadi Ketua BKMT Kota Payakumbuh periode 2018 - 2023, menggantikan Ustadz H. Maududi.
Tampak hadir siang itu, ketua majlis taklim Hj. Anwida bersama pengurus. Turut hadir untuk berkoordinasi Ketua BKMT Kab. 50 Kota, H. Syahril.

Dalam temu ramah siang itu dibincangkan persiapan dan strategi penyambutan rombongan BKMT yang akan menghadirkan 2 pentausiyah nasional dari Jakarta. Hingganya, siang tersebut terbentuklah kepanitian pelaksana kegiatan BKMT untuk Tingkat Kota Payakumbuh, yakni diketui Hj. Anwida dibantu kepengurusan dan seksi - seksi. Selanjutnya panitia pelaksana ini akan berkoordinasi dengan Pimpinan OPD terkait dan ketua BKMT Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar tanggal 2 September 2018 di halaman balaikota eks. lapangan Poliko

Dalam wirid dakwah wisata BKMT,  nantinya akan dirangkai dengan pengukuhan kepengurusan BKMT yang baru. Sebelumnya nama personil BKMT tingkat kota akan dikirim ke provinsi untuk di SK kan dan dikukuhkan pada momen tersebut.

Diterangkan Ketua BKMT de facto, Henny Riza Falepi, hingga hari ini penunjukan diri kami selaku ketua BKMT kota, baru melalui lisan oleh ketua BKMT Sumbar, H. Aziz.  Sahnya setelah ada SK, tentunya. Walau demikian, kita (pemko payakumbuh) harus mendukung pelaksanaan kegiatan dakwah wisata ini, secara maksimal. Karena ini menyangkut nama baik daerah. Meskipun kita masih serba kekurangan sarpras dibandingkan Padang.

" Tentunya kita harus menggelar rapat koordinasi dengan lintas OPD terkait secepatnya. Insyaallah besok siang, kita rakor. Selain itu mohon bantuan kerjasama pengurus lama dan pengurus yang akan dikukuhkan. Disamping inti acara adalah tabligh akbar menyambut tahun baru islam, kita rangkaikan juga dengan pengukuhan. Karena mengingat kesibukan dan waktu luang," sebut Henny.

Sementara Ketua Majlis Taklim Kota Payakumbuh Hj. Anwida menerangkan bahwa panitia harus bekerja kerasenyiapkan administrasi persuratan lengkap tampa ada yang terlupakan. Disamping administrasi dan protokoler, kita juga harus menyiapkan tikar, tenda, ketersediaan air, wc dan tempat shalat.

" Memang kita harus rakor dengan semua OPD terkait, mengingat banyaknya jiwa yang akan hadir nanti, termasuk izin dan pengamanan keramamai dari kepolisian yang dibantu OPD terkait lainnya. Tak terlupa pengurus mesjid yang ada disekitar balaikota," pintanya.

Terpisah, Darniati (53) warga Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah. Wanita yang akrab disapa Tek Idar Pitopang ini merupakan salah satu jemaah majlis taklim Kota Payakumbuh yang aktif ikut dalam dakwah wisata BKMT tingkat Sumbar.
"Sebelum di Mesjid Raya Sumbar, kita ikut juga di Mesjid Istiqlal Kab. Sijunjung. Sebelumnya di kab. 50 kota juga kita ikuti," terang Idar.

"Kelemahan yang sering tampak adalah ketersediaan tenda, tidak mungkin setiap jemaah membeli payung saat mengikuti kegiatan dakwah. Selain itu keberadaan air bersih, wc dan tempat shalat. Maklum dihadiri jemaah se Sumbar, kasihan kan, mereka berasal dari jauh datang ke Payakumbuh. Kalau kita datang ke daerah mereka kita juga dilayani demikian," sebut Idar.(ul)






IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Kunci kepemimpinan adalah komunikasi. Baiknya komunikasi akan memperlancar koordinasi dalam menjalankan berbagai tugas kegiatan pemerintahan. Hasilnya akan menjadi prestasi-prestasi di berbagai bidang.
“Sejumlah prestasi yang telah dicapai Kota Payakumbuh adalah hasil kerja kita bersama dan tentunya juga memberi keuntungan bagi saya sebagai Sekda dan karir saya di masa depan,” ujar Sekda Kota Payakumbuh, Ir. Benni Warlis, MM Dt Tan Batuah, saat menjadi Irup (Inspektur Upacara) Apel Pagi ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Balaikota Payakumbuh, eks Lapangan Poliko, dan sekaligus mengambil waktu untuk berpamitan, sehubungan diangkatnya beliau sebagai salah satu pejabat di Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar, Senin (20/08/2018).
Untuk berbagai prestasi Payakumbuh selama ini dan diuntungkannya ia dengan situasi tersebut, Benni, mengucapkan terima kasih kepada semua ASN Pemko Payakumbuh serta mengajak untuk mempertahankannya.
“Selama lebih kurang 14 (empat belas) tahun mengabdi dan berkiprah sebagai ASN di Kota Payakumbuh, tentu ada salah dan kilaf yang saya perbuat. Dalam kesempatan ini, saya minta maaf, sekaligus mohon pamit,” tutur Benni.
Tampak hadir pagi itu, Asisten I, II, dan III; Yoherman, Amriul, dan Iqbal bermawi. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD),Syafwal, Staf Ahli, dan pejabat eselon III, IV dan Staf yang berkantor di eks Lapangan Bola Poliko tersebut.
“Bagi saya, ASN, THL (Tenaga Harian Lepas), pejabat dan staf, adalah teman dan sahabat, tanpa membedakan. Saya mengajak kita semua untuk selalu menjaga hubugan baik ini. Kalau dulu, dari Provinsi saya ke Payakumbuh. Kini dari Payakumbuh ke Provinsi. Mudah-mudahan, saya akan kembali lagi ke Payakumbuh,” tutup Benni.
Apel pagi sekaligus ajang berpamitan itu berjalan khidmat dan ditutup dengan saling besalaman bermaaf - maafan.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Sebanyak 42 siswa MAN 2 Payakumbuh pada pagi Senin seusai pelaksanaan upacara bendera dipasangkan baju imam dan khatib oleh Kepala MAN 2 Payakumbuh. 

Pemasangan baju seragam ini adalah sebagai bukti bahwa ke 42 siswa tersebut lulus dalam pelatihan imam dan khatib yang digelar madrasah ini selama 1 tahun ajaran. Selama 1 tahun ajaran ke 42 siswa tersebut telah mendapatkan pembekalan dari Sekdako Payakumbuh, Kepala Kankemenag, Kepala MAN 2 serta khatib profesional lainnya.

Menurut Kepala Madrasah, "pelatihan ini kita namai pelatihan imam dan khatib yang diikuti oleh 42 orang siswa MAN 2 Kota Payakumbuh, berasal dari siswa kelas XI dan Siswa kelas XII. Ke 42 siswa tersebut merupakan pilot project  yang akan membimbing adik-adiknya untuk melatih pada gelombang berikutnya," terang Alex Sandra pada senin (20/08/2018) di ruang kerjannya.

Menurut Alex Sandra, tujuan pengkaderan ini adalah untuk menjawab tantangan dan sekaligus harapan orang tua terhadap anak mereka yang mereka titipkan ke MAN 2 Kota Payakumbuh. Hal ini langsung disampaikan oleh orang tua kepada pihak madrasah. Berdasarkan masukan masukan tersebut pihak madrasah membentuk tim untuk melaksanakan permintaan dan sekaligus  menjawab tantangan tersebut.

"Tim kemudian menyusun program dengan menyaring siswa yang betul - betul bisa dijadikan pilot project untuk membimbing adik - adiknya pada gelombang berikutnya. Langkah berikutnya adalah dengan mendatangkan narasumber dari berbagai elemen masyarakat, ulama dan pemerintahan. Diantara mereka adalah Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh H. Asra Faber, Sekdako H. Benni Warlis, Ketua BWI, H. Erman Ali dan kita sendiri selaku penanggungjawab," ucap Alex Sandra lagi.

Waka Humas Irfanderi menambahkan, selama 1 tahun pelatihan,  siswa didampingi oleh M. Sawari, M.PdI, Ustaz Agil Adianda Putra, Lc, dan Ustaz Ahmad Deski, MA. Sepenuhnya kegiatan ini merupakan inisiatif dan tanggungjawab Kepala MAN 2 Kota Payakumbuh H. Alex Sandra. 

Sekdako Payakumbuh, Benni Warlis yang saat dipromosikan menjadi Asisten II Sekdaprov Sumbar yang kita hubungi diselulernya menyampaikan apresiasi terhadap program ini.

" Program ini mesti berlanjut di MAN 2 Payakumbuh, kapan perlu menular ke madrasah dan sekolah lain. Kita sudag tes sendiri ke 42 siswa tersebut dan bahkan 2 diantaranya sering menggantikan kita untuk berkhutbah. Selanjutnya kita berharap Kepala Kankemenag menyusun jadwal untuk mereka. Jangan sampai program ini menjadi sia - sia. Ini tanggungjawab kita," pesan Benni Warlis.

Terpisah, H. Ismail pengurus Mesjid Ihsan Kelurahan Tanjung Gadang Sei Pinago juga membenarkan kondisi ini.

" Kala itu Bapak Sekdako bertugas sebagai khatib Jumat di mesjid kita ini. Beliau meminta agar digantikan oleh siswa MAN 2 Payakumbuh. Kala itu Pak Sekdako ikut hadir bersama jemaah lainnya. Usai pelaksanaan shalat Jumat, barulah Pak Sekdako menjelaskan kepada pengurus bahwa yang barusan berkhutbah adalah salah satu peserta pelatihan imam dan khatib yang digelar MAN 2 Payakumbuh," tandas ismail.

Cukup banyak masyarakat memberikan tanggapan positif, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kemajuan kegiatan ini. Pengurus mesjid pun memberikan penghargaan dengan memberikan jadwal khusus tahun 2019 untuk berkhutbah kepada beberapa siswa MAN 2 Payakumbuh.(ul)

Mendengar dan membaca laporan BPJS Kesehatan,  Gubernur Sumatra Barat, Prof. DR. H. Irwan Prayitno, merasa kaget dan keheranan. Apa iya angka sebanyak itu?
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pihak BPJS Kesehatan Kota Padang, menyebutkan angka sebanyak 70 ribu orang miskin di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat belum mendapat jaminan kesehatan nasional (Jamkesnas).

Mendengar dan membaca laporan BPJS Kesehatan,  Gubernur Sumatra Barat, Prof. DR. H. Irwan Prayitno, merasa kaget dan keheranan. Apa iya angka sebanyak itu?

Kemudian mantan anggota DPR RI ini, justeru mempertanyakan dan mengkritisi  dari mana BPJS Kesehatan mendapat angka tersebut? 

"Dari mana datanya ini? Masak iya sebanyak 70 ribu warga Kota Padang belum terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan," timpal Gubernur Irwan, Senin, 20 Agustus 2018 di ruang pertemuaan Rumah Dinas Gubernur Sumbar, Jati Baru, Jalan Jenderal Sudirman, Padang.

Jumlah ribuan warga Padang yang notabene warga miskin, terungkap  dalam rapat gabungan yang dihadiri pimpinan BPJS Padang didampingi sejumlah stafnya. 

Hadir Kepala Dinas Sosial Sumbar, Abdul Gafar, Ketua  Baznas Sumbar Prof. H.Syamsul Bahri Khatib, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Amasrul bersama staf,  Awaluddin Kahar (Humas Baznas Padang), Bobby Iskandar (staf ADM/SDM) serta undangan lain.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno merasa janggal melihat data orang miskin itu. 

"Sebab selama ini telah banyak anggaran dari APBD Sumbar, APBD Kota Padang dan  dana dari pusat yang dialokasikan untuk Jamkesnas warga miskin di Kota Padang.

Bahkan dari data yang ada sudah 92 persen warga Kota Padang l berstatus miskin telah mendapat pelayanan Jamkesnas. 

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Amasrul. 

"Kok bisa sebesar itu, angkanya? Dinas Sosial Padang punya data baku tentang orang miskin yang telah mendapat pelayanan kesehatan. Bapak dapat dari mana data tersebut,"  ujarnya. 

Menyikapi ada data yang berbeda berkaitan orang miskin yang belum mendapat pelayanan kesehatan gratis, Gubernur Irwan Prayitno terlihat sangat arif.

"Ya sudah, begini saja. Pak Gafar nanti jadwalkan pertemuan lagi mematangkan data   yang ada di BPJS Kesehatan dengan data Dinas Sosial Kota Padang," kata gubernur mengintruksikan Kepala Dinas Sosial Sumbar.

Satukan presepsi dulu, kata guru besar ini,  tentang jumlah orang miskin di Padang yang  belum mendapat pelayanan kesehatan nasional.

"Dalam rapat berikut undang semua kepala dinas sosial kota dan kabupaten di Sumbar. Pastikan mereka  membawa data yang falid," kata gubernur.

 BAZNAS DIMINTA IKUT MEMBANTU

Gubernur Sumbar, Irwan menjelaskan, rapat koordinasi  ini  sangat penting. Namun karena data orang miskin yang belum terdaftar mendapat jaminan kesehatan di Padang, berbeda antara BPJS Kesehatan dan Dinas Soaial Padang, maka tujuan rapat koordinasi akan dijelaskan nanti pada waktunya.

Kenap rapat koirdinasi menghadirkan Baznas Sumbar dan Baznas Padang? 

Menurut Gubernur, setelah data orang miskin dapat diketahui dengan angka yang benar, diharapkan nanti Baznas Sumbar dan Padang juga bisa ikut membantu membayar premi BPJS Kesehatan warga miskin.

"Karena ini uang zakat, tentu data yang disepakati nanti harus yang sesuai dengan asnaf delapan," tegas Gubernur Irwan Prayitno.

Ketika diminta gubernur tanggapan sekaitan pembayaran BPJS Kesehatan warga miskin, Awaluddin Kahar mewakili Baznas Padang menuturkan, selama ini Baznas Padang telah banyak membantu para fakir, miskin dan gharimin yang tidak sanggup membayar iyuran BPJS Kesehatan mereka. Baznas Padang datang  membayarnya.

Penjelasan serupa disampaikan Ketua Baznas Sumbar. 

"Baznas Sumbar sudah cukup banyak membantu biaya kesehatan warga miskin yang menderita sakit," ungkap Buya Syamsul Bahri begitu panggilan akrab Prof. H. Syamsul Bahri Khatib. AWKAR.


IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

 Wakil Walikota Erwin Yunaz siang ini sekira pukul 10.30 WIB memimpin kegiatan takziah terpisah di 2 rumah duka.

Takziah pertamanya, Senin (20/08/2018) siang, Erwin Yunaz bersama Kadiknas AH. Agustion dan keluarga besar SMAN 2 Payakumbuh mengunjungi rumah duka Abdul Fatah (16) di kenagarian Guguk VIII Koto Kec. Guguk. Abdul Fatah merupakan siswa SMAN 2 Payakumbuh yang wafat  akibat musibah laka lantas yang dialami almarhum pada Sabtu (18/08/2018) pagi di Simpang Parit Kelurahan Parit Muko Aia Kec. Latina. Laka lantas yang tragis ini membuat Abdul Fatah yang akrab disapa Ifat, meninggal dunia.

Kehadiran rombongan takziah disambut Asril (56) bersama istrinya Sri Ningsih (56), orangtua almarhum Ifat.

" Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun. Atas nama Pemko Payakumbuh dan keluarga besar SMAN 2 Payakumbuh kami turut berduka atas wafatnya anak kita Abdul Fatah. Atas keterlambatan kehadiran kami dalam bertakziah, kami mohon maaf sebesar - besarnya," ucap Erwin Yunaz didampingi Kadiknas Agustion dan Kepala SMAN 2 Payakumbuh Irma Takarina.

" Almarhum sekelas dengan anak saya di SMAN 2, serta saya adalah pengurus alumni SMAN 2 Payakumbuh. Ini adalah ujian dari Allah dan janji Allah (maut) itu pasti. Janjian kita juga tidak bisa kita ketahui. Mari keadaan ini kita jadikan ikhtibar. Tabah dan sabar, hanya itu yang bisa kami sampaikan," sebut Erwin Yunaz lagi.

" Iya pak. Terima kasih atas takziah dari Pemko Payakumbuh. Ini adalah sitawa sidingin (penyejuk-red) bagi kami yang berduka. Kita selalu berupaya ikhlas atas dipanggilnya anak kami. Ifat adalah anak kelima dari lima bersaudara. Alhamdulillah, saat penyelenggaraan jenazah banyak warga dan rekan ifat yang ikut hingga dimakamkan," terang Asril didampingi istri dan kakak almarhum Ifat.

"Sekali lagi terima kasih pak. Ini ada baju pramuka yang belum sempat Ifat pakai, mohon pihak sekolah mau menerimanya dan menyerahkan pada rekan ifat yang mau menerima. Sekaligus buku sekolah mohon juga disumbangkan, termasuk voucher seminar. Kalau ada khilaf dari almarhum anak kami, mohon dimaafkan," tukuk Asril menyapu air matanya. 

" Iya pak. Kami akan sampaikan peaan Bapak. Ini ada sedikit tanda duka kami. Mohon keluarga menerimanya," ucap Erwin Yunaz mohon pamit.

"Terima kasih Pak, kami lepas Bapak dan rombongan dengan hati suci dan kondisi seperti ini," balas keluarga.

Rekan selokal dengan almarhum Ifat, yakni siswa kelas X MIPA5, yang juga ilut dalam rombongan ini menyempatkan unruk berdoa di makam almarhum Ifat.  

Erwin Yunaz kunjungi keluarga almarhum Suhatril

Usai dari rumah duka almarhum Abdul Fatah di Kenagarian Guguk VIII Koto, Kab. 50 Kota, Wawako Erwin Yunaz bersama Kadiknas Agustion bertolak ke Payakumbuh untuk menuntaskan rencana takziah yang keduanya, yakni takziah ke rumah duka almarhum Suhatril, yang wafat pada rabu (15/08/2018), terakhir almarhum menjabat Kabid Rehabilitasi dan Kontruksi di Pemko Payakumbuh.

Sebelumnya, Erwin Yunaz yang sedang menjalankan puasa sunat ini menyempatkan diri shalat Dzuhur berjemaah di salah satu mushalla di Lamposi.

Mengunjungi rumah duka di Kelurahan Pakan Sinayan Kec. Payakumbuh Barat, Wawako Erwin Yunaz disambut keluarga.

" Atas nama pemko payakumbuh, kami turut merasakan duka mendalam atas wafatnya Bapak Suhatril. Kami mendoakan, semoga segala kesalahan dan dosa-dosa semasa beliau hidup diampuni serta arwahnya ditempatkan ditempat yang terbaik disisi Allah SWT," ungkap erwin yunaz didampingi Kadiknas Agustion.

Dilanjutkan Erwin Yunaz, kami berharap keluarga mengikhlaskan, tabah dan sabar dalam menghadapi ujian.

"Terima kasih Pak atas kedatangan Bapak dan ikut merasakan duka kami. Kalau semasa almarhum ada salah dalam menjalankan tugas serta dalam bergaul, kami ahli waris meminta maaf," balas istri almarhum.

" Iya bu, sama - sama. Kami juga demikian," tutup Erwin Yunaz mohon pamit.

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Sekolah Menengah Kejuruan - Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK-SMAK) Padang kembali mendapatkan "kado istimewa" pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 berupa penghargaan nasional. Unit pendidikan di bawah Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kementerian Perindustrian tersebut dinyatakan sebagai yang terbaik dalam Penilaian Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan kementerian tersebut.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Perindustrian Airlangga Hartato kepada Kepala SMK-SMAK Padang Drs. Nasir di Jakarta, Selasa (14/8/2018) lalu. Kemudian pada momen upacara peringatan HUT RI di SMK - SMAK Padang, Kepala Sekolah mendedikasikan penghargaan tersebut bagi seluruh warga sekolah. Terutama ditujukan untuk jajaran Sub Bagian Tata Usaha yang sukses selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Tidak hanya itu, SMK-SMAK Padang juga menerima piagam penghargaan terbaik II Laporan Keuangan tingkat Satuan Kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian dengan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni. Penghargaan itu melengkapi deretan prestasi diukir sekolah yang menerapkan masa pendidikan empat tahun ini.

Dalam sambutannya saat resepsi penyerahan penghargaan, Menperin Airlangga mengatakan, disamping pengembangan dan pembangunan industri nasional, aspek pengembangan sumber daya aparatur melalui unit pendidikan merupakan salah satu hal penting yang tak boleh terlupakan. Kemenperin memiliki andil dalam mengembangkan potensi bangsa. Sebanyak 4.954 orang aparatur di lingkungan Kementerian Perindustrian menjadi aparatur yang "INSAN OKE".

"Kita juga perlu mengupayakan zona kerja yang kondusif bagi seluruh pegawai di Kementerian Perindustrian agar inovasi dan kreatifitas yang lahir dapat memberikan nilai tambah bagi setiap lini kerja," kata Airlangga.

Kementerian Perindustrian baik secara organisasi maupun individu, sudah berbuat untuk gerakan perbaikan yang cukup massive di semua struktur organisasi baik pusat dan daerah. "Namun perbaikan itu, saya harapkan terus dapat ditingkatkan khususnya bagi unit kerja yang belum maksimal dari sisi capaian penilaian," ungkapnya.

Airlangga menambahkan, penghargaan ini merupakan momentum untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik dan dapat dipertahankan sepanjang waktu.

"Sesungguhnya penilaian adalah citra dari masyarakat atas prestasi dan kinerja kita," tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMK-SMAK Padang Drs. Nasir di hadapan para pendidik dan siswa menyampaikan amanat selaku inspektur upacara. Ia mengatakan, semua komponen di sekolah yang dibanggakannya agar berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan integritas. Sehingga nanti sekolah yang telah melahirkan banyak tenaga kerja berkompetensi ini benar-bemar menjadi rujukan nasional.

"Untuk itu mari bersama-sama kita terus menjaga kualitas dan integritas diri dan institusi sehingga kita dapat prima dalam memberikan yang terbaik. Kita wujudkan SMK-SMAK Padang yang unggul dan menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan industri," sebutnya.

Kasubag TU SMK-SMAK Padang Mila Handrefa yang membawahi Keuangan dan PPID menjelaskan, tim penilai sudah melakukan penilaian terhadap dua item tersebut. Hal yang dinilai adalah penggunaan, pencapaian dan ketepatan waktu melakukan rekonsiliasi keuangan.

"Alahamdulillah, dari semua unsur penilaian, SMK-SMAK Padang adalah yang terbaik II Laporan Keuangan," ujarnya.

Begitu juga terhadap Penilaian Keterbukaan Informasi Publik yang terbaik pertama, menurut Mila, karena adanya tim kerja yang solid. Setiap kegiatan tim  selalu mengupdate informasi yang dipublis melalui media massa dan website sekolah yang langsung bisa diakses publik dan pihak kementerian.

"Setiap kegiatan, tim kami secepatnya mengupdate informasi dan melakukan publikasi melalui media massa dan website sekolah," tukuknya. (yz)

Wakil Walikota Bukittinggi H. Irwandi sekaligus melepas pawai alegoris tersebut menyampaikan rasa bangganya terhadap kreativitas pelajar dan SOPD dalam pawai alegoris
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Ribuan pelajar dan Masyarakat se- kota Bukittinggi memadati Jln Sudirman menuju Jama Gadang dalam meriahkan pawai alegoris untuk memperingati HUT kemerdekaan Indonesia RI ke-73 Senin, 20/08/2018.

Kegiatan tersebuti disaksikan langsung Wakil Walikota Bukittinggi, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Kakan Kemenag dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Setiap peserta pawai mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA, termasuk rombongan SOPD, memulai berjalan dari lapangan kantin melewati panggung kehormatan di Simpang Kangkung tepatnya di depan kantor PLN dan finish di Benteng Fort de Kock Kota Bukittinggi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Bukittinggi H. Irwandi sekaligus melepas pawai alegoris tersebut menyampaikan rasa bangganya terhadap kreativitas pelajar dan SOPD dalam pawai alegoris kali ini yang menjadi bukti Bukittinggi merupakan bagian penting bagi kemerdekaan Indonesia. 

"Bukittinggi kota merupakan kota sejarah karena pernah menjadi Ibukota negara Republik Indonesia. Dengan partisipasi dan kemeriahan pawai ini yang merupakan bagian dari peringatan HUT RI ke 73, kami dari pemerintah Kota bangga dengan kemeriahan pawai yang ditampilkan. Terima kasih masyarakat Kota Bukittinggi," tuturnya.

Sementara itu Kakan Kemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda di sisi lain menyampaikan apresiasi atas penampilan para siswa khususnya siswa madrasah yang telah menunjukkan kebolehannya dalam pawai alegoris tersebut. 

"Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para siswa Madrasah yang ikut ambil bagian dalam pawai alegoris memperingati kemerdekaan RI yang Ke-73. Mudah-mudahan kedepan madrsah lebih baik lagi dengan slogan Madrasah Hebat Bermatabat," tuturnya.

Pawai alegoris yang disaksikan langsung ribuan masyarakat kota Bukittinggi tersebut menampilkan marching band yang dimainkan dengan kompak dan menarik perhatian. Atraksi pun diperagakan setiap melewati panggung kehormatan. (Sy)

Mahyeldi memuji, mencetak hafiz dari kalangan generasi muda adalah gagasan cemerlang Kemenag Kota Padang dan pihak MTsN Model. 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang bertekad mencetak ribuan Penghafal Alquran dari siswa-siswi sekolah di lingkungannya. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan "Launching 3.000 Hafiz" di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Model Padang, Senin (20/8/2018).

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyambut baik program yang digagas MTsN Model tersebut. Menurutnya, mencetak hafiz merupakan program yang sudah dicanangkan Pemerintah Kota Padang sejak 2013 lalu.  

"Launching 3.000 hafiz ini suatu bentuk dukungan terhadap program keagamaan Pemko Padang. Salah satunya, mencetak para hafiz dan mewujudkan Padang sebagai kota penghafal Quran," ujar Mahyeldi di sela launching tersebut.

Mahyeldi memuji, mencetak hafiz dari kalangan generasi muda adalah gagasan cemerlang Kemenag Kota Padang dan pihak MTsN Model. Pasalnya, generasi penerus bangsa ini harus dibekali nilai-nilai agama yang kuat agar kelak menjadi pemimpin yang berakhlak islami.

"Ini gagasan cemerlang untuk mewujudkan generasi bangsa yang hafal Quran dan memiliki karakter yang kuat," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Drs. Marjanis, M.Pd mengatakan, ke depan dipersiapkan generasi yang hafal Quran dari tamatan MI dan MTsN. Saat ini, dari 6.000 siswa di madrasah lingkungan Kemenag Padang sudah ada sekitar 1.500-an hafiz.

"Ke depan kita wujudkan 3.000 hafiz. Saat ini sudah ada 1500-an (hafiz)," ungkap Marjanis.

Ia menambahkan, Kemenag mendukung program Pemko Padang di bidang keagamaan. Selain mencetak hafiz, kegiatan keagamaan yang lain juga menjadi prioritas.

"Support dari Walikota Padang terhadap program hafiz menumbuhkan motivasi yang lebih bagi kami di lingkungan Kemenag," sebutnya.

Kepala MTsN Model Padang Rifdawati mengatakan, program hafiz di sekolah yang dipimpinnya sudah dilaksanakan secara intensif. Siswa mengikuti kegiatan tahfiz setiap hari dengan bimbingan serius dari para guru dan para hafiz.

"Siswa mendapat bimbingan tahfiz secara serius setiap harinya," kata Rifdawati.

Ia berharap, dengan launching 3.000 hafiz ini menjadi motivasi bagi siswa dan pendidik di MTsN Model.

Camat Padang Utara dan unsur Forkopimka serta Lurah Gunung Pangilun turut menghadiri launching hafiz itu. Bahkan Lurah Gunung Pangilun Andi Amir bertindak selaku pembawa acara.(er)

Praja Wanita ini biasanya terlihat aktif dilapangan melakukan tindakan secara persuasif dan Humanis kepada PKL yang melanggar Perda
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Praja Wanita Satuan Polisi Pamong Praja( Satpol PP) Kota Padang tindak tegas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan Fasilitas Umum (Fasum) atau Trotoar sebagai tempat berjualan yang mana pedagang telah melanggar Perda No 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Senin (20/8). 

Praja Wanita ini biasanya terlihat aktif dilapangan melakukan tindakan secara persuasif dan Humanis kepada PKL yang melanggar Perda serta ada juga praja wanita  membantu memindahkan barang dagangan PKL, namun ada yang berbeda  pada hari ini, Setiap PKL yang ditemui melanggar perda, petugas praja wanita ini langsung mengangkut barang dagangan PKL ke atas Mobil Dalmas. 

“Selama ini tim mediasi kita sudah melakukan tindakan persuasif dan humanis kepada PKL namun beberapa PKL tidak mengindahkannya, untuk menegakkan Perda di Kota Padang Pol PP harus lakukan tindakan tegas terhadap PKL yang membandel, tidak ada lagi negosiasi dilapangan, yang melanggar kita bawa barang buktinya ke Mako dan kita lakukan tindakan Tipiring” Ucap Yadrison PLT Kasat Pol PP Kota Padang.

Kegiatan penertiban ini dilakukan petugas di beberapa tempat yakni di Kecamatan Padang Timur, Kecamatan Padang Barat dan Kecamatan Nanggalo.

Dalam penertiban kali ini petugas membawa barang bukti berupa satu unit gerobak, satu unit meja dan satu unit kursi milik PKL dibeberapa tempat penertiban yang akan dijadikan barang bukti untuk dilakukan tindakan Pidana Ringan ke pengadilan oleh petugas. “Semua Barang bukti PKL yang diamankan, akan kita kirim ke Pengadilan untuk dilakukan proses hukum” Tambah Yadrison (at).

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno buka Rapat Kerja Bakohumas Se - Sumbar yang di gelar  Kabiro Humas Provinsi Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Senin ( 20/8).

Rakor ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan pers mitra kerja yang solit dan dapat bersenergis, sehingga saling memberi dan mendukung diantara yang satu dengan lainnya. tak padam api kayu bersilang di dalam tunggu, sebut Gubernur IP

Gubernur katakan pentingnya Humas berada  di Jabatan Esselon dua  bagian humas sebab humas itu sangat penting kehadirannya harus berada di Esselon dua, sekarang sebagian humas Kota dan Kabupaten hanya pegang Jabatan  Esselon Tiga.

Gubernur juga sebagai Narasumber pada raker Kehumasan se - Sumbar,  katakan Kabiro Humas Provinsi Sumbar jabatan Esselon dua, tentu kitalah yang usulkan pada pemerintah pusat sebab tanggung jawab humas sangat besar menyambung lidah pimpinan dalam menyampaikan berbagai informasi ke publik.

Humas harus menyampaikan informasi yang benar tepat  bisa di percaya dan sesuai kondisi di lapangan, cepat tanggap bila ada isu-isu tak baik terhadap pemimpin di sinilah peranan penting humas dalam melangkah menciptakan kenyamanan dan keamanan di bidang informasi dan komunikasi.

Lebih Jauh Gubernur katakan semua kita tahu bahwa Humas itu, curong bagi pemerintah yang akan menyebarluaskan segala informasi tentang program kerja yang di jalankan pimpinan.

Humas harus menyampaikan segala bentuk informasi dengan benar sesuai realitanya yang terjadi dilapangan, jadi humas jangan coba-coba sebarkan informasi berbau Hoaxs atau yang mengada-ngada atau berita pencitraan, sebut Gubernur.

Irwan Prayitno memberikan semangat pada praktisi humas, Humas itu harus memiliki mental Baja, kuat dan kokoh, jangan takut dalam laksanakan  tugas dengan benar dan baik, sebutnya.

Bagi Aparatur Sipil Negara tak boleh menyebarluaskan informasi mengandung pencitraan yang berlebihan sehingga menjadi persoalan dan masalah akibatnya jadi bumerang sendiri.

Diharapkan seluruh kita harus taati aturan,  dalam memberitakan apapun kita bertanggung jawab baik lewat media Sosial, media online dan elektronik, mari selalu ciptakan rasa nyaman, aman dan ketenangan dalam menyebarluaskan informasi ke publik.

Beritakan apa saja, tapi berira yang benar, sesuai realitanya sebab media itu mitra kerja pemerintah dalam menyebarluaskan informasi dengan baik kepada masyarakat, sebut Gubernur. (tf).





IMPIANNEWS.COM (Pasaman). 

Apresiasi diberikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H.Dedi Wandra Senin (20/8) kepada ASN KUA dan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS (honorer) Kecamatan Tigo Nagari.

Guna memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 73, digelar dua kegiatan bernuansa agama yakni MTQ usia 50 tahun ke atas dan pembinaan Imam/khatib jumat yang telah dibuka resmi oleh Kankemenag di wakili Kasi Bimas Islam Edy Ridwan (16/8).

Dedi menilai, kegiatan tersebut tidak hanya sekedar menyemarakkan hari bersejarah buat bangsa Indonesia, namun juga bermanfaat dan ini sejalan dengan visi Kemenag yakni mewujudkan masyarakat yang taat beragama serta visi pemerintah daerah yakni masyarakat yang agamis.
Menurutnya, hal-hal serupa ini sangat baik diselenggarakan apalagi KUA dan PAI adalah motor dalam membimbing masyarakat di tingkat kecamatan.

Kepala KUA Tigo Nagari Ilfa Jasri menyampaikan kegiatan MTQ diikuti sebanyak 33 para lanjut usia (lansia) berusia di atas 55 tahun, sedangkan pembinaan diikuti sebanyak 20 peserta yang merupakan para juru dakwah di ranah batas Pasaman ini.

Lebih lanjut ia mengatakan kegiatan pembinaan bertujuan untuk meningkatkan mutu keilmuan dan SDM para imam dan khatib jumat menjadi profesional dalam berdakwah. 

Begitu halnya pada kegiatan MTQ lansia diharapkannya melalui kegiatan tersebut menjadikan para lansia cinta dan pewaris al quran.

Ilfa Jasri sangat puas akan helatan yang didaulat oleh jajaran dan penyuluh honorer yang berjumlah 8 orang tersebut karena telah terlaksana baik dan lancar.
Dirinya mengucapkan terimakasih kepada Kakankemenag, Kasi Bimas Islam, Ketua BAZNAS Pasaman, Camat, kapolsek, Danposramil Tigo Nagari serta anggota DPRD Pasaman Domisili Tigo Nagari.

Juga disampaikannya kepada Wali Nagari se kecamatan, Ketua MUI dan unsur Ninik-mamak, alim-ulama, tokoh masyarakat serta semua pihak yang terlibat mensukseskan acara Pembinaan Imam /Khatib Jumat dan MTQ.(suf78)

IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota -- Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan ( Sultan purnama Agung ) bersama Raja, Ratu, Sultan dan pemangku gelar adat yang tergabung dalam Silatnas kerajaan Nusantara, ikuti dan hadiri peringatan  tahun baru 1955 Caka Sunda , tahun hurang tembey, di Istana kepresidenan Cipanas, Kabupaten Cianjur Jawa barat (19/8/2018) malam.

Ferizal Ridwan bergelar Sultan Purnama Agung yang merupakan Wakil Bupati Limapuluh kota, menyampaikan bahwa kehadiranya bersama Raja Sultan yang tergabung di Silatnas merupakan perjalanan sakral dan napaktilas peradapan.

"Merupakan bagian dari napaktilas peradaban, mencari benang merah dari Kabupaten Limapuluh Kota sebagai poros peradaban, yang mana kalender sunda merupakan bahagian dari penanggalan peristiwa peradaban yang dihitung dari pananggalan menurut hitungan kehidupan," ungkapnya.

Menurut wabup yang disapa sultan purnama agung itu, napak tilas dan silaturahim ini juga sebagai upaya menggali sejarah melayu bersatu dan mempertautkan melayu dalam satu kesatuan silaturahim.

Kresnapaksa Asuji 1954 Çaka Sunda mengawali Rangkaian Acara Peringatan dan Perayaan Pabaru Sunda 1955 Çaka Sunda (Hurang Tembey)  BESTDAYA (Bengkel Studi Budaya) melaksanakan Syukuran di Gedung Bentol  Istana Kepresidenan  Cipanas  di Jl. Raya Cipanas No. 105 Cipanas, Cianjur - Jawa Barat.

Miranda H Wihardja  Pabaru Sunda  adalah pergantian tahun dalam kalender Kala Sunda yang selalu dirayakan bagi masyarakat sunda, untuk memperlihatkan rasa syukur kepada sang pencipta terhadap waktu yang telah dilalui, waktu yang sedang dijalani  juga waktu yang akan datang.

Ketika sekelompok masyarakat yang menghuni suatu wilayah mampu menciptakan system yang menata dan menandai waktu, maka hal ini berarti didalam kelompok masyarakat sebelumnya sudah ada serangkaian aktivitas atau kegiatan yang membutuhkan penandaan waktu, secara tak langsung kita bisa menyimpulkan bahwa kelompok masyarakat ini sudah sampai pada sebuah puncak peradaban pemahaman akan perlunya membagi dan menandai waktu untuk beraktivitas.

Uraian mengenai kalender yang dituangkan, terdapat adanya sistem penanggalan dalam sebuah masyarakat, tentu menunjukkan bukti untuk mengukur derajat peradabannya, sedangkan ketelitian dalam sistem penanggalan tersebut memperlihatkan ukuran ketinggian daya pikir atau intelektual suatu masyarakat.

Penemuan kembali / refinding Kala Sunda oleh Bah Ali (Ali Sastramidjaja) sangat berpengaruh terhadap penanggalan sejarah atau pun rekonstruksi sejarah.
Ciri khas dari Pabaru Sunda ini adalah panganan khasnya yaitu ketan hitam dan ketan putih. Ketan Putih berarti ilmu yang dimiliki manusia. Ketan Hitam berarti ilmu yang belum diketahui manusia.

Terdapat 12 jenis makanan yang diperkenalkan, yaitu 5 makanan berdasarkan hari pasar, 7 makanan berdasarkan hari yang tujuh. Jadi 12 makanan menjadi Paraketan (Merekatkan setiap insan manusia yang mau memahami Sistem Penanggalan Kalender Sunda).

Peringatan dan Perayaan Pabaru Sunda ini, dilandasi oleh adanya urgensi untuk menyebarkan kembali Sistem Penanggalan Kalender Sunda yang telah hilang selama 500 tahun. Selain itu, adanya kebutuhan juga untuk memanfaatkan kembali Sistem Penanggalan Kalender Sunda oleh masyarakat yang mencakup seluruh aspek-aspek kehidupan manusia.

Semoga Peringatan dan Perayaan Pabaru Sunda Tahun 1955 Çaka Sunda (Hurang Tembey) menjadi ajang pelestarian dan pengembangan kearifan budaya lokal yang Cerdas Berbudaya.(ul)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.