January 2019

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Seribuan warga Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah Kec. Payakumbuh Utara pada Rabu (16/01/2019) padati lapangan Persita untuk menyaksikan pawai ta'ruf khatam al quran TPQ Mesjid Al Mutawahidah yang dilepas langsung Walikota Payakumbuh bersama Wakil Ketua DPRD dan Forkopimca Payakumbuh Utara.

Sebelumnya, Sebagaimana dilaporkan Al Hudri Dt. Rangkayo Mulia selaku Ketua panitia khatam al quran TPQ Mesjid Al Mutawahidah, bahwa peserta khatam al quran untuk tahun 2019 ini berjumlah 43 santri yang terdiri dari 26 santri wanita dan 17 santri laki-laki.

"Pawai ta'ruf peserta khatam al quran memanfaatkan 16 mobil pickup ditambah mobil tokoh masyarakat akan berkeliling Kenagarian Koto Nan Gadang dibawah pengawalan mobil voreigder dari Polres Payakumbuh," lapor Al Hudri yang juga Anggota DPRD Kota Payakumbuh Dapil II Payakumbuh Utara / Latina didampingi Ketua LPM Yusepdi dan tokoh masyarakat Talawi.

Mewakili Walikota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Utara, Nurdal Dt. Pandak dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada peserta khatam.

"Selamat bagi ananda semua yang telah ikut khatam kali ini. Pemko Payakumbuh selalu intens menjalankan Perda Nomor 10  Tahun 2008 tentang kewajiban mampu membaca al quran bagi siswa dan calon pengantin. Kegiatan yang dilaksanakan saat ini adalah salah satu implementasinya," jelas Nurdal didampingi Kepala KUA Payakumbuh Utara Asrul.

"Kami pesankan kepada orangtua agar senantiasa melakukan pendampingan dan evaluasi serta mendukung peningkatan pembelajaran al quran bagi santri yang ikut khatam tahun ini. Bagaimana mereka terus memotivasi diri untuk belajar, menghafal, mendalami dan mengamalkan al quran,"pesan Nurdal.

Wakil Ketua DPRD Suparman yang pagi itu didaulat melepas arakan pawai khatam menyebutkan bahwa khatam al quran bukanlah akhir belajar al quran, tapi merupakan awal untuk melangkah lebih jauh untuk belajar al quran.

"sebaik-baik umat adalah yang belajar al quran dan mengajarkannya. Dalam rangka mewujudkan pendidikan karakter tentunya butuh dukungan semua lini. Apa yang telah dikorbankan bersama kali ini semoga dinilai amal shaleh, bernilai ibadah oleh Allah SWT.

Selamat kepada orangtua dan peserta khatam. Kita lahirkan generasi terbaik dimasa mendatang yang menguasai ulumul quran. Untuk itu, tingkatkanlah membaca al quran. Jadikan sebuah kebutuhan rutin. Jangan berhenti belajar tilawah, tajwid, tahsin hafidz dan tafsir," sebut Suparman didampingi Lurah OTS, Erizal. M

Dikatakan Suparman, mari kita targetkan setelah ini program membaca al quran One day One juzz. Sehingga lahir generasi yang dekat dengan al quran. Karena khatam al quran merupakan kegiatan dalam rangka memuliakan akhlak manusia dimulai dari dini.

"Dengan mengucapkan basmallah, bersama kita lepas pawai khatam al quran TPQ Mesjid Al Mutawahidah. Semoga diberkahi Allah SWT. Aamiin," tandas Suparman sembari menyalami peserta khatam.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota).

Kepala Staf Kepresidenan menjadi inspektur upacara pada peringatan peristiwa Situjuah ke-70 di lapangan Chatib Sulaiman Situjuh Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (15/1).

Peristiwa Situjuah menunjukkan kegigihan para pejuang kemerdekaan di bawah pimpinan Safruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI waktu itu untuk mempertahankan kemerdekaan. 

Pada pagi hari, 15 Januari 1949,  pukul 05.00, sehabis mengadakan rapat untuk melawan penjajah Belanda,  rumah pertemuan dihujani peluru dari atas  bukit. Dalam peristiwa itu, 9 orang patriot gugur. Sementara jika dijumlah, pada hari itu, tercatat 69 orang pejuang gugur. 

Dalam sambutannya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, upacara yang dilaksanakan tepat 70 tahun ini untuk mengenang peristiwa besar, penting, dan sakral dalam mengusir penjajah, sehingga semangat patriotisme yang ditunjukkan bisa memberikan inspirasi, pada anak bangsa. 

“Saya merasakan saat peristiwa itu terjadi. Kita petik peristiwa ini, untuk kemajuan bangsa,” katanya dihadapan sekitar 5.000 orang yang memenuhi lapangan tempat upacara. 

Moeldoko menggarisbawahi, tanah Minang memberi banyak sumbangan sejak masa kemerdekaan sampai saat ini. Ia pun mengutip ucapan Bung Hatta: “Pahlawan yang setia, bukan dikenal namanya, tapi untuk cita-cita bangsanya.” 

Menurutnya, filosofi ucapan tersebut sungguh sangat dalam. Bahwa, setiap perjuangan memiliki nilai untuk  kelangsungan sebuah bangsa. Panglima TNI periode 2013-2015 ini pun berharap semangat  heroik tersebut, tidak hanya berhenti dalam sebuah upacara. Namun diteruskan dan diwariskan kepada generasi muda, bahwa nilai-nilai kejuangan tidak boleh luntur.

Begitu besarnya peran orang Minang dalam percaturan membangun bangsa, Moeldoko menggarisbawahi dua hal yang bisa menjadi bahan renungan. 

Pertama, orang Minang, ikut menentukan pejuang bangsa Indonesia. Kedua, orang Minang harus ikut menentukan masa depan bangsa Indonesia.
Peraih Adhi Makayasa ini tahun 1981 ini pun tak melupakan tokoh asal Sumatera Barat, Buya Hamka yang selalu menyuarakan hal-hal yang sejuk. “Apa yang diucapkan beliau, masuk dalam pikiran dan hati saya. Jadi sampaikan hal-hal yang benar dan bijak. Karena suara kebenaran akan dikenang dan dipedomani selama-lamanya.” 

Tak lupa, Kepala Staf Kepresidenan, menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden, yang tak bisa hadir karena ada keperluan lain.  

Sementara itu Bupati Lima Puluh Kota H. Irfendi Arbi mengajak masyarakat untuk bersyukur. Peringatan ini menjadi momentum menghormati jasa para pahlawan, sekaligus menjadi kesempatan setiap elemen  bersatu  untuk membangun. “Kita lawan hoax, kita kedepanpan musyawarah untuk mufakat,” ungkapnya penuh semangat. 

Masyarakat juga pantas bersyukur atas program dan janji presiden Jokowi. Atas pembangunan adil dan merata, serta adanya kucuran dana desa.

Dalam upacara ini juga diberikan berbagai penghargaan pemerintahan kepada aparat TNI, Polri, dan sipil yang berprestasi di berbagai bidang yang diserahkan langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan.

Sebelum diakhiri, dipertunjukkan tarian kolosal 1.000 orang yang menggambarkan semangat kebersamaan, persatuan, dan cinta Tanah air. 

Sebagai rangkaian upacara peringatan Situjuah ke-70 dilakukan upacara dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan, tempat 9 orang yang gugur dimakamkan tak jauh dari lokasi mereka diserang oleh Belanda. Kepala Staf Kepresidenan bertindak selaku inspektur upacara. Sementara Wakil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Arcandra Tahar memimpin doa yang juga dihadiri oleh Andrinof Chaniago. (ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Wali Kota Padang Mahyeldi menyatakan dukungannya atas upaya pengecekan buku-buku yang berbau ajaran komunis oleh aparat gabungan dari Kodim 0312 Padang, Polresta Padang, Kejaksaan Negeri Padang, Kesbangpol dan Satpol PP Kota Padang pada 8 Januari lalu di salah satu toko buku di kawasan Pondok, Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Padang.

“Apapun yang berbau ajaran komunis di Kota Padang harus kita waspadai. Mari kita kompak. Masyarakat, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan dan pemerintah untuk mengantisipasi ajaran komunis di Kota Padang”, ungkap Mahyeldi, Selasa (15/01/2019).

Lebih lanjut dijelaskan, temuan buku-buku ajaran komunis tersebut harus diproses secara hukum oleh pihak yang berwenang dan diberikan sangsi sesuai hukum yang berlaku. “Temuan ini harus disikapi. Apakah peredaran dan perdagangan buku ini melanggar peraturan atau tidak”, ujar Mahyeldi.

Sebagaimana diketahui, pengecekan buku-buku berbau komunis di salah satu toko buku di Jalan Hos Cokroaminoto beberapa waktu lalu oleh aparat gabungan berdasarkan atas informasi dari masyarakat. 

Dari hasil pengecekan, ditemukan enam judul buku berbau komunis, yaitu; Anak - Anak Revolusi, Gestapu 65 PKI, Jasmerah, Wiji Tukul, Mengincar Bung Besar (Tujuh Upaya Pembunuhan Presiden Soekarno), dan Kronik 65. Temuan buku ini telah diamankan, dan akan di selidiki lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 
Usai menjadi yang terbaik di ajang Piala Soeratin tingkat Sumbar pada tanggal 9 Agustus 2018 yang lalu, dan akhirnya penantian panjang tim Academy PSP Padang U-17, asuhan Herry Syarief, Johan Syafril, David Ardi dan Afriyanto, akan menuju Kota Batu dan Malang, untuk melaksanakan pertandingan tingkat Nasional Soeratin U-17
Dikatakan Direktur Academy PSP Padang, H.Agus Suradi( Abien) Alhamdulillah, penantian panjang kita tunggu untuk pertandingan tingkat Nasional Soeratin U-17, berbuah manis, dan pastinya tanggal 27 Januari 2019 akan ditabuh pertandingan tersebut di Kita Batu dan Malang.
” Akhirnya penantian anak-anak untuk pertandingan tingkat Nasional Soeratin U-17 berbuah manis, dan in sha Allah, kita akan berangkat 24 Januari,” jelas Abien.
Ditambahkan Abien, kita tidak akan memancang target yang muluk-muluk, namun kalau memang bisa menjadi yang terbaik, kenapa tidak, dan mulai saat ini kepada semua pelatih agar lebih memacu semangat dan fisik para pemain, semoga apa yang kita idamkan bersama nantinya akan dapat terwujud.
Pelatih Kepala, tim Academy PSP Padang U-17, Herry Syarief, dalam kesempatan berbeda mengatakan, kita akan lebih meningkatkan prestasi kita lagi, yang mana saat Soeratin. di Yogyakarta kita berada pada posisi tingkat 8 Nasional, semoga pada Soeratin tahun ini, kita bisa meningkat lagi.
” Semoga latihan yang kita laksanakan dengan rutin, dapat membawa kita lebih berprestasi lagi di Soeratin tahun ini, kita akan berusaha agar lebih bagus saat Soeratin di Yogyakarta,” ujar Herry Syarief.( Aca )

Dedi mengatakan PAI itu berfungsi memberikan informasi-informasi yang baik kepada masyakarat,
IMPIANNEWS.COM (Pasaman).

Penyuluh Agama Punya Fungsi Penting, Kemenag Pasaman MoU Dengan Perbankan
Pasaman, Peran dan fungsi Penyuluh Agama Islam (PAI) dinilai urgen atau penting dan sangat berpengaruh dalam mewujudkan masyarakat yang taat beragama.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Dedi Wandra saat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Selasa (15/1) di aula setempat.

Menurutnya,  jalinan kerjasama dengan pihak perbankan dalam hal honorarium PAI Non PNS ini bisa memberikan efek positif terhadap lembaga dan juga para penyuluh agama yang telah diamanahkan sebagai pembimbing ummat dalam bidang agama.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan PAI itu berfungsi memberikan informasi-informasi yang baik kepada masyakarat, juga memberikan edukasi atau pembelajaran yang bertujuan agar masyarakat binaannya memiliki pemahaman tentang ilmu agama dan ilmu-ilmu lainnya.

Selain itu, ia mengatakan PAI memiliki fungsi untuk memotivasi ummat agar masyarakat bisa menggairahkan hidupnya dan tumbuhnya semangat untuk menjalankan kehidupan dan beribadah.
Kakan juga menjelaskan, bahwa PAI harus memiliki objek binaan yang jelas. Dalam Peraturan Dirjen Bimas Islam nomor 298 tahun 2017 minimal dua daerah binaan (pokbin).

Namun, kata Dedi dikarenakan luasnya ranah Pasaman diminta minimal ada empat pokbin yang dimaksimalkan pembinaannya oleh para agent of change tersebut. Dengan memberikan materi pembinaan sesuai dengan spesifikasinya.

“Kita suruh mereka memilih empat materi dari delapan materi yang sesuai dengan spesifikasinya atau keahliannya”, tuturnya.

Dedi menerangkan, materi-materi pembinaan atau bimbingan yang bisa mereka sajikan dan sampaikan kepada masyarakat itu bisa mengenai keluarga sakinah, kerukunan umat beragama, pemberantasan buta baca tulis al quran, pemberdayaan zakat dan wakaf, aliran radikalisme serta pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang, aids serta HIV.

Ditegaskannya, PAI perlu menguasai materi-materi tersebut yang dikuatkan dengan regulasi terkait, juga ilmu fikih, dalil-dalil al quran, hadits serta dasar hukum lainnya semisal fatwa MUI.

Dinilainya, ini akan berdampak terhadap terlahirnya PAI yang profesional dalam menjalankan tugas serta bisa kompetitif dalam even-even yang diselenggarakan untuk penyuluh agama.

Di ujung pesannya, ia menekankan disamping PAI berperanserta mewujudkan masyarakat yang taat beragama juga bisa menjaga kebersamaan ummat  khususnya di ranah Pasaman ini.

Sementara, Kasi Bimas Islam Edy Ridwan menginformasikan PAI Non PNS Kabupaten Pasaman ada sebanyak 96 orang yang bertugas di 12 kecamatan dengan masing-masing kecamatan menempatkan 8 penyuluh di bawah koordinir Kepala KUA kecamatan.

Edy juga menyampaikan pada tahun 2019 ini, honorarium penyuluh meningkat seratus persen dari sebelumnya yakni satu juta rupiah menerima setiap bulannya melalui rekening yang dibuka di Bank Nagari. 

Pejabat kelahiran Pematang Siantar Sumatera Utara itu juga mengingatkan PAI untuk tidak lupa menyampaikan laporan tertulis setiap bulan yang memuat kinerjanya sesuai dengan petunjuk teknis penyusunan laporan yang diterbitkan oleh Dirjen Bimas Islam.(suf78)

IMPIANNEWS.COM (Sinjai). 

Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) menurunkan tim investigasi yang terdiri dari staff Direktorat Kesehatan Hewan, BBPMSOH Gunung Sindur Bogor, BBVet Maros bersama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DKPH) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (15/1/2019). 

Hal itu dilakukan menyusul adanya berita yang beredar di kalangan peternak di Kabupaten Sinjai bahwa ayam mereka mati setelah dilakukan vaksinasi. "Tim Kementan sudah melakukan penelusuran ke peternak di wilayah itu, dan berkesimpulan bahwa kematian ayam karena vaksinasi adalah tidak benar," tegas Budiman dari DPKH Sinjai.

Fungsional Medik Veteriner Direktorat Kesehatan Hewan Kementan RI, drh. Yunita Widayati yang memimpin tim investigasi, mengungkapkan jika ayam mati bukan disebabkan oleh vaksin, melainkan disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya management pemeliharaan ayam yang tidak baik.

"Dari hasil investigasi dan hasil interview kami dengan peternak, informasi penyebab ayam mati karena vaksin itu tidak benar. Contohnya saja, kalau ayam divaksin dan langsung dilempar, itu menyalahi prosedur karena ayam bisa stress dan mengakibatkan kematian," kata Yunita usai melakukan investigasi di salah satu kandang peternak di Desa Kampala Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (15/1/2019).

Berdasarkan penuturan Budiman selaku Kabid Dinas DPKH Kabupaten Sinjai, Dinas juga memberikan bantuan dan pendampingan untuk melakukan vaksinasi jika dibutuhkan oleh peternak.

Selain management pemeliharaan ayam, Yunita menambahkan faktor lain yang dapat menyebabkan kematian adalah penerapan biosecurity yang tidak tepat dan kondisi kandang yang tidak sesuai dengan jumlah ayam yang dipelihara, melebihi kapasitas kandang.

"Bayangkan, kalau kandang hanya bisa menampung 300 ekor ayam malah diisi 1000 ekor ayam, pasti ayam akan merasa pengap, sesak dan terinjak-injak," sambung Yunita.

Dari hasil wawancara dengan peternak, peternak menginginkan terbentuknya Asosiasi Peternak di Kabupaten Sinjai yang tujuannya sebagai wadah bertukar informasi terkait managemen beternak yang baik dan benar. Dan mereka menginginkan asosiasi ini di didampingi oleh petugas Dinas setempat.

"Tujuan dibentuknya asosiasi ini agar pengetahuan peternak tentang tatacara melakukan vaksinasi secara tepat dan benar dapat dilakukan," jelas Yunita.

Partisipasi dari Dinas juga sangat penting. "Dinas membantu memfasilitasi pemberian dan pemeriksaan kesehatan ayam dengan menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk ayam yang akan keluar dari Kabupaten Sinjai," tutur Budiman menambahkan.

Dalam investigasi ini, Yunita didampingi perwakilan Dinas Peternakan Provinsi Sulsel, DPKH Sinjai, BBPMSOH Gunung Sindur dan Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros. (YNT/Red)

IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota, --- Perjuangan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi menjadikan Makam Syuhada Lurah Kincie menjadi makam pahlawan dalam mempertahankan NKRI, terus dilontarkan kepada pemerintah pusat.

Buktinya, dihadapan kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Moeldoko, didampingi wakil menteri ESDM Archandra Tahar, yang hadir pada peringatan peristiwa Situjuah yang ke 70, Selasa (15/1/2019) di Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Irfendi Arbi kembali menyampaikan keinginannya tersebut.

"Menjadikan makam syuhada Lurah Kincie menjadi makam pahlawan adalah keinginan masyarakat luas khususnya warga Limapuluh Kota. Untuk itu kita berharap hal ini benar -benar terwujud," ujarnya.

Menurutnya, perjuangan para Syuhada yang gugur dalam peristiwa Lurah Kincie patut dikenang sepanjang sejarah, karena dari tangan merekalah Indonesia masih berdiri kokoh sampai sekarang dan selamanya.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah gugur, mudah-mudahan keinginan kita bersama bisa segera terwujud," ungkapnya.

Ternyata, keinginan bupati bersama masyarakat tersebut mendapatkan respon positif dari Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Moeldoko. Menurutnya, menjadikan makam syuhada menjadi makam pahlawan sangat perlu dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan Situjuah yang berjuang dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Menurut saya sangat diperlukan, saya sangat setuju diangkat menjadi tempat yang lebih bagus lagi," ungkapnya kepada wartawan usai acara tabur bunga di Makam Lurah Kincie.

Untuk itu, Moeldoko berharap pemerintah daerah segera memikirkan bagaimana menjadikan lokasi bersejarah ini menjadikan tempat-tempat yang lebih bagus lagi. "Nanti laporkan kepada kementrian sosial, mereka punya anggaran untuk itu, saya sangat setuju  diangkat lebih baik lagi, sangat diperlukan sebagai wisata semangat," ungkapnya.

Sebelumnya, Moeldoko juga dipercaya sebagai Inspektur upacara peringatan peristiwa Situjuah, di lapangan Chatib Sulaiman, Situjuah Batua. Upacara yang diikuti ribuan masyarakat ini berjalan lancar dan hikmat.

Dalam amanatnya, Moeldoko mengatakan peristiwa ini memberikan motifasi dan inspirasi bagi kita sebagai anak bangsa. Membangkitkan semangat kembali dalam memberikan kontribusi yang besar terhadap negara.

"Jadikanlah peringatan ini sebagai motifasi dan inspirasi bagi kita semua dalam memperjuangkan bangsa Indonesia kedepan, dengan ikut memberikan kontribusi yang positif sesuai dengan bidang pengabdian masing-masing",ujarnya.

Dirinya berharap, peristiwa Situjuah ini bukan hanya sekedar kegiatan seremonial belaka, namun mampu dipetik dalam membakar semangat bersama menghargai jasa para pahlawan. "Pahlawan yang setia adalah pahlawan yang berkorban. Untuk itu, teruslah berjuang demi bangsa ini, perjuangan kita pasti memiliki nilai, siapapun itu orangnya,"ungkapnya.

Moeldoko juga meminta, rentetan sejarah peristiwa penting dan sakral ini terus disampaikan kepada anak cucu bangsa kedepan. "Terima kasih kepada pemerintah daerah, semua unsur yang hadir, karena semangat perjuangan masih ada disini, orang Minang harus ikut menuntukan kejayaan bangsa,"pungkasnya.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Si Merah Pinang. Begitulah sebutan bagi pasukan kebersihan Kota Padang. Dengan rasa haru dan bangga, mereka menyambut kedatangan Piala Adipura yang dibawa Wali Kota Padang Mahyeldi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan di pelataran parkir RTH Imam Bonjol, Selasa (15/01/2019).

Kedatangan Piala Adipura di Kota Padang juga disambut Dandim 0312 Padang, Kapolresta Kota Padang, Wakil Ketua DPRD Kota Padang beserta unsur Forkopimda lainnya, Sekretaris Daerah Kota Padang, Pimpinan SKPD dan ASN Pemko Padang. Piala Adipura diarak keliling Kota Padang sebagai bukti nyata partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

“Prestasi yang kita raih ini berkat kerjasama seluruh pihak tanpa terkecuali. Termasuk tenaga kebersihan Kota Padang. Dan yang terpenting adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mencintai lingkungan”, ujar Wali Kota Mahyeldi saat acara penyerahan Piala Adipura ke masyarakat Kota Padang di RTH Imam Bonjol.

Lebih lanjut dijelaskan, pengelolaan kebersihan lingkungan harus di mulai dari rumah tangga. Produksi sampah dari rumah tangga harus dikurangi, sehingga tumpukan sampah di TPS dan TPA juga berkurang.

“Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih, Pemko Padang akan memberikan bonus kepada seluruh tenaga kebersihan yang ada di Kota Padang”, ungkap Mahyeldi.

Dikesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra, mengatakan, Piala Adipura merupakan kebanggaan warga Kota Padang. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan merupakan dukungan terhadap tenaga kebersihan Kota Padang yang merupakan pejuang Adipura.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan. DPRD Kota Padang mengucapkan terimakasih kepada kita semua untuk Kota Padang yang lebih bersih lagi”, tambah Wahyu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin, mengungkapkan, Piala Adipura yang diraih Kota Padang telah melalui penilaian yang cukup ketat dan variatif oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sepanjang tahun 2018. 

Komponen penilaian Adipura meliputi beberapa aspek, diantaranya; Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berhubungan dengan penimpbunan sampah dan pengelolaan limbah, kondisi pasar, terminal, jalan, sungai, taman, sekolah, rumah sakit, Pedagang Kaki Lima (PKL), serta aspek sosial ekonomi lainnya.

“Kepedulian kita terhadap lingkungan juga telah didukung dengan Perwako Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengendalian Penggunaan Kantong Belanja Plastik, dan Perwako Nomor 44 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga”, ungkap Al Amin.

Ditambahkannya, dengan adanya Jakstrada (Kebjikan dan Strategi Daerah) ini, selain Piala Adipura, Kota Padang juga meraih Penghargaan atas Kinerja Pengurangan Sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Serta, mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari KLHK tersebut. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang Panjang).

Walikota Padang Panjang Fadly Amran BBA DT. Panduko Malano menerima kunjungan Keluarga Besar Almarhum Khatib Sulaiman di rumah dinas walikota, Selasa bakda zuhur, (15/1). Hadir pada kesempatan itu Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Alfisena beserta beberapa pejabat lainnya.

Sementara rombongan keluarga besar Khatib Sulaiman, yang seorang pejuang kemerdekaan tanah air itu, dipimpin Sudarman DT. Barbangso  anak pertama dari Khatib Sulaiman. Mereka datang ke Padang Panjang bersilaturrahmi sekaligus mohon dukungan moril  dari Walikota Padang Panjang dalam memperjuangkan orang tua mereka agar dapat menjadi pahlawan nasional.

"Kami dari pemerintah kota Padang Panjang, mendukung penuh agar beliau Bapak Khatib Sulaiman bisa menjadi pahlawan nasional. Apalagi dalam memperjuangkan kemerdekaan beliau punya hubungan emosional yang erat  dengan Padang Panjang," kata Fadly.

Walikota berharap supaya setelah semua persyaratan disiapkan panitia, nantinya,  pemerintah pusat dapat menerima beliau sebagai pahlawan nasional.

Pada kesempatan itu Sudirman Datuak Barbangso, yang sehari hari tinggal di Padang, menyampaikan, bahwa dia sebagai anak bersama keluarga besarnya, selama ini tidak ada nenuntut imbalan materi dari pemerintah atas perjuangan orang tuanya. 

Karena itu, dia berharap supaya Khatib Sulaiman,  bisa dinobatkan sebagai pahlawan nasional. "Orang tua kami, meninggal ditembak Belanda di Situjuah," katanya. (as).

IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi mengelar Penanda tanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja  bertempat di Aula Kantor, Senin (14/1/19). 

Penanda tanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja di ikuti oleh masing-masing pejabat struktural (Kasi dan Penyelenggara), pejabat fungsional (Penghulu,Pengawas, Penyuluh Agama Islam, Analis Perencana dan Analis kepegawaian, Kepala Madrasah Negeri (MIN, MTsN dan MA), Kaur TU dan ASN di lingkungan kerja Kemenag Kota Bukittiggi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Abara Munanda mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) melaksanakan tugas dan fungsinya secara transparan dan akuntabel, demi mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

"Kami mengharapkan ASN Kankemenag kota Bukittinggi khususnya terus konsisten dan komitmen menjalankan butir-butir Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja yang telah ditandatanganinya serta selalu menjaga Integritas masing-masing dan meningkatkan kinerja, " tuturnya.

Selanjutnya Kata H. Abrar. " Ada lima fungsi penanda tanganan pakta integritas  dan perjanjian kinerja ini yaitu pertama adanya perencana kerja yang matang sesuai aturan, dapat mengukur standar kerja, memudahkan tugas dan fungsi masing-masing, meningkatkan prestasi kerja dan dapat menjaga kebaikan bersama. 

Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja ini juga merupakan salah satu hal yang sangat penting didalam komitmen membangun Zona Integritas (ZI), sebab kedua hal ini merupakan salah satu poin penting dalam penilaian ZI, apabila kedua hal ini luput maka bisa dipastikan akan mengurangi score penilaian ZI," tuturnya.

Di sisi lain kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian agama Kota Bukittinggi H. Idrial menyampaikan. "Setelah penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja ini diharapkan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab dan prestasi kinerja serta dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ke arah yang lebih baik lagi," Harapnya (Sy)


Nasrul Abit pada acara, Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang dan pengurus Kwatir Cabang 15 Kepulauan Mentawai , periode 2018-2023, Aula kantor Bupati Kepulauan Mentawai
IMPIANNEWS.COM (Tuapejat- Mentawai). 

Membina, mendidik generasi muda yang berkarakter, cinta daerah,  memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan, cerdas dan trampil sebagai bahagian dari menyiapkan kader kepemimpinan dimasa datang itulah visi gerakan pramuka Indonesia.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada acara, Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang dan pengurus Kwatir Cabang 15 Kepulauan Mentawai , periode 2018-2023, Aula kantor Bupati Kepulauan Mentawai, Senin (14/1/2019). 

Hadir Bupati Yudas Sabagalet,  Wabup Kortanius, Dandim, Kapolres, Forkopimda, Pengurus Kwarda Sumbar serta pengurus Kwarcab Kepulauan Mentawai. 

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit sampaikan, gerakan pramuka membentuk karakter dan karsa generasi muda. Ketika ada mahasiswa anak-anak Mentawai melakukan demo di Padang,  sudah saya sampaikan adibda sudah cerdas dan pintar mesti kembali ke Mentawai untuk bangun Mentawai.

"Jangan tamat kuliah lalu bikin Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  demo menganggu stabilitas pemerintah Mentawai yang sedang membangun daerah. Seharusnyakan ikut serta bersama pemerintah kembangkan potensi Mentawai yang luar biasa belum tergarap ini," seru Wagub Nasrul Abit. 

Nasrul Abit juga menambahkan, gerakan pramuka membentuk karakter anak bangsa,  tentunya amat dibutuhkan dalam melanjutakan pembangunan negeri ini. Generasi tanpa karakter akan tergilas kalah dalam globalisasi informasi saat ini. 

Bangsa ini akan hancur dan dikuasai bangsa lain. Karena itu pendidikan karakter amat penting dalam mempertahankan kesatuan dan kejayaan bangsa. 

Kesemua ini tidak terlepas dari tanggungjawab kita sebagai pengurus pramuka dan pemimpin daerah untuk menyiapkan generasi masa datang itu,  pramuka adalah sebuah wadah baik untuk itu. 

Jadi jika memang membutuhkan pelatihan dan pembinaan gerakkan pramuka di Kepulauan Mentawai Kwarda 03 siap mengirimkan tenaga pendidik dan pelatih terhadap membumikan gerakan pramuka di kepulauan Mentawai, ujar Kak Nasrul Abit.

Bupati Yudas Sabagalet sekaligus sebagai Ketua Mabincab dalam kesempatan itu menyampaikan, gerakan pramuka merupakan gerakan pembinaan dan pelatihan bagi generasi muda Mentawai yang amat strategis dalam menciptakan generasi Mentawai yang mencinta daerahnya. 

Ajak dan kembangkan pembinaan dan pelatihan gerakan pramuka untuk masuk kehutan-hutan Mentawai agar mereka tahu bagaimana kondisi daerahnya sendiri. Jika pembinaan pramuka hanya di sekolah dan dijalan-jalan umum tentunya ini hanyalah kemanjaan saja. 

Sosok pramuka itu mesti tangguh, cerdas, trampil dan memiliki integritas membangunan daerahnya karena rasa cinta akan daerahnya. Karena gerakkan pramuka ini agar dibina dan dilatih dengan baik dan benar. 

Kita meminta kepada Kak Kwarda 03 Sumbar untuk mengirimkan para pelatih dan pembina gerakan pramuka untuk melatih para pembina dan pelatih pramuka yang ada di Kepulauan Mentawai.  

Kepada Kak Kwarcab Pramuka Mentawai dan Dinas Pendidikan agar semua gugus pramuka di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP)  dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dioptimalkan pembinaan dan pelatihan gerakan pramukan dalam pengelolaan benar,  pintanya 

Ketua kwarcab Mentawai Kortanius Sabaleake menyampaikan,  pelantikan dan pengukuhan ini sudah lama dirindukan,  sudah empat kali tertunda. Selama ini gerakan pramuka di Kepulauan Mentawai banyak kekurangan,  pertama kekurangan tenaga pembina dan pelatih yang benar-benar tahu dan paham apa itu gerakan pramuka. 

Saat ini ada 171 gugus  pramuka yang mestinha memahami soal pramuka. Namun dilapangan,  diketahui kemampuan kepala sekolah terhadap pengetahuan pramuka sangat minum.Tahun ini ada program pelatihan para pelatih dan memaksimal potensi sebagai cara melatih karakter anak-anak bangsa di Mentawai. 

Pramuka perlu berintergrasi perlu alam dan potensi Mentawai sangat banyak yang bisa dikembangkan, dilaut ada ikan di darat ada perkebunan, pertanian. Sayang saja banyak pengguran anak-anak mentawai tamat SMA karena kurang trampil dan kurang memiliki kemauan kerja. 

Gerakkan pramuka di Mentawai amat penting dalam membangun rasa kebangsaan,  karena  Mentawai merupakan sebagai salah satu daerah terluar, ungkapnya. (Zs)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Dengan telah keluarnya nama dari kuota penerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2019 di jajaran kanwil Kemenag Sumbar, berarti serangkaian persiapan pencairan mesti segera dipersiapkan oleh madrasah dan pihak penerima manfaat PIP.

Untuk MTsN 2 Payakumbuh sebanyak 147 orang siswa dinyatakan penerima dana penunjang pendidikan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama. Data nama tersebut diterima Kepala MTsN 2 Payakumbuh Yenni Fitri sekitar seminggu lalu. Dan pada hari Sabtu (12/01/2019) melalui Wakasiswa, kepala madrasah menitipkan surat undangan rapat antara pihak madarasah dengan walimurid pada Senin (14/01/2019) pagi.

Sesuai undangan kepala madrasah, walimurid penerima dana PIP sudah mulai berdatangan. Rapat pada Senin pagi usai pelaksanaan upacara bendera diselenggarakan di mushalla kampus. Selain walimurid tampak hadir wakasiswa Budi Hanif, operator SIM BOS PINTAR, Deni Mardinus dan beberapa orang walikelas.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Payakumbuh Yenni Fitri mengucapkan selamat datang kepada walimurid. Menurutnya, rapat pagi itu adalah proses transparansi dana PIP (DIPA kanwil) yang dikucurkan pemerintah untuk siswa MTsN 2 Payakumbuh, agar diketahui terang oleh walimurid.

"PIP Kanwil Kemenag bersumber dari data yang pernah kami minta dan dikumpulkan anak bapak dan ibu. Nama tersebut dikeluarkan tim PIP di Kanwil setelah data siswa diinput dalam aplikasi data EMIS dan SIM BOS PINTAR secara online. Dan bukan atas kemauan kami. Untuk tahap I dan II baru diterima kelas VIII dan IX. Untuk tahap III sudah masuk siswa kelas VII. Dengan daminal dana bervariabel. Untuk kelas VIII dan IX mendapat dana senilai Rp 750,000 / siswa. Sedangkan siswa kelas VII mendapat Rp 375,000 / siswa,"terang Yenni.

"Demi suksesnya penyaluran PIP, kami akan keluarkan rekomendasi dan pengantar serta formulir dan berkas administrasi lainnya, untuk pembukaan rekening di BNI. Dalam sehari, pihak BNI melayani 10 orang siswa dari madrasah kita. Semuanya sudah kita bagi terjadwal,"imbuh Yenni.

"Pesan kami, mari manfaatkan beasiswa PIP sebaik-baiknya. Jangan salah gunakan. Silahkan beli sepatu, beli seragam, tas atau kebutuhan belajar lainnya. Intinya keperluan sekolah anak kita . Karena itu adalah "Hak anak". Kami berharap dengan azas keterbukaan ini kita sukseskan proses belajar mengajar anak kita secara kebersamaan,"pungkas Yenni Fitri.

Secara teknis pengurusan pencairan dana PIP diterangkan operator SIM BOS PINTAR Deni Mardinus.

"Bapak ibu walimurid penerima manfaat PIP akan kami lengkapi dengan berkas. Mohon bapak ibu menyiapkan KTP asli dan Kartu Keluarga asli ditambah foto kopinya. Kami akan mendampingi di BNI, mulai besok pagi sebanyak 10 siswa,"terang Deni Mardinus.(ul)


IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk secepatnya mengirim surat cekal atas nama Tjahjo Kumolo ke Imigrasi. Larangan bepergian ke luar negeri terhadap Tjahjo perlu dilakukan dalam rangka pengembangan kasus korupsi proyek Meikarta.

"KPK mesti sidik (peran) Tjahjo. Dia harus segera dicekal," kata Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/1).

Jejak Mendagri Tjahjo Kumolo dalam kasus Meikarta muncul dalam persidangan dugaan suap perizinan proyek tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jawa Barat. 

Peran mantan Sekjen PDI Perjuangan itu diungkapkan Bupati Bekasi nonaktif yang juga tersangka kasus yang sama, Neneng Hasanah Yasin.

Neneng mengatakan dirinya diperintah Tjahjo untuk membantu pengurusan perizinan proyek prestisius milik Lippo Group itu.

Menurut Andrianto, pengakuan Neneng merupakan novum alias bukti baru yang sangat penting. Karenanya dia meminta KPK mendalami peran Tjahjo.

"Dugaan keterlibatan Tjahjo layak diusut tuntas. Dari awal kita sudah curiga, kok Meikarta tiba-tiba begitu melesat. Tanpa ada IMB sudah berani promosi," tukas Andrianto.[dem/rmol.co]

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh). 

Untuk kesebelas kalinya Piala Adipura 2018, kembali jadi milik Kota Payakumbuh. Selain Adipura, Payakumbuh juga merebut penghargaan Nirwasita Tantra. Sehingga, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi bersama Ketua DPRD H. YB Dt. Parmato Alam, dianugerahi gelar kepala daerah dan pimpinan DPRD dengan Orientasi Green Leadership. 

Piala Adipura dan Nirwasita Tantra 2018, diserahkan Wapres H. Jusuf Kalla dalam acara di Auditorium Soejarwo KLHK Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Senin (14/1). 

Pasangan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi dan Wawako H. Erwin Yunaz serta Ketua DPRD YB Dt. Parmato Alam, mengapresiasi kinerja DLH Payakumbuh. Karena sepanjang 2018 sukses mengantongi tiga prestasi bergengsi berskala nasional. 

Satu gelar lainnya adalah penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional untuk MTsN 1 Payakumbuh. Penghargaan Adiwiyata Nasional sudah diterima Payakumbuh, pertengahan Desember 2017. 

"Terimakasih buat seluruh jajaran DLH bersama OPD terkait dan stakholder lainnya" sebut Wako Riza Falepi, Minggu (13/1). Pemko akan memikirkan reward buat seluruh pasukan kuning Payakumbuh, tambahnya. Namun, walikota dan wawako juga berharap, agar seluruh jajaran DLH untuk lebih meningkatkan kinerja, guna mewujudkan indek kualitas lingkungan hidup yang baik.

Penghargaan bukan membuat pemko bangga. Sebaliknya, harus memicu semangat untuk terus berbenah. Karena pelayanan publik selalu bersifat dinamis, agar warga kota merasakan dan menikmati lingkungan yang bersih dan sehat. 

Kadis LH Payakumbuh Jhon Kenedi di tempat terpisah, mengaku DLH masih belum maksimal memberikan pelayanan kepada publik. Dibeberapa sudut kota masih ada sampah yang berserakan. Tapi, itu semua juga disebabkan ulah sejumlah oknum masyarakat yang tidak disiplin membuang sampah. 

Menurut kadis, masih ada oknum warga yang membuang sampah disembarangan tempat. Kemudian tidak patuh pada ketentuan jam-jam membuang sampah. Padahal, papan pengumuman Perda No. 04 Tahun 2014 sudah dipajang pada setiap TPSS, agar warga membuang sampah pada pukul 18.00 sampai pukul 06.00 WIB. 

Dikatakan, pemko akan melakukan tindakan tegas, berupa tipiring terhadap oknum masyarakat yang melangggar perda tentang pengelolaan sampah dimaksud. 

Seharusnya, dengan gelar Adipura yang cukup banyak itu, tak ada lagi warga yang membuang sampah disembarangan tempat. Tapi, pihak DLH bukan menyesalinya, melainkan dijadikan sebagai tantangan pekerjaan yang hadus dicarikan solusinya. 

Gelar Adipura disebut Jhon Kenedi, bukan semata kinerja DLH, tapi merupakan kinerja seluruh OPD terkait, stakholder serta masyarakat kelurahan dan unsur media. Tanpa bantuan semua pihak, DLH tidak mampu berbuat banyak. Terimakasih
kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam usaha pemko mempertahankan gelar Adipura ini, karanya.

Sementara, penghargaan Nirwasita Tantra pembuktian kepada KLHK dan masyarakat bahwa Payakumbuh punya komitmen yang tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup yang semakin baik. Komitmen itu dilaporkan dalam bentuk Informasi Kualitas Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD) yang dapat dipertanggungjawabkan dan dibuktikan di lapangan. 

Penghargaan Nirwasita Tantra 2018 ini untuk kategori kota kecil, hanya dua kota di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Selain Payakumbuh, satu kota lagi adalah Bontang di Pulau Kalimantan. 

Ikut mendampingi walikota dan ketua DPRD dalam penerimaan Adipura dan Narwasita Tantra itu Kadis LH Jhon Kenedi, S. Sos, bersama Kabid Penataan LH Yunimar dan Kabid Pengawasan LH Hepi. Kemudian, Kadisdik Drs H. Agustion, Kadis Koperasi UMKM Dahler, SH, Kadiskes Elzadaswarman, SKM dan Kadishub Adrian, SH.(ul)

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan tersebut dari Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla dalam kegiatan Penganugerahan Adipura dan Green Leadership Kepala Daerah
IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Kota Padang, Sumatera Barat kembali menerima penghargaan Piala Adipura kategori Kota Besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk penilaian selama 2018. Tak tanggung-tanggung, Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu menjadi satu-satunya kota di Sumatera yang meraihnya dengan tergabung dalam 3 kota di Indonesia yang menerima penghargaan serupa.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan tersebut dari Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla dalam kegiatan Penganugerahan Adipura dan Green Leadership Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung. Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Senin (14/1/2019).

“Alhamdulillah, Pliala Adipura kategori Kota Besar ini merupakan yang kedua kalinya kita raih berturut-turut dari tahun 2017 lalu. Cukup lama kita tidak meraihnya yakni pasca gempa 2009 silam di Kota Padang atau delapan tahun lamanya,” ungkapnya usai menerima penghargaan.

Di samping Piala Adipura, ia mengatakan Kota Padang juga mendapatkan penghargaan atas Kinerja Pengurangan Sampah Plastik di Tahun 2018. 

“Kita sudah punya Perwako untuk ini dan sudah banyak inovasi, imbauan serta hal-hal pendukung lainnya yang dilakukan. Mudah-mudahan segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik dan didukung semua pihak tentunya," harap Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Al Amin.

Pemerintah Kota Padang pun ke depan akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dan pembinaan terkait pengelolaan sampah di Padang. Salah satunya dengan mengurangi sampah, timbunan sampah dan mengurai sampah sesuai jenisnya. Sebagaimana Wapres Jusuf Kalla menargetkan pengurangan sampah plastik 30 persen di Indonesia di 2025 mendatang. 

"Semoga, apa yang kita peroleh hari ini menjadi pelecut semangat yang tentunya berkat dukungan dan kerjasama dari seluruh unsur dan masyarakat di Kota Padang. Terutama khususnya keseriusan dari jajaran DLH Kota Padang yang didukung OPD terkait lainnya," imbuh wako lagi.

Lebih lanjut wali kota itu juga memuji dan mengapresiasi tingkat kesadaran masyarakat Kota Padang yang terus semakin meningkat terhadap pengelolaan dan membebaskan sampah yang dimulai dari skala rumah tangga, lingkungan, objek wisata hingga sudut perkotaan.

"Insyaallah, kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga Padang dari sampah akan terus kita dorong. Sehingga memang, semuanya akan membudayakan untuk peduli terhadap kebersihan kota. Tentunya dengan membuang sampah pada tempatnya dan senantiasa membersihkan lingkungan dari sampah di samping berupaya mengurainya," tukasnya mengakhiri.

Pada kesempatan itu Wali Kota Padang yang hadir bersama Ketua TP PKK Padang Hj. Harneli juga didampingi beberapa pimpinan OPD terkait, yakni Plt Asisten Pemerintahan Amasrul, Kepala BPKAD Andri Yulika, Kepala Dinas Perdagangan Endrizal, Kepala Disbudpar Medi Iswandi dan Kabag Humas Imral Fauzi. 

Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya menyampaikan ia memuji Kementerian LHK yang tahun ini telah mengetatkan kriteria untuk meraih anugerah Adipura. penilaian diberikan dalam hal implementasi atas amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. 

Dalam UU tersebut, setiap kabupaten/kota melakukan upaya dan hasil dalam memenuhi target nasional pengelolaan sampah, yaitu pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen pada 2025. Selain itu proses penilaian juga mempertimbangkan adanya upaya dalam mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari hulu sampai dengan hilir di setiap kabupaten/kota.

“Saya mendukung hal tersebut agar kondisi wilayah-wilayah di Indonesia semakin baik dari tahun ke tahun. Ke depan, saya minta untuk terus disempurnakan kebijakan dan Program Adipura terutama dalam mendorong pemerintah kota dan kabupaten dalam mencapai target pengelolaan sampah sebesar 100 persen pada 2025," imbuh Kalla didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar

Untuk penghargaan Adipura ini, selain Surabaya yang meraih Anugerah Adipura Kencana, 119 kabupaten/kota lainnya mendapatkan penghargaan. Dengan porsi dua kota yakni Tangerang dan Palembang untuk kategori Kota Metropolitan. Kemudian 3 kota dalam kategori Kota Besar, 31 kabupaten/kota dalam ketagori Kota Sedang, serta 83 kabupaten/kota untuk kategori Kota Kecil. Adapun 10 kabupaten/kota lainnya meraih penghargaan Sertifikat Adipura dan 5 kabupaten/kota meraih Plakat Adipura untuk Sarana dan Prasarana Terbaik. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang Panjang). 

Kota Padang Panjang kembali menerima piala Adipura untuk keempat belas kalinya. Penyerahan Adipura tahun  2018 ini oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Walikota Padang Panjang  Fadly Amran BBA di Jakarta, Senin, (14/1).

Fadly mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Padang Panjang, yang telah membudayakan kebersihan lingkungan kota di Padang Panjang. "Saya mengucapkan terimakasih kepada segenap warga Padang Panjang. Ini merupakan prestasi masyarakat, prestasi kita semua," kata Fadly melalui Kadiskominfo Marwilis yang ikut mendampingi ke Jakarta.

Penyerahan penghargaan Adipura kali ini menurut Wapres Jusuf Kalla sebagai rekor terbanyak menerima. Lebih dari 100 kabupaten kota dengan berbagai kriteria.

Sementara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menuturkan 146 Adipura itu terdiri dari 1 Adipura Kencana, 119 Adipura, 10 sertifikat Adipura, 5 plakat Adipura, serta penghargaan kinerja pengurangan sampah untuk 11 kabupaten kota.

Anugerah Adipura diberikan pada kota yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik. Melalui evaluasi dan penilaian yang mendalam dengan kriteria ketat.

Padang Panjang berhasil meraih Adipura sebanyak empatbelas kali. Ini merupakan sesuatu yang mencerminkan kebersihan kota Padang Panjang. 

"Prestasi ini perlu kita pertahankan. Kita sudah terkenal sebagai kota bersih. Mari kita pertahankan kebersihan itu. Kita budayakan dalam kehidupan sehari hari," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Padang Panjang, Mahdelmi Dt. Barbangso. (tf)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Bertempat di ruang rapat Diskominfo lantai III Balai Kota ex Poliko Payakumbuh pada Senin (14/01/2019) pagi,  insan Radio Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota beramah tamah dengan Kominfo Pemda Kota Payakumbuh. 

Kadis Kominfo Ruslayeti yang diwakili oleh Kabid Humas Pemda Kota Payakumbuh Irwan Suwandi yang didampingi oleh Ernita dan Nico Arzeni menyambut dengan hangat owner dan perwakilan Radio yang wilayah siarannya Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota ini.

Perwakilan Radio yang hadir dalam pertemuan ini yaitu, Radio Safasindo FM, Harau FM, Arief FM,Total FM dan PASS  FM. 

Dalam sambutannya Kabid Humas Irwan Suwandi berharap kerjasama Diskominfo dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio ini untuk tahun 2019 ini supaya bisa ditingkatkan baik itu untuk menyebarkan berita Humas atau Talk Show diradio dengan Nara sumber OPD Pemda Kota Payakumbuh atau juga siaran langsung atau Live di kegiatan dan iven tertentu yang domainnya Pemda Kota Payakumbuh.

Dalam pertemuan antara Diskominfo ini perwakilan radio diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi masing. 

"Radio diminta lebih berperan aktif di era IT ini sesuai dengan harapan pimpinan daerah Kota Payakumbuh sendiri dimana Wakil Walikota Erwin Yunaz sedang gencar gencarnya dengan berbagai program yang berbasis IT dan digitalisasi bahkan program yang dirancang oleh Pemda Kota Payakumbuh sudah dipakai oleh Pemda provinsi serta diaplikasikan kepada Pemda Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat,"beber Irwan Suwandi.

Diakhir pertemuan, Irwan Suwandi berharap frekuensi berita daerah atau kegiatan- kegiatan Pemda Kota Payakumbuh bisa lebih ditingkatkan eksposnya walaupun melebihi kuota MOU yang disepakati. Irwan Suwandi juga meminta pimpinan Radio untuk bisa melengkapi izin-izinnya sesuai dengan apa yang diinstruksikan dewan pers dan KPID Sumatera Barat. 

Terpisah, Dalu Awarta perwakilan Radio Harau FM sangat setuju dengan arahan pemko Payakumbuh melalui diskomifo.

"Kita, pihak Radio pun sepakat  dengan permintaan ini,"singkat Daluu Awarta didampingi Andi Mashuda.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pemerintah Kota Padang terus memperancak fasilitas umum yang dapat di jadikan sebagai objek wisata keluarga yang nyaman, Asri dan bersih serta enak di kunjungi bersama sanak keluarga.

Seperti kita ketahui sepanjang pantai Padang dan muaro lasak serta jalan nuju arah Gunung Padang di tepi Sungai Batang Araw Kecamatan Padang Selatan, fasilitas umum bagi pejalan kaki  dibangun tepat sasara  sangat bagus, indah dan nyaman.

Tapi sayang beberapa hari lalu, fasilitas penerangan jalan dipantai Padang  yaitu lampu untuk  menambah rancak kota dimalam hari, dicuri ora8ng tak dikenal dan bahkan merusaknya dan juga para PKL menjual dagangannya tidak pada tempatnya, 

Untuk menertibkan dan ciptakan  kenyamanan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, mengerahkan anggotanya dilokasi-lokasi yang rawan, dapat mengganggu kenyaman para pengunjung sedang menikmati pesona dan keindahan Kota Padang dari fasilitas umum yang dibangun disepanjang tepi pantai tersebut.

Semoga kedepannya, masyarakat semakin menyadari betapa pentingnya, kita selalu menjaga fasilitas umum untuk kepentingan kita semua, sisamping itu menjaga kebersihannya, sehingga sampah tidak ada sama sekali terlihat dilokasi objek wisata keluarga.

Senin (14/1) hari ini,  Kota Padang Menerima Penghargaan Piala Adipura Kategori Kota Besar yang diserahkan Oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Jakarta.

Ini membuktikan Kota Padang, sebuah Kota Besar yang bersih se - Indonesia bersama beberapa daerah lainnya, tentu semua berkat Dukungan, dorongan dan motifasi dari semua elemen masyarakat, supaya Kota Padang sebuah Kota Ramah, aman, tertib dan tertata, menjadi sebuah kota tujuan bagi wisatawan, baik lokal dan internasional nantinya   (tf)


IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Pendidikan merupakan suatu proses perubahan dari semua sisi, pendidikan tentunya melibatkan siswa dan guru sebagai subjek, belajar di lembaga sebagai prediket dan objek. Secara nasional, tujuan pendidikan saat ini adalah pembentukan generasi beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia.

Secara lokalisasi, di MTsN 2 Payakumbuh ada visi dan misi. Salah satunya menciptakan siswa madrasah yang berwawasan lingkungan. Siswa yang mencintai K3, sebagai penunjang PBM, yakninya badan dan lingkungan yang sehat. Kesehatan itu lahir dengan sebuah keseimbangan alam. Allah melarang manusia untuk melajukan perbuatan yang melampaui batas (bacakan potongan ayat surat Ar Rahman).

Arahan tersebut disampaikan Kepala MTsN 2 Payakumbuh Yenni Fitri dalam amanat upacara bendera perdana Semester II tahun ajaran 2018/2019, Senin (14/01/2019) pagi di halaman madrasah. Tampak hadir majlis guru, pegawai dan ratusan siswa.

"Menciptakan siswa berwawasan lingkungan tentunya diawali dari sebuah niat dan kesadaran diri penuh kedisiplinan. Adanya rasa memiliki yang diwujudkan dengan peran masing-masing. Guru membimbing, mengarahkan dan memberikan contoh,"ucap Yenni Fitri.

Dikatakannya, agar tidak terlambat datang ke madrasah harus ada sebuah Prepare (kesiapan). Penanaman budaya disiplin berawal dari kebiasaan dalam rumah tangga. Karena madrasah adalah rumah kedua bagi ananda.

"Enyahkan kebiasaan buruk. Jangan meninggalkan sampah dimana kita duduk dan berada. Jangan terlalu mudah tangan kita membuang sampah. Selain itu, jangan merusak bunga dan tanaman yang sudah kita tanam dan rawat bersama sejak dulu,"imbuhnya.

Menyikapi masih adanya siswa terlambat dalam upacara bendera Senin pagi, Yenni Fitri pesankan agar siswa pintar mengatur waktu. Disadari, ruas jalan menuju MTsN 2 Payakumbuh tidak dilalui angkutan umum.
"Sebenarnya ananda dan walimurid sudah tau, bahwa pada Senin, jam masuk kita adalah pukul 07.00 WIB. Berkumpul di halaman madrasah untuk upacara. Sedangkan di hari lain kita masuk pukul 07.15 WIB. Sayang, masih ada siswa terlambat, apakah itu kebiasaan jelek atau situasional atau insidentil, kami sendiri kurang paham. Padahal kami melihat ananda sudah diantar oleh walimurid dengan sepeda motor, bahkan sebagian dengan mobil,"pesannya lagi.

Dipenghujung arahan, Yenni Fitri mengimbau agar siswa Kelas IX persiapkan diri menghadapi ujian yang akan dimulai tanggal 28 Januari ini.

Mulai tanggal 28 Januari 2019, ananda Kelas IX akan menjalani ujian dan serangkaian ujian lainya di semester II ini. Jangan banyak lagi dalih dan alasan. Tiada lagi dalih tidak ada angkot, tidak ada lagi dalih Buku PR ketinggalan di rumah. Yang benar saja, masa dalihnya itu dan itu lagi, setiap kali ditanyai guru. Berarti siswa tersebut tidak ingin berubah. Untuk diingat, hanya orang yang mau berubah yang akan meraih suskes dan keberhasilan di dunia akhirat.(ul)

Bupati Irfendi Arbi bersama para pejabat
IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota, --- Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi kembali mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota untuk bergerak cepat melaksanakan program dan kegiatan tahun 2019. Ia berharap program dan kegiatan tahun ini selesai tepat pada waktunya.

“Saya minta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat memacu serapan anggaran pada tahun 2019 ini buat percepatan pembangunan. Kita tidak mau ada OPD yang berlalai-lalai dan mengulur-ulur waktu untuk melaksanakan program dan kegiatannya,” ungkap Bupati Irfendi Arbi di hadapan para ASN di Sarilamak, baru-baru ini.

Menurut Irfendi, setiap OPD sudah harus memulai pelaksanaan program dan kegiatannya pada awal tahun. Dengan begitu, semua pekerjaan diharapkan selesai pada waktunya.

“Kita ingin penggunaan anggaran berjalan secara baik dan lancar. Kita tidak mau pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran menumpuk pada akhir tahun,” ulang Irfendi.

Selain itu, ia juga meminta seluruh OPD untuk terus melakukan pembenahan dan memperbaiki kualitas setiap pekerjaan. Begitu juga para ASN, harus bekerja secara profesional dalam upaya mempercepat serapan anggaran itu dengan dengan mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya terus mengingatkan agar kita benar-benar mempedomani aturan berlaku dalam melaksanakan penganggaran dan pelaksanaan program. Jangan sampai kita berurusan dengan hukum,” ingat Irfendi.
Begitu juga soal pelayanan, Irfendi meminta para anak buahnya betul-betul bekerja dengan berorientasi pada aspek pelayanan publik yang memuaskan. Ia berharap para ASN itu mampu mewujudkan pelayanan publik yang  cepat, tepat dan memuaskan.
“Saya berharap agar kita terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Tidak tidak ingin mendengar keluhan masyarakat dalam berurusan,” tuntas Irfendi.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Semua penghargaan  yang kita peroleh ditahun 2018, tak terlepas dari peranan penting dan partisifasi warga Kota Padang serta penghargaan awal tahun 2019,  yaitu Diraihnya kembali Piala Adipura kategori Kota Besar.

Dua kali diraih piala Adipura Kota Terbersih Kategori Kota Besar se-Indonesia, selama kepemimpinan Mahyeldi - Emzalmi,  sejak zaman Syahrul Ujud Kota Padang telah terima penghargaan sebanyak 19 kali.

Hal itu, disampaikan Asisten III Didi Aryadi, saat ambil apel pagi di Kantor Balaikota Air Pacah Padang, senin (14/1).

Didi juga sampaikan tentang suksesnya Kota Padang kembali raih piala Adipura, semua yang kita peroleh ini, bukti nyata bahwa warga Kota Padang sangat mencintai kebersihan, peduli dan selalu menjaganya secara terus menerus, sebutnya.

Disamping itu, Didi mengajak seluruh Apararur Sipil Negara (ASN) Kota Padang, hendaknya ditengah-tengah masyarakat dapat menjadi ujung tombak sebagai penggerak kebersihan ditempat tinggal masing-masing.

"Siapa yang tak bangga dengan kehadiran Piala Adipura kembali di kota ini, yang mana sejak gempa 2009 lalu piala Adipura tak pernah diperoleh, tapi karena berkat itekat warga kota tahun 2016 Piala Adipura kembali diraih", ujar Didi.

Didi juga mengingatkan seluruh ASN, untuk selalu bekerja dengan baik, memiliki dedikasi yang tinggi, disiplin dan siap setiap saat, tingkatkan kesenergisan sesama dalam menuntaskan sebuah pekerjaan.

Kita tahu bahwa sebuah kesuksesan apapun pekerjaannya, tentu kuncinya kedisiplinan, tanpa disiplin percayalah hasilnya akan sia-sia, tak sesuai dengan harapan, mari kita bangkitkan semangat kerja, semangat Gontong Royong, semangat persatuan dan persatuan dalam mengujudkan sebuah harapan dan impian. (tf).

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Atas nama pemerintah provinsi, bupati dan walikota Se Sumatera Barat mengucapkan terima kasih atas pengabdian Brigjen Mirza Agus S.IP selama 14 bulan, telah memberi banyak arti dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat. Kerjasama yang harmonis selama dengan Forkopimda telah memberikan kontribusi dalam peningkatan berbagai sektor termasuk dalam memajukan 3 (tiga) daerah tertinggal di Sumbar. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam acara Pisah Sambut Komandan Resort Militer (Danrem) 032 Wirabraja Brigjen TNI Mirza Agus S.IP kepada Kolonel  Inf. Kunto Arief Wibowo S.IP, Di Ballroom Hotel Mercure Padang,  Sabtu Malam (12/1/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut,  Kapolda Sumbar, Danlantamal, Kajati, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Tinggi, Bupati/Walikota, Instansi Vertikal,  Dadim se Sumatera Barat. 

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, penghargaan yang tinggi atas kerjasama Forkopimda di Sumatera Barat. Teringat kunjungan bersama ke Mentawai melakukan perjalanan melihat pulau terluar dan melihat dari dekat bagaimana membangkitkan semangat membangun didaerah tertinggal. 

Kita rencana akan ke Mentawai membuka jalan di Siberut. Yang sebelumnya sudah dirintis Bigjen TNI Mirza Agus mohon nanti dapat dilanjutkan Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo yang sebentar lagi juga akan menyandang Brigjen bingang satu. 

Kerjasama yang selama ini telah berjalan dengan baik sekali, tentu akan tetap terjalin lebih baik lagi,  harap Wagub Nasrul Abit. 

Wagub juga menanyakan Danrem 032 Wirabraja yang baru apakah sudah fasih berbahasa minang. Tadi dijawab belum, tidak ada masalah sama sekali. Karena masyarakat Sumbar bisa menerima semua perbedaan termasuk dalam berbahasa. 

Masyarakat Sumbar walaupun mayoritas muslim, dapat Menerima yang agama minoritas lainnya. Hidup di Sumbar saling harga menghargai dan saling hormat menghormati. 

Jika duduk bersama,  tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. 

Selamat jalan Brigejn TNI Mirza Agus,  semoga sukses dan mugah-mudahan dapat naik pangkat menjadi bingang dua. Dan mudah-mudahan juga Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo selamat bertugas semoga Allah SWT memberikan bimbingan dan hidayah kebaikan, harap Nasrul Abit. 

Dalam kesempatan itu Brigjen TNI Mirza Agus, SIP mengatakan sejak ditugaskan tanggal 11 September 2017 di Sumbar alhamdulillah selalu sehat dan senang selama 14 bulan disini. 

Kedepan saya telah diangkat dan bertugas sebagai Komandan Korem 032/Wirabraja menjadi Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD.

Kepada semua pimpinan forum pemerintah daerah, masyarakat,  ninik mamak,  bundo kanduang, tokoh dan stekholder lainnya diucapkan terima kasih telah ikut memberikan dukungan penuh dalam menjalankan tugas di Sumatera Barat.  

Kepada kawan-kawan, sahabat telah mendukung kegiatan saya selama di Sumatera Barat tidak lepas dari semangat menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ujarnya sambil pamitan. (zs).

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.