PADANG – Lingkungan aman dimulai dari aksi bersama. Hal itu menjadi penekanan utama dalam Monthly Meeting Pemko Padang yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran di Aula Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang, Senin (3/11/2026).
Dalam rapat bulanan yang dihadiri seluruh Asisten, Kepala OPD, Camat dan Lurah tersebut, Wali Kota Fadly Amran menyoroti dua isu krusial yang menjadi perhatian masyarakat saat ini, yakni peredaran narkoba dan keamanan pangan.
Wali Kota Fadly Amran meminta penanganan narkoba tak berhenti pada penindakan, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan lingkungan melalui gotong royong, penerangan jalan, dan penguatan kegiatan masyarakat. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan peran aktif dari pemerintah kelurahan, RT/RW, dan masyarakat.
Lingkungan yang gelap, sepi, dan tidak ada kegiatan positif itu menjadi lahan subur bagi peredaran narkoba. Kita harus ubah. Hidupkan kembali gotong royong, perbaiki lampu jalan yang mati, buat kegiatan pemuda di masjid, di karang taruna, di pos ronda. Kalau lingkungan kita hidup dan terang, bandar akan berpikir dua kali untuk masuk.
Fadly juga meminta Lurah dan Camat untuk memetakan titik-titik rawan di wilayahnya masing-masing dan segera berkoordinasi dengan Kesbangpol, Satpol PP, dan pihak kepolisian untuk melakukan intervensi pembinaan. Ia mendorong agar program Padang Terang dan Padang Peduli yang digagas Pemko bisa dioptimalkan hingga ke tingkat RT.
Selain isu narkoba, Wako juga menekankan pentingnya pengawasan keamanan pangan. Pengawasan keamanan pangan juga diperketat, mulai dari perizinan hingga penerapan SOP di katering, kafe, restoran, dan rumah makan demi menjaga keamanan masyarakat.
Fadly meminta Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pangan untuk tidak main-main dalam mengawasi rantai pasok makanan di Kota Padang. Hal ini berkaca dari beberapa kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lain.
Saya minta tim pengawasan pangan turun rutin. Cek izin edar, cek kebersihan dapur, cek cara penyimpanan bahan. Pastikan semua katering, kafe, restoran, dan rumah makan menerapkan SOP kesehatan. Ini soal nyawa masyarakat, tidak bisa ditawar.
Monthly meeting ini diharapkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan kerja kolektif seluruh OPD untuk mewujudkan visi Padang sebagai kota yang aman, sehat, dan sejahtera untuk semua warga.
