PM Israel Benjamin Natanyahu Setujui Bangun 2.166 Unit Rumah Baru Pemukiman Yahudi, UEA Kemana.?

 PM Israel Benjamin Natanyahu Setujui Bangun 2.166 Unit Rumah Baru  Pemukiman Yahudi, UEA Kemana.?


Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

IMPIANNEWS.COM (Tel Aviv).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui pembangunan 2.166 rumah baru bagi pemukim Yahudi di daerah pendudukan Tepi Barat, Rabu (14/10/2020).

Keputusan ini diambil sebulan setelah Netanyahu meneken perjanjian damai dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain. Salah satu poin perjanjian normalisasi hubungan UEA dengan Israel adalah menunda pencaplokan Tepi Barat yang berdasarkan hukum internasional harus dibahas melibatkan Palestina.

LSM Peace Now menyatakan pembangunan permukiman baru ini menandakan penolakan Israel atas berdirinya negara Palestina serta telak pukulan bagi harapan perdamaian Israel-Arab di masa depan.

"Netanyahu bergerak maju dalam kecepatan penuh untuk memperkuat pencaplokan de facto Tepi Barat," bunyi pernyataan Peace Now, dikutip dari AFP. dilansir impiannews.com.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan angin segar bagi Negara Yahudi itu, bermula dengan pengakuan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel pada Desember 2017. Disusul dengan pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei 2018.

Belum cukup, AS merestui Israel untuk mencaplok wilayah Tepi Barat pada Januari lalu.

Namun rencana kontroversial termasuk pembangunan permukiman dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Sementara itu Israel setuju untuk menunda rencana tersebut di bawah kesepakatan normalisasi dengan UEA.

Editor : Anton Suhartono


Post a Comment

0 Comments