September 2017

IMPIANNEWS.COM (Padang).

PADANG – Tak terasa sudah, tepat 30 September 2017 ini sudah 8 tahun ia berlalu. Dimana gempa dahsyat berkekuatan 7,9 skala ritcher itu mengguncang Kota Padang. Tak hanya memporakporandakan insfrastruktur, bencana ini juga merenggut korban jiwa 1.117 orang disertai korban luka berat dan luka ringan lainnya.

Untuk mengenang kembali peristiwa kelam pada 30 Setember 2009 itu, Pemko Padang kembali menggelar peringatannya di Tugu Gempa, Jalan Diponegoro, Sabtu (30/9/2017) sore.

Kegiatan ini dipimpin Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra, Ketua TP PKK Harneli Bahar, Ketua GOW Rosmawati serta para pimpinan OPD dan ASN di lingkup Pemko Padang sekaligus para keluarga korban gempa.

Walikota menyampaikan, melalui peringatan gempa 30 September 2009 ini diharapkan seluruh masyarakat Kota Padang, agar kembali mengenang dan mengambil hikmah, terutama sekali memupuk kesiapsiagaan bencana untuk masa-masa yang akan datang..

“Karena yang terpenting sekali adalah, bagaimana kesiapsiagaan kita semua untuk menghadapi segenap potensi bencana yang akan terjadi,” imbaunya.

Seperti diketahui, berkaca dari gempa 30 September 2009 silam, Pemerintah Kota Padang melalui BPBD dan OPD terkait lainnya fokus dengan mengimplementasikan paradigma preventif sebagai langkah mitigasi bencana.

Hal itu terlihat dari serangkaian upaya dalam mengurangi risiko bencana. Baik melalui pembangunan fisik, maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi setiap ancaman bencana. Terlebih, Pemko pun juga tengah menjalin kerja sama dengan beberapa negara seperti New Zealand, China dan Jepang yang dinilai bagus dalam mitigasi bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Edi Hasymi menambahkan, adapun upaya yang dilakukan dalam mitigasi bencana di Padang diantaranya, kegiatan 'tsunami safe zone' dengan memberikan edukasi bagi masyarakat tentang posisi daerah aman dan daerah bahaya tsunami.

Selanjutnya memperkuat perizinan gedung/bangunan baru agar memenuhi syarat aman gempa, melakukan sosialisasi penanggulangan bencana di daerah bahaya tsunami secara ‘door to door’ bagi masyarakat, pendirian Sekolah Cerdas Bencana, pemasangan rambu-rambu jalur evakuasi serta pendidikan dan pelatihan bagi para relawan kebencanaan.

"Untuk memperjelas konsep penguatan mitigasi kebencanaan ini, kita telah menyusun program yang disebut ‘Padang Kota Cerdas Bencana’. Program ini ditujukan, untuk mewujudkan seluruh masyarakat menjadi orang-orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana," jelasnya.

Sementara dalam Program Cerdas Bencana Kota Padang ini terangnya lagi, meliputi Keluarga Cerdas Bencana, Kelurahan Cerdas Bencana, Sekolah Cerdas Bencana, Hotel Cerdas Bencana, Rumah Sakit Cerdas Bencana, Masjid Cerdas Bencana, Mall Cerdas Bencana, Tempat Les Cerdas Bencana, Kampus Cerdas Bencana, Pasar Cerdas Bencana dan BUMN Cerdas Bencana.

“Kesemuanya ini intinya adalah, bagaimana meningkatkan kapasitas semua masyarakat tanpa terkecuali dalam menghadapi setiap bencana. Sehingga, upaya preventif ini semakin menyeluruh dan membudaya bagi seluruh masyarakat," tukasnya.

Dalam kegiatan ini Walikota Padang pun secara resmi mencanangkan tanggal 30 September menjadi “Hari Kesiapsiagaan Bencana Kota Padang".(tf/dc/jm)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Kebersamaan Ikatan Keluarga Wartawan (IKW) semakin nyata dirasakan. Sesama anggota IKW saling merasakan suka dan duka. 

Demikian diungkapkan Ketua IKW, Ecevit Demirel /Pemred Media Online www.sumateratime.com, saat melaksanakan "sedekah kaji" (takziah-red) di rumah duka almarhum bapak mertua Memet/Pimpinan Media Online www.thegemanews.net, bertempat di kelurahan Batu Gadang kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (30/9/2017) sore.

Ia berharap, kebersamaan yang tercipta benar-benar tulus ikhlas, lahir dari lubuk hati, serta bebas dari kepentingan individual, kelompok, apalagi politis. 

Sepanjang masing-masing individu yang berhimpun kommit dengan hal-hal normatif yang mendasari lahirnya wadah sosial insan seprofesi ini, insya Allah IKW akan semakin solid dan mampu menjadi payung penyejuk bagi segenap anggota dan keluarga masing-masing. 

Sebagaimana diketahui, IKW merupakan wadah sosial wartawan yang ada di Sumbar, lahir atas dasar panggilan jiwa, kebersamaan dan saling peduli sesama profesi, baik dalam suka ataupun duka. 

Sederet kegiatan sosial IKW dilaksanakan secara swadaya, dari, karena dan untuk anggota. 
Sekretaris IKW, Nal Koto/Pemred Media Online www.nusantaranews.net, selain menyampaikan ungkapan duka juga berharap keluarga tercinta yang ditinggalkan almarhum senantiasa ikhas, tabah dan tawakkal menerima kehendak Illahi. 

"Semoga kehadiran kami bersama-sama pada sore hari ini menjadi "sitawa sidingin" bagi keluarga di sini," ujar Nal Koto.

Bapak mertua Memed bernama Suyitno, berpulang dalam usia 68 tahun, di rumah duka, Sabtu (23/9/2017) lalu. 

Al-Ustadz Syafrizal, S.Ag, dalam tausyiahnya mengatakan, tidak ada manusia yg mengetahui kapan kematian itu akan datang karena itu merupakan rahasia Allah SWT. 

"Kematian itu pasti datang, sehingga dalam hidup ini mesti ada persiapan untuk menghadapinya," ulas pria yang akrab dipanggil "Buya" tersebut.

Pimpinan media online www.mediawawasan.com yang juga Humas IKW ini mengingatkan bahwa kehidupan akhirat lebih utama dibandingkan kehidupan dunia. 

Usai mendengarkan tausyiah, kegiatan tausyiah sore itu dilanjutkan dengan penyerahan uang duka kepada pihak keluarga almarhum sebagai wujud kebersamaan sesama anggota IKW.

Pada kesempatan itu, hadir salah seorang dewan pembina IKW, Tafrizal chaniago/Pimpinan Media Online www.impiannews.com, serta anggota IKW lainnya.
(fit)

I

MPIANNEWS.COM (Langsa).

Merasa terancam atas pengiriman video pemenggalan kepala lewat whatsapp, Rabono Winata bin Sadikun laporkan Walikota Langsa ke polisi dengan laporan Polisi Nomor : LP/243/IX/2017/Aceh/Res Langsa provinsi Aceh, Jumat (29/9/2017).

Berawal korban mendapat kiriman video pada hari Senin, 11 September2017 lalu, merasa terkejut dan ketakutan. Akibat kejadian tersebut Rabono  keberatan serta tidak nyaman dengan hal tersebut, dan   melaporkan kejadian tersebut  ke SPKT Polres Langsa guna diproses Penyelidikan.

Hal ini ditaggapi Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, mengatakan,” bahwa saya sangat menyayangkan perilaku oknum Walikota Langsa yang ceroboh telah menyebarkan informasi berbentuk video yang amat tidak layak kepada warga masyarakatnya.

Video berisi penyiksaan dan pemenggalan leher manusia oleh sekelompok orang berpakaian ala militer itu sangat tidak pantas disebarluaskan oleh seseorang kepada orang lain, apalagi seseorang itu adalah kepala daerah alias walikota.

Atas pengiriman video sadis itu patut diduga sebagai aksi teror dan intimidasi terhadap anggota PPWI dan wartawan lainnya, terutama karena selama ini para wartawan tersebut sedang gencar-gencarnya memberitakan tentang dugaan perilaku koruptif oknum-oknum di lingkungan pemerintahan Kota Langsa.” Tuturnya.

Tambahnya, PPWI Nasional mendukung langkah hukum yang diambil oleh para korban, Bapak Rabono Winata bin Sadikun yang juga anggota PPWI Langsa yang mendapat kiriman video pemotongan kedua tangan, kedua kaki, dan pemenggalan kepala manusia yang tidak diketahui identitas korban dan pemenggalnya itu.

Dan alibi sang walikota berinisial UA sangat tidak masuk akal, bahwa tujuannya untuk menggugah solidaritas atas krisis Rohingya di Myanmar. Korban penyiksaan dan pemenggalan leher dalam video berdurasi lebih dari 1 menit itu adalah warga berkulit putih dengan latar lokasi perkebunan yang ditumbuhi semacam pepohonan sawit, sangat mustahil korbannya warga Rohingya yang berkulit gelap.

Setelah pelaporan oleh korban ke Polres Langsa, saya berharap dan mendesak aparat Polisi di sana segera menindaklanjuti laporan tersebut. Laksanakan tugas penegakan hukum sesuai prinsip setiap warga negara bersamaan kedudukannya di depan hukum.

Sebagai seorang pemimpin, Walikota Langsa yang jadi terlapor oleh korban, hendaknya menunjukkan contoh yang baik kepada masyarakat yang dipimpinnya, bahwa yang bersangkutan akan patuh dan taat hukum, bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum.”tegasnya. (Mk/rils)

IMPIANNEWS.COM (Tanah Datar). 
Di tengah seriusnya Pemkab Tanah Datar membangun dan membenahi pariwisatanya, seakan mendapat tamparan dengan pernyataan bahwa daerah ini tak jadi prioritas dari Pemprov.
Pemprov tentu akan meninggalkan dan tak menganggap daerah ini sebagai destinasi dengan serangkaian kebijakannya, sebagaimana diungkapkan Gubernur Irwan Prayitno beberapa hari lalu.
Bupati Irdinansyah Tarmizi menyatakan keberatan atas pernyataan itu, karena telah banyak berbuat dan melakukan upaya pembenahan dan pemangunan
“Semua keberatan dan kecewa dengan pernyataan itu,” ungkap Bupati saat ditemui di kantor DPRD Tanah Datar Senin, lalu.
Ia menyebut bahwa telah ada Rp20 miliar anggaran dialokasikan untuk kegiatan pariwisata.
Bukan itu saja, dari kebijakan dalam waktu dekat akan lahir Perda Pariwisata yang tengah dibahas di DPRD, dengan serangkaian program dan kegiatannya.
Bupati menyatakan pernyataan guberur itu terlalu absurd dan kurang tepat, bila melihat apa yang telah dilaksanakanya selama ini.
Irdinansyah menyayangkan ukuran daerah yang mendapat prioritas dari Pemprov, yaitu daerah yang menerima kucuran dan alokasi anggaran dari dinas provinsi itu, sementara Tanah Datar tak mendapatkannya.
Katanya, Pemprov dinilai tidak dapat memfasilitasi usulan beberapa objek wisata yang diajukan Tanah Datar. Diantara objek wisata yang diusulkan tersebut seperti objek wisata Nagari Tuo Pariangan, dan Puncak Pato.
Bupati mengajak agar semua melihat  wisata Tanah Datar, dan melihat apa saja yang telah dilakukan, dan persiapkan untuk jangka panjang pariwisata.
Untuk penunjang perkembangan wisata tersebut, Tanah Datar juga telah melengkapi sarana pendukung lainnya seperti telah berdirinya hotel bintang empat, fasilitas jalan utama pun telah dibenahi yaitu ruas jalan Batusangkar – Padang dan ruas jalan pendukung lainnya. (yn)


IMPIANNEWS.COM (Pariaman). 
Prosesi kedua Pesta Budaya Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2017 yakni ritual Maambiak Batang Pisang dilaksanakan dua pengikut Rumah Tabuik, Senin lalu.
Pengikut Rumah Tabuik Subarang melaksanakan ritual di Simpang Kampuang Kaliang, Kelurahan Lohong sore. Sedangkan pengikut Rumah Tabuik Pasa melaksanakan ritual Maambiak Batang Pisang di Simpang Galombang, usai Salat Magrib.
Jelang pelaksanaan ritual, dua rombongan pengikut melakukan arak-arakan dari Rumah Tabuik masing- masing. Arak-arakan diikuti ratusan orang dan dimeriahkan dengan parade gandang tasa serta hoyak Tabuik Lenong.

Tetua Tabuik Subarang, Syafruddin Cu’uang mengatakan, ritual Maambiak Batang Pisang merupakan ritual kedua dari serangkaian ritual prosesi Pesta Budaya Tabuik. Sebelumnya telah dilaksanakan ritual Maambiak Tanah oleh kedua pengikut Rumah Tabuik.

Dijelaskan, ritual Maambiak Batang Pisang menggambarkan tajamnya pedang yang digunakan musuh yakni Raja Yazid Bin Umaiyah saat bertempur dan akhirnya membunuh Hussen Bin Ali cucu Nabi Muhammad SAW saat perang di Padang Karbala.
Batang pisang yang diambil kemudian diarak kembali oleh pengikut ke Daraga (simbol atau replika kuburan Hussen) di Rumah Tabuik masing-masing. Rumah Tabuik Subarang di Gelombang dan Rumah Tabuik Pasa di Karan Aur.
Pada malam harinya, arak-arakan kedua pengikut yang usai melaksanakan ritual Maambiak Batang Pisang dan hendak kembali ke Rumah Tabuik masing-masing akan berselisih di Simpang Tabuik, Kampuang Cino. Saat berselisih, kedua pengikut terlibat saling ejek yang berujung huru-hara dan bentrokan.
Setelah Maambiak Batang Pisang, ritual selanjutnya yakni Maatam (pengikut Rumah Tabuik berkeliling Daraga) yang merupakan simbol kesedihan atas wafatnya Hussen, dan dilanjutkan dengan ritual Maarak Jari-jari. (tomi)

IMPIANNEWS.COM (Sawahlunto). 

Museum tambang Sawahlunto, Sumatera Barat, segera dilengkapi dengan diorama sejarah pertambangan batu bara di daerah itu dalam upaya pengembangan dan pembenahan destinasi wisata sejarah itu ke depannya.

"Pengembangan Museum Lubang Mbah Suro adalah dengan meningkatkan kemasannya agar semakin menarik dan nyaman dikunjungi," ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Peninggalan, Bersejarah, dan Permuseuman Kota Sawahlunto Hendri Thalib ketika dihubungi di Sawahlunto, Kamis.

Sejumlah pengembangan yang akan dilakukan adalah penambahan pencahayaan agar lebih menarik, meninggikan blower agar pengunjung tidak kepanasan, serta perbaikan drainase yang berada di lubang tambang dan menambahkan diorama terkait sejarah tambang tersebut.

Ia menjelaskan, drainase di Lubang Mbah Suro yang ada kini belum maksimal mengalirkan air yang berada di jalan dalam lubang sehingga becek. "Nanti akan ditambah kedalamannya sehingga pengunjung seolah-olah tidak berjalan di atas air.

Ini pasti membuat pengunjung kurang nyaman," ujarnya.

Terkait penambahan kedalaman Lubang Mbah Suro, ia menyebutkan hal itu tidak mungkin dilakukan. Saat penelitian pada 2014 penambahan kedalamannya Lubang Mbah Suro tidak fleksibel karena ada turunan dari lubang itu yang digenangi air.

"Kita tingkatkan kualitasnya saja," ujarnya.

Sementara seorang pemandu wisata Museum Lubang Mbah Suro, Sudarsono menyebutkan kunjungan wisata ke lubang tambang yang sebelumnya bernama Lubang Sugar ini sekitar 30 hingga 40 orang pada hari biasa.

"Jika pada akhir pekan terjadi peningkatan 100 pengunjung lebih," ujarnya.

Selain wisatawan nusantara, sebutnya juga tidak sedikit wisatawan mancanegara yang berkunjung ke objek wisata itu, seperti dari Malaysia dan Belanda.

Wisatawan asal Belanda, sebutnya selain berkunjung juga ingin mengetahui keberadaan nenek/kakek-nya yang konon pernah bekerja di Sawahlunto saat jaman kolonial.

"Mereka ke sini ada yang bawa foto. Bahkan foto-foto yang berada gedung info box merupakan sumbangan dari mereka," katanya.

Seorang wisatawan asal Flores, Yosep, menyebutkan keberadaan museum tambang batu baru itu perlu dipertahankan dan lebih dipromosikan kembali. "Saya diberitahu teman kalau ada museum ini. Saya dari Flores," tambahnya. 




Sumber : Antara

IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Antonio Guterres mengakui peran penting pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi konflik dan krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar.  pengakuan Sekjen PBB itu disampaikan saat Dewan Keamanan (DK) PBB menggelar pertemuan guna membahas perkembangan situasi terakhir di Myanmar.  Pertemuan tersebut berlangsung di Markas PBB di New York, Amerika Serikat.
"Saya menyambut baik peran penting Menlu Retno Marsudi dari Indonesia dalam hal ini. Beliau telah mendorong pendekatan yang sejalan dengan tiga langkah yang telah saya tegaskan, dan juga yang didorong oleh banyak negara," kata Sekjen PBB Antonio Guterres, melalui keterangan pers yang diterima dari Perutusan Tetap RI (PTRI) untuk PBB di New York, Sabtu (30/9).
Sekjen PBB juga menyampaikan bahwa situasi di lapangan semakin memburuk sejak serangan yang dilakukan oleh kelompok ARSA terhadap aparat keamanan Myanmar. Untuk itu, Sekjen Guterres menegaskan kembali tiga langkah yang perlu diambil pemerintah Myanmar, yaitu mengakhiri operasi militer, membuka akses bantuan kemanusiaan, dan memulangkan kembali pengungsi Rohingya di Bangladesh ke Myanmar.
Pengakuan terhadap peran penting yang dimainkan oleh pemerintah RI tidak hanya disampaikan oleh Sekjen PBB, melainkan juga oleh sejumlah negara anggota DK PBB lainnya, seperti Inggris dan Swedia. Selain itu, Senegal dan Kazakhstan juga menghargai peran ASEAN dalam mencari solusi untuk isu Myanmar.
Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB lainnya menyerukan agar Myanmar membuka jalur dialog dan kerja sama dengan Bangladesh untuk menyelesaikan masalah pemulangan pengungsi Rohingya. Pascapertemuan Dewan Keamanan PBB tersebut, Duta Besar RI untuk PBB Triansyah Djani menyambut baik apresiasi Sekjen PBB dan sejumlah negara anggota DK PBB terhadap peran aktif Indonesia di Myanmar.
"Pernyataan Sekjen PBB dan sejumlah negara pada pertemuan ini merupakan pengakuan dan bukti nyata atas komitmen Indonesia sebagai bagian dari solusi permasalahan isu Rohingya di Rakhine State, Myanma," ujar Dubes Djani.
Djani mengatakan komitmen Indonesia terhadap penyelesaian isu Rohingya akan semakin kuat, dan Indonesia mendorong kerja sama yang baik antara Myanmar dan aktor-aktor internasional secara sinergis demi penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak. "Sikap konstruktif Indonesia tersebut memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Rakhine State di Myanmar," ucapnya.


Sumber : antara


 

IMPIANNEWS.COM (Toronto). 

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama terlihat bersama dengan Pangeran Harry dalam acara Invictus Games di Toronto, Kanada. Keduanya terlihat dengan akrab menonton pertandingan basket.

Selama ini, Harry sudah bertemu dengan Obama beberapa kali. Pertemuan pertama keduanya berlangsung di AS pada 2015. Kemudian malam bersama di Istana Kensington April 2016.

Selain Obama dan Harry, mantan wakil presiden AS Joe Biden dan istrinya Jill juga tampak menyaksikan pertandingan itu. Invictus Games menjadi ajang kompetisi bagi mantan prajurit yang terluka dan dimulai pertama kali pada 2014.

Pangeran Harry sebelumnya juga telah didampingi oleh Ibu Negara AS Melania Trump dalam pembukaan Invictus Game pekan lalu. Ajang ini diselenggarakan atas inisiatif Harry untuk membantu veterang perang serta petugas pelayan negara lainnya yang terluka. Ini menjadi cara untuk rehabilitasi fisik serta psikologis mereka.

Tim yang ikut serta dalam Invictus Games berasal dari 17 negara. Setidaknya ada 500 peserta yang berpartisipasi dalam ajang yang sudah berlangsung selama satu pekan terakhir.

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Kota Padang kembali meraih penghargaan Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2017. Dari 136 kabupaten/kota yang masuk nominasi, Padang mendapatkan predikat terbaik kategori Investasi sekaligus Kota Terbaik dengan peringkat Platinum.

Dua penghargaan bergengsi ini dianugerahkan PT Tempo Media Group bekerjasama dengan Frontier Consulting Group ini diterima Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah pada acara malam anugerah IAA 2017 yang digelar di Westin Hotel Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Penghargaan tersebut diraih karena Kota Padang memiliki poin tertinggi untuk Indonesia's Attractiveness Index (IAI) dari hasil survei dan riset yang dilakukan dua lembaga itu. Padang berada dalam 10 besar peringkat platinum Kota Terbaik dengan index 82.75  dan Kota Terbaik untuk Kategori Investasi dengan index 89.34. Angka tersebut menempatkan Padang di puncak, melampaui Kota Semarang dan Bandar Lampung dalam kategori investasi.

Dalam hal ini survei dan riset dilakukan untuk 4 kategori. Selain kategori investasi, tiga kategori lainnya adalah pariwisata, infrastruktur dan pelayanan publik.

"Ini berkat langkah-langkah proaktif Pemko Padang menjalin komunikasi dengan berbagai pihak dalam upaya merangkul investor," kata Walikota Mahyeldi usai menerima penghargaan itu.

Menurut Mahyeldi, selain yang sudah berinvestasi, sejumlah investor baru juga mengungkapkan keinginan masuk Padang. "Diantaranya para pengusaha asal Sumbar yang ada di perantauan juga berniat berinvestasi di Padang," ucap Mahyeldi.

Sementara itu, CEO Frontier Group Handi Irawan menyebut, trend positif peningkatan investasi dan potensial investasi turut mendongkrak pertumbuhan peluang investasi nasional.

"Trend itu naik sekita 6 poin dari tahun ke tahun," ujar Handi dalam acara penganugerahan tersebut.

Sedangkan Direktur PT Tempo Media Group, Tbk Tariq Haddad mengatakan daerah yang berturut-turut meraih penghargaan IAA menunjukkan kesadaran yang tinggi dari kepala daerah dan masyarakatnya untuk menembus kekuatan baru ekonomi.

"Berbagai upaya yang dilakukan untuk mempertahankan trend positif baik investasi, infrastruktur, pariwisata dan pelayanan publik menunjukkan kesadaran yang tinggi kepala daerah dan masyarakat," ulasnya.

Pada acara yang mengundang hampir seratus kepala daerah ini dihadiri pejabat tinggi dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pariwisata. Diantara kepala daerah tampak hadir Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Sumatera Barat termasuk provinsi terbaik yang mendapat penghargaan IAA 2017 (du/yz/jm)

IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota).

Setelah sekian lama tak terdengar, Wacana Pemekaran Kabupaten Limapuluh Kota Bagian Utara kembali mengapung, bersamaan dengan terbentuknya Tim Pemekaran Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Agam

Hal tersebut disampaikan oleh beberapa Datuak Ka Ampek Suku di sejumlah Nagari dalam pertemuan resmi dan kunjungan ke masyarakat kepada Wendi Chandra, ST Dt. Marajo sebagai Ketua LKAAM Kecamatan Suliki, Selasa (26/9)

“Benar, banyak sekali usulan para Niniak Mamak selaku Pemangku Adat untuk mengajukan Pemekaran Kabupaten Limapuluh Kota”, Ujar Wendi Chandra yang merupakan Anggota DPRD Limapuluhh Kota

“Kita menyambut positif sekali usulan tersebut karena sangat berdampak baik dalam meningkatkan pelayanan Administratif ke masyarakat, meningkatkan pembangunan yang berkesinambungan serta mempermudah akses layanan, tercipta pemerintahan yang baik dan perekonomian rakyat melonjak”, tambahnya.

Seperti yang kita ketahui, wilayah Kabupaten Limapuluh Kota sangatlah luas, membuat Pemerintah sekarang ini kewalahan dalam pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat dan lambannya pembangunan ke nagari-nagari apalagi nagari yang jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota” Terang Datuak Wendi.

Lebih lanjut, Dt Wendi mengatakan, “InsyaAllah, Usulan ini akan segera kita sampaikan dan bicarakan untuk pembahasan di DPRD Limapuluh Kota,” Ujar Dt Wendi mengakhiri (Ay/ul)

Sumber : Ketua LKAAM Kecamatan Suliki Wendi Chandra, ST Dt. Marajo

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pengajian bulanan  Majelis Taq'lim Gunung Pangilun sekaligus Sosialisasi Program 18.21 mendatangkan penceramah Drs. H. Alwis dari Kementerian Agama Kota Padang di Surau Tanjung Kelurahan Gunung Pangilun, Jumat (29/9).Hadir Bahbinsa, Bahbinkamtibmas, Ketua LPM, Ketua MTI dan BKMT serta perwakilan Rt, RW.

“Sebagai hantaran kata Lurah Gungung Pangiliun Andi Amir selalu memberikan motivasi dan dalam diri harus tertanam komitmen dan konsisten.

 Maka  apabila semua masyarakat sepakat dan mendukung kegiatan maghrib mengaji dan  yang dikemas dalam Program 18.21, malahan telah dicanangkan Walikota Padang H, Mahyeldi Ansharullah  pada pergantian tahun baru Islam 1439 H baru-baru ini. Ini adalah program dan kegiatan mulia untuk kita semuanya. Maka perlu dukungan dari kita bersama,” tegasnya.

  “ Saya optimis program 18.21 ini memberikan makna yang baik bagi masyarakat dan harus dilaksanakan secara maksimal. Soalnya hal ini cara merubah prilaku kita bersama yang dilakukan setiap hari di rumah. Misalnya Azan berkumandang TV hidup, volumenya kencang lagi. Sekarang Matikan TV, ajak anak–anak ke masjid atau ke mushalla untuk melakukan Sholat Magrib berjemaah. Mudah caranya, hanya merubah kebiasaan yang kurang baik menjadi mulia, “ ajak Lurah Andi Amir.

Setelah itu membaca Alqur’an bersama anak-anak dan artinya tak perlu lama, lima menit saja, kemuadian lanjutkan lagi dengan sholat Isya berjemaah di masjid.

Untuk program mulia ini, saya akan cek nantinya kepada warga dan berkoordinasi dengan pengurus masjid serta mushalla, ada keluarga yang paling baik melakukan kegiatan 18.21 ini, pasti akan diberi hadiah sebagai motivasi bagi yang lainnya, ucap Andi Amir.

Sejalan dengan itu, Lurah Andi Amir  juga memesankan kepada seluruh orang tua, tingkatkan pengawasan kepada pada anak penggunaan HP pintar, jangan dibiarkan saja harus diperiksa, soalnya HP android itu telah banyak disalah gunakan.

Pada HP pintar itu hanya ada dua pilihan, kanan yang baik-baik semua dan kiri yang jelek semuanya. Untuk itu pastikan anak-anak kita memilih yang kanan. Ini yang perlu diwaspadai bersama.-(tf/ir).

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Penuh sesak hingga ke halaman mesjid. Begitulah antusias jemaah hadiri tablik akbar dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah 1439 H di Masjid Muhsinin Kenagarian Tiakar Kec. Payakumbuh Timur yang dilaksanakan pada hari Sabtu (30/09/2017).

 Mengisi peringatan 1 Muharram 1439 H, Pengurus Mesjid Muhsinin menghadirkan pentausiyah Ustadz H. Hidayatullah, LC. MA, Majelis Fakwa MUI Provinsi Sumatra Barat yang sekaligus Ketua MUI Kabupaten Sijunjung.

Tampak dihari oleh Wakil Walikota, Erwin Yunaz, Ketua DPRD, YB. Dt. Parmato Alam, Komandan Batalyon dan anggota, Kepala kankemenag diwakili Kasi PDPP, Safrizal, Camat Payakumbuh Timur, Linda Keprinaldi.

Dalam sambutannya, Kasi PDPP, Safrizal menghimbau masyarakat untuk menjadikan momen 1 Muharram sebagai langkah untuk hijrah ke arah yang lebih baik.

“Tahun 1439 H harus lebih baik dan meningkat kualitas dan kuantitas amalan kita dibanding tahun 1438 H. Termasuk hubungan baik sesama muslim,” imbau Safrizal sambil mohon izin ada kegiatan yang sama di Payobasung.

Ketua DPRD, YB. DT. Parmato Alam dalam sambutannya menghimbau masyarakat untuk dapat mensetarakan antara budaya, aqidah dan ilmu pengetahuan ke arah yang lebih dicintai dam diredhoi Allah. Dengan linearnya 3 unsur tersebut, insyaallah Payakumbuh akan menjadi kota yang makmur dalam ridho Allah.

Adapun Wakil Walikota, Erwin Yunaz menyampaikan apresiasi sekali dengan kegiatan yang diangkat masyarakat Kelurahan Tiakar.

“Sudah sepatutnya kita kembali menjalin kekuatan di mesjid, khususnya generasi muda sebagai penerus. Pemko Payakumbuh bersama alim ulama dan Bundo Kanduang siap mendukung pembangunan disegala bidang, termasuk kegiatan keagamaan.

 Mari kita wujudkan masyarakat yang berukhuwah islamiyah berkualitas di Payakumbuh,” sambut Erwin.

Ustadz Hidayatullah memaparkan tausiyahnya tentang bagaimana muslim memetik nilai yang terkandung dalam tahun baru hijriah ini dalam rangka eksistensi islam di muka bumi yang didasari surat An Anfal ayat 30, Surat At Taubah ayat 40 dan surat Al Hashar.

“Bulan Muharram bulan Allah salah satu bulan haram berbuat amal sangat dicintai Allah sedangkan Allah sangat benci umat yang berbuat dosa di bulan ini. Hijrah (pindah fisik) adalah ujian yang berat dari Allah. Disini islam mengajarkan semangat cinta tanah air.

 Kita juga wajib melakukan sebuah jihad untuk membela tauhid Laa Ilahaillaallahu. Agama islam dengan kitab suci al qur’an kemurniannya dijamin Allah. Hijrah itu sendiri juga bermakna menjaga eksistensi Islam dalam jiwa dan negara yang kita cintai ini.

Apakah Islam akan jaya di dunia tidak ada jaminan oleh Allah ?, namun kitalah akan memperjuangkan dengan jihad,” papar Hidayatullah alumni S.2 Sudan ini.

Tabligh akbar ini juga tampak dihadiri langsung Lurah Tiakar, Bobi Andyka, kelompok yasin se-kecamatan Payakumbuh Timur, santri Ponpes Syekh Ibrahim Harun dan siswa MAN 3 Payakumbuh dan tokoh masyarakat kenagarian Tiakar.

Kegiatan yang sama juga sedang dilaksanakan di Mesjid Arsyad Nan Kodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah yang menghadirkan penceramah ustadz Zulkifli dan dihadiri langsung Erwin Yunaz bersama ratusan jemaah yang padati mesjid.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Pontianak).

Menanggapi adanya intervensi dan ancaman oknum kontraktor yang mengaku juga wartawan terhadap kru media online deliknews.com, anggota Dewan Pers, Ratna Komala, ketika dihubungi via telepon menyarankan supaya pihak Deliknews.com melaporkan oknum wartawan tersebut ke Dewan Pers.

"Laporkan saja ke Dewan Pers, nanti oknum wartawan itu akan kita proses. Selain itu seorang wartawan tidak boleh nyambi jadi kontraktor karena dikhawatirkan akan mengganggu independensi selaku kontrol sosial, " anjur Ratna dari balik telepon.

Sebelumnya diberitakan, kantor perwakilan media online deliknews.com di Jalan Paris 1, Pontianak Tenggara Kalimantan Barat, pada Jumat, (29/9/2017) lalu didatangi seseorang mengaku pelaksana proyek saluran draenase di Jalan A. Rahman Saleh VIII, RT.03, RW.08, Kelurahan Bangka Belitung Laut (BBL). Satu jam sebelumnya, orang tersebut terlebih dahulu menghubungi via telepon. 

Dalam pertemuan dengan pihak deliknews.com, orang tersebut mengaku bernama "Btg" (ditulis inisial-red), Direktur CV. "E" disamping juga wartawan di salah satu media cetak setempat. Ia menyatakan komplain atas pemberitaan deliknews.com terkait pekerjaan drainase yang tengah dikerjakan pihaknya selaku pelaksana. Ia juga menyayangkan pemberitaan yang tanpa didahului konfirmasi kepada dirinya. Ia mengingatkan supaya deliknews.com berhati-hati membuat berita.

"Tau nggak kalau proyek draenase itu pekerjaannya bongkar pasang, bukan bangun baru. Selain itu proyek ini belum ada kontraknya karena pejabat pembuat komitmen (PPK) sedang di Jakarta, jadi kontrak belum ditandatangani. Bukan hanya itu proyek ini juga kecil hanya Rp 40 juta," paparnya seperti ditirukan pihak deliknews.com. 

Setelah mengeluarkan pernyataan yang terkesan mengintervensi wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik, oknum kontraktor yang juga wartawan itu ngeloyor pergi sembari melontarkan ajakan ngopi. "Sudah ngopi belum? Kalau belum, ayo ngopi!".

(dnc/dri/bin)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh)-

Pengibaran kembali bendera setengah tiang pada tanggal 30 September 2017 ini berdasarkan kepada Surat Edaran Pemko Payakumbuh No : 130/630/Pem-2017 tertanggal 28 September 2017 sebagai tindaklanjut dari Surat Mensesneg RI Nomor B-908/M.Sesneg/Set/TU.00.04/09/2017 tertanggal 25 September 2017 perihal peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Didalam surat ini menerangkan bahwa pada tanggal 30 September 2017 dilakukan penaikan bendera 1/2 tiang dan pada tanggal 30 September 2017 mengibarkan bendera satu tiang penuh, secara serentak.

Demikian halnya di Kankemenag Kota Payakumbuh dilaksanakan penaikan bendera 1/2 tiang.

Terkait masa berkabung, Kepala kankemenag, Asra Faber yang kita hubungi melalui selulernya, hari ini Sabtu (30/09) menerangkan, " Selaku anak bangsa khususnya ASN kementerian agama harus berterima kasih dengan pejuang anak bangsa yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan, kendati diwarnai berbagai tragedi dan rongrongan, khususnya pemberontakan PKI. Mari kita jadikan ini sebagai pengalaman berharga," Asra Faber awali.

Ditambahkannya, "Kita tetap prihatin dengan adanya pengkhianat, dan tidak tertutup hal itu lahir kembali. Harapan kita masyarakat tetap waspada dengan berbagai kemungkinan termasuk hal kekinian. Karena nilai kemerdekaan yang dikaruniakan Allah SWT sangat luar biasa mahalnya. Mari kita tetap waspada, kalau ada hal-hal yang dicurigai agar warga melaporkan kepada pihak terkait. Marilah kita jadikan tragedi tahun 1965 ini untuk lebih meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan kita," imbau Asra Faber.

Dalam rangka mengingatkan kembali sejarah pemberontakan PKI ini, sejak tadi malam (29/09) telah dilaksanakan nobar film G 30 S / PKI di berbagai tempat, termasuk penayangan langsung oleh stasiun TV nasional. Nonton bareng selanjutnya akan dilaksanakan malam ini sekitar pukul 20.00 di Halaman Balaikota Lapangan Poliko Kota Payakumbuh. Dan keesokan harinya juga akan dikibarkan bendera satu tiang penuh.*ul)


IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Berbagai prestasi yang di toreh dan beberapa penghargaan di terima Pemerintah Kota Padang sebagai bukti dan ujud peduli dan keberhasilan seluruh elemen masyarakat terhadap para pemimpinnya.

Maka itu, apapun bentuk sebuah program kerja untuk kepentingan masyarakat banyak selalu lakukan koordinasi musyawarah dan mufakat sehingga sebuah program kerja berjalan mulus dan lancar.

Semuanya itu, mendapat dukungan dan dorongan dari warga kota dalam membenah dan mendata kota sebaik mungkin.

Hal itu, di sampaikan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP, sehingga Kota Padang menjadi Kota yang kunjungi orang di negeri ini sebagai contah dan perbandingan, tambah ilmu, sebab salah satunya Kota Padang banyak menerima penghargaan tentu ada kiat untuk meraihnya.

Walikota jumat kemaren (29/9) Kota Padang kembali meraih penghargaan Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2017.

Dari 136 kabupaten/kota yang masuk nominasi, Padang mendapatkan predikat terbaik kategori Investasi sekaligus Kota Terbaik dengan peringkat Platinum.

Dua penghargaan sekaligus di terima bernilai bergengsi dianugerahkan PT Tempo Media Group bekerjasama dengan Frontier Consulting Group ini diterima Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah pada acara malam anugerah IAA 2017 yang digelar di Westin Hotel Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Penghargaan yang di terima tersebut dianugerahkan PT Tempo Media Group bekerjasama dengan Frontier Consulting Group melalui survei yang ketat dan teliti. (tf).



IMPIANNEWS.COM (Solok).

Sebuah contoh teladan buat kita semua, dari sekian ratusan ribu jumlah personil Polisi Republik Indonesia, ada memang tapi mungkin dapat dihitung dengan jari polisi yang mampu seperti yang dilakukan  Bripka Maihendri  dengan uang tabungannya, rela dia sumbangkan  untuk biaya bedah rumah seorang nenek bernama Samuni (83).

Bripka Maihendri  Anggota Bhabinkamtibmas  (Bintara Pembinaan Keamanan Ketertiban Masyarakat)  Nagari Indudur Polsek IX Koto Sungai Lasi, Polres Solok Kota.  Sementara nenek Samuni (83)  adalah wanita tua yang hidup dengan suaminya tunanetra.

Kenapa Maihendri  rela membuka tabungannya untuk biaya bedah rumah Nenek Samuni?.  Karena  ia teringat masa lalunya yang juga berasal dari keluarga kurang mampu. “Saya itu pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang sering turun ke lapangan. Saat itu saya tidak sengaja bertemu beliau (Samuni,-red) , hidup beliau susah sekali, sama dengan keadaan saya saat kecil dulu”, ujar Maihendri beberapa waktu lalu.

Kepada media ini ia mengatakan Samuni tidak bisa melihat dan hanya hidup dari telur 4 ekor itik. “Pak Samuni itu orangnya tuna netra, hidup dari hasil ternaknya yaitu 4 ekor itik, untuk lauk biasanya keluarga itu pakai garam saja,” ujarnya.

Prihatin melihat kehidupan keluarga itu Maihendri yang pernah mengalami kehidupan serupa dimasa lalunya langsung bereaksi, naluri kemanusiaannya tergerak membantu Samuni dengan membelikan bahan bangunan untuk membeda rumah keluarga miskin itu. Ia membelikan bahan bangunan untuk keluraga samuni 27 September 2017 dan ikut menyandang semen dari mobil pengangkut menuju rumah samuni di nagari itu.

Informasi yang dihimpun tabloid bijak, Maihendri merupakan seorang anggota polisi dari Polres Solok Kota yang menabung dari usahanya beternak itik selama 4 tahun terakhir. “Itu uang tabungan saya selama 4 tahun dari hasil beternak itik juga,” kata dia.

Salah seorang warga masyarakat yang melihat pengabdian polisi itu merasa bangga punya pelayan yang benar-benat melayani, dengan suara yang serak dia mengatakan Maihendri tidak hanya membantu Samuni dan keluarganya untuk bedah rumah akan tetapi langsung turun kekeluarga itu memberikan bahan bangunan yang ia beli dari tabungan pribadinya.

“Pak polisi itu tidak hanya bantu keluarga samuni membeli bahan bangunan rumah tapi mengangkut langsung kerumah samuni dengan pundaknya memakai baju dinas Polri.

Beliau tidak sekedar polisi yang bail tapi beliau pelindung kami yang dekat dengan siapapun dan tidak malu bertemu kami orang kecil ini, ungkapnya. (Rg)


IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Mengenalkan kembali sejarah kepada generasi muda dan masyarakat merupakan sebuah keharusan kita semua, termasuk sejarah pemberontakan PKI pernah melanda NKRI pada tahun 1965. Walaupun Indonesia sudah merdeka tahun 1945, langkah untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme perlu tetap dipupuk salah satunya dengan pemutaran kembali Film G-30 S / PKI. Dan pemutaran film ini dilaksanakan serentak sesuai instruksi Jenderal TNI Gatot Nurmantio.

Seperti nonton bareng film ini yang dilaksanakan di Halaman Kantor Lurah Payolansek Kec. Payakumbuh Barat, malam ini Jum'at (29/09) yang dihadiri langsung Dandim 0306/limapuluh kota diwakili Pasi Intel, Kapt. Inf. Kusmianto, Camat, Nurdal, Bhabinsa, Serka Dadang, Bhabinkantibmas, Brigadir Hasan, Lurah Budi Kurniawan, LPM, Syukri Yusuf, Ketua RT dan RW, Pemuda Pancasila, masyarakat dan anak-anak.

Diterangkan Pasi Intel, Kusmianto,” penayangan kembali film ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda dalam rangka mewujudkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Dalam menonton film ini, kami harapkan orangtua mendampingi anaknya, sekaligus memberikan pemahaman terhadap anak,” terang Kusmianto.

Camat Payakumbuh Barat, Nurdal yang juga hadiri langsung nobar ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 0306/Limapuluh Kota yang telah mempercayakan Kec. Payakumbuh Barat, khususnya kelurahan Payolansek sebagai lokasi penayangan film ini.

“Penyangan film ini dapat mengingatkan kembali, bahwa tahun 1965 Indonesia pernah dinodai oleh pemberontak PKI. Harapan kami kepada masyarakat yang menyaksikan film ini dapat mengambil ikhtibar, agar kita lebih waspada dan memperkokoh persatuan dan kesatuan kita, semoga tidak terjadi lagi masa depan,” ungkap Nurdal.

Lurah Budi Kurniawan juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat aktif memfasilitasi makanan, minuman untuk masyarakat yang hadir untuk nobar ini. Ucapan terima kasih juga Budi sampaikan kepada CEO, Fikri Hidayat yang telah memfasilitasi semua perlengkapan untuk penayangan film ini. (ul)

IMPIANNEWS.COM (Kendari).

Malang nasib wartawan di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Motor yang mereka kendarai dan diparkir di Mapolda Sultra justru di kempesin oleh oknum polisi setempat.

Tak pelak, perlakuan tersebut pun menuai kecaman dari wartawan yang meliput kegiatan di Mapolda Sultra hari ini.

Kejadian bermula, saat wartawan usai melakukan peliputan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah kepada peserta dan panitia seleksi CPNS sebelum proses seleksi CPNS Polri T.A 2017 di ruang Dachara, Jumat (29/9/2017).

Sejumlah motor milik wartawan yang meliput kegiatan tersebut justru bannya malah dikempesin. 

Tak hanya ban belakang. Ban motor depan pun juga ikut digembosin. Alhasil, wartawan pun harus mendorong motor mereka dari Polda Sultra ketempat tukang bengkel dibawah panasnya terik matahari dan debu jalanan.

“Saya sangat menyayangkan sikap oknum provost tersebut. Kalau area itu dilarang parkir harusnya ada pemberitahuan setidaknya papan pemberitahuan. Agar wartawan tahu dan sadar diri, mana tempat yang pantas untuk memarkirkan kendaraan kami,” tegas salah satu wartawan, Wayan Sukanta dikutip tegas.co.

Selain itu, kata dia, disatu sisi  area dilarang parkir sudah diketahui sebelumnya. Hanya saja beberapa tempat parkiran yang ada seperti disamping gedung Resmob belum pernah ada pemberitahuaan.

“Kita ini mitra, kita diundang liputan disini. Kami sangat kecewa atas tindakan ini, dan seakan oknum provost tebang pilih dalam kempesin motor. Kok motor milik anggota kepolisian yang parkir disitu, tidak dikempeskan,” kesalnya.

Saat dikonfirmasi di Pos Jaga Provost Polda Sultra, salah seorang anggota Provost yang sedang berjaga mengatakan, motor yang dikempesin itu untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan.

“Kami melakukan itu hanya menjalankan tugas dan perintah dari pimpinan,” ungkap salah satu anggota Provost yang enggan menyebutkan namanya. (tan/bian)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, jumat tanggal 29 sept 2017 malam, bertempat di Ballroom Westin Hotel Jakarta, dianugerahi award dalam ajang Indonesia Attractiveness Award 2017 oleh Majalah Tempo dan Frontier Konsultan, sebagai Provinsi terbaik dalam kategori: Provinsi Terbaik dan menarik dalam Kemudahan Berinvestasi, Pelayanan Publik, Kepariwisataan dan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia utk tahun 2017.

Ini merupakan acara penghargaan tahunan bagi pemerintah daerah, baik Kabupaten, Kota maupun Provinsi. Penghargaan ini merupakan penilaian atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi daerah dan bagaimana mengelola pembangunan ekonominya.

Provinsi Sumbar dianggap mempunyai daya tarik untuk terus berkembang. Namun lebih dari sekadar mengembangkan potensi ekonomi dan target pertumbuhannya, yang juga harus diperhatikan adalah memastikan semua itu bisa dinikmati dengan merata. Di sinilah peran pemerintah provinsi, menjadi krusial.

Pemerintah Provinsi yang telah menunjukkan komitmennya supaya daerahnya turut merasakan pertumbuhan layak diapresiasi. Apresiasi dihadirkan TEMPO dan Frontier Consulting Group melalui Indonesia Attractiveness Award (IAA) yang dilaksanakan Jumat, 29 September 2017 di Hotel Westin Jakarta.

IAA ini merupakan penyelenggaraan ketiga TEMPO dan Frontier. Untuk menghasilkan pemeringkat IAI, metodologi yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Tim peneliti menyisir data-data sekunder dan primer (Mystery calling, analisis digital dan media sosial) dari 508 kabupaten/ kota dan 34 Provinsi. Pengumpulan data primer dilakukan dari Mei hingga Juni 2017. Sedang data sekunder dikoleksi sejak awal 2016.

Indikator pertama yang digunakan adalah kontribusi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) terhadap PDRB Provinsi dan peningkatan PDRB meningkat secara signifikan dari tahun sebelumnya. Indikator kedua adalah pertumbuhan PDRB harus lebih besar dari rata-rata pertumbuhan koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor.

Menyikapi penghargaan ini, Gubernur Sumbar merasa bersyukur, karena ini buah kerja keras semua stakeholder terkait di Sumbar dan penghargaan ini merupakan penghargaan untuk masyarakat Sumbar baik yang diranah ataupun yang dirantau. Kita jangan terlena dengan adanya penghargaan yg didapat, namun dg adanya penghargaan ini, menambah motivasi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi demi Sumbar Madani yang sejahtera.(rl).


IMPIANNEWS.COM (Padang).

Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Padang 2018 resmi dimulai. Persaingan menuju kursi Walikota dan Wakil Walikota Padang ini ditandai dengan pemukulan beduk oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan di halaman kantor KPU Kota Padang, Gunung Sarik, Kuranji, Jumat (29/9).

Seperti diketahui, pemilihan calon pemimpin bagi ibukota Provinsi Sumatera Barat 5 tahun ke depan itu bakal dihelat 28 Juni 2018 mendatang. Dan pemilihan itu termasuk dalam Pilkada serentak bersama 171 daerah se-Indonesia.

Adapun dalam launching tersebut juga diselingi peresmian Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Padang yang bersekretariat di kantor KPU setempat.

 Tampak hadir dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Padang Emzalmi, Ketua KPU Sumbar Amnasmen, Ketua KPU Padang Muhammad Sawati, Unsur Forkompimda Kota Padang, pimpinan partai politik serta pihak terkait lainnya.

Wahyu Setiawan mengatakan, bersamaan dengan Kota Padang, cukup banyak kabupaten/kota serta provinsi se-Indonesia yang menyelenggarakan Pilkada serentak di 28 Juni 2018 mendatang.

“Pilkada Serentak 2018 nanti bakal diikuti 171 daerah. Yakni 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten se-Indonesia,” terangnya.

Ia juga mengharapkan, atas nama KPU RI mengimbau semua pihak terkait terutama KPU dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Padang wajib berupaya ekstra menyukseskan semua rangkaian proses mulai awal hingga akhir Pilkada.

“Kepada KPU mari kita berupaya memfasilitasi bagaimana rakyat dapat menggunakan hak pilihnya. Dan bagi Panwas agar mengawas Pilkada senantiasa berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan,” imbaunya.

Di samping itu tambah Wahyu lagi, dengan bersamaan diresmikannya Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Padang, menurutnya sangat tepat sebagai langkah jitu dalam meningkatkan partisipasi politik bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran RPP didasari melihat setiap tahun partisipasi politik masyarakat yang selalu mengalami penurunan.

“Semoga kehadiran RPP di KPU Kota Padang dapat meningkatkan kembali partisipasi politik masyarakat. Sebagaimana informasi pemilu yang akurat dapat disampaikan secara cepat, agar semua kalangan dapat mengetahui sistem dan regulasi kepemilihan yang ada," ujarnya.

Ketua KPU Kota Padang, Muhammad Sawati juga menyebutkan, terkait dalam RPP tersebut pihaknya akan menyediakan secara lengkap data dan informasi  tentang seluk-beluk Pemilu dan Pilkada beserta hasil-hasilnya.Selain itu, RPP juga sebagai wadah untuk menerima masukan dan mendiskusikan hal-hal yang diperlukan oleh para pengunjung.

‘'Melalui keberadaan RPP ini, kita semua baik kalangan ilmiah atau masyarakat umum bisa belajar dan mencari informasi tentang Pemilu dan Pilkada. Untuk itu mari kita berikan dukungan dan manfaatkannya dengan baik," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Emzalmi menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut telah dilaunchingnya tahapan Pilkada Kota Padang di 2018 mendatang.

“Hari ini adalah hari yang sangat penting dan bersejarah. Karena menentukan sebuah proses yang akan menghadirkan Walikota dan Wakil Walikota Padang untuk kepemimpinan 5 tahun yang akan datang,” imbuhnya.

Emzalmi juga mengharapkan, agar semua masyarakat Kota Padang turut menyukseskan “Pilkada Badunsanak” tersebut. Pasalnya, berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, partisipasi pemilih dalam Pemilu di Kota Padang masih terbilang rendah.

Seperti contoh yang terdekat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di 2015 lalu yang hanya mendapati angka 52 persen suara.

"Untuk itu kita mengharapkan kepada peserta Pilkada nanti, baik partai dan tim sukses masing-masing kandidat jangan hanya berkampanye untuk dirinya saja.

Tetapi juga menyosialisasikan aturan Pilkada dan ajak konstituennya datang memilih ke tempat pemungutan suara (TPS) beramai-ramai.

Terutama sekali tentunya, mari kita kawal pelaksanaan Pilkada Badunsanak ini agar berlangsung lancar dengan damai, demokratis, jujur dan adil pastinya,'’ ujar Emzalmi. (tf/dv/ad)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

 Launching tahapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang 2018, sekaligus Rumah Pintar Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang secara resmi ditabuh di halaman Kantor KPU setempat, Jum'at (29/9/2017) sore.

Hadir dikesempatan itu Wakil Walikota Padang H.Emzalmi, Kapolresta Padang, Komisioner KPU Pusat, Komisioner KPU Provinsi Sumatera Barat dan Komisioner KPU Kota Padang, perwakilan partai politik, media, beberapa anggota DPRD Kota Padang, tokoh masyarakat beserta undangan lainnya.

Ketua KPU Kota Padang, Muhammad Sawati mengawali sambutannya berharap launching pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang 2018 dan tahapan selanjutnya berjalan lancar dan sukses hingga pemilihan di TPS pada 27 Juni 2018.

“Terlebih lagi semangat personil KPU Kota Padang patut diacungi jempol dalam menyukseskan launching tahapan Pilwako Padang, karena telah bekerja siang dan malam,” ungkapnya.

Sementara Wakil Walikota Padang H.Emzalmi yang membacakan sambutan Walikota Padang menyebutkan bahwa hari ini merupakan hari bersejarah, karena dimulainya pesta rakyat dalam memilih pemimpinnya untuk lima tahun ke depan.

Di kesempatan itu juga dilakukan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba pembuatan maskot dan jingle KPU Kota Padang. (uk)


Pakar: Ideologi Korut Bukan Komunis, Tapi ....
IMPIANNEWS.COM (Pyongyang). 

Korea Utara kerap kali digambarkan sebagai negara Komunis. Tak hanya di Indonesia, di banyak negara lain pun Korut kerap disebut Komunis mengingat kedekatannya dengan Cina dan Rusia. 
Namun sejumlah ahli menilai sebutan Korut sebagai negara Komunis adalah tak tepat. Menurut salah satu pakar di Inggris, Korut telah menolak ideologi Komunis dalam beberapa dekade lalu dan kegagalan AS untuk memahami keyakinan akan nilai ini bisa membuat dampak yang hebat. 
"Ada dua cara untuk melihat ini: Pertama, penyebutan berdasarkan diri mereka sendiri dan kedua apa yang ingin analis atau jurnalis gambarkan untuk melihat suatu tempat," ujar Owen Miller, dosen yang juga sejarawan dan budaya Korut di London's School of Oriental and African Studies kepada Newsweek, beberapa waktu lalu.  
"Mereka tak menyebutkan diri mereka sebagai Komunis-- Tak disebut dalam bahasa Korea sebagai Komunis. Digunakan kata Sosialisme, namun saat ini sudah berkurang, jauh lebih berkurang dari beberapa dekade lalu." 
Menurut Miller, ideologi resmi pemerintah Korut adalah Juche. Ini merupakan bahasa Sino-Korea yang juga digunakan Korut maupun Korsel dan diterjemahkan sebagai 'kemerdekaan atau status kemerdekaan subyek'.
Juche diabadikan dalam konstitusi Korut yang berisi beragam teks dan buku propaganda. Guru-guru di sana telah mendoktrinasikan nilai-nilai tersebut sejak dini. Konsep itu bermula pada era 1950-an di saat panas-panasnya isu Perang Korea.

Korut, jelas Millier, mencoba untuk menjaga jarak dari negara-negara besar sosialis: Rusia dan Cina. Dan konsep tersebut memiliki pesan mendalam bagi rakyat Korut mengingat sejarah berabad-abad lalu ketika Korut masih menjadi negara bawahan Cina. 
"Ketika Kim Il-sung mulai menggunakan ini, ia memakainya untuk menunjukkan rasa kebanggaan yang terluka, mengingat beberapa dekade atau ratusan tahun lalu saat masih berada di pengawasan Cina. Ia mengatakan, Korea akan menjadi bangsa yang merdeka di dunia," ujar Miller.  
Di bawah Kim Jong-il yang juga pengganti Kim Il-sung dan ayah Kim Jong-un (pemimpin saat ini), Juche digunkan untuk mengkultuskan personal  dan dinasti pemerintahan keluarga Kim. Pada era 1980-an, doktrin ini secara resmi diadopsi oleh Korut. Dalam doktri itu disebut, dinasti Kim adalah sempurna, makhluk hampir seperti Tuhan dan rakyat Korut berutang kepada mereka. 
"Mereka mengambil idea sederhana, Korea harus merdeka dan memiliki kedudukan negara yang sama tak diatur oleh negara manapun - dalam hal ini Cina dan Rusia - dan mereka menjadikan ide menjadi sebuah ideologi yang harus dipelajari dan diceritakan setiap hari," ujarnya. 

"Ini merupakan bagian dari kehidupan, dan banyak buku menulis tentang ini, dan rak-rak buku penuh buku Kim Jong-Il dan seterusnya."
Pada September, Korut mengancam akan menghancurkan Jepang. Korut menganggap bahwa program nuklir Korut merupakan bagian dari 'Juche'.  "Empat pulang Jepang harus ditenggelamkan ke laut oleh bom nuklir Juche,: ujar komite pemerintahan seperti dikutip kantor berita Korut, KCNA.

Korut saat ini berada dalam tekana menyusul uji coba nukir dan rudal yang terus mereka lakukan. DK PBB dan AS telah menjatuhkan beragam sanksi. Cina yang selama ini memiliki hubungan khusus dengan Korut juga menekan Pyongyang agar tak melakukan uji coba nuklir.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.