May 2019


IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Aksi 22 Mei yang sudah berlangsung sejak Selasa (21/5) siang berakhir rusuh. Ratusan ribu massa yang berkumpul di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terlibat bentrok dengan aparat keamanan pada Rabu (22/5) dini hari. Aksi tersebut merupakan kegiatan unjuk rasa buntut dari rasa tidak puas terhadap hasil Pemilu 2019.

Aksi lempar batu yang dilakukan oleh para pengunjuk rasa membuat polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Insiden tersebut membuat kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat ditutup sementara sampai kondisi dirasa sudah kondusif.

Sejak dini hari tadi, lini masa media sosial diwarnai dengan potret-potret terkait kondisi terkini di kawasan MH Thamrin dan sekitarnya. Potret-potret yang beredar di lini masa media sosial memperlihatkan perjuangan aparat keamanan yang terdiri dari gabungan TNI dan Polri meredam bentrokan massa.

Termasuk salah satu video yang detik-detik bus yang ditumpangi anggota Brimob diserang massa. Dalam video yang diunggah akun Instagram @diana.lumbangaol tersebut memperlihatkan bus yang ditumpangi Brimob mendapat lemparan batu dari massa. Serangan tersebut bahkan membuat kaca bus pecah.

Loading...
"Tugas mereka tidak mudah.Meninggalkan keluarga untuk tugas negara," tulis akun @diana.lumbangaol pada keterangan caption-nya seperti dikutip brilio.net, Rabu (22/5).

Dalam video tersebut juga memperlihatkan para anggota Brimob yang mendapat lemparan batu saling berkoordinasi untuk melindungi dir.
i. Salah satu anggota Brimob tampak berteriak kepada para rekannya untuk berlindung.

"Ada yang kena? Ada yang kena nggak? Awas, awas, berlindung. Kesehatan, kesehatan," ungkap salah satu anggota Brimob yang belum diketahui identitasnya.

Tak hanya satu video. Di video yang lain, akun @diana.lumbangaol juga mengunggah detik-detik bus Brimob yang dilempar batu hingga menembus ke dalam. Dalam video tersebut, para anggota yang tengah menunduk dibuat kaget saat sebuah batu masuk ke dalam bis melalui kaca mobil yang pecah di sisi kanan dan kiri.

Terus pak maju terus pak," ungkap salah satu anggota Brimob pada supir bus.
Unggahan tersebut pun menuai beragam reaksi dari para pengguna media sosial. Banyak warganet yang dibuat geram dengan tindakan massa yang menyerang bus Brimob. Tak sedikit pula yang mendoakan agar para anggota Brimob tetap diberi keselamatan selama menjalankan tugasnya.

"selamatkan dan Lindungi Beliau2 yg telah menyerahkan jiwa & raga demi Keselamatan NKRI," ungkap akun @khalya_galery.

"Semoga sehat dan selamat para polisi da TNI," tulis akun @mr_sakim.
"Yaa Allah manusia2 biadab mereka , Yaa Allah lindungila para Aparat Pemerintah TNI POLRI," kata akun @mf.joes.

"Y Tuhan tolong lindungi bangsa kami dr org2 jahat yg ingin memecah belah kami," imbuh akun @gracella_pasaribu.
"Miris banget, ya allah lindungi lah tni dan polri, amin," pungkas akun @syasha_aisha.



sumber : Brilio.net


IMPIANNEWS.COM (Jamarta). 

Aksi penolakan hasil pemilu yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dimulai sejak Selasa (21/5) kemarin. Aksi yang dimulai sejak pukul 10.00 itu awalnya berjalan damai, tapi berubah menjadi ricuh pada Rabu (22/5) dinihari.

Di samping kericuhan yang terjadi, jagat media sosial diramaikan dengan sebaran foto dan video yang menyebutkan adanya anggota Brigadir Mobil (Brimob) Polri yang didatangkan dari negeri lain.

Salah satunya unggahan status Facebook milik Ratna Dewi yang beredar. Akun ini mengunggah foto seorang demonstran dengan tiga orang anggota Brimob dengan penutup mulut dan hanya terlihat bagian mata yang sipit.

“Temen ikut Aksi Yang Hitam2 Diajak Ngobrol Ga Bisa Bahasa Indonesia… Pasukan Import jugakah,” tulis akun tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal dengan tegas membantah kabar tersebut. Dia menegaskan tidak ada pasukan yang didatangkan dari negeri lain, termasuk China.

Semua personel yang diturunkan semuanya adalah warga negara Indonesia.

“Banyak foto dan kebetulan anggota Brimob, yang di-framing dari negeri seberang, yang sipit. Itu tidak ada. Kita bantah. Murni personel Brimob Warga Negara Indonesia,” tegasnya dalam jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Lebih lanjut, Iqbal juga membantah bahwa pasukan Brimob melakukan penyerangan ke masjid-masjid.
Selain itu, dia memastikan tidak ada pasukan pengaman aksi yang dibekali dengan peluru tajam sebagaimana diviralkan di media sosial.

“Kemarin sudah saya tekankan bahwa intruksi Panglima TNI dan Kapolri sudah jelas. Petugas pengamanan dalam kegiatan penyampaian unjuk rasa tidak dibekali dengan peluru tajam,” jelasnya.

“Kami yakinkan kalau ada yang pakai, itu bukan kelompok personel pengamanan TNI/Polri dalam konteks pengamanan unjuk rasa ini,” pungkasnya. (RLR/Rmol)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Berbagai cara dilakukan untuk menunggu tanda berbuka puasa di Bulan Ramadhan. Salah satunya aktifitas berbeda dari yang lain, yang dilakukan salah satu komunitas sepeda motor di Kota Padang, Sumatera Barat. Mereka adalah Padang Max Owner’s, yang berbagi dengan anak anak panti asuhan di bulan Ramadhan dengan cara yang tergolong unik.

Mengawali ‘ngabuburit’, dilakukan dengan cara keliling Kota Padang, dengan mengendarai sepeda motor sambil memboncengi anak-anak Panti Asuhan Syafri Moesa, Ulu Gadut Padang, Minggu (19/05). Satu orang rider atau pengendara memboncengi satu anak panti asuhan, dengan jumlah 61 orang anak. Tak ayal lagi, para bocah yang berusia antara 5 hingga 15 tahun ini terlihat sangat girang menikmati perjalanan.

Mengawali perjalanan, personil komunitas Padang Max Owner’s melakukan star di Jalan Damar Kota Padang di Show Room Tjahaya Baru. Selanjutnya rombongan melakukan perjalanan dalam kawalan Unit BM Satlantas Polresta Padang, 70 motor yang ditumpangi anak anak panti asuhan bergerak menuju Jalan Samudera Pantai Padang. Sesampai di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat, Jalan Samudera Pantai Padang, anak anak panti asuhan dibawa menikmati pemandangan pantai di sore hari.

Tak lama di Gedung Kebudayaan, rombongan kembali bergerak mengelilingi kota. Kali ini menelusuri Jalan Samudera hingg ke Jalan S. Parman, Ulak Karang. Di simpang Gedung DPRD Sumbar, rombongan bermotor langsung masuk ke Jalan Chatib Sulaiman dan berhenti di Masjid Raya Sumatera Barat.

Melihat kemegahan Masjid Raya Sumbar ini, anak anak panti asuhan pun banyak yang berdecak kagum. Wajar saja, lantaran banyak diantara mereka yang baru kali ini menapakkan kaki di masjid kebanggaan Sumatera Barat tersebut. Mereka pun masuk ke dalam Masjid untuk melakukan Sholat Sunat dan menunggu kumandang adzan Ashar.

“Masjidnya besar sekali, dan didalamnya sangat sejuk, sehingga sangat nyaman sholat didalamnya,” ujar Merry, salah satu anak panti asuhan, usai mengikuti sholat Ashar berjamaah. Menurut gadis cilik kelas 5 Sekolah Dasar ini, dirinya baru sekarang dia merasakan beribadah di Masjid terbesar di Sumbar ini.  

Selanjutnya, rombongan Padang Max Owners yang membawa keliling kota anak anak panti asuhan dalam acara Ramadhan Charity, Berbagi di Bulan Penuh Berkah ini, kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini, para owners motor matic 150 cc tersebut membawa anak anak panti asuhan ke gamezone yang berada di Jalan Terandam Padang.

Di Gamezone kawasan Jalan Proklamasi, Terandam Padang, anak anak panti asuhan ini seolah tak sabar ingin bermain. Mereka spontan berlompatan dari motor yang ditumpanginya dan berlari masuk ke dalam area permainan. Karena lokasi tersebut memang sudah di blok untuk mereka, pengelola areal bermain hanya mengawasi saja.

Keceriaan dan kebahagiaan terlihat jelas dari wajah anak anak panti asuhan ini. Mereka dengan bebas memilih wahana permainan yang mereka suka. Mulai Boom Boom Car, hingga Trampolin dan Rumah Balon. Terutama anak anak panti yang berusia 10 tahun kebawah. Dilain hal, para anggota komunitas motor Padang Max Owners ini melihat dengan penuh haru, yang sehari kegiatan ini, di daulat menjadi kakak angkat anak anak panti tersebut. 

“Kita sengaja memberikan konsep berbuka puasa bersama anak anak panti asuhan dengan seperti ini, sehingga mereka bisa merasakan kebahagiaan dan keceriaan saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” ujar Willy Eka Putra, selaku ketua panitia. Willy menambahkan, setidaknya mereka bisa berkeliling kota dengan motor, dan ternyata disambut dengan antusias oleh anak anak tersebut.

“Selain itu, satu pengendara yang ditunjuk membawa adik adik kita ini, secara otomatis telah menjadi kakak angkat mereka, minimal selama kegiatan ini berlangsung,” kata Willy. Bahkan, diantara anak anak tersebut, terlihat sangat manja dengan para riders, yang memperlihatkan jika mereka sangat merindukan sosok orang tua seperti seorang ayah.

Tak terasa waktu berbuka puasa pun tinggal setengah jam lagi, karena keasikan bermain. Rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Kampus UPI YPTK Padang untuk melakukan berbuka puasa bersama. Dengan tertib, puluhan pengendara sepeda motor matic yang memboncengi anak anak panti ini asuhan langsung menuju ke Jalan Aru Lubuk Begalung Padang.

“Alhamdulillah berbuka puasa kali ini berlangsung dengan khidmat, dengan menu berbuka seperti biasa,” tutur Ketua Umum Padang Max Owners, Ikky Dani. Saat berbuka, anak anak panti asuhan disuguhi menu berbuka atau takjil seperti kolak pisang, kue basah, kurma, gorengan dan lapek bugih, tambah Ikky. “Usai sholat magrib berjamaah, malam dilakukan dengan cara yang unik, yakni menggunakan baki bulat dari anyaman bambu dengan porsi satu baki untuk berempat orang, yang lazim disebut makan barapak,” tambah Ikky Dani lagi.

Rangkaian acara Ramadhan Charity yang keempat ini ditutup dengan pemberian santunan kepada seluruh anak anak panti asuhan Anak Mentawai ulu Gadut Padang. Satu persatu, mereka bersalaman dengan seluruh anggota Padang Max Owners sebelum dipulangkan ke Panti mereka.

Para peserta dari Panti Asuhan Syafri Moesa berharap kegiatan Ramadhan Charity IV Padang Max Owners ini terus berlanjut dengan harapan mereka kembali ikut tahun depan. Lantaran, rangkaian kegiatan yang diberikan oleh komunitas motor matic ini berbeda dengan berbuka puasa bersama dan pemberian santunan lazimnya. Selain bisa berkeliling kota naik motor, anak anak panti sangat puas ketika diajak ke wahana permainan atau gamezone sepuasnya. [ yd ]

IMPIANNEWS.COM
LIMAPULUH KOTA, --- Pasca ditetapkannya pasangan Calon Presiden Nomor 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden terpilih 2019-2024 dari hasil real count KPU, sejumlah pejabat daerah di Kabupaten Limapuluh Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat kembali bersatu.


"KPU Telah mengumunkan hasil pemilu presiden. Pertanda pesta demokrasi tahun 2019 bisa dikatakan hampir selesai. Untuk itu, mari kita kembali bersatu setelah sempat berbeda pilihan politik," ujar bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika menjamu Forkopimda, Kepala OPD dan Tokoh Masyarakat kabupaten Limapuluh Kota dalam acara berbuka puasa bersama, di Rumah dinas bupati, kawasan Labuah Basilang, Selasa (21/5/2019)



Menurutnya, dalam pesta demokrasi berbeda pilihan politik merupakan hal yang wajar, untuk itu dirinya berharap semua pendukung tidak menyikapi hasil ini dengan tidakan berlebihan. "Setelah ini, kita mesti kembali bersatu, bekerja demi masa dapan daerah dan bangsa,"ungkapnya.



Dirinya juga berharap, seluruh ASN di Lingkungan pemerintah Limapuluh Kota kembali fokus bekerja mengayomi masyarakat. "Jadikan ini momentum bangkit kembali dalam semangat melayani masyarakat pasca demokrasi. Jangan sampai ASN di Lingkungan pemkab Limapuluh Kota terlibat pula hiruk pikuk politik,"tegasnya.



Irfendi juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada penyelanggara pemilu atas kesuksesaan penyelanggaran pemilu di Limapuluh kota yang berjalan aman, tertib dan kondusif. "Penghargaan tulus terhadap jajaran TNI-Polri di Limapuluh Kota yang telah bekerja dengan penuh semangat dan tekad menjaga kemanan selama pemilu dan pilpres berlangsung,"ujarnya.



Senada, juga diungkapkan ketua DPRD Limapuluh Kota, Saffarudin Dt Bandaro Rajo dalam sambutannya berharap pemilu 2019 ini menjadi pelajaran bersama untuk menjadi lebih baik lagi.



"Alhamdulillah, pesta demokrasi telah berjalan dengan baik di Limapuluh Kota, baik pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, ini patut kita apresiasi dan jadikan pelajaran pada pemilu yang akan datang. karena masa depan adalah pengharapan kita bersama,"jelasnya.



Safarudin juga meningatkan apapun hasil yang telah ditetapkan merupakan amanah yang diberikan oleh Allah SWT. Untuk itu, dirinya berharap siapa yang diberi amanah nantinya untuk dapat memnafaatkan dengan sebaik-baiknya.



"Harus diingat bahwa kemenangan merupakan amanah rakyat. Amanah ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Begitu juga dengan mereka yang belum diberi kepercayaan agar dapat menerima kekalahan dengan lapang dada dan tetpa semangat membantu masa depan daerah,"ujar ketua DPRD yang nanti bakal menjadi anggota DPRD Provinsi Sumbar periode 2019-2024. 
Sebelumnya, Dandim 0306/50 Kota, Letkol Kav Solikhin dalam sambutannya juga mengajak masyarakat untuk kembali bersatu  yang sebelumnya sempat terpecah belah karena kepentingan politik.



"Jangan ada lagi perbedaan diantara kita, anggap pemilihan ini telah berlalu, dan mari kembali berkerja dan mengabdi melayani masyarakat,"ujarnya.



Atas nama TNI dan Polri, Dandim juga menyampaiakan terimakasih kepada masyarakat kabupaten Limapuluh kota yang telah mensukseskan pemilu di wilayah hukumnya sehingga berjalan denagan aman, damai dan lancar.



"Sekarang pesta demokrasi telah usai. Lima tahun mendatang kita akan memiliki pemimpin baru. Alhamdulillah selama ini pesta deokrasi berjalan aman dan lancar di Limapuluh Kota," pungkasnya. (rel/ul)  

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Ketua Departemen Pembangunan Karakter Bangsa Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nasional Mohammad Nasih meyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk melakukan gerakan aksi berdemonstrasi menanggapi situasi nasional yang makin buruk.

"Wahai mahasiswa Indonesia, bersatulah! Turunlah ke jalan pada 20 Mei. Bela rakyatmu. Jangan biarkan mereka ditindas pemimpin mereka sendiri," ujar Nasih dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5), mengutip Republika.co.id.

Nasih memilih tanggal 20 Mei karena dia beranggapan momentum tersebut merupakan gerakan reformasi. Reformasi adalah momentum perbaikan.

"Momentum itu harus dimanfaatkan untuk menggerakkan kembali perbaikan dalam tatanan kenegaraan yang rusak berat sekarang ini," ujarnya.

Doktor ilmu politik ini mengatakan mahasiswa adalah inti gerakan. Jika mahasiswa bergerak, yang lain mungkin akan ikut bergerak.

Jika mahasiswa melempem, maka pasti yang lain akan lebih parah. Karena itu, yang harus digerakkan dulu adalah mahasiswa.

Nasih mengungkapkan seruan aksi tersebut berusaha membidik isu situasi nasional yang semakin buruk.

"Isu besarnya adalah situasi nasional yang makin buruk. Pemerintahan yang lemah dan menambah persoalan. Ganti pemimpin nasional yang kuat dan bisa menggunaan kewibawaan untuk membangun negara," ujarnya.
(Gisella Putri\Editor)


law-justice.co

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi pada aksi demonstrasi 22 Mei 2019.
Rekaman pernyataan Amien Rais diunggah melalui akun jejaring sosial Instagram @amienraisofficial. Dituliskan, Amien Rais memberikan pernyataan di Masjid Jami Al Makmur, Tanah Abang, pada 22 Mei 2019.
Dalam video itu, Amien Rais, yang mengenakan baju koko putih, mengaku menangis, bersedih tapi juga marah karena polisi dinilai menembak umat Islam secara ugal-ugalan.
"Saudaraku, saya menangis, saya betul-betul sedih tapi juga marah, bahwa polisi-polisi telah menembak umat Islam secara ugal-ugalan," ujar Amien Rais.
Karena itu, Amien Rais mengatanamakan umat Islam meminta Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk bertanggung jawab dan tidak membuat marah umat Islam.
"Karena itu, saudara Tito, saya atas nama umat Islam minta tanggung jawabmu. Ya, Tito jangan buat marah umat Islam," ujar Amien Rais.
Pernyataan tersebut disambut teriakan takbir "Allahu Akbar" oleh para simpatisan di sekelilingnya.


sumber : viva.co

IMPIANNEWS.COM (Jakarta)

Kepolisian RI mengungkapkan aksi di Jakarta pada 22 Mei tidak sepenuhnya aksi damai. Menurut Kepala Divisi Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal, ada indikasi pelanggaran hukum dalam aksi.

"Tidak murni unjuk rasa damai semua, memang ada kelompok-kelompok yang berniat melakukan demonstrasi damai, tetapi ada indikasi bahwa demo ini akan melakukan upaya-upaya pelanggaran hukum, tidak dalam koridor hukum," kata Iqbal di Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa 21 Mei 2019.

Iqbal mencontohkan kepolisian telah melakukan penangkapan beberapa orang yang ingin berangkat ke Jakarta dengan membawa senjata berbahaya, termasuk bambu runcing.

"Berbagai kelompok juga dari analisa dan deteksi intel kami, ada yang mencoba membawa bendera, bambu runcing. Bambunya sengaja diruncingkan. Ini hal-hal yang bersifat membahayakan harus kami sampaikan ke publik," ujar Iqbal.

"Bahwa pengunjuk rasa tak boleh seenaknya, tak boleh bawa senjata tajam, tak boleh bawa bom molotov, bertindak anarkis dan lain-lain," ucapnya.

Dia juga menyampaikan instruksi dari Kapolri bahwa setiap pasukan pengamanan tidak dibekali peluru tajam. Karena itu jika ada tembakan peluru tajam, menurutnya bukan dari TNI/Polri.

"Kami pastikan itu jadi kalau besok ada penembakan dengan peluru tajam, bisa dipastikan itu bukan pasukan TNI dan Polri. Ada penumpang gelap," kata Iqbal.


sumber : viba.co

H. Riza Falepi
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Melalui akun medsos pribadinya, Rabu (22/05/2019) pagi bertepatan dengan puasa ketujuh belas bulan Ramadhan 1440 H, Walikota Payakumbuh Riza Falepi sampaikan ucapan kepada paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 setelah ditetapkan KPU RI sebagai peraih suara terbanyak dan mengungguli paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 2.

"Assalamuaikum Wr. Wb. Terkait dengan Hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019 - 2024 yang telah diumumkan oleh KPU RI hari Senin, 21 Mei 2019 dimana Pasangan Calon Nomor Urut 01, Bapak Joko Widodo - dan KH Ma’ruf Amin dinyatakan keluar sebagai pemenang berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU RI, untuk itu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Kami ucapkan selamat kepada Bapak Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin atas pengumuman KPU sebagai Pemenang Pilpres tahun 2019, berdasarkan hasil penghitungan KPU.

2. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya aparat TNI-Polri yang telah berperan serta aktif menjaga dan mengawal pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Payakumbuh sehingga berlangsung dengan aman, damai dan badunsanak.

3. Mari kita kembali rekat silaturahim sesama kita warga payakumbuh dan jaga persatuan serta persaudaraan sesama kita.

Semoga Allah SWT merahmati dan menjaga negeri ini dari segala bahaya yang mengancam keutuhan bangsa dan negara. Aamiin,"pungkas Walikota Payakumbuh
Riza Falepi pada Rabu tanggal 22 Mei 2019, pagi.(rel/ul)




Awasi Pangan di Padang, Wako Apresiasi
Kunker Komisi IX DPR RI 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota Padang memyambut baik agenda kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan Anggota Komisi IX DPR RI di Kota Padang.

Agenda kunker itu diketahui, dalam rangka meninjau secara langsung terkait pengawasan peredaran makanan dan minuman di bulan Ramadan 1440 H.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita tentu menyambut baik dan menyampaikan terima kasih kepada Komisi IX DPR RI yang telah melakukan kunker sekaitan pengawasan peredaran makanan dan minuman di Padang selama Ramadan kali ini," ungkap wako sewaktu menyampaikan sambutannya di hadapan rombongan tim kunker yang dipimpin Syuir Syam itu di Kantor BBPOM Padang, Selasa (21/5).

Selain dihadiri para Anggota Komisi IX DPR RI,  kegiatan ini juga dihadiri rombongan dari Kementerian Kesehatan, Badan POM RI, Kepala BBPOM Padang Drs. Martin Suhendri, Apt. M. Farm, pimpinan OPD terkait Pemprov Sumbar dan Pemko Padang serta unsur terkait lainnya.

Mahyeldi melanjutkan, kunker ini begitu penting bagi Kota Padang khususnya, karena dalam rangka membahas sistem ketahanan pangan yang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal. Sistem ini bertujuan untuk pemenuhan pangan bagi rumah tangga secara kualitas, maupun kuantitas, aman, merata dan terjangkau.

"Oleh karena itu, maka diperlukan pengawasan agar sistem ketahanan pangan senantiasa berjalan dengan baik. Hal ini sesuai Instruksi Presiden No.3 Tahun 2017 tentang Peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan. Diantaranya pengawasan penggunaan bahan tambahan pangan, pangan kadaluarsa, rusak dan tanpa izin edar," ucapnya.

Hal ini kata Mahyeldi, sebagai upaya proteksi terhadap masyarakat agar dapat mengkonsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi. Sebagaimana Pemko Padang melalui OPD terkait telah berkoordinasi dengan BBPOM Padang terkait peningkatan pengawasan obat dan makanan.

"Pengawasan pangan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri memang harus dilakukan secara intensif, karena momen ini kerap kali dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggungjawab dan nekat menjual produk yang tidak memenuhi syarat keamanan dan mutunya.

"Maka itu kami berharap, melalui kunker Komisi IX DPR RI ini dapat menghasilkan rekomendasi kepada berbagai mitra kerja untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan agar masyarakat dapat mengkonsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi," tukuk wako.

Lebih lanjut Mahyeldi pun juga mengusulkan beberapa hal kepada tim kunker Komisi IX DPR RI untuk dapat menyikapi beberapa kasus-kasus yang ada di Kota Padang. Seperti diantaranya sekaitan penyalahgunaan bahaya menghisap lem (ngelem) yang kerap dilakukan anak-anak dan remaja.

"Maka itu, ini perlu dikontrol tentang zat-zat yang terkandung dalam lem ini. Kita di Kota Padang sudah merancang Peraturan Daerah (Perda) terkait pembatasan peredarannya. Karena memang bahayanya begitu besar dan harus disikapi secara cepat dan tegas," ujarnya.

Selanjutnya kata wako lagi, hal lain yang perlu disikapi juga tentang kehalalan suatu vaksin yang kerap menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Maka untuk itu kepada Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan dan pihak terkait lainnya, memang memiliki tupoksi untuk menjelaskan jaminan kehalalannya. Karena memang, keamanan dan kejelasan apa yang dikonsumsi dan apa yang dipakai itu harus jelas dari berbagai aspek," tandas wako.

Sementara itu Syuir Syam selaku ketua tim kunker Komisi IX DPR RI menyebut, kunker ini dilakukan untuk memberikan informasi dN sosialisasi kepada masyarakat bagaimana makanan-makanan yang dikonsumsi itu sehat atau tidak dicampuri bahan pengawet dan pewarna yang merusak kesehatan.

"Oleh sebab itu kita perlu melakukan kunker ke berbagai daerah di Indonesia dan hari ini di Kota Padang. Tadi kita sama-sama masuk ke Pasar Lubuk Buaya dan alhamdulillah dari hasil pemeriksaan anggota BBPOM tidak ada menemukan pedagang yang menjual pangan dengan melanggar aturan," cetus anggota DPR RI dari Dapil Sumbar I tersebut.(dv)

IMPIANNEWS.COM.(AS)

Ketegangan antara AS dan Iran menimbulkan kekhawatiran dunia. Beberapa waktu yang lalu, AS perintahkan bomber B-52 untuk dikerahkan ke Teluk Persia untuk melawan ancaman yang tak bisa diprediksi dari Iran.

Gedung Putih mengumumkan akan mengirim kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln dan pembom untuk melawan Iran.

Ditambah lagi, kekhawatiran terjadi konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran semakin besar jika merujuk kepada Presiden Donald Trump.
Melalui kicauannya di Twitter, Trump menegaskan agar Iran tidak lagi mengancam mereka.

Sebab jika mereka sampai berperang, maka itu bakal menjadi akhir bagi Teheran.

Perkataan Trump itu didukung pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton bahwa Washington sudah sangat siap untuk "merespon segala serangan".
Dilansir Fox News, 19 Mei 2019, jika mengulik perbandingan militer kedua negara, maka bisa terlihat jurang yang cukup lebar perbedaan mereka.

1. Jumlah Personel dan Anggaran

Republik Islam Iran mempunyai total 850.000 tentara dengan 523.000 di antaranya merupakan personel aktif. Mereka juga menempatkan sekitar 1.000 rudal jarak pendek dan menengah.

Berdasarkan laporan Arms Control Association, jumlah itu membuat Iran mencatatkan diri sebagai salah satu negara pemilik rudal balistik terbesar di Timur Tengah.

Kemudian dalam soal anggaran, setiap tahun negara pimpinan Ayatollah Ali Khamenei itu menghabiskan 14,6 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 209,7 triliun.

Bagaimana dengan AS? Washington membawahi sekitar dua juta personel dengan 1,3 juta di antaranya merupakan tentara yang aktif diterjunkan ke berbagai front.

Adapun untuk anggaran, AS menggelontorkan lebih dari 600 miliar dollar AS, atau Rp 8.677 triliun.
Jumlah itu setara dengan gabungan anggara militer China dan Rusia.

2. Kemampuan Matra Laut dan Udara

Keunggulan Negeri "Uncle Sam" tak hanya sebatas pada jumlah personel dan anggaran pertahanan.

Namun juga superioritas baik ketika di laut maupun udara. AS mempunyai total 13.000 pesawat tempur, baik itu berstatus jet tempur, pembom, angkut, hingga latih.

Sementara Iran hanya memiliki 509 pesawat yang mulai dimakan usia. Belum lagi di perairan, AS bisa mengerahkan seluruh kapal induknya yang berjumlah 11 unit untuk menggempur iran.

Sementara Teheran sama sekali tidak punya.
Adapun dalam segi kapal perang, AS mempunyai 415 unit dibandingkan 398 unit yang dimiliki oleh Iran.

3. Kekuatan Darat

Jika harus berhadapan di darat, selain mengandalkan pasukan, keberhasilan sebuah peperangan juga bergantung kepada efektivitas serangan yang dilakukan kendaraan lapis baja.
Untuk urusan tanka, AS mempunyai 6.393 unit di mana mereka mempunyai senjata andalan dalam diri tank tempur utama (MBT) generasi ketiga M1 Abrams.

Kemudian mereka mempunyai 950 unit artileri self propelled melalui M109 Howitzer, serta kendaraan tempur lapis baja yang mencapai 41.760 menurut situs armedforces.eu.

Kemudian di sisi Iran, mereka mempunyai 2.531 tank yang rata-rata merupakan produksi Uni Soviet. Di antaranya T-72S, T-72Z safir, atau T-54/55.

(Ardi Priyatno Utomo/Tatik Ariyani)Sumber: intisari.grid.id / kompas.com

IMPIANNEES.COM (Jakarts).

Satu lelaki menjadi korban kerusuhan di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Lelaki tersebut mengalami luka bocor di kelapa. Oleh aparat kepolisian, pria tersebut dievakuasi ke dalam gedung.
Hingga kekinian, aparat belum memberikan keterangan resmi perihal korban tersebut, apakah warga yang sedang melintasi kawasan itu ataukah perusuh.

Kerusuhan terjadi di kawasan kantor Bawaslu, Jakarta, setelah sekelompok demonstran mendadak kembali menggelar aksi di daerah tersebut, Selasa (21/5/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Bahkan, sampai Rabu (22/5/2019) dini hari pukul 02.00 WIB, kerusuhan mulai menjalar dari daerah kantor Bawaslu ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Tak hanya di Tanah Abang, massa perusuh juga ternyata berbuat onar di kawasan Jalan Sabang. Mereka bentrok dengan aparat kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, polisi menurunkan pasukan bermotor untuk membubarkan aksi massa, Rabu dini hari pukul 01.40 WIB.

Pasukan polisi bermotor yang berjumlah puluhan tersebut diarahkan menuju ke dua lokasi tempat bertahan massa.
Massa terkonsentrasi di dua tempat, yakni Jalan Wahid Hasyim persisnya arah Tanah Abang, dan Jalan Wahid Hasyim tepatnya arah Gondangdia.

Penurunan puluhan polisi bermotor tersebut dilakukan seusai polisi memberikan tembakan peringatan ketiga yang tidak diindahkan oleh massa. Massa tetap bertahan di dua tempat tersebut.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono turun langsung untuk memberikan komando pembubaran massa.
Setelah sempat membubarkan diri sejak 20.30 WIB, massa ada yang kembali berkonsentrasi di depan Gedung Bawaslu pada pukul 21.30 WIB dan melakukan orasi.

Bukan hanya orasi, para peserta aksi demonstrasi juga merusak pagar barikade.
Sekitar 22.15 WIB, massa dimediasi oleh Wakapolres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Arie Ardian, namun massa terus bersikap provokatif bahkan menantang petugas.

"Tembak Pak tembak. Semua pasti mati kok," ujar salah satu massa aksi yang ditenangkan oleh Wakapolres.
Sekitar pukul 22.35 WIB polisi menindak tegas aksi itu dengan menghalau massa ke arah Jalan Wahid Hasyim.

Demonstrasi di depan Bawaslu dapat dibubarkan seluruhnya pada 22.45 WIB dan massa berkumpul di Jalan Wahid Hasyim (arah Tanah Abang dan Gondandia).

Beberapa orang terlihat diamankan dan digelandang oleh anggota kepolisian dari Sabhara dan Brimob ke Gedung Bawaslu untuk selanjutnya dibawa ke Mapolda Metro Jaya.
sumber : suara.com

IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Semakin brutal, massa aksi masih terus melawan petugas kepolisian. Meskipun kendaraan Water Canon dikerahkan dan tembakan gas air mata berdentuman, namun itu tak berpengaruh.

Bahkan, menurut pantauan AKURAT.CO di lokasi, terlihat ada nyala api yang diduga dibakar oleh massa di depan Pasar Jaya, Tanah Abang. Polisi langsung memadamkan dengan kendaraan Water Canon.

Petugas kepolisian terus merangsek untuk memukul mundur massa. Polisi berkendara motor kembali dikerahkan. Meski sudah ada provokator yang diamankan, namun massa aksi tetap melawan.

Hingga berita ini diturunkan, bentrokan antara petugas dan pihak kepolisian masih terus berlangsung. Pihak kepolisian memberikan peringatan terakhir. Apabila tidak, tindakan lebih tegas akan dilakukan.



sumber : akurat.co




IMPIANNEWS.COM  (Jakarta). 
Api berkobar di kawasan Pasar Tanah Abang, Rabu (22/5/2019) dini hari. Api muncul karena buntut ricuh demo bawaslu sejak Selasa siang.
Massa bahkan membakar benda-benda sekitar untuk melawan Polisi. Kepolisian terus memukul mundur massa perusuh. Namun massa tersebut belum juga membubarkan diri.
Pantauan suara.com, kobaran api besar terlihat akibat ulah perusuh itu. Kepolisian juga mengerahkan water cannon untuk mendorong massa dan mematikan api.
Massa terus menerus melempar kepolisian dengan batu sambil berteriak. Sampai saat ini Polisi masih melakukan pengejaran sambil memperingati massa tersebut untuk membubarkan diri.
Ricuh pasca aksi demo tolak hasil Pemilu masih belum usai, Rabu (22/5/2019) dinihari. Massa perusuh yang dipukul mundur oleh polisi berlarian ke gang-gang kecil di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.
Pantauan suara.com, polisi menggrebek pendemo yang lari ke gang tersebut. Di berbagai gang sepanjang Jalan Wahid Hasyim, pendemo rusuh kerap kali meneriaki polisi.
Ketika diperingati petugas, massa tersebut malah melempar batu. Akhirnya polisi mengejar pendemo tersebut dan berhasil menangkap sejumlah orang.
Polisi juga memeriksa berbagai tempat seperti warung dan gedung perkantoran yang sudah tutup. Tempat tersebut diduga menjadi persembunyian oknum rusuh itu.
Polisi kejar oknum pendemo yang rusuh depan Bawaslu, Rabu (22/5/2019). Bahkan dikerahkan juga pasukan bermotor oleh Kepolisian untuk mengejar mereka ke Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.
Selama proses pengejaran, massa masih terus menantang kepolisian dengan teriakan-teriakan. Polisi berulang kali menembakan gas air mata.
Setiap kali polisi menembak gas air mata massa terpukul mundur namun belum juga membubarkan diri. Akhirnya polisi bermotor keluar dari barikade polisi bertameng untuk mengejar massa perusuh tersebut.
Sampai saat ini polisi masih melakukan pengejaran sambil terus memberikan peringatan. Pantauan suara.com, beberapa oknum berhasil diamankan dan dibawa ke barisan polisi.
Kerusuhan pasca aksi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum usai. Sampai saat ini Kepolisian masih mendorong kumpulan massa yang membuar keributan.
Sampai pukul 12.50 WIB, massa yang tergabung dengan masyarakat Tanah Abang masih terus menantang Kepolisian. Bahkan terlihat juga massa tersebut melempar kepolisian dengan petasan.
Petugas polisi sambil terus berjalan mendorong massa dan meminta agar segera membubarkan diri. Namun permintaan itu tidak kunjung diindahkan oleh massa tersebut.
Akhirnya kepolisian melempar gas air mata ke arah massa. Massa sampai saat ini belum membubarkan diri dan masih menantang Petugas dengan menunjukan senjata tajam.


sumber : suara.com


IMPIANNEWS.COM (JAKARTA).

Massa aksi pendukung Prabowo-Sandi yang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri dengan tertib, Selasa malam tadi. 

Namun tengah malam ini sempat terjadi kericuhan sekelompok orang dengan aparat di Jalan MH Thamrin.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan, menegaskan bahwa sekelompok orang yang kembali turun ke jalan dan bersitegang dengan aparat kepolisian bukan dari kelompok massa aksi damai di Bawaslu Selasa kemarin. 

"Mereka bukan massa aksi damai Bawaslu yang tadi, nanti kita akan dalami lagi," ujar Harry, Selasa (21/5/2019) malam.

Harry menegaskan suasana di depan Bawaslu Selasa malam telah kondusif. Adapun massa yang masih bertahan di sekitar Jalan MH Thamrin telah diminta untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

 "Sudah selesai, kita minta untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masih-masing," tegasnya. 

Sementara itu, kericuhan sempat terjadi antara sekelompok orang dengan aparat kemanan. Aparat kemudian memukul mundur massa. 

Kericuhan terjadi berawal dari sikap massa yang menantang kepolisian dan berseru untuk terus merapatkan barisan. "Ayo tetap rapatkan barisan, jangan pada takut," teriak para massa aksi di depan Gedung Bawaslu.

Tak lama kemudian, puluhan anggota kepolisian berlari di Halte Transjakarta Sarinah untuk mendekat ke arah massa aksi. 

Massa aksi yang tadinya memenuhi seberang Bawaslu pun lanngsung kocar-kacir berlarian membubarkan diri. 

Sempat terlihat seorang diduga provokator yang diamankan sebelum akhirnya puluhan petugas kepolisian lain yang membawa pentungan dan tameng berteriak untuk membubarkan diri.

Massa pun berlarian ke arah Jalan Wahid Hasyim yang ada di sebelah kantor Bawaslu. Saat ini, para petugas kepolisian pun masih bersiaga di sekitar Gedung Bawaslu.

sumbet : sindonees


IMPIANNEWS.COM (,Jakarta). 

Bentrokan kembali terjadi antara aparat kepolisian dengan massa pendemo yang tetap bertahan di kawasan sekitar gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Kekisruhan terjadi lagi ketika aparat kepolisian menggiring massa untuk membubarkan diri sekitar pukul 00.41 WIB. Tampak massa melemparkan petasan dan batu ke arah polisi.

Sebagai balasan, aparat kepolisian merangsek maju untuk memukul mundur massa serta menembakkan gas air mata. Sementara massa masih terus melempari polisi memakai batu dan petasan, terutama di Jalan Wahid Hasyim.

Sebelumnya, massa sekitar pukul 22.00 WIB, juga telribat bentrok di depan gedung Badan Pengawas Pemilu.
 Massa yang tak dikenal kembali datang berteriak dan bahkan menantang Polisi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisiaris Besar Harry Kurniawan mengatakan, turut menangkap sejumlah perusuh.

Namun, ia tak merinci jumlah perusuh yang ditangkap dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Saya belum tahu. Ini masih diamankan, nanti diamankan ke polda," ujarnya di lokasi, Selasa (21/5/2019) malam.

Mulanya, massa aksi telah membubarkan diri dengan damai dan tertib. Namun, tambah Harry, ada kelompok massa yang tak dikenal kembali ke lokasi serta melakukan provokasi.

"Dari tadi kami kan sudah damai, aman, tiba-tiba ada massa, saya belum tau dari mana ini ya. Dari tadi mancing terus, merusak kawat.

 Mancing-mancing terus, ya sudah kami lakukan upaya. Sebab, semakin malam, banyak warga yang menggunakan jalan kawasan ini,” tuturnya.

Sebelumnya, pantauan Suara.com, massa yang terus berteriak yel-yel kepada polisi sempat merusak kawat besi yang ada di depannya. Tak lama salah seorang personel kepolisian mendatangi massa tersebut.

Teriakan massa justru semakin menjadi-jadi saat didatangi polisi. Mereka menantang kepolisian untuk menangkap bahkan menembaknya.

Massa juga berteriak tindakan mereka sesuai demokrasi. Sementara polisi menjawab, "Demokrasi bukan merusak barang."


sumber : suara.com


IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Peringati Nudzul al quran tahun 1440 H, jajaran Kankemenag kota Payakumbuh menggelar buka bersama dan dirangkai dengan kegiatan keagamaan lainya.

Kegiatan tersebut telah dimulai dengan pemberian zakat produktif kepada 20 mustahik pada Jumat (17/05/2019), lalu. 

Tak hanya sampai disitu, pada Selasa (21/05/2019) kegiatan mengisi Nudzul quran dilanjutkan dengan tablig akbar, khatam al quran terhadap 50 pegawai, penyerahan insentif kepada honorer jajaran Kankemenag dan ditutup dengan qiyamul lail.

Semua kegiatan keagamaan tersebut dipusatkan di aula serbaguna Kankemenag kota Payakumbuh yang dihadiri langsung Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako Rida Ananda bersama Kabag Kesra Ul Fakhri. Tampak dihadiri Dandim 0306/50 Kota melalui Pabung Hasbullah Pasaribu, Kapolres diwakili Kapolsekta Julionson, Kanit Intel Kajari, Pimpinan OPD dan pimpinan Perbankan.

Mengawali kegiatan buka bersama peringatan nudzul quran, Kepala Kankemenag Mustafa dalam sekapur sirihnya menyucapkan terima kasih kepada para undangan yang telah hadir.

"buka bersama jajaran Kankemenag dengan anak yatim sudah membudaya setiap tahunnya, guna meningkatkan ukhuwah islamiyah, termasuk wathaniah. Sehingga tema kegiatan saat ini adalah kebersamaan dalam keberagaman.

Namun tahun ini kegiatan buka bersama  dikemas beda, sebagaimana arahan Menteri Agama. Bahwa hati ini serentak se Indonesia dari pusat hingga daerah, jajaran Kementerian Agama peringati nudzul al quran. Semoga kegiatan ini bisa membawa bekah bagi Indonesia dan Kota Payakumbuh, khususnya.

Semwntara walikota payalumbuh diwakili sekdako mengPresiasi peringatan nudzul quran dan serangkaian kegiatan empaty lainnya

"Buka bersama adalah sebuah budaya yang mesti kita pertahankan karena mengandung nilai hablul minanallah dan hablul minan naas. Terutama dalam kegiatan ini kita bisa menyantuni anak yatim. Semoga dan pastinya akan membawa berkah. Semoga rezki kita semakin ditambah Allah SWT, khususnya pegawai di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh. Dengan kegiatan ini, semakin kuatlah silaturahim kita dalam menggapai ridho Allah, sehingga kita senantiasa pandai mensyukuri nikmat Allah tersebut,"pungkas Rida Ananda.

Sebelumnya, buka bersama diawali dengan shalat Magrib berjemaah di Mushalla Baiturrahman.

Selain ratusan pegawai kankemenag juga tampak hadir Kepala madrasah, Kepala KUA, Kepala RA, Ketua Persatuan Pensiunan Kementerian Agama (PPKA), Syahruddin, Ketua IPHI, pimpinan ormas islam, dan warga sekitar Kankemenag Kota Payakumbuh.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako Rida Ananda hadiri peringatan nudzul quran di aula kankemenag Kota Payakumbuh, Selasa (21/05/2019). Dalam memperingati nudzul quran, keluarga besar kankemenag Payakumbuh menggelar buka bersama sambil menyantuni anak yatim.

Kanapi selaku ketua pelaksana Buka bersama melaporkan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap tahun usai qiyamul lail.

"Kita sudah awali kegiatan sejak dari siang hari dengan khatam al quran sebanyak 50 peserta qiraat 30 juzz, dilanjutkan buka bersama dan kesempatan ini kita gelar peringatan Nudzul quran, sekaligus tindaklanjut Instruksi dari Menteri Agama. 

Tujuan utamanya adalah peningkatan Silaturahim antata kemenag dengan semua lini. Selain itu adalah mengggaungkan nudzul quran. Kalau tidak ada peristiwa turunnya al quran ini, tentu tidak akan ada perubahan peradaban. Kedepan Mari kita dalami, cintai dan maknai peringatan ini dengan optimal. Selain itu, kegiatan ini guna meningkatkan kerjasama yang baik antara kemenag dengan lintas sektoral,"lapor panjang Kanapi.

Sementara, Kepala Kankemenag Mustafa diawal sambutannya sampaikan terima kasih kepada para undangan.

"kegiatan ini audah diawali thaharah mesjid dan mushalla. Kita berharap kegiatan ini dapat disinergikan dengan pemko Payakumbuh melalui Bagian Kesra.

Dikatakan Mustafa, kegiatan rutin kankemenag Kota Payakumbuh selama Ramadhan adalah tadarus di radio Safasindo selama sebulan Ramadhan. Dan berdasarkan SE Menteri Agama bahwa peringatan nudzul quran harua digaungkan dengan kegiatan tadarus dan khatam akbar se Indonesia. 

Kegiatan ini melibatkan muslim di 34 kanwil provinsi, STAIN, IAIN, UIN, STAIN dan Balai Diklat Keagamaan. Khatam al quran yabg sigelar tadi siang meeupakan tahap I, kami harap pegawai kemenag persiapkan diri untuk khatam tahap II. Kami harap semua pegawai minimal khatam 1 kali selama Ramadhan dan dilanjutkan di luar bulan Ramadhan,"tandas Mustafa.

Mengapresiasi program yang telah dipaparkan kepala kankemenag, Sekdako Payakumbuh berharap program itu terus dilanjutkan.

"Peringatan nudzul quran adalah sebuah hari yang dibesarkan, kenapa diperingati ?, agar kita tidak lupa bahwa al quran adalah pedoman hidup. Pedoman hidup hanlul min allah, wa hablul minan naas serta hubungan dengan alam,"terang Rida Ananda.

Dikatakan, Kegiatan ini sangat kami dukung, semoga kegiatan ini diberkati Allah. Meski mengelola agama adalah tugas pemerintah pusat, tapi perlu sinkron dengan daerah. Dan kegiatan ini audah cocok dengan misi kelima Walikota. Dalam pencapaian perlu melalui proses dan kebersamaan antara pusat dan daerah.

Dilanjutkan Rida Ananda, Demi suksesnya pembangunan keagamaan di Payakumbuh, ada tiga indikatornya. 
1. Bagaimana MUI di kecamatan bisa aktif.
2. Tumbuh kembangkan fungsi TPQ dan MDTA. 
3. Bagaimana zakat bisa kita raup banyak dan bermanfaat bagi asnafnya, sehingga, 
tidak ada lagi anak putus sekolah atau kuliah gara-gara tidak punya uang. Kapan perlu, kuliah ke luar negeri dibantu Baznas. 

"Selain dana Baznas, bagi warga Payakumbuh yang tidak mampu dalam pembiayaan pendidikan, Pemko Payakumbuh berkewajiban membantunya. Tentunya untuk masyarakat kurang mampu," imbuh Rida.

Dilanjutkan, di tahun 2020 Walikota Payakumbuh menargetkan khatam dan pawai tahfidz se kota Payakumbuh. Kapan perlu pesertanha 10 - 20 ribu hafidz. Itulah target Walikota yang mesti kita dukung. Sekolah dan madrasah mohon disiapkan para hafidznya. Pemko sudah siapkan reward bagi hafidz dan gurunya.

Terkait kebijakan terbaru di Pemko Payakumbuh, Rida Ananda mengajak jajaran kemenag untuk mengehentikan setiap pelayan publik dikala azan berkumandang.

"mari kita penuhi panggilan Allah, hentikan layanan publik. Siap shalat berjemaah pelayanan kita lanjutkan. Dan ini sudah diterapkan di pemko. Kemenag kami rasa juga demikian,"ajak Rida.

"Akhirnya, mari kita fastabukil khairat. Demi Payakumbuh yang diberkahi. Baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafuuru,"pungkas Rida Ananda.(ul)




IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Ramadhan ketujuh belas, Ustadz Hanan putra didaulat sebagai pentausiyah dalam tabligh akbar peringatan nudzul quran di Kankemenag Kota Payakumbuh. Tabligh akbar ini dikoordinir Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, dan dihadiri pegawai kantor ini

Dalam tabligh akbar yang juga dihadiri langsung Walikota Payakumnuh diwakili Sekdako Rida Ananda bersama Kabag Kesra Ul Fakhri, sang ustadz Hanan Putra mengambilkan kajiannya berjudul "kebersamaan dalam keberagaman", diambilkan dasar dari surat Al Hujurat 
ayat 13.

Menurut Hanan, bahwa surat Al Hujurat ayat 13 ini ditujukan kepada seluruh manusia, bukan sekedar orang beriman. Karena diujung ayat dinyatakan bahwa yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa

Diterangkan Hanan, Indonesia adalah negara yang paling kaya keberagaman, diambil dialeg sebagai contoh. Di Luak Limopuluah saja, sudah beda dialeg apalagi budaya di Indonesia yang kaya akan suku dan ras.

"Para pendiri bangsa merampungkan Pancasila sebagai interfretasi keberagaman. Terkait toleransi antar umat beragama, islam sangat luar biasa dan sejak dulu sudah diterapkan Raaulullah.

Dalam kisahnya, Nabi Muhammad SAW sudah memulainya sejak dulu ucap Hanan sambil mengkisahkan sebuah kisah Nabi dalam menjalankan toleransi antar umat beragama.

"Nabi Muhammad SAW selalu menyuapi seorang ibu Yahudi buta yang sangat benci dengan nabi. Hingga akhirnya sang ibu Yahudi itu masuk islam akibat akhlak mulia Nabi,"papar Hanan.

"Dalam menjalankan dakwahnya, Nabi lebih mengedepankan Dakwah bil hal. Karena dakwah metode ini lebih baik dibandinh dakwah bil qauli,"imbuhnya

Untuk itu, kepada pendakwah kami pesankan tampilkan ajaran islam dengan universal yang lahir dari jiwa. Melalui dakwah, lahirnya rasa saling empaty dan mengoptimalkan hablul mina allah wa hablul minan naas,"pungkas Hanan.

Terkait buka bersama jajaran kankemenag, Hanan sangat mengapresiasi.

"Mari kita dulang pahala akbar dengan berbagi buka puasa dengan sesama muslim. Kapan perlu juga berbagi kasih dengan orang non muslim, selagi tidak dikaitkan dengan aqidah. Mari tingkatkan nilai bersedekah kita. Bersedekah jangan tunggu kaya, tapi sedekah adalah gambaran kita pernah susah,"pesan Hanan sembari mengakhiri kajian tabligh akbarnya malam itu.

Selain ratusan pegawai di jajaran Kankemenag, ikut hadir warga sekitar kankemenag, ormas islam, kepala madrasah, kepala KUA, pimpinan ponpes dan undangan lainnya. (ul)










IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Malam peringatan nudzul quran, Kankemenag Kota Payakumbuh menyantuni anak yatim piatu dan honorer.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako Rida Ananda, Selasa (21/05/2019) di aula serbaguna kankemenag Kota Payakumbuh, usai qiyamul lail Ramadhan kepada 17 anak yatim piatu dan 19 honorer di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh.

Malam itu, Walikota tampak didampingi Kepala Kankemenag dan Kabag Kesra Ul Fakhri dan disaksikan pegawai dijajaran Kankemenag Kota Payakumbuh.

Mengawali, Kepala Kankemenag Mustafa melaporkan bahwa setiap bulan Ramadhan Kementerian Agama Kota Payakumbuh menggelar kegiatan ini.

"Untuk ramadhan tahun 2019, sebanyak 17 anak yatim piatu kita santuni. Tiga diantaranya adalah anak kita dari pns guru yang bertugas sebagai guru Pendidikan Agama Kristen di Yayasan Prayoga. Selanjutnya santunan kepada 19 honorer yang mengabdikan diri di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh. Semoga membawa manfaat dan berkah,"lapor Mustafa

Sementara Sekdako Rida Ananda usai menyerahkan santunan secara simbolis kepada media menerangkan dan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi terhadap kegiatan rutin tahunan jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh, yakni buka bersama sembari menyantuni anak yatim dan tenaga honorer.

"Tentunya kita turut berterima kasih kepada jajaran kankemenag kota Payakumbuh yang telah meringankan warga kita. Mereka kan warga kita, ya kita lah yang duluan yang berkewajiban menyantuninya.

"kita disebut Allah pendusta agama jika melalaikan anak yatim. Dan kami yakin kita semua sudah paham itu. Terkait honorer, ya mesti juga perlu kita santuni, karena gaji mereka kan lebih kecil dibanding pns. Terkadang terlambat pula dibayarkan. Sementara mereka kan juga punya kebutuhan. Hidup ini saling terkait, dan jangan pandang sebelah mata honorer, karen tak mungkin pejabat yang memungut sampah atau melakukan pembelaian barang dan mengetik surat. Ya mereka lah yang telah bantu kita, kan ?," pungkas Rida Ananda, mohon diri.

Selain menyantuni anak yatim, kesempatan itu Rida Ananda juga menyeerahkan piagam penghargaan kepada peserta khatam al quran.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, -- Bahas anggaran kerja tahun 2020, Dinas Kominfo Kota Payakumbuh menggelar rapat teknis (Ratek) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh. Ratek berlangsung di ruang rapat lantai 2 Kantor Bappeda, Kubu Gadang, Selasa (21/5/2019). Turut hadir pada kegiatan Ratek tersebut Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz.

Ratek dipimpin Kepala Bappeda Ifon Satria Can melalui Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Onwilson Wendedi. Dalam hantaran, Onwilson mengungkap bahwa Ratek digelar guna mensingkronkan dokumen RPJMD, Renja dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).

"Ratek ini berguna untuk menyikronkan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota, Rencana Kerja Kota dan Rencana Kerja Perangkat Daerah pada tahun 2020 mendatang," kata Onwilson.

Dikatakan, sebelumnya masing-masing perangkat daerah sudah diminta menyusun rencana kerja anggaran (RKA,red) untuk tahun 2020. Penyusunan RKA mengacu kepada prioritas pembangunan Kota Payakumbuh yang terdapat pada setiap perangkat daerah.

"Sesuai dengan proyeksi anggaran tahun 2020, Dinas Kominfo memperoleh alokasi anggaran sementara sebesar Rp. 5,7 Milyar. Dari anggaran yang sudah diajukan kepada Bappeda, sudah sesuai besarannya, hanya terdapat beberapa catatan kecil seperti penganggaran untuk tenaga sopir kepala dinas tidak bisa diakomodir," jelas Onwilson.

Menanggapi itu, Kadis Kominfo Jhon Kenedi didampingi Sekretaris Julfiter, Kabid e-Gov Armein Busyra, Kabid Kehumasan Irwan Suwandi dan beberapa pejabat struktural di Diskominfo menyatakan siap memperbaiki dokumen perencanaan sesuai dengan hasil verifikasi dari Bappeda.

"Untuk perbaikan dokumen, nanti akan kita siapkan melalui Sekretaris Dinas dan para Kabid, termasuk penganggaran sopir kepala dinas akan kita hilangkan dan diganti dengan kebutuhan teknis lain seperti tenaga keamanan kantor," ujar Jhon Kenedi.

Pada kesempatan itu, Jhon Kenedi mengungkapkan harapannya agar alokasi anggaran untuk Dinas Kominfo pada tahun 2020 ditambah.  Hal ini mengingat pagu anggaran yang plot untuk tahun 2020 tersebut justru dibawah anggaran Diskominfo pada tahun 2019.

"Anggaran Rp. 5,7 M yang kami usulkan ibarat anggaran tanggap darurat bencana, sebab jauh turun dari Rp. 7,9 M anggaran tahun 2019 ini. Mengingat tahun 2020 merupakan momen ulang tahun emas (Ke-50, red) Kota Payakumbuh, tentu  momen ini perlu terpublikasi dengan baik. Apalagi rebranding Payakumbuh sebagai Kota Randang yang akan go Internasional, tentu butuh publikasi yang luas termasuk di media nasional," ujar JK sapaan akrab Jhon Kenedi.

"Maka kami berharap, melalui pimpinan, agar anggaran Dinas Kominfo tahun 2020 setidaknya sama besar dengan anggaran tahun 2019 ini," pinta JK sembari melirik kearah Wakil Walikota Erwin Yunaz.

Menanggapi, Wakil Walikota Payakumbuh mengungkapkan persetujuannya untuk penambahan anggaran publikasi di Diskominfo. Dikatakan, prestasi yang banyak ditorehkan oleh Kota Payakumbuh perlu diketahui publik secara luas.

"Selama ini kita sudah banyak berbuat, banyak prestasi yang dicapai, tetapi hal itu belum terpublikasi secara baik, maka saya setuju anggaran publikasi di Kominfo ditambah," ujar Wawako Erwin.

Disamping tanggung jawab publikasi, Dinas Kominfo juga bertanggungjawab untuk mengelola program smart city Kota Payakumbuh melalui Bidang e-Goverment.

"Biaya IT juga termasuk mahal, saya kira untuk mewujudkan smart city yang bagus juga perlu dukungan dana yang memadai. Jadi kami harap Bappeda bisa mencari jalan untuk penambahan anggaran Dinas Kominfo ," pungkas Erwin Yunaz. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh --- Sebuah pernyataan Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz membuat masyarakat terperangah, betapa tidak. Orang nomor dua di Kota Payakumbuh tersebut menyebut mesjid adalah tempat mahal untuk ditinggalkan. Kalimat tersebut dikatakannya saat berbuka puasa bersama di masjid Assa'adah Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Selasa (21/5/2019).

Disebutkan Erwin Yunaz, biasanya, kepala daerah di Payakumbuh berbuka puasa bersama masyarakat dengan mengundang ke rumah dinas, namun untuk tahun 2019 ini, menjadi yang pertama kalinya dirinya bersama keluarga dan jajaran pemerintah berbuka bersama masyarakat di masjid-masjid.

"Karena itulah kita katakan mesjid itu mahal, mahalnya bukan hanya biaya membangunnya saja, namun momen, pahala, dan keberkahan yang diperoleh saat berada di mesjid takkan ditemui di tempat berbuka lainnya," jelasnya.

Wawako juga menambahkan, masjid adalah sebuah bangunan yang dibangun oleh masyarakat secara bersama-sama, dari hasil swadaya untuk kebutuhan ibadah bersama, diluar dari peran pemerintah yang membantu dengan dana hibahnya, wajar saja kalau nilai aset dari sebuah masjid sekarang lebih dari 1 milyar rupiah .

"Harus kita sadari, keberadaan masjid menjadikan kita satu, kita beribadah dan melakukan musyawarah disana, sejak dari zaman rasulullah masjid bahkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, selaku kepala daerah, kita ingin meniru sikap yang diterapkan baginda rasullullah," jelas Erwin mantap.

Sementara itu Ketua KAN Aua Kuniang Bujang M Nur Dt. Paduko Marajo mengapresiasi statement dari pendamping Riza Falepi tersebut, menurutnya pernyataan Erwin Yunaz menggugah kesadaran masyarakat tentang arti dari keberadaan masjid, bahkan Ketua KAN ini menyebutkan buka puasa bersama wawako adalah momen terbaik saat remaja mesjid, guru mengaji, ibu-ibu, dan tokoh masyarakat lainnya juga ikut menikmati waktu berbuka bersama.

"Saya setuju dengan pernyataan bapak wakil walikota, pernyataannya membuat kita kembali mengingat arti keberadaan mesjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi sebuah tempat mahal untuk mendapatkan pahala dan ridho Allah SWT," pungkasnya.

Sebelumnya, Senin (20/5) Wawako Erwin Yunaz berbuka puasa bersama masyarakat Nunang Daya Bangun di Masjid Makmur. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Upaya untuk memenuhi pasokan air bersih terus dilakukan Pemko Payakumbuh. Setelah melakukan pembangunan Embung Batang Dareh Bulakan di Payakumbuh Selatan, Pemko juga bakal membangun reservoirnya demi kelancaran distribusi air ke masyarakat.

"Iya, reservoirnya akan dibangun. Sekarang sedang meninjau lahannya dulu," ujar Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi bersama Kepala Dinas PUPR Muslim, Direktur Teknik Perumda Tirta Sago Salma Maizona, dan Lurah Limbukan Abdul Somad saat meninjau lahan untuk reservoir di Kelurahan Limbukan, Payakumbuh Selatan, Senin (20/5/2019).

Reservoir yang akan dibangun direncanakan untuk menampung air dari Embung Batang Dareh Bulakan. "Sengaja dicari lahan yang berada di tempat yang cukup tinggi agar nanti distribusi air ke masyarakat bertambah lancar," ucap Riza.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Muslim menyampaikan Embung Bulakan sendiri sudah dibangun sejak 2015. "Selain sebagai sumber air baku, embung ini juga bermanfaat untuk irigasi nantinya," ujarnya.

Selain Embung Bulakan, Pemko Payakumbuh saat ini juga sedang melakukan pembangunan Embung Lurah Rawang demi kepentingan penyediaan air di Kota Payakumbuh. Sehingga Payakumbuh menjadi kota yang mandiri soal air tanpa harus bergantung ke daerah lain. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia menyatakan dukungannya atas rencana Pengurus Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) untuk menerbitkan buku berjudul “Dari MRT Tsunami Hingga Doraemon”. 

Hal itu terungkap saat Sekretaris Jenderal Kappija-21, Wilson Lalengke, berbincang-bincang dengan Chief Representative JICA Indonesia Office, Mr. Shinichi Yamanaka, di sela-sela acara silahturahmi dan berbuka puasa bersama Kappija-21 dan JICA, di Jawa Room, Kantor JICA Indonesia, Gedung Sentral Senayan 2, Jakarta Pusat, Senin, 20 Mei 2019.

Dalam perbincangan itu, terlihat Mr. Yamanaka sungguh tertarik dengan ide penerbitan buku, yang isinya merupakan hasil karya para peserta essay contest yang diadakan Kappija-21 bersama JICA dan PPWI Nasional bersempena peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia Jepang tahun 2018 lalu. 

“I am very interested on this book, MRT is one of our JICA Project in Indonesia. I support this book to be published,” ujar Mr. Yamanaka dalam Bahasa Inggris, sehubungan beliau belum lama menjabat di Indonesia, sehingga masih belajar berbahasa Indonesia.

Dummy atau contoh buku tersebut yang diperlihatkan saat diskusi sempat dibolak-balik, dibuka-buka isinya ke kiri dan ke kanan oleh Mr. Yamanaka. Sambil tersenyum cerah, beliau terlihat amat terkesan dengan hasil karya buku perdana yang akan diterbitkan Kappija-21 sebagai organisasi alumni yang dilahirkan dan diasuh oleh JICA selama ini. 

“It is very nice work,” imbuh Mr. Yamanaka sambil membolak-balik bukunya. Dummy buku tersebut berkenan dibawa pulang oleh beliau saat acara berbuka puasa bersama usai untuk dibuatkan kata sambutan oleh Mr. Yamanaka atas nama JICA Indonesia.

Bagi Kappija-21, penerbitan karya tulis seperti ini dipandang sangat penting dan mendesak. Alumni program persahabatan yang digagas oleh PM Jepang, Yasuhiro Nakasone di tahun 1984 itu, saat ini telah mencapai hampir 5 ribu orang. Para alumni ini semuanya tergolong sukses, baik sebagai pejabat pemerintah, profesional, wirausahawan, politikus, dan bahkan pekerja informal serta relawan. 

Tercatat antara lain, ada anggota Kappija-21 yang jadi menteri, yakni Tjahjo Kumolo dan Erlangga Hartarto; yang jadi anggota DPR RI, antara lain Tengku Juwarno dan Ferdiasyah; yang jadi Direktur di Kemendes DDT, yakni Bang Rafdinal; yang jadi Komisaris PT. Taman Impian Jaya Ancol, Bang Geizs Chalifah, dan ribuan anggota lainnya yang sukses-sukses.

“Pada kondisi kekuatan Kappija-21 yang sedemikian besar ini, sudah selayaknya jika Kappija-21 dapat menghasilkan karya-karya terbaiknya dalam bentuk karya tulis yang terdokumentasi, yang akan menjadi catatan sejarah bagi peradaban bangsa ke masa depan,” jelas Wilson Lalengke selaku editor dari buku ini.

Sehubungan dengan itu, Wilson yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional itu berharap kiranya rencana penerbitan buku “Dari MRT Tsunami Hingga Doraemon” tersebut dapat terwujud. 

“Kami berterima kasih kepada JICA yang sudah menyatakan mendukung penerbitan buku ini, juga akan membuatkan kata sambutan dalam buku tersebut; serta semua pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung dalam melahirkan karya ini. Terutama terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua peserta lomba menulis essay lalu. Karya Anda semua pasti berguna bagi generasi kedua bangsa, Indonesia dan Jepang,” tutup Wilson yang merupakan lulusan PPRA-48 Lemhannas RI Tahun 2012 itu. (APL/Red)

Keterangan foto: Sekjen Kappija-21, Wilson Lalengke bersama Chief Representative JICA Indonesia, Mr. Shinichi Yamanaka (Courtesy Bang Affan)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.