Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Pages

Wali Kota Padang Bahas Master Plan Batang Arau, Siapkan Destinasi Wisata Maritim Berstandar Internasional

| 26 October WIB



PADANG – Wali Kota Padang Fadly Amran membahas master plan pengembangan kawasan Sungai Batang Arau bersama tim Focus Architects + Urban Planner, Minggu (25/10/2026).



Pembahasan yang digelar secara intensif tersebut membahas rencana besar Pelan Susun Atur Cadangan Pembangunan dan Pengindahan Sungai Batang Arau, Padang. Rapat tersebut menampilkan peta udara kawasan Batang Arau dengan titik-titik pengembangan yang telah dipetakan secara detail.



Rencana ini mencakup penataan Kota Tua, Pasar Nelayan, Maritim Center, Marina Center, hingga Batang Arau Night Market untuk mengintegrasikan potensi wisata, perikanan, dan maritim dalam satu kawasan terpadu.



Pemko Padang mendorong pengembangan kawasan ini berstandar internasional dan terintegrasi dengan penataan Kota Tua, guna memperkuat daya tarik pariwisata Kota Padang.



Kita ingin Batang Arau tidak hanya menjadi sungai bersejarah, tapi menjadi waterfront berkelas dunia. Mulai dari Pasar Nelayan yang tertata bersih, Maritim Center sebagai pusat edukasi, Marina Center untuk aktivitas bahari, hingga Batang Arau Night Market yang akan menjadi magnet wisata malam. 



Menurut Fadly, pengembangan Batang Arau merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang. Kawasan ini memiliki nilai sejarah, ekonomi, dan pariwisata yang sangat besar. Dahulu Batang Arau menjadi jalur perdagangan emas dan pusat aktivitas pelabuhan Muaro, kini akan dihidupkan kembali dengan konsep modern tanpa menghilangkan karakter heritage Kota Tua.



Focus Architects + Urban Planner memaparkan konsep penataan yang mengedepankan konektivitas, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Penataan akan dilakukan secara zonasi, dengan memperhatikan aspek ekologi sungai, aktivitas nelayan, UMKM, serta ruang publik yang ramah pejalan kaki dan wisatawan.



Pemko Padang menargetkan pengembangan ini akan terintegrasi langsung dengan revitalisasi Kota Tua yang sudah berjalan. Dengan begitu, wisatawan yang datang ke Kota Tua bisa langsung melanjutkan perjalanan wisata ke tepian Batang Arau, menikmati kuliner, sunset, hingga wisata kapal.



Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir, dan menjadikan Padang sebagai kota wisata maritim unggulan di Sumatera Barat bahkan Indonesia Barat.