Agustus 2019

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, ---  Usai menjalani prosesi ibadah haji sebagai rukun islam kelima bertolak ke Bandara Arab Saudi kembali ke tanah air. 

Semulia dan sucinya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, Sekira pukul 14.10 Wib Jemaah haji Kota Payakumbuh mendarat di Bandar udara Internasional Minangkabau (BIM) dan disambut langsung Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Hendri bersama Walikota Payakumbuh dan Kepala Kankemenag Jufrimal. 

Semua jemaah yang tergabung dalam kloter 15 Debarkasi Padang disalami Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H Hendri. Tak terkecuali TPHD, TPHI, Tim Kesehatan Haji Indonesia, Paramedis dan jemaah.

Setelah menjalani sekalian proses di BIM, sekira pukul 16.10 Wib rombongan bus jemaah dipandu voreigder Polda Sumbar bertolak menuju Asrama Debarkasi Haji Padang. Kedatangan jemaah haji kloter 15 disambut Gubernur Sumatera Barat diwakili Asisten II Sekdaprov Benni Warlis dan unsur forkopimda dan petugas debarkasi.

"Selamat datang di tanah air tercinta, bumi Minangkabau provinsi Sumatera Barat. Semoga saudaraku yang baru saja menunaikan rukun islam kelima mendapat berkah haji mabrur dan mabrurah,"sambut panitia haji Provinsi Sumatera Barat.

Pengembalian jemaah haji kepada kepala daerah dilakukan Asisten II Sekdaprov Sumbar Benni Warlis sekira pukul 17.10 Wib, didampingi Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Hendri, Forkopimda dan pejabat terkait. Selain Walikota Payakumbuh diwakili, juga tampak hadir Walikota Pariaman dan jajaran.

Usai istirahat, 244 jemaah haji Kota Payakumbuh mulai menaiki bus NPM Vacansa dan bertolak menuju Payakumbuh, sekira pukul 17.30 Wib.

Walikota Payakumbuh diwakili Kabag Kesra Ul Fakhri saat dimintai informasi membenarkan bahwa jemaah haji Kota Payakumbuh sudah bertolak menuju kampung halaman  setelah sebelumnya kedatangan jamaah haji Kota Payakumbuh yang tergabung dalam kloter 15 Debarkasi Padang, Sabtu 31 Agustus 2019 disambut dan dilepas Gubernur Sumbar.

"Alhamdulillah seluruh jamaah selamat kembali ke kampung halaman. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan untuk daerah Payakumbuh, aamiin,"terang Ul Fakhri via seluler, Sabtu (31/08/2019) malam.
Informasi senada juga disampaikan Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, Jufrimal saat dikomfirmasi media terkait kondisi terkini jemaah haji.

"Informasi terakhir jemaah haji sedang berhenti sejenak untuk buang air di INS Kayu Tanam dan selanjutnya bertolak ke kota Padang Panjang. Sekarang jemaah sudah di Bukittinggi arah ke Payakumbuh. Dan jamaah haji diturunkan di pelataran parkir Lapangan Kubu Gadang, sebagaimana mufakat panitia haji daerah Payakumbuh, sebelumnya,"terang Jufrimal di selulernya.

Terpisah, di lapangan Kubu Gadang sendiri, seribuan warga padati pelateran parkir setia menunggu anggota keluarga pulang dari tanah suci.

Proses penyambutan jemaah haji di lokasi ini dipimpin Sekdako Rida Ananda bersama beberapa pimpinan opd terkait dan tim gabungan.

IMPIANNEWS.COM.

Payakumbuh --- Camat Payakumbuh Selatan Junaidi, ST, Dinas Pertanian Kota Payakumbuh bersama Lurah dan jajarannya melaksanakan panen bawang di ladang milik Kelompok Tani Sungai Lindiang Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang (Sapaku), Jum'at (30/8/2019).

Dikatakan Lurah Sapaku Novri, SE bawang yang dipanen hari ini sangat bagus, gemuk dan kualitasnya baik, jenisnya bawang Solok bahkan untuk menunggu panen itu hanya selama 70 hari saja.

"Hasil pertanian, kalau hitungan orang pertanian dan BPP diatas rata-rata. Tahapannya, pengadaan bibit bantuan dari dinas pertanian, asal bibit dari Solok. Kita waktu itu ikut serta mananam, dan sekarang ikut mendampingi ketika mamanen," kata Lurah.

Senada, Camat Payakumbuh Selatan Junaidi mengatakan hasil panen tersebut cukup memuaskan, melihat hasilnya yang mencapai 500kg ini, ditaksir hasil yang akan didapatkan dari bibit bawang itu sebanyak 32 ton/ha saat panen.

"Hasilnya benar-benar bagus, kelompok tani ini kita minta membali menanam bawangnya, semoga kedepan tambah banyak hasilnya," ujar Junaidi.

Usai panen bersama, tampak asyik para pejabat pemko dengan masyarakat Sapaku makan bersama.

"Sudah menjadi tradisi urang Aua Kuniang kalau panen makan bersama di ladang, kita bawa camat dan lurah sekalian biar merasakan kebersamaan kelompok tani kita" ujar Salma, anggota Poktan Sungai Lindiang. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Mengangkat tema "Gaya Hidup Cerdas Generasi Milenial Sebagai Pemimpin Revolusi" Forum OSIS Kota Payakumbuh mengadakan Seminar untuk MPK/OSIS SLTA se-Kota Payakumbuh untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045, di GOR Aua Kuniang Kecamatan Payakumbuh Selatan, Sabtu (31/08/2019).

"Setelah seminar ini diharapkan ada action dari peserta seminar serta bisa di aplikadikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Muhamad Rabil Septinas ketua forum osis kota payakumbuh.

Rabil meminta kepada seluruh Kepala Sekolah agar menghadirkan seminar seperti ini di sekolah dengan nara sumber yang kompeten untuk meningkatkan kepercayaan diri generasi muda untuk menjadi pemimpin dimasa yang akan datang.

"Agar nantinya bisa memotifasi para generasi muda dan jangan sampai salah melangkah dalam menghadapi era milenial ini," ucapnya.

Sementara itu Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz sebagai narasumber dalam seminar Forum Osis Kota Payakumbuh mengatakan generasi milenial ini harus kita persiapkan dari sekarang untuk menjadi pemimpin yang berkompeten dimasa yang akan datang.

"Pemimpin yang baik itu harus bisa mendengar, harus bisa memberi solusi minimal saran yang menyejukan hati bagi masyarakat serta harus bisa menghibur," kata Erwin.

Wawako menyebut generasi milenial ini harus dibekali dengan persiapan yang baik karena mereka adalah tulang punggung untuk generasi emas di tahun 2045 dan calon pemimpin di masa yang akan datang.

"Jadi di era milenial ini cara-cara positif yang harus di tempuh jangan pernah ucapkan tidak bisa, tinggalkan kegiatan yang tidak bermanfaat, dan jangan lupa masa depan itu tidak besok karena masa depan itu sekarang, sebab generasi milenial itu adalah generasi yang cerdas dan energik," ujarnya. 

Erwin menghimbau supaya memperbanyak kegiatan seperti ini agar dapat mengasah kemampuan serta keberanian diri dapat muncul serta perbanyak jam terbang dengan sendirinya jiwa kepemimpinan itu dapat diraih. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Sebanyak 350 orang warga Payakumbuh penerima manfaat bantuan stimulan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2019 memadati Ruang GOR M. Yamin, Kubu Gadang dalam rangka penyerahan bantuan secara simbolis dari Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, Sabtu (31/8/2019) pagi. 

Hadir mendampingi Walikota, Asisten II Setdako Elzadaswarman, Asisten III Amriul Dt. Karayiang, Kepala Dinas Perkim Marta Minanda beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah, Kepala Bank Nagari, para camat, lurah serta seluruh warga penerima manfaat. 

Dalam laporannya, Marta Minanda mengatakan dalam tiga tahun terakhir sudah 1015 unit rumah warga kurang mampu yang dirahab. Tahun 2017 sebanyak 356 unit dengan anggaran Rp. 10 juta, Tahun 2018 sebanyak 309 unit dengan anggaran Rp. 15 juta dan Tahun 2019 sebanyak 350 unit dengan anggaran Rp. 17,5 juta.

"Kita berharap program ini mampu menumbuhkan prakarsa masyarakat. Masyarakat membangun dan mengawasi sendiri proses pembangunan rumah dibantu oleh sejumlah fasilitator lapangan. Dan Alhamdulillah, Payakumbuh merupakan kota terbaik se Indonesia dalam hal pemanfaatan dan penggunaan DAK pada program rehab rumah ini," ujar Marta. 

Sementara Walikota Riza Falepi mengajak warga penerima bantuan untuk banyak bersyukur. Dikatakan, sebagai kepala daerah dirinya memang fokus untuk menangani kebutuhan warga miskin atau kurang mampu. 

"Target kebijakan yang saya ambil adalah bagaimana mengurusi mereka yang masih miskin atau membutuhkan uluran tangan pemerintah. Setelah ini masih ada sekitar 2000 rumah lagi yang mau kita tingkatkan statusnya menjadi layak huni," ujar Walikota. 

Terakhir,  Walikota berpesan agar warga penerima bantuan merawat fasilitas rumah bantuan tersebut. Walikota juga mengajak agar mereka menerapkan perilaku hidup sehat dirumah tersebut dengan tidak lagi buang air besar ke kolam atau tabek. 

"Rawatlah rumah bantuan ini, karena itu sudah menjadi rumah bapak ibuk semua. Jaga selalu kebersihannya karena bersih itu untuk kesehatan kita. Kebersihan juga Bagian Dari iman. Dan tolong buatkan kloset langsung agar tidak ada lagi yang BAB di jamban, itu sudah tidak boleh," pungkas Walikota Riza. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM (NTT).

Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi) Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadirkan Pengurus Pusat ( PP) dalam rangka mengadakan latihan bersama ( Gashuku) dan Ujian Kenaikan Tingkat di Gedung Golkar, Kabupaten Manggarai.

Penanggung jawab Porkemi  NTT Klemens Man mengatakan, Yulianto Maris selaku ketua umum  mendelegasikan Sensei Ahmad  Yusuf  yang baru saja mendapatkan gelar VII Dan pada even International Kempo Association ( IKA) di Swiss. Sensei Ahmad merupakan lulusan terbaik. Dan saat ini kata dia, beliau membidangi Komisi Teknik ( KomTek) Porkemi pusat.

"Turut hadir juga dari komisi teknik Sensei Nurdin V Dan. Kedua Sensei ini tiba di Ruteng sejak Kamis 29 Agustus 2019" kata Klemens.

 Klemens Man juga menjelaskan, membagun Porkemi ini menjadi komitmen bersama.

“Kita sudah tekad membangun Porkemi di NTT, ini menjadi komitmen. Tentunya dibantu oleh teman-teman. NTT memiliki Potensi atlet,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Porkemi NTT, Kanis Nasak dalam keterangan persnya menjelaskan, spirit membangun Porkemi di NTT menjadi tanggung jawab bersama pengurus dan seluruh Kenshi.

“Beberapa kabupaten di NTT sudah terbentuk kepengurusan” kata dia.

Ia pun berharap, Manggarai menjadi gudang atlet yang bermental baik dan berprestasi. Pihaknya berjanji untuk medidik mental dan karakter dari para kensi di Manggarai, sehingga menghasilkan output yang bermutu.

Pada kesempatan itu, Nasak mengatakan  jumlah kensi mengikuti Gushuku dan UKT sebayak 300 orang.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari terhitung sejak tangal 30 sampai 1 Agustus 2019.

“ Dengan rincian : 224 Kenshi akan mengikuti UKT dari Kyu V sampai II Dan. Sementara 76 orang mengikuti Gashuku. Kegiatan hari pertama dan kedua fokus pada teknik dan Gushuku dan pada hari ketiga diadakan Ujian Kenaikan Tingkat" terangnya.


Mewakili pengurus pusat Porkemi Sensei Ahmad Yusuf kepada media ini menerangkan, Gashuku itu sangat penting dalam rangka penyeragaman teknik berbasis kurikulum IKA.

" Latihan teknik berbasis kurikulum IKA diterapkan di seluruh Indonesia.Tentu penguatan kapasitas para Kenshi sangat dibutuhkan. Hal ini untuk menciptakan atlet bermutu" tukas dia

Ia mengakui sangat senang dengan para Khensi di Manggarai. Pasalnya, sangat serius selama mengikuti latihan dan cepat menguasai materi yang bersumber dari IKA itu. 

" NTT bisa! NTT memiliki potensi atletik untuk dipertandingakan di even nasional maupun internasional" tandasnya

Untuk diketahui bahwa Porkemi terbentuk  pada 10 November 2018 dan  sudah tergabung di International Kempo Association ( IKA) yang berkedudukan di Inggris dan telah mengantongi legalitas hukum dari Kemenkumham RI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

IMPIANNEWS (Aceh Besar).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar menggelar Seminar Pendidikan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Daerah bekerjasama dengan PT. Pegadaian Syariah. Seminar Pendidikan yang diikuti ratusan Kepala Sekolah dan Guru dilaksanakan di Aula Mubarkeya Ingin Jaya, Sabtu 31 Agustus 2019.
Seminar sehari dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Daerah tersebut diisi materi dan motivasi bagi para pengelola pendidikan di Aceh Besar oleh DR. Sukro Muhab MSi sebagai penggagas sekolah Islam terpadu di Indonesia yang menyampaikan kisi kisi pengembangan sistim pendidikan terpadu yang sangat relevan diterapkan saat ini dan mengisi ruang era revolusi Industri 4.0.
Sementara sesi kedua diisi oleh jurnalis senior Yarmen Dinamika yang menyampaikan pentingnya pengembangan literasi didunia sekolah agar siswa mampu menghadapi tantangan global.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar saat mengawali seminar mengharapkan agar para kepala sekolah dan guru mampu menggiring pendidikan untuk mengikuti perkembangan teknologi.
" Pendidikan harus mampu menghadapi perkembangan era revolusi Industri 4.0," Harap Silahuddin.
Ia juga meminta agar para pendidik harus mampu memanfaatkan teknologi dan harus siap mengajar dan mendidik dengan segala dimensi. Inovasi Pendidikan Aceh Besar melalui penerapan SPT (Sistim Pendidikan Terpadu) di SD dan SMP baru-baru ini telah diseminar nasionalkan di Makassar sebagai sebuah inovasi yang patut untuk diadobsi.
"Aceh Besar harus menjadikan momentum Hardikda untuk terus berinovasi dalam pendidikan," Pungkas Sila.
Momentum Hardikda tersebut juga dilaksanaakan penandatanganan MoU antara Disdikbud Aceh Besar dengan PT. Pegadaian Syariah B. Aceh yang dilakukan langsung oleh Presiden Pegadaian Syariah dalam rangka menjadi kerjasama mendukung program pendidikan di Aceh Besar.
Aceh Besar juga akan menggelah Upacara Hari Pendidikan Daerah di Kota Jantho bertepatan pada puncak peringatan 2 September 2019 serta Penganugerahan Insan Pendidikan pada malam resepsi 7 September 2019 di Aula SMK Al Mubarkeya Ingin Jaya. [Mc]

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Wali Kota Padang Mahyeldi membuka secara resmi Musyawarah Pembentukan dan Peresmian Forum Anak Nagari Koto Tangah di aula Bagindo Aziz Chan, Balaikota, Aia Pacah, Sabtu (31/08/2019). 

Wali Kota Padang Mahyeldi menjelaskan, keberadaan forum atau organisasi dalam suatu nagari sangat membantu dalam membangun nagari tersebut. Melalui forum tersebut akan lahir ide, gagasan, masukan  dan kritikan yang positif. Forum Anak Nagari juga merupakan sarana menjaring aspirasi anak-anak muda untuk kemajuan nagari.

Salah satu program Pemerintah Kota Padang pada 2019-2024 adalah Youth Center. Program Youth Center merupakan program kepemudaan yang merangkul generasi muda untuk melahirkan gagasan dan ide kreatif . Melalui program ini, nantinya pemuda di setiap kecamatan akan berhimpun membuat kegiatan yang sifatnya untuk kemajuan Kota Padang.

“Kami atas nama Pemko Padang tentu mengajak forum anak nagari Koto Tangah yang akan terbentuk dapat mengambil bagian dalam mensukseskan program ini, sehingga anak nagari  dan generasi muda akan lebih dekat dengan pemerintah," jelasnya. 

Mahyeldi juga berharap, dibentuknya forum anak nagari Koto Tangah kiranya dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan sekaligus mambangkik batang tarandam di nagari. Dan terus mendukung pemerintahan kecamatan, kelurahan maupun Pemko Padang untuk mewujudkan pelaksanaan pembangunan yang diharapkan bersama. 

"Semoga musyawarah ini dapat melahirkan pemimpin baru yang akan membawa perubahan dan kemajuan bagi nagari Koto Tangah," tutupnya.

Sementara itu, pembina Anak Nagari Kotoh Tangah Amasrul, pembentukan forum tersebut bertujuan untuk mewadahi setiap kearifan lokal masyarakat sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan konsultasi bagi anak nagari. 

“Dengan adanya forum ini akan bertambah kekuatan bagi kecamatan dan kelurahan dalam mewujudkan pelaksanaan pembangunan sekaligus  wadah bagi perantau dalam menyalurkan bantuan dan pikiran," jelas 

Ia menambahkan, nagari Koto Tangah merupakan kecamatan terluas di Kota Padang. Dinagari ini lahir tokoh-tokoh hebat yang saat ini menjadi bagian dalam Pemerintahan Kota Padang. "Potensi ini harus kita wariskan kepada generasi berikutnya, salah satu wadahanya adalah melalui forum anak nagari,” sebut Amasrul yang juga Sekretaris Daerah Kota Padang itu. 

Dikesempatan yang sama, ketua panitia Musyawarah Pembentukan Forum Anak Nagari Koto Tangah Roni Chandra mengatakan, pelaksanaan musyawarah bertujuan untuk mencari dan membentuk pengurus baru.  "Semoga musyawarah ini dapat melahirkan pemimpin yang akan membawa kemajuan bagi nagari Koto Tangah sekaligus menjadi titik awal yang baik untuk menjadikan koto tangah agar lebih maju," harapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Padang Andi Wijaya Kusuma, Ketua DPP IKKT Jabodetabek Afrizel Aziz, KAN Koto Tangah dan tokoh masyarakat Koto Tangah. (th)

IMPIANNEWS.COM (Gunungsitoli). 

Pengunjung Lapas Kelas II B Gunungsitoli resah. Pasalnya, petugas penerima titipan barang untuk narapidana diduga arogansi dan emosional, hal ini disampakain oleh Febertinus Laia kepada Pewarta Media ini yang diperlakukan tidak manusiawi dan tanpa alasan yang jelas ditolak barang titipannya oleh oknum petugas lapas yang berinisial EG.

"Kejadian itu pada hari Rabu, tanggal 28/08/2019 sekitar jam 15:00 wib Pak, saya bersama temanku Agnes Mendröfa, datang kelapas Kelas II B Gunungsitoli untuk menitipkan barang kebutuhan saudari saya penghuni lapas tersebut.  Setiba disana petugas memeriksa barang bawaan kami, dalam pemeriksaan barang kami berlangsung tanya jawab dan saya santun menjawab petugas tersebut, tiba-tiba datang petugas lain yang berinisial EG memarahi dan membentak-bentak kami, tanpa memperlawankan kami disuruh keluar dan menolak barang titipan kami tersebut, rasanya sungguh tidak manusiawi, padahal barang yang hendak kami titipkan itu sangat dibutuhkan oleh saudari saya napi yang menjadi penghuni lapas Kelas II B Gunungsitoli tersebut".

Masih Febertinus Laia, Pihaknya mengharapkan agar Kepala Lapas Kelas II B Gunungsitoli tidak tutup mata pada persoalan ini, dia menilai bahwa Pelayanan adalah bagian yang paling terpenting dalam mewujudkan etos kerja yang berwujud nyata bagi seluruh masyarakat, dia juga menduga bahwa kejadian ini sudah terjadi berulang kali kepada beberapa pengunjung lainnya. 

"Saya yakini bahwa Bapak Kepala Lapas Kelas II B Gunungsitoli bijak dan tidak tutup telinga mengenai persoalan ini, untuk membuktikan kebenarannya silahkan diputar kembali CCTV-nya Pak, dan saya siap hadir bersama temanku sebagai saksi mata bilamana dibutuhkan pernyataan saya yang lebih akurat. Sekali lagi saya bermohon agar Bapak menindak dan membina petugas yang berinisial EG tersebut, oleh karna terkesan menabrak standar operasional kerja (SOP)". imbuhnya penuh harap

Hal ini saat dikonfirmasi kepada Kepala Lapas Kelas II B Kota Gunungsitoli, Ilham, yang ditemui diruang kerjanya oleh Pewarta media ini mengatakan bahwa insiden tersebut baru didengarnya, namun menjadikan informasi ini sebagai masukkan dalam peningkatan mutu pelayanan mereka kepada semua pengunjung lapas kelas II B Gunungsitoli,  Sumatera Utara. Ditanya soal petugas yang berinisial EG, Kalapas menjelaskan bahwa yang bersangkutan sedang izin dan akan tetap dikonfirmasi kepada beliau perihal insiden tersebut. Juga berjanji akan memutar ulang hasil rekaman CCTV untuk memastikan informasi insiden tersebut, ujarnya mengakhiri.

Terpisah, salah seorang mantan narapidana yang menjadi penghuni Lapas Kelas II B Kota Gunungsitoli, Odödögö Lase, atau lebih dikenal dengan penganiaya petugas auditor BPK RI, melalui sambungan Via selulernya kepada Pewarta Media ini membenarkan bahwa perilaku oknum petugas lapas yang berinisial EG tersebut benar, pada saat dia menjadi penghuni lapas ada uang titipan keluarganya sebesar 5 juta rupiah, namun dipotong olehnya sebesar 500 ribu dengan alasan uang administrasi, walaupun akhirnya sudah dikembalikan setelah dianya melaporkan dan menghadap kepala lapas.

"Sebagai mantan penghuni Lapas Kelas II B Kota Gunungsitoli, saya meminta kepada Bapak Kalapas dan Bapak Menkumham supaya oknum petugas yang berinisial EG tersebut dilakukan pembinaan khusus serta dipindah tugaskan dari lapas kelas II B kota Gunungsitoli, ujarnya (AZB/RED)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Devinal, 54 tahun warga Jakarta berasal dari Aceh, memohon maaf  kepada rakyat Aceh secacara keseluruhan. 

Dan khususnya kepada warga Kab. Simeulue dimana pun berada.

"Saya mohon maaf pada masyarakat Aceh, khusus nya masyarakat Simeulue. Dan wabil khusus lagi kepada saudara sauda saya dari Partai Aceh (PA) tentang pernyataan saya di Media Online  (media sosial) beberapa hari lalu," kata Devinal yang juga Ketua Himpunan Masyarakat Simeulue (Himas) Jakarta menjawab pertanyaan Wartawan Media Online Impian News Jumat, 29 Agustus 2019.

" Ucapan saya yang dimuat di media online  menyebut nyebut nama Gerakan Aceh Merdeka (GAM),  semata mata karena ke tidak tahuan atau ketidak  mengertian saya," kata  Deden tertulis dikirim melalui WhatsApp (WA).

Lebih jauh ujar Deden, dari hati yang sangat dalam dia mohon maaaf. Itu akibat ketidak pahamannya terhadap kandisi kampung halaman.

"Ungkapan tersebut terucap   spontanitas saja secara  pribadi. Dalam pernyataan saya itu, saya mendukung tetap tegak nya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tidak Lebih dari itu,"  ulas Deden.

Diakhir permohonan maafnya, Deden menyebutkan,  semoga Allah memberikan hidayah dan berkahnya  bagi kita. Awkar. 

Wawako Padang,
Hendri Septa
IMPIANNEWS.COM (Tangerang). 

Kota “Seribu Industri, Sejuta Jasa” menjadi saksi penyerahan penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019, yang merupakan barometer pencapaian tertinggi kinerja humas pemerintah di BUMN, BUMD, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah se-Indonesia. Event tersebut berlangsung di Balaikota Tangerang Provinsi Banten, Jumat malam (30/8/2019).

Ada 5 (lima) kategori yang dikompetisikan yaitu: Pelayanan Informasi Publik Terinovatif, The Best City Branding, Pranata Humas Terbaik, Best Leader PR & Communications dengan penilaian berbasis penjurian dari pakar humas, konsultan/agensi PR, pakar marketing dan pakar branding di Indonesia. 

Sedangkan 1 kategori lagi, yaitu “Terpopuler di Media Online” berbasis penilaian sejumlah eksposure positif tertinggi di media online, dimana Humas Indonesia (Member of PR Indonesia Group) selaku media bagi pelaku Public Relations (humas) di Indonesia dalam penguatan kompetensi kehumasan Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Indicator, yang merupakan perusahaan monitoring dan riset media terkemuka di Indonesia melakukan monitoring pemberitaan BUMN, BUMD, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah se-Indonesia pada 3.100 media online di Indonesia sepanjang semester I tahun 2019.

Hasil monitoring dan analisis dari Indonesia Indicator tersebut mengantarkan Pemerintah Kota Padang meraih predikat untuk kategori “Terpopuler di Media Online” sub kategori Pemerintah Kota bersama 9 Pemkot lainnya yaitu: Pemkot Balikpapan, Pemkot Bandung, Pemkot Denpasar, Pemkot Makasar, Pemkot Palembang, Pemkot Pontianak, Pemkot Semarang, Pemkot Surabaya dan Pemkot Tangerang. Atas predikat itu, Pemko Padang menerima penghargaan berupa piagam yang diserahkan langsung oleh CEO dan Founder Humas Indonesia, Asmono Wikan kepada Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa.

Asmono Wikan menegaskan, humas saat ini merupakan fungsi strategis manajemen dan elemen penting bagi setiap organisasi dalam membangun citra dan reputasi organisasi.

“Aktivitas humas adalah kerja-kerja strategis yang ditujukan bagi keberlanjutan organisasi. Di era 4.0 humas bukan sekedar lagi institusi yang remeh-temeh, semisal untuk memotret tamu yang datang dan mengkliping tanpa mengembangkan sebuah isu management. Tugas dan peran humas saat ini telah melampaui apa yang kita banyangkan jauh hari sebelumnya. Hari ini dan masa datang humas adalah think-tank nya organisasi, humas adalah agregator kepentingan dalam sebuah organisasi, untuk kemudian mengkreasikan kemana arah reputasi yang akan dituju”, jelasnya.

“Lebih dari itu, di pundak seorang praktisi humas ada tanggung jawab besar untuk mengelola pengetahuan demi membangun peradaban sebuah bangsa, sebab itu dibutuhkan pula sinergi dengan berbagai sektor, plus dukungan pimpinan agar fungsi humas dalam membangun reputasi organisasi bisa terlaksana dengan optimal”, tegasnya.

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang turut hadir menyambut hangat para tamu penerima peghargaan mengucapkan terimakasih kepada PR Indonesia yang terus mengarahkan pemerintah kota agar dapat membangun komunikasi yang positif, baik terhadap masyarakat maupun internal pemerintah.

“Apresiasi kepada rekan-rekan humas yang terus mendorong berbagai program pemerintah agar bisa dipahami masyarakat dan menumbuhkan partisipasi untuk terlaksananya berbagai program pembangunan”, tutur Arief.

Lebih lanjut dikatakannya, di era media sosial peran humas juga menjadi sangat penting dalam menetralisir hoaks yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, penting untuk berinovasi membangun semangat pembangunan, namun tidak kalah penting untuk menjaga keutuhan NKRI.

Sementara itu, Wawako Padang Hendri Septa yang ditemui seusai menerima penghargaan mengutarakan harapan senada, agar Humas dapat menjalankan berbagai peran strategis saat ini terutama terkait dalam membangun citra dan reputasi Pemko Padang, respon cepat atas perubahan yang terjadi di dalam dan luar organisasi, menyampaikan informasi secara kreatif pada stakeholder dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait.

“Alhamdulillah, kita bangga dengan capaian malam ini. Teruslah sampaikan informasi secara baik, semoga dapat menginspirasi yang lain juga untuk berprestasi”, tutur Wawako didampingi Plt. Kabag Humas Setdako Padang Edi Dharma, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Padang yang juga mantan Kabag Humas Padang Imral Fauzi dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Padang Tarmizi Ismail.

Plt Kabag Humas Padang Edi Dharma turut mengutarakan harapannya, “semoga penyampaian informasi kegiatan dan kebijakan Pemko Padang yang sudah dijalankan humas melalui media online selama ini, dapat menjadi wadah untuk mengakomodir kritikan dan saran warga demi Kota Padang yang lebih baik, sekaligus implementasi fungsi humas sebagai pengawal reputasi (the guardian of reputation)”, pungkasnya. 

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Wawako Padang memenuhi ajakan Wako Tangerang berkunjung ke command center Kota tangerang sebagai ruang kendali dalam memantau beragam aktivitas dan dinamika masyarakat Tangerang. 

Pemkot Tangerang mengembangkan aplikasi LAKSA (Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda) sebagai bentuk keseriusan menanggapi segala aduan, kritik dan saran terkait pembangunan dan pemerintahan. Melalui aplikasi yang dapat diakses langsung oleh masyarakat via smartphone berbasis android tersebut, Wako Tangerang dapat memantau apakah pengaduan masyarakat ditindaklanjuti, berproses atau belum diproses sama sekali. (th)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Untuk melakukan deteksi dini bahaya Narkoba di masyarakat, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh bersama Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Layanan Payakumbuh Bersinar (Bersih Narkoba) bagi Karang Taruna, siswa SMPN 5 Payakumbuh, dan pengurus RT/RW kelurahan dengan diberikan sosialisasi kilat melalui mobil layanan keliling BNN di halaman Kantor Lurah Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Jum'at (30/8/2019).

Sebelumnya di Kelurahan Koto Panjang Dalam juga telah dilakukan layanan serupa oleh BNNK Payakumbuh.

Dari BNN hadir Reni Puspita Sari, A.Md sebagai ketua tim bersama Martha Wijaya, Barta Kurnia, S.Ap, Nani Apriyanti, dan Putra Rahmadan menjelaskan tentang Layanan Payakumbuh Bersinar (Bersih Narkoba) memiliki 4 Layanan yakni, Layanan Sosialisasi P4GN, Layanan SKHPN (Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika), konsultasi rehabilitasi, dan Layanan pengaduan penyalahgunaan narkotika. 

Lurah muda dan energik Aulia Fajrin, S.H.I, M.H menyebut sesuai amanat Walikota Riza Falepi agar lurah memberikan pelayanan bagi masyarakat dengan memberikan pemahaman dan bekal dalam menjaga keselamatannya dari bahaya narkoba, karena narkoba merupakan awal mula rusaknya Sumber Daya Manusia.

"Arahan dari bapak Walikota, kita siap memfasilitasi BNN untuk melakukan pemberdayaan ke masyarakat, semoga kesadaran masyarakat terhadap ancaman Narkoba dapat kita tingkatkan melalui sinergi bersama instansi vertikal seperti BNN," kata Aulia Fajrin. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM

ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menggelar peringatan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah. di Masjid Al Jihad, Gampong Lampaseh Lhok, Kecamatan Montasik, Sabtu (31/8/2019) malam.
Momentum peringatan tahun baru hijriah tersebut digelar Pemkab Aceh Besar melalui Dinas Syari’at Islam menghadirkan penceramah Pimpinan Pesantren Babul Maghfirah Cot Keueng, Aceh Besar, Ustad Masrul Aidi Lc.
Selain dihadiri ratusan masyarakat Montasik yang ikut mendengarkan ceramah tersebut, juga turut hadir unsur Forkopimda, Plh Sekdakab Aceh Besar Abdullah SSos dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat di Aceh Besar serta Muspika Montasik.
Dalam sambutannya Plh Sekdakab, Abdullah menyampaikan bahwa tahun baru hijriah ini dapat dijadikan momentum untuk menghijrahkan diri dan masyarakat pada hal yang lebih baik pada tahun-tahun yang akan datang. Menurutnya, Kondisi tantangan masa Rasulullah dengan masa sekarang ini berbeda, pada masa sekarang ini krisis moral dan kemorosotan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat semakin memprihatinkan.
Melalui peringatan tahun Islam ini yang diperlukan saat ini adalah hijrah mental dengan menumbuh kembangkan sikap disiplin memperbaiki diri sehingga menjadi hamba yang di cintai Allah SWT.
“Kalau kita memaknai hijrah itu, mari tinggalkan yang tidak baik, dan buka lembaran baru yang baik baik. Menyangkut penerintahan semua kita evaluasi supaya kedepannya seluruh kegiatan yang kita lakukan harus lebih baik lagi di Kabupaten Aceh Besar,” ujar Plh Setdakab Aceh Besar yang juga Asisten I Setdakab Aceh Besar.
Selain itu juga, dalam upaya pelaksanaan syariat Islam di Kabupaten Aceh Besar tidak hanya peringatan tahun baru Islam saja, juga kegiatan kegiatan lain yang bernuansa islami dengan tujuannya tidak lain adalah dalam rangka mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar dibawah pimpinan Mawardi Ali dan Waled Husaini A Wahab menjadikan Aceh Besar sejahtera dalam bingkai syariah Islam.
Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Tausiah 1 Muharram 1441 H oleh Ustad Masrul Aidi, dalam ceramahnya dihadapan masyarakat Kecamatan Montasik, ia mengajak ummat Islam melalui tahun baru hijriah ini agar umat Islam dapat lebih mencintai budaya nya sendiri yaitu budaya Islam.
Menurutnya, masyarakat Aceh saat ini sudah kurang mencintai budayanya sendiri dan sudah beralih menyukai budaya yang tidak Islami. “Kemana pun kita pergi, budaya sendiri itu dibawa, jangan malah memasukkan budaya luar dalam diri kita,” ujarnya
Sementara itu, Kabag Humas dan protokol setdakab Aceh Besar Muhajir SSTP MPA mengatakan, pelaksaan peringatan tahun baru Islam ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang digilir ke 23 Kecamatan, selain itu juga momentum peringatan tahun baru Islam ini juga di peringati oleh setiap kecamatan.
“Tahun sebelumnya peringatan tahun baru Islam 1440 H digelar di Masjid Abu Indrapuri kecamatan Indrapuri, kemdian tahun 1441 digelar di Masjid Al Jihad Kecamatan Montasik, dan tahun depan kena giliran kecamatan lainnya,” ungkapnya.
Kegiatan yang sudah menjadi rutinitas, dimana dengan luasnya kabupaten Aceh Besar tidak setiap tahun dilakukan terpusat di ibu kota kabupaten, tapi sengaja dibuat di kecamatan-kecamatan supaya disamping untuk menyambung silaturahim dengan masyarakat, tokoh ulama, tokoh pemuda, juga antara Pemkab dengan masyarakat dapat menjadi lebih akrap dan mempererat silaturahim. (Ril)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Wakil Walikota Payakumbuh, H. Erwin Yunaz bersama Dandim 0306/50 Kota  Letkol Kav Solikhin, S.Sos, M.M lakukan pemukulan gong tanda diselenggarakannya pencanangan Bulan Bhakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan Tingkat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2019.

Pencanangan tersebut berlangsung di Halaman Puskesmas Padang Karambia / DKK Kota Payakumbuh tepatnya di Jalan Khatib Sulaiman, Jumat (30/8/2019) pukul 09.00 pagi.

Dengan tema "Untuk mencapai cukupan kesehatan semesta kita tingkatkan akses dan kualitas pelayanan KB dan Kesehatan di seluruh wilayah NKRI."

Tampak juga hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Payakumbuh Kompol Eridal, Wakil Bupati 50 Kota H. Ferizal Ridwan, Ketua DPRD Kab. 50 Kota Deni Asra, Kepala BKKBN Sumbar diwakili Kabid Adpin Dra. Mardalena Wati Yulia M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Bakhrizal didampingi Sekretarisnya Desmon Korina, Kadis P3A-P2KB Syahnadel Khairi beserta sejumlah pimpinan OPD Kota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Selatan Junedi, PPKBD Sekota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota, Lurah Sekecamatan Payakumbuh Selatan, Kood/KB Sekota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota, Pimpinan Klinik KB Sekota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LX Kodim 0306/50 Kota, Ketua TP PKK Sekota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota, Ketua TP PKK Sekecamatan Payakumbuh Selatan, Babinsa Kodim 0306/50 Kota, Tokoh agama, Tokoh adat, Tokoh masyarakat, dan Bundo Kanduang.

Prosesi acara diawali dengan Pembacaan ayat suci Al Quran disambung menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Mars KB.

Dalam sambutannnya, Dandim 0306/50 Kota Solikhin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dan berpartisipasi aktif demi terselenggaranya kegiatan ini.

"Acara Bulan Bhakti TNI KB Kesehatan ini merupakan rangkaian dari Bulan Bhakti TNI dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-74 tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang. Kegiatan Bhakti TNI KB Kes yang kita laksanakan ini adalah merupakan salah satu wujud kepedulian TNI. Kodim 0306/50 Kota terus berupaya untuk membentuk program KB Nasional dengan komitmen yang sudah dilaksanakan oleh pimpinan TNI yaitu dalam bentuk kerjasama ( MOU ) dengan Mendagri, Menkes dan Kepala BKKBN sejak tahun 2009. Kerjasama ini juga kita wujudkan di Luak Limopuluah,"sambut Solikhin.

Jelang pencanangan Bulan Bhakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan tahun 2019, Wakil Walikota Erwin Yunaz sampaikan terima kasih kepada TNI melalui Dandim 0306/50 Kota yang selalu giat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mensukseskan rencana dan program pembangunan. 

"Pemerintah melahirkan program adalah untuk kepentingan warga negara, semuanya sudah melalui telaahan ketat. Program KB contohnya. Program KB adalah salah satu langkah pemerintah dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas. Disamping memanage dan mengatur jarak kelahiran. Semuanya adalah dalam rangka menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan dalam keluarga,"kata Erwin Yunaz.

Dikatakan Erwin Yunaz, guna mewujudkan optimalisasinya pelaksanaan program  KB perlu sinergitas dan kerjasama yang baik. Semua sudah dimulai dari pusat hingga daerah. Terkait mewujudkan program ini di daerah, kami harapkan jajaran OPD terkait agar lebih intens dalam pelaksanaannya. 

"Jajaran OPD terkait hingga tingkat RT agar bersinergi demi dan memaksimalkan diri demi terlaksananya program. Denganengucapkan basmallah, Bulan Bhakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan Tingkat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2019 kita buka bersama-sama,"tandas Erwin Yunaz sembari melakukan pemukulan gong.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Prestasi membanggakan ditorehkan oleh atlit renang Kota Payakumbuh, kali ini Dwi Intan Febrianti, siswi kelas VIII SMPN 4 Payakumbuh meraih medali Emas untuk Gaya Punggung Putri dan medali Perunggu untuk Gaya Kupu-kupu Putri dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk Cabang Renang yang digelar di Kolam Renang Kodim IV Diponegoro, Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, 28 dan 29 Agustus 2019.

Setelah sebelumnya, dalam O2SN tingkat Provinsi Sumatera Barat, anak dari Serda Enzori Adendi dan Euis Yuliati itu berhasil meraih 4 medali emas untuk Kota Payakumbuh dan mencatat sejarah baru bagi Kota Randang dalam ajang bergengsi tersebut.

Rasa bahagia dan bangga atas prestasi siswinya itu dirasakan oleh Kepala SMPN 4 Payakumbuh yang juga merupakan kepala SMP terbaik di Provinsi Sumatera Barat, Mardiyus, M.Pd yang sangat fokus ikut mendampingi siswinya bertanding mengatakan Intan berhasil bersaing dengan dua provinsi besar di pulau jawa.

"Kita berhasil meraih Emas dengan mengungguli Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk Gaya Punggung Putri 50 meter dengan catatan waktu 32,90 detik, sementara juara 2 mencatat 33,91 detik, dan juara 3 menempuh 34,54 detik, hasilnya cukup bagus," kata Mardiyus, Jum'at (30/8).

Sementara itu, untuk Gaya Kupu-Kupu Putri 50 meter, Intan meraih perunggu di peringkat ketiga dengan catatan waktu 31,79 detik, untuk juara kedua diraih Jawa Barat dengan 30,94 detik, dan pemuncaknya DKI Jakarta dengan waktu 30,65 detik.

Mengetahui kabar ini, Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz yang kemaren sempat melepas Intan sebelum berangkat ke Semarang menyampaikan rasa bangga dan ucapan syukur atas prestasi tersebut.

"Inilah salahsatu bukti dari pembinaan SDM secara berjenjang yang dilakukan di Payakumbuh, termasuk sinergi antar lini didalamnya, bagaimana orang tua, siswa, pelatih, sekolah, dan pemerintah melalui dinas pendidikan mampu memberikan rasa percaya diri kepada anak didik untuk berkompetisi tahap demi tahapnya, selamat sukses ananda dan semoga prestasi lainnya akan menyusul juga," kata Erwin Yunaz. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota, --- Tiga hari setelah sampai di tanah air, salah seorang jamaah Haji kloter 10 asal Kabupaten Limapuluh Kota atas nama Hj. Dahlianis (87) dipanggil yang maha kuasa, pada Jumat, (30/8/2019), pukul 01.30 Wib dini hari.

Mendapat kabar duka tersebut, Wakil Bupati Limapuluh Kota, H. Ferizal Ridwan yang sebelumnya sama-sama berangkat ke tanah suci bersama almarhum, langsung menuju ke rumah duka di Jorong Ketinggian, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak untuk menyampaikan rasa duka cita, pada Jumat, (30/8/2019), pagi

"Kami beserta kawan-kawan atas nama kloter 10 yang bergaul dengan almarhum selama 42 hari di tanah suci, mengucapkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Kewajiban kita sesama muslim disunahkan untuk melepaskan urusan keduniaan almarhum dengan jalan mangantarkan maaf, mengantarkan keikhlasan, mengantarkan doa dan mengantarkan jasad," ungkap Ferizal Ridwan dihadapan para pelayat.

Terlebih dari pada itu, Ketua TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) Kabupaten Limapuluh Kota tahun 1440 H / 2019 M itu juga meyakini, almarhum dipanggil yang maha kuasa dengan skenario yang begitu indah. Betapa tidak, baru berselang beberapa hari usai  menuntaskan ibadah haji, almarhum juga menghadap sang pencipta di hari yang sangat baik, yakni dihari Jumat.

"Sebelum naik haji, saya yakin beliau sudah melepaskan urusan keduniaannya. Berkesempatan shalat di Masjidil Haram, sama dengan 100.000 kali dari shalat di masjid lainnya. Semoga almarhum mendapatkan haji mabrur dan ditempatkan Allah ditempat yang sebaik-baiknya disisi Allah. Amin, ya robbal alamin," ucapnya.

Tentu, tiap jiwa-jiwa dari kita yang bernyawa pada akhirnya akan merasakan mati, seperti yang dijelaskan Al Qur’an surat (Q.S Al-Imran : 185).

"Sebuah kematian merupakan iktibar dan pelajaran bagi kita untuk lebih meningkatkan keimanan pada sang pencipta," tutup Wakil Bupati yang akrab disapa Buya itu.

Sementara itu, Hendri, salah seorang petugas kesehatan kloter 10 Padang, yang ditemui di rumah duka, juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.

"Innalillahiwainnailaihirojiun. Kami dari tim petugas haji kloter 10 Embarkasi padang, terutama tim kesehatan menyampaikan ikut berduka yang mendalam. Semoga almarhumah kembali kepada Allah dengan membawa haji mabrur, karena selama ditanah suci almarhumah bisa melaksanakan rangkai ibadah haji dengan sempurna," tuturnya.

Lebih lanjut Hendri mengatakan, selama melaksanakan ibadah haji, almarhum memang dalam pengawasan ketat tim kesehatan karena sudah berusia 87 tahun.

"Selama di tanah suci, almarhum tidak sakit, tapi memang karena usia lanjut, almarhum selalu dalam pengawasan ketat tim kesehatan haji," ungkapnya. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Setelah terjadinya peristiwa kebakaran rumpun bambu yang dikhawatirkan mengancam membakar bangunan bagian belakang SMAN 4  Payakumbuh, Kelurahan Padang Tangah, Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Jum’at (30/8/2019) pukul 14.30 WIB, hanya berselang sekitar 3 jam setelah peristiwa kebakaran itu terjadi, personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Payakumbuh kembali mendapat laporan dari masyarakat bahwa, telah terjadi peristiwa kebakaran di komplek Masjid Baiturrahman Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Jum’at (30/8/2019) pukul 18.30 WIB.

Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra melalui Kasi Ops Ahdion yang dikonfirmasi awak media, membenarkan bahwa sepanjang sore, Jum’at (30/8/2019) telah terjadi dua kali peristiwa kebakaran di Kota Payakumbuh.
Peristiwa kebakaran pertama, ujar Ahdion, terjadi di belakang SMA Negeri 4 Payakumbuh di Kelurahan Padang Tongah, Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Ada laporan dari masyarakat, telah terjadi kebakaran rumpun bambu yang berada di bagian belakang SMA Negeri 4 Payakumbuh. Kelurahan Padang Tongah, Balai Nan Duo.

Merasa khawatir rumpun bambu yang terbakar itu mengancam membakar bangunan belakang sekolah, Kasi Ops Damkar Payakumbuh, Ahdion langsung memerintahkan Danru 1, H. Indra Jaya mengirimkan 3 unit armada Damkar dan personilnya ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Ikut hadir ke lapangan Kasi Sapras, Doni Bahtiar dan giat ini dipimpin Danru 1 H Indra Jaya.

Setelah berjibaku memadamkan api dan membersihkan pohon bambu yang terbakar, sekitar pukul 16.20 WIB, personil Damkar Payakumbuh sukses menjalankan tugasnya menjinakan api dan kembali ke posko.

Diungkapkan Kasi Ops, Ahdion, hanya berselang 3 jam setelah peristiwa kebakaran di belakang SMA Negeri 4 Payakumbuh itu terjadi, Damkar Payakumbuh kembali mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi peristiwa kebakaran di Masjid Baiturrahman Payobasuang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Jum’at (30/8/2019) pukul 18.30 WIB.

Menanggapi informasi dari masyarakat lewat telepon tersebut, Kasi Ops Ahdion langsung memerintahkan Danru 1, H Indra Jaya mengirimkan 3 unit armada dan personil ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Kegiatan ini langsung dipimpin Kasi Ops. Ahdion.

Menurut Ahdion, peristiwa kebakaran yang terjadi di Masjid Baiturrahman Kelurahan Payobasuang, Kecamatan Payakumbuh Timur ini, api sempat menghaguskan bangunan gudang yang berada di komplek Masjid tersebut.

Namun atas kesigapan personil Damkar, api yang telah menghaguskan bangunan gudang yang berada di komplek Masjid Baiturahman itu berhasil dipadamkan.
Sekadar mengingatkan,  Masjid Baiturahman Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Tumur, Kota Payakumbuh Sabtu tanggal 27 Januari 2018 lalu, pernah menggemparkan masyarakat Kota Payakumbuh karena Qubahnya roboh.  Saat ini Masjid kebanggaan masyarakat Payakumbuh Timur itu masih  dalam tahap pembangunan.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

 Kuatnya suatu negara berawal dari generasi muda sehat dan kreatif serta dilandasi dengan ketakwaan iman dari masing masing individu.

Generasi yang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus bangsa. Salah satu cara melakukan pembinaan terhadap generasi muda yaitu dengan pelatihan dan pembinaan lewat wadah Pramuka ( Praja Muda Karana).

Di TNI Angkatan Laut wadah pembinaan Pramuka diberi nama Pramuka Saka Bahari. Pramuka diharapkan mengerti tentang dunia kebaharian, apalagi negara kita negara kepulaan. Yang barang tentu generasi muda yang harus mencintai dunia bahari.

Bertempat di Loby Markas Komando ( Mako) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)II Padang jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang, Komandan Pangkalan Utama TNI AL ( Danlantamal) II Padang Laksamana  Pertama TNI Dafit Santoso menerima kontingen Pramuka Saka Bahari sejumlah 10 orang ( 5 laki laki dan 5 perempuan) di dampingi 2 orang pembina, mereka binaan Dinas Pembinaan dan Potensi Maritim ( Dispotmar) Lantamal II Padang.

Kehadiran mereka dalam rangka pamitan untuk melakukan kegiatan Pelayaran Lingkaran Nusantara ( Pelantara) Nias Tahun 2019. Adapun rute pelayaran yang akan mereka lakukan di awali dari Jakarta, Sibolga, Nias Selatan, Lampung dan kembali ke Jakarta.

Dalam kegiatan nanti para peserta akan mengikuti berbagai perlombaan antara lain, dayung kano, mengolah hasil makanan laut,  water resque, lomba kreasi tari semapur, lomba tiup pluit, lomba kreasi pasir, lomba yel yel dan perlombaan lainya.

Danlantamal menyampaikan beberapa kalimat untuk menggugah semangat mereka, agar tetap semangat dalam berlomba dan jangan ada kata menyerah.
Danlantamal di dampingi Wakil Komandan, Kolonel Marinir Wurjanto. M. Han, Asops, Aspers, Kadiskum, Kadispotmar, Mayor Heriwidodo dan Mayor Amin selaku pembina mereka selama dilatih dan dibina di Dispotmar  Lantamal II Padang. Sebelum berangkat dilakukan foto bersama Danlantamal di depan Loby Mako.

Dispen Lantamal II Padang.

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Desrito Putra Anggota DPRD Sumatera Barat dari Partai Gerindra yang maju di daerah pemilihan Sumbar I Kota Padang menjabat sebagai Ketua DPRD Sumatera Barat sementara dalam pelantikan 65 anggota DPRD Sumbar di Gedung DPRD Sumbar pada Rabu. 28/8/2019

Ketua DPRD Sumbar sementara Desrio Putra mengatakan, dirinya mengingatkan kepada seluruh anggota dewan baru menepati janji-janji kampanye, yang pernah diucapkan pada masyarakat.

Jangan hanya membuat janji lalu lupa janji saat kampanye ketika sudah terpilih. Kita harus fokus mewujudkan janji-janji itu,” katanya.

Selain itu, Desrio mengatakan perlunya sikap transparan dalam segala hal termasuk menyosialisasikan hasil kerja yang telah dicapai DPRD Sumbar ke depannya.                                               

 Ia mengatakan dalam waktu dekat, beberapa tugas telah menanti seperti memimpin rapat, memfasilitasi penyusunan tata tertib, AKD, dan menetapkan Ketua DPRD definitif.

Ia mengatakan sumpah janji yang diucapkan seluruh anggota dewan, merupakan alat kontrol bagi setiap anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024, dan pihaknya akan berupaya dan bekerja keras untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Kita akan berkerja sungguh-sungguh mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi, taat dengan aturan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," katanya.

Menurut dia capaian yang telah dihasilkan oleh dewan periode sebelumnya, akan menjadi sumber motivasi dan aspirasi untuk dipertahankan dan ditingkatkan.

Semakin kompleksnya permasalahan dan tantangan kehidupan masyarakat, maka tantangan tugas yang akan dihadapi tentu tidakkah mudah," katanya.

Dalam sidang paripurna istimewa tersebut Desrio Putra dari Partai Gerindra ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sumbar sementara dan Wakil Ketua Irsyad Syafar dari Partai Keadilan Sejahtera.

Partai Gerindra sendiri merupakan pemenang pemilu legislatif di Sumatera Barat, mereka berhasil mengumpulkan 14 kursi di DPRD Sumbar sedangkan peringkat kedua PKS dengan 10 kursi, jumlah yang sama juga diraih oleh Demokrat dan PAN juga sepuluh kursi.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada dewan periode sebelumnya.
Kepada dewan baru kami berharap ada lebih banyak lagi perda yang dihasilkan, serta bersama dengan pemprov untuk mewujudkan cita-cita kesejahteraan masyarakat," katanya (ay)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Wali Kota Padang Mahyeldi menyambut baik digelarnya Rapat Paripurna bersama DPRD Kota Padang terkait membahas beberapa agenda di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Jumat (30/8).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Padang Arnedi Yarmen itu diantaranya membahas, agenda penyerahan Laporan Hasil Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi-Komisi DPRD Kota Padang pada Masa Sidang II Tahun 2019 kepada Pimpinan Sementara DPRD Kota Padang masa jabatan 2019-2024. Selanjutnya agenda Penutupan Masa Sidang II DPRD Kota Padang Tahun 2019 disertai Pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Padang Tahun 2019. Setelah itu juga melewakan penetapan jadwal kedewanan Masa Sidang III Tahun 2019.

Wali Kota Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan, seperti diketahui penutupan Masa Sidang II kali ini merefleksikan kinerja DPRD Kota Padang tahun 2019-2024 yang sudah menjalankan fungsi kedewanan dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) dan awal kinerja dari anggota DPRD Kota Padang masa bakti 2019-2024 yang baru dilantik sejak 14 Agustus lalu.

Sebagaimana diketahui, dalam melaksanakan fungsi pembentukan Perda telah diamanatkan dalam pasal 150 Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Yaitunya membahas bersama wali kota dan menyetujui atau tidak menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Kemudian mengajukan usulan Ranperda dan menyusun program pembentukan Perda bersama wali kota.

"Berdasarkan amanat peraturan perundang-undangan tersebut, pada masa sidang kedua tepatnya pada 5 Agustus 2019 lalu, telah ditetapkan 7 Ranperda untuk menjadi Perda. Diantaranya terdiri dari 4 Ranperda inisiatif DPRD Kota Padang serta 3 Ranperda dari Pemko Padang," terang wako dalam paripurna yang dihadiri semua anggota DPRD Kota Padang, unsur Forkopimda Kota Padang serta sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkup Pemko Padang dan stakeholder terkait itu.

Mahyeldi menyebutkan lagi, adapun 7 Ranperda dimaksud antara lain pengelolaan dan pelestarian cagar budaya, pengelolaan perparkiran, pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidayaan ikan kecil, kota layak anak dan pembangunan kepemudaan. Lalu izin usaha industri kecil dan industri menengah dan perusahaan umum daerah air minum Kota Padang.

"Saat ini dalam proses pengundangan, mudah-mudahan Perda ini dapat kita laksanakan sebagaimana mestinya," harapnya.

Lebih lanjut kata wali kota yang kembali memimpin Kota Padang untuk periode kedua itu, paripurna kali ini merupakan yang pertama kali antara DPRD Kota Padang yang baru bersama Pemko Padang. Hal ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan tidak hanya oleh eksekutif saja, akan tetapi juga bersama legislatif. Karena ini merupakan sinergitas yang baik dalam membangun daerah sesuai amanat perundang-undangan.

"Alhamdulillah, dalam Peraturan DPRD Kota Padang No.47 Tahun 2018 tentang Program Pembentukan Perda Tahun 2019 telah ditetapkan sebanyak 23 Ranperda di samping 3 Ranperda yang bersifat rutin. Yaitunya Ranperda tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2018, Perubahan APBD Kota Padang tahun 2019 dan Rancangan APBD Kota Padang tahun 2020," tukuknya.

Ditambahkannya lagi, untuk dibahas pada tahun 2019, dilihat dari pencapaian tersebut masih ada beberapa tunggakan Ranperda yang harus diselesaikan pada Masa Sidang Ketiga sampai akhir tahun 2019 ini. 

"Kami tentu yakin dan percaya anggota DPRD Kota Padang yang baru memiliki komitmen, semangat kerja yang tinggi dan dilandasi dengan niat membangun bersama Pemko Padang ke arah yang lebih baik untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. Hari ini DPRD Kota Padang sudah membuka masa sidang III tahun 2019. Artinya, jadwal yang telah disusun oleh Badan Musyawarah (Bamus) akan dilaksanakan baik fungsi pembentukan Perda, anggaran dan pengawasan. Sehingga, agenda yang sudah kita sepakati bersama akan dapat selesaikan tepat pada waktunya," pungkas Wali Kota Mahyeldi mengakhiri.(dv)

Camat Payakumbuh Utara, Nurdal tinjau pelaksanaan JJS di Pekarangan Mesjid Baiturrahman Padang Kaduduak.
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh beserta jajarannya semakin intens melakukan penyuluhan dan pembinaan PHBS terhadap masyarakat guna menciptakan masyarakat Kota Payakumbuh yang sehat jasmani rohani.

Dikaji lebih sempit yaitu di Puskesmas Tarok. Puskesmas Tarok yang dipimpin Sisri Maryanti, SKM dengan wilayah kerja Kecamatan Payakumbuh Utara menerapkan inovasi yang dinamai JJS alias Jemaah Jumat Sehat. Program JJS ini mendapat apresiasi positif dari Walikota melalui Camat Payakumbuh Utara, Nurdal saat meninjau pelaksanaan JJS tqhap III di Mesjid Baiturrahman Padang Kaduduak Kelurahan Tigo Koto Diateh

"Kita sangat apresiasi dan sangat mendukung program JJS yang diterapkan Puskesmas Tarok. Ini merupakan salah satu langkah mengantisipasi dan pedeksian penyakit yang diderita warga. Selain itu, jajaran dinas kesehatan bisa meninjau langsung kondisi dan taraf kesehatan warga di wilayah kerjanya,"apresiasi Camat Payakumbuh Utara Nurdal, Jumat (30/08/2019)

Salah seorang warga yang sedang mendapatkan pemeriksaan kesehatan, Hj Irianis (61) warga padang kaduduak yang tidak jauh dari lingkungan mesjid mengutarakan bajwa pemeriksaan kesehatan sudah menjadi kebutuhan rutin 6 bulanan baginya.

Kalau kita sudah memasuki usia pra lansia, kesehatan kita harus dijaga ekstra. Kita harus tau kondisi kesehatan kita. Saat ini saya menjalani pemeriksaan. Ada perasaan ngilu pada kaki atau tungkai. Kemungkinan disebabkan berat badan tak sebanding dengan tinggi dan lingkaran perut atau lainnya. Terima kasih puskesmas Tarok, lanjutkan program ini. Disamping bersilaturahim, warga kita semakin sehat dalam mengabdikan diri sebagai hamba dan sebagai warga sosial,"ujar Hj Irianis.

Ditemui di sela pelaksanaan JJS, Kepala Puskesmas Tarok Sisri Mariyenti, S.KM menyebutkan bahwa kegiatan JJS sudah dilangsungkan selama 3 kali. Kegiatan bulanan perdana dilangsungkan terhadap 74 jemaah shalat jumat di mesjid Amaliah Muaro, kegiatan bulan kedua dilangsungkan terhadap 57 jemaah jumat mesjid gadang koto nan gadang.

"Disamping menjalankan tupoksi Puskesmas Tarok, JJS bertujuan untuk mendeteksi tingkat kesehatan warga di wilayah kerja kami. Sasaran usia JJS yang dilaksanakan usai shalat Jumat adalah warga berusia diatas 15 tahun. Bulan ketiga kita laksanakan di Mesjid Padang Kaduduak diikuti 96 jemaah usai shalat Jumat. Momen ini kita lakukan pemeriksaan atau deteksi dini penyakit tidak menular, seperti penyakit hipertensi, diabetes melitus, dll. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain Pemeriksaan Tekanan Darah, Pemeriksaan Smokeanalyzer, Pemeriksaan Labor, Pengukuran Tinggi Badan, Berat Badan, Lingkar Perut dan Konsultasi Gizi,"terang Sisri.

Diakhir penjelasannnya, Kepala Puskesmas Tarok sampaikan ajakan dan himbauan. "Marilah kita menjadi insan yang CERDIK (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres).

"Ayo Mari Kita Jaga Kesehatan Kita !. Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati. Demikian, Salam Sehat. Sahabat TANGGUH (Tanggap, Adil, Nyaman, Gesit, Gigih, Unggul dan Harmoni),"tandas Sisri.(ul)



IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota Padang menyambut positif hadirnya Koperasi Saudagar Minang Raya di Kota Padang. Hal ini disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi saat dialog publik di PadangTV bersama dengan Ketua DPP Saudagar Minang Raya Joineri Kahar, Kamis (29/08/2019). 

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, Kota Padang memiliki jumlah UMKM sekitar 80.000 unit yang rata-rata dana pengelolaan bersumber dari koperasi. Hadirnya koperasi saudagar Minang raya tentu dapat membantu para pelaku usaha. Apalagi tidak semua pelaku usaha tergabung dengan koperasi di Kota Padang. 

"Memang ini yang kita harapkan sebagai media harapan bagi masyarakat di Sumatera Barat khususnya Kota Padang, terutama pengusaha UMKM karena selama ini perlu ada lapisan yang memfalitasi para pelaku usaha salah satunya adalah koperasi," sebutnya.

Mahyeldi optimis, dengan hadirnya koperasi saudagar Minang raya ini akan dapat mewadahi para pelaku usaha  sehingga akan dapat membangun perekonomian Kota Padang. “Semoga koperasi ini menjadi angin segar bagi masyararakat dalam mengembangkan usahanya masing-masing, ” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPP Saudagar Minang Raya Joineri Kahar mengungkapkan, koperasi saudagar Minang raya didirikan sejak April 2016 di Jakarta. Koperasi ini telah berkembang di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Koperasi Saudagar Minang Raya bergerak di Bidang bisnis yakni Rumah Potong Unggas (RPU), usaha Properti dan e-Commerce," jelasnya. 

Joineri mengajak para pelaku usaha di Kota Padang untuk bisa bergabung dengan koperasi saudagar Minang raya yang telah berdiri sejak tiga tahun lalu itu. "Saat ini anggota kita hampir 400 orang dan kepada masyarakat Kota Padang silakan untuk bergabung" imbuhnya. (th).

Rumah Gadang tempat menyatukan anak rang ranah minangkabau
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Ingat rumah Gadang Rang Ranah Minangkabau atau rumah adat, Kita semua ini penguninya, tentu harus kita jaga dan pelihara dengan baik nama rumah gadang tersebut, dimanapun kita berada, baik dinegeri orang atau merantau.

Rumah Gadang tempat menyatukan anak rang ranah minangkabau, dari berbagai persoalan hidup dilalui, baik suka dan dukanya, dirumah gadanglah tempat cari solusinya, dengan cara musyawarah dan mufakat sebagai landasannya. hasil dari musyawarah dan mufakat inilah sebagai sebuah keputusan yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun.

Maka itu, marwah Orang Minangkabau sudah dikenal dipenjuru nusantara bahkan di dunia internasional sebab orang minangkabau itu dalam ambil keputusan dari hasil musyawarah dan mufakat, Sehingga orang ranah sangat kreatif, cerdas dan memiliki inovasi, suka tantangan serta senang dengan berbagai perubahan kearah yang lebih baik.

Diharapkan bagi Rang  Ranah Minangkabau  yang sukses dirantau jangan pernah lupakan Rumah Gadang tempat dibesarkan dan tempat pembinaan mental, berkarakter, untuk memperkuat kepercayaan diri bila akan  merantau, di bekali dengan ajaran agama, agar jiwa dan hatinya tak mudah terpengaruh dengan perbuatan maksiat, sehingga kemanapun merantau Rang Ranah sebagian besar diterima orang.

Orang Minangkabau sangat mudah diajak bicara, cepat menyesuaikan diri dengan siapapun di lingkungan dimana dia berada, selalu memelihara tata krama, sikap dan saling menghargai orang, tak pandang bulu, baik kaya dan miskin. 

Jadi kehidupan Rang Ranah sebagian besar jadi pengusaha, berdagang, Bidang jasa, kalau di ranah sendiri bertani, berkebun dan sebagainya, tapi sebagian besar sangat hobby jadi pengusaha, banyak yang sukses dan beruntung dirantau orang.

Kita tahu, orang Ranah Minang bagi anak lelakinya sangat hobby merantau untuk cari pekerjaan atau berusaha sendiri  seperti berjualan atau berdagang, di negeri orang.berharap akan jadi sukses. biar tinggalkan kampung halaman untuk sementara.

Sebuah kesuksesan tidak mudah di dapat harus lewat perjuangan, tekat, semangat dan kemauan keras, semuanya itu telah ada dalam raga  bagi anak Rang Ranah Minangkabau.(tf)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.