Latest Post

IMPIANNEWS.COM
LIMAPULUH KOTA,  --- Setelah dinobatkan sebagai nagari terbaik pertama dalam lomba nagari berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat.  Nagari Taram Kabupaten Limapuluh Kota siap menjadi yang terbaik di tingkat nasional tahun 2019.

Kesiapan ini dinyatakan walinagari Taram,  Defrianto Ifkar kepada tim  penilai nagari/kelurahan berprestasi Regional/Nasional ketika melakukan penilain di nagari Tersebut, Selasa (16/7/2019). 

Tim penilai ini diketuai, Raden Roro Devriana Delvi didampingi Elly Rahmawati, Marzini Bur, dan Amelinda Ayu.

"Ini bukan hanya sekedar merebut juara, tetapi bagaimana memberikan kontribusi yang lebih baik lagi kepada masyarakat dengan inovasi-inovasi yang telah diciptakan,"ujarnya

Menurutnya, beberapa inovasi yang telah dilakukan di nagarinya bertujuan dalam rangka meningkatkan pembangun di berbagai aspek, seperti kesahatan, pertanian, pendidikan, dan kepariwisataan. 

"Masih banyak potensi yang bisa diwujudkan di nagari ini. Seperti peningkatan Sumber Daya Manusia melalui bidang pendidikan dan kesehatan,"ungkapnya.

Ketua tim penilai lomba desa berprestasi Regional/Nasional, Raden Roro Dervi Diana dalam sambutannya  mengatakan penilain ini merupakan lanjutan dari penilai desa berprestasi tingkat provinsi. 

"Untuk itu,  kedatangan kami disini untuk mengklarifikasi data yang sudah dikirim ke pusat. Terimakasih dan apresiasi kepada jajaran provinsi/kota dan seluruh masyarakat yang telah berjuang menyiapkan semua ini, sehingga masuk kedalam lomba Desa Nasional Regional Satu,"ujarnya. 

Menurutnya,  keberhasilan nagari Taram masuk dalam lomba desa berprestasi Regional Nasional sudah menjadi kebanggan bagi masyarakat. Pasalnya,  nagari ini sudah tercatat sebagai desa/nagari 5 besar terbaik dari 10 Provinsi di tingkat regional.  "Ini prestasi yang luar biasa, termasuk dukungan dari kepala daerah.  Semoga kedepannya nagari ini bisa menjadi yang terbaik,"harapnya. 

Dikatakannya, tujuan dari kegiatan ini dalam rangka mengoptimalkan dan mengevaluasi potensi yang ada di desa, serta usaha pembangunan yang dilaksanakan dan mewujudkan peningkatan kualitas masyarakat pada aspek penyelenggaraan pemerintahan pembangunan kewilayahan.

"Termasuk pembinaan kemasyarakatan dan wahana apresiasi berupa penghargaan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah kepada pemerintah desa dan kelurahan atas prestasi yang telah dicapai dalam memajukan desa dan kelurahan,"ungkapnya. 

Menurutnya, dalam tahap kali ini pihaknya akan memperdalam terkait dengan tata kelola pemerintahan kewilayahan dan kemasyarakatan serta inisiatif inovasi yang telah dilakukan desa berprestasi untuk mendorong pengembangan pelayanan publik, penataan kewilayahan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat maupun produk-produk unggulan yang telah dikembangkan di desa. 

Dirinya juga meminta, pemerintah  daerah secara terus-menerus dan berkelanjutan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap desa dan kelurahan tersebut. "Apapun hasil dari penilaian ini nantinya,  besar harapan kami bahwa desa atau kelurahan yang telah menjadi juara tingkat provinsi terus tertata lebih baik lagi dan meningkatkan kinerja pemerintahan kewilayahan dan kemasyarakatan dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Sehingga menjadi contoh dan tauladan bagi desa dan kelurahan lainnya,"jelasnya

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota,  Irfendi Arbi dalan sambutannya mengatakan harapan yang sama, berharap agar nagari Taram ini bisa menjadi terbaik di Nasional.  Menurutnya, beberapa inovasi dan program yang telah diciptakan patut rasanya Taram menjadi desa berprestasi di Sumbar. 

"Telah banyak kontribusi positif yang diberikan nagari Taram terhadap masyarakatnya. Kita sangat mengapresiasi hal ini, karena dengan hal tersebut perekonomian masyarakat berjalan baik,"jelasnya. 

Ia juga meminta agar masyarakat nagari Taram ketika dilakukan klarifikasi oleh tim penilai agar memberikan keterangan sesesui dengan keadaanya sebenarnya. "Berikan jawaban yang sesuai dengan sebenarnya. Karena kita yakin,  dengan inovasi dan program yang dilakukan selama ini yang telah berjalan dengan baik akan berhasil mengatarkan nagari Taram menjadi nomor Satu di tingkat Nasional,"tutupnya. (rel/ul) 

IMPIANNEWS.COM (LONDON). 

 Kapal perang Inggris, HMS Duncan, yang sedang menuju Teluk berada dalam posisi siaga tinggi setelah kapal bom Iran ditemukan di jalur perairan Laut Merah oleh pasukan Arab Saudi.

Kapal bom nirawak yang terlacak pasukan Arab Saudi itu dikendalikan dari jarak jauh. Kapal yang kerap disebut sebagai "Blowfish" itu berpotensi menyerang lambung kapal HMS Duncan tipe 45.

Pasukan Arab Saudi mendapati pegerakan Blowfish Iran ketika sedang melindungi kapal kargo di Teluk.
Iran telah bersumpah membalas dendam setelah Marinir Kerajaan Inggris menyita salah satu kapal tanker-nya yang dicurigai mencoba mengirim minyak secara ilegal ke Suriah.

Sumber militer Inggris percaya Blowfish, yang dapat dikemudikan dari empat mil jauhnya, dikerahkan oleh sekutu Iran, yakni pasukan pemberontak Houthi Yaman.

HMS Duncan yang bersenjata lengkap yang akan bergabung dengan kapal perang HMS Montrose yang sudah lebih dulu siaga di Teluk.

Mantan perwira Angkatan Laut Inggris Simon Warrington memperingatkan bahaya dari pasukan pemberontak Houthi. "Ancaman dari Houthi, yang merupakan milisi proksi Iran melakukan pekerjaan kotor Teheran, sangat nyata," katanya, seperti dikutip Mirror, Selasa (16/7/2019).

HMS Duncan adalah kapal perang terbaru yang ditugaskan untuk bergabung dengan armada tempur Barat di Teluk. Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) mengirim kapal perang tambahan dan sistem pertahanan rudal Patriot ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran pada Mei.

AS juga sudah mengirim Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke sebuah perairan yang dekat dengan perbatasan maritim Iran. Pesawat pengebom B-52 sudah berada di sebuah pangkalan di Qatar.

AS mengatakan penyebaran armada tempurnya ke Teluk sebagai tanggapan atas kesiapan Iran yang meningkat untuk melakukan operasi ofensif. Namun, Teheran membantah tuduhan tersebut.

Pentagon menambahkan bahwa Washington siap untuk membela pasukan dan kepentingan AS di kawasan Timur Tengah, tetapi tidak mencari konflik.


IMPIANNEWS.COM.(Bukittinggi). 

Berhubung H. Abrar Munanda (Kepala Kankemenag Bukittinggi) sedang menjalankan tugas sebagai Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) pada Kloter 9 Embarkasi Padang, Untuk menjalankan tugas dan fungsi pimpinan di Kankemenag kota Bukittinggi Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menunjuk H. Zulfikar (Kasubbag Tata Usaha Kantor kementerian Agama Kota Bukittingi) sebagai Plt Kepala.

H. Zulfikar saat menjadi pembina Apel Selasa, 16/07 /2019 menyampaikan "Sehubungan dengan telah berangkatnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda untuk melaksanakan amanah sebagai TPIHI ke Tanah Suci, Kami di amanahi Kakanwil Kemenag Provinsi Sumbar untuk mejabat pelaksana tugas sesuai dengan surat keputusan yang diterima terima kemarin.

Untuk itu dalam rangka kelancaran kinerja kita di Kementerian agama Kota Bukittinggi kami meminta dukungan dan kerjasama kita semua," tuturnya.

Selanjutnya H. Zulfikar menyampaikan didapat bahwa Kantor Kementerian Agama kota Bukittinggi akan segera didatangi oleh Tim Kemenpan RB terkait dengan penilaian Zona Integritas Reformasi Birokrasi (ZI RB).

"Dalam rangka penilaian Zona Integritas Reformasi Birokrasi (ZI RB) yang akan di lakukan Tim Kemenpan RB kami mengajak kita semua untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik," Ajak Plt. Kepala Kankemenag ini.

Saat itu Plt. Kakan kemenag kota Bukittinggi ini juga  mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang telah ikut serta menyukseskan persiapan sampai pemberangkatan jama'ah calon Haji Kota Bukittinggi. (al)

IMPIANNEWS.COM (PADANG). 

Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Hukum terus mengupayakan terciptanya aparatur di setiap SKPD yang betul-betul memahami dalam penyiapan dan pembahasan produk hukum daerah dan produk hukum lainnya. Sebagaimana produk hukum yang dibuat oleh tiap SKPD itu harus selaras dan harmonis dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

Menyikapi hal itu, Bagian Hukum Setda Kota Padang kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Peraturan Perundang-undangan di lingkungan Pemko Padang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 orang pejabat/staf pada SKPD di lingkungan Pemko Padang yang memiliki tugas dalam pembentukan peraturan perundang-undangan pada masing-masing SKPD selama 16-18 Juli 2019 bertempat di Hotel Pangeran Beach.

Wali Kota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik sewaktu membuka kegiatan menekankan melalui Bimtek yang digelar tiap tahun itu tercapainya sasaran yang diinginkan. Seperti meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan aparatur dalam penyusunan produk hukum yang dikeluarkan atau ditetapkan oleh SKPD, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Begitu juga diharapkan terminimalisirnya produk-produk hukum daerah yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi yang berimplikasi hukum.

"Atas nama Pemko Padang kita sangat menyambut baik Bimtek yang rutin digelar tiap tahun ini. Semoga akan semakin menambah pengetahuan dan keterampilan bagi ASN dalam penyusunan produk hukum daerah. Baik Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwako), Keputusan Wali 
Kota dan Keputusan Kepala SKPD selaku pengguna anggaran. Apalagi hal ini sejalan dengan perubahan regulasi yang begitu cepat menuntut pemahaman kita terutama pejabat/staf dalam pembuatan peraturan tersebut," paparnya.

Plt Kabag Hukum Setda Kota Padang Yopi Krilova menyebutkan, untuk terwujudnya produk hukum daerah yang baik akan dapat dicapai bila ditunjang oleh sumber daya aparatur yang memiliki kompetensi di bidang penyusunan peraturan perundang-undangan. 

"Dalam monitoring dan evaluasi yang dilakukan Bagian Hukum, masih ada ASN yang telah dilatih belum diberdayakan oleh SKPD di tempat yang bersangkutan bekerja. Hal ini menimbulkan produk hukum yang dibuat oleh 
SKPD belum memenuhi kaidah peraturan perundang-undangan," sebutnya.

Kondisi tersebut kata Yopi, menggambarkan bahwa ketersediaan sumber daya aparatur yang mampu dan terampil dalam menyusun produk hukum daerah perlu diberdayakan. 

"Untuk itu, Bimtek ini memiliki arti penting dan strategis guna  menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan dan koordinasi dalam penyusunan peraturan perundang-undangan khususnya terkait produk hukum daerah. Semoga melalui kegiatan ini akan menciptakan pejabat/staf yang mampu menelaah dan menganalisa serta membentuk produk hukum daerah yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta terpenuhinya norma yang hidup di tengah-tengah masyarakat. 

Pada masa yang akan datang kita sangat tidak berharap ada produk hukum daerah yang memicu timbulnya persoalan hukum di kemudian hari," imbuhnya. 

Adapun nara sumber dalam Bimtek ini diantaranya dari akademisi Fakultas Hukum Unand, unsur Biro Hukum Pemprov Sumbar, unsur Kanwil Hukum dan HAM Sumbar dan Bagian HUkum Setda Kota Padang.  (rilis/David)

IMPIANNEWS. COM– (Banda Aceh)

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Asisten Tata Pemerintahan, Faisal dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota, Saminan memantau suasana hari pertama masuk sekolah di SMP I dan SD I Banda Aceh, Senin (15/7/2019).

Sekolah pertama yang dituju Wali Kota adalah SMP I. Di sekolah yang berlokasi di kawasan Blang Padang ini, Aminullah disambut Kepala Sekolah, Bustami dan para guru.

Tiba disana, Wali Kota langsung menuju salah-satu kelas dan menyapa sejumlah siswa yang baru masuk ke sekolah tersebut. Suasana hari pertama sekolah usai libur panjang berjalan lancar. Para siswa tampak bersemangat kembali bersekolah. Sementara bagi siswa baru, menjadi pengalaman pertama berseragam SMP.

Usai dari SMP I, Aminullah dan rombongan melanjutkan pemantauan ke SD I. Di sekolah ini Wali Kota disambut dengan upacara khusus oleh dewan guru dan para murid dengan pengalungan bunga.

Di halaman sekolah, sudah berkumpul murid-murid baru yang didampingi para orang tua mereka. Mereka menyambut kedatangan orang nomor satu Banda Aceh dengan gembira. Bahkan, Indi salah-satu murid baru, menunjukkan kemampuan hafalan Quran kepada Wali Kota dan para guru.

Pada kesempatan ini, Aminullah meminta para guru dapat mendidik murid-murid tersebut dengan sungguh-sungguh. Sebagai salah-satu SD terbaik di Banda Aceh, para guru SD I harus mampu menggembleng peserta didik dengan baik sehingga mampu berprestasi mengharumkan nama Banda Aceh.

“Tolong didik mereka dengan sungguh-sungguh. Buktikan sekolah ini sebagai salah satu sekolah terbaik, sekolah yang berkualitas,” kata Aminullah.

Dalam melahirkan peserta didik yang berprestasi, Wali Kota juga meminta sekolah tersebut terus meningkatkan kompetensi guru, karena kualitas pendidikan juga tidak terlepas dari kualitas para guru.

Selain itu, Wali Kota juga meminta para wali murid tidak berhenti melakukan bimbingan dan mendampingi anak-anak mereka di rumah, meski saat ini sudah menempuh pendidikan di sekolah dasar.

“Meski sudah mulai sekolah, di rumah harus tetap dibimbing terus. Tidak cukup hanya mengandalkan waktu belajar di sekolah saja,” tambah Aminullah.

Kepada para orang tua, Aminullah juga meminta mereka terus mendampingi anak-anak, terutama dihari-hari pertama masuk sekolah.

“Ini kan pengalaman baru bagi mereka, harus diantar, didampingi bahkan ditunggu. Ketika nanti mereka sudah nyaman mungkin tidak perlu didampingi lagi,” kata Aminullah.

Sebelum pamitan pulang, Wali Kota ikut memberikan motivasi kepada peserta didik baru agar tekun dan rajin belajar.

“Belajarlah dengan tekun dan membuat sekolah ini terus berprestasi. Kalian harus bangga bisa menjadi murid dari salah-satu SD terbaik di Banda Aceh,” kata Aminullah.

Dalam kesempatan ini, Aminullah juga meminta pihak sekolah mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas sekolah tersebut, bukan hanya di level provinsi tapi juga diminta bisa bersaing di level Nasional bahkan Internasional.

“Bukan sesuatu yang tidak mungkin, bisa kita capai, salah-satu cara dengan terus meningkatkan kompetensi guru,” tambah mantan Dirut Bank Aceh ini.

Informasi dari Kepala SD I, Ridwan jumlah murid baru tahun ajaran 2019/2020 di sekolah yang dipimpinnya mencapai 86 orang.

Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilakukan mengacu pada Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018, yakni sistem zonasi. (nz)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

“Menurut saya, wartawan itu pekerjaan seksi, karena dia dekat dengan berbagai kalangan, mulai dari masyarakat biasa hingga pengambil kebijakan. 

Meskipun demikian, ia tidak boleh mengabaikan unsur performanya yang berkaitan dengan tampilan luar, skill dan integritasnya sebagai jurnalis. Sebab itu, diperlukan personality development”, kata Sunarto dari Biro Psikologi Marsha Puntadewa, Medan ketika menyambangi Bagian Humas Setda Kota Padang, Senin (15/7/2019). 

“Kita tahu wartawan bukan orang sembarangan. Mereka memiliki insting yang tajam dalam melihat berbagai fenomena sosial yang kemudian dituangkan dalam berbagai karya jurnalistik. Lalu, karena ulah beberapa orang di antaranya membuat profesi ini dipandang negatif. Disinilah kita perlu memberikan motivasi dan membangun karakter para jurnalis tersebut agar brand image-nya positif di mata masyarakat”, jelas Sunarto lagi.

Sunarto yang juga merupakan Wakil Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Sumatera Utara beserta tim mengunjungi Pemko Padang untuk menjajaki kemungkinan kerjasama dalam bidang pengembangan kompetensi psikologis SDM Pemko Padang dan stakeholdernya, termasuk pers yang menjadi mitra sejati pemerintah.

“Seperti rekan kami ini, beliau aktif menyuarakan berbagai isu penting di tengah masyarakat, salah satunya isu pelestarian lingkungan dengan mengurangi dan mendaur ulang  sampah plastik”, ujar Sunarto sembari memperkenalkan Mardinal, seorang jurnalis dari Sarolangun Jambi yang sering menyertai perjalanan Sunarto dan partner kerjanya Marlinda.

Senada dengan Sunarto, Mardinal mengatakan bahwa ia memang sedang aktif menggerakkan Komunitas Daur Ulang Sarolangun yang anggotanya selalu mendapatkan motivasi dari Sunarto beserta tim. 

“Dengan motivasi dari tim Marsha Puntadewa, anggota komunitas kami semakin semangat untuk mengolah sampah plastik dan kertas menjadi barang-barang bermanfaat”, ujar Mardinal sambil menunjukkan tas belanja dan tempat tisu daur ulang yang dibawanya.

Sementara itu Kasubag Publikasi Pemko Padang Tafrizal, mengapresiasi maksud kedatangan Sunarto beserta tim.

“Untuk segala upaya dalam meningkatkan kualitas hidup wartawan sangat kami apresiasi. Tentu ini erat kaitannya dengan kompetensi dan juga personality yang mereka miliki agar senantiasa mendapatkan tempat di hati masyarakat", tutur pria yang juga aktif mengkoordinir Ikatan Keluarga Wartawan (IKW) Sumatera Barat ini. ,(Betti)

Tersangka kasus DAK Kebumen, Taufik Kurniawan diborgol usai diperiksa KPK. (Suara.com/Welly).

IMPIANNEWS.COM  - Taufik Kurniawan divonis 6 tahun penjara. Wakil Ketua DPR itu juga didenda Rp 200 juta dengan hukuman pengganti atau subsider 4 bulan kurungan.
Hal itu dibacanakan hakim Pengadilan Tipikor Semarang pada Senin (15/7/2019). Taufik Kurniawan terbukti menerima suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Perubahan Kabupaten Kebumen dan Purbalingga.
Meski hukuman itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa selama 8 tahun penjara.
"Menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun dengan denda Rp 200 juta subsider penjara 4 bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Antonius Widijantono.
Sebelumnya, Taufik Kurniawan dituntut hukuman penjara 8 tahun. Wakil Ketua Umum PAN itu juga didenda Rp 200 juta subsider penjara selama enam bulan. Tuntutan tersebut diberikan karena Taufik dianggap bersalah karena menerima fee untuk pencairan alokasi DAK mencapai Rp 4,85 miliar.
Ia juga dianggap bersalah telah menerima suap dari mantan Bupati Kebumen, Yahya Fuad sebesar Rp3,65 miliar dan dari mantan Bupati Purbalingga Tasdi, Rp 1,2 miliar.
Selain itu, jaksa juga meminta terdakwa mengembalikan uang kerugian negara atas tindakan suap senilai Rp 4,24 miliar. Nantinya, uang tersebut akan diserahkan kepada KPK sebagai rampasan negara.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kuasa Hukum Taufik Kurniawan, Fidli Galan Syarif mengaku keberatan atas tuntutan jaksa dari KPK tersebut. Ia menilai tuntutan itu terlalu berat dan terkesan mengada-ada karena banyak tuduhan yang tak bisa dibuktikan di ruang pengadilan. Salah satunya bukti berkas proposal pengajuan DAK Purbalingga yang tidak ada dalam fakta persidangan.


IMPIANNEWS.COM.(Padang). 

Wali Kota Padang Mahyeldi meninjau lokasi masjid baru di Pantai Muaro Padang yang terkena gusuran ombak beberapa waktu lalu. Akibatnya pondasi dan pagar masjid tersebut menjadi ambruk. Tinjauan tersebut didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Padang Yenni Yuliza, Senin (15/07/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi menjelaskan, saat ini Kementerian PUPR melalui BWS V telah menganggarkan dana sebesar Rp4,5 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan dinding laut di wilayah masjid baru yang pagarnya telah hancur tersebut.

Ia menambahkan, pembangunan disekitar masjid baru tersebut akan dikerjakan Selasa (16/07/2019). Saat ini pembangunan juga sedang dilakukan, dimulai dari kawasan daerah Jalan Muaro dan terus menuju ke pantai di belakang masjid baru tersebut.

"Alhamdulillah, adanya dana dari BWS V tersebut maka pembangunan dinding laut untuk masjid ini dapat dilaksanakan. Disamping itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk pemeliharaan berkala breakwater/seawall dan bangunan pengamanan lainnya di sepanjang pantai Padang," jelasnya.

Mahyeldi berharap, pembangunan dinding laut dari BWS V  ini dapat diselesaikan dengan cepat, sehingga kawasan refresentatif di sekitar masjid baru muara Pantai Padang ini dapat tertata kembali.

 "Jika kawasan ini dapat tertata kembali, nantinya dapat menjadi ikon baru bagi masyarakat kota Padang untuk berwisata," tutupnya. (Muliadi/ HumasPadang)

IMPIANNEWS.COM (Banda Aceh). 

Lembaga Swadaya Masyarakat Rambu darat (Radar) Aceh, mendesak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, segera menunjuk Sekretaris daerah (Sekda) definitif, agar dapat meningkatkan kinerja dan kepentingan pemerintah Aceh kedepan.senin (15/7/2019)

Hal itu disampaikan Heri Safrijal yang juga menjabat Ketua LSM Radar Aceh

Menurut Heri, jabatan Sekda Aceh definitif, dinilai sudah sangat mendesak, terutama menjelang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020.

“KUA dan PPAS adalah, dokumen anggaran yang dibuat oleh Sekda untuk disampaikan kepada kepala daerah sebagai pedoman dalam penyusunan APBA 2020,” ungkap Heri.

Selain itu, ia juga mengatakan, ada banyak kepentingan disana hingga sampai jabatan Sekda di defenitifkan. Tapi hingga menjelang masa pembahasan hal tersebut, jabatan itu masih kosong. 

Kehadiran Sekda defenitif saat ini, menurutnya, dinilai menjadi sangat penting, agar keragu raguan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan di tingkat Provinsi. Plt Gubernur hanya mengusulkan tiga nama calon untuk ditetapkan sebagai Sekda defenitif, sedangkan yang menetapkan siapa Sekda definitif nantinya adalah Presiden. Dan itu sudah diatur dalam PP Nomor 58 tahun 2009, ” ujar Heri Safrijal. 

“Terkait dengan siapa yang akan dilantik, itu tergantung kepada Plt Gubernur, karena sudah ada tiga nama untuk diajukan menjadi Sekda defenitif, Yaitu: M Jafar yang saat ini menjabat Asisten I, Taqwallah Asisten II dan Kamaruddin Andalah sebagai Asisten III. Dan ketiganya itu adalah putra terbaik Aceh tentunya,” pungkasnya.

Oleh Karena itu, ia berharap, Sekda definitif yang dipilih nantinya, merupakan orang yang mampu menjaga ritme pemerintahan Aceh. Apalagi tugas Sekda definitif itu sangat strategis dan penting.

Ia juga menyebutkan, Sekda merupakan ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang selalu akan berhubungan dengan Banggar (Badan Anggaran) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam pembahasan dokumen KUA dan PPAS 2020 yang waktunya kini sudah sangat dekat.

Selain itu sekda juga masuk dalam tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), yang bertugas menerbitkan surat keputusan (SK). “Saat ini, apabila ada pejabat eselon III maupun IV yang akan diganti karena meninggal dunia, sakit berkepanjangan atau pensiun, Plt Sekda tidak bisa menerbitkan SK itu, karena bukan wewenangnya. Kondisi ini bisa mengganggu kelancaran jalannya roda Pemerintahan Aceh,” tandasnya.

Ia juga menambahkan, Plt Sekda memiliki kewenangan terbatas, tentu tak sama dengan Sekda definitif yang memiliki keleluasaan dalam mengatur gerak langkah pemerintahan.

Oleh karena itu, LSM  Radar Aceh mendesak Mendagri dan Sesneg, untuk mengajukan SK Sekda aceh Definitif ke Presiden Joko Widodo agar segera menerbitkan SK penunjukan Sekda Aceh yang baru agar secepatnya dilantik.

Berhubung masa jabatan Plt Sekda Aceh hanya untuk jangka waktu tiga bulan dan dapat diperpanjang sekali atau tiga bulan lagi. Helvizar telah dperpanjang masa jabatannya selaku Plt Sekda Aceh yang akan berakhir masa jabatannya pada 29 Juli 2019.

“Bagi kita, ketiga calon yang sudah dipilih itu, semuanya putra terbaik Aceh. Silahkan Presiden bersama Plt Gubernur Aceh memilih salah satu yang tepat menjadi Sekda Aceh,” tutup Heri Safrijal (Dedi)

IMPIANNEWS.COM


IDI rayeuk- berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Tim yang dipimpin oleh Kepala Seksi Tidak Pidana Khusus Hafrizal, SH.MH dengan pengawalan dari Kepolisian Daerah Aceh telah melakukan Eksekusi terhadap Terpidana an. Syahrizal, SE, M.Si Bin Abu Bakar (KPA pada BPN Kab. Aceh Timur) Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembangunan Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Timur yang bersumber dari dana APBN T.A. 2014,senin(15/7/2019) 

Bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap No. 394 K/Pid.sus/2019 tgl 15 April 2019, yang dalam amar putusannya menyatakan antara lain bahwa sdr.  Syahrizal,  S. E.,  M. Si Bin Abu Bakar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan menjatuhkan pidana kepada Syahrizal,  S. E.,  M. Si Bin Abu Bakar dengan hukuman pidana penjara selama 4 th dan denda sebesar Rp.  200.000.000 subs 6 bulan penjara.

Bahwa sebelumnya Pengadilan Negeri Tipikor dan Pengadilan Tinggi Tipikor Banda Aceh menjatuhkan pidana terhadap terdakwa  Syahrizal,  S. E.,  M. Si Bin Abu Bakar,  terdakwa Nazarudin, terdakwa Thirasani, S.P., terdakwa Mustafa Lisa dengan penjara selama 1 tahun denda 50 juta subs. 1 bulan kurungan melanggar pasal 3  jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Bahwa terhadap putusan tersebut maka Penuntut Umum pada Kejari Aceh Timur melakukan upaya hukum banding dan kasasi.

Bahwa pada saat Tim Eksekusi dari Kejari Aceh Timur hendak melakukan eksekusi pada hari ini di Rumah terpidana di ...... terpidana ada meminta waktu sebentar utk bertemu kluarga,  selanjutnya terpidana Syahrizal,  S. E.,  M. Si Bin Abu Bakar di dampingi oleh istri dibawa kemudian diserahkan oleh Tim ke Rutan kelas IIb Banda Aceh di Kaju dan pada jam 15.00 Wib untuk menjalani pidana penjara.

Bahwa Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung untuk terdakwa Nazarudin, terdakwa Thirasani, S.P., terdakwa Mustafa Lisa atas kasus yang sama sampai saat ini belum diterima oleh Kejari Aceh Timur. 

Eksekusi terpidana Syahrizal,  S. E.,  M. Si Bin Abu Bakar berjalan dengan aman, lancar dan tertib.(Dedi)

IMPIANNEWS.COM (Idi rayeuk). 

Plt Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi mewakili Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH membuka Penobatan Duta Wisata Agam Inong Kabupaten Aceh Timur 2018. Perhelatan tersebut berlangsung di Gedung Idi Sport Center (ISC), Senin (15/7/2019)

Dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, kepariwasataan merupakan keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata dan bersifat multidimensi serta multi disiplin yang muncul sebagai interaksi antara wisatawan dan masyarakat setempat, sesama wisatawan, pemerintah, pemerintah daerah dan pengusaha," kata Syahrizal.

Sedangkan tujuannya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menekan angka kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkungan dan sumberdaya serta memperkuat pershabatan antar Bangsa," terang Syahrizal.

Aceh Timur sangat kaya akan potensi wisata yang dapat kita angkat kemudian kita kembangkan, potensi wisata tersebut antara lain objek wisata pantai yang terdapat disepanjang pesisir Aceh Timur," sebut Syahrizal 

Lebih lanjut disampaikan, potensi wisata yang kita miliki merupakan kekayaan Aceh Timur yang tidak kita hitung seberapa besar nilainya secara ekonomi, ujarnya.

Jika kita mampu menjaga dan memanfaatkan kekayaan yang di anugerahkan oleh Allah SWT kepada kita ini, maka kami yakin masyarakat Aceh Timur kedepan akan lebih baik kehidupannya dan sejahtera, dengan catatan penggelolaannya dilakukan dengan baik dan profesional dan tetap dalam rambu-rambu syariat Islam serta menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat setempat," demikian pungkas Syahrizal Fauzi Plt Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Timur.

Sebelumnya Ashadi Kepala Disparpora dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan agenda tahunan setiap daerah, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan pada akhirnya akan digelar pada tingkat nasional sebagai duta wisata Indonesia," katanya.

Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan pemilihan duta wisata 2019 ini diantaranya, memotovasi dan mendorong generasi muda untuk ikut dalam promosi kepariwasataan, sekaligus meningkatkan kecintaan mereka terhadap seni dan budaya daerah," terang Ashadi.

Selain itu juga untuk mempersiapkan putra putri terbaik berprestasi yang mampu menjadi duta wisata Aceh Timur, yang kemudian akan mewakili Aceh ditingkat Provisi. Bahkan sebagai usaha peningkatan kemampuan personil pelayanan informasi dan promosi wisata daerah," demikian pungkas Aahadi.(Dedi).

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Awal dimulainya Proses Belajar Mengajar (PBM) di tahun ajaran 2019/2020, ratusan Peserta Didik Baru (PDB) hadir bergabung di SMPN 1 Payakumbuh yang tergolong SMP tertua di Kota Payakumbuh. 

Selain tua, sekolah yang terletak di jantung Kota Payakumbuh ini juga terkenal dengan keberadaan bangunan tua yang tercatat sebagai cagar budaya yang masih terjaga dengan baik keasriannya.

Tampil sebagai pembuka tahun ajaran baru, Kepala SMPN 1 Payakumbuh Defi Marlitra bertindak sebagai inspektur upacara bendera Senin pagi.

Dihadapan seribuan murid mulai dari kelas VII hingga kelas IX, Defi Marlitra pada Senin pagi (15/07/2019) dalam amanatnya mengucapkan selamat datang PDB dan selamat kembali ke sekolah kepada siswa kelas tinggi.

"Bismillahirohmanirohim. Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh keluarga besar SMPN 1 Payakumbuh pada tahun palajaran 2019/2020, terutama kepada pesera didik baru. Semoga pertemuan awal kita ini diridhoi Allah dan dijadikan amal ibadah untuk kita semua,"Defi Marlitra awali amanatnya.

Dikatakan Defi, saat ini kita audah satu keluarga besar di SMPN 1 Payakumbuh. Dirinya menghimbau peserta upacara untuk bersama melanjutkan sukses dan prestasi yang telah dituai selama ini. Dirinya juga mengingatkan akan pentingnya nilai disiplin dalam segala lini. Tak lupa Defi berpesan kepada siswa kelas tinggi agar membimbing dan membina adik kelasnya.

"Sekali lagi, selamat bergabung dan mari kita jadikan ini sebagai awal yang baik untuk mencapai kesuksesan,"pungkas Defi.

Usai pelaksanaan upacara yang dilakoni pengurus OSIS, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan kampus kepada peserta didik baru. Sebagaimana dijelaskan Waka Kurikulum, Hj. Syofwarni, bahwa selama 3 hari PDB akan jalani serangkaian kegiatan pengenalan kampus.

"Pengenalan kampus bagi PDB, kita isi dengan kegiatan yang mengedepankan pembelajaran dan pendidikan kedisiplinan, keagamaan, kebersamaan, kebiasaan berjemaah dalam shalat dhuha dan Dzuhur, pembinaan di TPA / TPSQ, hafalan ayat, forum an nisa dan forum ar rijal. Semua kegiatan dibawah pendampingan guru dan waka,"jelas Syofwarni.

Dikatakan Waka Kurikulum bahwa di tahun ajaran 2019/2020 ini, pihak SMPN 1 Payakumbuh akan menerapkan kontrak belajar.

" Tahun Pelajaran ini sekolah membuat kontrak belajar dengan siswa yang berisi 10 poin aturan dan larangan yang sudah menjadi tata tertib di SMPN 1 Payakumbuh. Kontrak belajar ini diketahui orangtua siswa, walikelas, waka kur, Komite dan Kepsek. Selain itu, nantinya ada daftar catatan khusus bagi anak-anak kita yang kerap melanggar aturan atau yang bermasalah di sekolah,"imbuhnya.

"Tentunya setiap aturan pasti ada konsekuensinya. Kami berharap adanya kerjasama yang baik antara 3 unsur penting tersebut, sehingga PBM anak-anak kita di SMPN 1 Payakumbuh berjalan optimal sebagaimana harapan kita semua,"tandasnya.

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, ---- Serentak di Indonesia tanggal 15 Juli 2019 merupakan tanggal awal pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di tahun ajaran 2019 / 2020. Tanggal tersebut juga awal bergabungnya peserta didik baru (PDB). Khususnya di MTsN 2 Payakumbuh setidaknya ada 252 PDB yang bergabung dengan madrasah yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Talawi kelurahan Ompang Tanah Sirah, ini.

Awal tahun ajaran baru di MTsN 2 Payakumbuh ditandai dengan upacara bendera di lapangan hijau dengan pembina Kepala Madrasah Yenni Fitri dan diikuti seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.

Yenni Fitri dalam sambutan awalnya mengajak peserta upacara untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Dirinya menyebutkan bahwa Allah masih panjang usia sehingganya di pagi cerah itu, Allah pertemukan kembali anggota keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh dalam kondisi sehat wal afiat.

"Alhamdulillah, Allah kembali pertemukan kita setelah libur kita awali di tanggal 30 Juni, lalu. Mari kita selalu meningkatkan rasa syukur. Atas anama keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh kami mengucapkan selamat datang kepada PDB, dan selamat bergabung.

Dikatakan Yenni, sejak masa PPDB setidaknya ada 432 pelamar PDB. Setelah melalui tahapan seleksi PPDB madrasah, tinggallah ananda yang hadir pagi ini sebagai PDB. Selama menjadi siswa madrasah, ada hak dan kewajiban ditentukan. Marilah berikan contoh terbaik kepada PDB. Mari kita abdikan diri dengan ikhlas dalam menciptakan generasi sebagai tempat kita mencari nafkah dan menuntut ilmu.

"Belajarlah dengan sebaik mungkin,
manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
Ingat yang lima sebelum datang yang lima
Tiada waktu tampa belajar di madrasah agar tidak merugi di masa mendatang". Inilah ungkapan dan pesan yang sering kami sampaikan di awal tahun ajaran baru, disamping penataan kurikulum.

"Peserta didik baru dalam waktu 4 hari akan menjalani  masa ta'aruf siswa madrasah (Matsma). Di matsama ananda akan dilatih disiplin dikenalkan. Untuk itu, perbaharui niat masuk madrasah. Ada 2 kemungkinan masuk madrasah, Masuk karena niat dan 
Ada masuk karena kehendak orangtua. Perbaharuilah niat kita,"imbau Yenni Fitri.

"Selanjutnya, kami mengucapkan selamat kepada siswa yang naik ke kelas lebih tinggi. Dan yang belum berhasil, mari perbaharui semangat dan niat untuk semakin lebih baik. Suksesnya pendidikan juga tergantung pada dukungan. Kami harapkan orangtua jangan hanya menyalahkan guru di madrasah. Tapi mari kita persamakan mendidik anak kita. Kami di madrasah dan orangtua di rumah,"ulasnya.

Diakhir amanatnya, Yenni Fitri menyampaikan pengumuman bahwa usai akan dilakukan rapat dinas.

"Kami harapkan usai upacara kita rapat sebentar terkait persiapan akreditasi, pembagian jam dan piket dan penatausahaan,"pungkasnya.(ul)

Walikota Solok Zul Elfian dan Walikota Payakumbuh Riza Falepi berbincang akrab di Rumah Dinas Walikota Solok, Sabtu (13/7/2019).
IMPIANNEWS.COM
Kota Solok, --- Pada Sabtu (13/07/2019) Walikota Solok, Zul Elfian Dt Tianso, menerima kunjungan silaturahim Walikota Payakumbuh, Riza Falepi di Rumah Dinasnya. Kesempatan itu, Riza Falepi yang hadir bersama Sekdako Rida Ananda sebagaimana diterangkan Zul Elfian hanya untuk bersilaturahmi selaku teman sejawat sesama Walikota.

Sebagaimana dikutip dari media patronnews.com, kesempatan itu Zul Elfian menegaskan bahwa kehadiran Riza Falepi hanya silaturahim semata, dan tidak ada unsur politis.

“Karena sama-sama disibukkan mengurus daerah masing-masing, terkadang kita lupa melakukan hal-hal kecil seperti ini yang sesungguhnya memiliki makna yang besar. Kami serasa dapat berkah telah dikunjungi saudara kembar, karena dua kota ini ditetapkan dengan aturan yang sama, 2020 sama berusia setengah abad,” ungkap Zul Elfian kepada awak media.

Dari pembicaraan dua kepala daerah ini, terungkap keduanya saling berbagi terkait persoalaan di daerah yang mereka pimpin. Wako Riza Falepi didampingi Sekda Payakumbuh Rida Ananda yang juga merupakan putera Solok. Mereka juga berbagi banyak hal dalam pelaksanaan roda pemerintah di daerahnya.

“Sebagai dua kota kembar yang ditetapkan dengan aturan yang sama. Banyak persoalan yang menarik untuk didiskusikan terutama terkait pembangunan daerah dan persoalan kemasyarakatan, sekaligus menjalin tali silahturahim antar daerah,” ungkap Riza.

Banyak hal yang didiskusikan sehingga dua jam berlalu tanpa terasa. Kedua pimpinan daerah ini berencana akan menyiapkan waktu khusus dan longgar dengan melibatkan OPD sehingga dapat saling berbagi lebih konkrit bagi kelancaran pelaksanaan roda pemerintahan kedua daerah.

Meski sudah ditegaskan bahwa pertemuan dua walikota ini adalah silaturahmi, namun tetap saja hal ini bisa mengarah ke politis. Riza Falepi saat ini sedang menjalani periode kedua sebagai Walikota Payakumbuh. Belum bisa dipastikan kemana arah Riza selanjutnya. Apakah akan istirahat di kancah politik Sumbar dan kembali menjadi pengusaha, atau menapak jenjang yang lebih tinggi menjadi calon Gubernur atau Wakil Gubernur Sumbar.

Sementara itu, Zul Elfian saat ini menjalani periode pertama sebagai Walikota Solok. Sebelumnya, pamong senior di Kota Solok tersebut adalah Wakil Walikota Solok saat Kota Beras dipimpin Irzal Ilyas Dt Lawik Basa. Pada kontestasi politik 2020 mendatang, belum ada pernyataan Zul Elfian tentang langkahnya ke depan.

Di masyarakat Kota Solok, Kabupaten Solok dan Sumbar, Zul Elfian digadang-gadang bakal menyeberang ke Kabupaten Solok. Mencalonkan diri menjadi Bupati Solok tahun 2020. Namun, Walikota yang akrab dipanggil “Buya” tersebut juga disebut-sebut bakal “tampil” di kontestasi Pilkada Sumbar. Menjadi calon Gubernur atau Wakil Gubernur Sumbar. Peluangnya terbilang sangat besar. Dengan membawa nama Solok Raya (Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan) dan Sumbar Timur (Solok Raya ditambah Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya), peluang Zul Elfian terbilang sangat besar.

Jika Riza Falepi bisa “menggaet” atau “digaet” Zul Elfian, suara Sumbar Timur, akan membuat persaingan Pilkada Sumbar 2020 menjadi sangat seru. Apalagi, jika suara Sumbar “dibagi” dua wilayah sesuai daerah pemilihan (Dapil) DPR RI, maka paduan Riza dan Zul Elfian akan menjadi kekuatan yang sangat menakutkan. Yakni Sumbar 1 dan Sumbar 2, ditambah figur agamis yang melekat di nama keduanya. “Buya” Zul Elfian dan kader PKS yang melekat di diri Riza Falepi.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM (KUALA LUMPUR).

Malaysia menyita lebih dari 1 miliar ringgit (Rp3,4 triliun) dari rekening bank milik perusahaan negara China Petroleum Pipeline Engineering Ltd (CPP).

Penyitaan dana itu terhadi hampir setahun setelah Malaysia menghentikan dua proyek jaringan pipa bernilai USD2,3 miliar. CPP merupakan kepala kontraktor dalam proyek tersebut.

“Pemerintah Malaysia bulan ini memerintahkan HSBC mentransfer dana yang disimpan di rekening perusahaan CPP ke Suria Strategic Energy Resources yang sepenuhnya dimiliki Kementerian Keuangan Malaysia,” ungkap laporan surat kabar asal Singapura, Straits Times.

Menurut pernyataan CPP, perusahaan itu kebingungan dengan transfer sepihak dana tersebut keluar dari rekeningnya tanpa pemberitahuan. CPP merupakan unit dari raksasa energi milik negara, China National Petroleum Corp.

Pejabat dari Kementerian Keuangan Malaysia dan kantor perusahaan jaringan pipa Malaysia tidak memberikan respon untuk komentar atas berita tersebut. HSBC menolak berkomentar dengan alasan rahasia klien. Pejabat di induk usaha CPP, China National Petroleum juga menolak berkomentar.

Pada 2016, CPP memenangkan kontrak dari pemerintahan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak untuk membangun jaringan pipa yang membentang sepanjang 600 km di pantai barat semenanjung Malaysia dan jaringan pipa gas 662 km di Sabah.

Namun kedua proyek itu dihentikan pada Juli lalu oleh PM Malaysia Mahathir Mohamad yang mengalahkan Najib dalam pemilu 2018. Mahathir berjanji negosiasi ulang atau membatalkan proyek asal China yang disetujui Najib tersebut.

China pada tahun ini sepakat kembali membangun proyek kereta bernilai miliaran dolar setelah memangkas hampir sepertiga dari total biayanya. Keputusan ini diambil setelah beberapa bulan perundingan yang memanaskan hubungan kedua negara.

Mahathir terus meninjau ulang berbagai proyek yang disetujui di era Najib. Pemerintah juga mengusut berbagai kasus korupsi yang dilakukan Najib dan keluarganya.

Pada 5 Juli lalu, otoritas Malaysia mendakwa anak tiri Najib yang juga salah satu produsen film "Wolf of Wall Street", Riza Aziz, dalam kasus pencucian uang. Riza dituduh menyalahgunakan dana USD248 juta terkait lembaga negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang didirikan Najib.

Riza merupakan co-founder perusahaan produksi Hollywood, Red Granite Pictures, yang membuat film nominasi Oscar itu. Dia didakwa dengan lima tuduhan pencucian uang.

Kejaksaan menuduh Riza menerima total USD248 juta dana dari 1MDB. Riza menegaskan dia tidak bersalah atas semua tuduhan itu. Setiap tuduhan memiliki ancaman pinalti keuangan hingga USD1,21 juta, maksimal hukuman penjara lima tahun, atau keduanya.

Pengadilan membebaskan Riza dengan jaminan satu juta ringgit dan meminta dia menyerahkan paspornya.
Najib saat ini menghadapi 42 dakwaan kriminal terkait kerugian yang dialami 1MDB dan lembaga negara lainnya. Dia menyatakan tak bersalah atas semua tuduhan itu.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) memperkirakan total USD4,5 miliar disalahgunakan oleh para pejabat tinggi di 1MDB dan mitra mereka pada periode 2009 dan 2014. 1MDB telah diselidiki oleh enam negara atas tuduhan pencucian uang dan korupsi.

Kejaksaan AS menyatakan Red Granite mendanai tiga film menggunakan dana yang diduga dicuri dari 1MDB. Red Granite telah membayar pemerintah AS sebesar USD60 juta pada September 2017 untuk menyelesaikan gugatan penyitaan sipil terkait hak "The Wolf of Wall Street". (Syarifudin)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Sebanyak 40 orang Aparatur Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, diberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) teknis guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tentang ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan penanganan bahaya kebakaran.

Kegiatan ini terbilang penting mengingat setiap aparatur Damkar itu mesti mumpuni dalam mengoperasikan peralatan pemadaman api dalam situasi da kondisi apapun.  Kemudian begitu juga harus memiliki fisik, sikap dan mental disiplin serta dapat bekerja secara tim sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditentukan.

"Kita tentu berharap, setiap aparatur yang bertugas sebagai pemadam kebakaran di Kota Padang dapat bertugas secara profesional sesuai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) tentunya," ujar Wali Kota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Zabendri sewaktu membuka kegiatan diklat tersebut di Hotel Fave, Senin (15/7). Diketahui, kegiatan ini diselenggarakan selama 15 - 19 Juli 2019.

Zabendri pun menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut. Sebagaimana dengan memiliki SDM yang handal bagi aparatur Damkar merupakan salah satu kunci pencapaian penyelamatan dan penanggulangan bencana kebakaran di Kota Padang.

"Kita berharap melalui pendidikan dan pelatihan ini aparatur Damkar semakin baik lagi dalam melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran, serta penyelamatan jiwa/evakuasi atau meningkatkan kewaspadaan masyarakat tentang bahaya kebakaran. Untuk itu, sangatlah tepat bila ilmu pengetahuan dan strategi pemadam kebakaran dikembangkan melalui diklat teknis  kali ini," tukuknya.

Zabendri pun mengingatkan kepada semua  petugas pemadam kebakaran untuk wajib memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana cara melakukan kegiatan pencegahan serta bagaimana cara mengoperasikan peralatan pemadam kebakaran secara cepat, tepat dan benar.

"Oleh karena itu, kami berharap seluruh peserta diklat agar memanfaatkan ilmu yang didapat dalam diklat kali ini. Kita harus memiliki kebanggaan akan profesi yang ditekuni dan dipercayakan selama ini. Karena dalam profesi ini terkandung misi sosial kemanusiaan sebagaimana menyelamatkan jiwa raga serta harta benda masyarakat," ujar Zabendri menyemangati.(dv)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa terus melihatkan kinerjanya sejak dilantik bersama Wali Kota Mahyeldi per-13 Mei lalu.

Itu semua dilakukannya demi mewujudkan 11 program unggulan yang telah disusun bersama Wali Kota Mahyeldi. Sebagaimana tujuannya untuk lebih memajukan daerah dan masyarakat Kota Padang sesuai visi dan misi kota.

Namun diantara itu semua, Wawako pun intens menekankan akan pentingnya generasi muda. Hampir disetiap kegiatan Hendri melontarkan pentingnya semua pihak memperhatikan dan membekali generasi muda saat ini selaku calon pemimpin di masa datang.

"Generasi muda hari ini adalah calon pemimpin di masa datang. Maka itu perhatikan, bekali dan motivasilah agar bisa menjadi orang yang berguna di masa depan," ucap wawako sewaktu memberikan sambutan dalam kegiatan Pembukaan Masa Orientasi Siswa (MOS) SMP Muhammadiyah 5 Padang, Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (15/7).

Wawako melanjutkan, dalam membekali dan menguatkan generasi muda memang bisa dikatakan bukanlah pekerjaan mudah. Namun butuh kerjasama dan kerja keras dari semua pihak terutama keluarga.

"Kalau guru saja di sekolah tentu tidak akan maksimal tanpa dukungan dan perhatian orang tua di rumah. Begitu juga di lingkungan masyarakat. Kita berharap, semua pihak dapat memperhatikan para generasi muda kita saat ini. Berikanlah motivasi dan kasih sayang agar mereka semangat untuk belajar dan melakukan hal positif lainnya," ucapnya.

Lebih jauh Hendri juga mengimbau murid-murid baru SMP Muhammadiyah 5 tersebut untuk belajar dengan rajin, patuh dan sayang pada guru selaku perwakilan orang tua di sekolah dan terpenting lagi mengasihi dan taat pada kedua orang tua di rumah.

"Maka dari itu, atas nama Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan selamat kepada SMP Muhammadiyah 5 yang telah memiliki peserta didik baru untuk tahun ajaran 2019/2020. Semoga semakin maju dan lebih jaya lagi untuk masa-masa mendatang. Begitu juga kepada peserta didik baru kami tentunya berharap, semuanya mengikuti kegiatan pelajaran dan aturan dengan baik," tukas wawako.

Lebih lanjut Wawako Hendri pun juga memotivasi murid baru SMP Muhammadiyah 5, dimana yang hafal Alquran minimal 1 juz dalam waktu 3 bulan sejak saat ini akan diberikannya hadiah.

"Nanti jika ada ananda yang hafal Alquran minimal 1 juz dalan kurun 3 bulan ini maka saya akan berikan hadiah. Maka itu mari kita saling berpacu untuk menjadi penghafal Alquran dengan senantiasa beriman dan bertakwa kepada Allah Swt," serunya sembari menyematkan pin kepada perwakilan peserta didik baru SMP Muhammadiyah 5 Padang, tanda telah dibukanya kegiatan MOS yang akan dilangsungkan selama tiga hari itu. (DS)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Dalam rangka meningkatkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial untuk kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Kota Padang, Tagana (Taruna Siaga Bencana), KSB (Kelompok Siaga Bencana) dan PKH (Program Keluarga Harapan) Kota Padang mengadakan Bakti Sosial di beberapa lokasi di Kota Padang pada 11-13 Juli 2019 lalu.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi mengatakan, aksi sosial yang digelar Tagana, KSB dan PKH Kota Padang juga untuk meningkatkan kepedulian antar sesama, terhadap lingkungan, dan untuk mempererat silaturrahim antar sesama aktivis sosial. Bakti Sosial digelar dalam bentuk gotong royong pembersihan Pantai Muaro Padang, pembersihan perumahan Belimbing Kuranji, pembersihan dan pengecatan Tugu Bagindo Aziz Chan di simpang Lapai, Tugu Kuranji (Tugu Pistol) di Jalan Raya Kuranji (Simpang Akhirat), dan aksi donor darah bersama PMI Kota Padang.

“Bakti Sosial ini rutin kita lakukan agar nilai-nilai kesetiakawanan sosial tetap melekat pada aktivis sosial Kota Padang”, ujar Afriadi, Senin (15/7/2019).

Ia menambahkan, Aksi Sosial tersebut diikuti sekitar 150 orang yang berasal dari Tagana, KSB dan PKH. Bahkan, ada Tagana yang berasal dari kabupaten Tanah Datar dan Pesisir Selatan. Aksi Sosial juga dilakukan dalam rangka memperingati gugurnya pahlawan Bagindo Aziz Chan, dimana upacara peringatannya akan dilaksanakan pada 19 Juli 2019 di GOR H. Agus Salim dan di Kota Bukittinggi. (th)


IMPIANNEWS.COM
Payakumkuh, --- Sebagai wujud syukur atas nikmat Allah SWT, keluarga besar SMAN 2 Payakumbuh menggelar pawai keliling kota atas keberhasilan 2 orang siswa Kampus Flamboyan ini meraih medali perunggu di ajang Olimpiade Sains Nasional 2019 yang dipusatkan di Manado, beberapa waktu lalu.

Pawai ta'aruf keliling kota diawal tahun ajaran 2019/2020 dipimpin langsung Kepala SMAN 2 Payakumbuh Hj. Irma Takarina dan dikawal aparat kepolisian Polres Payakumbuh ini melibatkan keluarga besar. Ikut hadir pengurus komite sekolah.

"Alhamdulillah, ada 2 orang siswa kita sebagai Provinsi Sumatera Barat dalam.osn 2019 tingkat nasional di Manado. Sebagai wujud syukur dan peningkatan motivasi juara, kita sengaja menggelar pawai keliling kota. Adapun kedua siswa kita tersebut adalah, Habibi Husni di cabang komputer dan Muhammad Zaki Alfakhrezi di cabang Geografi,"terang Irma Takarina saat dikomfirmasi media melalui selulernya, Senin (15/07/2019) siang.

Kue Ulang Tahun untuk Kapolres Payakumbuh.
Usai menggelar pawai keliling kota, keluarga besar SMAN 2 Payakumbuh kembali melanjutkan kegiatan silaturahmi dengan Kapolres Payakumbuh. 

Kehadiran rombongan disambut langsung Kapolres Payakumbuh AKBP Endrastiawan Setyowibowo, S.SIK, MH sekira pukul 14.00 WIB bertempat di lobi Mapolres Payakumbuh.

Adapun maksud kehadiran keluarga besar SMAN 2 Payakumbuh siang itu menyerahkan tanda apresiasi berupa kue ulang tahun dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 di Kota Payakumbuh. Penyerahan kue dilakukan Kepsek dan diterima langsung Kapolres Payakumbuh.

"Terima kasih, ini.adalah sebuah bukti sinergitas kita selama ini. Kami berharap, semoga kekeluargaan ini terus kita pertahankan dan tingkatkan. Selamat atas prestasi yang diraih selama ini,"ucap Kapolres Endrastiawan Setyowibowo didampingi Wakapolres Payakumbuh Kompol Eridal, S.H, Kabag Sumda Polres Payakumbuh Kompol Rusirwan dan Kasat Binmas Polres Payakumbuh AKP Hikmah, S.Kom M.Kom.

"Terima kasih juga kami aturkan, Pak. Selamat HUT Bhayangkara Ke 73, Pak. Selama ini, sukses dan prestasi yang telah diraih selama tak lepas dari pembinaan disiplin dan arahan dari Kapolres dan jajaran. Berkat binaan itu, insyaallah siswa kita terhindar dari perilaku melanggar hukum,"balas Irma.

Dikatakan Irma Takarina, kami juga selalu mengharapkan binaan dari jajaran Polres Payakumbuh. Sinergitas ini adalah bukti kekeluargaan dan kebersamaan antara pihak sekolah dan Polres Payakumbuh,"balas Irma mengakhiri.

Kegiatan yang berakhir sekira 14.30 WIB berlangsung terkendali dan ditutup dengan foto bersama.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Serentak di Indonesia tanggal 15 Juli 2019 merupakan tanggal awal pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di tahun ajaran 2019 / 2020. Tanggal tersebut juga awal bergabungnya peserta didik baru (PDB). Khususnya di MTsN 2 Payakumbuh setidaknya ada 252 PDB yang bergabung dengan madrasah yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Talawi kelurahan Ompang Tanah Sirah, ini.

Awal tahun ajaran baru di MTsN 2 Payakumbuh ditandai dengan upacara bendera di lapangan hijau dengan pembina Kepala Madrasah Yenni Fitri dan diikuti seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.

Yenni Fitri dalam sambutan awalnya mengajak peserta upacara untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Dirinya menyebutkan bahwa Allah masih panjang usia sehingganya di pagi cerah itu, Allah pertemukan kembali anggota keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh dalam kondisi sehat wal afiat.

"Alhamdulillah, Allah kembali pertemukan kita setelah libur kita awali di tanggal 30 Juni, lalu. Mari kita selalu meningkatkan rasa syukur. Atas anama keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh kami mengucapkan selamat datang kepada PDB, dan selamat bergabung.

Dikatakan Yenni, sejak masa PPDB setidaknya ada 432 pelamar PDB. Setelah melalui tahapan seleksi PPDB madrasah, tinggallah ananda yang hadir pagi ini sebagai PDB. Selama menjadi siswa madrasah, ada hak dan kewajiban ditentukan. Marilah berikan contoh terbaik kepada PDB. Mari kita abdikan diri dengan ikhlas dalam menciptakan generasi sebagai tempat kita mencari nafkah dan menuntut ilmu.

"Belajarlah dengan sebaik mungkin,
manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
Ingat yang lima sebelum datang yang lima
Tiada waktu tampa belajar di madrasah agar tidak merugi di masa mendatang". Inilah ungkapan dan pesan yang sering kami sampaikan di awal tahun ajaran baru, disamping penataan kurikulum.

"Peserta didik baru dalam waktu 4 hari akan menjalani  masa ta'aruf siswa madrasah (Matsma). Di matsama ananda akan dilatih disiplin dikenalkan. Untuk itu, perbaharui niat masuk madrasah. Ada 2 kemungkinan masuk madrasah, Masuk karena niat dan
Ada masuk karena kehendak orangtua. Perbaharuilah niat kita,"imbau Yenni Fitri.

"Selanjutnya, kami mengucapkan selamat kepada siswa yang naik ke kelas lebih tinggi. Dan yang belum berhasil, mari perbaharui semangat dan niat untuk semakin lebih baik. Suksesnya pendidikan juga tergantung pada dukungan. Kami harapkan orangtua jangan hanya menyalahkan guru di madrasah. Tapi mari kita persamakan mendidik anak kita. Kami di madrasah dan orangtua di rumah,"ulasnya.

Diakhir amanatnya, Yenni Fitri menyampaikan pengumuman bahwa usai akan dilakukan rapat dinas.

"Kami harapkan usai upacara kita rapat sebentar terkait persiapan akreditasi, pembagian jam dan piket dan penatausahaan,"pungkasnya.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota Padang terus meningkatkan
kemandirian dan produktivitas ekonomi para penyandang disabilitas. Melalui Dinas Sosial, para penyandang disabilitas itu diberi bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berupa modal dan alat usaha.

"Melalui bantuan UEP ini, Pemerintah Kota Padang berupaya terus meningkatkan kemandirian dan ekonomi produktif para penyandang disabilitas," kata Wakil Walikota Padang, Hendri Septa disela penyerahan bantuan UEP di aula kantor Dinas Sosial Kota Padang, Senin (15/07/2019).

Menurut Hendri Septa, kemandirian penyandang disabilitas patut didorong supaya mereka tidak menghadapi masalah diskriminatif, soal identitas, relasi sosial dan aksesibilitas serta aspek lainnya. 

"Paradigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas juga harus berubah. Bukanlah merupakan objek pembangunan, tetapi merupakan subjek dari pembangunan itu sendiri," ulas Hendri Septa.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi mengungkapkan, sebanyak 127 orang penyandang disabilitas sudah menerima manfaat bantuan UEP. Guna menguatkan kembali, Dinas sosial menyerahkan lagi bantuan bagi komunitas penyandang disabilitas. 

"Sebanyak 127 orang penyandang disabilitas penerima manfaat UEP sudah mendapatkan pelatihan keterampilan. Diantara mereka hari ini diberikan bantuan berupa peralatan usaha dan modal," kata Afriadi.

Adapun penerima bantuan UEP yang diserahkan hari ini terdiri dari 8 orang. Rinciannya, 4 orang tuna netra, 2 orang tuna daksa dan dua orang tuna rungu. (tf)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.