Latest Post

Bupati Irfendi Arbi buka iven bakajang
IMPIANNEWS.COM
LIMAPULUH KOTA, --- Seperti biasanya, setiap tahun masyarakat Pangkalan Koto Baru, pada lebaran Idul Fitri selalu menggelar tradisi unik menyambut hari nan suci. Tradisi adat dan budaya rakyat itu adalah "Bakajang", tradisi rutin yang mempunyai nilai budaya yang tinggi.

Menurut masyarakat sekitar, Bakajang atau Kajang ini merupakan sampan/perahu. konon kabarnya, dulu kajang sebagai alat transportasi nenek moyang warga setempat yang ada di pinggiran Batang Maek. Serta ada juga masyarakat sekitar yang menyebutkan bahwa kajang merupakan sebuah pembaharuan, dimana diartikan sebagai kegiatan memperbaharui silaturrahmi antara mamak dengan kemenakan serta anak nagari, yang digelar setiap awal bulan Syawal atau setelah Hari Raya Idul Fitri. 

Uniknya kegiatan ini dilaksaanakan selama 5 (lima) hari berturut-turut. Hari pertama pembukaan, dimulai dengan tradisi "Manjalang Mamak", yang diikuti seluruh pemuda beserta anak nagari ke empat istano penghulu di limbago adat nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Mereka antara lain, Dt Paduko Rajo, Dt Sati, Dt Bandaro serta Dt Gindo Simarajo. Adapun terakhir, yang dikunjungi ialah kepala pemerintahan nagari dan alim-ulama. Dalam prosesinya, para pemuda anak nagari bersama bundo kanduang, membawa wejangan makanan yang dibawa menggunakan dulang, biasanya wejengan ini diberi nama Jamba.

Di aliran Batang Maek, sebanyak lima buah perahu sudah disulap para pemuda di empat Jorong menjadi kapal berkuran besar. Kapal-kapal tersebut dirancang berbagai bentuk, menyerupai kapal veri.

Bahkan ceritanya, Guna merangkai kapal-kapal itu, para pemuda menyebut, untuk satu pembuatan kapal veri menghabiskan biaya hingga mencapai Rp20-27 juta perunitnya.

"Dengan menggunakan perahu/sampan hias kami meningkatkan silahturahmi antara anak kemanakan 4 suku di batang Mahat. Beginilah cara masyarakat kami bersilahturahmi antar sesama,"ujar Riswana Salah satu panitia alek Bakajang, di Gunuang Malintang, kemarin. 

Dicerikatakannya, pada zaman dahulu aliran Batang Maek merupakan salah satu akses alternatif yang digunakan masyarakat, mengingat pada waktu itu belum ada akses jalan sebagai jalur penghubung antara satu daerah ke daerah lain.  "Sejarahnya, Kajang berarti jalang manjalang untuk silahturahmi yang dilaksanakan setelah hari idul fitri dengan tujuan meningkatkan silahturahmi diantara anak kemenakan 4 suku yang dilaksanakan melalui acara alek bakajang di Sungai Batang Maek,"tambahnya.

Pada tahun ini, sama seperti tahun sebelumnya, pengunjung terlihat memadati Alek Bakajang.Kegiatan ini dilaksanakn selama Lima Hari, Selasa-Sabtu (19-23/6). Tampak hadir, para perantau dan pengunjung dari luar daerah, niniak-mamak, alim ulama, cadiak-pandai, bundo-kanduang hingga pemuda parik paga nagari serta Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, anggota DPRD setempat, Kepala-kepala OPD Limapuluh Kota.

"Alek Bakajang yang merupakan Ikon seni budaya di Limapuluh Kota ini akan terus kita kembangkan, sebagai tanda mempererat persatuan dan kesatuan antar sesama warga,"ujar Irfendi usai berkesempatan menaiki Kajang/perahu di Aliran Batang Maek, di Nagari Gunuang Malintang.

Sebagai alek tahunan yang sudah digelar sejak ratusan lalu, bakajang harus tetap kita lestarikan kepada generasi selanjutnya, untuk itu dirinya meminta agar kegiatan ini selalu digelar semeriah mungkin.

"Tradisi di Gunuang Malintang ini harus terus kita jaga, kalau perlu untuk tahun-tahun berikutnya akan kita gelar lebih meriah lagi. Karena Bakajang akan menjadi magnet wisata, hal ini terbukti dengan ramainya masyarakat yang hadir untuk melihat kreasi pemuda di nagari ini dalam menghias perahu,"pungkas Bupati. (rel/ul)

Sunatan Massal 
IMPIANNEWS.COM
Harau, Kab. 50 Kota -- Persatuan Perantau Luak Limopuluah di Bandung yang tergabung dalam wadah Gonjong Limo Bandung mengelar kegiatan bhakti masyarakat di Tarantang Harau. Salah satunya kegiatan Sunatan Massal untuk 52 orang anak dari Tigo Nagari di Kecamatan Harau yaitu Tarantang, Lubuk Limpato serta Solok Bio Bio. (23/06/2018)

Lokasi sunatan massal tersebut berada di mess Pemkab Limapuluh Kota Tarantang Harau. Puluhan peserta khitanan massal hadir di dampingi keluarganya masing-masing.

Ketua persatuan mahasiswa Gonjong Limo Bandung, Luthfi Maulana Taufik didampingi Fachrul Huda (Caun) mengatakan bahwa kegiatan bhakti masyarakat ini sudah direncanakan setahun yang lalu.

"Pada sunatan massal ini kita bekerjasama dengan Polres Limapuluh Kota. Alhamdulillah Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan tenaga medis Polres sebanyak 5 orang dokter", terang Luthfi.

Lebih lanjut Luthfi menerangkan bahwa disamping Sunatan massal ada juga rangkaian acara Jalan Santai 4 K serta malam festifal kesenian.

M. Aziz salah seorang sesepuh Gonjong Limo Bandung mengatakan bahwa salah satu kolaborasi kesenian antara mahasiswa Gonjong Limo dengan penduduk Tigo Nagari di kecamatan Harau adalah pagelaran Randai Puti Sari Banilai.

"Kita mengadakan Randai Puti Sari Banilai yang merupakan salah satu tokoh pada zaman dahulu di Medan Bapaneh Tarantang", pungkas M. Aziz.

Mak Pado salah seorang tokoh masyarakat dari Solok Bio Bio mengungkapkan apresiasi kepada pihak Polres Limapuluh Kota yang telah memfasilitasi sunatan massal dengan mendatangkan tim medis dari Polres.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pak Kapolres Haris Hadis yang telah mengirimkan tim dokter untuk sunatan massal bagi anak anak kami di tigo nagari ini", ucap Mak Pado.(rel/ul)

G5 Explore Harau 2018
IMPIANNEWS.COM
Harau, Kab. 50 Kota -- Sari Banilai, legenda Masyarakat Nagari Harau yang sudah turun temurun dalam waris tutur dari yang tua kepada yang muda menjadi topik sendratasik group kesenian Gonjong Limo Bandung pada acara Explore Harau 2018.

Acara digelar di Medan Nan Bapaneh Nagari Tarantang Kec. Harau pada Sabtu (23/06/2018) malam. Kegiatan sendra tasik merupakan acara puncak. Karena siang sudah adi gelar acara gerak jalan dan sunatan masal. Sebanyak 52 anak ikut sunatan masal yang di gelar G5 Bandung bersama Pemkab Limapuluh Kota, Polres Limapuluh Kota dan Pemko Payakumbuh ini.

Kegiatan ini digelar para perantau Luak Limopuluah yang tergabung dalam Keluarga Besar Gonjong Limo Bandung. Hadir dari Pemkab Limapuluh Kota Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Limapuluh Kota Fitma Indrayani, SH mewakili Bupati Limapuluh Kota, Alhudri Dt Rang Kayo Mulie dari DPRD Kota Payakumbuh, Nikmatul Akbar dari G5 Pekanbaru, Sekretaris 1 G5 Batam Wahyudi serta masyarakat sekitar.

Pada sambutan acara ketua G5 Bandung Alfian Amir menyentil akan Lembah Harau. Pemkab Sudah membuat tagline wisata Harau menuju Dunia, Sementara jalan menuju lembah harau masih jauh dari kata layak. Kepada Asisten Pembangunan dan Ekonomi Setkab Limapuluh Kota Alfian Amir sampaikan harapan agar Infrastruktur harus dibenahi terlebih dahulu. Jalan menuju Lembah Harau Wajib Diperlebar. Jangan Tagline Harau menuju dunia tinggal tagline saja karena para pelancong yang ingin berlibur ke Lembah Harau atau Limapuluh Kota umumnya terkendala kondisi jalan. Terutama musim liburan jalan masuk Lembah Harau selalu macet, karena jalan keluar Harau ini juga belum tuntas," ujar Alfian Amir.

Harapan dari Ketua G5 Bandung ini dijawab lansung Fitma Indrayani SH saat menyampaikan sambutan atas nama pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. “Insya Allah tahun ini infrastruktur jalan menuju Lembah Harau masuk anggaran. Dan sudah di tenderkan. Semoga usai suasana lebaran ini jalan menuju lembah Harau sudah bisa di perbaiki” Fitma Indrayani mengatakan jalur menuju lembah Harau akan melingkar. Masuk di Sarilamak keluarnya di Katinggian.

Kepada para perantau Fitma Indrayani juga berharap kritik dan saran untuk Limapuluh Kota kedepan. Karena Peranan Rantau membangun ranah sangatlah dibutuhkan. terutama saat ini hanya potensi pariwisata yang bisa di kembangkan di Luak Limopuluah, untuk itu pemkab Limapuluh Kota Berharap peran serta perantau dalam mensukseskan program ini, imbuh Asisten I Setkab Limapuluh Kota ini.(rel/ul)

Wawako Erwin Yunaz resmikan daerah Baliak Payolansek
sebagai Kampung Tridi-nya Payakumbuh
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Minggu (24/06/2018) pagi, Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz meresmikan keberadaan Kampung Tiga Dimensi (3D) di RT.1 / RW 1, Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat. Kampung 3D pertama di Kota Payakumbuh ini dipopulerkan dengan nama PUTRI RAYOLA atau sikatan dari kamPUng TRIdi keluRAhan paYOLAnsek. 

Hadir pada peresmian tersebut Camat Payakumbuh Barat, Nurdal didampingi Lurah Payolansek, Budi Kurniawan, sejumlah perwakilan OPD, Ketua LPM, Syukri Yusuf, serta para tokoh dan masyarakat Kelurahan Payolansek.

Dikatakan Lurah Payolansek, latar belakang dibentuknya PUTRI RAYOLA dalam rangka memadukan  demam foto selfie yang tengah booming di media sosial dengan penataan kawasan kumuh di Kelurahannya. 

"Kami coba padukan dua hal berbeda dengan PUTRI RAYOLA ini, yaitu menfasilitasi hobi berselfi di tempat-tempat menarik dengan upaya menata kawasan kumuh menjadi kawasan bersih," ujar Lurah Budi saat ditemui disela-sela acara peresmian. 
Dijelaskan, sebelum berdiri PUTRI RAYOLA, lingkungan RT.1/RW.1 termasuk kawasan kumuh Dan tertinggal dari kawasan lain di Kelurahan Payolansek.  

"Kawasan ini awalnya terkategori kumuh sehingga masuk dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Dinas PUPR. Kami berfikir bagaimana mengubah prediket itu,  salah satunya dengan membentuk PUTRI RAYOLA. Kita siapkan Spot foto 3D  disini, sehingga dengan sendirinya masyarakat akan menjaga kebersihan Dan mamindahan kampung," terang Budi. 

Ditambahkan, kedepan PUTRI RAYOLA akan diproyeksikan sebagai kampung pariwisata dengan berbagai spot foto yang menarik. 

"Diharapkan, masyarakat Akanw semakin bersemangat mempercantik lingkungannya, "ujar Budi.  

Wawako Erwin Yunaz sampaikan apresiasi
Wakil Walikota mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh Lurah Payolansek dengan berdirinya Kampung 3D tersebut. Menurutnya, langkah tersebut perlu dicontoh oleh kelurahan bahkan instansi lain yang ada di Kota Payakumbuh. 

"saya epresiasi apa yang telah dibuat oleh Pak Lurah bersama LPM dan masyarakat Payolansek. Kreatifitas seperti inilah yang kita dibutuhkan. Bagaimana pemimpin mampu menggali segala potensi yang ada pada diri dan daerahnya ketuanya. Saya harap Ini bisa dicontoh oleh para lurah ataupun pimpinan instansi yang ada di Pemko Payakumbuh," ujar Wawako, Erwin Yunaz. 

Dijelaskan Erwin, Pyakumbuh membutuhkan para pemimpin yang visioner pada setiap level. Hal itu disebabkan keterbatasan anggaran APBD yang dimiliki, sehingga membutuhkan kreatifitas dalam banyak aspek untuk membantu menggerakkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. 

"Tadi saya dilapori bahwa snack berupa kacang tanah rebus merupakan hasil Tanaman KWT di sini. Melihat buahnya yang besar Dan rata-rata punya empat isi, ini potensi yang luar biasa. Tugas Pak Camat dan Pak Lurah sekarang adalah bagaimana mencari lahan lebih Luas untuk menanamnya dalam jumlah banyak, agar hasilnya membawa sampai ekonomi lebih bagi masyarakat," terang Wawako,  Erwin. 

Spot ikan 3 Dimensi Kampung Tridi
Ditambahkan, produk kacang tanah hasil produksi KWT tersebut menjadi icon baru kelurahan Payolansek,  disamping PUTRI RAYOLA.  

"Kacang dengan isi empat bulir ini luar biasa. Ini bisa jadikan sebagai icon atau branding Kelurahan Payolansek disamping Kampung Tridi ini, dan yang jelas menambah pendapatan masyarakat, khususnya kaum Ibu," seru Wawako Erwin. 

Pasca memberi sambutan, Wawako melakukan prosesi gunting pita, tanda diresmikannya keberadaan PUTRI RAYOLA. Wawako juga berkesempatan berfoto di spot-spot 3D yang menjadi ciri utama keberadaan PUTRI RAYOLA.

PUTRI RAYOLA sendiri dilengkapi dengan 9 (sembilan) spot gambar 3D. Pembuatan gambar dilakukan secara swadaya dan sistem going royong oleh masyarakat setempat dibantu arahan seorang ahli gambar 3D asal Nagari Gadut, Kabupaten Lima Puluh Kota. 

"Silahkan kunjungi PUTRI RAYOLA, kami siap melayani Anda, " pungkas Lurah Budi didampingi Ketua LPM Syukri Yusuf Dan KETUA RT setempat, J. Dt. Bandaro Bunsu.(ul)

Redaktur Mojok.co, Agus Mulyadi (24 Th) Yogyakarta
IMPIANNEWS.COM
Ketika kota semakin kaya, desa makin miskin. Jangan pernah memandang desa dengan mata kota Anda. Jangan pulang ke desa hanya ketika renta dan kalah. Sudah lama, desa menyubsidi kota. Sumber daya desa diperas untuk orang-orang kota.

Banyak anak-anak desa yang disekolahkan ke kota. Para orang tua menyekolahkan anak dengan hasil pertanian. Begitu selesai disekolahkan, mereka memilih bekerja di kota.

Saat menikah, orang tua yang tinggal di desa tetap harus menyubsidi, ikut membiayai pernikahan. Ada beragam cara, dari mulai menjual sapi sampai memotong pohon jati. Sebagian lagi kalau perlu berutang dengan cara menggadaikan sawah dan kebun.

Itu belum cukup. Saat anak-anak desa yang tinggal di kota butuh rumah, sering pula merecoki orang tua. Bagi yang merasa punya hak waris, bagian dari harta warisan berupa sawah atau kebun dijual untuk membayar persekot rumah di kota. Hanya cicilannya yang mereka tanggung.

Ketika orang tua mereka tak punya lagi aset yang cukup untuk menyokong hidup di kota, kadang masih dibebani dengan diminta datang ke kota untuk ngemong cucu sementara mereka sibuk bekerja, membayar cicilan rumah, mobil, tagihan kartu kredit, dan lain-lain.

Pelajaran sosial dalam relasi desa-kota ini terjadi saat krisis menerjang Indonesia. Pada 1998, karena krisis moneter, banyak orang kota yang tak punya pekerjaan. Sebagian dari mereka memilih mudik. Menitipkan badan untuk “dipelihara” oleh kampung halaman. Sebagian lagi tetap tinggal di kota tapi disubsidi dengan berbagai cara oleh desa. Dari mulai dikirimi beras sampai uang.

Sedangkan orang-orang kota itu, mereka menatap desa dengan perasaan nostalgia belaka. Kalau sedang stres, liburan di desa. Tapi tatapannya adalah tatapan orang kota. Desa dianggap jumud. Gitu-gitu saja. Tidak maju-maju. Konsep maju yang dimaksud tentu saja maju ala orang kota.

Ketika kemudian menua, mereka tetap ingin tinggal di kota. Hanya saja, daya dukung sudah tidak sekuat dulu lagi. Uang pensiun tak seberapa. Aset hanya secukupnya. Sementara biaya hidup di kota makin mahal. Tidak mudah pula menurunkan gaya hidup saat masih bekerja. Satu per satu aset dijual untuk membiayai hidup. Mobil yang awalnya dua, dijual satu per satu. Rumah yang awalnya dua, dijual satu per satu. Begitu habis semua, pulang ke desa.

Tua. Tak lagi berdaya. Pulang ke kampung halaman dengan kondisi semua aset yang dimiliki orang tua sudah tandas. Habis. Kehidupan yang tinggal sisa-sisa. Kota makin kaya. Desa makin miskin.

Tapi kita harus tetap punya harapan. Setidaknya kita harus membereskan cara pandang atas relasi desa-kota. Ketika panen cengkeh, tembakau, kakao, pala, kopi, ikan, dan komoditas lain, maka pahami itu semua sebagai instrumen untuk “mengembalikan” uang dari desa yang diserap ke kota.

Jangan mudah teriak kalau harga beras tinggi, harga cabai tinggi, asal pemerintah tidak mudah mengeluarkan kebijakan impor, anggap itu saatnya siklus orang kota menyubsidi balik orang desa.

Jangan mudah melarang-larang rokok. Ada satu juta hektar lebih lahan petani cengkeh di seluruh Indonesia. Ada hampir 10 juta petani tembakau punya uang tahunan saat panen tembakau. Jangan bilang bahwa komoditas mereka mudah dialihkan. Kalian ini siapa?

Kalian mau tebangi pohon-pohon cengkeh yang berusia puluhan tahun itu? Yang sudah menyubsidi jutaan anak Indonesia untuk sekolah dan menjadi kelas menengah. Begitu menjadi kelas menengah, tiba-tiba jadi Malin Kundang atas kehidupan orang tua dan desa mereka.

Petani-petani tembakau itu, tak usah diajari lagi. Jika ada komoditas yang lebih mahal dan legal, pasti mereka beralih dengan sendirinya. Tidak perlu kalian ajari dengan bahasa yang klise: bisa dialihkan. Sementara kamu tak pernah pegang tanah dan cangkul.

Jangan haramkan mudik Lebaran. Karena itu juga siklus untuk membawa sementara uang kota ke desa. Jutaan orang yang mudik itu bukan hanya menjalankan ritus agama tapi juga perilaku ekonomi yang sehat.

Tapi ya jangan kebangetan. Pulang bawa uang satu juta, balik ke kota, bawa ayam lima, kelapa, pisang, sampai mobil penuh.

Tapi tidak apa-apa. Kasih orang tua kepada anak sepanjang jalan. Kasih desa kepada kota sepanjang zaman.

Hanya saja, mari terus tanamkan di kepala kita, harus diperbanyak cara agar hubungan desa-kota menjadi lebih sehat. Setiap ingin melakukan tindakan ekonomi-politik, pikirkan dampaknya pada relasi itu. Jangan terlalu timpang. Jangan kota terlalu kaya dengan cara memeras.

Sebetulnya, kita punya harapan bahwa ketimpangan ini mulai diperhatikan juga oleh pemerintah. Ada Nawacita. Membangun dari pinggiran. Ada dana desa yang terus dialirkan. Itu hal yang sangat baik.

Hanya saja, perlu kembali dipastikan, jangan sampai uang itu kembali ditarik paksa ke kota. Orang-orang kota yang memenangi tender pembangunan infrastruktur. Pendamping-pendamping desa punya cakrawala berpikir yang luas. Jiwa relawan yang jembar. Jangan hanya menatap dengan cara kota.

Sudah saatnya kita menyeimbangkan dan menyehatkan relasi antara desa-kota. Jangan hanya pulang kampung saat sudah tak berdaya dan renta. Sebab ibarat negara ini sebuah kendaraan, bahan bakar dan pelumasnya adalah sumber daya desa.

O ya, terus kalau berwisata ke desa, jangan lupa bahwa di alam yang sedang Anda nikmati itu ada manusianya. Manusia desa. Jangan pernah berpikir menikmati pasir bersih, ombak berbuih, laut biru, dengan ilusi ingin menyingkirkan manusia dari mata kota Anda. Menatap sawah yang hijau, pegunungan yang sejuk, kopi yang lezat, tanpa pernah berpikir berapa harga yang pantas untuk menikmati itu semua.

Jangan pernah merasa bangga membeli murah produk apa pun dari desa. ( ditulis kembali oleh ul)

H. Irfendi Arbi. Sebab, sebagian besar jalan dan jembatan ke nagarinya sudah semakin baik dan diaspal hotmix.
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Masyarakat Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX mengaku sangat gembira dan berterimasih kepada Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi. Sebab, sebagian besar jalan dan jembatan ke nagarinya sudah semakin baik dan diaspal hotmix.

“Kami merasakan pembangunan di nagari kami terutama masalah jalur transportasi semakin menunjukan perkembangan menggembirakan. Lebih menggembirakannya, jalan utama masuk ke nagari kami sejak setahun lalu sudah diaspal,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat Koto Lamo Syahrial dalam sambutannya pada acara silaturahmi dengan Bupati Irfendi Arbi di Mushalla Surau Raudhatul Jannah Jorong Koto Tangah, baru-baru ini.

Lebih menggembirakannya, lanjut Syahrial, masyarakat juga mendapatkan kabar kalau jembatan di Jorong Koto Tangah segera dibangun dalam waktu dekat ini. Dengan begitu akses perhubungan ke seluruh jorong di nagari penghasil gambir ini akan semakin lancar.

“Kami masyarakat Koto Lamo mendukung kepemimpinan Bupati Irfendi Arbi. Sebab, selama kepemimpinaan beliau, akses transportasi ke nagari kami sudah semakin baik. Jalan yang layak ini tentu sangat mendukung kelancaran arus lalulintas orang dan pengangkutan hasil pertanian kami,” ujar Syahrial yang dianggukan ribuan warga yang menghadiri acara silaturahmi dan halal bi halal tersebut.

Diakui warga, sebelum diaspal, jalan utama ke nagari bagian ujung Kabupaten Limapuluh Kota ini tidak leluasa dilalui kendaraan terutama roda empat. Sebab, sebagian besar permukaan jalan berlobang dan senantiasa tergenang setiap kali musim hujan. Dampaknya, pengangkutan hasil pertanian seperti gambir yang menjadi andalan warga tidak lancar.

“Kami betul-betul bersyukur. Sebab, dengan jalan yang sudah mulus tersebut menjadikan kampung kami terasa tidak jauh lagi dari pusat kecamatan di Muaro Paiti,” sela salah seorang warga.

Sebelumnya anggota DPRD Limapuluh Kota asal Nagari Koto Lamo H. Darlius juga mengatakan, acara silaturahmi itu merupakan salahsatu bentuk syukuran dan terimakasih masyarakat atas perkembangunan pembangunan di nagarinya.

“Kami masyarakat sangat berterimakasih dan mendukung kepemimpinan Bupati Irfendi Arbi. Kami berdoa semoga bapak bupati senantiasa mendapatkan kekuatan membangun negeri ini,” papar Darlius yang diaminkan masyarakat yang memadati Surau Raudatul Jannah.

Sementara Bupati Irfendi Arbi dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga hasil pembangunan di nagari. Selain itu Irfendi juga meminta semua pihak menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah percaya dengan hoax.

“Mari kita jaga apa yang sudah kita bangun itu bersama-sama, agar bangunan itu tidak cepat rusak. Tak kalah pentingnya, mari kita jaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Jangan sampai kita dipecah belah pihak yang menabur berita bohong alias hoax,” ingat Irfendi.

Acara silaturahmi itu ikut dimeriahkan sejumlah grub rebana dan talepong pacik kaum ibu di nagari setempatn serta dihadiri unsur Forkopimca Kapur IX. (ul)

Selain mencarikan perusahaan yang akan menampungnya, kita juga harus terus berusaha mempersiapkan para pencari kerja, sebut Irfendi Arbi
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terus berusaha mengatasi persoalan pengangguran di daerah. Selain mengajak membuka lapangan kerja sendiri, pemerintah daerah di bawah pimpinan Bupati H. Irfendi Arbi itu juga membuat terobosan mencarikan lapangan kerja, salahsatunya bekerjasama dengan Lembaga Penyaluran Tenaga Kerja Swasta (LPTKS) PT. Tunas Sarana Mulia Batam.

“Tidak dipungkiri, saat ini masih banyak angkatan kerja kita yang belum memiliki pekerjaan. Kita berharap kerjasama dengan LPTKS PT. Tunas Sarana Mulia Batam ini menjadi salahsatu solusi jitu mengatasi persoalan lapangan kerja kita,” ungkap Bupati Irfendi Arbi dalam sambutannya ketika membuka acara pengenalan dan rekrutmen tenaga kerja ke Batam bekerjasama dengan LPTKS PT. Tunas Sarana Mulia Batam bertempat di aula eks BP4K Tanjung Pati, Sabtu (23/6).

Menurut Irfendi, untuk mengurangi angka pengangguran di daerah ini, Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten setempat akan terus membantu dan memfasilitasi para pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja tersebut. Agar siap saing, para pencari kerja ini diharapkan berusaha meningkatkan kompetensi dan keahliannya.

“Selain mencarikan perusahaan yang akan menampungnya, kita juga harus terus berusaha mempersiapkan para pencari kerja itu agar memiliki keahlian dan kompetensi yang siap saing. Salahsatu caranya dengan memberikan pelatihan-pelatihan ketenagakerjaan yang selama ini juga sudah kita laksanakan,” tekan Irfendi .

Lebih lanjut dikatakan, tidak saja dengan mencari lowongan pekerjaan, para angkatan kerja seperti para tamatan perguruan tinggi juga diharapkan daoat membuka lapangan kerja sendiri melalui wirausaha agar nantinya bisa pula menyerap tenaga kerja.Ia optimis generasi muda di daerah ini banyak yang memiliki potensi menjadi para entrepreneur baru yang membuka lapangan  kerja bagi pencari kerja lainnya.

“Kita berharap para pencari kerja dan para lulusan perguruan tinggi di daerah ini tidak hanya memilih mencari kerja, namun juga mempunyai mindset membuka lapangan kerja sendiri. Saya yakin generasi muda kita banyak yang bisa menjadi para entrepreneur baru,” yakin Irfendi.

Sebelumnya Kabid Ketenagakerjaan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Limapuluh Kota Afrizal S.Sos. MSI  dalam laporannya menyebut, kerjasama dengan LPTKS PT. Tunas Sarana Mulia Batam itu merupakan salahsatu upaya mengatasi masalah penganguran di daerah ini. Dalam kerjasama itu PT. Tunas Sarana Mulia Batam mencarikan peluang kerja bagi calon tenaga kerja dari Limapuluh Kota..

“Alhandulillah, saat ini sudah tercatat 18 perusahaan besar di Batam yang menyatakan siap menampung calon tenaga kerja dari Limopuluah Kota, secara bertahap,” ungkap Afrizal.

Dikatakan, seleksi calon tenaga kerja itu dilakukan langsung oleh PT. Tunas Sarana Mulia Batam yang dipimpin Satria Indra yang notabene warga Andaleh Kecamatan Luak Kabupaten Limopuluah Kota. Dalam merekrut tenaga kerja tersebut, PT.Tunas Sarana Mulia Batam akan melakukan pengenalan perusahaan, tes tertulis dan wawancara, cek medical serta wawancara akhir dengan user / perusahaan pemakai.

Menurutnya, hingga kini jumlah calon tenaga kerja yang mendaftar untuk ikut seleksi sebanyak 164 orang, sedangkan yang akan ditampung baru buat 100 orang untuk mengisi formasi di PT. Rubenco dan Exelent.

“Setelah dinyatakan lulus, maka langsung menadatangani kontrak kerja 2 tahun. Seluruh biaya pemberangkatan nantinya akan ditanggung oleh perusahaan pemakai,” ujar Afrizal. (ul)

Pajang jalan yang terban ke bandar sekitar 12 Meter  lebar sekitar 3 meter
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Akibat hujan deras kemaren (23/6)  di Kota Padang, terjadilah badan jalan Terban  ke Bandar  di Jalan Piai Tangah RT 02 RW 01 Kelurahan Piai Tangah Kecamatan Pauh Kota Padang Sumbar.

Pajang jalan yang terban ke bandar sekitar 12 Meter  lebar sekitar 3 meter,  tentu segera di perbaiki kalau tidak ingin korban berjatuhan terlebih dahulu, apalagi jalan ini berada di tikungan yang melayang

Hal itu, di sampaikan salah seorang  ninik Mamak Piai Tangah  Munyiang Jibun  di lokasi musibah tanah jalan  terban pada Impiannews.com di dampingi beberapa orang pemuda, Minggu (24/6).

Badan Jalan yang Terban
Munyiang Jibun berharap sekali agar jalan yang terban menyempitkan arus jalannya air  ini segera di perbaiki, tentu yang pegang peranan penting Dinas PU Kota Padang, ujarnya

"Jadi, kami sebagai warga dan ninik Mamak Piai Tangah, jelas berharap jalan ini untuk segera di perbaiki, sehingga harus jalan lalu lintas lancar dan tak mengancam bagi pengendara kendaraan " sebut Munyiang Jibun.

Semoga Pemerintah Kota Padang lewat Dinas PU  dapat segera menindaklanjuti keluhan kami demi kelancaran jalannya kendaraan dan jalannya arus air mengalir menjadi lancar. (tf).


Longsor
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh). 

Ketenangan warga pasca lebaran dibuncahkan kabar longsor yang melanda 2 rumah warga yang tinggal di seputaran  Lubuak Jantan, Nagari Gurun, Kec. Harau, Kab. Limapuluh Kota. Lokasi longsor yang tidak jauh dari SD ini melukai 2 (dua) korban. Diduga longsor akibat proyek pengembangan perumahan PT. R. yang sudah pengerjaan sejak 1 tahun lalu. Ratusan warga bersama tim gabungan tampak sibuk melakukan penanganan, termasuk dari pihak PT. R yang menurunkan 2 alat beratnya.

Sebagaimana imformasi yang media dapatkan dari Kalaksa BPBD Kab. 50 Kota, Joni Amir melalui WA pribadinya, pada Sabtu sore (23/06/2018). 

"Musibah longsor landa 2 buah rumah yakni rumah kayu (pabrik tahu) ukuran 4x6 meter milik Sucipto dan rumah kayu ukuran 4x6 meter milik Yunus. Longsor dengan muatan tanah dan pasir dengan volume sekitar 100  kubik sepanjang 50 meter dan tinggi 2 meter juga mengakibatkan 2 korban luka ringan dan trauma, yaitu Joni Iskandar (34 th) dan Tuniah (70 th). Saat ini penanganan dilakukan oleh pihak pengelola pengembang perumahan PT. R, untuk membuat jalur air dari bukit tersebut,supaya air tidak menumpuk yang akan mengakibatkan lonsoran baru," tulis Joni Amir.

Terkait kronologi, Joni Amir menulis," pembukaan lahan perumahan dari PT. R yang mengikis bukit yang menimbun mata air di pinggang bukit, sehingga terjadi penumpukan bahan di mata air. Karena pasir timbunan telah lunak membawa material yang banyak sehingga menimbulkan lonsor. Kondisi terkendali, selain bantuan warga kita telah turunkan TRC PB dibantu PU, Koramil Harau dan Polsek Harau serta pihak PT R sebagai pengembang perumahan," tukuk joni Amir.

Salah seorang tokoh masyarakat, Eko Wahyudi menyebutkan bahwa masyarakat Gurun sangat wellcome terhadap tamu. Hanya kami selalu tekankan lamak dek katuju dek urang. Dimana saja kita hidup, pasti nyaman, " pesannya.

Sementara itu, Kapolres 50 Kota AKBP. Haris Hadis melalui Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther didampingi Kasubag Humas, AKP. Efrizul akan melakukan pemanggilan terhadap pihak pengembang perumahan untuk dimintai keterangan. (ul)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

 Okumpul bersama kepala daerah dalam suasana informal tersebut kedepan bisa dipertahankan dan dikemas dalam berbagai bentuk lainnya.

"Saya fikir kegiatan ini sangat positif dan layak dipelihata. InsyaAllah setelah Solsel, saya akan tawarkan untuk mengeksplorasi arena off road di Luak Limo Puluah. Kita punya banyak spot untuk off road, nanti biar teman-teman TLCI yang siapkan rutenya," pungkas Riza disambut anggukan Ketua TLCI Paliko, Mustafa.

Pasca Jamuan sarapan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Payakumbuh,  rombongan off roader dua daerah tersebut dengan kendaraan off road masing-masing bertolak menuju Solok Selatan Via Dharmasraya. Rombongan dinanti oleh Bupati Dharmasraya jelang bertolak serempak menuju titik pusat kegiatan di Muaro Labuh, Kabupaten Solok Selatan.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Wilson Lalengke belakangan jadi pembicaraan hangat di kalangan jurnalis, khususnya di lingkaran organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pasalnya, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan yang cukup memerahkan telinga para pengurus PWI. Wilson mensinyalir bahwa Team Pencari Fakta (TPF) PWI atas kasus tewasnya wartawan Muhammad Yusuf dibiayai oleh oknum pengusaha hitam di Kalsel, Haji Isam.

Atas statemen lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, PWI membantahnya dan mengatakan bahwa TPF dibiayai secara mandiri oleh organisasi itu. Tidak cukup sampai di situ, dari pemberitaan yang beredar, PWI berencana akan melaporkan Wilson Lalengke dan media-media yang mempublikasikan pernyataannya tersebut ke polisi.

"Kami juga sedang mempertimbangkan  untuk melaporkan ke polisi, sumber dan penyebar informasi dan media-media yang memuat menyebarkan berita fitnah itu,” tegas Helmie, salah satu anggota TPF PWI yang dikutip dari situs jejakrekam.com.

Merespon hal tersebut, lulusan pasca sarjana bidang studi Global Ethics dari Birmingham University, Inggris, itu menanggapi santai saja. Ia justru prihatin dan merasa kasihan dengan pola pikir para pengurus PWI yang seharusnya lebih cerdas dan arif dalam menyikapi sebuah persoalan jurnalisme.

"Saya prihatin dan kasihan dengan teman-teman saya di PWI itu. Padahal mereka bukan orang baru di dunia jurnalistik dan media massa. Seharusnya lebih cerdas dan arif bijaksana dalam menyikapi pemberitaan yaa," ujar Wilson melalui saluran WhatsApp-nya, Sabtu (23/06/2018).

Di antara para pengurus PWI, lanjut pria yang juga sebagai Ketua Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (PERSISMA) ini, ada yang lulusan program doktor di luar negeri dan aktivis Hak Azasi Manusia (HAM). "Pengurusnya ada yang lulusan S-3 dari luar negeri, dan pejuang HAM, seharusnya mereka paham bahwa mengeluarkan pendapat dan kemerdekaan pers adalah Hak Azasi Manusia yang paling azasi, HAM yang harus mereka hargai, hormati dan junjung tinggi," imbuh pemimpin redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) itu dengan nada heran.

Ia kemudian menduga bahwa pernyataan PWI yang akan membawa persoalan ini ke ranah hukum merupakan reaksi emosional tanpa berpikir terlebih dahulu. Dia berharap agar kawan-kawan PWI belajar HAM dengan lebih serius dan mendalam. "Pelajari dan pahami apa itu HAM, khususnya terkait dengan HAM mengeluarkan pendapat sebagaimana tertuang dalam pasal 28, 28F UUD Negara Republik Indonesia dan HAM kemerdekaan pers sebagaimana ditetapkan dalam pasal 4 ayat (1) dan (3) UU No. 40 tahun 1999.

Wilson menyayangkan pernyataan PWI seperti yang sudah tersiar luas di beberapa media massa. Ia mengatakan bahwa para pengurus di organisasi warisan orde baru itu kurang memahami konsistitusi dan perundangan yang ada, khususnya UU No. 40 tahun 1999. "Aneh jika wartawan yang memperjuangkan kemerdekaan pers malahan menjadi penghianat terhadap perjuangannya sendiri. Jangan jadi penghianat konstitusi dan UU Pers dong, malu-maluin saja," pungkas Wilson Lalengke yang juga adalah anggota Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 (Kappija-21) itu. (HWL/Red)

Alwis Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Padang sudah berakhir.
Mahyeldi kembali melaksnakan tugas sebagai Walikota 
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Masa tugas Alwis Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Padang sudah berakhir.
Mahyeldi kembali melaksnakan tugas dan tempati rumah dinas Walikota di Jalan Ayani No. 11 Padang.

Peraturan  mentri dalam Negeri untuk Pejabat sementara (PJs) pada tanggal 23 juni 2018  Pejabat tersebut telah berakhir masa tugasnya selaku Wdalikota.

Selanjutnya kepala Daerah yang ikut melaksanakan pemelihan kepala daerah  yang telah berakhir masa cutinya diluar tanggungan negara.

Drs. Alwis berbincang-bincang dengan Mahyeldi.
Maka kepala daerah tersebut kembali  melaksanakan tugasnya. dalam hal ini tentu walikota kota Padang dipimpin lagi Mahyeldi Dt.Marajo. 

Serah terima jabatan ini dilaksankan pada sabtu malam 23/6/2018 di kediaman rumah Dinas Walikota Padang jalan  Ayani 11.

Menurut Asnel Sekrtaris Daerah Kota Padang Serah terima ini pedoman acaranya tidak ada,  bahkan petunjuk pelaksanaan penyerahan tidak ada dari Mentri Dalam Negeri,  namun dibolehkan mentri Dalam Negeri ditempat masing-masing daerah, karena pelaksanaanya sederhana dilakukan ditempat masing-masing. 

Disamping itu,  tidak ada pula keseragamannya makanya dilaksanakan hari ini di rumah dinas walikota Ayani padang, sebut Asnel.

Pada jam nol-nol Sabtu (23/6)  PJs walikota Padang  Alwis sudah habis masa jabatannya selaku walikota sementara, ini adalah arahan dari Mentri Dalam Negeri karena sesuai dengan aturan yang telah ada kata Asnel Lagi. (yz).

Kampanye akbar Emzalmi dan Desri Ayunda, pasangan nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 bakal menghadirkan Arif LIDA.

Kepastian itu disampaikan Ketua Tim Relawan Pemenangan Emzalmi-Desri, Marzuki Onmar.

"Insya Allah kita menghadirkan Arif LIDA, disamping juru kampanye dari partai Koalisi Padang Bersatu," ungkap Marzuki Onmar kepada media ini, Jumat, 22 Juni 2018.

Kampanye Akbar Emzalmi-Desri Ayunda akan dilaksanakan Sabtu, 23 Juni 2018 siang, bertempat di Ruangan Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang.

"Sebelum kampanye akbar, akan kita laksanakan pawai," tambah Martias Sarjany, Sekretaris Tim Advance Relawan Emzalmi dan Desri Ayunda.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Posko Emzalmi-Desri Ayunda Indra Mairizal mengatakan, pada Jumat, 22 Juni 2018 malam, akan dilaksanakan pergelaran musik gambus atau kasidah yang menampilkan Majelis Taklim se Kota Padang di Posko Induk Relawan Emzalmi-Desri yang terletak di jalan Bypass KM 9 Balai Baru Kuranji Padang.

"Kami tak hanya mengundang semua tim relawan, masyarakat yang ingin hadir meramaikan, silahkan datang," ungkapnya.

Ia mengatakan, pada hari ini, juga dilakukan persiapan untuk kampanye akbar besok, Sabtu, 23 Juni 2018. "Ya, semacam finalisasi lah," ujarnya. by

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pjs Walikota Padang, Drs. Alwis bersama tim melakukan pemantauan pada kegiatan Kampanye Akbar di masing-masing pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Padang dalam waktu bersamaan, Sabtu (23/6) siang. 

Seperti diketahui, dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang untuk periode jabatan 2019-2024 ini diikuti dua paslon. Yakni Emzalmi-Desri Ayunda dengan nomor urut satu (1) dan Mahyeldi-Hendri Septa pada nomor urut dua (2). 

Paslon Emzalmi-Desri (Emdes) menggelar kampanye akbar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol sementara paslon Mahyeldi-Hendri Septa (Mahen) melangsungkannya di pelataran parkir bagian selatan GOR H. Agus Salim. 

"Alhamdulillah, setelah kita lihat secara langsung tadi, masing-masing paslon beserta tim dan relawannya melakukan aksi kampanye secara tertib dan baik. Ini menandakan bahwa warga masyarakat Kota Padang melaksanakan pesta demokrasi secara baik dan sesuai aturan yang berlaku," ungkap Alwis usai pemantauan di dua lokasi kampanye tersebut.

Alwis juga berharap dan mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang yang telah bisa memberikan hak pilihnya agar ikut berpartisipasi memberikan hak suaranya pada Rabu 27 Juni mendatang. Karena satu suara sangat-sangat menentukan untuk memilih pemimpin terbaik bagi Kota Padang ke depan. 

"Dalam Pilkada ini kita berharap tidak saja terselenggara dengan baik, aman dan lancar saja, namun juga bagaimana meningkatnya partisipasi pemilih. Maka itu mari kita datangi TPS pada hari pencoblosan dan silahkan coblos sesuai pilihan kita masing-masing," tukuk Alwis mengingatkan.

Dalam pemantauan yang dilakukan dengan cuaca yang sedang gerimis itu, Pjs Walikota Alwis juga didampingi Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim, Kabag Pemerintahan Arfian, Kabag Humas Imral Fauzi serta Camat Padang Barat Eri Sendjaya. Setelah kampanye ini atau esoknya, sesuai aturan KPU Kota Padang kedua paslon akan mengikuti masa tenang sampai hari pencoblosan. (th)

Pjs Wako Padang Drs. Alwis
MOHON Pamit
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Kepada seluruh warga Kota Padang dimanapun berada. Hari ini, Sabtu 23 Juni 2018, izinkan saya pamit sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang. 

Selamat datang kembali kepada Walikota Padang dan Wakil Walikota Padang definitif (Mahyeldi-Emzalmi) setelah melaksanakan cuti kampanye Pilkada Kota Padang.

Bagi ASN Pemko Padang agar tetap menjaga profesionalisme, disiplin, dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Terimakasih Atas Dukungan dan Kerjasama Mohon Maaf Atas Salah dan Khilaf.

Salam Hormat
Pjs Walikota Padang
Drs. Alwis

Kemendagri_RI Saber Pungli RI Kemenpan RB Kemenkominfo Kantor Staf Presiden Republik Indonesia KPU RI KPU Sumbar Kpu Kota Padang


IMPIANNEWS.COM (Payakumnuh). 

Memperingati hari Bhayangkara Ke 72 tahun 2018, jajaran Polres Payakumbuh menggelar anjangsana dan bhakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untuk penghuni Panti Jompo Jasa Ibu di Nagari Situjuah Batua KFC. Situjuah Limo Nagori (Simona). Bhakti sosial yang digelar pada jumat (22/06/2018) dikoordinir langsung Kapolres AKBP Endrastiawan Setyowibowo, SIK, MH. 

Tampak hadir mendampingi Kapolres, Kabag Sumda Kompol Sunarya , Kapolsek Simona AKP Aknopilindo, SH dan beberapa orang perwira lainnya. Kehadiran rombongan kapolres disambut hangat Walinagari setempat, DV. Dt. Tanmarajo bersama Ketua Yayasan Tresna  Werda Jasa Ibu Desa Serumpun Situjuah Batua, Khuzaimah.

Dengan penuh rasa haru, kapolres Endrastiawan Setyowibowo menyebutkan bahwa orangtua adalah syorga kita. Tampa orangtua kita tiada apa-apanya.

"Kita sengaja mengisi HUT Bhayangkara ke 72 di tahun 2018 dengan mengunjungi Panti Jompo Jasa Ibu. Kami ingin bersilaturahmi dengan penghuni panti. Kami ingin melihat langsung kondisi mereka disini. Terima kasih kepada ketua yayasan beserta pengurus dan pengelola, yang telah merawat mereka  dengan sepenuh kasih sayang, layaknya orangtua sendiri. Dan Allah SWT lah yang akan menilainya," sebut Kapolres.

Sebagai wujud rasa syukur, dalam kunjungan ini kami membawa paket sembako untuk panti jompo kita ini. Selain itu kita juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, secara gratis. Semoga para orangtua kita merasa senang dengan kehadiran kami. Mari kita tanamkan rasa cinta, bagaimana kita mampu memaksimalkan diri untuk membahagiakan orangtua kita di masa tua mereka," imbau Kapolres Endrastiawan Setyowibowo sambil menyerahkan paket bantuan.

Mendapatkan kunjungan anjangsana dari Polres Payakumbuh, Ketua Yayasan Tresna Werda Jasa Ibu, Khuzaimah mengabarkan, "bahwa saat ini Panti Jompo Jasa Ibu dihuni 25 orang, terdiri dari 17 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Dengan rentang usia antara 70 sampai 90 tahun," Khuzaimah kabarkan.

Walinagari Situjuah Batua, DV Dt. Tanmarajo mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan rombongan atas kunjungan dan bhakti sosial yang telah disalurkan di daerahnya, khusuanya di Panti Jompo Jasa Ibu.

"Terima kasih Pak Kapolres dan jajaran. Saya sependapat dengan Bapak, yaitu bagaimana kita seorang anak mampu berbakti kepada orangtua kita. Bagaimana kita bisa bahagiakan mereka, pengorbanan mereka tak terbalas demi membesarkan anak-anak. Dalam hal pengelolaan panti jompo, tidaklah akan berjalan lancar tampa bantuan dan dukungan semua pihak, termasuk pihak keluarga," sambut Walinagari Situjuah Batua.

Terlihat para medis dan perawat dengan penuh kasih sayang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penghuni panti jompo. Selain itu juga diberikan pengobatan secara gratis.

Dalam anjangsana ini juga diikuti Ketua Bhayangkari Cabang Payakumbuh beserta wakil dan pengurus lainnya.(ul)

Vidal Triza menyampaikan, sejatinya kesuksesan Pilkada Kota Padang merupakan tanggung jawab bersama
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pelaksanaan pemilihan Walikota-Wakil Walikota Padang pada 27 Juni 2018 mendatang tentunya diharapkan dapat berjalan efektif, lancar dan aman dari berbagai hal teknis. 

Menyikapi itu, Pemerintah Kota Padang Jumat (22/6), menggelar rapat koordinasi sambil checking terakhir guna memastikan semua kesiapan beberapa hari jelang pemilihan. 

Rapat yang dilangsungkan di Ruang Abu Bakar Ja’ar Balaikota Padang itu, dipimpin Pjs Walikota Padang diwakili Asisten Pemerintahan Vidal Triza. Juga hadir Ketua KPU Padang M. Sawati dan Ketua Panwaslu Padang Dori Putra serta kepala OPD terkait dan camat se-Kota Padang disertai unsur terkait lainnya.

Vidal Triza menyampaikan, sejatinya kesuksesan Pilkada Kota Padang merupakan tanggung jawab bersama. Maka itu sangat diharapkan partisipasi peran aktif semua unsur pemerintah dan masyarakat.

“Maka itu, kita penting menggelar rapat kali ini untuk membahas pengecekan terakhir terkait persiapan dan kesiapan semua pihak menjelang hari pencoblosan pada Rabu 27 Juni mendatang. Dimana Pilkada Kota Padang termasuk dalam Pilkada serentak bersama 171 daerah se-Indonesia,” sebut Vidal.

Vidal juga menyebutkan, adapun dari hasil evaluasi tahapan-tahapan yang telah dan akan dilalui menurutnya sudah baik dan benar. Dimana mulai dari tahapan sosialisasi, penentuan nomor urut dan kemarin Kamis (21/6) malam sudah dilangsungkannya debat publik terakhir. Sebagaimana pada Pilkada tersebut diikuti  dua pasangan calon (paslon), yakni Emzalmi-Desri pada nomor urut satu dan Mahyeldi-Hendri Septa dengan nomor urut dua. 

“Seperti diketahui, sebelum masuk masa tenang Pilkada, pada Sabtu (23/6) masing-masing paslon secara bersamaan akan melakukan kampanye akbar secara terbuka. Untuk paslon nomor urut satu dilangsungkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol sementara paslon nomor urut dua di GOR H. Agus Salim. Kegiatan direncanakan dimulai sejak pagi hingga sore hari,” paparnya. 

Sementara itu Ketua KPU M. Sawati menjelaskan, pihaknya menyatakan kesiapan terkait pelaksanaan pemungutan sampai penghitungan suara nantinya. Tak hanya itu pada 24 dan 25 Juni, KPU juga akan melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) menyusul masuknya masa tenang. Spanduk dan baliho caleg juga ditertibkan sesuai Peraturan KPU

‘’Kita berharap, semoga tidak ada kendala teknis pada tahapan pilkada yang tinggal menghitung hari. Sehingga semuanya berjalan lancar dalam  pilkada badunsanak tersebut” tukasnya.

Selanjutnya M. Sawati pun juga menginformasikan terkait kesiapan pengadaan logistik pilkada yang dipastikan pendistribusian kelengkapan TPS sudah bisa dilakukan dua hari sebelum pemilihan, 25 dan 26 Juni 2018 mendatang.

“Pengadaan kebutuhan logistik pilkada sudah dilaksanakan sesuai kebutuhan. Kegiatan tersebut mulai dari bongkar pasang bilik suara, pemilahan dan pelipatan surat suara sampai dengan penyerahan surat panggilan memilih (C6),” terangnya. (th)

Camat Payakumbuh Timur, Linda Kefrinaldi
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Sebagaimana arahan Walikota Payakumbuh, perdana masuk kerja pasca cuti bersama Idul Fitri dimulai pada Kamis (21/06/2018) diawali dengan pelaksanaan apel gabungan ASN dijajaran Pemko Payakumbuh di Balaikota eks. Lapangan Poliko, tak terkecuali ASN yang ada di Kantor Camat Payakumbuh Timur. Dalam apel gabungan, Walikota Riza Falepi langsung bertindak sebagai pembina apel pagi itu.

Terkait kehadiran ASN pasca cuti bersama Idul Fitri, Camat Payakumbuh Timur Linda Kefrinaldi saat kita wawancarai pada Jum'at siang (22/06/2018), Camat Payakumbuh Timur menyebutkan bahwa tingkat kehadiran jajarannya hanya 95 %.

" Terkait kehadiran ASN dari awal masuk kerja pasca lebaran hingga hari ini mencapai 95 persen sesuai hitungan Kepala BKPSDM. Kita akui, saat ini ada 2 orang pejabat kita yang tidak bisa masuk kantor dikarenakan sakit, yaitu Kasi Kesos dan Lurah Balai Jariang. Bahkan kini masih dalam perawatan di rumah sakit. Mohon doanya semoga ASN kita cepat pulih dan kembali dapat menjalankan tugas sebagaimana biasanya," terang Camat Linda Kefrinaldi.

Ditambahkan, walaupun tingkat kehadiran mencapai 95 persen, namun pelayanan publik tetap nomor satu. Hari pertama masuk kerja, kita langsung memberikan layanan. Selama dua hari ini kami sibuk melayani warga terkait pembuatan/rekam KTP, surat keterangan berkelakuan baik, surat keterangan pindah dan sebagainya. Sempat ada gangguan jaringan dalam proses rekam KTP, yaitu lelet. Kini sudah mulai membaik kembali. Silahkan lihat ke dalam, pejabat dan staf sibuk melayani warga. Terkait pelayanan publik di kantor lurah Balai Jariang, kita sengaja jemput bola. Kita langsung hadir melayani warga disana. Kesempatan ini kami juga mau ke lapangan dalam rangka melayani dan memberikan pelayanan terbaik untuk warga di kelurahan Payobasung. Demi kemajuan pembangunan di segala bidang di Kec. Payakumbuh Timur, mohon dukungan kita bersama, termasuk publikasi positif dari media. Terima kasih juga kami ucapkan, media telah giat mempublikasikan iven MTQ ke 38 tingkat Kota Payakumbuh. Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses. Terima kasih," pungkas Camat Linda Kefrinaldi bertolak menuju Payobasung.(ul)

Grup Randai Palimo Lapas Kelas IIB Payakumbuh sedang latihan
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Mendapatkan remisi adalah harapan setiap narapidana. Remisi itu sendiri menurut PP 32/1999 adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang memenuhi syarat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemberian remisi ini dapat digolongkan menjadi 2, yakni Remisi Khusus (RK) dan remisi umum (RU). Remisi Khusus biasanya diberikan pada momen hari besar keagamaan sedangkan Remisi Umum diserahkan pada hari kemerdekaan yaitu setiap tanggal 17 Agustus. Di Lapas Kelas IIB Payakumbuh setidaknya ada 128 narapidana yang mendapatkan remisi khusus Idul Fitri tahun 2018, ini.

Hal tersebut diterangkan Kalapas Kelas IIB Payakumbuh, Era Wiharto melalui Kasi Binpas Giatja, Agung Sentosa kepada media di ruang kerjanya pada Jumat (22/06/2018).

Disebutkannnya, "Saat ini lapas kelas IIB Payakumbuh dihuni 245 narapidana dan 90 tahanan, didominasi kasus narkoba. Berdasarkan SK Kemenkumdan HAM, sebanyak 128 napi (muslim) diantaranya memperoleh remisi khusus (RK) Idul Fitri. Dengan rincian 127 orang memperoleh RK 1 dengan kisaran 15 hari hingga 2 bulan. Sedangkan 1 orang mendapatkan RK II,remisi bebas dengan membayar denda sebagaimana ditentukan pada PP 99/2012. Untuk mendapatkan remisi ini napi memenuhi syarat berkelakuan baik selama menjalani program binaan dan telah menjalani masa pidana selama lebih dari 6 bulan," terangnya. 

Dilanjutkan, "terhadap RK II sebanyak 1 orang itu, ybs harus menuntaskan dendanya sebagaimana dimaksud pasal 34 PP 99/2012 seterusnya juga diterangkan dalam Permenkum dan HAM nomor 3 tahun 2018. Pemberian remisi khusus ini dilaksanakan pada hari besar islam untuk napi muslim, Natal untuk napi beragama Kristen/khatolik, Nyepi untuk napi beragama Hindu, Waisak untuk napi beragama Budha dan Imlek untuk napi beragama Konghucu. Pemerintah juga menambahkan remisi untuk napi lansia dan napi yang sakit berkepanjangan (sesuai aturan). Untuk Kota Payakumbuh, Lapas Kelas IIB Payakumbuh adalah khusus napi dewasa (+18), napi anak anak-anak dan wanita berada di Tanjung Pati. Saat ini Kanwil Kemenhum dan HAM Sumbar sedang melakukan pembangunan lapas wanita di Anak Aia Padang. Kalau siap, nantinya napi wanita yang ada di Tanjung Pati akan dipindahkan ke lapas wanita di Anak Aia. Jadi di Tanjung Pati akan dikhususkan untuk lapas anak," imbuhnya.

Di lapas Kelas IIB Payakumbuh, para napi menjalani berbagai pembinaan aqidah, akhlak, mental dan katerampilan keahlian, yang bekerjasama dengan OPD terkait yang ada di Pemko Payakumbuh. Untuk pembinaan agama dan keagamaan kita bekerjasama dengan Kemenag Kota Payakumbuh. Olahraga dan seni dengan Disparpora, sedangkan keterampilan dan keahlian kita bekerjasama dengan disnaker, dinas pertanian dan dinas terkait lainnya. Mari kita tinjau workshop untuk melatih keterampilan dan keahlian sebelah sana. Banyak kreasi yang telah dihasilkan, dalam pembinaan seni, kita adakan latihan randai. Lapas punya grup randai yang dinamai Randai Palimo, dan diruangan kita gelar latihannya. Diharapkan nantinya, para napi yang telah bebas akan mampu berkreasi dan hidup mandiri sesuai tuntunan agama dan norma yang berlaku," tukuk Agung Sentosa.

Sayangnya, pada kunjungan itu media tidak sempat mewawancarai narapidana yang mendapatkan remisi khusus Idul Fitri, dikarenakan waktu shalat Jumat hampir masuk. terlihat para narapidana sibuk menyiapkan tempat dan peralatan untuk shalat Jumat yang dipusatkan di ruang kunjungan yang baru. (ul)

Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia berikan penghargaan kepada Lapas Kelas II B Payakumbuh sebagai lapas tergiat dalam membina warga binaan atau narapidana. Penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM, Yosanna H Laoly Selasa (24/06/2018) lalu, dalam acara IPA Festival untuk memperingatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 54 yang dipusatkan di Taman Ismail Marzuki Jakarta sejak tanggal 23-24 April 2018. 

Selain jajaran Kemenkum dan HAM, IPA Fest ini juga dihadiri duta besar negara tetangga dan beberapa kepala daerah juga tampak ikut diundang, termasuk Pemko Payakumbuh. 

Dari Pemko Payakumbuh tampak dihadiri Wakil Walikota diwakili Kadisparpora, Elfriza Zaharman, Ketua DPRD YB Dt. Parmato Alam bersama Kepala Lapas Kelas II B Payakumbuh, Era Wiharto serta beberapa orang kasi.

Suatu kehormatan bagi Payakumbuh, Grup Randai Palimo yang dimainkan para napi diundang resmi oleh menteri sebagai open ceremonial IPA Fest 2018 ini. Grup randai ini adalah binaan Lapas Kelas II B Payakumbuh bersama Disparpora Pemko Payakumbuh. Penampilan grup randai yang diketuai hadi busra ini tampil memukau sebagai seni intetestik yang sempat memukau para penonton di Taman Ismail Marzuki, kala itu.

Imformasi ini kami dapatkan dari Kalapas Kelas II B Payakumbuh, Era Wiharto diruang kerjanya pada Jumat pagi (22/06/2018) yang didampingi Kasi Binpas Agung Sentosa.

" Di bulan April 2018 kita jajaran Kemenkum dan HAM meraih 2 penghargaan bergengsi, bertaraf nasional dan internasional. Tanggal 17 April 2018 raih Museum Rekor - Dunia Indonesia dalam kegiatan mencuci kaki ibu di lokasi terbanyak oleh anak didik pemasyarakatan untuk Kemenkum dan HAM, dan kita terlibat dalam kwgiatan ini. Pada tanggal 24 April 2018 kita juga raih penghargaan langsung dari Menteri hukum dan HAM sebagai lapas tergiat membina warga binaan. Ini penghargaannya," Era Wiharto tunjukkan.

Penghargaan dari MURI
Prestasi ini dibenarkan Kadisparpora, Elfriza Zaharman yang kita hubungi diselulernya, Jumat siang (22/06/2018.

"Ya, kita turut bangga atas prestaai ini. Kala itu kita ikut hadiri undangan Menteri di Jakarta bersama Wakil Walikota dan Ketua DPRD. Kala itu Pak Wawako mohon pamit duluan, kita hadiri sampai siap bersama Ketua DPRD. Bersama Kalapas, kita melatih Grup Randai Palimo yang dibentuk di lapas. Kita sengaja menghadirkan pelatih dari kelurahan Napar. Alhamdulillah penampilan Randai Palimo mendapatkan apresiasi dari menteri dan undangan," sebut Kadisparpora.

Bersama Kasi Binpas, Agung Sentosa kami mencoba mewawancarai Ketua Randai Palimo, Hadi Busri

" Sebelum tampil di TIM, kami telah menjalani karantina di jakarta selama sebulan. Alhamdulillah, penampilan Grup Randai Palimo berjalan maksimal dan sukses. Sebelumnya kami (randai Palimo) juga telah sukses tampil pada acara HPN yang ditonton langsung Presiden Jokowi, selanjutnya acara yang digelar Kemenkum dan HAM di Basko Hotel serta acara temu notaris di Hotel Mersia Padang.

Penghujung wawancara, Hadi Busri sampaikan hasrat hati terdalam, "Harapan kami kepada masyarakat, janganlah pandang kami (napi) sebelah mata. Kami juga ingin baik dan di lapas kami telah dibina dan ditempa dengan keterampilan dan keahlian. Yaitu, kami telah dibina imtaq dan dibekali keterampilan kemandirian. Semoga keahlian kami ini nantinya dapat kami tumbuh kembangkan di luar sana. Mohon dukungan kita bersama," harap Hadi Busra.(ul)


Bupati Tanah Datar 3 pilar pembangunan harus saling bersinergi yaitu pemerintah, masyarakat ranah dan masyarakat rantau.
IMPIANNEWS.COM (Tanah Datar). 

Suksesnya pembangunan tidak hanya ditentukan oleh satu pilar atau beberapa pilar saja. Namun dibutuhkan keterpaduan, integrasi dan partisipasi semua pilar yang ada. Setidaknya ada 3 pilar pembangunan yang harus saling bersinergi yaitu pemerintah, masyarakat ranah dan masyarakat rantau.

Kabupaten Tanah Datar dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki, perlu ditopang kekuatan tiga pilar ini untuk menggenjot pembangunan di segala bidang.

Hal ini diungkapkan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat kunjungan kerja ke Nagari Rao-Rao Kecamatan Sungai Tarab, Jum’at (22/06).

“Alhamdulillah, hari ini masyarakat nagari Rao-Rao baik yang di kampung halaman maupun perantau patut berbahagia dengan dilaksanakan beberapa kegiatan di antaranya peletakan batu pertama revitalisasi Pasar Rao-Rao, peresmian pemakaian rehab Puskesmas Sungai Tarab I serta Peringatan 100 tahun berdirinya Masjid Raya Rao-Rao,” kata bupati.

Disebutkan, pemerintah daerah berharap dengan dibangunnya infrastruktur, memberi manfaat untuk masyarakat secara keseluruhan. Dengan dibenahi pasar-pasar nagari akan meningkatkan perekonomian masyarakat serta dengan rehab Puskesmas meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat

“Untuk menciptakan pasar nagari yang bersih, sehat, nyaman dan rapi di Tanah Datar yang akan mendorong peningkatan transaksi ekonomi, pemerintah daerah punya program revitalisasi pasar nagari dengan target 3 pasar nagari setiap tahunnya,” sampai bupati.

Revitaliasi pasar sepanjang tahun 2016 dan 2107 terang bupati, sudah dilaksanakan di 6 (enam) lokasi, dan tahun 2018 ditambah 3 lokasi yaitu Pasar Rao-Rao Sungai Tarab, Pasar Salimpaung dan Pasar Barulak Tanjung Baru.

Sementara Rehab Puskesmas Sungai Tarab I dengan anggaran Rp.3,8 Milyar sampai bupati,  bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Puskesmas dua lantai yang berada di pinggir  jalan Bukittinggi-Batusangkar ini dilengkapi rawat inap, rawat jalan, poned, poli gigi, poli KIA dan KB, Imunisasi, Laboratorium, konsultasi dan ambulance.

“Mari kita jaga dan pelihara fasilitas yang sudah dimiliki, agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama,” pesan bupati.

Tidak hanya pembangunan fisik, momentum peringatan 100 tahun Masjid Raya Rao-Rao yang masuk Situs Cagar Budaya agar menjadi episentrum pembangunan mental spritual masyarakat setempat.

“Masjid Raya Rao-Rao yang dibangun dengan susah payah oleh pendahulu kita, harus dijaga dan dilestarikan serta lebih terpenting mengisi dan memakmurkan masjid  dengan ibadah dan kegiatan keumatan yang membawa umat lebih dekat dengan ajaran agama Islam,” pesan bupati lagi.

Sebelumnya Ketua DPP Ikatan Keluarga Rao-Rao (Ikrar) terpilih Syaiful Zein atas nama masyarakat menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah dengan direhabnya pasar Rao-Rao atau yang lebih dikenal Balai Sotu Rao-Rao dan rehab Puskesmas Sungai Tarab I.

“Dengan pembangunan dua infrastruktur vital di Nagari Rao-Rao, pasar dan puskesmas yang representatif, masyarakat tentunya merasa senang dan bersyukur, untuk itu mari kita jaga dengan sebaik-baiknya,” sampai Syaiful. 

Dikatakan juga, memanfaatkan momentum pulang basamo Ikrar Rao-Rao menggelar  beberapa kegiatan di antaranya halal bi halal, Musyawarah Nagari dengan agenda utama memilih pengurus DPP Ikrar se Nusantara, lomba tradisi seperti mangukua karambia, manampi bareh, lomba masak ambu-ambu, nasi goreng lado hijau serta peringatan 100 tahun berdiri Masjid Raya Rao-Rao.

“Nanti malam, insya Allah secara khusus akan diperingati 100 tahun Masjid Raya Rao-Rao dengan ceramah agama dan dilanjutkan halal bihalal masyarakat Rao-Rao beserta 17 perwakilan Ikrar se Nusantara,” sampai Syaful.

Turut hadir Kadis Koperindag Abdul Hakim, Kadis Kesehatan dr. Ermon Revlin, Camat Sungai Tarab Riswandi, Forkompinca, Walinagari Rao-Rao Fahmi Muhammad, Tokoh Masyarakat Hj. Merrywati Syarif yang juga pemilik Hotel Emersia, Ketua Panitia Fuad Ismail. (Wn/Rh)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Inovasi pelayanan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh, salah satunya dengan keberadaan Teras Pelayanan Konsultasi Hubungan Industrial (Telan Sushi) yang digawangi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh. 

Lahirnya Layanan Telan Sushi dilatarbelakangi masih tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dari perusahaan terhadap para pekerja di Kota Payakumbuh. Kondisi tersebut diperparah dengan pengabaian hak-hak pekerja (pesangon-red) yang harus seharusnya diterima korban PHK.

Kepala Disnakerperin, Dafrul Pasi melalui Kepala Seksi (Kasi)  Hubungan Industrial dan Pengembangan Tenaga Kerja, Aldi Safdianton kepada media Jumat (22/06/2019) mengungkapkan bahwa pada tahun 2017, sedikitnya 60 kasus berujung PHK karyawan masuk ke instansinya. 

"Tahun lalu, data pemohon rekomendasi jaminan hari tua (JHT-red) yang masuk ke kami sebanyak 60 orang. Sebagian besar merupakan korban PHK. Beberapa diantaranya merupakan korban PHK sepihak, tanpa pesangon. Kondisi itu tentu kita sayangkan," ungkap Anton, sapaan akrab Aldi Safdianton. 

Dikatakan, berangkat dari situ,  pihaknya meluncurkan layanan Telan Sushi untuk bisa memediasi sengketa antara perusahaan dengan pekerjanya dengan mengacu kepada Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. 

"Keberadaan layanan ini bukan untuk kepentingan pekerja saja tapi juga untuk perusahaan. Kita membantu mencarikan jalan keluar agar kedua belah pihak tidak ada yang terbebani dan dirugikan dalam sengketa," ujar Anton. 

Dijelaskan, dalam pengelolaan sengketa, meski mengacu kepada aturan, kesepakatan para pihak menjadi kunci utama penyelesaian sengketa. 

"Kesepakatan merupakan kunci penyelesaian sengketa, meski poin dalam kesepakatan berbeda dengan pedoman undang-undang. Kan bisa saja perusahaan tak sanggup bayar pesangon sesuai ketentuan, jika dibayarkan maka bangkrut. Jadi bisa dicari jalan tengah lewat mediasi yang kami fasilitasi," terang Anton. 

Tidak hanya sengketa pekerja dan perusahaan, layanan Telan Sushi juga melayani jasa konsultasi gratis seperti pembuatan Perjanjian Kerja,  Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Perjanjian Kerja Sama, BPJS Ketenagakerjaan, Serikat Pekerja,  Outsourcing dan Pengupahan.

"Layanan bisa diakses oleh siapa saja, khususnya para pengusaha/perusahaan, pekerja/serikat Pekerja, calon tenaga kerja atau pencari kerja, silahkan manfaatkan layanan Ini," pungkas Anton. 

Teras Layanan Sushi sendiri berada di Kantor Disnakerperin Kota Payakumbuh,  Lt.1 ex. Balaikota Bukik Sibaluik. Layanan juga menyediakan call center di nomor 085363702098.(ul)

Walikota Bukit Tinggi Ramlan Nurmatias Nonton Bareng (Nobar) sepakbola dunia di pedesterian Taman Jam Gadang
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Momen Piala Dunia adalah hal yang sangat ditunggu – tunggu para pencinta bola. Keseruan menyaksikan perhelatan akbar  sepak bola dunia tersebut lebih asyik jika disaksikan bersama – sama dengan sesama pencinta bola.

Untuk mewujudkan itu semua Pemerintah Kota Bukittinggi memfaslitasi dengan menghadirkan dua layar lebar untuk Nonton Bareng (Nobar) di pedesterian Taman Jam Gadang Rabu malam 20/6/2018.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Walikota Irwandi dan Sekda Yuen Karnova serta sejumlah Kepala SKPD berbaur dengan masyarakat serta pengunjung kota untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antara Portugal dengan Maroko dengan skor akhir pertandingan dimenangkan Portugal dengan skor 1-0.

Walikota Ramlan dan Wakilnya Irwandi yang sama – sama gemar olaraga bola tersebut disela kesibukannya masih menyempatkan diri untuk nonton bareng bersama staf dan berbaur dengan masyarakat serta pengunjung kota. Beliau  mengatakan bahwa kegiatan Nobar ini disamping dapat dijadikan sebagai hiburan bagi warga juga akan dapat sebagai sarana mempererat tali silahturrahmi.

“menonton siaran langsung pertandingan Piala Dunia denga layar lebar bersama orang banyak tentu akan memberikan sensasi tersendiri bagi pencinta bola, Nobar ini juga tidak hanya sebagai hiburan tetapi lebih dari itu akan dapat mempererat tali silahturrahmi antar warga dan pengunjung kota khususnya sesama penggemar bola”, ujarnya.

Disamping itu Ramlan juga berpesan kepada yang ikut Nobar agar selalu tetap menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan, pesannya.

Sementara itu salah seorang pengunjung Taman Jam Gadang yang berasal Tampan Pekanbaru, Chandra mengatakan bahwa sangat berterima kasih kepada Pemko Bukittinggi telah memfasilitasi Nonton Bareng di Taman Jam Gadang yang walaupun hari terakhirnya berada di kota Wisata Bukittinggi.

“Kami berterima kasih kepada Pemko Bukittinggi yang telah memfasilitasi para penggemar bola untuk nonton bareng dengan memfasilitasi 2 layar lebar dengan kualitas gambar yang bagus,” ujarnya yang turut bergabung dengan penggemar bola lainnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Bukittinggi Novri mengatakan bahwa Nobar yang digelar oleh Pemko Bukittinggi di Taman Jam Gadang selama musim Piala Dunia 2018 ini akan dilakukan secara berkala dan tidak setiap hari namun pada pertandingan – pertandingan tertentu yang banyak penggemarnya, pungkasnya. (Sy)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.