Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Pages

Yudisium 128 Lulusan D-III Keperawatan UNP, Rektor: Perawat Adalah Pekerjaan Kemanusiaan.

| 27 September WIB
IMPIANNEWS.COM//PADANG - Universitas Negeri Padang (UNP) kembali melepas tenaga kesehatan muda melalui Yudisium dan Pengambilan Sumpah Lulusan Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UNP Tahun 2026.

Sebanyak 128 lulusan mengikuti prosesi yudisium dan pengambilan sumpah yang digelar di Lantai 4 Aula Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi para lulusan sebelum memasuki dunia kerja dan mengabdikan kompetensi keperawatan di tengah masyarakat.

Rektor UNP yang diwakili Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa profesi keperawatan memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan dan kebutuhan kemanusiaan.

Menurutnya, perkembangan masyarakat dan meningkatnya tuntutan pelayanan kesehatan membuat tenaga keperawatan harus terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai tantangan di lapangan.

Perawat, kata Erianjoni, merupakan salah satu tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan. Dalam menjalankan tugasnya, seorang perawat tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan empati, kepedulian, kesabaran, dan tanggung jawab moral.

“Diperlukan komitmen dan tanggung jawab dari para perawat. Bekerjalah dengan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai perawat, serta jaga nama baik almamater,” ujarnya.

Ia berpesan agar para lulusan tidak hanya membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menjalani pendidikan di UNP, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan masyarakat.

Dekan FPK UNP, Prof. Dr. Suryanef, M.Si., dalam laporan akademiknya menyampaikan bahwa sebanyak 128 mahasiswa D-III Keperawatan dinyatakan lulus uji kompetensi.

Capaian tersebut menunjukkan hasil akademik yang konsisten, dengan tingkat kelulusan uji kompetensi berada di atas 90 persen.

Suryanef menilai capaian tersebut menjadi hal yang membanggakan bagi FPK UNP, terlebih Program Studi D-III Keperawatan masih tergolong baru di lingkungan Universitas Negeri Padang.

Ia mengatakan keberhasilan para mahasiswa tidak hanya terlihat dari capaian akademik dan uji kompetensi, tetapi juga dari karakter serta kepribadian yang ditunjukkan selama menjalani pendidikan.

Para lulusan diharapkan mampu membawa karakter pendidikan UNP ketika memasuki lingkungan kerja, sekaligus menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam menjalankan tanggung jawab sebagai tenaga keperawatan.

“Para lulusan menunjukkan kompetensi, kepribadian, dan karakter yang baik di tengah masyarakat, sekaligus mencerminkan ciri khas lulusan UNP yang berbasis pendidikan, dengan komitmen dan dedikasi tinggi atas gelar perawat yang disandang,” kata Suryanef.

Pengambilan Sumpah Perawat
Setelah prosesi yudisium, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah perawat. Prosesi tersebut dipimpin Wakil Dekan II FPK UNP, Ns. Armaita, S.Kep., S.KM., M.Si.

Pengambilan sumpah disaksikan oleh perwakilan Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Sumatera Barat, yakni Kepala Bidang Pelayanan PPNI Sumbar, Juli Ardinsyah, S.Kp., MM, serta rohaniawan.

Para lulusan kemudian melakukan penandatanganan berita acara sumpah sebagai bagian dari rangkaian prosesi.
Pengambilan sumpah tersebut menjadi momentum penting bagi lulusan untuk meneguhkan komitmen profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan dengan menjunjung etika, tanggung jawab, serta kepentingan pasien dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, UNP juga memberikan apresiasi kepada tiga mahasiswa terbaik sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik yang diraih selama menempuh pendidikan.
Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Universitas UNP, Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FPK UNP, Kepala Departemen Keperawatan, Koordinator Program Studi D-III Keperawatan, serta staf Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis (KKPS) UNP.

Perkuat Kontribusi UNP terhadap SDGs
Yudisium dan pengambilan sumpah 128 lulusan D-III Keperawatan juga menjadi bagian dari kontribusi UNP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui pendidikan keperawatan yang berkualitas, UNP berkontribusi terhadap SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya melalui penyediaan sumber daya manusia bidang kesehatan yang memiliki kompetensi dan integritas.

Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pendidikan vokasi keperawatan yang diarahkan untuk menghasilkan lulusan kompeten dan siap mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Sementara itu, kesiapan lulusan untuk memasuki dunia kerja di bidang pelayanan kesehatan mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Kolaborasi antara UNP dan PPNI Sumatera Barat dalam pelaksanaan pengambilan sumpah turut memperlihatkan pentingnya kemitraan antara institusi pendidikan tinggi dan organisasi profesi. Sinergi tersebut sejalan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan dikukuhkannya 128 lulusan tersebut, UNP diharapkan terus memperkuat kontribusinya dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam setiap pengabdian.

Bagi para lulusan, momentum yudisium dan pengambilan sumpah bukan sekadar penanda berakhirnya pendidikan vokasi, melainkan menjadi awal perjalanan untuk menerapkan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada masyarakat.(Ayu)