Juni 2018


Jalan Kaki Indonesia-Mekkah, Mochammad Khamim Setiawan (28) bukan siapa-siapa.
IMPIANNEWS.COM (Pakolongan).

Kisah Pemuda Pekalongan ini Bikin Haru Warga dunia, Jalan Kaki Indonesia-Mekkah, Mochammad Khamim Setiawan (28) bukan siapa-siapa. Bukan orang kaya atau orang penting di negeri ini..

Dia hanyalah pemuda biasa asal Pekalongan. Lulusan dari universitas negeri Semarang (UNNES)
Tapi keberanian dan semangatnya, sampai membuat orang luar negeri terbengong-bengong. 

Mochammad Khamim Setiawan tiba-tiba nongol di media yang berbasis di Dubai, Khaleejtimes. Luar biasa dan mengharukan. ia bertekad naik haji dengan jalan kaki, dari Pekalongan ke Arab Saudi!

Khamim memulai perjalanannya dari Pekalongan pada 28 Agustus 2016 lalu. Ia melewati berbegai negara dengan berjalan kaki.

Indonesia Mekah. Tentu saja, terkecuali menyeberangi lautan atau selat, yang tak mungkin dilakukannya tanpa naik ferry atau kapal. Ia sering memilih untuk istirahat di masjid, menumpang di rumah orang yang bermurah hati, sampai bermalam di hutan sudah biasa ia lakukan.

Tak disangka, usahanya yang terkesan mustahil itu, membuahkan hasil. Pada 19 Mei 2017, ia telah tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. 

Kepada Khaleej Times, Khamim menceritakan perjalanannya. Khamim meyakini bahwa berjalan kaki adalah keutamaan dalam menunaikan ibadah haji. Ini yang menjadikan alasan baginya untuk melakukan perjalanan dahsyat ini.
Menguji kekuatan fisik dan spiritual merupakan alasan utamanya untuk berjalan kaki.

Yang luar biasa lagi, selama perjalanan, Khamim juga lebih sering menjalankan ibadah puasa hampir setiap hari.
Kebiasaan berpuasa, kecuali di hari besar agama Islam, telah ia lakukan selama lima tahun terakhir.

Jika dalam kondisi berpuasa, ia lebih sering berjalan di malam hari. Dalam kondisi fisik yang baik, ia dapat menempuh perjalanan sepanjang 50 kilometer dalam semalam. Bila ia lelah, ia 'hanya' bisa menempuh 15 kilometer. Namun Tuhan seakan melindungi Khamim.

Selama perjalanan, ia hanya dua kali mengalami sakit yaitu ketika ia di Malaysia dan India. Khamim tak membawa banyak uang. Dari rumah ia menceritakan hanya membawa Rp 1 juta Tapi nyatanya, ia kerap mendapat bantuan tak terduga di jalanan. Yang mengharukan, ia juga kerap mendapat bantuan dari orang yang berbeda agama.

"Saya tak pernah meminta-minta, namun saya selalu bertemu orang yang memberi makanan dan bekal lain," jelasnya.

"Saya disambut di kuil Budha di Thailand, diberi makanan oleh warga desa disana.
Dan di Myanmar, saya bertemu dan belajar dengan ilmuwan muslim dari berbagai negara. di India  saya berteman dengan pasangan Kristen asal Irlandia yang bersepeda.

Namun jika semua bekal benar benar habis. Baru Saya akan minta bantuan sama saudara atao sahabat saya di Indonesia.

Kisahnya, sebagaimana dikutip dari Good News From Indonesia.

Khamim meyakini, berhaji bukan melulu beribadah dengan Tuhan. Tapi berinteraksi dengan manusia dari berbagai keyakinan berbeda juga merupakan sebuah pengabdian pada yg kuasa. Dan Menumbuhkan rasa toleransi, menurutnya juga merupakan bentuk kepatuhan kepada Tuhan.

Doping Khamim sederhana saja, campuran air dan madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dua potong kaos dan celana, dua pasang sepatu, sejumlah kaos kaki, sejumlah pakaian dalam, sebuah kantung tidur dan tenda, sebuah lampu, telepon pintar dan GPS, pasport, adalah seluruh barang yang ia bawa. Hanya itu dan Visa ia urus sendiri. Jika ia memasuki negara lain yang ia tuju adalah kedutaan Indonesia. Untuk mendapatkan visa ke negara yg akan di tuju selanjutnya.

Seluruh perlengkapan dimasukkan dalam sebuah tas punggung yang di luarnya terpasang sebuah bendera Indonesia berukuran kecil. 

Ia pun membuat tulisan : "I'm on my way to Mecca by foot" atau "Aku dalam perjalanan ke Mekkah berjalan kaki, Bila sesuai rencana, perjalanan panjang Khamim ini akan berakhir di Mekkah pada 30 Agustus 2017, atau sehari sebelum Idul Adha, tepat setahun perjalanannya.

Menurut media yang berbasis di Uni Emirat Arab, Khaleej Times, Konjen Indonesia yang berada di Dubai, Murdi Primbani telah menyambut kedatangan Khamim. Murdi mengatakan, Khamim adalah teladan bagi orang muslim Indonesia, yang mengajarkan kesederhanaan, spritualitas, dan bertekad kuat.

Kisah Khamim memang membuat banyak orang tak percaya. Jalan Kaki Indonesia-Mekkah. Dan pasti Kisah Pemuda Pekalongan ini Bikin Haru Warga Timur Tengah kala itu. (ul)

Dikutip dari media UEA, Khaleej Times. | Khaleej Times.

Presiden Jokowi dan PM Mahathir membahas berbagai hal,
baik yang terkait urusan bilateral kedua negara maupun isu regional dan internasional. 
IMPIANNEWS.COM (Bogor).

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 29 Juni 2018. Kunjungan PM Mahathir ini merupakan kunjungan resmi pertama ke negara ASEAN setelah dirinya terpilih sebagai perdana menteri, Mei lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Mahathir membahas berbagai hal, baik yang terkait urusan bilateral kedua negara maupun isu regional dan internasional. Kedua negara juga memiliki komitmen yang sama mengenai _good governance_, pemberantasan korupsi, isu pentingnya konektivitas dan penyelesaian yang berkaitan dengan perbatasan.

"Satu persatu akan mulai kita bahas di forum-forum di tingkat menteri. Kita juga berbicara untuk bekerjasama, bersama-sama di perbatasan sehingga keuntungan didapat oleh Malaysia maupun Indonesia," ucap Presiden saat pernyataan pers bersama di Ruang Teratai, Istana Kepresidenan Bogor.

Selain itu, keduanya juga membahas mengenai perlindungan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Presiden menitipkan warga negara dan tenaga kerja Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia, termasuk pendidikan bagi anak mereka.

Isu lain yang dibahas adalah kerjasama kedua negara untuk melawan diskriminasi kelapa sawit. Sebagai dua negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia, kerja sama kedua negara sangat penting untuk melawan segala bentuk diskriminasi terhadap sawit.

Di tempat berbeda, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia dan Malaysia akan berjuang bersama melawan diskriminasi terhadap sawit.

"Indonesia dan Malaysia kalau dilihat dari produksinya lebih dari 80 persen. Sejauh ini kita bersama dengan Malaysia untuk berjuang bersama untuk masalah sawit. Ini disampaikan kembali oleh Presiden supaya kita dengan Malaysia bergandeng tangan untuk melawan diskriminasi terhadap kelapa sawit kita," ujar Menlu.

Sementara itu, untuk isu internasional, Presiden Jokowi dan PM Mahathir membahas mengenai isu Laut Cina Selatan. Keduanya bersepakat untuk mengedepankan dialog dengan menghormati hukum internasional.

"Kita memiliki komitmen yang sama bahwa penyelesaian lewat dialog yang berbasis pada hukum-hukum internsional akan kita kedepankan," imbuh Presiden Jokowi, 

(Gumilar Abdul Latif).

Wakil Walikota Padang, Ir. Emzalmi.M.Si mewanti-wanti masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menerima setiap  informasi yang belum tentu  ada kebenarannya
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Wakil Walikota Padang, Ir. Emzalmi.M.Si mewanti-wanti masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menerima setiap  informasi yang belum tentu  ada kebenarannya. Apalagi, informasi tersebut tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan kebiasaan atau adat masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Padang Ir. Emzalmi.M.Si pada acara Halal Bihalal warga Kalumbuk Kecamatan Kuranji di Masjid Raya Marhamah Kalumbuk, Jumat malam (29/6/2018).

Dijelaskannya, informasi atau berita bohong (hoax) bisa memicu fitnah dan saling curiga antara masyarakat. Yang bisa menimbulkan keresahan dan sikap saling tidak percaya diantara sesamanya, sebutnya.

"Dan hal itu juga bisa mengganggu pembangunan masyarakat dan pembangunan Kota Padang kedepannya," ujar Emzalmi.

Lebih lanjut dijelaskan, perkembangan dunia teknologi informasi yang begitu pesat dan super cepat juga menjadi sarana penyebaran hoax dan ujaran kebencian oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memuluskan kepetingannya.

"Saya berharap, saring dulu informasi yang didapat sebelum membagikannya kepada orang lain atau ingin tahu siapa narasumbet dari informasi tersebut," tegas Wakil Walikota.

Selain itu, penyebaran hoax juga bisa memecahbelah persatuan, kesatuan, persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama.

Halal Bihalal warga Kalumbuk tersebut juga diisi dengan tausyah dan berakhir sekitar pukul 10 malam. (th)

Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan, bahwa terlebih dahulu harus ada kesediaan masyarakat Durian Tarung untuk pembebasan tanahnya.
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Padatnya arus lalu lintas di Jalan Durian Tarung Kelurahan Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji, memang sudah tak terelakkan lagi. Sebagai jalur alternatif menuju kampus Unand Limau Manis dari jalan bypass, di jalan Durian Tarung juga terdapat sekolah MAN, MTsN dan SD. 

Menyikapi permintaan masyarakat untuk pelebaran jalan, Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan, bahwa terlebih dahulu harus ada kesediaan masyarakat Durian Tarung untuk pembebasan tanahnya.

"Kalau masyarakat sudah siap tanahnya dibebaskan, nanti Tim Appraisal Kota Padang akan menilai harga tanah untuk ganti rugi," ungkap Mahyeldi disela-sela silaturrahmi dengan masyarakat Duriang Tarung di sebuah kedai nasi di pinggir jalan tersebut, Jumat malam (29/06/2018).

Lebih lanjut dijelaskan, dengan adanya kesediaan masyarakat dan nilai ganti rugi akan mempermudah perencanaan, terutama dalam penganggaran pelebaran jalan oleh Pemko Padang.

"Memang, sudah selayaknya Jalan Durian Tarung ini diperlebar, biar lebih representatif lagi untuk dilewati," ujar Mahyeldi.

Dikesempatan itu, Zaharman, pemuka masyarakat setempat, mengatakan, selain pelebaran jalan, disepanjang Jalan Durian Tarung hingga simpang Koto Tingga juga memerlukan lampu penerangan jalan.

"Di malam hari, jalan disini sangat gelap. Dan itu bisa memicu tindakan kejahatan," ujar anggota DPRD Kota Padang tersebut.

Ditambahkannya, sebagai anggota legislatif, Zaharman akan mendukung pelebaran Jalan Durian Tarung. "Kita berharap, Pemko Padang benar-benar serius merencanakan pelebaran jalan ini," tambah Zaharman yang juga mengikutsertakan anggota DPRD Kota Padang, Yendril dikesempatan itu.

Silaturrahmi Walikota Padang dengan masyarakat Durian Tarung juga tak melupakan tradisi "balanjuang" (makan bersama) sembari bertukar pikiran dengan ninik mamak, bundo kanduang dan pemuda.(ll)

Sepuluh pejabat Dilantik  Kepala KUA kecamatan yakni Muksinin, S.Ag (Ka KUA Kec.Bonjol), Asrul, S.Ag (Ka KUA Kec. Lubuk Sikaping), Drs.Nazri Chaniago (Ka KUA Kec. Panti), Zakaria, S.Ag (Ka KUA Kec. Dua Koto), Shaifuddin Sinaga, S.Ag (Ka KUA Kec. Rao Selatan), H.Yulius Sabri, S.Ag (Ka KUA Kec. Rao), Hasnul, SHI (Ka KUA Kec. Rao Utara), Syamsul Khiar, SHI (Ka KUA Kec. Mapat Tunggul), Kasman, S.Ag (Ka KUA Kec. Mapat Tunggul Selatan) dan Ilfa Jasri, S.SosI (Ka KUA Kec. Tigo Nagari).
IMPIANNEWS.COM (Pasaman). 

 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H.Abdel Haq melantik sepuluh pejabat fungsional penghulu di aula kantor setempat Jumat (29/6).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Nafrizal didampingi staf unit kepegawaian Nofrita mengatakan kesepuluh pejabat itu adalah Kepala KUA kecamatan yakni Muksinin, S.Ag (Ka KUA Kec.Bonjol), Asrul, S.Ag (Ka KUA Kec. Lubuk Sikaping), Drs.Nazri Chaniago (Ka KUA Kec. Panti), Zakaria, S.Ag (Ka KUA Kec. Dua Koto), Shaifuddin Sinaga, S.Ag (Ka KUA Kec. Rao Selatan), H.Yulius Sabri, S.Ag (Ka KUA Kec. Rao), Hasnul, SHI (Ka KUA Kec. Rao Utara), Syamsul Khiar, SHI (Ka KUA Kec. Mapat Tunggul), Kasman, S.Ag (Ka KUA Kec. Mapat Tunggul Selatan) dan Ilfa Jasri, S.SosI (Ka KUA Kec. Tigo Nagari).

Diterangkan Nafrizal, mereka yang sebelumnya menjabat Kepala KUA tersebut berdasarkan amanah Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 harus dilakukan pelantikan dikarenakan menyandang jabatan fungsional tertentu (JFT).
“Dalam PP, JFT harus dilakukan pelantikan”, terang Nofrita.

Ditemui Sabtu (30/6), Abdel Haq menjelaskan Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 26 tahun 2016  tentang organisasi dan tata kerja KUA bahwa untuk menjabat Kepala KUA kecamatan itu baru bisa apabila mengantongi jabatan fungsional penghulu.

Ia mengatakan, penghulu adalah sebagai ujung tombak keberhasilan organisasi Kankemenag Pasaman yang salah satunya membidangi persoalan-persoalan nikah, talak, dan rujuk. Karena itu tugas yang diamanahkan harus dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku dan penuh dengan tanggung jawab. 

Dan lagi menurutnya perlu pengimplementasian lima nilai budaya kerja Kemenag, bekerja dengan integritas, profesional, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan sebagaimana harapan Menag RI H.Lukman Hakim Shaifuddin dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat H.Hendri.

Dirinya mengingatkan, agar mereka mampu meningkatkan kinerja yang bersih dan melayani, ikhlas, disiplin dan sesuai dalam koridor regulasi dan hukum yang berlaku. Dalam artian tidak melakukan KKN dan pungutan liar (pungli). 

Abdel Haq menegaskan hal tersebut merupakan komitmen para aparatur sipil negara (ASN) Kemenag termasuk di lingkungan Kemenag Pasaman.
“Jangan memungut biaya nikah diluar ketentuan”, harapnya.

Sembari mengucapkan selamat, Abdel Haq juga berpesan agar pelayanan di KUA terus meningkat sehingga keberadaannya sangat dirasakan oleh masyarakat. (suf78)

Betti melihat kemajuan signifikan kampung KB yang dibentuk di beberapa kelurahan di Kota Padang
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota Padang dinilai serius terhadap pengembangan “Program Kampung KB” yang dibentuk di setiap kecamatan. Keseriusan Pemko juga disikapi lurah bersama tokoh masyarakat dalam percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini dianggap kumuh dan marginal.

“Keseriusan Pemerintah Kota Padang untuk percepatan pembangunan Kampung KB, rupanya disikapi dengan baik oleh lurah bersama tokoh masyarakat,” kata anggota Komisi IX DPR RI Betti Shadiq Pasadique saat Sosialisasi dan Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB bersama Mitra Kerja Tahun 2018 di Kampung KB Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kamis (28/6).

Betti melihat kemajuan signifikan kampung KB yang dibentuk di beberapa kelurahan di Kota Padang. Terutama di Gunung Pangilun, terbukti kesadaran warga meningkat untuk berpartisipasi meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus kualitas kehidupan.

“Dari beberapa kampung KB , saya melihat warga di RW 12 Berok Gunung Pangilun ini ada nuansa berbeda. Warganya antusias menyambut setiap pembangunan sehingga nampak perubahan, lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra mengatakan, kegiatan yang terintegrasi di kampung KB mampu membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap program kependudukan dan KB.

Sedangkan Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir, pergerakan pembangunan kampung KB tidak lepas dari peran tokoh masyarakat yaitu, Ketua LPM, Ketua RT dan RW. Posisi lurah disini adalah mengkoordinasikan dengan pihak lainnya. (aa).

Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi ST, MT
IMPIANNEWS.COM
PAYAKUMBUH -- Tidak dapat dipungkuri, masa berhari raya Idul Fitri semua warga baik yang ada di daerah maupun yang di perantauan, pada pulang kampung. Tidak hanya berlebaran bersama sanak saudara, biasanya para perantau menyempatkan diri untuk berkunjung ke beberapa objek wisata. Mereka tak peduli walaupun kondisi lebaran identik dengan kemacetan tahunan. Akibat kemacetan, rumput yang ada di pinggir jalan ikut menanggungkan. Sampahpun bertebaran disepanjang jalan, mulai dari jalan utama hingga jalan alernatif kemacetan.
Banyaknya sampah yang bertebaran, Walikota Payakumbuh Riza Falepi melalui media sosial pribadinya, pada Sabtu pagi (30/06/2018) menghimbau warga untuk meningkatkan rasa disiplin untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Kebersihan Adalah Sebagian dari Iman. Itulah hadits yang sering disampaikan para dai dan kita tidak akan kaji haditsnya shahih atau dhoif. Tapi kita kaji manfaatnya bagi diri pribadi dan secara kemasyarakatan, tak ada salahnya kita kutip karena substansi berupa ajakan menjaga kebersihan yang dikandungnya. Sebagai Walikota Payakumbuh, Saya perhatikan, kondisi kota Payakumbuh pasca lebaran Idul Fitri kali ini cukup banyak sampah bertebaran. Walaupun pasukan kuning kita sudah bekerja siang malam menjaga kebersihan kota, menyapa jalan, namun sampah tetap bertebaran," tulis Riza Falepi.
Setelah kami lakukan evaluasi, kami dapat simpulkan, disamping efek libur lebaran dimana jumlah penghuni kota Payakumbuh bertambah dengan adanya liburan, ternyata kedisiplinan warga membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah diatur Pemko mulai menurun.
"Sebagai Walikota, ini menjadi kerajinan kami untuk kembali mengingatkan kita semua. Kita telah buat aturan main terkait tempat dan jadwal membuang sampah ke TPS/ TPSS kita yang ada. Mohon kiranya kita semua lebih tertib membuang sampah. Buanglah sampah pada waktu dan tempat yang telah ditentukan. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan kota yang kita cintai ini," imbuhnya.
Untuk kembali menguatkan kesadaran dan kedisiplinan kita terkait sampah ini, kami telah perintahkan OPD terkait untuk mengawasi sekaligus menegakkan aturan yang ada.
Ditulis lagi, Tim penegakan Perda sedang bekerja. Termasuk petugas Satpol PP bekerja untuk tegakkan aturan Perda tentang persampahan ini. Untuk diketahui, bagi yang melanggar aturan, itu ada sanksinya, yaitu hukuman penjara selama enam bulan, atau denda 50 juta. Penerapan sanksi tersebut tentu tidak dilakukan secara tiba-tiba. Ada tahapan-tahapan yang akan dijalankan sampai sanksi baru dijatuhkan. Akan ada peringatan-peringatan terlebih dahulu kepada mereka yang melanggar. Jika setelah diingatkan masih juga mbalelo atau bandel, maka mohon maaf, kami terpaksa menjatuhkan sanksi secara tegas, demi kebaikan bersama dan kebersihan kota yang kita cintai ini.
"Sekali lagi, mari bersama-sama kita jaga kebersihan dan keindahan kota kita ini. Siapa lagi yang akan menjaga kalau bukan kita. Disamping itu, kesadaran kita untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai aturan berlaku, tentunya sangat menunjang sekali terpilihnya Balai Kaliki Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kota Payakumbuh sebagai Kampung Adat yang kedepan kita proyeksikan sebagai kawasan wisata budaya di Indonesia," imbau Riza Falepi. (ul)

Sekretariat goro
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Ratusan warga Kelurahan Padang Alai Bodi Kecamatan Payakumbuh Timur menggelar gotong royong serentak pengendalian hama tikus. Goro dipusatkan di tiga tempat, yaitu hamparan Ujung Bukik, Padang Ubi dan Congkiang Kelurahan Padang Alai Bodi pada Jumat (29/06/2018).

Ikut gabung bersama mereka, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari  Dinas Pertanian, Camat dan Lurah se Kecamatan Payakumbuh Timur, para penyuluh pertanian, mahasiswa KKN Universitas Andalas, serta anggota DPRD asal kelurahan setempat,  Nasrul. 

Lurah Padang Alai Bodi, Dona Tiara Ayu yang dihubungi usai pelaksanaan Goro mengatakan bahwa pihaknya bersama masyarakat sengaja mengadakan Goro secara serentak untuk mengendalikan hama tikus yang akhir-akhir ini marak di daerahnya. 

"Kami selaku aparatur terbawah langsung mendengar, melihat dan menerima keluhan masyarakat terkait hama tikus. Musim panen terakhir, penurunan hasil cukup dirasakan petani. Alhasil, setelah berkoordinasi dengan dinas terkait, kita sepakat mengadakan Goro pengendalian hama tikus ini," ujar Lurah Dona. 

Dikatakan, ada beberapa bahan yang digunakan untuk pengendalian hama tikus saat Goro. "Kita gunakan racun empos atau racun asap Thirant, umpan petrochulum dan pengemposan atau pengasapan belerang dengan solder ke lobang-lobang pematang sawah yang kita duga jadi sarang tikus," ujar Lurah Dona. 

Ditambahkan, dari sekitar 399 hektar luas Kelurahan Padang Alai Bodi, sebanyak 170 ha merupakan lahan  persawahan. "Lahan persawahan kita luas dan mayoritas masyarakat adalah petani, jadi serangan hama tikus cukup terasa dampaknya," ujar Dona sembari mengungkap bahwa sekitar 25 ha lahan terserang hama tikus. 

"Kita rencanakan Goro serentak dan pengendalian hama tikus secara massal kembali Insyaallah Minggu tanggal 8 Juli nanti," pungkas Lurah Dona. 

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Depi Sastra membenarkan bahwa Goro sengaja dilakukan untuk merespon keluhan sebagian besar petani di Kota Payakumbuh terkait hama tikus yang mulai marak tersebut. 

"Laporan para penyuluh kita dilapangan dan juga hasil pantauan kami langsung ke lapangan, memang keberadaan hama tikus sudah sangat meresahkan. Setelah melapor kepada pimpinan (Walikota-red),beliau perintahkan untuk dilakukan langkah pengendalian, salah satunya melalui Goro serentak Ini," ujar Depi Sastra. 

Dikatakan, pelaksanaan Goro serentak juga akan dilaksanakan dibeberapa tempat lain di Kota Payakumbuh, terutama kelurahan yang menjadi lumbung padi Kota Payakumbuh. 

"Sesuai instruksi Pak Wali, masalah ini harus ditangani secara menyeluruh karena laporan hama tikus tidak hanya di satu kelurahan ini saja, jadi kedepan kita akan menggelar juga Goro yang sama di beberapa kelurahan lain," pungkas Depi Sastra. (rel/ul)

penolakan penerbitan izin trayek kapal penumpang yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Kabupaten Memberamo Raya, Provinsi Papua
IMPIANNEWS.COM (Jayapura). 

Rencana pengoperasian kapal penumpang “Fajar Indah II” milik PT. Fajar Indah Lines terancam terkatung-katung. Padahal, izin angkut penumpang kapal tersebut yang akan melayani rute Jayapura – Teba – Bagusa – Trimuris – Kasonaweja PP itu telah diterbitkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kapal penumpang ini juga secara fisik telah sandar di Pelabuhan APO Jayapura sejal April 2018 lalu.

Kendala yang dihadapi oleh manajemen PT. Fajar Indah Lines dalam memulai kegiatan melayani pelayaran Jayapura Kasonaweja (Memberamo Raya) itu adalah penolakan penerbitan izin trayek kapal penumpang yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Kabupaten Memberamo Raya, Provinsi Papua. Anehnya, alasan penolakan Kepala Dinas Perhubungan beralasan bahwa masyarakat menolak keberadaan kapal tersebut beroperasi di daerah mereka.

Menurut Kepala Dinas, “Masyarakat menolak karena kuatir akan meningkatkan peredaran minuman keras dan merusak lingkungan sungai Memberamo”. Sebagaimana diketahui, kapal ini sedianya akan berlayar dari Jayapura ke Memberamo Raya melalui jalur aliran Sungai Memberamo. Alasan tersebut, menurut beberapa pihak sangat tidak membingungkan, karena peningkatan peredaran miras tidak ditentukan oleh ada-tidaknya kapal yang beroperasi di suatu wilayah. Demikian juga masalah kerusakan lingkungan sungai.

“Selama ini sudah ada kapal, yakni Kapal Cantika Lestari, yang berlayar dari Jayapura ke Memberamo melewati sungai yang sama, tetapi kondisi lingkungan aliran sungai tetap baik, tidak terganggu samasekali” ujar warga masyarakat yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

Kepala Cabang PT. Fajar Indah Lines Jayapura, Hamga H. Kuba, yang didampingi oleh Kapten Kapal Fajar Indah II, Ralstynmas Lahutung merasa heran atas ditolaknya permohonan izin trayek oleh Dinas Perhubungan Memberamo Raya. Dia menuturkan bahwa Dirjen Hubla telah memberikan izin operasional dengan Rute Pelayaran Kapal (RPK) nomor: AL.101/2000/1108/1047/18.

Tidak hanya ke Kepala Dinas Perhubungan setempat, pihak manajemen PT. Fajar Indah Lines juga sudah melaporkan keberadaan kapal dan rencana pengoperasiannya ke Kantor Syabandar Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura (KSOP) di Jayapura. “Semua urusan di Syahbandar ini berjalan lancar dalam kerjasama yang baik. Buktinya, telah disepakatinya jadwal rencana pelayaran kapal Fajar Indah II tanggal 19 Mei 2018 hari Rabu oleh Kepala Kantor Syabandar,” ujar Kuba.

Beberapa waktu kemudian, lanjut Kuba, pihaknya mendapat informasi dari Syabandar bahwa jadwalnya dipending, sementara menunggu jawaban kepastian izin oleh kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamberamo Raya. “Padahal kami sudah menyurati Bupati untuk melapor dan sekaligus memberitahukan rencana pelayaran perdana ke Mamberamo sesuai kesepakatan jadwal tanggal 19 Mei 2018 tersebut. Kamipun sudah mendapat jawaban dari pihak Pertamina bahwa kami akan mendapat bantuan subsidi BBM sebanyak 12 ton, sebagai bantuan ke pihak kapal karena akan digunakan untuk melayani masyarakat,“ imbuh Kuba.

Menanggapi masalah tersebut, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Yakonias Wabrar dari Dapil II Tabi Sarmi-Mamberamo, Pokja Adat berkomentar bahwa semestinya pemerintah Memberamo Raya harus bijaksana. “Pak Kadis Perhbungan harus bijaksana melihat kepentingan masarakat, bila perlu dia hadir di tengah-tengah masyarakat dan dengar langsung, bagiamana keinginan dan kebutuhan rakyat di Kabupaten Memberamo Raya dalam hal kelancara transportasi,” jelas Wabrar yang adalah salah satu Ondoafi (red – Kepala Suku Adat) di Kabupaten Sarmi.

Permasalahan ini menjadi agenda penting. Sebuah pertanyaan besar muncul, mengapa izin dari Dirjen Perhubungan sudah ada, namun pemerintah daerah belum mengeluarkan izin jadwal pelayarannya? Untuk mendiskusikan jalan keluar permasalahan tersebut, Dirjen Hubla mengundang Kadis Perhubungan Mamberamo dan Propinsi Papua, KSOP, pihak kapal Cantika Lestari dan pihak kapal Fajar Indah ke kantor Dirjen Perhubungan Jakarta, pada tanggal 30 Mei 2018 lalu.

Dalam pertemuan dengan Dirjen Hubla di Jakarta, Kepala Dinas Perhubungan Memberamo Raya tetap bersikeras tidak mau mengeluarkan izin kapal Fajar Indah yang akan melayani masyarakat Mamberamo. Alasannya: Masyarakat menolak kehadiran Kapal Fajar Indah II; akan menimbulkan pencemaran lingkungan; dan akan meningkatkan peredaran minuman keras di wilayah mereka.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dewan Adat Mamberamo Raya, Marthen Tukeji mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan sikap Kadis Perhubungan yang tidak peduli dengan kebutuhan masyarakat. “Yang menjadi persoalan bagi Dewan Adat Mamberamo adalah pernyataan Kadis Perhubungan bahwa masyarakat Mamberamo menolak kapal Fajar Indah II untuk melayani masyarakat Mamberamo, ini sangat bertentangan dengan kondisi kenyataan masyarakat di Mamberamo,” tutur Tukeji dengan nada heran.

Justru, kata Tukeji lagi, masyarakat sangat senang dengan kehadiran kapal penumpang baru di daerah mereka. “Masyarakat Mamberamo mana yang menolak, coba tunjukkan? Saat beredar khabar bahwa ada penambahan kapal baru selain kapal cantika lestari, hal ini saja sudah membuat senang seluruh masyarakat Mamberamo. Kadis, tolong tunjukkan, saya mau tahu? Siapa yang mengatas namakan masyarakat?” imbuh Tukeji dengan nada bertanya.

Kemudian, lanjutnya, alasan pencemaran lingkungan dan miras tidak masuk akal. “Menurut saya, alasan ini tidak masuk akal. Ada apa sebenarnya di balik penolakan kapal Fajar Indah II yang mau melayani masyarakat tanpa subsidi?” pungkas Tukeji bertanya. (YKW/Red)

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo terus menampung aspirasi warga di kota yang ia pimpin melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling). Kali ini, Jumat (29/6) usai bertindak sebagai khatib shalat Jumat di Masjid Mutazakkirin, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara ia bersama jajaran membuka sesi dialog bersama warga setempat.

Dalam kesempatan itu Walikota tampak mendengarkan aspirasi disertai saran dan masukan untuk kemajuan Kota Padang dalam hal ini khususnya di daerah Alai, Padang Utara ke depan. Ia pun juga memaparkan rencana program pembangunan Padang ke depan disertai upaya merealisasikan 10 program unggulan (progul) selama lima tahun masa kepemimpinan.

“Insya Allah kita akan terus melanjutkan program pembangunan dan menyelesaikan secara bertahap permasalahan yang ada di kota ini,” imbuhnya.

Insya Allah Pasar Alai, Pasar Ulak Karang, Pasar Belimbing dan lainnya sedang kita tata dan bangun
sehingga menjadi lebih representative ke depan
Mahyeldi melanjutkan, ia juga menginformasikan rencana Pemerintah Kota (Pemko) Padang meningkatkan sektor perdagangan dengan memaksimalkan pembangunan Pasar Raya Padang disertai pasar pembantu lainnya.

“Insya Allah Pasar Alai, Pasar Ulak Karang, Pasar Belimbing dan lainnya sedang kita tata dan bangun sehingga menjadi lebih representative ke depan,” tukasnya.

Selanjutnya kata Wako lagi, seiring adanya penerimaan siswa baru (PSB) kepada bagi anak-anak tingkat SD dan SMP saat ini diharapkan agar tidak ada satupun mereka yang tamat SD tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP sederajat. Untuk ini diharapkan camat dan lurah serta RW dan RT untuk dapat mengontrol guna memastikannya

“Saya sedang merancang Perwako untuk mengurus hal ini. Karena kita tidak ingin anak-anak generasi muda yang tidak sekolah, makanya Pemko sudah membebaskan biaya sekolah bagi murid SD dan SMP negeri di kota ini. Jadi, apabila ada orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya nantinya bisa dikenakan sanksi sesuai Undang-undang yang mengatur,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu beberapa warga dan tokoh masyarakat juga menyampaikan aspirasi dan masukan kepada Pemko Padang. Diantaranya memohon perbaikan drainase di sekitar kawasan Alai Parak Kopi demi mengantisipasi timbulnya genangan air sewaktu hujan berskala besar. Kemudian mengantisipasi pencurian kendaraan atau pun di rumah penduduk. Selanjutnya juga mengantisipasi terjadinya tawuran dan genk-genk motor.

“Beberapa masukan dari bapak-ibu kita tampung untuk ditindaklanjuti ke depan. Karena dalam kesempatan ini juga hadir pimpinan OPD terkait yang akan menindaklanjutinya, semoga bisa harapan kita semua dapat direalisasikan ke depan,” imbuh wako mengakhiri.

Di akhir kegiatan seperti biasanya, usai kegiatan Walikota Padang menyerahkan bantuan hibah dari Pemko Padang sebesar Rp10 Juta untuk masjid yang dikunjungi dengan diterima pengurus masjid setempat. (t)

Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Henny Yusnita Riza Falepi pimpin rapat koordinasi persiapan Jambore Terpadu Kader PKK Ke XV Tingkat Sumatera Barat 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Syahnadel Khairi Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Henny Yusnita Riza Falepi pimpin rapat koordinasi persiapan Jambore Terpadu Kader PKK Ke XV Tingkat Sumatera Barat yang akan digelar di Pantai Carocok Kab. Pesisir Selatan pada tanggal 15-18 Juli 2018, mendatang.  

Selain kader pkk, rakor yang digelar di sekretariat bersama pada jumat pagi (29/06/2018) ini juga dihadiri Wakil Ketua TP PKK, Magdalena Erwin Yunaz.

Dalam penjelasannya, Henny Riza Falepi menerangkan bahwa jambore kader pkk ini dipadukan dengan dengan lomba Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan Keluarga Berencana (IMPKB) dan Teknologi Tepat Guna (TTG). Itulah sebabnya dinamai jambore terpadu kader pkk berprestasi ke XV tahun 2018. 

" Untuk mengikuti jambore ini, setidaknya kita di Payakumbuh melibatkan 39 pengurus PKK kota, 18 OPD  terkait dan 10 pengurus PKK dari 5 kecamatan di Payakumbuh. Kehadiran kader dan perwakilan OPD sangat kami harapkan, karena banyak persiapan yang mesti kita siapkan. lomba impkb si kelola DP3AP2KB sedangkang TTG dikelola Bappeda. Dukungan yang all out, sangat kami harapkan" sebut Henny.

Sementara itu, Kadis DP3AP2KB Syahnadel Khairi menyambut baik digelarnya rakor terpadu ini, karena jelas siapa bertanggungjawab apa.
"jambore terpadu ini bukan kegiatan PKK semata ada beberapa OPD, terkait didalamnya yang terintegrasi IMPKB, PLKB dan TTG. Mari kita persamakan, terkait surat tugas dan telaahan staf akan kita rancang dari kini," ajak Syahnadel Khairi

Ditambahkan Henny Riza Falepi, karena saking banyaknya yang harus kita siapkan, untuk itu mari kita musyawarahkan. Kita berupaya untuk tidak tampil "WAH" di jambore terpadu ini, karena dana anggaran kita terbatas. Sayalebih suka kegiatan yang manfaatnya menyentuh langsung kepada warga. Walau demikian kita akan upayakan bagaimana unsur terkait ikut terlibat secara bersama-sama. Kita harap 21 peserta inti untuk persiapkan diri. Gapura, pagar, marawa, umbul-umbul dan spanduk jangan lupa, termasuk grup yel-yel dasawisma upayakan geladi resik sebelum ke lokasi. Sederhana tapi kita bisa tampil juara, sambil lomba kita refreshing," Henny tambahkan.

Kesempatan itu, salah seorang perwakilan dari Bappeda yang akan mengikuti lomba TTG kepada ketua tp pkk dan kadis dp3ap2kb melaporkan bahwa Payakumbuh akan menampilkan TTG berupa alat pengutil buah jagung dan alat penetas telur.

Rakor yang berlangsung hingga siang ini dibahas semua hal terkait dengan lomba, baik persiapan perlengkapan kemah, kesiapan peserta, transpor dan pemberangkatan ke Kab. Pesisir Selatan, akomodasi di lokasi, kegiatan selama di lokasi, penampilan produk up2k, kuliner, penampilan seni budaya, mengikuti lomba dan persiapan kembali ke Payakumbuh. Mengingat jarak tempuh dan waktu yang lumayan lama, kesempatan itu disepakati agar sebagian tim ada yang berangkat duluan (Sabtu-red) untuk menentukan tapak perkemahan dan menyiapkan segala sesuatu yang dirasa perlu. (ul)

Diklat merupakan proses pembelajaran yang dirancang dan dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan untuk meningkatkan kompetensi peserta,” ucap Iqbal Bermawi.
IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di Lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumbar Daya Manusia (BKPSDM) di tutup oleh Walikota Payakumbuh, Jumat, (29/06/2018) di Aula SKB Kelurahan Padang Alai Bodi Kecamatan Payakumbuh Timur.

Peserta Diklat Pimpinan IV ini berjumlah 30 orang, yang berasal dari Penjabat Struktural Eselon IV di Lingkungan Pemko Payakumbuh, yang dimulai dari tanggal 12 Maret sd 29 Juni 2018, dan selama kegiatan pendidikan dan pelatihan ini mendatangkan Widyaiswara dan Narasumber dari BKPSDM Provinsi Sumatera Barat, Muspida dan Pejabat Pemko Payakumbuh

Ditutup oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Asisten III Iqbal Bermawi, di hadiri juga oleh Besri Rahmadi Kabid Pengembangan Kompetensi Fungsional BPSDM Sumatera Barat, Kepala BKPSDM Yasrizal, dan Sekretaris Hendri Warman, serta OPD terkait.

Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Yasrizal dalam sambutannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini adalah membentuk kepemimpinan operasional dan membentuk kepemimpinan perubahan pada Penjabat Struktural Eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di institusi masing-masing,” terang Yasrizal.

Ditambah Yasrizal, dari 30 orang peserta Pim IV ini, ada 5 peserta yang keluar menjadi yang terbaik, diantaranya adalah, peraih nilai terbaik 1, diraih oleh Budi Kurniawan Jabatan Kepala Kelurahan Payolansek, meraih nilai 93,60 dengan hasil sangat memuaskan, untuk. terbaik 2 diraih oleh Sisri Muryanti 93,50 Kepala Puskesmas Tiakar, terbaik 3 diraih oleh Rendi Pratama dengan nilai 93,40  yang menjabat sebagai Lurah Kapalo Koto Dibalai, untuk peraih terbaik 4 di raih oleh Eka Diana Riva dengan nilai 93,30 sebagai Kasi Di Dinas PUPR dan peraih terbaik 5 diraih oleh Aldi Safdiarton 93, 20 kasi Hubungan Industrial Di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

Sambutan Walikota Payakumbuh yang dibacakan oleh Asisten III Iqbal Bermawi menyampaikan, Diklat Aparatur merupakan salah satu instrumen organisasi yang memiliki pengaruh signifikan dalam peningkatan kompetensi pegawai, karena Diklat merupakan proses pembelajaran yang dirancang dan dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan untuk meningkatkan kompetensi peserta,” ucap Iqbal Bermawi.

Dikatakan Iqbal, kompetensi ini diindikasikan oleh 3 kemampuan yaitu, pertama, kemampuan menguasai secara teknis bidang tugasnya, kedua, kemampuan dalam menerapkan kode etik yang dituntut oleh bidang tugasnya dan ketiga, kemampuan dalam menunjukan komitmen dalam pelaksanaan tugas jabatannya,

“Kombinasi ketiga kemampuan inilah yang membangun profesionalisme pada masing-masing pejabat Struktural Eselon IV, salah satu unsur saja yang tidak dimiliki maka, sulit bagi Pejabat Eselon IV tersebut dikategorikan sebagai. Pejabat yang profesional,” ungkap Iqbal Bermawi.

Iqbal berharap, kepada peserta Diklat Pim IV untuk selalu dan berkomitmen untuk melakukan perubahan, sekecil apapun perubahan tersebut akan memengaruhi terhadap perubahan budaya kepada organisasinya.

“ Dan tiga hal yang paling penting dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut adalah, sel confidence, bahwa seorang pemimpin harus yakin dengan apa yang dilaksanakannya, Vission, seorang pemimpin yang harus tau apa yang dikerjakan dan tahu yang akan dikerjakanny.a dan terbaik bagi organisasinya dan Power, yang merupakan kekuatan positif sebagai pendukung kelancaran pelaksanaan tugas,” pungkas Iqbal Bermawi. (ul)

Helmi Moesin meminta peranan penting Pers sebagai alat kontrol sosial 
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Woowww.... kumpul, ngongkong bersama, sambil bercerita ... di selingi, ketawa lepas bebas.. penuh makna... dalam artian positive. Tanpa beban...  mari kito tingkatkan tali silahturrahmi lebih dekat lagi di antara sesamanya.

Bila tali silaturrahmi sudah kokoh dan kuat akan melahirkan sebuah persatuan, kekompakan dan kesatuan, saling mempercayai di antara sesamanya.

Tentu semua di mulai dari sebuah gerakan sosial yang kuncinya setiap ada kegiatan atau acara harus di mulai dengan musyawarah dan mufakat, jadi apapun di kerjakan hasil dari  musyawarah dan mufakat tersebut 

Hal itu, telah di lakukan oleh Keluarga Besar Ikatan Keluarga Wartawan (IKW). di setiap ada kegiakan sosial sebelumnya harus di musyarawahkan dan mufakat sehingga hasilnya tepat sasaran dan tidak lari dari keputusan yang di ambil bersama.

Dalam berbincang-bincang dan tukar pikiran Keluarga IKW  dengan Anggota DPRD Kota Padang komisi Tiga Helmi Moesin di GOR H. Agus Salim Padang. Jumat (29/6).

Dalam dialog langsung Helmi Moesin bersama IKW dalam berbagi ilmu dan masukan  banyak di dapat, baik ilmu bagaimana mengelola sebuah organisasi dengan baik dan profesional semua anggota menerima setiap keputusan  tanpa ada tekanan, seperti telah di laksanakan keluarga IKW.

Saya juga termasuk salah seorang memantau secara tak langsung kegiatan sosial IKW  yang luar biasa, peduli terhadap Pers, seperti sakit salah saeorang anggota  dirawat semua datang kerumah sakit,  perlu dukungan dari semua pihak tentang wadah Wartawan bersipat sosial di singkat IKW , sebut Helmi Moesin.

Diskusi sore IKW bersama anggota DPRD Padang Komisi III  Helmi Moesin dalam berbagi ilmu, Pengalaman  dan batas serta kewenangan dalam sebuah pekerjaan yang sedang di gelutinya.

Maka itu, Helmi Moesin meminta peranan penting Pers sebagai alat kontrol sosial dan mencerdaskan masyarakat di setiap informasi yang di sebarluaskan pada publik   betul-betul tepat sasarannya dan tidak berbau Hoax. Ujar (tf).

Mahyeldi katakan saat ini ada pula Islam Nusantara namanya,
Islam itu tetap Islam tidak ada embel-embel
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Mahyeldi Walikora Padang memberikan kotbah jumat di Masjid Mutazakirin  Alai Timur no. 44 Padang pada acara kegiatan jumat keliling (Jumling).

Dalam khotbah jumat Walikota mengajak seluruh warga Kota untuk selalu mendekatkan diri pada Allah, dan selalu meningkatkan iman dan takwa setiap harinya dan usahakan laksanakan shalat berjamaah setiap waktu.

Pemerintah pusat katakan bahwa indek demokrasi di sumbar di bilang rendah sebab pemerintah sumbar menolak dengan tegas adanya LGBT dan sebagainya yang bertentangan dengan ajaran agama islam.

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP
Dialog langsung dengan Jamaah Masjid Mutazakirin Alai
LGBT  kehadirannya harus di hancurkan di musnahkan di bumi ranah minang di Sumatera Barat atau di Nusantara, Orang-orang yang bergabung di LGBT harus di tolak, sebab laki-laki kawin  sama laki-laki dan sebagainya, ini sudah sesat sekali, Allah akan murka pada kelompok tersebut.

Di sampaikan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP pada khotbah jumat nya, di Masjid Mutazakirin Alai, Jumat (29/6).

Mahyeldi juga katakan saat ini ada pula Islam Nusantara namanya, Islam itu tetap Islam tidak ada embel-embel atau tambahan namanya.

Bila kita ragu tentang agama, tanya pada ahlinya yaitu para ulama yang berada di sekitarnya atau pada dunia maya internet cari info di sana, saat ini segala informasi sangat cepat dan mudah di ketahui dan di dapat, sebut Walikota.

Disamping itu, Mahyeldi juga katakan dari zaman dahulu informasi Hoax sudah ada dan banyak di manfaatkan orang-orang untuk menyingkirkan lawannya. Hoax memang keji dan kejam sama sekali.

Maka itu, warga Kota Padang harus cerdas setiap menerima informasi dari mana saja, dan cari tahu kebenarannya, bila informasi di dapat jangan di telan bulat-bulat. Ujar Walikota. ( tf) 

Fadli Zon, harus ada keberanian untuk mengungkap kebenaran dan hal yang menjadi penyebab kematian M Yusuf
IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Upaya pengungkapan dan penyelesaian kasus tewasnya wartawan Kalsel secara transparan dan beradab telah mengundang perhatian banyak kalangan, termasuk dari pihak DPR RI. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, misalnya, menegaskan mendukung langkah Komnas HAM untuk mengungkap kematian M Yusuf (42) wartawan media online di Lapas Klas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan, 10 Juni lalu.

Menurut Fadli Zon, harus ada keberanian untuk mengungkap kebenaran dan hal yang menjadi penyebab kematian M Yusuf. Terlebih kematian terjadi di dalam lapas.

“Jangan sampai kebenaran itu ditutupi untuk kepentingan orang tertentu yang saya kira tentu saja merupakan satu wujud ketidakadilan bagi keluarga almarhum. Jadi harus dibongkar, mereka yang terlibat dalam penganiayaan, intimidasi atau bahkan masuk dalam kategori pembunuhan ya harus diungkap dan diberi sanksi sesuai hukum kita yang berlaku,” kata Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (28/6).

Menurut politisi asal Sumatera Barat ini, tugas wartawan adalah sangat mulia dan menjadi pilar denokrasi yang sangat penting. “Tugas wartawan itu bagian yang tidak bisa dipisahkan dari demokrasi. Karena itu wartawan harus dilindungi, termasuk dalam kondisi perang sekalipun,” tegasnya.

Ditanya soal banyaknya awak media yang mengalami kekerasan selama pemerintahan rezim Joko Widodo, Fadli Zon mengaku sangat prihatin. “Di media saat ini disebutkan ada 176 kalau tidak salah, wartawan yang mengalami kekerasan, intimidasi bahkan hingga meninggal dunia seperti yang dialami M Yusuf. Jika angka itu benar, kondisi Ini sangat memprihatinkan. Harus dihentikan karena bertentangan dengan konstitusi kita dan semangat demokrasi itu sendiri,” kata politikus Partai Gerindra ini.

Fadli Zon juga menyebut banyaknya wartawan yang mengalami kekerasan saat menjalankan tugas jurnalistik menambah catatan buruk bagi Presiden Joko Widodo. “Dan saya kira ini juga mengkhawatirkan bahwa ada kecenderungan pemerintahan sekarang ini menegakan sikap otoritarianisme kembali, setidaknya yang bisa dilihat dari sisi pers,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, kembali menyerukan agar pihak terkait benar-benar serius menangani kasus ini. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2018 itu amat sangat prihatin melihat persoalan ini yang disebutnya sebagai tragedi pembantaian kemerdekaan pers Indonesia.

"Kasus ini bukan hanya soal kriminalisasi jurnalis belaka, tetapi lebih buruk dari itu. Para pihak yang memperkarakan karya jurnalistik Muhammad Yusuf telah menggunakan tangan hukum untuk membunuh sang jurnalis sejati tersebut. Ini tragedi bagi kemerdekaan pers Indonesia," ujar Wilson yang juga adalah Pimpinan Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) dengan situs resmi www.pewarta-indonesia.com ini.

Dirinya meyakini bahwa dalam kasus kematian jurnalis Muhammad Yusuf di Lapas Klas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan itu, ada persengkongkolan jahat yang melibatkan beberapa pihak. "Dari informasi yang masuk, saya menduga kuat bahwa dalam kasus ini ada persekutuan jahat untuk membunuh Muhammad Yusuf yang didesain sedemikian rupa agar yang bersangkutan terlihat wafat secara wajar," imbuh pria yang sejak awal kasus ini mencuat ke permukaan sangat getol menyuarakan perjuangan pengusutan kasus tersebut.

Beberapa pihak, beber Wilson, yang diduga kuat terlibat dalam kolusi busuk dalam kasus itu antara lain oknum aparat Polres, Kejari, Dewan Pers, dan oknum pengusaha hitam, Haji Isam. Bahkan menurutnya, bisa diduga keterlibatan oknum Gubernur Kalsel, yang tidak lain adalah paman kandung Haji Isam.

"Untuk informasi bahwa Gubernur Kalsel itu sedang kecewa berat karena baru-baru ini dikalahkan Yusril Ihza Mahendra yang menjadi pengacara PT. Silo di Pengadilan Negeri Banjarmasin dalam kasus pembatalan izin pengusahaan lahan yang diincar PT. MSAM milik Haji Isam di Pulau Laut. Sepak terjang PT. MSAM di lokasi tanah rakyat di sanalah yang jadi obyek pemberitaan Muhammad Yusuf itu," terangnya.

Jadi menurut lulusan Pascasarjana Applied Ethics dari Utrecht University, Belanda itu, dalam kasus ini sangat mungkin adanya pembunuhan berencana dari pihak-pihak tertentu. "Parahnya, Dewan Pers melalui oknum ahli pers Leo Batubara, telah mempermulus program penghilangan nyawa wartawan Muhammad Yusuf," ujarnya dengan rasa sedih.

Oleh karena itu, lelaki paruh baya ini menyerukan kepada seluruh insan pers di negeri ini untuk bersatu menolak kriminalisasi terhadap wartawan dan membubarkan Dewan Pers. "Ayo kita bersatu, bersama kita bubarkan Dewan Pers yang selama ini menjadi alat legitimasi aparat mengkriminalisasi pekerja pers," serunya mengakhiri pernyataannya. (HWL/Red)

Kaya prestasi, Sanggar tari SDN 31 Payakumbuh diundang ke Brunei
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- SDN 31 Payakumbuh yang terletak di Jalan Prof M Yamin, Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh mulai buka pendaftaran siswa baru untuk kelas I sejak Senin  25 Juni 2018  berakhir hingga Jumat 29 Juni 2018. Dan di tanggal 29 Juni 2018 nanti langsung daftar ulang bagi nomor pendaftar yang lulus masuk di SDN 31 Payakumbuh.

Sekolah yang memiliki kapasitas ruang untuk belajar sebanyak 12 lokal untuk Kelas 1 sampai kelas 6 ini sudah mempersiapkan jauh hari sebelumnya. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk ajaran baru tahun 2018-2019 ini, SDN 31 Payakumbuh sudah menerapkan Sistem Zonasi, dimana sistem zonasi dalam Pelakasanaan Penerimaan Peserta Didik Baru tersebut tertuang dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 31 Payakumbuh  Hj. Murtina,S.Pd pada Kamis (28/06/2018) mengatakan kepada media, bahwa sistem zonasi tersebut telah diterapkan di SDN 31 Payakumbuh. 

“Dengan sistem zonasi tersebut, anak yang memilih sekolah dekat dengan tempat tinggal akan berpeluang lebih besar diterima di SDN 31 Payakumbuh dibandingkan dengan yang lebih jauh dari lingkungan sekolah ini. Pihak sekolah akan menerima semua pandaftar yang masuk ke dalam kawasan zonasi, terutama sekali peserta didik yang yang mendaftar dari kelurahan Payobadar dan Bukit Sitabur,"  ungkap Murtina.

" Ruang belajar untuk kelas I dengan kapasitas masing masingnya 28 murid untuk setiap lokalnya, Alhamdulilah untuk pendaftaran sampai hari ini sudah ada yang mendaftar sebanyak lebih dari 25 calon murid baru yang termasuk ke dalam kawasan zonasi. Yang memenuhipersyaratan akan kita terima di sekolah ini,” tutur Kepsek.

Kaya prestasi, Kepsek SDN 31 Payakumbuh Diundang ke Brunei
Menyinggung prestasi Sekolah Dasar Negeri 31 Payakumbuh terakreditasi A Gemuk dengan Nilai 9,6. ternyata banyak sekali prestasi yang diraih, sehingga sudah banyak mengharumkan nama Kota Payakumbuh dalam dunia pendidikan setingkat SD. Diantaranya, meraih peringkat 1 di tingkat Kota Payakumbuh dalam bidang akademik, dan Juara Adiwiyata Sekolah, sehingga pada tahun 2017 ada Sekolah dari Negeri Malaysia pernah melakukan studi banding kesekolah ini.

Selain itu, SDN 31 Payakumbuh juga selalu meraih prestasi dalam OSN dan FL2SN. Siswa SDN 31 Payakumbuh raih Juara 1 dalam bidang Seni, Solo Song dan Tari. Dan siswa tersebut akan diundang Kerajaan Brunei Darussalam pada September mendatang

" Suatu kebanggaan bagi kita dan Payakumbuh. Pada Bulan Agustus 2018 nanti Sanggar Tari SDN 31 Payakumbuh diundang tampil di Kerajaan Brunei Darussalam. Berpakaian Adat Sumatera Barat, Insyaallah akan berangkat ke Brunei adalah Fazra Alifatul Huda, Fandu, Farel, Ceria dan didampingi guru pembimbing. Keberangkatan kita ke Brunei Darussalam akan dipimpin Gubernur Sumbar bersama Walikota Payakumbuh," ul

IMPIANNEWS.COM (Bukit Tinggi). 

Kepala kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melantik dan mengambil sumpah jabatan fungsional penghulu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Kamis 28/06/2018. 

Pelantikan dan Pengambilan sumpah tersebut doadakan diaula kemenag setempat dengan dihadiri Kasi, Penyelenggara dan ASN Kemenag Kota Bukittinggi
keputusan Menteri Agama RI dan Kanwil Kemenag Sumatera Barat tersebut disampaikan oleh Analis Kepegawaian Firiani Atika untuk memangku jabatan sebagai penghulu dengan tugas tambahan sebagai kepala KUA kepada 3 orang kepala KUA yang ada di wilayah Kankemenag Kota Bukittinggi yaitu Amar Albar Antoni (Kepala KUA Kecamatan Mandiangin Koto selayan), H. Ifdhal (Kepala KUA Kecamatan Guguak Panjang) dan Syaripuddin (Kepala KUA kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh) serta menyampaikan pula besar tunjangan yang di terima sesuai dengan pangkat dan golongannya. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut disaksikan oleh Kasi Bimas Islam H. Zulfikar dan Kasi PAIS H. Gazali dan sebagai Rohaniawan Zulfabriandi JFU Seksi Bimas Islam Kankemenag Kota Bukittinggi
Kakan Kemenag kota Bukittinggi H. Abrar Munanda menyampaikan bahwa yang menjadi dasar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat  dan fungsional  Penghulu yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan dilingkungan kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi adalah  perubahan nomenklatur KUA kecamatan (menurut  PMA  NO 34  Tahun 2016 tentang organisasi dan tata kerja Kantor Urusan Agama serta SK Dirjen Bimas Islam No. 916 Tahun 2017 tentang masa bhakti Kepala KUA.

Dalam arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Abrar menyampaikan. "Bagi Kepala KUA yang sudah menjabat selama 8 tahun maka ada kebijakan tambahan 1 tahun dan setelah 1 tahun secara otomatis gugur jabatan sebagai Kepala KUA dan kembali menduduki jabatan fungsional penghulu kami berharap kepada pejabat yang sudah dilantik semoga amanah yang diberikan menjadi amal yang barokah dan dapat melayani masyarakat dengan hati yang penuh keihklasan," tuturnya (Sy)

IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Merujuk pada Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2005 yang menjeklaskan bahwa Penghulu merupakan Pegawai Negeri Sipil sebagai pencatat nikah yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh Mentri Agama atau pejabat yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku  untuk melakukan pengawasan nikah/rujuk menurut Agama Islam dan kegiatan kepenghuluan. 

Hal tersebut ditegasakan H.Ramza Husmen Kakan Kemeng Lima Puluh Kota (28/06) disaat memberikan arahan pada pelatikan ASN dalam Jabatan Fungsional Penghulu yang bertempat di Alua Kemenag Lima Puluh Kota.

Dijelaskan juga bahwa, keluarnya Permenpan RB Nomor 26 Tahun 2016 Tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyesuaian/ Inpassing yang diperkuat PMA  Nomor 34 Tahun 2016 dengan tegas menyatakan bahwa jabatan Kepala KUA bukan lagi jabatan struktural. Kepala KUA merupakan tugas tambahan yang diberikan kepada penghulu fungsional, hal ini menurut Ramza merupakan bagian dari reformasi birokrasi menuju ASN yang profesional, jelas alumni Tabiyah YATI Kamang ini.

Menyikapi berbagai perubahan aturan tersebut Kementerian Agama khususnya Kemenag Lima Puluh Kota secara berjejang telah melakukan proses pengakatan penghulu melalui jalur Inpassing sesuai denagan amanat Permenpan RB tersebut jelas Ramza. 

“Hari ini saya mengambil sumpah 13 orang ASN dalam Jabtan fungsional penghulu muda, harapan saya pengakatan saudara dalam jabatan fungsional penghulu dapat memberikan semanagat baru dalam pengabdian", harapnya.

Mendalam Ramza menyampaiakan, “Dengan pengakatan ASN dalam jabatan fungsional penghulu tentu akan ada penyesuain terhadap kesejahteran ASN tersebut, oleh sebab itu mari kita syukuri dengan cara memberikan layanan terbaik bagi masyarakat”. Perlu saya tegaskan kembali penghulu merupakan pioner terdepan Kementerian Agama yang setiap saat bersentuhan dengan umat, mari kita tingkatkan kualitas pengabdian kita.

Terakhir atas nama pribadi dan pimpinan lembaga saya sampaiakan ucapan selamat kepada semua yang dilantik hari ini, mudah-mudahan kedepanaya lembaga Kemenaterian Agama semakin berkualitas dalam memberikan layanan kepada umat, pungkas Ramza.

Sebelumnya Ifkar Kasubag TU Kemenag Lima Puluh Kota dihadapan media masa menjelaskan, bahwa 13 orang ASN yang diangkat dalam jabatan fungsional hari ini merupakan hasil dari proses inspassing yang telah dilakukan beberpa bulan yang lalu. Kandidat Doktor UIN Imam Bonjol ini juga menyampaikan, dari 13 orang yang dilantik 12 orang merupakan Kepala KUA yang ada dijajaran Kemenag Lima Puluh Kota, terang Ifkar.(APP)

IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Pada dasarnya, tiap-tiap perkawinan dicatat menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Itsbat nikah dilakukan sebagai akibat dari nikah tanpa dicatat/ tidak punya akta nikah. Itsbat Nikah merupakan  permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sah-nya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum.hal tersebut menjadi bahan disukusi hangat H.Ramza Husmen Kakan Kemenag Lima Puluh Kota dengan H.Lazuarman Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh pada acara berlabel “Coffee Morning Kemenag Liko” (28/06) ruangan VIP Kemenag Lima Puluh Kota.

Lebih lanjut Lazurman menjelaskan, Pengadilan Agama Payakumbuh sedang merumuskan program Itsbat nikah bagi masyarakat umum yang berada di wilayah kerja PA Payakumbuh. Oleh sebab itu lanjut Putra Blok M ini, pihak PA merasa perlu melakukan berbagai kajian strategis, konsultasi atau tukar gagasan dengan seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses Itsbat nikah, terutama tentu kaitanya dengan Kementerian Agama melalui KUA Kecamatan, terang Lazuarman.

Terkait dengan proses Itsbat nikah Lazurman memastikan bahwa Hakim di PA melakukan proses pemeriksaan secara mendalam sesuai dengan kaidah Usul Fiqih dan Fiqih pernikahan, jadi saya tegaskan bahwa “Proses Itsbat nikah bukan upaya untuk melegalkan perkawinan yang tidak sesuai dengan aturan Agama Islam. Para Hakim akan memeriksa secara seksama dan penuh ketelitian  setiap permohonan Itsbat nikah. Setelah Hakim memiliki keyakinan yang kuat baru diputuskan permohan Itsbat nikah dapat disahkan oleh pengadilan, simpul mantan Ketua Cabang HMI Bukitinggi ini.

Sementara itu, H.Ramza Husmen Kakan Kemenag Lima Puluh Kota menyambut antusias program yang direncanakan oleh PA Paykumbuh tersebut. Secara prinsip saya sampaikan “Apresiasi atas program kegiatan Itsbat nikah yang dimotori oleh PA Payakumbuh”. Kemenag Lima Puluh Kota akan berada digarda terdepan dalam mensukseskan program tersebut, tegas Putra Kamang ini.

Dijelaskan pula bahwa perlu digalakan sosialisasi yang masif dilevel masyarakat, menurut hemat saya “Masyarakat perlu memilki pemahamnan yang sama tentang kedudukanan serta persyaratan Itsbat nikah, jangan sampai ada jurang pemahaman Itsbat nikah di tengah-tengah masyarakat, harap Ramza.

Oleh sebab itu Ramza mendorong berbagai kelompok kepentingan untuk terlibat secara bersam-sama dalam mensosialisasikan kaidah Itsbat nikah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ramza menilai perlu dilakukan kajian mendalam terkait dengan berbagai persoalan yang berhubungan dengan Itsbat nikah, mulai dari aspek Fiqih, Hukum positif, pencatatan sipil, serta juga aspek sosial budaya.

Kajian tersebut tentu membutuhkan pemikiran-pemikiran yang kontruksif dari para ahlinya, oleh sebab itu kalangan akademis dan praktisi harus kita dudukan dalam satu forum khusus, harap Ketua Dewan Pakar KAHMI Lima Puluh Kota tersebu.

Diakhir pertemuan baik ketua PA Payakumbuh dan Kakan Kemenag Lima Puluh Kota menyampaiakan komitmen untuk memperkuat kerjasama kedua lembaga dalam bentuk sinergisitas program kerja yang saling memperkuat tupoksi masing-masing lembaga. (APP)

Penyuluhan pajak air tanah kepada 193 wajib pajak dari orang pribadi atau badan usaha yang melakukan pengambilan dan atau pemanfaatan air tanah di 2018
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang melakukan penyuluhan pajak air tanah kepada 193 wajib pajak dari orang pribadi atau badan usaha yang melakukan pengambilan dan atau pemanfaatan air tanah di 2018 di Rocky Plaza Hotel Padang, Kamis (18/2018). 

Dikesempatan itu, Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan, Dian Fakri mengatakan, pengambilan dan atau pemanfaatan air tanah merupakan setiap kegiatan pengambilan dan pemanfaatan air tanah yang dilakukan dengan cara penggalian, pengeboran atau dengan cara membuat bangunan penutup lainnya untuk dimanfaatkan airnya dan atau tujuan lain.

"Demi kelestarian lingkungan, penggunaan air tanah harus diatur. Keberadaannya bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), ujar Dian saat mewakili Walikota Padang membuka acara penyuluhan tersebut .

"Hal itu tentu saja perlu diatur secara lebih rinci dan diseleraskan dengan kebijakan pemerintah daerah," tambahnya lagi.

Melalui penyuluhan tersebut, diharapkan penerimaan pajak air tanah dapat dimaksimalkan. Sehingga, dapat menunjang pembangunan Kota Padang. (th)

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah bersama Tim Regional Liaison Officer (RLO) Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan tamu dari Tim Regional Liaison Officer (RLO) Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Kamis (28/6) pagi. 

Rombongan yang dipimpin U.S Agency for International Development (USAID) Deputy Controler Mr. Jamshed Unwala itu, disambut Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam pertemuan yang dilangsungkan di ruang kerjanya, Balaikota Aie Pacah. Dalam kesempatan itu, juga nampak hadir Sekdako Asnel, Asisten Administrasi Didi Ariadi dan Kabid Investasi DPMPTSP Richardi Akbar.

Seperti diketahui, Tim RLO adalah tim yang dibentuk oleh Kedutaan Besar AS untuk mengunjungi provinsi-provinsi di Indonesia guna mengenal lebih jauh daerah serta budaya di suatu provinsi dan menjalin kontak dengan lembaga pemerintahan, pihak universitas dan kontak-kontak alumni pendidikan AS.

Dikatakan Jamshed, pertemuan ini sehubungan guna menyambung silaturahmi dan persaudaraan antara pemerintah AS dan Indonesia khususnya Sumatera Barat yang dalam hal ini Kota Padang. 

"Kita ingin melihat lebih jauh berbagai potensi yang ada di Kota Padang. Semoga ada beberapa diantaranya yang dapat dikerjasamakan ke depan," ucapnya melalui penerjemah Victor L. Huta.

Ia mengatakan, dalam kesempatan ini ada beberapa pembahasan yang dibicarakan dengan Pemerintah Kota Padang. Antara lain seperti berbagai upaya rencana hubungan kerjasama timbal balik dari kedua pihak. Baik dalam hal investasi, pendidikan, perdagangan, pariwisata dan lain sebagainya.

"Untuk arah kerjasama antar pemerintah dan pelaku usaha di Amerika khususnya di bidang investasi, maka kita perlu menggali lebih dalam potensi-potensi yang ada di daerah ini," tukasnya.

Sementara itu Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengaku sangat menyambut optimis kunjungan Tim RLO Kebudes AS ke Pemko Padang kali ini. Ia pun berharap banyak manfaat yang didapat Kota Padang setelah kunjungan ini.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita tentu sangat menyambut kunjungan ini. Semoga ada tindak lanjutnya untuk kemajuan Padang ke depan," imbuh Mahyeldi. (th)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Pasca Idul Fitri, Kota Payakumbuh ketiban berkah dan juara, terbukti dengan diraihnya beberapa medali dari 3 cabang lomba Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar di Padang sejak tanggal 24 s/d 28 Juni 2018, untuk cabang voli, pencak silat dan takraw.

Dari 3 cabang lomba tersebut, Payakumbuh meraih 2 medali emas dari cabang voli dan pencak silat. Tidak tangung-tanggung, medali tersebut masih ditambah 1 medali perak dan 5 perunggu dari cabang pencak silat.

Prestasi ini dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Elfriza Zaharman, bahkan apresiasi dan uforia terhadap nikmat juara ini diposting langsung di media sosial beradmin disparpora kota payakumbuh dan WAG KONI Kota Payakumbuh pada Kamis (28/06/2018)

Diterangkan Elfriza Zaharman yang akrab disapa Cece, "Alhamdulillah dan terima kasih atas dukungan serta doa segenap warga Payakumbuh. Selamat untuk para juara dan atlit di cabang disetiap cabangnya. Saat melepas atlit, pelatihdan official pada Ahad tanggal 24 Juni 2018 lalu,harapan besar Pemko Payakumbuh untuk tampil sebagai juara, mampu diwujudkan siswa kita. Anak-anak kita telah mengharumkan nama daerah di kancah olahraga provinsi. Ucapan selamat ini langsung kita sampaikan kepada para atlit," ungkap bangga cece didampingi Kabid Olahraga Denitral.

Dikatakan, dari 3 cabang POPDA (volly, pencak silat dan takraw). Kota Payakumbuh meraih medali pada 2 cabor, yakni di cabang Volly Putra meraih medali emas dan cabang pencak silat juga raih emas yang disumbangkan Rafi Samudra. Preatasi ini juga bertambah komplit dengan disumbangkannya 1 medali perak dan 5 perunggu oleh atlit pencak silat. Peraih medali emas ini selanjutnya akan berlaga di POPWIL 2018 yang dipusatkan di Aceh pada bulan September, mendatang. Untuk cabang takraw, insyaallah tahun depan kita juaranya," tukuk Cece.

Secara teknis, Kabid Olahraga Denitral juga mengucapkan selamat kepada para atlit.

" Selamat untuk para atlit kita dan iven ini adalah Angkatan I, insyaallah mendatang kita pasti lebih baik lagi, kita akan matangkan persiapan dan tc. Hebat,  tim voli dibawah asuhan Bapak Ali Sastra bertolak menuju arena bersama 8 atlit, yakni Muhammad Suhefri (SMP 3), Muhammad Daniel (SMA 2), Refly Alfa Zella Y (SMA 1), Zikri Trinanda (SMA 3), Jonathan Jaya Sugeny (SMP 5), M. Fajri (SMA 3), Randa Dwi Cahyo (SMA 3) dan Sukri Rahmat Ilahi (SMA 3).

Dilanjutkan, walau di cabang takraw kita belum juara, namun banyak medali yang kita borong dicabang pencak silat yang diasuh Bapak Rudy Hartono, Ari Mulia, Rolly Murdika Yusri dan Arief Fadly. Untuk medali emas diraih Rafi Samudra, medali perak oleh Fathan M. Azam, medali perunggu diraih Alfio Pratama,Wahyu Nathasia, M. Arsyal, Hanif Majid dan Faras Fadhillah," terang Kabid Denitral.

Ketua KONI Kota Payakumbuh, Yusra Maiza dalam apresiasinya sampaikan rasa bangga

" Alhamdulillah dan selamat. Prestasi olahraga Kota Payakumbuh berjaya di Sumatera Barat. Tentunya ini kebanggaan kita bersama," sebut singkat Yusra Maiza.

Kebanggaan atas prestasi ini juga mendapatkan apresiasi dari Ketua IPSI, Wilman Singkuan.

" Selamat atas prestasi yang diraih anak-anak kita. Tentunya kami sangat bangga mereka telah mengharumkan nama daerah. Kita berharap kedepan mereka nantinya adalah pelanjut estafet kita-kita. Swlain itu kita juga berharap kesejahteraan para atlit tetap kita pikirkan bersama," apresiasi singkat Wilman Singkuan.

Terpisah Kepala SMAN 3 Payakumbuh, Erwin Satriadi yang kami hubungi di selulernya juga mengungkapkan hal senada.

" Alhamdulillah dan selamat, siswa kita mampu memperkuat tim voli payakumbuh, malahan raih emas. Tentunya kuta bangga. Disamping SMAN 3 Payakumbuh kita upayakan unggul dalam prestasi pbm, sejak dulu sekolah kita juga merajai olahraga bersama sekolah lainnya. Sekali lagi selamat," pungkas Erwin Satriadi bangga. (ul)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.