April 2018

Kepergian si kecil 4 tahun lalu menjadi titik balik dan pukulan telak bagi saya sebagai manusia biasa. Bagaimana tidak, cukup lama kami menunggu kehadirannya, namun sekejap saja tangisnya dapat kami dengar.

Semenjak itu saya mencoba menjalani hidup ini seperti air mengalir, lebih pasrah, dan tidak mudah panik. Sedikit demi sedikit obsesi duniawi mulai terkikis.

Hal ini dikarenakan saya menyadari bahwa kita sebagai manusia hanya bisa berencana dan berusaha, sedangkan keputusan tetap ada di tangan yang Maha Kuasa.

Man proposes, God disposes...begitulah kira-kira. Jika Ia berkehendak jadi, maka terjadilah. Tidak ada yang perlu diperumit dan ditakutkan. .

Demikian pula halnya dengan perjalanan spiritual yang sedang saya lakukan ini. Sungguh saya tidak mengira sebelumnya akan berada disini.

Tidak ada persiapan khusus. Justru saya sedang hektik dengan segala urusan yang seperti tiada berujung. Qadarullah...saya sepertinya memang harus istirahat sejenak dan introspeksi diri. .

Ini adalah hari terakhir kami bermalam di Madinah. Insyaallah besok siang bertolak ke Mekkah Al-Mukarromah untuk menunaikan ibadah umroh.

Lima hari yang sangat berharga di kota tempat hijrahnya Nabi ini. Banyak doa yang dipanjatkan. Salah satunya agar dapat kembali lagi kesini suatu hari nanti. Aamiin.


Walikota Padang Drs. Alwis mengatakan, persoalan-persoalan ini memerlukan solusi. Koordinasi antara Pemko, Kepolisian dan TNI harus ditingkatkan dengan mengaktifkan dan memperkuat Satuan Koordinasi Keamanan Ketertiban Kota (SK4) 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membahas sejumlah persoalan dan issu-issu aktual dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Mapolresta Padang, Senin (30/4/2018). 

Diantara persoalan tersebut adalah maraknya aksi geng motor dan begal, pemberantasan pungli di obyek wisata serta issu yang terkait pilkada.

Penjabat Sementara (Pjs.) Walikota Padang Drs. Alwis mengatakan, persoalan-persoalan ini memerlukan solusi. Koordinasi antara Pemko, Kepolisian dan TNI harus ditingkatkan dengan mengaktifkan dan memperkuat Satuan Koordinasi Keamanan Ketertiban Kota (SK4) baik pada unit Kesbangpol maupun pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya

Koordinasi Forkopimda perlu ditingkatkan dan fungsi SK4
Seperti di Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sembari merancang regulasi-regulasi yang efektif menjaga keamanan dan ketertiban umum.

"Koordinasi Forkopimda perlu ditingkatkan dan fungsi SK4 harus lebih optimal  lagi sembari kita rancang regulasi yang bisa menekan permasalahan-permasalahan dalam keamanan dan ketertiban umum," kata Alwis.

Menurut Alwis, terwujudnya situasi yang kondusif, tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Padang tetapi akan turut mendorong tumbuhnya semua sektor lebih baik lagi. 

Terlebih lagi untuk citra pariwisata, suasana aman, tertib dan nyaman di semua obyek yang ada tentu sangat berpengaruh dengan tingkat kunjungan dan berpengaruh pula terhadap Pendapatan Asli Daerah.

"Suasana kondusif akan berpengaruh terhadap citra pariwisata serta sektor lainnya, tidak hanya dalam menghadapi pilkada," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Padang AKBP Yulmar Try Himawan membeberkan kasus-kasus yang belakangan marak di Kota Padang. Aksi geng motor dan begal serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) adalah yang menonjol. 

"Aksi geng motor dan begal serta curanmor, belakangan marak. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," kata Kapolres.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengungkapkan kasus-kasus pungutan liar yang terjadi di obyek-obyek wisata. Kasus pungutan liar ini berupa pintu masuk tanpa tiket, parkir bahkan pemalakan terhadap pengunjung. 

"Tindakan premanisme berupa pungli ini tidak bisa dibiarkan karena berdampak terhadap citra pariwisata dan mempengaruhi PAD," sebutnya.

Pemberantasan pungli memang menjadi salah salah satu fokus menyusul telah terbentuknya Tim Sapu Bersih Pungli (Tim Saber Pungli) Kota Padang yang diketua Wakapolres.

Selain isu-isu diatas, isu terkait data pemilih yang sudah menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui penetapan rapat pleno beberapa waktu lalu juga masih menjadi pembahasan. Ketua KPU Muhammad Sawati dan anggota DPRD dari Komisi I, Azirwan yang hadir pada rakor tersebut.

Rapat ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Ir. Asnel dan diikuti pimpinan OPD, Kapolsek dan Camat se-Kota Padang.(th)

Anggota Kongsi Kematian
dengan Serius dengan Santapan Rohani yang di isi oleh Uztad Syafei Medan

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Takziah atas meninggal dunia mertua perempuan Yunus di rumah sakit umum M. Djamin  Padang, kamis lalu dan di kuburkan di Sumani Solok.

Sebagai mengisi santapan rahani pada acara takziah penceramah di isi oleh uztad Syafei Medan, supaya menjadi sitawa sidingin bagi keluarga yunus atas kepergian mertuanya  ke pangkuan Ilahi.

Takziah yang sedang berlangsung di rumah Yunus Jalan II  Perumnas Belimbing Kuranji Kota Padang, Senin Malam (30/4).

Pengurus Kongsi Kematian menyerahkan
Dana Santunan 
Syafei dalam ceramahnya, katakan mintalah pertolongan hanya kepada Allah semata-mata, tentu dengan sabar dan ikhlas di ucapkan.

Jadi minta tolong kepada Allah tentu ikuti petunjuk dari  Allah  di antaranya, tentu dapat menjadi manusia Sabar dan laksanakan shalat sebagai kuncinya.

Maka itu kesabaran datang dari Allah, tidak bisa di buat-buat sebab ini kekuasaan yang di miliki Allah.

Uztad memaparkan  bahwa Rasulullah SAW,  bila ada persoalan dan masalah selalu laksanakan shalat, sehingga hati menjadi tenang  segala persoalan menemui titik terang dan penyelesaiannya dengan baik.

Maka itu, kita tak boleh mengeluh kepada siapapun, jika kita tetap mengeluh jelas kita orang tak sabar menjalani hidup, juga menjadi orang merugi, sebut uztad.

Kenapa kebanyakan orang dari kita memiliki rasa takut, cemas, lemah  dan tak percaya diri, salah satunya tidak ikhlas dalam berbuat dan tidak laksanakan shalat.

Disamping itu, apa yang berikan dan datangnya dari Allah, begitu juga sebaliknya, apa yang di ambil Allah dari kita  itulah  milik Allah, Sebut Syafei Medan.

Semoga Takziah ini menjadi sebuah ketenangan hati  bagi keluarga di tinggalkan  Almarhummah dan menjadikan hubungan silahturahmi diantara kita akan terasa lebih dekat lagi. (tf).

Bagian Pemerintahan Setda Kota Padang memfasilitasi upaya tersebut dengan menggelar rapat persiapan dan evaluasi sekaligus mengoptimalkan pembinaan SKPD terkait.
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Kelurahan Ulak Karang Selatan (UKS) bersiap menghadapi Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di tahun ini. 

Hal itu menyusul suksesnya salah satu kelurahan di Kecamatan Padang Utara ini sebagai Kelurahan Berprestasi Terbaik I Tingkat Kota Padang tahun 2018 di sela upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-22 di Lapangan Imam Bonjol, Kamis (26/4) lalu. 

Menyikapi itu, Bagian Pemerintahan Setda Kota Padang memfasilitasi upaya tersebut dengan menggelar rapat persiapan dan evaluasi sekaligus mengoptimalkan pembinaan SKPD terkait.

Rapat yang dilangsungkan di Ruang abu Bakar Ja’ar Balaikota, Senin (30/4) itu dibuka Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dian Fakri. Hadir Kabag Pemerintahan Arfian didampingi Kasubag Pembinaan Wilayah, Siska Meilani disertai tim pembina.

Dian Fakri mengatakan, setelah menjadi yang terbaik, Kelurahan Ulak Karang Selatan tentunya harus mempersiapkan diri mewakili Kota Padang di lomba tingkat provinsi. Sehingga betul-betul siap di semua kategori penilaian untuk menjadi yang terbaik nantinya. 

"Untuk itu diharapkan Lurah beserta jajaran pemerintah kelurahan setempat betul-betul serius menghadapi penilaian tersebut,” imbuhnya.

Adapun kata mantan Kepala Sat Pol PP Kota Padang itu, seperti diketahui lomba kelurahan berprestasi tingkat provinsi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Bukan hanya itu saja, kegiatan yang dilakukan satu tahun sekali ini juga untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai oleh kelurahan itu sendiri. 

“Jadi, apa saja yang dinilai harus dipersiapkan mulai saat ini. Seperti biasanya ekspos dari Lurah berupa kelengkapan kemasan catatan dalam bentuk laporan, termasuk potensi dan swadaya masyarakat. Semoga melalui rapat ini kita semua saling mendukung, sehingga Kelurahan Ulak Karang Selatan menjadi yang terbaik tidak saja di tingkat provinsi namun juga sampai ke nasional hendaknya,” harap Dian. 

Sementara itu, dalam presentasinya Lurah Ulak Karang Selatan, Irnofriadi memaparkan seputar upaya yang telah dilakukan sehingga mengantarkan kelurahan yang ia pimpin menjadi kelurahan terbaik tingkat Kota Padang di tahun ini. Selanjutnya ia pun juga menyampaikan tentang kesiapan yang telah dan akan dilakukan menghadapi penilaian tingkat provinsi nantinya.

“Cukup banyak kegiatan yang telah dilakukan dalam persiapan menghadapi penilaian tingkat provinsi. Terutama sekali dengan senantiasa menumbuhkan antusias masyarakat disertai mengembangkan potensi yang ada,” ungkapnya.

Diantara potensi itu terang Irnofradi, yakni di bidang peningkatan ekonomi dengan memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat. Kemudian memberdayakan pemuda untuk menjadi pelaku usaha dengan modal keterampilan yang dimiliki.

Selanjutnya, kegiatan-kegiatan pembenahan lingkungan dilakukan dengan gotong royong yang rutin oleh seluruh warga. Misalnya pembenahan drainase dan perbaikan fasilitas lingkungan lainnya.

"Alhamdulillah, Kelurahan Ulak Karang Selatan mendapat dukungan dari semua elemen dan tokoh masyarakat setempat. Terutama dukungan Camat Padang Utara, Editiawarman beserta jajaran yang sangat mendorong Ulak Karang Selatan untuk meraih prestasi.

“Kita optimis Ulak Karang Selatan mampu menjadi terbaik satu pada penilaian kelurahan terbaik tingkat Sumbar nantinya. Diantaranya telah menyiapkan profil kelurahan lengkap pada website disertai foto rangkaian kegiatan dan pembangunan di di Ulak Karang Selatan dalam bentuk film dokumenter,” ucapnya optimis. (dv)

Predikat sebagai pemerintah daerah yang berprestasi kinerja terbaik yang dinilai dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2017
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Kota Bukittinggi dibawah kepemimpinan Walikota Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota Irwandi telah banyak membawa perubahan, kali ini Bukittinggi kembali diganjar prestasi nasional dimana Pemerintah Kota Bukittinggi dinobatkan sebagai salah satu kota berkinerja terbaik secara Nasional. 

Predikat sebagai pemerintah daerah yang berprestasi kinerja terbaik yang dinilai dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2017 berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2016.

Penghargaan yang diterima Pemko Bukittinggi dari Menteri Dalam Negeri tersebut atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Penghargaan diterima Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi yang didampingi Kabag.

Tata Pemerintahan Umum Setda Hendri bertepatan dengan Peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke- XXII tahun 2018 di Hotel Sultan Senayan Jakarta, Rabu (25/4).

Wakil Walikota Irwandi mengatakan, “Penghargaan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 100 – 53 Tahun 2018 tentang Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional. 

Dalam penilaian LPPD Kota Bukittinggi meraih skor 3.2205 dengan status Sangat Tinggi (ST) dengan atribut Bintang Dua”, ujarnya.

Kemudian dikatakan, Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan daerah (LPPD) merupakan suatu penilaian yang dilakukan secara menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan juga pertanggungjawaban program pemerintah daerah. 

EKPPD sendiri dilakukan untuk menilai kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam upaya peningkatan kinerja berdasarkan prinsip tata kepemerintahan yang baik, ungkapnya.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan yang sangat bergengsi ini dan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap komponen masyarakat kota Bukittinggi.

“rasa bangga dan bersyukur atas prestasi Kota Bukittinggi sebagai salah satu pemerintah daerah dengan status penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik, atas nama pribadi dan pemerintah kota Bukittinggi, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memberikan yang terbaik bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Bukittinggi dan seluruh masyarakat Bukittinggi atas dukungan baik motivasi, tenaga dan doa sehingga penghargaan ini bisa diraih oleh Kota Bukittinggi”, ujar walikota Ramlan.

Ramlan mengatakan bahwa, ini merupakan komitmen dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati, karena jika bekerja dengan baik dan ikhlas maka hasil yang didapat pasti akan baik, dan   ini merupakan buah kerja bersama, ada 700 indikator yang dinilai lintas kementerian, jadi tidak hanya dari kacamata Kemendagri tetapi juga penilaian yang melibatkan  kementerian lainnya dengan melihat inovasi pelayanan publik khususnya dibidang pelayanan dasar, tingkat konsistensi dan efektivitas serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan,ungkapnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi sebuah media untuk motivasi bagi semua SKPD dilingkungan pemerintah Kota Bukittinggi untuk lebih meningkatkan kinerjanya melalui berbagai inovasi sehingga program kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan publik dapat dilaksanakan secara maksimal, harap Ramlan (Sy)



IIMPIANNEWS.COM (Papua Nugini).

Pukul 09.00 WS menjadi awal waktu pembukaan pertemuan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Prof H.M Tito Karnavian, Phd di  Kokopo, Papua Nugini dengan peserta lainnya dalam kegiatan The 3rd MSG Police Minister & The 8th Police Commissioner Meeting of Melanesian Spearhead Group (MSG) Senin, (30/4/2018).

Kegiatan yang dijadwalkan mulai tanggal 30 April hingga 2 Mei 2018 mendatang diikuti oleh lima negara pasifik termasuk Indonesia yang merupakan salah satu ras melanesia terbesar di dunia dan menjadi associate member dari MSG. Pertemuan di Kokopo, Papua Nugini ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang diselenggarakan di Bandung, 23-24 Oktober 2017 lalu.

Diskusi ini dihadiri oleh  Director General of Melanesia Sperhead Group Secertariat Ambassador Amena Yauvoli, PNG For Minister Police and Chair of PMM Hon Jelta Wong, Head of PNG Delegation Hon Petrus Thomas, PNG Police Commissioner and Chair of PMM Mr. Gari Baki, Salomon Islands of Police National Security and Correctional Service Hon Mosses Garu MP, Solomon Police Commissioner Mr. Mathew Varley, Fiji Minister and Defense Security.

Penyelundupan senjata, cyber crime, terorisme, dan obat-obatan terlarang menjadi top isu yang diangkat sebagai dasar tujuan terselenggaranya kegiatan ini demi meningkatkan kerjasama mengatasi tantangan keamanan bersama di wilayah MSG. Salah satu upayanya dengan melakukan capacity building melalui JCLEC dengan mendorong negara-negara MSG untuk terus berpartisipasi dalam mengirimkan personilnya untuk mengikuti program pelatihan di JCLEC Semarang.

Kemudian, isu yang tidak kalah penting adalah kajian mengenai laporan perkembangan terhadap pembentukan FPU ( Formed Police Unit ) oleh kepolisian Fiji. Sebagai associate members, Indonesia turut membantu Solomon Islands untuk masuk menjadi anggota Interpol yang telah diwujudkan dalam kegiatan Interpol di Beijing pada 2017 lalu.

Indonesia juga turut membantu negara-negara MSG dalam memberikan pelatihan menembak bagi para personel kepolisiannya serta memberikan dukungan fasilitas kepada kepolisian negara-negara MSG yang akan diperbantukan kepada Kepolisian Royal Papua New Guinea  dalam mempersiapkan kegiatan APEC 2018 mendatang di Port Moresby.

Jakarta, 30 April 2018
KARO PENMAS


pelatihan jurnalistik angkatan kedua, yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Dakwah dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Era Digital
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Untuk kali kedua, Ritvone bersama Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Padang melaksanakan pelatihan jurnalistik. Kali ini pelatihan serupa menyasar peserta dari unsur remaja masjid dan mushala di Kota Padang.

Bertempat di aula Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, Jalan Kampung Baru Berok Siteba, Nanggalo, Padang, Minggu (29/04/2018), pelatihan jurnalistik angkatan kedua, yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Dakwah dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Era Digital” ini dibuka secara resmi oleh Ketua Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Sumatera Barat, Ecevit Demirel, yang oleh kalangan mass media akrab disapa "ede".

Selain sangat mengapresiasi inisiatif RITVone dan PC GP Ansor Kota Padang melaksanakan kegiatan pelatihan jurnalistik yang tentunya kaya akan nilai-nilai positif, Ketua AJO Indonesia Sumbar juga memberikan arahan dan motivasi untuk para peserta. Ia menyerukan agar masing-masing peserta fokus, serius dan tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti pelatihan.

"Kami dari AJO Indonesia setiap saat siap membimbing dan membina adik-adik, sehingga nantinya menjadi da'i yang paham dunia jurnalistik, terutama dalam hal penyajian tulisan bermuatan dakwah dengan struktur dan tata bahasa yang benar di media siber," ujar pria yang mengawali karir jurnalistik di media cetak group Jawapos tersebut

Sebelumnya, Ketua GP Ansor Kota Padang, Tan Gusli, S.Fil.I, MAP, MA, menyampaikan harapannya, semoga generasi muda Islam -- khususnya di Kota Padang --  tidak mudah terjebak pemberitaan HOAX yang menyebar di media sosial, karena telah dibekali dengan ilmu jurnalistik.

Menurutnya, pelatihan jurnalistik merupakan salah satu lini pergerakan membentuk karakter generasi muda yang berpengetahuan dan berwawasan luas. 

"Dari pelatihan ini, mudah-mudahan lahir kader-kader da'i dengan kemampuan jurnalis handal, yang  bisa memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara baik di era digital," harap Tan Gusli.

Pimpinan RITVone, Eri Gusnedi, dalam prakata di awal kegiatan, menjelaskan, pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan bersama PC GP Ansor Kota Padang ini, salah satunya bertujuan agar generasi muda Islam tidak mudah terjebak dalam penyebaran berita-berita bohong  atau HOAX. Selebihnya diharapkan, para peserta pelatihan mampu memanfaatkan kemajuan IT sebagai media dakwah.

"Di era dijital, generasi muda, khususnya kader-kader da'i dituntut mampu memanfaatkan perkembangan IT dengan baik, menguasai ilmu jurnalistik, sehingga dakwah-dakwah yang disampaikan melalui tulisan di media siber benar-benar menjadi referensi yang sahih bagi umat," papar Eri.

Ttd
Ketua / Sekretaris DPD AJO Indonesia Sumbar

Cc
Ketua Umum AJO Indonesia/Sekretaris Jendral DPP AJO Indonesia

Kasubag Tata Usaha Kankemenag Kota Bukittinggi H. Idrial 
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Kasubag Tata Usaha Kankemenag Kota Bukittinggi H. Idrial menyampaikan arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat  pada workshop Optimalisasi Percepan Anggaran dan Pelaporan Kinerja Pelaksanaa Anggaran 26-27 April Lalu.

H. Idrial menyampaikan arahan kaknwil tersebut pada apel pagi Senin, 30/04/2018. "Kakanwil kementerian Agama propinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu mengingatkan kembali hak dan kewajiban kita sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Kementerian Agama," sebutnya.

Kata H. Idria pada Workshop terebut Ka. Kanwil Kementerian agama Sumatera Barat menyampaikan "Kita wajib bersyukur menjadi ASN Kementerian Agama dengan berbagai hak yang telah diberikan kepada kita, tentunya hak yang kita peroleh tersebut diimbangi dengan bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi kita masing-masing dan selalu meningkatkan disiplin", tuturnya lagi

Ungkapnya lagi "Kita sebagai seorang PNS akan mendapatkan hak dan kewajiban sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang dan sesuai dengan kinerja masing-masing dengan mendapatkan gaji, tunjangan dan lain-lain, akan tetapi jangan lupa terhadap tugas dan kewajibannya sebagai aparatur sipil negara. 

Berkenaan dengan percepatan serapan anggaran agar selalu dilaporkan melalui Empa, SMART dan lain-lainnya dengan cepat dan segera.

Pihak Kakanwil akan memberikan reward kepada operator terbaik yang cepat dalam pelaporan dan serapan anggaran dan terakhir beliau menyampaikan agar selalu menghargai kinerja dan prestasi yang dilakukan siapapun," tuturnya dia.

Pada kesempatan tersebut H. Idrial (Kasubag Tata Usaha Kankemenag Kota Bukittinggi ) juga meminta sebagai PNS Kementerian Agama agar selalu meningkatkan kinerja terhadap pelayanan kepada masyarakat dengan selalu memberikan pelayanan terbaik.

 "Perbaikilah kinerja yang ada untuk meningkatkan mutu pelayanan institusi lembaga yang kita cintai ini sebagai bentuk keteladanan," tuturnya (Sy)

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias temui para pedagang sedang berbenah dan membersihkan kios – kios yang akan ditempatinya. 
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi beberapa SKPD terkait melakukan peninjauan kelapangan dan melihat langsung situasi kios yang ditempati pedagang, Kamis lalu Peninjauan tersebut dilakukan Pasca lotting penempatan pedagang pada kios penampungan yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu,

Walikota sengaja datang meninjau untuk melihat situasi apakah ada kendala – kendala yang ditemui pedagang dalam upaya menempati kios tersebut. Ditemui dilapangan para pedagang sedang berbenah dan membersihkan kios – kios yang akan ditempatinya. 

Tidak ada kendala yang berarti hanya masih ada terdapat tumpukan triplek material untuk pembangunan kios penampungan yang sedang dikerjakan yang menghalangi pedagang untuk menempati kiosnya disalah satu lorong yang dikeluhkan pedagang.

Walikota Ramlan langsung memerintahkan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan untuk mengosongkan lokasi tersebut dari material yang menghalangi.

“semua lokasi dipastikan tidak ada yang menghalangi kios pedagang dari material bangunan, semua tangga – tangga dan akses juga harus dalam kondisi kosong dan agar tidak ada lagi yang menghalangi pedagang untuk berjualan”, ujar Walikota yang disanggupi oleh Kepala Dinas untuk mengosongkan tumpukan tripleks tersebut ada hari itu juga.

Dengan telah ditempatinya kios penampungan oleh pedagang yang telah menempati kios, terlihat merasa senang dan lega dan sebagaimana yang diungkapkan oleh Fadil salah seorang pedagang yang telah menampati kios tersebut.

“Alhamdulillah, kami sudah dapat menempati kios penampungan ini dan kami sudah bisa menata toko dan berjualan kembali, pedagang sebagain besar cukup puas dengan hasil lottingan kemaren karena pelaksanaannya cukup fair/adil. Untuk itu terima kasih kepada pemerintah, dan kendala sampai saat ini tidak ada, cuma rekan – rekan yang medapat hasil lottingnya dibelakang pasar tentu harus bersabar terlebih dahulu”, ujarnya.  

Ketika ditanyakan kepada Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan M.Idris tentang pedagang yang kemungkinan tidak menmpati kios penampungan sesuai dengan hasil lottingnnya, dikatakan bahwa hanya akan diberi tenggat waktu 1 (satu) minggu, dan apabila tidak ditempati maka kios akan diserahkan kepada yang lebih membutuhkan, ungkapnya (Sy)


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI yang diwakili oleh staf Ahli Menpan RB Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Shadiq Pasadigue
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI yang diwakili oleh staf Ahli Menpan RB Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Shadiq Pasadigue meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi, Minggu (29/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Bukittinggi, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Kepala SKPD, Camat, Lurah, Ketua LKAAM, Ketua MUI, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Tokoh Masyarakat serta para undangan lainnya.

Menpan RB Asman Abnur dalam sambutanya yang dibacakan oleh Shadiq Pasadigue menyampaikan bahwa kiranya Masjid Tablighiyah ini nantinya dijadikan pusat kegiatan keislaman atau islamic center untuk tujuan kemajuan umat dan kemajuan masyarakat, ujarnya.

Kemudian Menpan juga berharap, "kepada seluruh pengurus masjid yang ada di Bukittinggi agar berupaya memberikan kenyamanan kepada jamaah dalam beribadah dan sangat perlu diperhatikan sarana dan prasarana yang ada terutama kebersihan dan manajemen pengelolaan masjid dengan manajemn moderen yang transparan dan akuntabel dan segala sesuatunya diputuskan dengan musyawarah”, ungkapnya.

Kemudian juga disampaikan problem yang terjadi saat ini dimana masjid sudah dibangun megah tetapi yang menjadi tantangan adalah bagaimana meramaikan masjid dan menfungsikan masjid agar masjid itu dapat difungsikan untuk pembangunan ummat agar menjadi orang yang bertaqwa dan beriman dan tentu tujuannya adalah bagaimana kita nanti diakhirat masuk syorga dan juga dapat hidup bahagia dan dilimpahkan rahmat oleh Allah SWT, pungkasnya.

Sementara itu Wakil Walikota Irwandi mengucapkan terima kasih kepada pemilik tanah yang telah mewakafkan tanahnya untuk pengembangan pembangunan masjid dan pemerintah kota akan memberikan dukungan penuh untuk pembangunannya.

“tidak hanya atas nama masyarakat Garegeh tetapi juga atas nama warga Bukittinggi dan Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih kepada keluarga Hj.Nurhelmi Jamaan, dan Pemerintah Kota Bukittinggi Insyaallah akan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunannya baik dari sisi pendanaan maupun dari sisi pengawasan pelaksanaan pembangunannya supaya berjalan lebih baik”, ujarnya.

Kemudian Irwandi juga menyampaikan bahwa pada saat weekend arus orang masuk ke Bukittinggi sangat tinggi khususnya dari Riau untuk itu perlu sarana ibadah, kita berharap tentunya masjid ini nanti bisa menampung tidak hanya jamaah yang rutin yang ada di Garegeh tetapi juga tamu – tamu kita nantinya. Disamping itu Masjid ini juga bisa dijadikan icon kota sebagai fasilitas untuk wisata rohani yang nantinya tentu akan ada multi flier effec yang lahir daripada pembangunan ini yang pertama tentunya dari aspek sosial keagamaan dan yang kedua tentunya juga Garegeh ini akan lebih dikenal dan juga dampak ekonomi masyarakat yang ada disekitar sini, ungkapnya.

Tanah wakaf yang diberikan oleh Keluarga Besar Hj.Nurhelmi Jamaan dari pasukuan Pisang Garegeh untuk pengembangan pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh berupa sebidang sawah seluas 1.219 m2 yang secara simbolis diterima oleh H.Dt.Labuah Basa dan A.Dt.Malano Basa Pangka Tuo Kampuang Garegeh atas nama masyarakat Garegeh dalam bentuk Berita Acara Serah Terima Tanah Wakaf.

Pada kesempatan tersebut juga sekaligus peluncuran website panitia pembangunan masjid dengan alamat www.masjidtablighiyah.com untuk dapat mengetahui apa saja kegiatan Masjid Tablighiyah dan juga donatur yang ada (Sy)


Pertemuan itu, dalam rangka melaksanakan agenda rutin yakni pertemuan Mingguan sekaligus mendengarkan arahan terkait telah turunnnya juknis tentang pelaksanaan penilaian penyuluh teladan.
IMPIANNEES.COM (Bukittinggi). 

Kelompok kerja penyuluh (Pokjaluh) Kota Bukittinggi, Senin 30/4/2018 di Aula Kemenag Setempat mengadakan pertemuan bersama Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi.

Pertemuan itu, dalam rangka melaksanakan agenda rutin yakni pertemuan Mingguan sekaligus mendengarkan arahan terkait telah turunnnya juknis tentang pelaksanaan penilaian penyuluh teladan.

Acara yang dihadiri oleh seluruh Penyuluh Fungsional  se-Kota Bukittingi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pokjaluh Kota Bukittinggi Darul Aspani didampingi sekretarisnya Rusman Edy.

 Dalam pembukaanya Darul Aspani menyampaiakan terima kasih atas kesempatan waktu Kasi Bimas Islam untuk bisa memberikan arahan terkait Penilaian Penyuluh Teladan sekaligus memberikan arahan terkait pelaksanaan program kerja pokjaluh tahun 2018 dengan mereview kegiatan yang telah dilaksanakan untuk meminimalisir kelemahan/kekurangan guna meningkatkan profesinalitas dalam menjalankan tugas dan memberikan pembinaan serta pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Sementara itu Kasi Bimas Islam Kemenag kota Bukittinggi H. Zulfikar pada kesempatan tersebut menyampaikan. "Kami minta penyuluh yang bertugas diwilayah Mandiangin Koto Selayan untuk sedikit bersabar karena kantor KUA sedang Proses pembangunan, mudah-mudahan dalam menjalani tugas kepenyuluhan tidak terganggu. 

Secara khusus penilaian penyuluh teladan selalu mengacu pada regulasi yang ada dengan tujuan tidak hanya dalam rangka mencari yang terbaik saja, akan tetapi juga dalam rangka pembinaan," tuturnya.

Selanjutnya beliau juga menyampaikan aturan serta teknis dalam penilaian penyuluh teladan dengan spesifikasi objek binaan. (Sy)

Minggu 29 April 2018, Jimmy bukan seorang mahasiswa lagi,  tapi sudah menjadi mantan Mahasiswa 
IMPIANNEWS.COM (Padang)

Jimmy di Wisuda Berbekal awalnya berijazah paket C dan  semangat tinggi di miliki, di buktikan  dengan belajar sungguh-sungguh, walaupun hasilnya rata-rata dengan nilai  IPK lebih dari 3

Minggu 29 April 2018, Jimmy bukan seorang mahasiswa lagi,  tapi sudah menjadi mantan Mahasiswa di STKIP Sumatera Barat, dengan gelar  S.Pd. ( Sarjana Pendidikan).

Predikat sarjana pendidikan di dapat semua berkat perjuangan dan usaha  serta kerja keras selama ini, terutama sekali motivasi dari kedua orang tua begitu juga kakak dan adik-adik serta saudara selalu memberikan semangat, Sebut Jimmy.

Jimmy juga bercerita kisahnya ingin kuliah  sedangkan ijazah SMA atau sederajat tak punya, tapi dia tak kehilangan akal karena dorongan dari teman-teman dan keluarga terutama sekali oleh kedua orangnya.

Kisah jimmy sebelum jadi sarjana,  dia hanya mengenyam pendidikan di SMK 1 Padang di Kampung Kalawi, jurusan Listrik, duduk di bangku sekolah hanya tiga bulan dan saya malas sekolah, dari rumah tetap bangun pagi dan berpakaian sekolah seperti anak-anak sekolah lainnya, tapi tak pernah sampai ke sekolah.

Untuk meraih mimpi dan impian  timbul semangat dalam jiwa atas dorongan ortu dan kawan-kawan agar saya kuliah, maka itu saya mengikuti ujian Paket C yang diadakan Dinas Pendidikan Kota Padang hal Hasil lulus dengan nilai terbaik.

Dari modal ijazah Paket C  saya masuk ke perguruan tinggi  dan memilih  STKIP tempat Kuliah sebab saya ingin jadi guru, memanfaatkan hidup dan kehidupan untuk mencerdaskan anak bangsa  kedepannya, ujar Jimmy.

Dalam hati, kata jimmy ingin sampaikan keluhan tidak mau sekolah lagi, tapi rasa takut tetap menyelimuti diri terutama kena marah ortu, akhirnya di sampaikan juga  pada orang tua, mungkin waktu itu, waktu yang tepat di sampaikan, reaksi kedua orang tua saya saat itu diam dan tak marah sama sekali.

Cuma orang tua katakan, jangan nanti kamu menyesal dan menyalahkan kedua orang tuamu sebab yang menentukan jalan hidupmu adalah kamu sendiri, dan mengingatkan saya jangan pernah coba-coba dengan Narkoba dan maksiat lainnya.

Saat saya tak sekolah, saya lakukan kegiatan membantu teman bekerja apa saja yang penting uangnya halal, yaitu jadi kuli bangunan, memasang loteng, kerjakan bangunan bertingkat, usia sayalah yang paling kecil diantara kawan-kawan  dalam satu tim.

Hari ini, saya sungguh merasa bahagia dan senang sekali sebab saya tak mengecewakan kedua orang tua dan saudara saya, semua bahagia, apalagi saat saya pakai toga, semua memandang pada saya penuh ceria dan bahagia.

Inilah sebuah kisah perjalanan hidup saya, berhenti sekolah di SMK 1 Padang orang tua sangat kecewa  dan akhirnya kekecewaan ortu dan saudara saya jawab dengan menyelesaikan kuliah di STKIP  Sumbar

Di akhir kata, dia katakan dimana ada kemauan di sana pasti ada jalan keluarnya, jadi lalui hidup itu seperti air mengalir, jangan di paksakan sebab Allah telah menggariskan Nasib sesorang akan jadi apa kelak, yang penting dalam menjalankan  kehidupan harus di tanamkan sikap Sabar dan Ikhlas serta berdoa hanya pada Allah, Aamiinn. (tf).

tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Mentawai berhasil menyita lalu mengamankan sebanyak 50 botol miras beragam merk 
IMPIANNEWS.COM (Mentawai). 


Laporan masyarakat bahwa sejumlah resor dan surfcamp di seputar Kecamatan Sipora Utara menyediakan minuman keras (miras) melebihi kadar alkohol yang diatur Undang-undang, langsung ditindaklanjuti jajaran Polres Kepulauan Mentawai melalui Operasi Cipta Kondisi (Operasi Cipkon) oleh tim gabungan beranggotakan sedikitnya 20 personil, Sabtu  lalu.


Hasilnya, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Mentawai berhasil menyita lalu mengamankan sebanyak 50 botol miras beragam merk yang kadar alkoholnya di atas 5 % dari resor Aloita di Pulau Makakang. 

"Karena mereka tidak memiliki izin dalam menjual minuman keras, maka barang-barang tersebut kita sita dan diamankan di Mako Polres, yang nantinya akan kita musnahkan”, papar Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya, SE. 



Dijelaskan lebih lanjut bahwa Operasi Cipkon kali ini khusus difokuskan pada penertiban miras, dengan sasaran utama resor dan surfcamp di Pulau Makakang Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tim gabungan yang langsung dikomandoi kapolres, terdiri dari personil Reskrim, intel, sabhara, provost dan Pol Air.   

Sebagaimana diatur dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen, Undang-undang kesehatan No. 36 tahun 2009, Undang-undang Pangan No. 18 Tahun 2012, Kapolres Hendri Yahya menekankan bahwa pihaknya akan terus menertibkan para pelaku usaha akomodasi yang tidak mematuhi aturan ini. 

"Kita tidak ingin generasi penerus bangsa dirusak oleh minuman keras,” tegasnya. 

Selanjutnya Kapolres Kepulauan Mentawai menghimbau kepada para pelaku usaha akomodasi agar melengkapi izin apabila ingin menjual miras di resor/surfcamp dengan tidak melebihi kadar alkohol maksimal sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.

(tbc/ede)

Kepala BPS Kota Padang, Rizal, mengungkapkan apresiasinya kepada Pemko Padang atas kesuksesan pelaksanaan sosialisasi pendataan Potensi Desa (PODES) 2018 
IMPIANNEWS.COM (Padang).


Kepala BPS Kota Padang, Rizal, mengungkapkan apresiasinya kepada Pemko Padang atas kesuksesan pelaksanaan sosialisasi pendataan Potensi Desa (PODES) 2018 secara maraton di 11 kecamatan minggu lalu.

"Sinergitas ini sudah lama sekali kami bangun. Saling mendukung dan bekerjasama untuk Kota Padang tercinta," ungkap Rizal dengan penuh rasa haru, Minggu (29/4/2018).

Dengan mata berkaca-kaca, Rizal menjelaskan, dukungan Pemko Padang pada rangkaian kegiatan PODES 2018 tidak tanggung-tanggung, mulai dari Pjs Walikota, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan SKPD, serta ASN Pemko Padang yang terlibat langsung pada PODES ini.

"Kerjasama Camat dan Lurah sungguh luar biasa. Sebagai sumber data, mereka menyatakan kesiapannya untuk memberikan data-data yang terbaik," tutur Rizal penuh optimis.

Ditambahkannya, data PODES merupakan data dasar (benchmark) dalam menyusun pelbagai perencanaan oleh pengambil kebijakan kedepannya. "Data itu mahal, namun jauh lebih mahal membangun tanpa data," ungkap Rizal.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Pemko Padang, Vidal Triza mengatakan, Pemko Padang juga memiliki kepentingan pada pendataan PODES 2018 yang akan dilaksanakan awal Mei oleh BPS Kota Padang. Oleh sebab itu, tidak ada alasan untuk tidak terlibat secara aktif dalam mensukseskan PODES tahun ini.

"Demi kemajuan Kota Padang, mari kita saling support untuk kesuksesan PODES. Kalau ada kendala di lapangan, segera koordinasikan dengan atasan, atau dengan pihak terkait. Mari bekerja dengan ikhlas, cerdas dan tuntas, serta saling bekerjasama," ajak Vidal baru-baru ini. (ll)

Teks Foto:
1. Asisten Pemerintahan Pemko Padang bersama Kepala BPS Kota Padang Rizal saat Jumpa Pers di ruangan Media Center Balaikota Padang, Rabu (25 April 2018).
2. Rapat persiapan sosialisasi pendataan PODES 2018 ke seluruh kecamatan di ruang kerja Asisten Pemerintahan Kota Padang, Kamis (19 April 2018). Diikuti Asisten Pemerintahan Vidal Triza, Kepala BPS Kota Padang Rizal, Kabag Pemerintahan Arfian Amhar, seluruh Camat dan staf BPS Kota Padang.

PKP RI Sumbar yang memiliki anggota lebih kurang 85.000 dengan 130 unit se Sumatera Barat telah berjalan dengan baik
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pusat Koperasi Pegawai  Repubublik Indonesia (PKP RI) provinsi Sumatera Barat tingkat kredit macetnya nol dan PKP RI Sumbar terbaik secara nasional. 

Hal ini disampai Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat memberikan sambutan pada acara Ralat Anggota Tahuan (RAT) PKP RI Provinsi Sumatera Barat, Sabtu malam (28/4/2018).

PKP RI Sumbar yang memiliki anggota lebih kurang 85.000 dengan 130 unit se Sumatera Barat telah berjalan dengan baik. Pemerintah provinsi tentu sangat senang, namun untuak kemajuan kesejahteraan perlu juga tambahan kegiatan selain simpan pinjam seperti,  minimarket dan kegiatan yang mengabungkan, menguntungkan dan memajukan sektor riil. 

Sumatera Barat diakui 95 persen sektor ekonomi diperankan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM), tetapi apakah hanya dengan UKM terus menerus tidakkah terpikiran akan pengabungan usaha sehingga dapat menjadi besar. 

42 miliar modal koperasi Sumbar,  yang terus digulir dalam meningkatkan hasil usaha koperasi di daerah ini. Dan kita berharap untuk meningkatkan produktufitas usaha adanya masuk penyertaan modal, melalui perda yang disyahkan oleh DPRD. 

Kenapa perlu penyetaan modal karena pengelolaan koperasi, tingkat kemacetan amat rendah dan tentunya keuntungan dapat menambahkan penerimaan APBD, usul Nasrul Abit. 

Wagub Nasrul Abit kembali mengingatkan bahwa setiap ASN wajib masuk Koperasi. Koperasi bahagian dari gerakan ekonomi masyarakat dalam memaju pertumbuhan ekonomi nasional. 

Dan saat ini juga menghimbau pemkab Solok Selatan,  pemkab Kepulauan Mentawai, agar membentuk kepengurus Pusat Koperasi Daerah di daerah masing-masing. Karena data masih ada 2 daerah yang membuat membentuk perwakilan koperasi daerah,  himbaunya. 

Dalam kesempatan itu Wagub Nasrul Abit berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada unit koperasi berprestasi di Sumatera Barat. (zs).

FERIZAL RIDWAN : Lubuk Larangan 
Merupakan Kearifan Lokal di Limapuluh Kota.

IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, menyambut kedatangan tim penilai Lomba Pokmaswas Lubuk Larangan se Sumatera Barat, Balai Wilayah Sungai V di Nagari Lubuak Alai Kec. Kapur IX, Rabu (25/4).

Kedatangan rombongan, juga disambut Anggota DPRD Limapuluh Kota, Samsul Mikar, Kepala Dinas Perikanan, Refliza, Camat Kapur IX, Andri Yasmen, Wali Nagarai Lubuak Alai, Asti, Dt. Rajo Lelo, Anggota Pokmaswas Muaro Siknambun, Alim Ulama, Cerdik Pandai dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menyampaikan, salam maaf dari Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, dan selamat datang kepada rombongan tim penilai Balai Wilayah Sungai V Sumatera Barat.

"Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota, saya menyampaikan salam maaf dari Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, karena pada saat yang bersamaan, beliau sedang melaksanakan monev tingkat propinsi. Selanjutnya,  kami juga mengucapkan selamat datang dan terimakasih yang setingginya- tingginya untuk sekian kali Kabupaten Limapuluh Kota mendapat perhatian, yaitu kedatangan tim penilai Lomba Pokmaswas Lubuk Larangan se Sumatera Barat dan semoga apa yang kita rencanakan tercapai." Sambut Ferizal.

Dalam kesempatan itu, Wabup Ferizal juga menjelaskan, bahwa di kabupaten Limapuluh Kota, konservasi alam berupa ikan Lubuk Larangan bukan sesuatu yang baru, tetapi sudah menjadi kearifan lokal dalam masyarakat.

"Hampir di setiap Nagari di Kabupaten Limapuluh Kota mempinyai Ikan Lubuk Larangan, Ini merupakan kaerifan lokal yang sudah turun temurun, dan sudah menjadi budaya di Kabupaten Limapuluh Kota. Pemerintah melalui Dinas Perikanan pun telah memberikan pembinaan administrasi dan infrastruktur."Jelasnya.

Selanjutnya, dirinya juga menghimbau, penilaian ini agar dijadikan sebagai silaturahmi dan kominikasi yg berlanjut untuk menyusun langkah kedepan membangun masyarakat dan lingkungan.

"Nilai kegotong royongan dan nilai keleluhuran, tentu tercermin dalam kegiatan Pokmaswas lubuk larangan ini, untuk itu, tentu kita akan senantiasa menjaga dengan kesadaran kolektif bersama dengan semua unsur masyarakat." Terang Ferizal.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, asal Kecamatan Kapur IX, Syamsul Mikar, dalam eksposnya dihadapan tim penilai mengatakan, anggota dari Pokmaswas Muaro Siknambun mencakup seluruh Ninik Mamak dan unsur masyarakat.

"Pada tahun 2012 muncul lah ide membuat Lubuak Larangan di Muaro Siknambun sebagai upaya melestarikan sungai dan menjaga ekosistem, dan untuk pengawasannya kita melibatkan seluruh masyarakat dan Ninik mamak." Ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsul mikar pun juga berharap agar Pokmaswas Muaro Siknambun dapat mewakili Provinsi Sumatera Barat untuk maju ke tingkat Nasional.

"Dihadapan tim penilai Lomba pokmaswas Lubuk Larangan se Sumatera Barat ini, Kami sangat berharap, agar Pokmaswas Muaro Siknambun dapat mewakili Propinsi Sumatera Barat untuk maju ke tingkat Nasional," harapnya.

Saat diwawancarai, Camat Kapur IX, Andri Yasmen mengatakan, tujuan dibentuknya Pokmaswas Muaro Siknambun ini adalah menciptakan kesadaran masyarakat dalam menjaga potensi sumber daya perikanan.

"Selain menciptakan kesadaran masyaratat dalam menjaga sumberdaya perikanan, tentu saja dengan adanya pokmaswas Lubuk Larangan ini, akan turut menjaga ekosistem daerah aliran batang kapur dan menjaga spesies ikan dari kepunahan," terangnya.(ul)

Kelas VI MIN Gulai Bancah kota Bukittinggi mengadakan muhasabah di masjid Raudatul Jannah dalam rangka persiapan ujian akhir 
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi).

Kelas VI MIN Gulai Bancah kota Bukittinggi mengadakan muhasabah di masjid Raudatul Jannah dalam rangka persiapan ujian akhir pada tahun ajaran 2017/2018.

Dalam kegiatan muhasabah ini dihadiri seluruh siswa, kepala Madrasah, wali kelas beserta wali murid kelas VI

"Saat ini kita sedang mempersiapkan diri untuk perjuangan terakhir dari anak-anak kita kelas 6 karena ini merupakan masa depan bagi mereka.
Hasil ujian ini akan menentukan sekolah atau madrasah mana yang akan mereka pilih. Semua tergantung dari keseriusan dari anak anak kami dalam menjawab soal ujian nantinya," ujar elvi rahmi, Kepala MIN Bukittinggi

Ujian akhir kelas VI dimulai dengan ujian nasional bebasis nasional atau disingkat dengan USBN, setelah itu ujian akhir madrasah berbasis nasional (UAMBN) tutur nya

Semua siswa kelas VI, guru-guru beserta wali murid hanyut dalam kegiatan muhasabah yang disampaikan ustadz yang menyebabkan isak tangis pecah, mengingat satu hal,  akan kah kami lulus kata salah seorang siswa.
Namun dengan muhasabah ini kami akan lebih siap lagi menghadapi USBN dan UAMBN lanjutnya.

Kemudian acara muhasabah dilanjutkan dengan memberikan santunan terhadap anak yatim.. (Sy)

Ramlan Nurmatias Bukittinggi Kota Wisata untuk itu tidak boleh kotor
IMPIANNEWS.COM. (Bukittinggi). 

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dan memelihara kebersihan lingkungan serta memunculkan kembali semangat gotong royong dikalangan generasi muda. 

Keguatan ini sekaligus memancing semangat generasi muda dan membiasakan betapa pentingnya budaya hidup bersih.

“Bukittinggi Kota Wisata untuk itu tidak boleh kotor. Semangat gotong royong ini harus dijaga dan dipupuk, untuk itu terima kasih kepada tokoh masyarakat Bukit Cangang yang telah melibatkan dan mengajak sekolah  di lingkungannya dimana hal ini akan memunculkan rasa kebersamaan antar siswa dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungannya,” ujar Walikota

Saat melaksanakan gebyar gontong royong bersama LPM Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang (BCKR) Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi pada momen Manunggal Sakato XVI Tahun 2018.

Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat dan semua komponen yang ada di Kelurahan serta siswa sekolah yang ada di Kelurahan tersebut dengan jumlah 886 orang peserta, Sabtu (28/04).

Gebyar Gotong Royong yang melibatkan banyak komponen dan unsur masyarakat ini dibuka secara resmi oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias yang ditandai dengan penyerahan alat kebersihan kepada perwakilan siswa beberapa sekolah yang ada di Kelurahan Bukit Cangang yang dilaksanakan dalam sebuah apel di depan Kantor Lurah BCKR. 

Pembukaan ini dihadiri Kadis.Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Camat Guguk Panjang, Lurah pada Kecamatan Guguk Panjang, Babinsa dan Babin Kamtibmas, LPM, Tokoh masyarakat dan ibu – ibu PKK Kel.Bukit Cangang Kayu Ramang serta Kepala Sekolah.  (sy).

Walikota diwakili Kabag Kesra Buka Akademi Hafidz 2018
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh--Dalam rangka mengenalkan kampus dan civitas Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Ibnul Qoyyim yang telah berdiri tahun 2012 kepada masyarakat, Pimpinan PPS Ibnul Qoyyim, Hermanto, SE bekerjasama dengan Surau TV menggelar akademi hafidz tahun 2018 tingkat Provinsi Sumatera Barat  untuk wilayah Bukittinggi, Agam, Tanah Datar, Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Lomba hafidz di Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Payakumbuh, Tanah Mati, Ahad (29/04/2018) dihadiri dan dibuka Walikota bersama Kepala kankemenag Kota Payakumbuh. 

Kepada undangan, Pimpinan PPS Ibnul Qoyyim, Hermanto menginformasikan, bahwa Pesantren Ibnul Qoyyim diamanahkan oleh Surau TV sebagai tuan rumah penyelenggraan lomba hafidz untuk wilayah Bukittinggi, Agam, Tanah Datar, Limapuluh Kota dan Payakumbuh. 

"Alhamdulillah, hingga saat ini peserta telah mencapai 80 orang dari berbagai daerah. Dan nanti akan dipilih 3 peserta terbaik yang akan mengikuti babak final di Padang. Reward  untuk para juara adalah umrah yang dipersembahkan oleh Selat Tour. Disamping lomba dan audisi ini, kita juga bermaksud mempromosikan kampus kita kepada umat dan masyarakat di Sumatera Barat. PPS Ibnul Qoyyim selain fokus dengan kesalafiyahannya, para santri juga dituntut untuk hafidz al quran dan hafal hadits, sebagaimana yang telah kita saksikan bersama tadi," terang Hermanto.

Kepala kankemenag yang kesempatan itu diwakili Kasubbag TU, Mustafa yang hadir bersama Kasi PDPP dalam sambutannnya menyampaiakn apresiasi setinggi-tingginya untuk pengurus PPS Ibnul Qoyyim.

" Audisi ini sangat bermanfaat utk mencetak hafidz/ah dan melahirkan generasi qurani, dan ini adalah spesifikasi PPS Ibnul Qoyyim yang satu-satunya di Luak Limopuluah. Lihat saja dari penampilan santri sebentar ini, kita saja orang dewasa dan orangtua tidak sanggup menghafal sedemikian rupa, apalagi hafidz hadits shahih. Kiranya kegiatan ini tetap berkesinambungan. Kita selalu berharap dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah, kiranya mau membantu pondok kita. Karena ini adalah asetnya Payakumbuh dan aset kita semua. Semoga Payakumbuh kelak menjadi baldatun thoyyibatun wa Rabbun ghafuru," sambut singkat Mustafa.

Apresiasi senada juga disampaikan penuh semangat oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Kabag Kesra, Ul Fakhri. " Orangtua yang memiliki anak hafal Al-Qur'an diakhirat nanti akan dipasangkan mahkota yang bercahaya. Dan yang pasti si anak yang menghafalkan tadi akan mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. Itulah diantara keutamaan bagi para penghafal Al Quran," sebut Kabag Kesra.

"Pemerintah Payakumbuh dengan program Payakumbuh Menghafal Al Quran, sangat mendukung kegiatan keagamaan, karena dalam visi misi kepala daerah terdapat program peningkatan sumber daya manusia yang berpengetahuan, berakhlak mulia. Berbagai upaya dilakukan, diantaranya melaksanakan pelatihan Guru TPA, subuh berjamaah, didikan subuh, kampung Quran, pesantren Ramadhan, serta program menghafal Al-Quran yang sangat digalakkan saat ini. Kota Payakumbuh adalah kota yang paling tinggi semangatnya dalam melahirkan para penghafal Al-Qur'an. Hampir setiap sudut kota terlihat rumah-rumah Tahfiz, SD negeri maupun swasta siswanya setiap hari ada kegiatan menghafal Al-Qur'an dan hadits, berbagai lomba tahfiz diadakan baik oleh pemko maupun lembaga, dengan hadiah umrah. Itu salah satu bukti keseriusan pemko Payakumbuh," sambut Ul Fakhri.

" Terkait bantuan untuk pondok pesantren, khususnya PPS Ibnul Qoyyim, kami mengajak pengurus untuk mengajukan proposal bantuan dana hibah pada APBD Perubahan, mendatang. Atau mengajukannya pada tahun anggaran 2019, mendatang. Kita akan berupaya mencarikan peluang bantuan, karena PPS Ibnul Qoyyim telah menunjukan kompetensinya dalam mendidik santri hafidz al quran dan hadits," pungkas Ul Fakhri sambil membuka audisi hafidz 2018 tingkat Sumatera Barat 2018.

Pelaksanan audisi hafidz yang diikuti 80 peserta memanfaatkan 4 ruang lokal PPS Ibnul Qoyyim. Audisi ini juga dihadiri Pimpinan Surau TV yang kesempatan itu dihadiri Rahmad Ridwan bersama 9 orang rekannya. ul

IMPIANNEWS.COM (Tanahdatar). 

Setelah aktif beberapa bulan, pengurus Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kabupaten Tanah Datar berencana akan dikukuhkan pada tanggal 12 Mei 2018 mendatang. Kegiatan yang sedianya dilaksanakan di Taman Budaya Padang itu dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Launching Kalender Iven Pariwisata Tanah Datar. 

Hal di atas disepakati saat acara kopi darat sekaligus rapat pengurus Genpi Tanah Datar di Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Tanah Datar, Jumat, 27 April 2018. 

Hadir dalam rapat tersebut Kabid Pariwisata Dinas Parpora Yendra Aprilla, Kasi Ekraf Efrison, Renti Emelia dan Ketua Genpi Tanah Datar, Hijrah Adi Sukrial. 

Pengukuhan dilaksanakan agar berbagai komunitas anak muda yang sudah terbentuk mempromosikan pariwisata di Tanah Datar ini bisa bekerja dengan lebih semangat. 

Sekadar diketahui, selama ini anak-anak muda yang merupakan admin sosial media, pengurus sanggar, pengusaha tour and travel, desain grafis, fotografer, videografer dan wartawan ini sudah bergerak memperkenalkan pariwisata budaya, Alam, sejarah ataupun wisata kuliner Tanah Datar mengunakan sosial media. 

Kegiatan launching kalender Iven dan pengukuhan tersebut direncanakan mengundang pelaku wisata, wartawan, Asita, Asati, organisasi penggerak wisata, pemerhati pariwisata, perantau Tanah Datar di Padang, dan OPD terkait, 

Untuk memeriahkan pengukuhan Genpi serta launching kalender pariwisata akan diramaikan dengan berbagai atraksi seni dan budaya Minangkabau.

Dio Gildy dari Sanggar Lakon Gerak Minang bertindak selaku koordinator acara mengatakan akan mengemas kegiatan tersebut seapik mungkin sehingga akan menjadi pertunjukan yang tidak terlupakan. (hj)


Persoalan apakah Gubernur IP menerima uang bantuan 500 juta melalui orang lain, dengan tegas Irwan Prayitno menyatakan, "Jangankan membantu, saya saja tidak kenal siapa Yusafni. Saya tidak pernah komunikasi apalagi meminta atau menerima uang darinya.
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Terkait pemberitaan Haluan Sabtu 28 April, bahwa 500 juta untuk Baliho IP,  Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno merasa heran dengan pemberitaan dimaksud.

Ketika dihubungi melalui WhatsApp, begini tanggapan beliau..

"Saya merasa bingung dan heran, kenapa informasi itu disampaikan di luar sidang oleh Yusafni. Kalau merasa benar, kenapa tidak disampaikan saja di dalam Sidang Pengadilan kepada Hakim. Namun justru disampaikan di luar pengadilan. Memang pernah pengacara Yusafni meminta kepada hakim untuk memanggil saya sebagai saksi di pengadilan tetapi ditolak hakim karena dianggap tidak ada relevansinya" ungkap Irwan Prayitno.

"Kasus ini kan sudah lebih setahun diproses yang diawali oleh temuan BPK RI Sumbar, kemudian kasus ini diteruskan penyelidikan oleh Mabes Polri dan penyidikan di kejaksaan. Namun nama saya (Irwan Prayitno-red) tidak pernah disebut, termasuk tidak ada dalam BAP, bahkan dalam proses persidanganpun tidak menyebutkan bahwa nama saya mendapat cipratan korupsi Yusafni ini" tutur Irwan Prayitno

Persoalan apakah Gubernur IP menerima uang bantuan 500 juta melalui orang lain, dengan tegas Irwan Prayitno menyatakan, "Jangankan membantu, saya saja tidak kenal siapa Yusafni. Saya tidak pernah komunikasi apalagi meminta atau menerima uang darinya. Saya baru tahu wajah Yusafni ketika diketahui temuan BPK, langsung saya minta atasannya (Indra Jaya) untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. 

Pada saat Indra menemui saya dan membawa Yusafni kehadapan saya,  saya tanya siapa ini pak Indra, dijawabnya; ini bapak Yusafni yang kasusnya jadi temuan BPK itu pak. Itu baru saya tahu dengan Yusafni, dan itu pertemuan pertama dan terakhir saya dengan Yusafni" imbuh Irwan Prayitno.

Gubernur Irwan Prayitno tidak pernah meminta bantuan apapun kepada pejabat Pemprov sekaitan dengan Pilkada tahun 2015. Baik bantuan materil ataupun bantuan lainnya. 

"Saya tidak pernah melibatkan ASN ataupun pejabat pemprov dalam tim sukses apalagi menugaskan pejabat untuk minta bantuan uang dan lain-lain. Saya malah melarang dengan tegas kalau ada pejabat atau ASN ingin membantu saya dalam Pilkada 2015, karena bertentangan dengan aturan yang ada. Saya selalu meminta agar pejabat dan ASN pemprov untuk netral" tegas Irwan Prayitno

Di pemberitaan lainnya, Syafrizal Ucok yang disebut sebut sebagai perantara membantu Irwan Prayitno dari uang korupsi Yusafni, menolak dengan tegas tudingan Yusafni tersebut. 

"Saya bersumpah serta menantang Yusafni membuktikan ungkapannya. Saya tidak pernah menerima dana dari Yusafni. Kalau ada, kapan dan dimana?" ungkap Syafrizal Ucok penuh tanda tanya

Irwan menambakan “Untuk itu saya nyatakan bahwa pemberitaan di harian Haluan tersebut tidak benar dan menyesatkan sehingga publik mendapatkan informasi yang salah. Untuk itu, saya (Irwan Prayitno) mempertimbangkan untuk segera mengadukan harian Haluan ke dewan pers menyangkut etika pemberitaan, serta Haluan dan Yusafni ke polisi terkait pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan" ungkap Irwan Prayitno

Lebih lanjut Irwan Prayitno menambahkan "Memang saya mempertimbangkan mengadukan ke dewan pers dan polisi, mudah2an saudara Yusafni menyadari yang disampaikan tersebut tidak benar dan segera minta maaf. Saya tidak ingin menambah beban yang telah dideritanya kini. Semoga Allah memberi hidayah kepadanya.*

HUMAS PEMPROV SUMBAR

IMPIANNEWS.COM(Bukittinggi). 

Ichsan Maulana Siswa MTsN 2 Bukittinggi berhasil meraih medali Emas dalam cabang Pencak Silat Putra yang diumumkan kemarin pada acara Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (POPDA) Bukittinggi yang dilaksanakan di GOR Bermawi Gulai Bancah pada hari Rabu  tanggal 13 dan 14 bulan April 2018.

Ihsan Maulana tampil dalam jurus tunggal, ketika ia menampilkan jurus-jurus mautnya  yang sangat indah, sehingga para penonton terkagum- kagum  serta bersorak sorai dan dewan juri pun memberikan aplus. Sehingga Ichsan dapat menyingkirkan semua pesaingnya dari SMP dan MTsN sekota Bukittinggi.

Bahkan Ichsan Maulana tiga minggu sebelumnya ( tangal 12 – 14 Maret 2018)  juga mengikuti Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota Bukittinggi dalam cabang yang sama juga meraih medali emas, yang sekarang telah mengikuti TC untuk persiapan mengikuti O2SN Tingkat Provinsi.

Kepala MTsN 2 Bukittinggi Hj Hijrati ketika ditemui Sabtu, 28/04/2018 didampingi Waka kesiswaan Maisal dan guru Olahraga Maria serta yulherman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Ichsan Malauna yang telah membawa harum nama Madrasah dan Kemenag kota Bukittinggi khususnya MTsN 2 Bukittinggi.

“Semoga kedepan siswa MTsN 2 Bukittinggi bisa melahirkan atlet-atlet bertalenta yang dapat bersaing di tingkat daerah maupun Nasional”. Ungkap Hj.Hijrati.

Sementara itu Kakan Kemenag kota Bukittinggi H. Abrar mengucapkan selamat sekaligus memberikan motivasi agar jangan dulu berpuas diri.

"Terus kembangkan talenta-talenta yang ada melalui program pendidikan di madrasah sehingga Madrasah hebat dan bermartabat yang selalu kita dengung kan tercapai," tutur nya (Sy)

Open turnamen tersebut akan berlangsung selama 5 hari mulai dari tanggal 28 April hingga 2 Mei 2018 di kampus SMK PPN Padang Mengatas
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

SMK PP Negeri Padang Mengatas bekerjasama dengan perguruan silat Minsai Al-Fitra menggelar open turnamen pencak silat tingkat siswa SD hingga SLTA se–Sumatera Barat. 

Tujuannya untuk menumbuh kembangkan kasanah budaya Minangkabau melalui pencak silat dalam membentuk karakter pelajar di Sumatera Barat.

Kepala SMK PPN Padang Mengatas Syarbaini, S.Pt, MP didampingi panitia open turnamen drh. MR Kamil kepada wartawan usai acara pembukaan open turnamen pencak silat itu, Sabtu (28/4) menyebut, acara ini diikuti oleh 436 peserta dari kalangan siswa SD, SLTP dan SLTA.

“Open turnamen tersebut akan berlangsung selama 5 hari mulai dari tanggal 28 April hingga 2 Mei 2018 di kampus SMK PPN Padang Mengatas. Hingga pendaftaran ditutup, jumlah peserta berjumlah 436 orang,” ungkap Syarbaini.

Dikatakan, peserta tersebut terbagi dalam 23 kelas yang masing-masingnya untuk tingkat siswa SD sebanyak 1 kelas, untuk siswa SLTP sejumlah 9 kelas dan tingkat SLTA sebanyak 13 kelas. Untuk penginapan dan penginapan peserta difasilitasi pihak panitia.

Lebih lanjut diteranjgkan, disamping untuk menumbuhkembangkan kasanah budaya Minangkabau, pertandingan seni bela diri tradisional ini juga dalam rangka ulang tahun SMK PP yang ke 36, sekaligus ulang tahun perguruan silat Minsai Al-Fitrah yang ke 40.

“Disamping dalam rangka ulang tahun SMK PP, kita juga berharap acara ini mampu mempererat silaturahmi sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Sumbar,” tuntas Syarbaini.

Terpisah Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi mengapresiasi acara akbar yang digelar sekolah kejuruan peternakan tersebut. Sebab, tidak hanya untuk menumbuhkembangkan karakter siswa yang kuat dan pemberani, silat merupakan budaya asli peninggalan nenek moyang yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Kita mendukung dan mengacungi jempol buat SMK PP N Padang Mengatas yang menggagas kejuaraan silat ini. Apalagi, olahraga bela diri ini merupakan peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan,” ujar Irfendi.

Selain buat membentuk karakter dan mental generasi muda yang kuat, kejuaraan ini juga merupakan ajang membangun prestasi sekaligus mendorong generasi muda untuk menyukai olahraga dan hidup sehat.

“Pemerintah Kabupaten Limapuluh mensuport kegiatan ini. Disamping menjadi ajang melestarikan budaya nenek moyang, ini juga merupakan kesempatan untuk mencari bibit-bibit pesilat berprestasi,” tutur Irfendi.

Sebelumnya open turnamen itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumbar diwakili Kabid SMK Drs. Syafizal B, MT.ul

Bupati Limapuluh Kota H Irfendi Arbi menunjukan piagam penghargaan Penegakan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di sela acara pembukaan pekan budaya dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota di Sarilamak, belum lama ini.
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Bupati Limapuluh Kota H Irfendi Arbi terus menunjukan kebolehannya. Kali ini, ia kembali berbangga dengan perolehan penghargaan daerah yang sukses dalam Penegakan Peraturan Daerah (Perda), Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat tahun 2017.

Penghargaan dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno itu diserahkan Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) tahun 2018 di Batusangkar, belum lama ini.

Bupati Limapuluh Kota H Irfendi Arbi mengucapkan terimakasih atas penghargaan tersebut. Ia berharap, ke depannya Satpol PP di daerahnya terus menunjukan totalitas dalam perlindungan masyarakat dan juga senantiasa menjaga citra dan wibawa pemerintah daerah

“Kita mengapresiasi kinerja yang telah ditunjukan Satpol PP dalam mewujudkan Limapuluh Kota yang aman dan nyaman. Kita berharap Satpol PP terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas selaku abdi negara dan pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas,” ungkap Bupati Irfendi.

Dikatakan, Satpol PP tidak boleh arogan dan melakukan tindak kekerasan dalam penegakan Perda. Sebaliknya harus senantiasa melakukan upaya pendekatan atau persuasif dan dialogis. Dengan cara santun dan humanis, masyarakat diharapkan merasa ikut bertanggungjawab dan berpartisipasi aktif membantu penegakan setiap peraturan yang di daerah ini.

 “Selama ini saya selalu menekankan, Satpol PP tidak boleh arogan dan harus melakukanmenegakkan Perda secara persuasif dan dialogis, bukan dengan cara kekerasan. Saya selalu mengingat Satpol PP bahwa kita adalah pelayan masyarakat,” papar Irfendi.

Terpisah Kasatpol PP Kabupaten Limapuluh Kota Nasriyanto kepada wartawan mengatakan, Bupati Limapuluh Kota merupakan satu-satunya kepala daerah penerima penghargaan tersebut. Prestasi itu berhasil diraih, antara lain karena daerah ini dinilai konsisten menegakan Perda ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Bahkan. Setiap kegiatan atau kejadian di daerah ini selalu disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumbar.

 Selain itu, program Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota singkron dan senantiasa menunjang kegiatan Pemprov Sumbar. Begitu pula, kegiatan dan program Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota bersinergi dengan Pemprov Sumbar. Artinya, Pemkab Limapuluh kota dan Pemprov Sumbar saling mendukung  dan bersinergi dalam berbagai kegiatan seperti penertiban tambang dan penyakit masyarakat (Pekat) di sepanjang jalur jalan Sumbar-Riau.

Faktor pendukung lain prestasi itu, Satpol PP daerah ini belum pernah terjerat kasus hukum dalam penegakan Perda. Berbeda dengan sejumlah daerah lainya, tak jarang terdengar adanya tindak arogansi atau kekerasan Satpol PP dalam melakukan  penertiban atau tersangkut kasus pungutan liar (pungli).

“Alhamdulillah, selama ini kita tidak pernah terlibat pelanggaran hukum dalam melaksanakan penertiban perda di daerah ini,” tutur Nasriyanto.

Lebih lanjut dikatakan, selama ini Satpol PP senantiasa melakukan operasi penertiban dan penindakan penyakit masyarakat seperti pabrik tuak dan siswa sekolah yang berkeliarana di waktu pelajaran. Selain itu, ke depan Satpol PP juga akan melakukan penertiban perizinan dan papan reklame bekerjasama dengan Badan Keuangan daerah dalam rangka peningkatan pendapatan pajak dan retribusi daerah.(ul)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.