November 2017

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Kami sangat bangga melihat kekompakan masyarakat kelurahan Padang Sikabu, semua warga turut aktif penuh kesadaran dalam pelaksanaan goro lingkungan yang kita laksanakan hari ini. Mari kita selalu pupuk dan tingkatkan rasa peduli sosial yang tinggi dengan meningkatkan rasa motivasi bersosial, salah satunya melalui gotong royong ini. Dengan gotong royong semua yang berat akan menjadi ringan, semua permasalahan bersama dipecahkan secara bersama dan bermanfaat bagi masyarakat.

Mari kita jadikan Latina menjadi Kampung Modern tertata dan terkelola namun tetap mempertahankan kearifan lokal. Keberadaan kampung rendang semestinya menjadi motivasi warga untuk ikut mengembangkannya secara bersama, dengan saling menopang. Sehingga penyediaan bahan dasar rendang tersebut bisa dikelola warga Latina sendiri. Mari kita hijaukan Latina dengan tanaman yang bermanfaat. Selain itu, Latina yang dilewati Batang Pulau, diharapkan masyarakat bijaksana dalam pemeliharaan, termasuk menjaga pembangunan normalisasi Batang Pulau yang sudah dapat kita nikmati bersama, untuk peningkatan ekonomi warga.

Situasi dan kondisi nyata saat ini, lahan semakin sempit sementara jumlah penduduk semakin bertambah. Mari kita bijaksana, jaga aset usahakan jangan dijual habis untuk pengembangan properti. Ingat kita masih punya keturunan, kelola lahan untuk meningkatkan ekonomi. Dan yang perlu kita pikirkan ke depan adalah ketersediaan pandam umum milik kecamatan, milik kelurahan dan sebagainya.

Ungkapan tersebut disampaikan Wakil Walikota, Erwin Yunaz saat bersilaturrahmi dengan warga Kelurahan Padang Sikabu disela pencanangan Program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) kelurahan ini. Tampak hadir dalam pencanangan ini, Camat Latina, David Bachri, Anggota DPRD Syafrizal, Lurah Padang Sikabu, Mirawati, Ketua KAN Parambahan, W. Dt. Tan Marajo dan tokoh masyarakat lainnya.

Anggota DPRD, Syafrizal yang juga putra pribumi Lamposi dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dengan kebersamaan dan kekompakan masyarakat. Syafrizal berharap, kebersamaman dan kekompakan harus tetap terjaga, karena hal tersebut adalah modal besar untuk maju bersama.

"Pembangunan takkan berjalan lancar tampa ada dukungan dari masyarakat. Mari kita jadikan Padang Sikabu sebagai sentral pangan, khususnya untuk masyarakat Lamposi," tutur Syafrizal.

Camat Latina, David Bachri didampingi Lurah, Mirawati, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wakil Walikota serta ikut makan bersama warga dalam pencanangan BBGRM di kelurahan ini.

"Sejak BBGRM dicanangkan di Kec. Latina tanggal 26 November 2017 lalu, kelurahan yang ada di kecamatan ini secara bersama melakukan gotong royong lingkungan, termasuk yang kita laksanakan saat ini. Padang Sikabu, sejak dibenahi Batang Pulau, wilayah kita ini sering dijadikan sebagai areal pre-wedding oleh para fotografer. Kepedulian berkampung masih tinggi dan kepedulian harus terus di pupuk. Semua rencana yang mengandung kebaikan bersama, mari kita ranjang dan diusulkan di musrenbang secara bertingkat," sambut David.

Bacarito Sasudah Makan, salah seorang tokoh masyarakat, W. Dt. Tan Marajo yang juga Ketua KAN Parambahan kepada Wakil Walikota berharap Pemko Payakumbuh semakin dekat dengan warganya.

"Warga Padang Sikabu siap menampung apa saja pembangunan yang akan diterapkan di nagari ini, pembangunan itu tentunya pasti akan menunjang perekonomian masyarakat. Selain membangun fisik, kami juga berharap kepada Pemko Payakumbuh juga mendukung kegiatan masyarakat. Selain itu kami juga berharap ada penerapan teknologi baru untuk petani yang ada di kelurahan kita ini, karena masyarakat disini mayoritas petani," harap Ketua KAN.

Mendengarkan usulan yang disampaikan Ketua KAN Parambahan,  Wakil Walikota mengajak Camat beserta tokoh masyarakat untuk meninjau pembangunan normalisasi Batang Pulau yang sudah rampung. Bersamaan dengan itu, Erwin Yunaz juga meninjau areal persawahan yang ada disekitar kantor lurah Padang Sikabu.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pemerintah Kota Padang memberikan bantuan berupa makanan dan peralatan tidur dan lainnya kepada warga terdampak angin siklon tropis. Penyerahan bantuan langsung dilakukan Walikota Mahyeldi Ansharullah di rumah salah satu korban di Korong Gadang, Kamis (30/11/2017).

Sedikitnya 13 rumah terdampak angin siklon tropis yang mengamuk sekira  pukul 17.30 WIB, Kamis (29/11/2017) kemarin. Umumnya kerusakan terdapat pada bagian atap rumah. Sebagian rumah mengalami rusak sedang dan ringan ada yang separoh atap rumahnya terangkat karena angin.

Adapun bantuan yang diserahkan merupakan biaya perbaikan kerusakan rumah dari Baznas Kota Padang. Juga bantuan makanan dan perlengkapan selimut dan peralatan dapur dari BPBD Kota Padang.

Saat penyerahan  bantuan ini Walikota didampingi Kepala BPBD Kota Padang Edi Hasymi, Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso serta Camat Kuranji Rachmadeny Dewi Putri.(du/yz)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Taman ‘Palanta Digital’ yang dibangun oleh PT Telkom Wilayah Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya diresmikan Rabu (29/11/2017) malam oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Walikota pun mengaku menyambut baik keberadaannya karena sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga sejumlah warga dapat memanfaatkan layanan Wifi.id Corner. Dengan hanya mengeluarkan kocek Rp 5.000 bisa menikmati akses internet dengan kecepatan tinggi secara nonstop 24 jam setiap harinya. Di samping itu hal ini juga bahagian mendukung Padang menuju Smart City (kota cerdas-red).

“Palanta Digital ini dapat memberikan manfaat yang begitu banyak bagi kita semua. Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita mengucapkan terima kasih kepada PT Telkom Sumbar. Semoga saja upaya seperti ini kalau bisa terus ditambah lagi di Kota Padang,” imbuh Mahyeldi sewaktu meresmikan Taman Palanta Digital yang terletak di halaman kantor PT Telkom Sumbar, Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 17 itu, Rabu (29/11/2017).

Menurut Mahyeldi, Palanta Digital tersebut sangat tepat dibangun PT Telkom sebagai area yang memanjakan peselancar dunia maya. Ia melihat, kawasan ini cukup ramai dikunjungi masyarakat setiap harinya bahkan malam sampai larut malam. Mereka semua diyakini memiliki berbagai kepentingan.

“Dengan keberadaan Palanta Digital saya yakin, masyarakat bisa melakukan banyak hal baik dalam urusan bisnis, pendidikan, pekerjaan dan sebagainya. Terutama bagi pelaku UMKM kita di Padang dalam memasarkan produknya. Yang saat ini lebih kurang berjumlah 80 ribu orang,” ucapnya.

Lebih lanjut tambahnya lagi, upaya seperti ini diharapkan tentu bisa lebih disinergikan lagi ke depan. Dimana saat ini di Kota Padang sedang dihadapkan menuju Smart City yang serba digital yang bermuara peningkatan pembangunan, peningkatan pelayanan dan percepatan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Untuk itu mari kita sama-sama memanfaatkan Palanta Digital ini dengan sebaik-baiknya. Di samping itu juga menjaga sarana-prasarana dan lingkungan sekitarnya,” tukas Walikota sembari meresmikan Palanta Digital.

Seperti diketahui, Palanta Digital tersebut mulai dibangun sejak dua tahun lalu dengan selesainya sekira enam bulan sebelum diresmikan. Dalam seharinya kawasan ini ramai dikunjungi berbagai kalangan yang mencapai lebih kurang 300 pengunjung per-harinya. Di tempat itu tersedia tempat duduk yang terbuat dari besi dan saling berhadapan. Lalu dibatasi sekat putih dengan meja di tiap sisinya yang dilindungi atap seperti rumah adat Minangkabau bertulisan Wifi.id Corner. Pohon-pohon rindang dan taman yang indah di sekitar menambah kenyamanan. (dv)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

 Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah bersama ribuan guru bergeming di bawah guyuran hujan saat melaksanakan upacara Hari Guru dan HUT PGRI ke-72 di Lapangan Imam Bonjol, Kamis (30/11/2017).

Meskipun hujan, namun upacara berjalan khidmat hingga selesai. Para guru bahkan berebut menyalami Walikota Mahyeldi di tengah lapangan.

Walikota mengatakan, (dalam keadaan hujan) guru harus bisa menjadi teladan bagi anak-anak didik sebab kunci pendidikan adalah keteladanan.

"Jadilah teladan, karena guru adalah teladan dan kunci dari pendidikan itu adalah keteladanan. Guru harus bisa menjadi teladan bagi anak-anak didiknya," kata Mahyeldi.

Dia minta para guru memaknai peringatan Hari Guru dan HUT PGRI sebagai refleksi apakah guru sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

"Di sisi lain apakah kita sudah cukup memuliakan guru-guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita sehinga menjadi pribadi tangguh dan berhasil," kata Mahyeldi.

Bagi pemerintah, kata Walikota, perin ,n,n,
gatan Hari Guru juga jadi titik strategis dalam pengambilan kebijakan. Kebijakan pemerintah yang berpihak kepada guru menjadikan guru lebih profesional dan kompeten, terlindungi dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

"Pemberian tunjangan profesi guru, tunjangan khusus daerah merupakan diantara upaya peningkatan kesejahteraan guru," kata Mahyeldi.(du/yz(

IMPIANNEWS.COM ( Payakumbuh).

Tiga orang surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang dipimpin oleh dr.Ida Winarti Retno Daradjati, didampingi dr.Kurniawaty Laniwidjaya Khalik dan Ns.Sri Murti mengunjungi Kota Payakumbuh, Sumbar selama 3 hari, dari tanggal 26-29 November 2017.

Kedatangan tim, disambut baik oleh pemerintah Kota Payakumbuh, dan ketiganya dituntun ke ruangan pendopo, di kediaman Walikota Payakumbuh, Riza Falepi yang juga dihadiri ketua DPRD, Yendri Bodra Dt.Parmato Alam pada hari Minggu, (25/11).

Saat menyambut surveior, Riza Falepi menyampaikan harapannya. Bahwa, "pemerintah Kota Payakumbuh bersama DPRD siap memberikan dukungan moril dan materil demi kemajuan rumah sakit, agar mudahnya masyarakat mendapatkan layanan berkualitas, untuk itu silahkan nilai RSUD dr Adnaan WD secara objektif demi perbaikan senantiasa," demikian harapan Walikota pada surveior.

"Harapan kami tentunya, RSUD dr Adnaan WD bisa lulus Paripurna," tambah Kepala daerah yang dipercaya warga Kota Payakumbuh memimpin 'Kota Botiah' dua periode itu.

Pertemuan yang dihadiri Elzadaswarman, Kepala Dinas Kesehatan serta dr.Efriza Naldi direktur utama RSUD dr Adnaan WD serta unsur manajemen, medik, keperawatan, dan penunjang terlihat semangat menyambut kedatangan tim surveior.

"Target tentunya RSUD dr Adnaan WD lulus paripurna. Sebab, tahun 2010, RSUD dr Adnaan WD telah lulus akreditasi 16 pelayanan, tahap lengkap," jelas dr.Efriza Naldi menanggapi kedatangan tim survey.

Jelang penutupan dr.Ida selaku ketua tim menyampaikan,  bahwa surveior akan menilai secara objektif, dan kalau ada kekurangan saat telaah dan penelusuran nanti, tentunya akan kami sampaikan secara terbuka, sebagai bahan perbaikan bagi manajemen rumah sakit.

"Sedangkan hasil penilaian, KARS yang memutuskan, sebagai surveyor kami hanya bertugas menyampaikan, membimbing serta memberikan saran berdasarkan hasil temuan dan penelusuran." tutupnya.(rl/ul)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Dialah Kornita Sofia, S.Ag, salah seorang Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) kankemenag Kota Payakumbuh yang memiliki salah satu objek binaan di SLB Negeri Centre Payakumbuh, yang saat ini dikepalai Dewi Marza. Sejak diamanahi sebagai penyuluh di SLB ini, Kornita Sofia giat melatih siswa SLB ini dalam mempraktek rukun islam secara optimal, walau secara estafet.

Saat kita kunjungi di SLBN Centre Payakumbuh, Rabu (29/11) terlihat Kornita Sofia sedang melatih siswa untuk praktek shalat.

Menurut Kornita Sofia, latihan praktek shalat berjemaah ini adalah sebagai motivasi bagi siswa SLB, bagaimana mereka kita latih secara bersama berjemaah. Selanjutnya mereka akan mempraktekkan shalat secara sendiri-sendiri pada lomba shalat wajib dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad SAW, pada hari Sabtu tanggal 2 Dsember 2017 mendatang di mushalla ini. Kita sengaja pisahkan antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Praktek shalat jemaah laki-laki diimami Wahyu sedangkan jemaah perempuan diimami Faris,” terang Kornita Sofia.

Dibenarkan Kepala SLBN Centre melalui Wakanya Popi Herawati, ada sekitar 50 orang siswa kita sedang latihan praktek shalat wajib untuk mengisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu mendatang.

” Sejak Kornita Sofia menjadikan penyuluh agama di SLBN Centre ini, Kornita Sofia giat melatih ilmu agama dan keagamaan disini. Kornita Sofia menitik beratkan materinya pada shalat wajib dan membaca al qur’an. Selain itu program Kornita Sofia telah kita sinkronkan dengan PBM Mapel PAI. Dan kami sangat merasa terbantu dengan keberadaan penyuluh agama dari Kankemenag ini. Kornita Sofia memiliki jiwa lembut dan penyayang, sehingga siswa sangat senang belajar dengan Kornita Sofia. Maklumlah pak, mengajar ABK tidak bisa disamakan dengan siswa lainnya, butuh kesabaran dan kasih sayang,” jelas Popi Herawati.

Mendengar informasi terkait progam yang diterapkan Kornita Sofia di SLBN Centre Payakumbuh, Kepala Kankemenag diwakili Kasi Bimas Islam, Endra Rinaldi sangat apresiasi.

“Kita berharap PAIF dijajaran kankemenag selalu melahirkan inovasi dan metode terbaik dalam penyampaian ilmu dan informasi agama keagamaan kepada masyarakat. Apalagi PAIF kita yang pegang objek yang terbilang rumit, seperti di rutan, rehabilitasi narkoba dan SLB ini. Menjalankan tugas diobjek harus paham pola masuk dan regulasi yang berlaku,” tukuk Endra Rinaldi. (ul)

 IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Sebanyak 22 pasangan calon pengantin yang berasal dari 5 kecamatan di Kota Payakumbuh ikuti Bimbingan Perkawinan selama 2 hari di aula serbaguna kankemenag. Bimbingan perkawinan ini sudah dianggarkan secara resmi oleh Kementerian Agama RI melalui Dirjen Bimas Islam dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Sebagai leading sector, Kasi Bimas Islam kankemenag Kota Payakumbuh, Endra Rinaldi menyampaikan, bahwa untuk Binwin tahap VII tahun 2017 pada hari ini Rabu (29/11), diikuti 22 pasang catin. Dan tinggal satu angkatan lagi yang akan kita gelar sebelum akhir tahun anggaran 2017.

“Sebagaimana biasanya, kita akan mendatangkan narasumber dari jajaran kankemenag dan Kepala Dinas Kesehatan. Binwin angkatan VII ini diikuti pasangan lajang dan gadis, kalau angkatan sebelumnya ada dari pasangan catin kita yang sudah janda/duda. Kita berharap dengan adanya binwin ini, angka perceraian di Kota Payakumbuh dapat diminimalisir, sehingga beban psikologis anak akibat perceraian, juga dapat kita minimalisir. Semoga Payakumbuh ke depan akan dihiasi dengan keturunan yang shaleh,” ungkap Endra Rinaldi.

Instruktur Pembinaan Keluarga Sakinah, Asra Faber dalam paparan materinya Dinamika mencapai keluarga sakinah. Asra Faber menyebutkan bahwa pernikahan adalah ibadah untuk menetramkan jiwa antara 2 pasangan manusia yang berbeda dalam segala hal.

” Pernikahan adalah bersatunya 2 keluarga yang berbeda. Menjalankan pernikahan merupakan menjalankan sunnah Rasulullah. Pernikahan adalah pilihan, dan kita mesti bertanggungjawab dengan pilihan kita tersebut. Untuk mewujudkan sebuah keluarga sakinah yang menjadi impian setiap insan. Pasangan catin mesti menerima pasanagan dengan ikhlash karena Allah. Menjalankan keikhlasan tersebut akan berbuah manis dan bahagia. Untuk itu, keluarga harus dihiasi dengan iman dan ilmu. Metode memilih pasangan juga telah diajarkan Rasulullah, tinggal kita yang mengapilkasikannya secara baik,” papar Asra Faber.

Terkait materi pentingnya kesehatan alat reproduksi dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarmen.

“Bukanlah hal tabu jika kita mengkaji alat reproduksi dalam binwin ini, termasuk hubungan seks suami istri. Perkawinan merupakan ibadah dan selanjutnya merupakan sebuah penghargaan dari setiap pasangan. Dalam melakukan hubungan ciptakanlah feeling in love dari hati yang diawali dengan doa, dan jangan ada unsur terpaksa. Selain itu pasangan juga mesti pahami tentang manfaat imunisasi TT yang diberikan petugas kesehatan kepada catin wanita. Setelah terjadi kehamilan yang sudah direncanakan matang, setidaknya ada 4 kali imunisasi yang akan dijalani pengukuran tensi, tinggi fundus, tempat posisi, timbang berat badan dan tambah darah. Jangan 4 terlalu dan jangan 3 terlambat, suami harus Siaga, karena tidak cukup sampai disitu, karena akan ada hal yang akan dilaksanakan pasca persalinan. Koordinasikan gratis di Posyandu, semoga lahir anak sehat dengan ASI lengkap dan tercipta anak yang shaleh,” tukuk Om Zet.

Binwin dihari kedua dilaksanakan di mushalla Baiturrahmah, karena aulaserbaguna dimanfaatkan Seksi PHU untuk manasik haji. Materi binwin dihari kedua, Kamis (30/11) disampaikan Kasubbag TU, Mustafa terkait hak dan kewajiban pasangan suami istri dalam mewujudkan keluarga sakinah. Setelah mengikuti binwin, 22 pasang catin yang akan melaksanakan pernikahan, diberikan piagam tanda telah mengikuti binwin.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Pelaksanaan manasik mandiri yang digelar jemaah calon haji Kota Payakumbuh hari ini Kamis (30/11) dibanjiri jemaah, sehingga aula serbaguna kankemenag tak mampu menampung banyaknya jemaah. salah seorang jemaah musim haji 2018, Zuldaswar, yang juga mantan pejabat di kankemenag pagi ini bertindak sebagai guru manasik.

Buya Zuldaswar pagi ini memaparkan materi pengenalan haji dan prosesi pelaksanaan haji Indonesia yang menerapkan haji tamatu’.

Sebelum penyampaian materi manasik oleh buya Zuldaswar, Kepala kankemenag melalui Kasi PHU mengkoordinir pembentukan pengurus manasik mandiri. Pemilihan pengurus manasik mandiri ini diserahkan penuh Kasi PHU, Jufrimal kepada jemaah. Dalam pembentukan pengurus yang berlangsung sekitar 1/2 jam ini, Buya Zuldaswar terpilih sebagai Ketua Manasik Mandiri yang dibantu sekretarisnya Ipendi Muis yang kesehariaannya bertugas sebagai Kabag Kesra Setdako Payakumbuh. Kepengurusan manasik mandiri dilengkapi dengan bendahara yang dijabat Erillia Bonita Yosrizal Zein.

Sebagaimana diterangkan Kasi PHU, Jufrimal, alhamdulillah kepengurusan manasik mandiri sudah terbentuk, selanjutnya pelaksanaan manasik kita serahkan sepenuhnya kepada jemaah.

“Jika kita bercermin dari pengalaman tahun lalu, pelaksanaan manasik di kankemenag sebanyak 2 kali ditambah di KUA Kecamatan sebanyak 8 kali. Pelaksanaan manasik tersebut dibiayai negara melalui kankemenag. Selain itu, jika jemaah ingin lebih sempurna, jemaah diberikan kesempatan seluas-luasnya mengikuti manasik di KBIH dan ditambah manasik mandiri,” terang Jufrimal.

“Kesempatan ini kita juga sampaikan informasi terkait pembuatan paspor. Kemenkumham melalui kantor imigrasi regional Agam sudah menerapkan pengambilan antrian pembuatan paspor secara online. Jemaah cukup mendownload Aplikasi “Antrian Paspor” melalui playstore Android. Secara teknis, jemaah akan dibantu secara teknis oleh staf kita, Admiral Hadi,” imbuh Jufrimal.

Diterangkan Admiral Hadi, “setelah aplikasi Antrian Paspor didownload jemaah, jemaah harus membuat email pribadinya, aktifkan ikon melalui email. Setelah ikon antrian paspor aktif, jemaah mesti memasukkan username, password, pilih kanreg imigrasi, isikan Nama dan NIK. Kemudian pilih tanggal untuk antrian. Aplikasi akan kirimkan barcode, barcode tersebut mesti diprint jemaah dan dibawa ke kantor imigrasi saat mengurus paspor sesuai nomor antrian,” jelas Admiral Hadi

“Namun sebelum ke kantor imigrasi, kita harus periksa dulu syarat dan berkas administrasi jemaah, apakah data jemaah sudah sinkron antara surat nikah, KTP, Akte dan data wajib laiinya. Selain itu terkait penambahan nama menjadi 3 kata harus kita tuntaskan dari daerah sebelum ke kantor imigrasi, termasuk sudah rekomendasi baik dari kankemenag, atau pun surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil terkait pengesahan nama. Contoh Mhd. Ali. Pengesahan kependekatan Mhd itu mesti dengan surat keterangan dari Disdukcapil. Setelah semua berkas kita teliti di Seksi PHU, barulah kita persilahkan jemaah ke kantor imigrasi, untuk mengurus paspor, ” imbuh Admiral Hadi.ul

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Padang menggelar Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Pangeran Beach Hotel, Kamis, 30/11/2017. Rapat dibuka oleh Wakil Walikota Padang, Ir. H. Emzalmi, M. Si berlangsung dengan hikmat.

Wakil Walikota Emzalmi dalam rapat tersebut menyampaikan, tujuan diadakan rapat ini untuk mengevaluasi kinerja satu tahun belakang dan menganalisis serta menyiapkan program kerja lima tahun mendatang. "Saat ini kemiskinan di Kota Padang diperkirakan 4. 69 % . Maka kita targetkan kemiskinan di Kota Padang untuk tahun mendatang dapat berkurang sekitar 0,04 %, ," sebut Emzalmi yang juga ketua TKPKD Kota Padang.

Kedepannya TKPKD Kota Padang dapat bekerja dengan menggunakan Pedoman Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM), dengan rancangan program lima tahun mendatang. "Dengan adanya RPIJM ini, maka kemiskinan dapat dibagi menjadi tiga cluster, seperti kemiskinan daerah pantai, perkotaan dan pinggiran/pertanian. Skop-skop seperti ini akan memudahkan kita untuk mengatasinya, sebab kriteria mereka sudah diketahui. Sehingga program-program yang dijalankan bisa tepat sasaran" tambahnya.

Dikatakan Wawako Emzalmi, RPIJM ini sebaiknya dibuatkan Payung Hukum, sehingga ada pedoman dalam pelaksanaan kegiatan ini. "Dengan Adanya RPIJM ini maka kegiatan-kegiatan sudah tersusun didalamnya, begitu pun anggaran, sehingga bisa dilaksana dengan baik, sesuai dengan yang telah disusun itu." tegasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Padang, Hervan Bahar mengaku masih sulit mengatasi kemiskinan di Kota Padang, hal ini diakibatkan 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Padang masih belum bersinergi. "Hal ini akibat kurang terintegritasi diantara SKPD Terkait, sehingga kemiskinan tidak dapat tertanggulangi dengan baik. kedepannya Kepada SKPD terkait diharapkan dapat menfokuskan kepada satu titik kemiskinan dalam bekerja, sehingga kemiskinan dapat diatasi. Semua SKPD mengeroyok untuk mengentaskan kemiskinan, sehingga cepat teratasi, " ungkanya.

Sehubungan dengan itu, para SKPD dapat melihat potensi masyarakat, jangan sampai memberikan yang tak sesuai dengan keahliannnya. Contohnya, ia hobi berdagang, lalu diberikan pelatihan perbengkelan, hal ini tidak menemui titik sasarannya. Dan berikan pelatihan yang sesuai dengan profesinya, maka usaha yang dilakukan bisa berkembang dan mereka bisa keluar dari himpitan kemiskinan," tutupnya.
( Ir).

IMPIANNEWS.COM (Padang).

 Ariono (71) dan Yusnita  (47) pasangan suami istri yang tinggal di RT 03 Rw 10, Jalan Cikarau, Maransi, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Sepasang insan ini tak terhitung hari, bulan dan tahun lagi diselimuti kesusahan, rumah  reot yang didiami, dikala hujan bocor.

Sementara perjuangan hidup harus dijalani setiap hari tanpa mengeluh. Ariono hobi kerja sosial, suka menolong orang lain, bangga bisa membantu sesama. Hal itu terbukti ketika Walikota H. Mahyeldi berkunjung ke kawasan Maransi, Dadok. " Ini rumah siapa, tanya Walikota H. Mahyeldi. Rumah pak RT 03 pak Wali, Pak Ariono, jawab warga sambil menunjukkan Ariono," ungkap Walikota  Walikota H. Mahyeldi ketika meresmikan pemakain  bedah rumah Ariono dan Yusnita, Kamis (30/11).

 "  Ariono Pak Rt 03 RW 10, Dadok ini menyembunyikan kesusahannya pada orang lain, ia suka menolong sesama. Orang lain yang kehidupannya susah diberitahukan pada Pemerintah Kota Padang, agar menerima bantuan.  Sementara ia dan istrinya lebih susah lagi, tapi disembunyikannya, ini adalah sikap yang mulia.  Allah Swt tak sisa-sia,  menggerakan bantuan Baznas untuk membangun rumahnya. Saat dilihat rumahnya memang tidak layak huni, maka disampaikan pada Baznas Kota Padang, langsung dikerjakan tanpa menunggu-nunggu waktu. Hanya berselang dua minggu pekerjaan rumah Ariono selesai, " kata Walikota H. Mahyeldi.

 Sedangkan Ariono dan istri tercinta Yusnita  selama pembangunan rumahnya menumpang dulu di rumah warga, kebetulan di depan rumahnya juga. "Ariono yang sudah 15 tahun menjadi ketua RT 03, tiga periode, kedepan akan lebih leluasa dan baik lagi melayani urusan warga dari sebelumnya yang kondisi rumah tak layak huni. "Jaga dan periharalah  baik-baik rumah ini. Rajin-rajinlah beribadah ke  masjid bersama istri, jalankan program 18.21. Kenyataan, apa yang terjadi nanti, semua kita tak mengetahuinya, itulah kebesaran Allah, Swt, "ujar Walikota H. Mahyeldi mengingatkannya.

 "Kami tak sempat lagi berfikir untuk merehab rumah. Soalnya derita kehidupan mendera lebih keras. Suami memang hobi menolong orang lain, siapa saja orangnya, sepanjang bisa dibantu, pasti di tolongnya. Rumah reot yang dihuni jadi istana kami puluhan tahun. Kami boleh dikatakan tak pernah cekcok, yang ada hanya kedamaian. Keceriaan selalu bersemayam, termasuk pada saat hujan tiba, atap bocor,  ember menganga menampung air. Tidur pindah, menjauh dari percikan air hujan di dalam rumah," ungkap Yusnita polos.

 Kini Walikota H. Mahyeldi bersama Baznas membangunkan rumah baru untuk kami, memang tak terbayangkan sebelumnya. Dan tak ada lagi selama ini  cita-cita untuk memperbaiki rumah, karena mencari kebutuhan hidup sehari-hari saja susah. Tapi Allah Swt memperlihatkan kebesarannya, rumah kami dibangunkan menjadi layak huni.

Perasaan hati ini sulit diungkapkan dan keluarkan, terharu serta beragam kecerian, dan kesedihan. Dan yang penting bersyukur pada Allah, terimakasih pak Walikota, Baznas, semoga semua rangakaian kegiatan ini bernilai ibadah dari Allah, Swt, sebut Yusnita yang telah dikarunia  empat orang anak,  semua sudah besar, dua orang telah berumah tangga, sumitra,dan Putri yang tinggal bersama.( rl)

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Setidak ada beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan secara nasional di Bulan Desember 2017 dan Tahun Baru 2018, ini. Khusus di Kota Payakumbuh diawali dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, HUT Kota Payakumbuh, Tabligh Akbar dengan ustad Somad, Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Menyikapi itu semua tentunya membutuhkan usaha bersama semua unsur terkait dalam rangka perwujudan kondisi kantibmas Kota Payakumbuh yang kondusif.

Dalam rakor ini tampak dihadiri Kepala kankemenag diwakili Kasi Bimas Islam, Endra Rinaldi, Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota, Kusmianto, Kasat Intel Polres, Tarmizi, Dan POM, Ali Yohanes, Jaksa Fungsional, Oktri, Kasat Pol PP, Devitra, Camat, Ketua FKUB, Desemberi, Ketua FKDM, Ketua Pakem, perwakilan dari Khatolik, Pdt. Joni Simorangkir, perwakilan dari Protestan, Pdt. J. Nababan dan pengurus lainnya.

Membuka rakor ini setelah mendengar paparan dan laporan dari berbagai unsur, pada Kamis (30/11), Wakil Walikota, Erwin Yunaz mengharapkan agar komunikasi dan koordinasi giat dilakukan demi terciptanya kantibmas kota Payakumbuh yang kondusif.

"Alhamdulillah, hingga hari ini Kota Payakumbuh masih aman-aman saja, dan ini adalah nikmat yang mesti kita syukuri. Salah satu jalan untuk mewujudkan syukur tersebut adalah melalui menjaga situasi ini tetap kondusif. Dalam rangka menjaga situasi tersebut, kami berharap semua unsur yang ikut dalam rakor ini jalankan tugas sesuai tusinya. Tetap waspada akan ancaman yang bisa saja datang tampa kita duga. Untuk itu mari kita selalu berkoordinasi dan berkomunikasi. Karena pemerintah yang kuat itu berasal dari terjaganya toleransi dan perbedaan," sambut Erwin Yunaz.

Disamping menghadapi kondisi yang akan kita jelang di Bulan Desember dan tahun baru, Kepala Kankesbangpol, Ipon Satria kemudian memaparkan bahwa hasil studi banding di Bandung. Selain itu Ipon juga menambahkan situasi yang mungkin terjadi akibat rencana pembangunan rel kareta api oleh PT. KAI dan dampaknya terhadap warga kota ke depan.

"Kita jelang pemilu tahun 2018 dan 2019 dengan aman dan terkendali, khususnya di Kota Payakumbuh, " sebut Ipon.

Adalah ketua FKUB, Desemberi Chaniago melaporkan hasil Silatnas dan Rakornas lintas tokoh agama dengan Presiden RI di Istana Negara.

"Presiden berharap, bahwa pemilu jangan sampai merusak tatanan hidup beragama di Indonesia. Untuk itu pemerintah daerah harus lebih tanggap dan peduli melalui pendekatan kultural. Ke depan Peraturan Bersama Menteri (PBM) akan diusulkan menjadi Undang-Undang. Dalam rangka memaksimalkan tugasnya, FKUB selalu butuh perhatian pemerintah," lapor Desemberi.

Selain itu, dalam rakor ini juga didengarkan laporan dari Kasat Intel Polres, Tarmizi Dt. Sinaro Balapiah, terkait gambaran situasi Kota Payakumbuh dewasa ini.

"Kita juga berharap, Kota Payakumbuh aman-aman saja, jangan ada pemaksaan pemakaian atribut satu agama terhadap agama lain menjelang Natal tahun 2017 ini," harap

Dalam rapat ini, peserta rakor juga menyampaikan usulan kepada Wakil Walikota dan pihak keamanan terkait pengaturan mercun di tahun baru.ul

IMPIANNEWS.COM  (Payakumbuh).

Bertempat di aula lantai 2 gedung kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di jln. Rasuna Said kota Payakumbuh telah dilangsungkannya kegiatan sosialisasi Forum Konsultasi Publik Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (FKP SPKD) tahun 2017-2022 pada Kamis (30/11) pagi.

Tujuan dan manfaat dari pelaksaan kegiatan FKP SPKD ini yakni mendapatkan masukan untuk penyempurnaan dokumen SPKD tahun 2017-2022 dari berbagai stakeholder yg ada di kota Payakumbuh serta terbentuknya komitmen sinergitas lintas sektoral dan lintas pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan strategi penanggulangan kemiskinan di daerah. Untuk pembiayaan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini sendiri dibebankan kepada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bappeda pada program kegiatan Penyusunan Dokumen SPKD kota Payakumbuh tahun 2017.

'Pada tahun 2012 di awal periode pemerintahan yg lalu, tingkat kemiskinan di kota Payakumbuh berada pada angka 9% dan ini menjadi permasalahan kota yg memerlukan penanganan dan pendekatan yg sistematik, terpadu dan menyeluruh dari semua pihak, maka dari itu hal ini sangat memerlukan penyusunan langkah-langkah yg strategis dan komprehensif", ungkap Wawako Erwin Yunaz.

Dan wawako juga menambahkan bahwa dari bentang waktu tahun 2012-2016 tingkat kemiskinan di kota Payakumbuh yg dari awal nya 9% di tahun 2012 dan pada tahun 2016 kemaren telah turun menjadi 6,46% dan telah terjadi penurunan angka kemiskinan sebanyak 2,55%, untuk hal ini penurunannya cukup signifikan dan patut kita syukuri bersama, tambah Erwin.

Serta Erwin Yunaz pada sambutan juga menyampaikan kalau kota Payakumbuh menjadi salah satu dari 50 kab/kita di Indonesia yg melaksanakan program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT),

'dari 50 kab/kota di Indonesia, kota Payakumbuh menjadi salah satu yg melaksanakan program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT), program ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan untuk menghubungkan dg program dan layanan yg dikelola oleh pemerintah pusat, provinsi dan kab/kota sesuai dg kebutuhan mereka, sehingga dg target pemerintah kota pada 5 tahun kedepan untuk terus berusaha menurunkan tingkat kemiskinan hingga pada angka 5% dapat tercapai hendaknya", pungkas Wawako.

Pada kegiatan sosialisasi FKP SPKD kota Payakumbuh tahun 2017-2022 ini turut di undang dari semua unsur, yakni LPM, LKKAM, LSM, BPJS, BUMD, BUMN, Perbankan, Perguruan Tinggi, Forum Kota Sehat, Forum Lansia, Kepala SOPD se-kota, Camat se-kota, serta undangan dan tamu lainnya yg ikut antusias mengahadiri kegiatan sosialisasi ini.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM (Amman). 

Yordania telah menolak upaya Israel untuk memperbaiki hubungan kedua negara. Israel akan mengganti duta besarnya dan berjanji akan membayar kompensasi atas pembunuhan dua warga Yordania di Kedutaan Besar Israel di Amman pada Juli lalu.

Pada Rabu (29/11), media Israel melaporkan Israel telah sepakat untuk mengganti Duta Besar mereka di Amman, Einat Schlein. Schlein telah meninggalkan Yordania dengan terburu-buru pada Juli setelah petugas keamanan Israel membunuh orang-orang Yordania tersebut.

"Yordania mengajukan dua tuntutan: petugas keamanan tersebut benar-benar diinterogasi dan diadili, dan Schlein tidak kembali lagi ke sini," ujar seorang anggota parlemen Yordania, Nabil Gheishan, kepada Arab News.

Gheishan berasal dari Kota Madaba, kota yang sama dengan Bashar Hamarneh, seorang dokter tua yang terbunuh di kedutaan. Gheishan mengatakan keluarga Hamarneh tidak tertarik dengan kompensasi dari Israel. "Kompensasi harus dibayar setelah persidangan, bukan jika kasus itu masuk ke pengadilan," jelas Gheishan.

Aroub Souboh, seorang presenter TV dan selebriti media sosial terkemuka Yordania, mengatakan untuk memperbaiki hubungan dengan Yordania membutuhkan lebih dari sekedar pergantian duta besar.

"Selain pengadilan yang tepat terhadap si pembunuh, ada dua warga Yordania lainnya yang telah dibunuh oleh tentara Israel. Itu juga harus dipecahkan," kata Souboh kepada Arab News.

Ia mengacu pada penembakan hakim Raed Zeiter di Jembatan King Hussein pada 2014 dan turis Said Hayel Al-Amr di luar Gerbang Damaskus di Damaskus pada 2016.

Mohammad Ersan, pembawa acara bincang-bincang populer di Radio Al-Balad di Amman, juga mengemukakan pendapatnya. "Pergantian duta besar adalah upaya untuk menutupi kasus ini dan membiarkan Yordania melupakan tuntutan dalam pembunuhan tersebut. Ini tidak akan sesuai dengan keinginan masyarakat Yordania, yang telah menunjukkan solidaritas terhadap posisi pemerintah," jelasnya.

Ersan percaya, solusi terbaik adalah Israel menyetujui permintaan rakyat Yordania untuk menahan dan mengadili para pembunuh. "Keputusan ini akan diterima dengan baik, dan dapat membantu Yordania menyelesaikan perselisihannya dengan Israel dengan solusi penyelamatan yang jauh lebih baik," katanya.

Sementara hubungan Yordania dengan Israel semakin memburuk, Amman justru telah semakin mempererat hubungan kerja samanya dengan Otoritas Palestina. Amman mengadakan pertemuan tingkat tinggi Komite Palestina Yordania pada Oktober lalu setelah sebelumnya absen selama tiga tahun.

IMPIANNEWS.COM (Ramallah). 

Fatah meminta gerakan Hamas untuk tetap berkomitmen dalam kesepakatan rekonsiliasi bersejarah Palestina. Mereka dihadapkan dengan tenggat waktu dua hari lagi untuk melaksanakan kesepakatan tersebut.

"Hamas tidak berkomitmen terhadap kesepakatan yang ditandatangani di Kairo untuk mengakhiri perpecahan. Sampai saat ini, masalah dan hambatan dari Hamas masih ada dan terus meningkat," ujar Azzam Al-Ahmad, juru runding Fatah yang mewakili Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dikutip Arab News.

Utusan PBB untuk proses perdamaian Timur Tengah telah mengadakan pertemuan di Jalur Gaza sebagai bagian dari upaya untuk mendesak Hamas dan Fatah menindaklanjuti kesepakatan mereka. 

Hamas diminta menyerahkan kendali Gaza, termasuk semua kementeriannya, kepada Otoritas Palestina pada Jumat (1/12), satu dekade setelah merebutnya dalam perang saudara pada 2007.

Namun, Otoritas Palestina dilaporkan telah dilarang untuk kembali bekerja di sejumlah kementerian di Jalur Gaza pada Rabu (29/11). Saksi mata mengatakan puluhan mantan karyawan dicegah untuk kembali bekerja di kementerian keuangan, kesehatan, dan pendidikan.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan negaranya akan menolak akses untuk diplomat Swiss yang hendak mengunjungi Jalur Gaza sampai pemberitahuan lebih lanjut. Lieberman mengeluarkan perintah untuk mencegah para diplomat itu melakukan perjalanan ke wilayah Palestina dari wilayah Israel.

Hal ini dilakukan setelah mereka melakukan pertemuan dengan para pemimpin Hamas. 

Pada Selasa (28/11), utusan Swiss untuk Otoritas Palestina, Julien Thoni, dilaporkan telah bertemu dengan pemimpin Hamas untuk Gaza, Yahya Sinwar.

Hamas telah dianggap sebagai organisasi teroris oleh AS dan Uni Eropa. Namun, Swiss tetap melakukan kontak dengan Hamas untuk terus berdialog dengan semua pihak dalam konflik Israel-Palestina, sebagai bagian dari upaya perdamaian dan hak asasi manusia.

IMPIANNEWS.COM (Jenewa). 

Amerika Serikat (AS) memperingatkan, rezim Korea Utara (Korut) akan benar-benar hancur jika terjadi perang. Peringatan ini dikeluarkan setelah Pyongyang melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) yang paling canggih, yang bisa membidik daratan AS.

"Jika perang terjadi, jangan salah, rezim Korea Utara akan hancur sama sekali," kata Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, saat berbicara dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, Rabu (29/11).

Haley mengatakan AS telah meminta Cina untuk memotong pasokan minyak ke Korut. Presiden Trump, yang telah bersumpah untuk menghentikan program nuklir dan rudal Korut, juga telah berbicara dengan Presiden Cina Xi Jinping pada Rabu (29/11).

Cina adalah satu-satunya sekutu utama Korut dan keduanya memiliki perbatasan panjang, serta hubungan perdagangan yang signifikan. "Kami tidak pernah menginginkan perang dengan Korut, dan bahkan hingga hari ini kami tidak menginginkannya. Jika perang memang terjadi, hal itu akan terjadi karena tindakan agresi lanjutan seperti yang kita telah saksikan kemarin," kata Haley.

Korut mengatakan rudal baru mereka yang baru saja diuji, berhasil meluncur ke ketinggian sekitar 4.475 km, lebih dari 10 kali ketinggian Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA. Rudal Hwasong-15 ini kemudian terbang sejauh 950 km selama 53 menit.

Rudal yang terbang lebih tinggi dan lebih lama dari rudal-rudal Korut sebelumnya itu mendarat di laut dekat Jepang. Para ahli mengatakan rudal Hwasong-15 secara teoritis memberi Korut kemampuan untuk menembak AS, meskipun tidak jelas apakah rudal bisa membawa senjata nuklir.


Sumber : Reuters

IMPIANNEWS.COM ( Payakumbuh).

Selama dua hari tanggal 28 dan 29 Nov 2017 sebanyak 45 orang Tenaga Kependidikan yang bertugas sebagai Tata Usaha sekolah di 10 SMP Negeri dan 7 SMP Swasta di Kota Payakumbuh di berikan Pembinaan Peningkatan Kompetensi oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melalui dukungan  dana APBDP Payakumbuh 2017.

 Diklat tersebut dipusatkan di Aula Balai Pelatihan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sumbar di JL.Pahlawan Payakumbuh yang buka lansung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs.A.H.Agustion  (Selasa, 28 Nov 2017)

" Peran tata usaha sekolah  sebagai tenaga kependidikan sangat penting  untuk menjamin kualitas layanan pendidikan di sekolah" tegas Agustion.

Hadir dalam sesi pembukaan Kabid PTK H.Dasril, S.Pd, M.Pd selaku KPA dan di dampingi oleh Ketua Panitia Nelvia Anendri, S.IP. Kegiatan ini sangat direspon positif oleh para peserta yang berjumlah 45 orang TU dari 17 SMP yang ada di Kota Payakumbuh.

Dalam acara penutupan ( Rabu, 29 Nov 2017) ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan di wakili oleh Kabid PTK H.Dasril,S.Pd, M.Pd menegaskan bahwa "Peningkatan kompetensi yang di peroleh dalam pelatihan ini harus di implementasikan dalam mengelola administrasi sekolah di SMP tempat bertugas dengan terlebih dahulu dikoordinasikan melalui kepala sekolah masing-masing,

Sehingga kepastian bahwa setiap sekolah di Kota Payakumbuh mampu mencapai 8 standar pendidikan dalam pengelolaanya".

Salah satu indikatornya adalah sekolah tersebut bisa mencapai akreditasi A minimal B sesuai target Pemerintah Kota Payakbuh melalui Dinas Pendidikan.

 Pada acara tersebut juga muncul gagasan agar para Tenaga Administrasi Sekolah (TAS ) bisa membentuk suatu komunitas untuk memajukan profesi  TAS khususnya di SMP se Kota Payakumbuh (rel/ul)

IMPIANNEWS. COM (Payakumbuh).

Pengalaman espose Kepala MTsN 1 Payakumbuh di ajang Internasional Islamic Education di BSD Tangerang tanggal 21-24 November adalah suatu hal sangat bernilai mahal bagi Sahidin, kepala madrasah ini. Salah satu pengalaman berharga itulah adalah eskul ROBOTIK di madrasah.  Hal ini dibedah bersama dalam Musyawarah Kerja Kepala MTS se Sumbar yang dipusatkan di madrasah favorit kota batiah ini, Rabu (29/11).

MK2MTs yang dibuka langsung Kepala Kanwil Kemenag dan dihadiri seluruh kepala MTs se Sumbar. Sebelum melakukan musyawarah, rombongan MK2MTs yang dipimpin Kepala Kanwil diwakili Kabid Pendmad didampingi Kepala kankemenag disambut tari pasambahan, untuk selanjutnya menuju ruang pertemuan dan menikmati sarapan pagi khas kuliner Payakumbuh. Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan diwakili Irfan Kanof.

Dalam salam silaturrahim, Kepala MTsN 1 Payakumbuh, Sahidin mengucapkan selamat datang dan terima kasih.

" Inilah MTsN 1 Payakumbuh, berhasil dan berprestasi berkat kebersamaan. Keberhasilan sebagai madrasah sehat tidak bisa disiapkan selama 6 bulan atau 1 tahun. Persiapan sudah kita laksanakan sedari tahun 2013 lalu. Dengan pembuktian komitmen bersama terapkan secara optomal budaya PHBS di madrasah yang didudkung oleh komite. Insyaallah, lomba Adiwiyata Mandiri akan kita ikuti tahun 2018 mendatang. Dan kami siap berbagi pengalaman. MK2MTs inimerupakan wadah silaturrahmi dan menambah wawasan, madrasah semakin diminati," sambut Sahidin.
"Pengalaman berharga yang kita dapat dalam espose di Tangerang adalah eskul Robotik madrasah, dan hal ini sepatutnya kita tiru dan materi inilah yang akan coba kita kembangkan sebagai inovasi yang lahir dari MK2MTs. Disamping itu kita juga akan bahas bersama terkait kesiapan kita dalam hadapi persoalan kekurangan komputer dan pendukung lainnya, demi kelancaran Ujian berbasis Komputer yang diberlakukan sebagai sebuah kebijakan," imbuh Sahidin lagi.

Berhubung banyaknya kegiatan yang mesti diikuti, Kepala Kanwil kemenag diwakili Kabid Pendmad, Artis Arjunmengucapkan selamat dan selamat bermusyawarah.

" Harapan kami MK2MTs yang dilaksanakan sekali 2 bulan ini akan melahirkan inovasi baru. Kegiatan ini untuk meningkatkan silaturrahmi dalam rangka mengejar prestasi dan prestige seperti yang diterima MTsN 1 Payakumbuh. Ujian berbasis komputer penuh kekurangan tapi kita harus jalankan kebijakan ini. Sementara bentuk pungutan dilarang, kuatkan tekad dan semangat bahwa kita harus sukses ikuti UNBK. Mari lahirkan inovasi baru, seperti Robotik, walaupun sebagaian madrasah kita sudah terapkan dan pernah raih prestasi nasional, silahkan saling berbagi pengetahuan," sambut Artis Arjun sambil pamit.

Setelah melepas keberangkatan Kabid Pendmad dengan doa, Kepala kankemenag, Asra Faber berharap kepada peserta MK2MTs untuk saling berbagi pengalaman.

"Untuk Kota Payakumbuh, menurut informasi dari pengelola humas kankemenag, Wahyu Uliadi Putra, bahwa salah satu MTs kita sudah terapkan eskul Robotik walau secara sederhana dan diikuti oleh siswa kelas VII dan santri yang mondok, yaitu di MTI Koto Panjang. Selain itu, semua bentuk prestasi dan prestise tidak akan diraih tampa kebersamaan. Semua madrasah kita bisa raih sukses, intinya semangat bersama yang dikoordinir kepala madrasah," ujar Asra Faber.

Rapat yang membahas eskul Robotik ini dipimpin Ketua MK2MTs Sumatera Barat,  Ade Pabrian yang sekaligus Kepala MTsN 1 Pasaman didampingi Sekretarisnya, Marion yang juga Kepala MTsN 1 Kota Solok.ul

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Mulai 1 Januari 2018, Pemerintah Kota Payakumbuh akan menerapkan transaksi non tunai dalam setiap pelaksanaan pengeluaran dan penerimaan anggaran. Sehubungan dengan hal ini, Pemko Payakumbuh melalui Badan Keuangan Daerah bekerjasama dengan Bank Nagari Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Transaksi Non Tunai di Ruang Rapat DPRD Kota Payakumbuh, Senin (27/11).

Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, penerapan Transaksi Non Tunai di kota Payakumbuh merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan 2017. Juga sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor:910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut Wawako menguraikan, Transaksi Non Tunai memungkinkan segala transaksi keuangan di Pemko Payakumbuh termonitor dengan baik. Lebih dari itu, transaksi non tunai lebih efisien, efektif, menghapus praktek KKN dan pencucian uang, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, berkontribusi terhadap penerimaan daerah, serta memberi kemudahan transaksi pembayaran.

Wawako menyadari, tak akan mudah mengubah kebiasaan bertransaksi dengan uang tunai menjadi transaksi non tunai. Meski demikian, Wawako yakin perubahan itu akan dapat diwujudkan.

 “Perubahan ini tentu butuh waktu. Tapi tak ada yang tidak mungkin. Karena itu, diharapkan peserta sosialisasi dapat menyerap materi yang diberikan narasumber dan aktif dalam mengikuti kegiatan ini. Sehingga pada tanggal 1 Januari 2018 nanti kita telah dapat melaksanakan transaksi non tunai sesuai edaran Menteri Dalam Negeri”, ucap Wawako.

Peserta sosialisasi terdiri dari Kepala Perangkat Daerah, Camat, Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), dan Bendahara Pengeluaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Payakumbuh. Sedangkan narasumber terdiri dari Novieza dan Sisca Yuliani dari Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Rihando dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat, dan Pradiktyo Iandra Rishen dari Bank Nagari Provinsi Sumatera Barat.

Turut hadir pula dalam kegiatan dimaksud Direktur Utama Bank Nagari Provinsi Sumatera Barat Dedi Ihsan, Pimpinan Bank Nagari Cabang Payakumbuh Agustapria, dan Asisten 2 Setdako Payakumbuh Amriul Dt. Karayiang.(ril/ul)

IMPIANNEWS.COM (,Papua).

Terkait isue hari kemerdekaan Papua yang akan diperingati pada tanggal 1 Desember 2017, akhirnya sejumlah Tokoh Adat Papua menggelar jumpa pers  Selasa, 28 November 2017 pukul 10.45 WIT, bertempat di Pendopo Yahim Pasar Lama Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.

Jumpa pers yang digelar oleh para Tokoh Adat Papua tersebut dalam rangka penolakan tanggal 1 Desember sebagai hari kemerdekaan bangsa Papua.

Beberapa media nasional dan lokal baik media elektronik, media cetak dan media siber antusias meliput dan menyebarluaskan informasi tersebut kepada khalayak diantaranya; TvOne, Cendrawasih Pos, Harian Pagi Papua, Fasifik Pos, Elshinta, Lintas Papua, Warta Plus, Kabar Papua, ANTARAnews.

Sejumlah tokoh adat Papua dan pejabat negara  yang hadir dalam jumpa pers tersebut antara lain; Ketua Barisan Merah Putih/Ondoafi Waena Ramses Oheo, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura Martinus Marwari, SH., Staf Pribadi Kepresidenan Lennys Kogoya, Ketua Pengadilan DAS (Dewan Adat Sentani Kabupaten Jayapura) Boas Enok, Ondoafi Putali Sentani Timur Kabupaten Jayapura Nulce Monim, Ondoafi Kampumg Yahim Kabupaten Jayapura Albert Pelle, Ketua Lapago Kab. Jayapura Agus Rawa Kogoya, Ketua Bela Negara Kab. Jayapura, Sarlen Aya Taroe, dan Pdt. Timotius Wakur selaku Kepala Suku Besar Lapago.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Pribadi Kepresidenan menyampaikan tiga poin utama terkait kondisi Papua saat ini.

Pertama, Lennys Kogoya menyatakan bahwa Papua secara umum kondusif, Presiden Jokowi berkunjung sampai ke pedalaman melihat langsung perkembangan pembangunan di Papua.

"Sebagai bagian dari NKRI, Papua harus sama dalam pemerataan kesejahteraan pendidikan juga kesehatan serta pembangunan di segala bidang," papar Lennys kepada pewarta, Selasa (28/11),

Kedua, lanjut  Lennys Kogoya, Polemik pilkada di Kabupaten Tolikara sekarang sudah selesai dan ekonomi sudah normal seperti semula dengan dibukanya jalan utama Karubaga-Wamena.

"Tujuan kedatangan saya di Tolikara adalah memberikan jalan keluar antara dua kubu yang bertikai, dan hasilnya akan saya laporakan langsung ke presiden Jokowi," jelasnya.

Lebih jauh, Lennys menyampaikan bahwa ada satu daerah di Papua yang saat ini belum kondusif yaitu Timika. Kondisi tersebut terdapat di areal PT Freeport Indonesia dan belum diketahui penyebabnya apakah dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau ada kepentingan lain yang memicu memanasnya keadaan di area tersebut.

Terkait hal itu, Lennys akan mengusulkan kepada Presiden untuk membentuk tim khusus  pencari fakta agar publik mengetahui siapa-siapa saja yang terlibat dalam gejolak di Timika.

"Keadaan di Timika pada saat ini kurang kondusif dengan adanya gejolak di areal PT.  Freeport Indonesia. Apakah ini murni dari KKB atau ada kepentingan khusus dan masalah lain dibalik kejadian ini. Saya saran ke presiden untuk dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) di Timika. Biar tahu siapa atau kelompok mana yang bermain di Timika, dan tahu akar permasalahan di Timika. Siapa yang melakukan kekerasan di Timika selama ini," beber Lennys.

Ketika disinggung santernya isue yang berkembang terkait peringatan hari kemerdekaan Papua pada tanggal 1 Desember mendatang, Lennys meyakinkan kepada publik bahwa tidak akan ada pergerakan kemerdekaan Papua, Ia berharap masyarakat tetap tenang dan serahkan sepenuhnya kepada para Tokoh Adat Papua.

"Masalah 1 Desember semuanya diharap tenang. Percayakan kepada kami para tokoh adat untuk tanggal 1 Desember tidak ada pergerakan-pergerakan yang mengarah pada kemerdekaan Papua," tandas Lennys.

Di tempat yang sama, Ramses Ohee, Ketua BPM (Barisan Merah Putih) Propinsi Papua, menyampaikan bahwa selaku sesepuh Papua dirinya meyakinkan kepada masyarakat Papua bahwasanya NKRI lahir atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Papua lahir atas perjuangan yang sangat berat direbut dari penjajah dimana Papua yang dulu bernama Irian Barat adalah bagian dari NKRI dan akan tetap menjadi bagian NKRI selamanya.

"Saya sebagai sesepuh harus menjelaskan apa itu NKRI. NKRI adalah negara dan bangsa anugerah dari Tuhan YME yang diberikan untuk Papua. NKRI dulu dijajah Belanda dan kita sebagai generasi pemuda merebut Kemerdekaan dari tangan penjajah. Kemerdekaan tidak bisa diperoleh begitu saja termasuk di Papua. Pada tanggal 28 Oktober 1928 para tokoh berkumpul di Jakarta," papar Ketua BPM kepada pewarta.

"Mereka bangkit dan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, dan Tuhan berkehendak bahwa dari Sabang sampai Merauke untuk satukan tekad merpersatukan seluruh pemuda Indonesia yang tertuang dalam Sumpah Pemuda untuk Indonesia merdeka sebagai negara utuh yang ada di muka bumi. Lahirnya sumpah pemuda yang dipimpin Boedi Utomo yang menyatakan bahwa bertumpah darah satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, bahasa satu bahasa Indonesia. Bahwa Irian Barat sekarang Papua adalah bagian dari NKRI," tegas Ramses Ohee selaku sesepuh masyarakat Papua.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Dewan Adat Sentani (DAS) Kabupaten Jayapura Boas Enok menyatakan bahwa semua isue Papua merdeka hanya isue belaka yang digulirkan dari Jakarta dan ditimpakan ke Papua.

Ia justru menyoroti ketimpangan yang terjadi di Papua pada sektor pembangunan yang tidak merata, pelayanan kesehatan yang tidak memadai dan tingkat pendidikan yang sangat minim di Papua.

Ia berharap Pemerintah pusat fokus pada ketiha masalah itu untuk segera dibenahi dan tidak terkontaminasi oleh isue-isue terkait gerakan 1 Desember sebagai kemerdekaan Papua.

"Papua yang dikabarkan banyak masalah ini dan itu adalah omong kosong. Salah satunya adalah KKB yang mempunyai senjata. Senjata ini masuk dari mana. Isue timbul di Jakarta dan dikembalikan ke Papua. Papua saat ini menangis adanya pendidikan dam kesehatan serta pembangunan yang belum merata. Adanya gejolak tanggal 1 Desember saya nyatakan tidak ada. Pemerintah harus melihat Papua dan turun langsung kelapangan apa yang mereka rasakan pada saat ini. Papua cinta kedamaian di bumi NKRI ini," tegas Boas.

Selain para tokoh adat dan staff kepresidenan, Pdt. Timotius Wakur selaku Kepala Suku Besar Lapago juga menyampaikan kepada publik yang diliput oleh media lokal maupun nasional dalam jumpa pers Selasa (28/11) kemarin.

Menurut Pdt. Timotius Wakur, pada prinsipnya Papua dalam kondisi damai makmur sentosa. Adapun gejak dan isue terkait keinginan Papua merdeka merupakan dari efek ketidakpercayaan pemerintah pusat kepada masyarakat Papua untuk mengelola dan mengatur keuangan serta belanja daerah, termasuk terkait dana Otsus.

"Papua sudah damai dan makmur dengan pepatah berat kita pikul ringan kita jinjing. Kenapa orang Papua ingin merdeka dan lepas dari negara Indonesia. Karena dari Jakarta belum memberikan kepercayaan ke Papua untuk mengatur keuangan dan belanja daerah. Salah satunya penggunaan dana otsus yang terus menjadi sorotan di Jakarta," jelas Pdt. Timotius Wakur.

Sementara itu, Ketua Bela Negara Kab. Jayapur Sarlen Aya Taroe menegaskan bahwa isue 1 Desember sebagai hari kemerdekaan Papua hanya ulah dari kelompok yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa bukan untuk kepengingan masyarakat Papua melainkan untuk kepentingan kelompok dan golongannya pribadi.

"Adanya isue yang bergulir tentang 1 Desember, itu hanyalah ulah dari sekelompok orang atau golongan untuk memecah belah di Papua. Masyarakat Papua sangat prihatin adanya perdamaian yang selama ini sudah dibina sesama masyarakat harus hancur gara-gara kepentingan kelompok yang mementingkan diri sendiri," ungkap Sarlen.

Setelah para tokoh adat dan tokoh agama Papua menyampaikan keterangannya kepada pewarta, para tokoh menyatakan sikap yang dibacakan oleh Martinus Marwari, SH, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) sebagai berikut :


PERNYATAAN SIKAP

”PENOLAKAN 1 DESEMBER SEBAGAI HARI KEMERDEKAAN BANGSA PAPUA”

Berbagai permasalahan yang akhir-akhir ini terjadi di tanah Papua mengakibatkan melemahnya semangat ke-Indonesiaan bagi masyarakat di Papua, khususnya kami masyarakat adat Papua.

Permasalahan yang memecah belah semangat ke-Indonesiaan tersebut merupakan upaya kelompok separatis dan politik yang ingin mengadu domba persatuan antara kami masyarakat Papua dan Bangsa Indonesia yang kami cintai.

Apabila permasalahan tersebut terus berlarut dan dibiarkan maka dikhawatirkan akan merusak persatuan dan persaudaraan kami masyarakat Papua yang merupakan bagian dari Bangsa Indonesia.

Selain itu, timbulnya upaya memecahbelah oleh kelompok pengkhianat Bangsa akan persatuan kami masyarakat Papua dan Bangsa Indonesia harus segera ditindak dengan tegas agar mewujudkan perdamaian, keamanan dan penguatan semangat ke-Indonesiaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melihat situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, kami masyarakat Papua sangat prihatin terhadap kondisi masyarakat serta persaudaraan kami masyarakat Papua sebagai bagian dari Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami Perwakilan Masyarakat Adat Papua menyatakan sikap sebagai berikut :

PERTAMA; Kami menolak dengan tegas tanggal 1 Desember sebagai Hari Kemerdekaan Bangsa Papua atau hari TPN-OPM, dan mendeklarasikan bahwa tanggal 1 Mei 1963 sebagai ”Hari kembalinya Irian Barat” ke pangkuan ibu pertiwi NKRI dan hendaklah tanggal tersebut diberlakukan sebagai hari libur untuk seluruh Papua.

KEDUA; Kami menolak dengan tegas seluruh kegiatan dan aktivitas kelompok politik maupun kelompok bersenjata serta ormas-ormas yang tidak pro-NKRI yang bertujuan untuk memecahbelah dan merusak rasa persaudaraan kami masyarakat Papua dan Bangsa Indonesia. Kita harus mengingat sejarah bangsa, bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia yang telah diperjuangkan oleh seluruh pahlawan bangsa dari berbagai suku, ras, agama dan bahasa. Selama ini, berbagai kelompok dan ormas yang tidak pro-NKRI telah melakukan kebohongan dan provokasi terhadap masyarakat Papua untuk mendukung Papua memisahkan diri dari Indonesia. Mereka meracuni masyarakat Papua dengan dalih Papua akan lebih maju dan sejahtera jika mendirikan negara sendiri. Padahal ini adalah tipu daya dari kelompok yang ingin menguasai Papua.

KETIGA; Kami menyerukan kepada semua pihak separatis mulai dari kelompok politik  maupun kelompok bersenjata agar menghentikan semua aksi atau demo yang menyerukan kemerdekaan Papua, karena kegiatan aksi makar ini tidak dapat mensejahterakan orang Papua dan hanya menimbulkan perpecahan bagi Bangsa Indonesia sekaligus masyarakat Papua di tanah yang damai yang kita cintai ini. Mari kita membangun tanah Papua menjadi tanah yang subur, maju dan damai bagi generasi penerus kita, bagi anak dan cucu kita masyarakat Papua.

KEEMPAT; Mengutuk segala bentuk politisasi agama dan cara-cara kekerasan TPN OPM yang telah menciptakan situasi di berbagai wilayah di Papua menjadi tidak kondusif. Dinamika politik yang terjadi sekarang ini cenderung menggunakan agama sebagai sarana untuk mencapai tujuan politik, sehingga telah merusak agama sebagai ranah yang suci, baik, adil dan damai. Agama harusnya dapat memurnikan dunia politik dan tidak sebaliknya justru membuat politik tampak kotor dan tidak beradab.

KELIMA; Mendesak kepada pemerintah untuk bertindak tegas terhadap semua pihak yang akan merongrong Pancasila, kebhinekaan, UUD 1945 dan memecah belah masyarakat dengan berbagai isu agar segera dibubarkan. Pemerintah tidak boleh takut, apalagi kalah dengan kelompok-kelompok yang membawa ideologi, ajaran, dan doktrin yang bertujuan untuk menghancurkan bangsa ini. Kami berharap kepada para penegak hukum agar mereka benar-benar menjaga independensi dan tidak terpengaruh dengan berbagai tekanan dalam memberikan rasa keadilan kepada masyarakat di Papua.

KEENAM; Kami mendesak pemerintah untuk merubah regulasi dalam prioritas pembangunan di wilayah Papua agar sesuai dengan karakteristik SDM beserta SDA yang ada di wilayah Papua. Selain itu, pemerintah juga harus memberi perubahan khususnya karakter bagi masyarakat di Papua agar dapat membangun daerahnya secara mandiri. Hal ini dilakukan agar pembangunan di wilayah Papua dapat menguntungkan masyarakat Papua secara umum serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

KETUJUH; Kami mengajak kepada semua pihak, khususnya kepada para mantan pejuang, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemangku adat, pemuda dan perempuan Papua untuk saling bekerjasama memberantas kelompok separatis yang ingin merugikan masyarakat Papua dengan dalih kemerdekaan dan kesejahteraan yang hanya merupakan tipu daya kelompok separatis dan politik yang merugikan masyrakat. Serta mengajak kepada seluruh masyarakat Papua agar tanggal 1 Desember tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa dengan tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok-kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan memecah belah persaudaraan masyarakat Papua dan Bangsa Indonesia.

Demikianlah pernyataan sikap ini kami buat sebagai bentuk rasa cinta dan semangat keindonesian kami terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik lndonesia.

Setelah pembacaan pernyataan sikap, para tokoh Adat, tokoh agama, dan staf kepresidenan melakukan foto bersama sebelum menutup jumpa pers. (***)

IMPIANNEWS.COM (Istanbul). 

Turki menyatakan pada Selasa (28/11) terdapat rencana memperluas misi militer di Suriah terhadap dua provinsi lainnya, yang berpotensi mengantarkan pasukannya ke dalam konfrontasi dengan petempur Kurdi dukungan Amerika Serikat yang Ankara anggap sebagai musuh.

Pasukan Turki melancarkan sebuah misi pengamatan di wilayah yang dikuasai pemberontak, di Provinsi Idlib, Suriah barat laut, di bawah kesepakatan dengan sekutu Damaskus, Rusia dan Iran untuk membantu mengurangi pertempuran antara gerilyawan dan pasukan pemerintah.

"Sudah dipertimbangkan, misi pengamatan militer Turki di daerah penurunan kegiatan perang di Idlib terus menemui kesuksesan, dan misi seperti itu akan dilakukan juga di dekat Aleppo barat dan Afrin, yang akan menghadirkan perdamaian dan keamanan lingkungan secara nyata," kata Dewan Keamanan Nasional Turki dalam pernyataan.

Ankara, yang telah lama mendukung kelompok pemberontak yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, telah melunakkan tuntutannya, dan mereka menyampaikan kekhawatiran utama di Suriah saat ini, yaitu memerangi pemberontak dan petempur Kurdi.

Turki menganggap petempur kurdi di Suriah merupakan sekutu Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang telah melakukan pemberontakan selama puluhan tahun di wilayah Turki tenggara.

Awal bulan ini, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya perlu melakukan operasi pembersihan di wilayah Afrin, Suriah barat laut, terhadap petempur YPG Kurdi, di saat operasi militer di Provinsi Idlib sebagian besar telah hampir selesai.

YPG Kurdi adalah unsur utama dalam kekuatan yang didukung AS. Washington telah memberikan bantuan pelatihan, persenjataan, dukungan serangan udara dan penasehat perang dalam melawan kelompok ISIS.

Pemberian dukungan oleh Washington kepada kelompok YPG telah memicu perselisihan antara Amerika Serikat dan Turki, dua negara bersekutu di dalam NATO.
 
Sumber : Antara

IMPIANNEWS.COM (Padang).
Kota Padang ternyata juga punya kampung warna-warni. Tepatnya di Kampung KB, Gang Tanah Ombak, RT 01 dan RT 02, RW IV, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat. Rumah warga pun disulap dengan warna ceria.
Kelurahan Purus menjadi pencetus sekaligus penggagas kampung warna-warni di Padang. Camat Padang Barat melalui Lurah Purus Fajri Rahmad E, menyebut sebanyak 30 unit rumah di daerah tersebut dicat warna-warni. Apalagi letak rumah di kampung tersebut cukup padat dan teratur.
"Sehingga nanti akan terlihat ceria dan indah," kata Fajri, kemarin.
Pengecatan kampung warna-warni telah dimulai Minggu (26/11). Camat Padang Barat Eri Sendjaya melakukan pengecatan perdana waktu itu. Termasuk Asisten Administrasi Setdako Padang Didi Aryadi.
"Ini merupakan komitmen bersama antara Kelurahan Purus dan Kecamatan Padang Barat," ucap Fajri.
Fajri mengatakan, dengan adanya kampung warna-warni ini akan menambah daya tarik wisata di Kota Padang. Menjadi destinasi wisata yang nantinya terus dilancongi wisatawan.
"Kita memilih kampung ini karena selain lokasinya yang strategis di kawasan pantai, juga terdapat Taman Bacaan 'Tanah Ombak' yang sudah menasional," sergah Fajri.
Fajri menambahkan, pengecatan dilakukan oleh sejumlah relawan yang di antaranya berasal dari salah satu universitas terkemuka di Padang. Diprediksi pengecatan seluruh rumah selesai pada pekan pertama Desember ini.
"Semoga dengan adanya kampung warna-warni ini perlahan tapi pasti bisa meningkatkan kreativitas warga sekitar, terutama para pemuda dan anak-anak. Serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan dan keindahan, peningkatan sarana prasarana umum dan sosial, termasuk meningkatnya perekonomian dan kesehatan warga setempat," pungkasnya.
Seluruh cat ditanggung oleh Avian, termasuk dukungan dari Classy FM, serta relawan dari Minang Youth Art Project. Direncanakan, peresmian kampung warna-warni dilakukan oleh Walikota Padang.(ch)

IMPIANNEWS.COM (Padang).
Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si ikut memusnahkan barang bukti tindak pidana bersama Kejaksaan Negeri Kota Padang. Pemusnahan barang bukti tindak pidana oleh Kejaksaan Negeri Padang tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Padang Jalan Gajah Mada No. 22 Padang, Rabu (29/11/2017).
Dikesempatan itu Emzalmi mengatakan, pemusnahan barang bukti tindak pidana perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa setiap barang bukti tindak pidana yang telah memiliki keputusan yang berkekuatan hukum tetap harus dimusnahkan.
“Menyimpan barang bukti itu tidak mudah. Dengan dimusnahkannya, kekuatiran penyalahgunaan barang bukti tidak ada lagi,” ujar Wakil Walikota Padang itu.
Ditambahkannya, selaku Ketua BNK Padang, Emzalmi mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan atas terjadinya tindak pidana di lingkungan masing-masing. Terutama, penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.
“Mari kita buladkan tekad untuk memerangi Narkoba secara bersama. Demi menyelamatkan masa depan generasi muda kita,” tutur Emzalmi.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Syamsul Bahri, menjelaskan, pemusnahan barang bukti tindak pidana merupakan rangkaian proses penegakkan hukum, mulai dari penyidikan di Kepolisian hingga memiliki kekuatan hukum tetap dari pengadilan.
“Jaksa merupakan eksekutor dalam pemusnahan barang bukti. Kalau tidak dimusnahkan, barang bukti akan menumpuk. Dengan pemusnahan, barang bukti jadi jelas kemana perginya,” ungkap Syamsul.
Pemusnahan barang bukti tindak pidana oleh Kejaksaan Negeri Padang tersebut berupa, Narkotika dan Psikotropika, terdiri dari Shabu-shabu seberat 300,93 gram, Ganja seberat 11,325,55 gram, Pil Extacy seberat 18,67 gram, dengan jumlah perkara sebanyak 203 perkara. Judi jenis mesin Jackpot sebanyak 19 unit dengan 9 perkara. Obat-obatan tanpa izin edar 115 macam, kosmetik dan makanan tanpa izin edar 89 macam, makanan tanpa izin edar 4 macam, dengan total perkara sebanyak 7 perkara.
Selanjutnya, 3 perkara uang palsu dengan pecahan 50.000 sebanyak 430 lembar dan pecahan 100.000 sebanyak 14 lembar. Senjata api rakitan 2 unit (2 perkara), dan rokok tanpa dilekati pita cukai sebanyak 1.724 slop dengan merek Redblack, Coffee Stick, Luffman, RMX, Bro Mild, Harmoni dan H Mild.
Pemusnahan barang bukti tindak pidana juga diikuti oleh Kalapas II Padang, Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polresta Padang, perwakilan Pengadilan Negeri Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang. (ll/ad/nd)

IMPIANNEWS.COM (Melbourne). 

Jangkauan rudal balistik Korea Utara kali ini semakin meninggi, menurut pejabat AS, memperingatkan rezim ini semakin mendekati kemampuan mencapai sasaran "dimana pun di dunia" dengan serangan nuklir.

Rudal balistik antarbenua tersebut diluncurkan pada Rabu (29/11) dini hari, tampaknya dari dekat Pyongyang, pada tes pertama sejak Korut melepaskan rudal ke arah Jepang pada pertengahan September. Rudal kali ini mencapai ketinggian 4.000 kilometer, meluncur selama 50 menit sebelum turun sekitar 1.000 kilometer jauhnya di perairan barat Jepang.

"Jangkauannya menjadi lebih tinggi, terus terang, daripada tembakan mereka sebelumnya," kata Menteri Pertahanan AS James Mattis pagi ini.

"Ini upaya penelitian dan pengembangan mereka dalam membangun rudal balistik yang pada dasarnya dapat mengancam dimana pun di dunia," ujarnya.

"Intinya adalah upaya terus-menerus membangun ancaman rudal balistik yang membahayakan perdamaian dunia," tambah Mattis.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan mendapatkan pengarahan saat rudal masih berada di udara, dan kemudian mengatakan kepada wartawan AS akan menanganinya. "Ini adalah situasi yang akan kami tangani," katanya.

Pentagon mengatakan rudal tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi wilayah AS atau sekutunya. Militer Korea Selatan langsung melakukan latihan penembakan rudal sebagai respons terhadap provokasi tersebut, sementara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memanggil menteri kabinetnya untuk rapat pada sekitar Pukul 3.30 dinihari waktu setempat.

PM Abe langsung meminta digelarnya pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB dan mengatakan Jepang akan "tidak mentolerir tindakan sembrono Korea Utara".

Menlu Australia Julie Bishop turut mengecam ujicoba Korut tersebut. "Pemerintah Australia mengecam sekeras-kerasnya tindakan Korut yang terus melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Kami meminta rezim Korea Utara untuk meninggalkan program ilegal mereka," katanya.

Blokade di Laut Jepang

Setelah menembakkan rudal dengan interval sekitar dua atau tiga bulan sejak April 2017, Korea Utara sempat menghentikan peluncuran misilnya pada akhir September, setelah tembakan rudal yang melewati Pulau Hokkaido pada 15 September.

Pekan lalu, Korut mengecam keputusan Presiden Trump untuk memasukkan kembali negara ini sebagai negara sponsor terorisme. Korut menyebut tindakan itu sebagai "provokasi serius dan pelanggaran kekerasan".

Tindakan AS itu memungkinkannya untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi atas Korut, meskipun sejumlah pihak memperingatkan bahwa hal itu berisiko memicu ketegangan.

Setelah peluncuran hari ini, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mendesak masyarakat internasional mengambil langkah baru untuk menekan Pyongyang menghentikan pengembangan senjata nuklir.

"Selain menerapkan semua sanksi PBB yang ada, masyarakat internasional harus mengambil tindakan tambahan untuk meningkatkan keamanan maritim, termasuk hak untuk menunda lalu lintas maritim (ke Korea Utara)," katanya dalam sebuah pernyataan.

Presiden Trump saling melontarkan penghinaan dan ancaman dengan pemimpin Korut Kim Jong-un. Dalam pidato perdananya di PBB pada bulan September, Trump menyatakan bahwa AS tak memiliki pilihan selain "menghancurkan total" Korut jika dipaksa membela diri atau sekutunya.

Washington telah berulang kali mengatakan bahwa semua opsi masib terbuka dalam berurusan dengan Korut, termasuk opsi militer, namun lebih menyukai solusi damai jika Pyongyang setuju melepaskan program nuklir dan rudalnya.

Untuk tujuan ini, Trump telah menerapkan kebijakan untuk mendorong negara-negara di seluruh dunia, termasuk sekutu dan tetangga Korut, Cina, untuk meningkatkan sanksi terhadap Pyongyang guna meyakinkannya untuk menghentikan program persenjataan.

File footage of previous North Korea missile lanches
ABC/Reuters

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/korut-kembali-luncurkan-tes-rudal/9205576

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.