Latest Post

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Saat ini, Ikatan Keluarga Wartawan (IKW) Sumbar telah memiliki pimpinan Definitif yang dipilih secara langsung bebas dan rahasia, Sabtu 20 Oktober 2018 kemaren di Cafe Barabum Gor H. Agus Salim Padang, Sumatera Barat.

Empat Kandidat yang muncul dan  ikut meramaikan pesta demokrasi IKW, diantaranya, Alex, David, Son dan Baim. Akhirnya hasil dari pemilihan secara demokrasi yang memperoleh suara terbanyak, Hendrizon Jack SH.

Otomatis Hendrizon Jack sebagai Ketua IKW dua tahun kedepan (2018-2020), semoga semua berjalan lancar dan baik serta amanah untuk kemajuan IKW Sumbar.

IKW telah memiliki Ketua dan pengurus, tentu akan dilantik,  beberapa informasi diimpun dari anggota IKW sendiri, bahwa untuk pelantikan Ketua IKW bersama pengurus, hendaknys dapat  dilaksanakan disebuah hotel, kita akan mengundang  para tokoh Pers, seluruh perusahan media, baik cetak, elektronik, online, radia dan sebagainya, ini hanya baru sebuah rencana dan diskusi singkat.

Disamping itu, kita juga akan mengundang Kepala Daerah yang telah kita kunjungi dan yang belum kita kunjungi nantinya, serta para pemimpin BUMN dan BUMD, hal itu, disampaikan, Syafrizal Buya dengan seriusnya.

Melanjutkan, Kenapa kita lakukan pelantikan ditempat yang memadai seperti disalah satu hotel, mengingat IKW adalah salah satu Wadah Pemilik Media dan Wartawan, baik cetak, Online dan elektronik, Sebut Buya yang di aamiinii chandra, indra Tanamo dan Ketua terpilih Hendrizon Jack  serta Thamrin.

Jadi, tak salah pelantikan Ketua IKW, dan Pengurus dapat dilaksanakan secara resmi nantinya, untuk  menjalin tali Silahturrahmi dengan Kepala Daerah, Muspida, Kepala BUMN, BUMD, Organisasi Pers, Ormas-ormas yang ada di Sumatera Barat semua kita undang, ini baru rencana yang memutuskan nanti, tentu hasil dari musyawarah dan mufakat, Jelas Syafrizal yang juga Ketua PPWI Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Pembina IKW Taf Chaniago,  sangat mendukung sekali dan mengapresiasi, bila pelantikan Ketua bersama Pengurus IKW diadakan disalah satu Hotel, jelas memiliki wah tersendiri, sebab yang dilantik tersebut Ketua dan Pengurus  58 Pemilik Media yang terdiri dari media masa depan Online dan cetak.

Taf Chaniago sebagai Pembina memberikan masukan dan saran, bila pelantikan dilaksanakan disebuah hotel dan mengundang orang, jelas kita lakukan berbagai persiapan, rencana yang lebih matang, sehingga acara nanti  berjalan sukses.

Maka itu, dari dini hendaknya di bentuk sebuah Tim yang akan bekerja  yaitu Tim persiapan  Pelantikan Ketua dan Pengurus IKW,  bisa dilaksanakan satu, dua  bulan, atau tiga  bulan kedepannya, ujar Pembina IKW

Tentu rencana ini kita apungkan kepermukaan sehingga seluruh anggota IKW tahu, bahwa pelantikan sangat penting sekali artinya, sebagai wadah sosial bagi Pers, untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, rasa saling memiliki akan tumbuh rasa persatuan dan kesatuan yang kuat dan kokoh bagi anggota IKW. (tf)


IMPIANNEWS.COM (Pasaman).

Seharus setiap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) di Kabupaten /Kota di Sumatera Barat mesti cepat tanggap dalam menghadapi setiap bencana yang terjadi. Membuat pernyataan tanggap darurat selama 7 hari terhadap bencana yang berdampak besar, juga diiringi dengan laporan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentu harapanya akan dapat perhatian untuk dibantu dalam proses penanggulangan bencana tersebut. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit,  pada saat acara penyerahan bantuan bencana Pemprov. Sumbar untuk Kabupaten Pasaman,  sekaligus takziah di rumah duka Bupati Pasaman  Yusuf Lubis atas meninggalnya Istri tercinta, beberapa waktu lalu, Minggu (21/10/2018).

Hadir dalam kesempatan itu,  Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW)  Sumbar,  Ny. Wartawati Nasrul Abit, Bupati Yusuf Lubis, Utusab Dinas Pangan Sumbar, Kepala BPBD Pasaman serrta beberapa kepala OPD Dilingkungan Pemkab Pasaman.

Lebih jauh Wagub Nasrul Abit menyampaikan, daerah kita Sumatera Barat merupakan daerah yang rawan bencana. Penanggulangan bencana unit kerja pemerintah yang diharapkan mampu memberikan pelayanan penanggulangan kebencanaan secara cepat dan tanggap. 

Dalam kondisi bencana, tentunya masyarakat kita dalam kesusahan yang dalam,  sesuai nawacita pemerintah mesti dekat dan merespon dengan cepat tanda pemerintah selalu hadir dekat dengan masyarakatnya. 

Kepala BPBD mesti juga mempelajari segala aturan yang memungkinkan bantuan dan pemakaian segala fasilitas darurat untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat baik koban maupun masyarakat terdampak bencana tersebut. 

Aturan tentu menjadi pedoman kita dalam memberikan pelaksana penanggulangan bencana kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap kepala BPBD di Sumbar mesti arif dan membaca peluang agar penanggulangan bencana dapat membawa kebaikan daerah. 

Segala ketentuan aturan mesti dijalani dengan baik, karena bencana sesuatu yang tak terduga datangnya. Standar Operasional Pelayanan tentu menjadi ukuran dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, ungkap Nasrul Abit. 

Wagub Nasrul Abit juga menambahkan, kemaren kami menyerahkan bantuan sebesar Rp. 300 juta untuk pembangunan kembali jembatan gantung yang putus di Lubuak Gobing sungai Batahan Pasaman Barat. 

Bantuan itu dikaitkan juga dengan perpanjangan masa tanggap darurat di Pasbar,  karena masih ada daerah yang terisolir tidak terjangkau akibat bencana banjir bandang tersebut. 

Tentu perpanjangan masa tanggap darurat merupakan sebuah kebijakan,  sesuai kondisi bencana sebuah daerah. Tujuannya yang jelas bagaimana semua permasalahan dapat segera terdata untuk pelaksanan rehab rekon setelah bencana tersebut, jelas Wagub. 

Kepala BPBD Pasaman,  Maspei Kenedi,  SH. MH,  dalam kesempatan itu menyampaikan bencana banjir bandang di Pasaman pada curah hujan sejak tanggal 9 s/d 11 Oktober itu telah berdampak pada 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman. 

Lubuk Sikaping, Panti, Padang Galugur, Rao Selatan,  Rao,  Rao Utara, Marpat Tunggul, Duo Koto, Bonjol dan Tigo Nagari. 

Sementara sarana prasarana yang terkena dan rusak, jalan 24 lokasi, jembatan 20 buah, irigasi 21 buah, rumah terendam 1.407 unit,  rumah rusak berat 96 unit,  sekolah 19 unit, sarana ibadah 19 unit,  pasar 1 buah,  air bersih 3 unit,  sawah 455 ha,  kebun 462 ha,  PLTMH 12 unit,  kolam ikan 189 buah, total kerugian diprediksi 80 -100 Miliar. Dan masyarakat yang terdampak lebih kurang 1.503 kepala keluarga,  ungkapnya. (zs).

IMPIANNEWS.COM
Kab. Agam, -- Dinilai sebagai kecamatan terbanyak berdirinya pondok pesantren yang telah meluluskan ribuan santri sejak puluhan tahun lalu, pada Kamis (18/10/2018) di MTI Canduang, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, melalui Kabid Pakis Kardinal N bersama Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah Agam, Martias Wanto Dt Maruhun, melaunching Kec. Canduang sebagai Kampung Santri.

Kampung Santri dilounching dalam rangkaian Grand Opening Hari Santri, yang ditandai dengan pemukulan gendang oleh Kardinal dan Martias Wanto, disaksikan Kepala Kemenag se-Sumbar, pimpinan Pondok Pesantren se-Sumbar dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Sekdakab. Agam, Martias Wanto menyebutkan, bahwa tidak salah lagi jika Kanwil Kemenag Sumbar memilih Agam, tepatnya di Kecamatan Canduang sebagai tempat lounching Kampung Santri, karena Agam memiliki jumlah pondok pesantren yang terbesar di Sumatera Barat.

“Saat ini kita memiliki 33 unit pondok pesantren, dan Canduang miliki pondok pesantren terbanyak di Agam,” ujarnya.

Dengan dilounchingnya Kampung Santri, diharapkan kegiatan kesantrian menyebar di tengah masyarakat, pada akhirnya nilai kesantrian dapat dimiliki masyarakat, sehingga mereka saling berbaur untuk mensyiarkan agama Islam.

Disebutkan, Kecamatan Canduang terdiri beberapa pondok pesantren, santrinya tidak hanya berada di ponpes saja, tetapi mereka juga mempunyai aktifitas diluar pondok seperti, jadi imam, khatib dan penceramah yang aktif di tengah masyarakat serta lainnya.

“Programnya bergabung dengan masyarakat, nilai inilah yang dapat dicontoh masyarakat dalam rangka melaksanakan kehidupan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK), yang dapat dipakai menuju masyarakat madani di Agam,” ujarnya.

Dilain sisi, Kabid Pembinaan Agam dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenang Sumbar, Kardinal N menyebutkan, Kampung Santri bertujuan agar keberadaan ponpes betul-betul dirasakan di tengah masyarakat, sehingga santrinya dapat membaur dengan masyarakat.

“Kampung santri diharapkan dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, sehingga shalat berjamaah lima waktu sehari semalam semakin ramai di Kabupaten Agam. Selain itu kita harapkan santri ikut meminimalisir yang mungkar melalui ceramah dan kajian ilmu saat berada di tengah jemaah atau masyarakat,” ujarnya. (ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Wali Kota Padang H.Mahyeldi memberikan sambutan pada acara penganugerahan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Award 2018, yang diadakan oleh unit kegiatan mahasiswa Unand di Auditorium Unand Limau Manis Kecamatan Pauh, Sabtu Malam (20/10/18).

Dalam sambutannya Mahyeldi mengatakan pengusaha mempunyai peranan yang sangat besar untuk membangun suatu bangsa. Oleh karena itu untuk membangun suatu bangsa harus meningkatkan jumlah pengusahanya. 

Untuk mewujudkan itu Pemerintah harus mendorong, membantu memfasilitasi, bersinergi dengan pengusaha agar pembangunan dapat terlaksana.

“Menjadi seorang pengusaha itu tidak harus mempunyai modal dana yang sangat besar, akan tetapi bisa juga dengan modal kepercayaan, kejujuran, banyak teman, dan selalu bersilaturahmi,”ujar Mahyeldi.

Ditambahkan Mahyeldi dengan bersilaturahmi, maka akan terbuka peluang untuk menjadi pengusaha yang sukses. Kepada anggota HIPMI Unand disarankan untuk selalu menjaga dan meningkatkan silaturahmi serta bersinergi dengan pengusaha-pengusaha tersebut.

Mudah-mudahan anggota yang tergabung dalam HIPMI, kedepannya betul-betul menjadi pengusaha-pengusaha besar di Kota Padang Sumatera Barat khususnya Indonesia umumnya.

“Dengan adanya acara HIPMI Award 2018 ini, akan memotivasi pengusaha-pengusaha muda yang sukses dimasa yang akan datang,”imbuh Mahyeldi.

Sementara itu Wakil Reltor III Unand Hermansah menyampaikan, malam ini kita melaksanakan suatu kegiatan yang sangat penting yang berkaitan dengan jiwa kewirausahaan dikalangan mahasiswa Unand.

Sesuai dengan tujuannya bagaimana melahirkan atau meluluskan mahasiswa yang mempunyai kompetensi, yang mampu bersaing di dunia globalisasi. Pihak Unand mengembangkan jiwa kewirausahaan dikalangan mahasiswa.

“Dengan adanya HIPMI Award ini akan muncul jiwa wirausaha mulai dari mahasiswa, saya yakin mahasiswa telah memulainya,”kata Hermansah.

Setelah tamat nanti kepada calon sarjana harus bisa memanfaatkan peluang, mengingat penduduk dunia semakin meningkat peluang bisnis akhir-akhir ini jauh lebih meningkat.
“Mudah-mudahan Mahasiswa adalah calon-calon pengusaha muda yang akan membangun bangsa ini,”tutur Hermansah.(vn)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani mewakili Walikota Padang meresmikan Posyandu Remaja Kampung Durian, Kelurahan Parak Gadang Timur Kecamatan Padang Timur di Pelataran Masjid Al-Ikhsan, Minggu (21/10/18).

Atas nama Pemerintah Kota Padang, Feri Mulyani mengapresiasi Posyandu Remaja Kampung Durian Kelurahan Parak Gadang Timur, karena Posyandu Remaja ini adalah Posyandu Remaja pertama yang ada di Kota Padang.

“Hal ini patut ditiru dan diadopsi oleh kelurahan lain yang ada di Kecamatan Padang Timur dan bahkan di 104 Kelurahan yang ada di Kota Padang ini,”ujar Feri Mulyani.

Posyandu Remaja merupakan tempat para remaja untuk mencurahkan semua perasaannya yang tidak mungkin diceritakan dan dianggap tabu bagi keluarga mereka. Posyandu Remaja menjadi tempat para remaja untuk bisa berbagi, bercurat, keluh kesah para remaja.

“Saya berharap dengan diresmikannya Posyandu remaja ini tidak saja acara seremonial saja, akan tetapi terus berlanjut dan kembang dibawah pembinaan Puskesmas Andalas,”harap Feri Mulyani.

Sementara itu Camat Kecamatan Padang Timur, Anches Kurniawan mengatakan, usia remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak meningkat ke remaja. Semua persoalan yang terjadi yang menjadi korbannya selalu remaja.

“Oleh karena itu perlu Posyandu Remaja ini sebagai salah satu tempat untuk mengurangi atau menekan masalah remaja,”ungkap Ances.

Ditambahkan Ances, di wilayah Kecamatan Padang Timur Posyandu Remaja ini perlu didirikan beberapa titik. Posyandu Remaja ini perlu kita dukung bersama, tanpa dukungan kita semua mungkin tidak akan berhasil.

“Saya menghimbau kepada remaja Kampung Durian ini, ikutilah kegiatan Posyandu Remaja ini dengan baik dan mudah-mudahan Posyandu Remaja Kampung Durian ini menjadi Pilot Projek di Kota Padang,”imbuh Ances.

Kemudian Muhammad Ikhsan sebagai inisiator adanya Posyandu remaja ini menjelaskan, sebelum melakukan kegiatan ini telah melakukan penelitian terlebih dahulu. Dari hasil penelitian ternyata di sini banyak di usia remaja telah menjadi ibu dan banyak yang telah menikah. 

“Berdasarkan data dari penelitian itulah timbul ide-ide kami bersama teman-teman dari Fakultas Kedokteran Unand untuk mendirikan Posyandu Remaja yang tujuannya untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang alat reproduksi, kesehatan remaja dan resiko-resiko yang dihadapi menikah di usia remaja,”tutur Ikhsan.(vn)


IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Sudah menjadi rutinitas terjadwal bagi pasukan penegak perda kota payakumbuh atau akrab disebut tim 7 yang terdiri dari gabungan unsur Pol PP, TNI dan Polri, giat menggelar razia penyakit masyarakat. 

Razia penyakit masayarakat dan maksiat yang digelar pada Ahad (21/10/2018) dini hari dibawah pimpinan Kasat Pol PP, Devitra tak luput dari aksi kejar-kejaran. Dan kondisi itu sudah hal yang lumrah dikala tim menggelar razia. 

Dalam razia tersebut, Tim 7 kita Payakumbuh berhasil menjaring sebanyak 2 orang waria (bencong-red) dan  2 orang perempuan yang biasa berkeliaran tengah malam serta beberapa orang remaja berstatus pelajar diamankan oleh satuan Tim 7 Kota Payakumbuh jam 01.30 dini hari. 

Sejumlah petugas yang berpakaian preman sempat kejar kejaran dengan 2 orang waria yang biasa mangkal di kawasan Bunian dan Parak Batuang dan akhirnya 1 orang berhasil ditangkap dikawasan Bunian an. AA dan 1 orang lagi diamankan di depan Apotik Medika Farma Koto Baru an. MD.

Tak usai disitu, sekitar pukul 02.30 tim kembali menyisit kawasan Pasar Ibuh. Di lokasi ini tim mengamankan 2 pasang pemuda di 2 lokasi yang berbeda.

Satu pasang diamankan dalam kedai tuak yang sudah tutup dan satu pasang lagi di tempat karaoke yang juga menjual tuak,  berjarak sekitar 50 M dari lokasi pertama di Kawasan Ibuh Timur.

Tidak puas dengan hasil yang telah digelar, tim 7 krmbali menggrebek sebuah warnet dan game online di Simpang Benteng yang sudah diberi peringatan untuk yang ketiga kali. Warnet tersebut diduga belum kantongi izin, serta sudah beroperasi 24 jam.

Sebanyak 21 orang pemuda dan remaja lagi asyik bermain game online ditempat yang memiliki 35 unit komputer PC ini padahal jam sdh menunjukkan pukul 03.00 dini hari.

Ketua tim 7 Devitra kepada media menerangkan bahwa tim telah melakukan serangkaian penertiban dinihari menjelang shubuh. Khusus sejumlah remaja yang masih berstatus pelajar SLTP dan SLTA dibawa petugas ke Kantor Satpol PP Bukit Sibaluik.

"Ya, tim kali ini sudah menertibkan 2 waria yang sering mangkal di seputaran Bunian dan Parak Betung. Selain itu juga ada pasangan ilegal dan beberapa perempuan yang ikut terjaring serta kita juga menertibkan dan merazia warnet," sebut Devitra.

Dikatakannya, saat razia di warnet "J", pemiliknya tidak berada ditempat, kita coba kontak dan meminta pemilik untuk datang ke lokasi warnet miliknya. Tim  terpaksa membawa 1 unit  komputer PC lengkap untuk dijadikan barang bukti, dalam pelanggaran pada proses penegakan hukum. Untuk proses selanjutnya, Satpol PP akan berkoordinasi dengan Kantor BPM PTSP terkait rencana penyegelan sampai pemilik mengurus izin dan mematuhi jam operasional.

"Sejumlah waria alias bencong serta remaja yang berkeliaran malam ini didata dihadapan keluarga dan membuat surat perjanjian serta apabila mengulangi kembali melakukan hal yang sama bersedia untuk direhabilitasi dibawah binaan Dinas Sosial,"imbuh Devitra.

"Sedangkan untuk pelajar yang bermain di warnet sampai larut malam diserahkan oleh Petugas Satpol PP ke orangtua masing masing, setelah menandatangani surat perjanjian," pungkas Devitra.

Ada yg menarik dari pengakuan sang ibu kandung bencong bunian AA. Sang ibu yang juga beralamat di Bunian ini tidak menyalahkan anaknya tetapi menyalahkan dirinya sendiri. 

"Saya tidak akan menyalahkan siapa, yang salah adalah saya dan saya menyesali diri. Sejak hamil, saya sangat berharap sekali melahirkan anak perempuan sehingga pakaian bayi yang disiapkan semuanya untuk menanti kedatangan anak perempuan. Tapi takdir Allah beda, justru anak laki laki. Namun saya sering memperlakukan AA layaknya seorang perempuan," sesal ibu.

"Saya pasangkan pakaian perempuan, saya biarkan rambutnya dipanjangkan dan biasa dikepang dua, sejak kecil. Sehingga kini, tumbuhlah ia berprilaku sebagai perempuan," beber ibu.

Berbeda dengan AA, waria MD yang memanggil dirinya dengan Mona, menurutnya profesi sebagai waria untuk menghidupi ibunya yang sudah tua dan sering sakit sakitan. Dirinya mengaku juga punya hutang yang harus diangsurnya setiap hari.

"Jadi disamping untuk menghidupi diriku aku juga membantu kebutuhan orangtuaku. Sejak kecil sudah punya sifat perempuan," sebut AA senyum saja.

Dipenghujung malam jelang pagi, Kasat Pol PP Devitra kembali menghimbau kepada semua orangtua yang hadir dinihari di markas Pol PP.

"Kami tak bosan menyampaikan agar kita jangan salah dalam mendidik dan bimbinglah anggota keluarga kita. Mari kita bimbing dengan nilai nilai agama yang benar agar kita tidak menyesal di kemudian hari. Kami hanya pelaksana tugas dari pemerintah, untuk menegakkan Perda bukanlah sebuah hal yang mudah, namun itu harus didukung semua unsur terkait, intinya diawali dari keluarga," Devitra pesankan.(ul)

Irfendi Arbi
IMPIANNEWS.COM
(Limapuluh Kota).


BUPATI Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi menerima penghargaan lagi. Lebih hebatnya, kali ini ia meraih dua anugerah sekaligus, masing-masingnya penghargaan International Best Leadership Award 2018 dan The Most Popular 2018 dari International Human Resources Development Program (IHRDP Foundation).

“Alhamdulillah, kita bersyukur mendapatkan anugerah International Best Leadership Award 2018 dan The Most Popular 2018. Kedua penghargaan ini saya dedikasikan buat daerah dan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota,” tutur Irfendi Arbi usai menerima anugerah yang diserahkan Chairman & Founder IHRDP Gene Vinsent S di Jakarta, Sabtu (20/10/2018).

Sejumlah tokoh masyarakat (tomas) mengapresiasi kebolehan tersebut. Mereka berharap prestasi itu mampu memacu semangat dan motivasi seluruh pihak di daerah ini untuk berbuat lebih maksimal lagi bagi Limapuluh Kota ke depannya.

“Kita senang dan mengacungi jempol buat  Bupati Irfendi Arbi yang sukses meraih anugerah International Best Leadership Award 2018 dan The Most Popular 2018. Kita berharap penghargaan itu bisa menjadi motivasi seluruh pihak di daerah ini untuk membangun daerah dan masyarakat Limapuluh Kota yang lebih baik lagi ke depannya,” papar Ketua Tarbiyah Perti Kabupaten Limapuluh Kota Z Dt. Rajo Mangkuto, M.Pd menjawab wartawan di Batu Balang, Minggu (21/10/2018).

Menurutnya, Irfendi Arbi bukanlah pemimpin kemaren sore. Melainkan pemimpin yang sudah melalui kaderisasi kepemimpinan sejak muda yang dimulai dari bangku kuliah dengan menjadi Ketua Senat Mahasiswa Unand. Selain itu, ia juga pernah menjadi Ketua KNPI Kota Padang.

“Saya tidak heran kalau Bupati Irfendi Arbi mendapatkan penghargaan Best Leadership Award. Sebab, beliau sudah terlatih menjadi pemimpin sejak usia muda,” tutur Dt. Rajo Mangkuto yang juga Wakil Ketua LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota.

Apresiasi serupa juga dilontarkan salahseorang perantau di Jakarta Julmaini Dt. Langik dan Ketua BAMUS Kenagarian Guguak Kecamatan Guguak Fakhri Dt. Sumu, anggota Bamus Ulu Aia Kecamatan Harau Muhammad Amin, A.Md dan tokoh masyarakat Kenagarian Koto Alam Kecamatan Pangkalan Haidir Harun. Menurut mereka, Irfendi Arbi memang layak mendapatkan penghargaan International Best Leadership Award 2018 dan The Most Popular 2018 tersebut.

Mereka optimis berbagai prestasi yang dipersembahkan Bupati Irfendi Arbi ini akan memposisikan Limapuluh Kota semakin sejajar dengan daerah lainnya.

“Luar biasa dan sangat membanggakan, Bupati Irfendi Arbi terus mendulang prestasi bagi daerah kita,” ucap Dt. Langik yang dihubungi via telepon.

Senada, Ketua Bamus Guguak VIII Koto Fakhri Dt. Sumu juga berharap penghargaan itu mampu memacu semangat dan memotivasi serta menginspirasi seluruh pihak di daerah ini untuk menjadikan Limapuluh Kota yang lebih baik termasuk dalam mendorong pengembangan potensi sumberdaya manusia (SDM).

“Kita berharap prestasi dibidang kepemimpinan ini bisa mamju semangat pengembangan potensi sumberdaya manusia yang berkualitas, maju dan mandiri seperti yang disampaikan pihak IHRDP saat menyerahkan penghargaan itu,” ujar Fakhri.

Sebelumnya Chairman & Founder IHRDP Gene Vinsent S dalam sambutannya mengatakan, IHRDP memberikan penghargaan kepada Irfendi Arbi karena menilai bupati ini pelaku pembangunan yang berprestasi, berdedikasi terbaik di bidangnya. Disamping itu, Irfendi Arbi juga dinilai senantiasa aktif dan mampu memberikan sumbangsih positif khususnya dalam pengembangan potensi SDM yang maju dan mandiri.

“Penghargan ini kami berikan untuk memotivasi serta menampilkan peran aktif pelaku pembangunan kita dalam bentuk gagasan-gagasan inovatif dan karya-karya yang prestatif,” papar Gene Vinsent.

Dikatakan, IHRDP memberikan penghargaan antara lain karena Irfendi Arbi dinilai telah berprestasi yang berdampak nasional, memiliki visi dan misi dalam pengembangan SDM yang berkualitas maju dan mandiri. Selain itu, Irfendi Arbi juga dianggap sebagai tokoh yang kreatif dan inovatif, serta berdedikasi dan panutan.

Berikutnya, juga dinilai mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia serta mengangkat jati diri dan kepribadiannya dengan memberikan wawasan dan makna pada pembangunan untuk segenap dimensi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kriteria lainnya, Irfendi Ari dinilai sebagai tokoh populer.

Pada malam penghargaan itu IHRDP juga menganugerahi seorang bupati lainnya serta delapan orang praktisi pendidikan. (ul)

IMPIANNEWS.COM (Bandung). 

Walikota Padang Mahyeldi menghadiri Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) Tahun 2018 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) Badung, Bali, Jumat (19/10/2018).

Dikesempatan itu, Mahyeldi juga mengunjungi beberapa stand pameran TTG guna melihat langsung dan mempelajari inovasi-inovasi teknologi baik di bidang pengolahan makanan, pertanian, maupun daur ulang sampah.

"TTG ini perlu kita terapkan di Kota Padang untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Disamping itu, TTG juga bisa meningkatkan produktivitas usaha dan efisiensi dalam bekerja," ujar Mahyeldi yang didampingi Ketua TP PKK Kota Padang Harneli Bahar, Asisten Ekbang Kesra Harmen Peri, Kepala Disnakerin Zabendri, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Yunisman, Camat Padang Selatan Fuji Astomi.

Pada Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) Tahun 2018 tersebut, Pemko Padang juga ikut andil memarkan TTG pengolahan cabe bubuk original. Mulai dari teknologi pengolahan cabe bubuk sederhana (skala kecil), hingga teknologi untuk skala industri.

Pengolahan cabe bubuk original membantu petani cabe mengatasi fluktuasi harga cabe, dengan cara tidak menjual cabe ketika harga murah, namun melakukan pengolahan menjadi bubuk cabe original.

Acara tersebut dibuka langsung Presiden Joko Widodo dan dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, dan Gubernur Bali I Wayan Koster. (th)

pemilihan berlangsung alot, namun Hendrizon Jack berhasil menyingkir 3 orang rivalnya
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Hendrizon Jack terpilih sebagai ketua Ikatan Keluarga (IKW) Sumbar, periode 2018-2020.

Meskipun pemilihan berlangsung alot, namun Hendrizon Jack berhasil menyingkir 3 orang rivalnya, yaitu Alek Adrial, Dafit Laksus dan Baim Mulyadi.

Hendrison Jack Ketua IKW Terpilih
Ketua Tim formatur Syafrizal Agan mengatakan, dilakukannya pemilihan ketua IKW sebagai upaya penyegaran organisasi.  Selama dua tahun ini, kepemimpinan IKW masih bersifat mandataris.

Berdasarkan hasil keputusan bersama, maka dibentuknya tim formatur sebagai panitia penyelenggara pemilihan ketua IKW definitif.

Alhasil, pada hari ini, Sabtu (20/10) sudah terpilih ketua IKW definitif, periode 2018 - 2020 secara demoktaris, jelasnya.

Semoga kepengurusan terpilih dapat menjalankan amanat yang diberikan dengan baik, harapnya.

Sementara itu, Ketua IKW terpilih, Hendrizon Jack berjanji akan memberikan yang terbaik untuk IKW dan mengedepankan kepentingan organisasi dari kepentingan pribadi.

Untuk kemajuan IKW, dukungan dan masukan dari kawan kawan sangatlah diharapkan. Jangan pernah 'baper' karena IKW adalah media kita bermufakat dan bersilaturahmi, pintanya.

Dewan pembina IKW, Taf Chaniago mengatakan Selama ini, perjalanan IKW dibawah kepemimpinan Ecevit Demirel beserta jajarannya sangat bagus, karena berhasil melakukan terobosan.

Dan kita berharap, kepengurusan yang baru bisa melanjutkannya dan melanjutkan program-program dan kegiatan sosial yang telah berlangsung dengan baik selama ini. Semoga tali silaturahim keluarga besar IKW makin terjalin erat dimasa mendatang, pesan Taf Chaniago. (ss).

IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota,--- Setelah berhasil mengirimkan 7 orang pemuda/i Limapuluh Kota untuk bekerja di PT. Jaya Perkasa Textile diawal bulan ini, Bupati Limapuluh Kota H.Irfendi Arbi melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja kembali mengirimkan sebanyak 20 orang pemuda/i Limapuluh Kota untuk bekerja di perusahaan tersebut, baru-baru ini.

Bertempat dihalaman rumah dinas Bupati Limapuluh Kota, Labuah Basilang Bupati Irfendi Arbi didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Irvan Am serta Kabid Ketenagakerjaan,Afrizal, Bupati Irfendi melepas keberangkatan para pemuda/i tersebut untuk bekerja selama 2 tahun di PT yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah tersebut.

Dalam arahannya, Bupati mengingatkan kepada seluruh pemuda/i Limapuluh Kota yang akan berangkat tersebut untuk serius dalam bekerja dan terus menggali ilmu selama bekerja di perusahaan tersebut.

"Bapak ingin anak-anak bapak disana selain mendapatkan kerja juga mendapat ilmu dan pengalaman jadi nantinya ilmu tersebut dapat menjadi bekal untuk anak-anak bapak agar menjadi sukses," Ujarnya.

Selanjutnya Bupati juga mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama bekerja dan merantau didaerah orang.

" Jaga kekompakan selama bekerja disana  jika ada teman yang sakit atau kesusahan langsung kita tolong, itu adalah tanggung jawab kita bersama",sambungnya.

Terakhir orang nomor satu di Kabupaten Limapuluh Kota tersebut menginginkan kepada pemuda/i tersebut untuk selalu berkomunikasi dan memberikan kabar kepada orangtuanya masing-masing selama bekerja.

"Yang terpenting anak-anak harus mengontak orangtuanya selama bekerja disana, dan minta doa kedua orangtua,sebab doa kedua orangtua sangat luar biasa untuk kesuksesan kita kelak. Selamat bekerja,bapak mendoakan semoga anak-anak menjadi orang sukses nantinya,"pungkas Bupati.

Sementara itu Kabid Ketenagakerjaan, Afrizal melaporkan pengiriman pemuda/i Limapuluh Kota ini adalah pengiriman tahap ke dua Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Limapuluh Kota ke PT. Jaya Perkasa Textile.

" Ini adalah pengiriman kedua kita, kali ini jumlah pemuda yang kita kirim berjumlah 20 orang yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 9 orang perempuan,"ujarnya.

Dikatakannya, nantinya pemuda/i Limapuluh Kota ini akan langsung bekerja di PT. Jaya Perkasa Textile tersebut dengan kontrak kerja selama 2 tahun.

"Nantinya pemuda/i ini selama bekerja diperusahaan tersebut akan menerima hak sesuai undang2 ketenagakerjaan berupa Upah, Premi hadir, Lembur, BPJS ketenagakerjaan, uang makan siang dan lainnya,"sambungnya.

Terakhir dirinya berharap akan lebih banyak lagi pemuda/i Limapuluh Kota yang dikirim untuk bekerja di PT. Jaya Perkasa Textile tersebut, sebab sesuai dengan MoU yang ada Kabupaten Limapuluh Kota berpeluang untuk mengirimkan 1600 pemudanya untuk bekerja di perusahaan tersebut.

"Semoga kedepan akan lebih banyak lagi pemuda/i yang kita kirim untuk bekerja di PT tersebut. Sehingga angka pengangguran di Kabupaten Limapuluh Kota semakin berkurang dan apa yang dicita-citakan oleh bapak Bupati kita dapat terwujud," Pungkasnya.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Padang  terus menghasilkan sumber daya manusia yang siap berkiprah dalam pembangunan bangsa, khususnya di dunia industri. Lulusannya dipastikan kompeten dan mampu bersaing memasuki industri 4.0 atau era revolusi industri keempat.

Hari ini, Sabtu (20/10/2018), sebanyak 420 orang lulusan politeknik besutan Kementerian Perindustrian itu mengikuti prosesi wisuda. Wisuda angkatan ke-38 ini dihadiri Sekjen Kementerian Perindustrian Haris Munandar dan Tenaga Ahli Menteri Perindustrian Bidang Pengembangan Pendidikan  dan Pelatihan Vokasi Industri Mujiyono serta sejumlah pejabat.

Sekjen Kemenperin Haris Munandar dalam sambutannya mengatakan, dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Lulusan Politeknik ATI Padang mememenuhi syarat itu karena memang dipersiapkan untuk mengisi dunia industri. 

"Lulusan politeknik vokasi adalah sumber daya manusia kompeten yang dibutuhkan industri," kata Haris.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, lanjut Haris, Kementerian Perindustrian telah menetapkan lima sektor manufaktur yang akan diprioritaskan pengembangannya pada tahap awal. Nantinya menjadi percontohan dalam implementasi revolusi industri generasi keempat di Tanah Air. Lima sektor tersebut, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, serta kimia.

“Selama ini, dari lima sektor industri itu mampu memberikan kontribusi sebesar 60 persen untuk PDB, kemudian menyumbang 65 persen terhadap total ekspor, dan 60 persen tenaga kerja industri ada di lima sektor tersebut,” katanya.

Sementara itu mantan Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Kemenperin, Mujiono yang sekarang selaku Tenaga Ahli Menteri Perindustrian menyebut, Politeknik ATI Padang harus mulai melaksanakan pilot project pendidikan dual system. Dengan dual system, mahasiswa mendapat porsi berimbang antara kuliah di kampus dan praktek kerja industri.

"Dual system sudah harus diterapkan agar mahasiswa mendapatkan porsi berimbang kuliah teori dan praktek di industri," kata Mujiyono.

Politeknik ATI Padang telah menjawab berbagai tantangan baru dalam menghadapi persaingan global, khususnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekiprah di dunia industri. Sebagai pendidikan tinggi vokasi, ATI Padang mulai mengimplementasikan pendidikan berbasis dual system.

"Saat ini Politeknik ATI Padang memasuki babak baru, khususnya penyelenggaraan pendidikan dual system. Kami telah melaksanakan pilot project satu kelas pada masing-masing program studi," kata Direktur Politeknik ATI Padang M. Arifin, SE, MM dalam laporannya.

Selain itu, mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan dengan jadwal biasa, tetapi saat ini didatangkan tenaga ahli praktisi industri pada jadwal tertentu. Kehadiran praktisi tidak lagi sekadar memberi kuliah umum, namun langsung berada di kelas pilot project.

M. Arifin juga menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan Politeknik ATI Padang guna mewujudkan institusi pendidikan tinggi vokasi yang kompetitif, kredibel serta dipercaya masyarakat. Indikatornya capaiannya, setidaknya ditunjukkan oleh 5 keunggulan, yaitu sebagai penyedia tenaga industri yang kompeten, sebagai pusat P&D ptoduk dan teknologi, sebagai pusat pelayanan industri, peningkatan akreditasi, serta peningkatan kerjasama dan mutu dosen.

Adapun para wisudawan/wisudawati yang dilantik berjumlah 420 orang, terdiri dari 129 orang Program Studi Analisis Kimia, 95 orang Program Studi Teknik Kimia Bahan Nabati, 87 orang Program Studi Industri Agro, 160 orang Program Studi Manajemen Logistik Industri Agro dan 27 orang Program Beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan. Hingga angkatan ke-38 ini, Politeknik ATI Padang menghasilkan 6619 orang lulusan.(dr)


IMPIANNEWS.COM (Batam).

Ketua IKPS Kota Batam Yufrinaldi, menegaskan Warga IKPS Kota Batam harus mensukseskan Pemilihan DPRD Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres tahun 2019, Hal ini karena warga IKPS Kota Batam terpanggil mendukung H. Sukri fahrial Chaniago yang maju sebagai anggota DPD RI.

“IKPS kota Batam bukan kendaraan politik,namun ini merupakan keterpanggilan, wajar dong kita dukung tokoh Minang maju, H. Sukri Fahrial Chaniago tokoh Minang, jadi warga IKPS Kota Batam harus membantunya,” katanya saat diwawancarai disela- sela pertemuan pengurus IKPS Kota Batam dengan H. Sukri Fahrial Chaniago di perumahan Orchid Park Batam, Jumat, 19 oktober 2018.

Menurut, Yufrinaldi, dukungan ini berdasarkan hasil musyawarah pengurus IKPS Kota Batam yang dihadiri dari ketua IK Penasehat, Pembina dan pengurus lain yang sepakat untuk mendukung Sukri Fahrial Chaniago.

“Tidak ada alasan untuk tidak mendukung beliau,karena satu-satunya orang Minang yang ikut bertarung di DPD RI dapil Provinsi Kepulauan Riau, Adapun beliau sendiri sudah tiga kali berturut-turut menjabat sebagai anggota dewan sampai saat sekarang ini, demi marwah Minang mari sama- sama kita untuk mewujudkan hal ini,” katanya yang diamini pengurus lainnya.

Dijelaskannya, masyarakat Batam asal Sumatera Barat sangat mengetahui tentang ketokohan Sukri Fahrial sebagai orang Minang di Provinsi Kepri.Sukri Fahrial juga memberikan semangat kepada Calon Legislatif yang berasal dari IKPS yang akan bertarung di dapil masing- masing, agar para Caleg IKPS sungguh sungguh bertarung pada pesta demokrasi 2019 dimana juga didukung penuh oleh masyarakat IKPS itu sendiri.

“Kalau orang Minang kompak di Kepulauan Riau ini dipastikan bapak Sukri Fahrial duduk di DPD RI 2019 nanti, Beliau juga berharap, mengajak suku lainnya, karena Bapak Sukri Fahrial adalah sosok yang bersahaja,yang juga dikenal ramah di luar suku Minang juga,”katanya

Ditambahkan, Yufrinaldi yang akrab disapa Naldi ini, H.Sukri Fahrial adalah orang yang akrab dengan siapa pun, dikalangan muda ataupun tua.

“Mari bangun opini luruskan niat bahu-membahu, orang Minang dipastikan memilih orang Minang ,karena satu-satunya beliau Bapak Sukri fahrial yang maju di DPD RI.

Oleh kare‎na itu Yufrinaldi berharap IKPS akan terus memberikan yang terbaik bagi bangsa. Jangan sampai Nasionalisme dan rasa sekampung yang tinggi yang ditanamkan oleh IKPS dirusak oleh paham-paham yang bersifat radikal. 

Tampak acara pertemuan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Sekjen IKPS Kota Batam Syahrial Efendi. (NL)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Bak petir di siang bolong, Chairman Lippo Group James Riady secara tidak diduga mengakui belum mengantungi izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bahkan James seolah bersalah dan menyatakan permintaan maaf di tengah deru pembangunan dan pemasaran proyek Meikarta yang tak pernah berhenti.

“Mohon maaf kalau ada kekurangan, semua akan dilengkapi. Fokusnya adalah bagaimana memikirkan 11 juta defisit rumah (angka backlog 7,6 juta, red),” ujar James kepada awak media usai talkshow BTN Golden Property Awards di Hotel Raffles Jakarta, Senin (11/9).

Dia berharap seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat menyadari bahwa masalah yang sebenarnya dihadapi adalah terkait kebutuhan dasar akan perumahan.
Dia pun mencontohkan hunian di Meikarta yang harganya sekitar Rp7 juta per meter persegi. Dengan nilai jual per unit mulai Rp120 juta, seharusnya harga ini bisa dijangkau para pekerja khususnya masyarakat berpenghasilan rendah
Tentu saja pernyataan James ini sebuah pengakuan yang jujur sekaligus mengklarifikasi ketidakjelasan izin proyek Meikarta selama ini. Di satu pihak ada yang mengatakan proyek itu ilegal karena belum mengantungi Amdal maupun IMB. Di sisi lain iklan Meikarta gencar di sejumlah media cetak mainstream setiap hari 5 halaman full colour.

Belum lagi di sejumlah televisi iklan Meikarta tak pernah henti, ditambah iklan di media online, baliho-baliho, marketingnya begitu agresif di sejumlah mall. Kabarnya sampai akhir tahun 2017 dana untuk iklan itu sudah disediakan sebesar Rp2,7 triliun.

Lippo Group si empunya proyek raksasa itu begitu percaya diri dan royal. Karena disinyalir pengembang raksasa itu sudah mengantungi dana tunai sebesar Rp278 triliun untuk pengembangan proyek seluas 500 hektare tersebut.

Disemprit Ombudsman

Mengapa tetiba James menyampaikan permintaan maaf atas perizinan Meikarta yang belum rampung? Bukan kah sebelumnya Lippo Group dengan gagah perkasa tak mengacuhkan permintaah Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar agar proyek itu dihentikan sampai perizinan rampung?

Setiap himbauan, larangan, perintah penghentian seperti diacuhkan Lippo Group. Bak anjing menggonggong kafilah berlalu. Setiap himbauan, larangan dan perintah penghentian proyek dijawab dengan guyuran iklan di media massa. Money talks, Lippo seolah ingin mengatakan uang yang berbicara.

Ternyata Lippo Group mulai merunduk dan secara terbuka mengakui kesalahannya sehingga harus meminta maaf, setelah diundang diskusi terbuka oleh Ombudsman pada Jumat (8/9) lalu.

 Kesalahan itu adalah membangun dan memasarkan produk sebelum memiliki izin Amdal dan IMB
Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih menilai iklan Meikarta begitu bombastis namun melanggar aturan, alias ilegal.

Alamsyah menilai iklan yang disiarkan oleh Lippo merupakan bagian dari pemasaran. Tindakan ini melanggar Undang-undang Nomor 20/2011 tentang Rumah Susun.

Dalam Pasal 42 ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2011 disebutkan, pemasaran dapat dilakukan jika pengembang telah memiliki kepastian peruntukan ruang, hak atas tanah, status penguasaan rumah susun, perizinan pembangunan rumah susun, serta jaminan pembangunan rumah susun dari lembaga penjamin.

“Bagi kami sekali lagi itu adalah marketing dan tidak boleh dilakukan sebagaimana di UU Nomor 20/2011. Itu salah,” kata Alamsyah di kantornya.

Dalam diskusi terbuka dengan Ombuds, manajemen Lippo menyatakan telah mengajukan izin Amdal) pada Mei 2017 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sebagai pertimbangan untuk penerbitan IMB.

Namun, saat proses kajian hampir selesai, tetiba Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat merekomendasikan untuk menghentikan kajian atas dasar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12/2014.

Selain itu, Deddy Mizwar menambahkan pihak pengembang Meikarta ternyata sudah memasarkan fasilitas yang ada di calon kota baru tanpa disertai rekomendasi dan izin dari Pemprov Jawa Barat.

Untuk itu, Demiz mengimbau kepada pihak pengembang untuk memperhatikan tiga kewenangan pemerintah yang tidak boleh dilanggar. Pertama, tidak melampaui kewenangan. Kedua, prosedur yang harus ditempuh dengan baik. Ketiga, substansinya tidak ditambah-tambah. Kalau ketiga hal ini dilakukan dengan baik maka akan selamat dalam jalur hukum.

Deddy mengatakan bila setiap pembangunan infrastruktur atau fisik, tidak memperhatikan tata ruangnya sendiri, maka bencana akan terjadi.

 “Apa jadinya kalau tata ruang dilanggar? Keberlanjutan pelestarian lingkungan akan terganggu karena tata ruang sesungguhnya dibuat untuk itu, untuk menjaga keberlangsungan lingkungan,” paparnya.

Kantungi IPPT

Direktur Informasi Publik Meikarta Danang Kemayan Jati mengakui studi Amdal memang belum terbit. Dengan begitu, secara otomatis, IMB pun belum dipegang.

Namun, sebenarnya lahan Meikarta seluas 84,6 dari total 500 hektare sudah dibebaskan sepenuhnya.

 “Areal 84,6 hektare ini kami sudah punya izin prinsip sampai Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) dengan peruntukkan apartemen, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Kami kirim dokumen Amdal pada Mei 2017,” ujar Danang saat diskusi terbuka di Ombudsman.

Danang memaparkan, seperti membangun rumah-rumah di Lippo Cikarang, saat akan membangun proyek di Meikarta, Lippo juga mengajukan Amdal di Kabupaten Bekasi.

Dalam proses studi tersebut, kondisinya masih normal yakni Lippo diharuskan melengkapi beberapa dokumen. “Namanya menyusun Amdal kami kan enggak sendiri, tapi sama konsultan,” jelas dia.

Danang melanjutkan, Amdal kawasan sendiri sudah ada. Perusahaan sudah mengantongi Amdal kawasan sejak 1984. Saat itu, Amdal yang keluar adalah untuk kawasan industri. Kemudian ketika ada perubahan, Lippo mengikuti aturan dengan mengubah peruntukkan dan mengajukan kembali studi Amdal.

Jadi, Amdal untuk bangunan di atas lahannya, seperti apartemen dan rumah sakit untuk proyek Meikarta, masih dalam proses.

Studi Amdal ini memakan waktu lama karena membutuhkan sidang rekomendasi dari para ahli, hingga beberapa kali. Biasanya proses Amdal memakan waktu 2-3 bulan. Mengingat dokumen Amdal sudah diajukan sejak Mei 2017, Lippo berasumsi paling lama Agustus 2017 studinya sudah selesai.

Terlebih lagi, menurut dia, Lippo sudah mulai bisa membayar IMB setelah 3 bulan proses studi Amdal berjalan. Dengan mempertimbangkan perkembangan proses tersebut, Lippo kemudian memutuskan untuk melakukan soft launching Meikarta pada 17 Agustus.

Namun di ujung proses studi Amdal, muncul rekomendasi dari Pemprov Jawa Barat untuk menghentikan kajian yang dikeluarkan berdasarkan Perda Jawa Barat Nomor 12/2014.

“Sampai kemudian muncul ramai Perda. Terus terang selama mengembangkan Lippo Cikarang kami tidak paham Perda itu. Kami kembangkan di satu desa tidak sampai lintas Kabupaten. Apalagi izin lokasi sudah ada,” kisah Danang.

Sanksi Meikarta

Sangat jelas, bahwa dalam proses pengurusan izin dan proses pembangunan serta pemasaran Meikarta telah merendahkan kedaulatan negara dan pelanggaran prosedur yagn berlaku. Anehnya sama sekali Presiden Jokowi tak memiliki komentar.

Termasuk media massa mainstream seperti kehilangan daya kritisnya sehingga seperti membebek dengan miliaran iklan yang digelontorkan Lippo Group. Mereka asik menikmati kue iklan di tengah Meikarta yang tidak mematuhi prosedur perizinan.

Celakanya, media massa itu seperti mengalami kehilangan ideologi dan kehilangan keberpihakan atas penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance—GCG).

Lantas apa sanksi bagi korporasi yang membangun perumahan tapi tak memiliki izin Amdal dan IMB?
Pada dasarnya sanksi tidak dimilikinya AMDAL oleh pelaku usaha tidak diatur secara tegas di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27/1999 tentang Amdal. 

 Namun di dalam pasal 36 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32/2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU No. 32/2009) dinyatakan bahwa setiap usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki Amdal wajib memiliki izin lingkungan.

Selanjutnya ditentukan bahwa Menteri, gubernur, atau bupati/walikota wajib menolak setiap permohonan Izin lingkungan apabila permohonan izin tidak dilengkapi dengan Amdal (pasal 37 ayat (2) UU No. 32/2009).

Lebih lanjut dengan tanpa adanya izin lingkungan terancam dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp3 miliar (pasal 108 UU No. 32/2009).

Kesimpulannya, tanpa adanya Amdal tidak mungkin dapat memiliki izin lingkungan sehingga terancam dengan pidana sebagaimana diatur di dalam pasal 108 UU No. 32/2009.

Sementara pengaturan mengenai IMB diatur lebih lanjut dalam PP No. 36/2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28/2002 tentang Bangunan Gedung (“PP 36/2005”). Setiap orang atau korporasi yang ingin mendirikan bangunan gedung harus memiliki IMB yang diberikan oleh pemerintah daerah (Pemda) melalui proses permohonan izin (Pasal 14 ayat [1] dan [2] PP 36/2005).

Bagaimana jika pemilik rumah atau properti tidak memenuhi kewajiban persyaratan pembangunan seperti tidak memiliki IMB?

Pemilik rumah atau proeprti dalam hal ini dapat dikenai sanksi administratif dikenakan sanksi penghentian sementara sampai dengan diperolehnya IMB gedung (Pasal 115 ayat [1] PP 36/2005). Pemilik bangunan gedung yang tidak memiliki IMB gedung dikenakan sanksi perintah pembongkaran (Pasal 115 ayat [2] PP 36/2005). 

Selain sanksi administratif, pemilik bangunan juga dapat dikenakan sanksi berupa denda paling banyak 10% dari nilai bangunan yang sedang atau telah dibangun (Pasal 45 ayat [2] UUBG).

Lippo Group bukan tak paham akan peraturan di atas, bahkan sangat paham. Sehingga lebih memilih melanggar aturan, sebagaimana telah menjadi track record Lippo Group. Dalam hal ini, Lippo Group lebih suka melanggar aturan dan membayar denda ringan ketimbang mengikuti aturan yang berlaku, karena memang Lippo Group terkenal cacat GCG.

Semoga ke depan Lippo Group bisa tampil dengan GCG, mematuhi aturan, dan tak lagi mendewa-dewakan money talks. Karena tak semua orang bisa dibeli.[] nusantaranews


IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Walikota Padang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Asnel menyambut baik peringatan Hari Santri Nasional yang keempat tingkat Kota Padang. 

Kegiatan yang digelar oleh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang itu, dihiasi dengan Zikir Akbar Istighatsah serta berbagai kegiatan keagamaan lainnga yang dipusatkan di Masjid Baiturrahmah Aie Pacah, Sabtu pagi (20/10).

Sekda Asnel mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentunya senantiasa berharap kepada seluruh pimpinan pesantren, pimpinan MTs yang dibawah jajaran Kemenag Kota Padang serta pihak lainnya yang memerahkan Hari Santri Nasional Keempat  tingkat Kota Padang.

"Kami berharap rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam peringatan Hari Santri Nasional Keempat ini dapat berjalan lancar dengan sebaik-baiknya," harapnya.

Dia pun juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pesantren di Kota Padang yang berjumlah 14 tersebut. Karena telah melakukan pembinaan dan pendidikan agama Islam kepada para generasi muda.

"Para santriwan/santriwati merupakan generasi penerus bangsa dan Islam ke depan. Untuk itu mari kita sama-sama membimbing mereka sehingga kelak sukses didunia dan diakhirat," imbuhnya. 

Lebih lanjut kata Asnel, semoga kegiatan memperingati Hari Santri Keempat ini dapat dimaknai untuk berbagai peningkatan dari tahun ke tahun.

"Baik dari kualitas santrinya maupun pendidikan yang diberikan," tukas Asnel mengakhiri. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Terciptanya Padang sebagai kota yang aman, nyaman dan tertib memang selalu ditekankan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah kepada setiap warga kota yang ia pimpin.

Salah satunya seperti di kawasan objek wisata, pasar raya dan dimana saja tempat keramaian terutama pusat kota, walikota ini pun tak segan-segan berlaku tegas jika memang kedapatan terjadi penyimpangan.

Demikian dilihatkan Walikota Mahyeldi sewaktu meninjau dua kawasan berbeda, Pasar Raya dan Pantai Padang, Sabtu (20/10).

"Kita Pemko Padang selalu mewanti-wanti agar senantasia terjaga dan tertibnya Pasar Raya dan juga Pantai Padang yang memang sering dikunjungi banyak orang. Alhamdulillah, baik Pasar Raya Padang dan juga Pantai Padang terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun belakangan," ujar wako di sela peninjauan.

Dengan menggunakan sepeda, Walikota Mahyeldi terlihat terus mengayuhkan kakinya. Ternyata, hal yang tak diinginkan pun ditemukan, dengan adanya beberapa pelanggaran. Seperti di Pasar Raya Padang, ditemukannya sampah yang tak dibersihkan pedagang. Padahal kebersihan itu buat mereka juga.

Kemudian, masih terdapatnya beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang nekat membandel dengan berjualan ke luar jalur dan batas yang telah ditentukan. Masalah transportasi pun juga ditinjau.

"Kepada semua warga masyarakat baik pedagang atau pun pengunjung di Pasar Raya Padang marilah kita jaga keamanan, kenyaman dan ketertiban. Sehingga kalau Pasar Raya ini senantiasa bersih dan semuanya tertata rapi dan teratur tentu dampak positifnya untuk kita juga," ajaknya dengan tegas.

Sementara itu, dalam peninjauan di kawasan Pantai Padang walikota menemukan ada beberapa kendaraan yang parkir sembarangan dan PKL yang berjualan tidak pada tempatnya seperti di trotoar jalan. 

Setelah menerima arahan dari walikota, beberapa pedagang pun berjanji akan mematuhi aturan dan tak kan mengulangi kesalahan lagi. Dalam kesempatan itu Walikota Padang didampingi Kepala Sat Pol PP Yadrison, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Medi Iswandi serta lainnya. (th)

Walikota Padang
H. Mahyeldi Ansharullah, SP
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah bila tak ada kegiatan atau pertemuan dengan masyarakat, selalu mengisi waktu kosong bersepeda, sambil  menantau kondisi di Kota Padang, terutama melihat lokasi-lokasi fasilitas umum di pakai para PKL untuk berjualan.

Olahraga bersepeda ini, salah satu hobby Walikota untuk meninjau lokasi-lokasi tak tertib dan tak tertata disebabkan kurang disiplinnya para pedagang menggelar dagangannya, apalagi memakai trotoar, hak pejalan kaki.

Hal itu, harus di tertibkan dan aturan harus ditegakkan, Pol PP sebagai penertiban dan penegak Perda untuk segera ambil tindakan, bagi para PKL yang melanggar dan membandel, tak mau peduli dengan aturan dan peraturan segera ditindak, kalau tidak tentu kota ini akan semraut terus, sebut Walikota, Sabtu (20/10).

Kita tahu saat ini Kota Padang salah satu kota di Indonesia yang  menjadi kota tujuan, seperti banyak digelar acara-acara bertaraf internasional, Nasional dan bahkan Kota dan Kabupaten se-indonesia menjadi tamu sekaligus sambil kunjungi objek wisata yang ada di Kota Padang.

Maka itu, para PKL jangan seenaknya menngelar dagangan turuti aturan yang telah di sepakati, tempati tempat yang telah disediakan, dan begitu juga jam berapa boleh berdagang, dimana saja tempatnya, bukan diatas trotoar. Sebut Walikota.

Peristiwa yang menjadi Walikota marah waktu melewati  kawasan di jalan Permindo, para pedagang menjual dagangannya diatas trotoar, sehingga telah mengganggu dan merampas hak pejalan kaki.

Melihat kondisi saat itu, semraut dan tidak tertata, jelas mengganggu pandangan  tak enak, Walikota perintahkan Sat. POL PP untuk membongkar lapak-lapak para pedagang, dan ada juga sebagian menyadarinya, menutup dagangan sendiri secara spontan.

Mahyeldi katakan dan mengimbau para PKL, bahwa ditrotoar tidak boleh menggelar dagangan apapun macamnya, trotoar dikawasan permindo memang telah bagus dan rancak, bersih, tertata, dan indah di pandang mata, sebutnya.

Maka itu, diberitahikan tidak sedikit dana untuk membangun trotoar demi keindahan Kota Padang, ratusan juta dana disedut dari APBD Kota Padang di setujui DPRD dengan tujuan agar kota ini tambah menarik untuk dikunjungi para wisatawan.

Tapi sebaliknya, yang kita sayangkan para PKL tidak disiplin, menggunakan badan trotoar atau pedestrian di manfaatkan sebagai tempat berdagang.

Selanjutnya Walikota melanjutkan perjalanan bersepeda menuju kawasan lapau panjang cimpago,(LPC) juga ditemui Walikota, PKL berjualan diatas trotoar, dan juga ada parkir kendaraan diatas trotoar, saat itu, Walikota kangsung perintahkan Sat.Pol. PP ambil tindakan untuk pembersihan lokasi tersebut.

Walikota, kita tahu bahwa Trotoar harus steril dari pedagang, sebab trotoar hak pejalan kaki, jelas Mahyeldi di depan para pedagang. Sidak mendadak Walikota nampak hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Medi Iswandi, Kasatpol PP Yandrison. (tm)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.