Latest Post


IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Pada proses pemakaman yang dihadiri oleh jajaran staf dan pimpinan Metro TV itu pun diwarnai dengan isak tangis keluarga serta para rekan almarhum. 

Managing Director Metro TV, Muhammad Mirdal Akib, mengucapkan rasa duka cita mendalam atas kepergian Yodi Prabowo, yang begitu mendadak.

"Kepergiannya ini tentu hal yang mendadak, terlebih dengan cara yang seperti ini. Kami pun atas nama Metro TV, seluruh staf pimpinan dan jajaran, mengucapkan duka cita mendalam atas kepergian Yodi, Yodi pergi begitu mendadak dan ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih baik, dan Insya Allah, Yodi akan diberikan tempat terbaik di sisi Allah," katanya.


Mirdal juga menyebutkan jika pihaknya akan terus mengawal kasus yang terjadi pada rekan kerjanya tersebut.

"Kami akan terus mengawal kasus ini, kami juga berharap kasus ini segera terungkap, terlebih yang kita tahu, kepergiannya ini tidak normal dalam artian ada tindak kekerasan, kita akan terus ikuti perkembangan kasus ini," ujarnya.

Sementara itu, sepupu Yodi bernama Biarso juga tidak menyangka almarhum pergi begitu cepat. Pihak keluarga pun berharap agar penyebab kematian almarhum bisa segera terungkap untuk mengetahui motif dan siapa pelaku di balik meninggalnya Yodi.

"Kami keluarga Insya Allah ikhlas, dan berdoa agar almarhum diterima di sisi-Nya, dan juga kami berharap agar pihak kepolisian bisa mengungkap kasus dan segera cepat terungkap," ungkap Biarso. ***


IMPIANNEWS.COM (Padang)

Polda Sumatera Barat baru-baru ini telah meluncurkan Aplikasi bernama POLDA SUMBAR. Dalam aplikasi tersebut, diketahui banyak fitur yang bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Barat. 

“Sebuah fitur yang dibentuk dalam Aplikasi POLDA SUMBAR tersebut yang dikhususkan untuk masyarakat adalah “E-DUMAS”,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik.

Dikatakan, Aplikasi “E-DUMAS” merupakan layanan untuk Pengaduan Masyarakat. Merupakan sistem aplikasi yang disediakan oleh Polda Sumatera Barat bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan kepada Polda Sumatera Barat atas pelayanan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan, atau pengabaian kewajiban dan/atau pelanggaran larangan oleh pegawai di lingkungan Polda Sumatera Barat dan Lembaga negara lainnya.

Dengan adanya E-DUMAS, masyarakat dipermudah untuk melaporkan aduan. Dimana, masyarakat hanya perlu mengunduh Aplikasi POLDA SUMBAR di Google Playstore.

Setelah di unduh, masyarakat bisa memilih menu E-DUMAS kemudian mengisi biodata termasuk NO KTP dan NO Hanphone agar bisa memantau perkembangan laporan atau aduan, baik melalui aplikasi maupun notifikasi WA. 

Selama proses berjalan, masyarakat dapat memantau perkembangan laporan melalui menu E-DUMAS dengan memilih sub menu pencarian dengan memasukan NO KTP dan Handphone sehingga nantinya bisa melihat setatus terbaru dari perkembangan laporan. Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena data dirahasiakan dan tersimpan secara aman.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH sudah mengintruksikan, agar layanan Kepolisian terhadap masyarakat dipermudah dan cepat, salah satunya dengan membangun sistem informasi terintegrasi.

Kombes K. Rahmadi, MH, selaku Irwasda Polda Sumbar menyarankan agar masyarakat Sumbar khususnya bisa mendownload Aplikasi Polda Sumbar tersebut, karena selain fitur pengaduan masyarakat juga tersedia fitur lainnya, seperti Laporan Saber Pungli, Panic Button dan survey kepuasan layanan anggota Polri. 

Selain yang disebutkan diatas, masyarakat juga dapat membaca informasi terbaru dari perkembangan berita seputar dunia kepolisian dan berita umum tentunya.(Ayu)

Sumber : Bidmas Polda Sumbar


Buya Mahyeldi
Ketua  MES Sumbar
IMPIANNEWS.COM (Tanahdatar)

Mahyeldi seorang tokoh  Masyarakat dan sosok seorang Ulama di Sumatera Barat selalu dekat dengan para Jamaah Masjid dan Mushalla serta Ormas-ormas yang ada di Ranah Minangkabau.

Beliau selalu isi waktu bersama masyarakat untuk berdikusi, tukar pikiran, menyampaikan pendapat dan saran-saran di berbagai bidang dalam tata tahanan kehidupan yang di redhai Allah.

Mahyeldi waktu luang di manfaatkan untuk berbagai kegiatan  kemasyarakatan yang menyentuh salah satu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Yang Maha Kuasa, hanya kepadaNYA kita menyembah dan Meminta.

Saat ini, kita semua sangat butuh serami rohani dengan ajaran agama kita yaitu Islam,  apalagi kita dalam musibah besar menghantam dunia termasuk di Sumbar yaitu serangan virus corona yang ratusan ribu orang meninggal dunia akibat keganasan Covid 19, Sabtu (11/7). ujar Buya.

Maka itu, Buya Mahyeldi tak bosan-bosan mengingatkan kita semua agar mengikuti aturan protokol kesehatan Covid 19, yaitu, cuci tangan, jaga jarak dan terpenting sekali pakai Masker, kemana pergi, Sebutnya.

Kali ini Buya Mahyeldi sebagai Ketua MES Sumbar  mengunjungi Daerah Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di Masjid Raya Limo Kaum, menunaikan shalat Subuh Mubarakah bersama jamaah Masjid sekaligus membarikan  santapan rohani.

Ibu Nur Baiti
telah berumur 95, tetap sehat dan bugar
Informasi di dapat dari Jamaah Masjid Raya Limo Kaum telah berumur sekitar 400 Tahun atau 4 Abad, semua bahan bangunan Masjid berasal bahannya dari Kayu, berukiran indah dan menarik, sehingga berada dalam masjid terasa nyaman dan aman dalam laksanakan  amalan dan ibadah.

Dalam perjalanan Buya Mahyeldi mendapat berbagai tawaran untuk mampir dan menyatu dengan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya, ada mengajak Buya sarapan pagi dengan menikmati  lamang tapai ciri khas kuliner rang Batusangkar.

Disamping itu Buya Mahyeldi juga mengunjungi dan bersilahturrahmi dengan ibu bernama Nur Baiti yang telah berumur sekitar  95 Tahun, pedagang beras di Pasar Jumat Nagari Tanjung. masih sehat dan bugar, buya bangga kali melihatnya.

Terakhir dalam perjalanan Buya Mahyeldi sebagai Ketua MES Sumbar mendapat tawaran untuk memanen padi masyarakat  di Nagari Minang Kabau Tanah Datar bergontong royong, di Tanahdatar nama Manongkang padi kalau di Kota Padang namanya Malambuik Padi.  (ayu)

IMPIANNEWS.COM 
Payakumbuh, --- Sebanyak 22 anak yatim di Padang Data Tanah Mati (PDTM) mendapat santunan dari Infak Mesjid Istiqfar PDTM dan Pengurus Mesjid Ansarullah, Muhammadiyah, Jumat (10/7) malam.

Santunan sebesar 1 juta untuk masing-masing anak itu diserahkan oleh Lurah Padang Data Tanah Mati Rudi Arnel bersama LPM Asrinal Asraf, serta Ketua Pengurus Mesjid Istiqfar Tamrin.

Lurah Rudi Arnel berharap semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh anak-anak yatim untuk keperluan harian mereka dan membeli kebutuhan sekolah.

"Semoga tahun depan jumlah santunannya lebih banyak, dan lebih banyak pula anak-anak yatim yang bisa disantuni," harapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Mesjid Istiqfar Tamrin mendoakan semoga infak yang diberikan oleh tangan dingin dermawan yang bersedekah itu dapat menjadi ladang amal dan diberkahi oleh Allah SWT.

"Apa yang diamanahkan telah kita serahkan hari ini, kepada anak-anak kami rajin-rajinlah berlajar, meski saat ini belum masuk sekolah, manfaatkan dengan baik apa yang sudah menjadi haknya, jangan pergunakan untuk huru hara," pesannya. (rel/014)



Wakil Gubernur Sumbar
Nasru Abit
IMPIANNEWS.COM (Padang).

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM tetap berupaya memberdayakan pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan kecil (UMK) di tengah pandemi Covid-19 melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha Online (PKU Online). 

Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit yang ikut menghadiri kegiatan webinar dengan tema “Meningkatkan Penjualan Online di Masa Pandemi” melalui aplikasi zoom di ruangannya, Kamis, 9 Juli 2020. Selain memberikan apresiasi terhadap kinerja PT. PNM Persero yang telah berkontribusi besar dalam memajukan sektor perekonomian masyarakat di Sumatera Barat

Ia juga mendukung Program PKU Online diselenggarakan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan usaha kepada nasabah binaan PNM secara virtual melalui berbagai sarana video conference.

Salah satu upaya yang dilakukan PNM untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat secara khusus pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan kecil (UMK) di tengah pandemi melalui program pembinaan dan pelatihan yang dilakukan secara daring.

“Kami dari Pemerintah Provinsi mengucapkan banyak terimakasih kepada PT. PNM Persero yang sangat konsentrasi dalam pembinaan UMK dan telah berkontribusi besar dalam memajukan sektor perekonomian masyarakat di Sumatera Barat," ucap Wagub Nasrul Abit.

Di tengah pandemi PT. PNM tetap melaksanakan pelatihan namun pelaksanannya dilakukan secara virtual. Hingga Juni 2020, tercatat sebanyak 80 kali kegiatan pengembangan usaha di Sumatra Barat yang dihadiri oleh sebanyak 1.601 nasabah. Sedangkan jumlah keseluruhan nasabah per Juni 2020 mencapai angka sebanyak 133.720. Jumlah ini memang jauh dari pencapaian tahun 2019 dimana kala itu telah dilaksanakan pelatihan sebanyak 100 kali dengan jumlah nasabah 4.225 orang.

"Dengan akan berakhirnya PSBB di Sumatra Barat harapan kami produktivitas masyarakat yang tadinya terhalang oleh pandemi dapat ditingkatkan kembali," ujarnya.

Dalam kesempatan menghadiri webinar tersebut Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi selama masa pandemi. Langkah-langkah tersebut meliputi yang pertama mengenai penanganan kesehatan secara baik. Hingga hari ini Sumbar masuk kepada penanganan Covid-19 terbaik di Indonesia. Walaupun masih ada kasus positif dalam jumlah kecil tetap dilaksanakan tracking. 

"Walaupun PSBB di Sumbar selesai bukan berarti tugas kita juga selesai, kita tetap harus menyiapkan rumah sakit untuk jaga-jaga. Pengawasan kepada pengunjun pun tetap dilakukan, baik itu di bandara maupun diperbatasan daerah Sumatra Barat, yang mana terdapat sembilan pintu masuk", kata Nasrul Abit.

Kemudian langkah kedua yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi adalah pemberian bantuan jaringan sosial. Bantuan tersebut berupa uang dan barang diberikan kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten kota, yang mana akan dilakukan pendataan secara berkala oleh wali nagari setempat kemudian dilaporkan kepada permerinta provinsi.

Langkah ketiga yang dilakukan oleh pemerintah provinsi adalah mengenai tatanan ekonomi. UMKM yang selama ini berusaha mungkin sempat terhenti dikarenakan Covid-19. Saat ini terlah tercatat sebanyak 114.000 pengangguran yang terdampak oleh covid. Angka ini tentunya lebih banyak dari jumlah UMKM yang tersedia di Sumatera Barat. 

"Untuk memajukan perekonomian ini kembali tentunya diperlukan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, kami selaku pemerintah provinsi memberikan dukungan dan bantuan kepada seluruh pelaku ekonomi," tuturnya.

Sementara untuk usaha-usaha di Sumatera Barat didominasi oleh UMKM, bahkan jumlahnya saat pandemi terakhir ini adalah sebanyak 593.000  Sesuai dengan misi PT. PNM Persero memiliki peran yakni  membantu dalam pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan masyarakat. Karena masyarakat di Sumatera Barat masih tradisional, produk dan cara penjualannya pun dilakukan dengan cara konvensional yang biasa. 

UMKM yang telah dibantu oleh PT. PNM adalah sebanyak 6362 unit. Sementara unit UMKM di Sumatera Barat saat ini mencapai 593.000. Hal ini berarti bantuan dari PT. PNM baru mencapai kurang lebih satu persen.

"Harapan kita semua adalah semoga persentase ini dapat meningkat walaupun sedang di masa pandemi," harapnya.

Kembali untuk kegiatan pelatihan Nasrul Abit juga berharap dalam pelatihan kondisi pandemi Covid-19, pendampingan kepada nasabah dilakukan secara online. Hal ini dimaksudkan agar PNM dapat mendampingi nasabah dan senantiasa berusaha mencarikan solusi atas kendala usaha yang sedang dialami.

"Pemprov Sumbar mendorong sinergi antar nasabah dalam pemasaran produk, mendorong menangkap potensi pasar dalam ekosistem nasabah PNM, penjualan melalui media sosial, dan lainnya," tukasnya. 

Lanjutnya, ia juga menerangkan bahwa materi yang disampaikan pada PKU Online ini disesuaikan dengan untuk mengarahkan nasabah binaan PNM menumbuhkan inspirasi, kreatifitas, dan inovasi dalam pengelolaan usaha ditengah pandemi Covid-19.

Langkah terakhir yang dilakukan oleh pemerintah provinsi adalah mengenai tatanan normal produktif aman covid-19. Pada fase ini yang dilakukan adalah bagaimana cara memulihkan ekonomi. Masyarakat diminta agar tetap produktif dengan catatan tetap mengikuti protokol kesehatan. Seperti memakai masker, handsanitizer, dan menjaga jarak aman satu sama lain.

Dalam hal ini sosialisasi kepada masyarakat sangat diperlukan, karena semakin banyak masyarakat yang memahami maka semakin banyak peluang bagi unit-unit baru bermunculan. (zs/tf)


IMPIANNEWS.COM (China)

Selain pandemi Covid-19, Indonesia harus bersiap menghadapi persoalan besar lain, yakni efek perangdi perbatasan Laut China Selatan. 

Banyak pihak menilai, imbas perang Amerika Serikat Vs China di lokasi tersebut akan berdampak besar pada situasi perekonomian dan pertahanan keamanan di Tanah Air.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Nono Sampono mengungkapkan, China dan Amerika Serikat telah menyiap­kan kekuatan armada lautnya di tiap perbatasan Laut China Selatan.

 Bahkan, China sudah membuat pangkalan khusus di Myanmar dan pangkalan itu telah dipersenjatai nuklir.

“Jangan sampai kita terpro­vokasi dalam persoalan di Laut China Selatan. Yang benar itu, kita harus bersatu mempertahan­kan keutuhan bangsa di tengah persaingan panas dua negara adi­ daya,” ujar Nono dalam diskusi bertajuk “Pandemi dan Situasi Politik internasional” di Ruang Wartawan, kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, Nono menu­turkan, saat ini arus pengiriman logistik untuk menyokong pertumbuhan ekonomi diber­bagai negara telah berubah. 

Misalnya, perubahan arus lo­gistik dari China lewat sungai Mekong. Kalau ini terus ber­jalan, Singapura bisa kolaps atau bangkrut.

“Bagaimana nasib Batam jika Singapura bangkrut? karenanya, di samping penyelesaian per­soalan pandemi Covid­-19, kita harus mengantisipasi (perse­teruan Amerika Serikat Vs China), karena ini barang (alat perang) jalan terus,” ujar Nono.

Nono setuju dengan per­nyataan Presiden Jokowi yang menekankan penguatan poros maritim.

 Indonesia harus men­jadi poros maritim terkuat dan menjaga agar jangan sampai terjadi konflik di ASEAN.

Nono juga meminta pemerin­ tah segera membangun benteng terkuat di tiap perbatasan laut indonesia. “Saya setuju mem­ perkuat pertahanan di kepulauan Natuna. Pemerintah juga harus segera membangun pertahanan di Sabang dan Bakamla harus di­ jadikan Coast Guard indonesia,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parle­men (BKSAP) DPR Fadli Zon tak menampik jika konflik di Laut China Selatan bisa mem­besar.

“Kalau kita amati, saat globali­sasi sudah menjadi deglobalisasi. Semua memagari daerahnya masing­-masing. Orang luar nggak bisa masuk, orang kita juga nggak bisa keluar. Konflik ini mungkin sekarang masih tahap kecil, tapi lama­-lama akan besar,” tegas Fadli

Saat ini, sambung dia, China sedang ‘ngotot’ untuk menjadi negara ‘Super Power’, meng­gantikan Amerika.

 Bahkan, sudah ada yang menyebut China sebagai negara ‘Junior Super Power’. Karenanya, Pemerintah Indonesia harus mampu mem­bentengi wilayahnya sendiri. ***



IMPIANNEWS.COM (Padang)

Universitas Negeri  Padang (UNP) melakukan  kerja sama  dengan  LPP RRI padang, dalam rangka memberikan layanan  mata kulia kepada mahasiswa dalam masa siaga Covid -19. Dengan  mengadakan program Kuliah di RRI yang mengudara  di setiap hari senin  - sabtu pukul 11.30 - 12.30 WIB.

Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D   hadir  langsung  ke studio RRI padang  pada siaran perdana , kamis 2 April 2020. Ganefri  mengatakan bahwa program ini, dengan tujuan  untuk menjangkau mahasiswa yang tersebar dari kota sampai di daerah-daerah yang barangkali sulit mendapatkan akses internet sehingga radio bisa menjadi solusinya.

Ganefri  menyatakan bahwa sampai saat ini, UNP masih mengambil kebijakan  bahwa  mahasiswa di karantinakan di rumah,  dan belajar dari rumah dengan berbagai flatform  E learning.

Penggagas program Kuliah di RRI, Dr. Nofrion, M. Pd  yang langsung turun sebagai  Dosen pada siaran perdana memberikan mata kuliah tentang  Geografi  Sosial dengan topik "The Home". Nofrion juga menjelaskan,  bahwa narasumber  yang akan mengisi program tersebut adalah, dosen-dosen UNP dari berbagai disiplin ilmu.

Program ini bisa disimak melalui FM 97,5 MHz serta radio online melalui aplikasi RRI play Go. Tampilan audio visual juga bisa dilihat melalui Channel Youtube RRI Padang.(Ay)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.