October 2018

IMPIANNEWS.COM
Sijunjung, --- Lagi bencana banjir melanda Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat. Kali ini, sebanyak 23 rumah warga di Jorong Tanjung Bisi, Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan Terendam banjir dan satu jembatan juga dihantam banjir.

Banjir yang terjadi pada Selasa (30/10/2018) yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu akibat meluapnya Sungai Batang Piruko, Padang Sibusuk.

"Banjir yang merendam rumah warga ini akibat tingginya curah hujan membasahi bumi Padang Sibusuk pada waktu dan menyebabkan meluapnya Sungai Batang Piruko,"ujar Kepala BPBD Sijunjung, SIP pada awak media, Rabu (31/10/2018).

"Pada jam 23.50 WIB sampai pagi Rabu (31/10/2018) pukul 04.00 WIB hujan masih mengguyur Padang Sibusuk dengan lebatnya.  Sehingga  merendam 23 buah rumah masyarakat di Jorong Tanjung Bisi Padang Sibusuk setinggi 30 hingga 60 cm,"kata Haardiwan.

Tak hanya itu, kata Hardiwan, akibat banjir tersebut, satu buah jembatan juga disapu banjir. Akibatnya, jembatan tersebut tidak bisa dilalui kenderaan bermotor.

 "Alhamdallah tak ada korban jiwa. Cuma peralatan dan perabot rumah tangga terendam air. Dan sampai siang tim BPBD  membantu masyarakat untukk membersihkan lumpur di rumah warga tersebut,"tambah Hardiwan.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Sijunjung, --- Isu mutasi jilid II "kabinet " Bupati-Wabup Sijunjung Yuswir Arifin-Arival Boy yang menggelinding sejak awal Januari 2018 hiingga akhir Oktober 2018 sampai kini belum terbukti.

Terlambatnya mutasi diduga menyebabkan menurunnya kinerja Pemkab Sijunjung. Hal itu terbukti disaat Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Pemkab Sijunjung ternyata sampai 30 September 2018 realisasinya masih dibawah 50 persen. 

"Terungkapnya menurun kinerja Pemkab Sijunjung disampaikan saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Pemkab Sijunjung di Aula Dinas PUPR Sijunjung pada Senin (29/10/2018),"ujar sumber yang layak dipercaya.

Tak ayal persoalan tersebut pun menjadi sorotan sejumlah tokoh masyarakat. Apalagi banyak jabatan yang kosong dan disinyalir ada oknum pihak tertentu mempermainkan isu mutasi tersebut kepada ASN yang mengincar kursi jabatan dengan menawarkan jasa.

Tak percaya? Lihat saja jabatan Kepala BKPSDM dan Jabatan Kadis Perkim LH hingga kini masih kosong. Bahkan jabatan Kadis Sosial yang diemban Amatullah dikabarkan juga akan memasuki usia pensiun pada Februari 2019.

"Itu baru jabatan eselon II. Bahkan jabatan eselon III juga banyak yang kosong dan perlu segera diisi. Begitu juga jabatan eselon IV juga butuh pejabat baru karena masih kosong. Jika ini dibiarkan berlarut-larut dikuatirkan bisa mengganggu kinerja dilingkungan Pemkab Sijunjung yang menyebab isu tak sedap,"ujar sejumlah sumber birokrasi di Pemkab Sijunjung.

Terkait soal isu mutasi tersebut Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dalam dialog santainya dengan awak media pada Rabu (31/10/2018) belum banyak komentar. 

"Ya, soal mutasi belum ada waktu yang tepat. Tapi mutasi itu sebuah keharusan. Tunggu saja nanti, mutasi itu pasti. Kalau untuk jabatan eselon II tentu dilelang,"jawab Bupati Yuswir Arifin tanpa menjelaskan kapan mutasi bergulir.

Bahkan Yuswir Arifin pun tak menapik ada sejumlah camat pun bakal bergeser dari posisi jabatan.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, -- Didapatinya gejala gejala mulai menyuburnya penyakit masyarakat dan pelanggaran semboyan Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah (ABS ABK) yang dilakukan beberapa oknum di wilayah hukum Kota Payakumbuh membuat resah dan geram tokoh masyarakat dan warga kota, termasuk golongan dan barisan pemuda Kota Payakumbuh yang tergabung dalam KNPI. 

Geramnya para tokoh tersebut melahirkan sebuah komitmen bersama yang disebut Deklarasi Payakumbuh Tolak Penyakit Masyarakat. Deklarasi ini bertujuan bagaimana menumbuhkan rasa cinta tanah air dari pengaruh penyakit masyarakat yang akan mengundang murka Allah SWT. Dengan adanya rasa cinta tentunya warga kota sadar untuk membentengi diri, keluarga dan masyarakat Payakumbuh dari penyakit masyarakat. Deklarasi yang direncanakan akan digelar pada Senin tanggal 5 November 2018 mendatang, setelah sebelumnya sudah melalui rakor OPD terkait sebanyak 2 kali.

Walikota Payakumbuh melalui Asisten I, Yoherman yang memimpin rakor terkait pada Selasa (30/10/2018) sangat menyambut positif Deklarasi Payakumbuh Tolak Pekat. Rakor yang digelar di ruang rapat Lantai II Balaikota eks. Lapangan Poliko dihadiri Forkopimda, pimpinan OPD terkait, MUI, Kemenag, KNPI dan ormas kemasyarakatan.

Kesempatan rakor itu, Yoherman berasumsi kuat bahwa kegiatan ini bisa mengangkat kembali semangat dan mental masyarakat dalam memerangi salah satu penyakit masyarakat.

“LGBT memang sedang booming saat ini. penyakit masyarakat satu ini perlu dicegah sedini mungkin dan jika perlu jangan sampai ada satupun kaum LBGT tinggal maupun singgah di Kota Payakumbuh. Kita harapkan deklarasi ini nantinya mampu menjadi benteng yanh kokoh,” kata Yoherman.

Dukungan senada juga disampaikan Kapolres Payakumbuh melalui Wakapolres Edissra. 

"kita berharap deklarasi tolak pekat ini nantinya bisa diwujudkan dalam sebuah regulasi resmi, yaitu Perda. Sehingga ada kekuatan hukumnya," ajak Edissra.

Sementara Kabag Kesra, Ul Falhri lebih lanjut menerangkan bahwa warga Payakumbuh sangat menentang pemberitaan miring bahwa Payakumbuh adalah kota lumbung pekat. Menurutnya, animo ini sangat tidak sesuai sama sekali dengan kondisi ril di lapangan. Karena kebanyakan pelaku bukan warga pribumi Payakumbuh. Kalaupun ada mungkin sebagian kecil. Sampai kini tingkat pengawasan kekerabatan dan merapatan adat di Payakumbuh masih dirasa kuat.

"semangat untuk melahirkan deklarasi ini dipandang bisa membentengi Payakumbuh dari pekat, karena pemuda sebagai benteng nagari ikut proaktif. Semangat sumpah pemuda ini sangat kita apresiasi. Semoga Allah memberkati kita semua. Sekuat tenaga kita minimalisir pekat di payakumbuh, baik judi, narkoba, pergaulan bebas, miras dan protitusi," sebut Ul Fakhri.

"Kami yakin, hal positif Kota Payakumbuh masih banyak dibanding negatifnya, namun kurang terespose. Prestasi Payakumbuh masih banyak kok, dan itulah kedepannya yang akan kita jaga dan pertahankan. Mohon kerjasama media, masih banyak daerah lain yang lebih parah pekatnya di banding kota kita. Mari sama-sama kita menjaga payakumbuh ini," imbuh Ul Fakhri.

Deklarasi Payakumbuh Tolak Pekat ini nantinya akan melibatkan banyak unsur terkait di Lapangan Kubu Gadang. Kegiatan ini akan diisi dengan orasi penolakan pekat, dilanjutkan dengan longmarch menuju Lapangan Poliko.

Di lokasi yang sama, Ketua KNPI Kota Payakumbuh Ghani Ahmad selaku penggagas kegiatan menerangkan bahwa pemuda harus mampu memberi perubahan positif terhadap bangsa.

"pemuda adalah tiang kokoh negara, termasuk di Payakumbuh. Bagaimana pemuda mampu bersinergi dengan unsur terkait dalam membangun kampung, menjaga kampung dan memelihara kampung. Tepatnya tanggal 5 November 2018 nanti, kita akan lahirkan deklarasi dengan beberapa item komitmen. Salah satunya mendorong Pemko Payakumbuh bagaimana di dalam Perda Pekat dicantumkan atau ditambahkan poin LGBT dan waria atau sejenisnya," beber Ghani.

"Komunitas yang memiliki prilaku seks menyimpang ini dilarang untuk menginjakkan kakinya ke Kota Botiah ini. Pemuda menolak stigma masyarakat luar, yang telah mencap Kota Payakumbuh sebagai lumbung LGBT di Sumatera Barat. Stigma itu membuat banyak tokoh masyarakat dan pemerintah gerah. Untuk menanggulangi dan membantah isu tersebut, masyarakat yang dibantu oleh Pemko Payakumbuh akan secara terbuka mendeklarasikan diri untuk menolak pekat, termasuk LGBT,"tambah Ketua KNPI yang baru dilantik ini.

Dijelaskannya, deklarasi anti LGBT ini akan dilaksanakan dalam bentuk Orasi dan Pembacaan Deklarasi Anti Pekat serta Penanda tanganan Petisi Menolak Pekat yang diawali dengan Longmarch dari Stadion Kubu Gadang menuju Kantor Walikota Payakumbuh di Lapangan Eks. Poliko. Sebelum sampai di kantor Walikota, peserta longmarch akan melewati Simpang Labuh Silang, Pasar Ibuh, Tugu Adipura dan langsung menuju kantor Walikota. Usai Longmarch, akan ada orasi dari tokoh masyarakat terkait sikap menolak LGBT, Kemudian pengambilan tanda tangan petisi Penolakan Pekat (Penyakit Masyarakat) sebagai simbol penolakan LGBT

"Tujuan acara Deklarasi ini hanya untuk menekan pekat dan mengusir pelaku LGBT dari Kota Payakumbuh. Payakumbuh BUKAN tempat komunitas LGBT berkumpul. Jangan sampai Kota Batiah yang selama ini terkenal dengan adat dan budaya Islamnya ini tercoreng dan terkontaminasi oleh pekat dan sekelompok orang yang punya perilaku menyimpang kodrati. Rusak susu sebelanga karena setitik nila,” ucap Ghani.

"Selain itu, deklarasi ini diharap mampu membuka mata dan mental masyarakat Payakumbuh untuk melawan prilaku menyimpang ini. Dengan itu, masyarakat turut terlibat aktif dalam menciptakan suasana Kota yang harmonis dan jauh dari kemaksiatan," tandas Ghani.

Sementara pada Rabu (31/10/2018) dukungan terhadap Deklarasi Payakumbuh Tolak Pekat disampaikan langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi melalui goresan singkat di medsos pribadinya.

"Mari kita selamatkan payakumbuh,minangkabau dan indonesia. Kita ketahui, bencana sudah dimana-mana. Diamnya kita terhadap aktivitas mereka (pelaku pekat) sama saja mengundang bencana ke daerah kita Payakumbuh. Ayoo, ikuti Deklarasi Payakumbuh Menolak Penyakit Masyarakat. Jangan tunggu bencana datang baru kita sadar dan bergerak. Mari bergabung dalam barisan kami," ajak Riza Falepi.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh ---- Bertemakan Dengan Semangat Kemitraan Mari Tingkatkan Dan Kembangkan Jasa Usaha Wisata, Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh menggelar Sosialisasi Koordinasi Pembangunan Kemitraan Pariwisata kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se Kota Payakumbuh, bertempat di Aula Bakinco Resto selama 4 hari, 30 Oktober 2018 hingga 2 November 2018.

Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten 1 Yoherman hadir meresmikan acara yang diikuti sebanyak 50 orang peserta UMKM Wisata yang ada di Kota Payakumbuh, turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman berharap melalui kegiatan ini, satu pelaku UMKM bisa mempresentasikan kepada pelaku UMKM lainnya sehingga dimana kekurangan dan kelebihan usahanya nanti bisa didiskusikan bersama dalam satu forum.

Dalam sambutan sekaligus materinya, Asisten 1 Yoherman mengatakan perlu diadakan pertemuan UMKM di Kota Payakumbuh seperti ini untuk mempererat silaturahmi agar hubungan antar UMKM yang bisa saling bekerjasama satu sama lain, sehingga nantinya mampu meningkatkan produktifitas dan kualitas barang yang dihasilkan.

"Orang Jakarta bilang Sumbar itu sangat indah, tuhan menciptakan Ranah Minang dengan tersenyum, yang perlu kita perhatikan disini adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan potensi yang ada di daerah kita untuk mewujudkan pariwisata Kota Biru yang nantinya akan meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat," tutur Yoherman.

Yoherman mengatakan jumlah pelaku UMKM di Kota Payakumbuh semakin hari kian meningkat, namun yang selalu menjadi kendala adalah penjualannya, artinya beberapa output para pelaku UMKM masih belum bisa mencapai hasil yang diinginkan, sehingga morale atau semangat juang para pelaku UMKM menjadi naik surut, Pemko Payakumbuh paham akan hal tersebut.

"Untuk itu melalui instansi terkait, kita akan terus dorong pelaku UMKM Wisata agar tidak hanya cerdas dengan produk saja, namun juga cerdas dalam pelayanan, artinya mampu menjual produknya melalui pelayanan yang prima, harus ada balance antara SDA dan SDM," tambah Yoherman.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh - Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang menginginkan seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia untuk membantu meringankan penderitaan korban bencana alam di Palu dan Lombok, Pemko Payakumbuh resmi membantu korban, Senin (29/10/2018). Bantuan berupa uang tunai, pakaian sekolah, makanan dan obat-obatan.

Walaupun terbilang sedikit terlambat, namun bantuan ini dipastikan tepat sasaran. Selama ini, Pemko Payakumbuh sudah berkoordinasi dengan Pemda Palu dan Lombok mengenai kemana saja bantuan akan diserahkan.

Terlambatnya bantuan ini bukan tanpa alasan. Dalam APBD Tahun 2018, tidak ada bantuan untuk diberikan kepada daerah lain. Namun, melihat dampak bencana yang dialami Palu dan Lombok sangat besar, akhirnya Pemko Payakumbuh memperjuangkan anggaran pada APBD-Perubahan untuk diserahkan kepada Palu dan Lombok.

"Saya akui bantuan ini memang sedikit terlambat. Tapi sebenarnya, selama ini kami tidak diam. Kami selalu memantau dan berkoordinasi dengan Pemda Palu dan Lombok terkait perkembangan dua daerah ini agar bisa membantu. Barulah hari ini moment yang tepat untuk menyerahkan bantuan. Ini juga bentuk komitmen Pemko Payakumbuh dalam merespon instruksi Mendagri untuk membantu Lombok dan Palu," kata Walikota Payakumbuh, Riza Falepi.

Riza menuturkan untuk mendapatkan anggaran untuk membantu Palu dan Lombok cukup sulit dan panjang. Harus melalui birokrasi dan administrasi sesuai aturan. Barulah dalam minggu kemarin bisa didapat anggaran untuk membantu Palu sebesar Rp 350 juta dan Lombok Rp 130 juta.

Setelah mendapatkan anggaran bantuan ini, selama seminggu belakangan ini tim khusus yang dibentuk Walikota bergerak cepat untuk mengumpulkan seluruh bantuan yang terkumpul selama ini. Baik itu makanan, pakaian, obat-obatan dan bantuan lainnya.

"Sejak bencana Lombok dan Palu, seluruh warga Payakumbuh baik dari ASN maupun PKK bergerak mengumpulkan bantuan. Nah, tim inilah yang bertugas mengumpulkan bantuan-bantuan ini d satu tempat dan akan kami salurkan ke Lombok dan Palu," katanya.

Setelah bantuan terkumpul di satu tempat, Walikota bersama Wakil Walikota langsung berangkat ke Palu. 

"Saya ingin mengurai kesedihan para korban. Makanya  saya langsung memimpin tim ke Palu," ucapnya. (ul)

IMPIANNEWS.COM (Sijunjung). 

Hujan deras disertai angin kencang  menghantam Kabupaten Sijunjung, sehingga terjadi banjir dan menyapu rumah penduduk dan jembatan  dibeberapa lokasi.

Bencana banjir melanda Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat. Kali ini, sebanyak 23 rumah warga di Jorong Tanjung Bisi, Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan Terendam banjir dan satu jembatan juga dihantam banjir.

Banjir yang terjadi pada Selasa (30/10/2018) yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu akibat meluapnya Sungai Batang Piruko, Padang Sibusuk.

"Banjir yang merendam rumah warga ini akibat tingginya curah hujan membasahi bumi Padang Sibusuk pada waktu dan menyebabkan meluapnya Sungai Batang Piruko,"ujar Kepala BPBD Sijunjung, SIP pada awak media, Rabu (31/10/2018).

"Pada jam 23.50 WIB sampai pagi Rabu (31/10/2018) pukul 04.00 WIB hujan masih mengguyur Padang Sibusuk dengan lebatnya.  Sehingga  merendam 23 buah rumah masyarakat di Jorong Tanjung Bisi Padang Sibusuk setinggi 30 hingga 60 cm,"kata Haardiwan.

Tak hanya itu, kata Hardiwan, akibat banjir tersebut, satu buah jembatan juga disapu banjir. Akibatnya, jembatan tersebut tidak bisa dilalui kenderaan bermotor.

"Alhamdallah tak ada korban jiwa. Cuma peralatan dan perabot rumah tangga terendam air. Dan sampai siang tim BPBD  membantu masyarakat untukk membersihkan lumpur di rumah warga tersebut,"tambah Hardiwan. (iu/tf).

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Bhahinkantibmas Polres Payakumbuh untuk wilayah kerja Kelurahan Ompang Tanah Sirah Aiptu Asmadi Antoris datangi MTsN 2 Payakumbuh untuk berikan arahan dan pembinaan terkait Kantibmas dan Operasi Zebra 2018.

Aiptu Asmadi Antoris pada Rabu (31/10/2108) siang hadir ditengah siswa madrasah dan ikut mendirikan shalat Dzuhur berjemaah di mushalla kampus MTsN 2 Payakumbuh. Kehadiran Asmadi Antoris disambut penuh kekeluargaan kepala madrasah diwakili Wakasiswa Budi Hanif.

Usai rangkaian shalat Dzuhur, Bhabinkantibmas sampaikan beberapa pesan  Kapolres Payakumbuh.

"saat ini serentak se Indonesia sedang berjalan Operasi Zebra tahun 2018, mulai dari tanggal 30/10/2018 hingga 12/12/2018. Dari itu mohon ananda semua sampaikan pesan ini kepada orangtua supaya melengkapi kelengkapan kenderaan dan kelengkapan pengendara. Gunakan helm standar dan knalpot standar. Jangan bonceng tiga di atas motor karena bisa berakibat fatal, disamping melanggar aturan lalu lintas,"Asmadi Antoris awali informasinya.

Terkait peliharaan kantibmas, Asmadi Antoris mengulasnya.

"Demi keselamatan diri, kami harapkan ananda mematuhi pesan orangtua dan guru. Kalau pulang sekolah, mbok ya terus pulang. Jangan main atau ugal- ugalan di jalan raya. Apalagi masuk ke lingkungan pergaulan yang salah. Selain itu kami pesankan jangan sampai ada anak madrasah yang terlibat narkoba, tawuran pelajar, apalagi LGBT yang marak saat ini. Tingkatkanlah kewaspadaan dalam segala hal,"Asmadi Antoris akhiri pembinaannya.

Kepala madrasah diwakili Wakasiswa Budi Hanif sampaikan terima kasih kepada Kapolres Payakumbuh melalui Bhabinkantibmas yang telah memberikan pembinaan kepada keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh terkait Kantibmas dan Operasi Zebra tahun 2018.

"Terima kasih Pak atas pembinaannya, semoga kerjasama ini bisa berjalan optimal. Kami selalu siap menerima pembinaan dari Polres, karena ini sangat bermanfaat bagi keselamatan kita semua. Sekali lagi terima kasih," sambut Budi Hanif.(ul)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Peduli dan Berbagi terhadap masyarakat yang kurang mampu disekitar wilayah kota Pekanbaru Provinsi Riau, tim Polisi Peduli dan Berbagi Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru menerima penghargaan dari Mitrapol di ruangan Bhayangkara Mabes Polri, Rabu (31/10/2018) Pukul 09.00 WIB.

Dalam rangka HUT Tabloid dan Media Online Mitrapol yang ke II tahun dilaksanakan pemberian reward kepada instansi Polri yang aktif dalam melaksakan program sosial. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH mendapatkan penghargaan sebagai kategori Kapolresta yang Peduli program sosial. 

Pimpinan umum Mitrapol Jend Purn Roesmanhadi SH MH kepada awak media menyebutkan bahwa Kapolresta Pekanbaru beserta tim Polisi Peduli dan Berbagi Jum'at Barokah merupakan kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan oleh Polresta Pekanbaru setiap minggunya berhak mendapatkan penghargaan ini.

"Kegiatan sosial Polresta Pekanbaru ini, sudah 6 bulan belakangan ini menilainya. Jadi reward ini berhak mereka terima,"ujar mantan Kapolri tersebut

Keapolresta Pekanbaru yang diawakili Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK menerima lansung penghargaan tersebut menyebutkan ucapan terimakasihnya kepada tabloid dan media Online Mitrapol yang telah memberikan rewad kepada Kapolresta Pekanbaru berkat kegiatan polisi peduli.

"Alhamdulillah, Kapolresta bersama tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru menerima reward dari groub Mitrapol, ini semua berkat kerjasama tim yang bekerja dengan ikhlas dalam membantu masyarakat setiap minggunya. Terimakasih tim JB, penghargaan ini juga buat tim. We Are Family Jum'at Barokah,"tutup Wakapolresta (***)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Kota Padang, Sumatera Barat kembali menabuh Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di tahun ini. Sebanyak 81 sekolah negeri dan swasta se-Kota Padang terdiri dari 53 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 28 Sekolah Menengah Atas (SMA) ambil bagian dalam ajang yang digelar dari 31 Oktober sampai 7 November itu. 

Pertandingan akan dilakukan di beberapa lapangan bola di Kota Padang. Selain Stadion H. Agus Salim juga Lapangan Brandon, Lapangan Lanud Tabing, dan Lapangan BBC Batuang Taba. Sedangkan wasit, didatangkan dari PSSI Kota Padang dan Sumatera Barat serta sistem yang digunakan adalah setengah kompetisi.

LPI sendiri dibuka oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Azwin di Stadion H. Agus Salim Padang, Rabu (31/10).

''Kita berharap pelaksanaan LPI tahun ini lebih sukses dan meriah sesuai maksud dan tujuannya," imbuh Azwin.

Dia melanjutkan, LPI ini digelar terutama sekali dalam rangka untuk memotivasi pihak sekolah maupun komunitas klub-klub sepakbola tergabung di Asprov PSSI dan Askot PSSI serta seluruh pecandu sepakbola dimana saja saling meningkatkan prestasi persepakbolaan khususnya di Kota Padang dan di Sumatera Barat pada umumnya.

"Sehingga nanti barometernya adalah, keberhasilan cabang olahraga (cabor) sepakbola Kota Padang dengan sukses mendulang emas di ajang Porprov Sumbar," ujarnya lagi.

Azwin pun juga mengingatkan agar pelaksanaan LPI kali ini dapat dijadikan momentum kesuksesan cabor sepakbola Kota Padang menatap Porprov Sumbar ke-15 di Padang Pariaman 16 November mendatang. Di samping itu, selain teruji prestasinya, olahraga yang sangat disukai ini diharapkan senantiasa terus berkembang.

"Mari kita gelorakan sepakbola ini baik di tingkat sekolah, kelurahan, kecamatan dan kota serta tingkatan lainnya," imbuhnya.

Lebih lanjut ditambahkan, Pemko Padang melalui Dispora pun saat ini terus berupaya meningkatkan olahraga bagi masyarakat Kota Padang. Salah satu upayanya yakni, berniat membangun 'sport centre' di tingkat kecamatan dan kota ke depan dalam rangka mengembangkan olahraga di Kota Padang. 

"Sebagaimana sesuai tema kita di Padang yaitu "Sports and Halal Tourism Are Life Style" yang artinya tiada hari tanpa berolahraga. Hal ini memang terbukti, dilihat dari mulai pagi hingga malam setiap harinya cukup banyak masyarakat berolahraga baik 'indoor' ataupun 'outdoor'. Kita harapkan, setidaknya 80 persen penduduk Kota Padang sudah berolahraga. Apabila semuanya sudah berolahraga insya Allah kita tentu menjadi sehat, bugar dan produktif," tandas Azwin bersemangat sembari menyebut salam olahraga jaya. 

Panitia Pelaksana LPI Kota Padang 2018, Yuherdi menyebutkan, maksud dan tujuan gelaran tersebut sebenarnya untuk memotivasi insan olahraga untuk berprestasi dalam hal ini di bidang sepakbola bagi usia pelajar SMP dan SMA se-Kota Padang. Selanjutnya ajang ini guna meningkatkan prestasi atlet yang profesional serta meningkatkan profesionalisme pelatih dalam melahirkan kader-kader atlet yang lebih profesional dan handal. Terutama mendapatkan atlet yang terbaik dari setiap sekolah tingkat SMP dan SMA.

“Terlebih lagi, melalui ajang ini kita dapat mengarahkan generasi muda Kota Padang ke arah yang positif. Untuk itu kepada dinas pendidikan melalui para kepala sekolah diharapkan bisa menjadikan sepakbola atau cabang olahraga lainnya sebagai kegiatan ekstrakurikuler".

"Semoga dengan itu semua, persoalan-persoalan  kenakalan remaja dapat teratasi. Apalagi kita tengah menghadapi ‘Bonus Demografi” di 2020 sampai 2030 mendatang, mari kita raih dengan cemerlang sekaligus menyiapkan masa depan generasi muda yang lebih baik di kota ini,” sebut Kabid Olahraga Dispora Padang tersebut.

Pada pembukaan LPI 2018 tingkat Kota Padang tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Padang, Ketua KONI Padang, Ketua Pencab PSSI Padang serta lainnya. Sebagai apresiasi, Kadispora Padang bersama unsur terkait juga memberikan selamat dengan menyalami seluruh pemain peserta LPI di kesempatan itu. (dv)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Untuk menekan angka pengangguran di Kota Padang, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang menggelar acara Fokus Group Diskusi Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Daerah Penyelengara Ketenagakerjaan Kota Padang.

Acara tersebut dibuka Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindutrian, Zabendri mewakili Wali Kota Padang di Hotel Kriyad Bumi Minang, Rabu (31/10/18).

Dikatakan Zabendri, sebagai Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang memiliki jumlah penduduk tertinggi dibandingkan dengan wilayah Kabupaten/ Kota lainnya di Sumatera Barat yaitu 927.168 orang berdasarkan data BPS tahun 2017.

Tingkat pengangguran di tahun 2017 berhasil ditekan menjadi satu digit yaitu 9,44 persen dari sebelumnya dua digit 14,28 persen di Tahun 2016. Meskipun demikian masih terdapat keterbatasan lapangan pekerjaan dan berbagai persoalan yang menyangkut tentang ketenagakerjaan.

Disamping itu Pemerintah Kota Padang belum memiliki Peraturan Daerah (PERDA) sebagai payung hukum dalam urusan penyelenggaraan ketenagakerjaan.

“Itulah sebabnya Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Kota Padang ini dianggap perlu untuk mendapatkan kajian yang mendalam dan komprehensif dan pemikiran ilmiah untuk merumuskan PERDA Kota Padang tentang Ketenagakerjaan,”terang Zabendri. 

Selanjutnya Zabendri menghimbau kepada peserta Fokus Group Diskusi Naskah Akademis dan Rancangan PERDA penyelenggara ketenagakerjaan agar dapat memberikan sumbang saran dan pemikirannya tentang penyelenggraan ketenagakerjaan, sehingga PERDA yang dihasilkan dapat mengatasi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

“Mudah-mudahan PERDA yang dihasilkan dapat mengatasi dan meningkatkan kesejahteraan pekerja maupun meningkatkan peran tenaga kerja dalam pembangunan di Kota Padang,”pungkas Zabendri.

Sementara itu Pelaksana Kegiatan M.Faisal menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini Pertama adalah untuk dapat merusmuskan rancangan peraturan daerah yang mampu menjawab persoalan ketenagakerjaan khususnya di Kota Padang, kedua untuk memperoleh informasi isu-isu strategis dan implikasi kebijakan startegis yang dituangkan ke dalam rancangan peraturan daerah penyelenggaraan peraturan daerah dan Ketiga untuk memperoleh dukungan dari berbagai stakeholder baik internal maupun eksternal baik internal maupun esternal terhadap pelaksanaan peraturan daerah.

Peserta yang terlibat dalam kegiatan discusi ini sebanyak 60 orang yang berasal dari unsur-unsur penyelenggaraan ketenagakerjaan seperti Badan instansi ketenagakerjaan pelatihan, perlindungan, penempatan tenaga kerja dalam dan luar negeri serta perusahaan-perusahaan penggguna tenaga kerja, PJTKIS, LPK-LPK, BKK serta kelompok pemberdayaan UKM Kota Padang.

“Semoga acara focus group discussion penyusunan naskah akademik dan rancangan peraturan daerah penyelenggara ketenagakerjaan Kota Padang berjalan sebagaimana mestinya,”tutur M.Faisal.(Vn).

IMPIANNEWS.COM (Pasaman). 

Dalam kegiatan ngobrol pendidikan Islam (NGOPI) dan sarapan bersama Penyuluh Agama Islam Non PNS (SAPA) di aula MTsN 4 Pasaman kemarin (30/10), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Dedi Wandra selipkan sejumlah pesan penting.

Ada tiga pesan yang disampaikan Dedi wandra dalam kegiatan yang diikuti para penyuluh honorer Kecamatan Bonjol, Simpang Alahan Mati dan Tigo Nagari serta penyuluh agama Islam fungsional dan ASN KUA dan MTsN 4 Pasaman.

Dedi mengatakan, momen ini dapat dijadikan sebagai ajang silaturrahim antar para penyuluh, guru serta ASN di lingkup Kemenag Pasaman. Disamping itu juga sebagai silatul qalbi yakni mempersatukan hati, faham dan argument untuk meningkatkan mutu instansi.

Selain itu, pria kelahiran Pematang Panjang Sijunjung itu menilai momen baik tersebut dapat dijadikan sebagai wahana silatul fikri yakni mempersatukan asumsi, persepsi dan naungan dalam lembaga berlogokan ikhlas beramal.

Seterusnya, ia mengatakan bahwa secara keseluruhan berada dalam satu payung yang hendaknya bersama-sama menjaga keutuhan, keharmonisan dan mewujudkan visi misi Kemenag Pasaman. 

Dan ia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan diantara yang honorer dengan ASN karena dianggap memiliki tugas serta fungsi yang sama dalam lembaga Kemenag ini.

Dedi juga mengajak untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah sekaligus melakukan evaluasi, membenah kelemahan agar terlahirnya generasi-generasi yang cerdas, taat beragama dan berdaya saing serta berpotensi untuk masa mendatang.

“Kita memiliki 17 MTs, 12 MA dan 10 MI yang harus memiliki akreditasi berkualitas”, tegasnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Bonjol Muksinin meminta para penyuluh untuk lebih kreatif, inovatif dalam melakukan penyuluhan terhadap kelompok binaannya.

Menurutnya, penyuluh agama adalah perpanjangantangan Kemenag dalam membina ummat dan berperanserta dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

Hadir dikegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Sulpan Amri, Tiga Kepala KUA kecamatan serta Kepala MTsN 4 Pasaman. (suf78)

IMPIANNEWS.COM (Pesisir Selatan)

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan Konsultasi Kepegawaian di Triza Hotel Painan.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 orang peserta terdiri dari Kepala Seksi, Penyelenggara, JFU pada Kantor Kemenag Pessel, Kepala Madrasah, Kepala KUA, Penyuluh Agama kecamatan, serta perwakilan dari guru pada sekolah umum, ujar H. Sumardi Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya, Selasa (30/10) di Triza Hotel Painan.

H. Sumardi mengatakan, "Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah, untuk meningkatkan manajemen, serta menciptakan aparatur Kementerian Agama yang tertib, bersih, dan profesional. Kegiatan ini mengusung tema Manajemen PNS", lanjut Sumardi.

Plt Kepala Kantor Kemenag H. Firdaus dalam sambutannya menyampaikan, "Ada dua permasalahan yang sangat mendasar saat ini tengah kita hadapi. Yang pertama ada ASN kita yang bertugas pada instansi pemerintah daerah (diperbantukan) seperti guru kita yang mengajar PAI di sekolah umum", tuturnya.

"Kemudian yang kedua, ada ASN kita yang bertugas di swasta. Bagaimana kita menyikapi dan menyelesaikan permasalahan ini, sehingga tidak ada lagi persoalan-persoalan yang muncul nantinya", tambah Firdaus.

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini nantinya akan bermanfaat bagi kita semua, serta bisa mencarikan solusi yang terbaik dalam menyelesaikan segala permasalahan", lanjut Firdaus.

H. Firdaus mengajak seluruh peserta Konsultasi Kepegawaian untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. "Jadikan kegiatan ini sebagai sharing dalam menghadapi berbagai macam persoalan dalam menjalankan tugas kita sehari-hari", ucapnya.

Narasumber dari kegiatan ini, selain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan dengan materinya Reformasi Birokrasi, juga menghadirkan widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan Padang.(zn)

IMPIANNEWS.COM (Kab. Manggarai). 

PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai melakukan pembenahan pelayanan di IKK Cancar mulai dari perbaikan sistem aduan pelanggan sampai perbaikan jaringan distribusi untuk memastikan pasokan air minum sampai ke rumah-rumah pelanggan. 

Persoalan-persoalan yang menghambat pelayanan air minum di IKK Cancar di antaranya; menurunnya debit pada Sumber Mata Air Wae Lerong dan kerusakan (penyumbatan dan kebocoran) jaringan distribusi.

Selama sepekan  sejak dari 19 sampai 27 Oktober kemarin, Direktur PDAM Tirta Komodo bersama staf melakukan pekerjaan dengan fokus menangani kemacetan dan perbaikan jaringan distribusi di wilayah Langkas, Lumu, Rai,  Cancar dan Popor.

Bupati Turun Tangan

Bupati Manggarai DR Deno Kamelus SH, MH pada Jumat (26/10) lalu, meninjau reservoir PDAM di Nterlango dan mengecek pekerjaan yang dilakukan PDAM Tirta Komodo.

Bupati juga berdialog dengan warga penerima manfaat program hibah air minum perkotaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kampung Lait, Desa Kakor, Kecamatan Ruteng.

Bupati Deno menjelaskan, karena debit air yang masuk ke reservoar dari Mata Air Wae Lerong berkurang, maka untuk sementara zona barat (Cumbi – Cancar) dan zona timur (Bahong-Wae Mbeleng/Kakor) IKK Cancar dijadwalkan mendapatkan pelayanan masing-masing 1 x 24 jam.

“Untuk sementara ada pembagian jadwal karena itu usahakan agar air ditampung dan kalau air tidak jalan tolong stop kran ditutup, ” pinta Bupati kepada warga yang ditemui di Kampung Lait, Desa Kakor. 

Direktur PDAM Tirta Komodo Man Klemens, SH mengatakan, PDAM Tirta Komodo serius untuk melakukan usaha terbaik melayani pelanggan di IKK Cancar.

“Kita tidak sedang berhenti, tetapi terus bekerja agar pelayanan air minum kepada pelanggan di IKK Cancar bisa maksimal, “ papar Klemens.

Harapan Warga

Sebagian warga memang memaklumi berkurangnya debit air pada sumber air yang dikelola PDAM Tirta Komodo. Di sisi lain, mereka juga meminta agar jadwal air disosialisasikan kepada warga IKK Cancar.

“Kami berharap 2 sd 3 kali dalam seminggu air jalan, ” kata Bolexandrina yang sudah menjadi pelanggan PDAM sejak 2014 lalu. 

Warga Lait, Robertus Petang menambahkan, ia berterima kasih karena Kampung Lait sudah dilayani PDAM Tirta Komodo.

“Sekarang kami tidak lagi timba air untuk masak dan cuci di Wae Ara yang berjarak 2 km, dengan masuknya layanan PDAM, air sudah masuk sampai ke rumah,” katanya.

Terpisah, Warga Lumu Bate, Desa Pong Murung, Genoveva Handus mengatakan, ia merasa tidak keberatan dengan pembayaran tagihan PDAM selama ini. 

Namun ia berharap agar, PDAM Tirta Komodo bisa melayani pelanggan dengan maksimal. (kh)

IMPIANNEWS.COM (Surabaya). 

Kasus dugaan pelecehan dilaporkan oleh seorang pasien di Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya. Pasien yang berinisial ANA melaporkan oknum dokter ke polisi karena diduga telah memaksa untuk membuka baju dan memotretnya dengan ponsel. 

Menurut kuasa hukum ANA, foto jepretan dokter tersebut disebar ke grup WhatsApp dokter tersebut.

Sementara itu, pihak rumah sakit membantah telah terjadi dugaan pelecehan. 

Berikut ini sejumlah fakta terkait kasus dugaan pelecehan terhadap ANA. 
1. Diduga dipaksa untuk membuka baju oleh oknum dokter jaga Ilustrasi pelecehan seksual(thodonal) Kuasa hukum ANA, Tengku Mochtar Djohansyah, mengatakan, pada hari Rabu (24/10/2018), kliennya mengalami kecelakaan di perempatan Jalan Panglima Sudirman, Surabaya. 

Saat itu ANA segera dilarikan ke RS Soetomo untuk dirawat. Dalam kondisi terluka dan setengah sadar tersebut diduga telah terjadi pelecehan oleh oknum dokter jaga. 

"Pasien dipaksa membuka baju lalu difoto oleh dokter pria yang menangani. Pasien sempat menolak, kondisinya lemah akhirnya pasien itu terpaksa dibuka bajunya," kata Tengku Mochtar Djohansyah, kuasa hukum keluarga pasien, saat dikonfirmasi, Selasa (30/10/2018). 

Atas tindakan tersebut, ANA dan keluarga merasa keberatan dan melaporkannya ke polisi. 

2. Diduga foto disebarkan ke grup WhatsApp Ilustrasi media sosial(ViewApart) Setelah mendapat laporan kasus dugaan pelecehan di RS Soetomo, polisi segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. 

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan sudah memproses laporan tersebut. 

"Kemarin sudah gelar perkara, statusnya dari penyelidikan kita tingkatkan menjadi penyidikan," jelasnya. 

Pihaknya masih terus mendalami motif kasus tersebut, dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

"Kami masih terus mendalami kasus ini," terangnya. Sementara itu, Mochtar mengatakan, pihak keluarga korban menduga foto-foto korban dalam keadaan telanjang telah disebar di grup WhatsApp. 

"Yang pasti klien kami keberatan foto tubuhnya diambil dan disebar," jelasnya.

3. Tanggapan pihak rumah sakit Dr Soetomo Ilustrasi dokter dan pasien (Tero Vesalainen) Manajemen RSU dr Soetomo Surabaya, memastikan tidak ada pelecehan yang dilakukan dokter jaga kepada pasien atas nama ANA. 

Apa yang dilakukan dokter kepada pasien ANA telah sesuai dengan prosedur pemeriksaan pasien. 

"Pengambilan gambar dan luka pasien secara utuh adalah langkah awal diagnosa atas apa yang diderita pasien," kata Kepala Badan Layanan Umum RSU dr Soetomo Surabaya, Harsono, dikonfirmasi, Selasa (31/10/2018). 

Gambar tersebut, kata Harsono, memang dilempar ke grup khusus untuk dikonsultasikan dengan dokter senior sebagai upaya tindak lanjut penanganan. 

"Jika sudah tidak dibutuhkan, pasti dihapus," jelasnya. Meski begitu, pihaknya selaku instansi kesehatan tetap menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan di Polrestabes Surabaya. 

"Semua dokter yang terlibat sudah diperiksa, kami kooperatif kok," katanya.  (Achmad Faizal)


Sumber : Kopmpas

IMPIANNEWS.COM (COM (Vatican City). 

Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 mengundang keprihatinan berbagai pihak, tak terkecuali Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus. Melansir dari Vatican News, Paus Fransiskus menyampaikan dukanya bagi para korban pesawat Lion Air yang jatuh ke laut, Senin (29/10/2018). 

"Setelah mengetahui dengan kesedihan tentang kecelakaan pesawat di Jakarta, Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawa kepada semua orang yang terdampak atas tragedi ini," demikian pernyataan Menteri Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin. 

Pesan telegram yang ditandatangani langsung oleh Paus Fransiskus itu dikirimkan kepada Uskup Agung Piero Pioppo, Nunsiatur Apostolik untuk Indonesia. 

Sebagai informasi, Nunsiatur Apostolik merupakan lembaga diplomatik yang setara kedutaan besar untuk mewakili Tahta Suci Vatikan. "Dia berdoa bagi semua yang telah meninggal dunia dan berduka cita kepada keluarga yang kehilangan anggotanya," tulis pernyataan itu. 

"Untuk seluruh bangsa dan semua yang terlibat dalam upaya penyelamatan dan pemulihan, Paus meminta kekuatan dan kedamaian dari Tuhan," tulis kardinal.

 Hingga kini, pencarian badan pesawat Lion Air JT 610 terus dilakukan oleh petugas gabungan. Basarnas mengonfirmasi badan pesawat tidak ditemukan di lokasi terakhir pesawat hilang kontak. 

Sementara itu, KNKT menduga badan pesawat hancur karena menghujam laut. Hal ini membantah dugaan pesawat meledak di udara. Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin pagi. Pesawat itu mengangkut 178 orang dewasa, 1 anak, dan 2 bayi serta 7 awak pesawat lainnya.


Sumber Kompasa


IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Di tengah pidatonya saat menerima gelar doktor kehormatan Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (29/10/2018), mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim tak sengaja menyebut nama Prabowo. 

Sadar karena "kepeleset lidah", Anwar langsung mengoreksi kesalahan penyebutan nama tersebut. Anwar juga spontan menyebutkan nama Presiden Jokowi untuk menjadikan isi pidatonya 'berimbang'. 

"Banyak pimpinan politik hebat di Indonesia mulai dari Bung Karno, Bung Hatta, Natsir, Prabowo,...maaf Prawoto. Ini panggung sains, ya, saya juga baru ke Istana Bogor menemui Presiden Jokowi. Agar adil, saya ucapkan keduanya," ungkapnya disambut tawa hadirin yang memadati Auditorium UNP di Padang. 

Anwar menyadari bahwa Indonesia sedang dalam tahun politik sehingga insiden 'kepleset lidah' seperti ini dapat menjadi hal yang serius. "Tokoh-tokoh besar di Indonesia ini memberikan perlawanan yang cukup kuat melawan aliran inferioritas. Keyakinan baru dan ada kesungguhan untuk bersaing dengan penjajahan," kata Anwar. 

Dia melihat sistem demokrasi yang direpresentasikan melalui pemilu setiap lima tahun sekali justru menjadi pintu lahirnya golongan elite yang menepikan kepentingan rakyat.  

Anwar pun meminta generasi muda untuk kembali belajar dari tokoh besar Bangsa Indonesia, tokoh-tokoh bangsa tersebut menggambarkan kaum elit politik yang tetap mengedepankan kepentingan rakyat. 

"Mereka berjuang untuk kepentingan rakyat agar rakyat sejahtera dan mendapatkan hak mereka," ujarnya. 

Namun saat ini, kecanggihan dalam bangunan yang besar atau laboratorium yang bagus membuat mereka jauh dari tujuan untuk mensejahterakan rakyat. 

"Mereka cemerlang dalam kecerdasan, namun tidak memiliki hati nurani sehingga masih terjadi diskriminasi ras, jurang pemisah orang kaya dan miskin yang semakin lebar dan lainnya," kata dia. 

Universitas Negeri Padang (UNP) menganugerahi mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim gelar doktor honoris causa karena dinilai berperan dalam pendidikan politik. 

Dihadiri Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, tokoh nasional Fahmi Idris dan lainnya di Auditorium UNP Kota Padang. 

Dia menjadi tokoh kedua yang diberikan gelar doktor honoris causa oleh Universitas Negeri Padang dalam dua tahun ini. Sebelumnya, Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri juga menerima gelar yang sama pada September 2017.

Sumber : Kompas


IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Komisaris Besar Musyafak mengaku bahwa hasil forensik untuk mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 lewat postmortem masih nihil.

Menurut Musyafak hingga hari kedua usai insiden kecelakaan, Selasa (30/10) kemarin, sudah ada 26 jenazah yang telah dilakukan pemeriksaan dan rekonsiliasi.

"Namun hasilnya belum satupun yang teridentifikasi, masih nihil," kata Musyafak di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (31/10).

Musyafak mengungkapkan ada tiga korban yang sempat dibicarakan dan diberi banyak masukan lewat proses rekonsiliasi dan pemeriksaan tanda-tanda medis, namun karena masih kurang kuatnya data yang mendukung hasilnya tak jadi diumumkan.

"Ada tanda-tanda medis, seperti tato, korban usia 3 sampai 4 tahun dan dua bayi. Tapi karena data kurang kuat di-cancel untuk tunggu hasil DNA," kata Musyafak.

Selain itu, Musyafak menjelaskan, Selasa (30/10) malam, sudah ada tambahan 24 kantong jenazah. Sehingga total keseluruhan saat ini ada 48 kantong jenazah yang masuk dalam postmortem RS Polri.

Sebelumnya, Musyafak menyatakan bahwa sebagian besar jasad korban kecelakaan pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang itu sulit diidentifikasi. 

Musyafak mengatakan kesulitan yang ditemui yakni karena sebagian besar kondisi jasad yang tiba di RS Polri sudah tidak lagi utuh. Namun, dia tidak merinci bagian tubuh apa saja yang paling banyak mengisi kantung jenazah. (dl)

Erdogan  Presiden Turki
IMPIANNEWS.COM (Turki). 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta kepada jaksa Arab Saudi yang datang ke Istanbul menyelidiki pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi untuk membongkar kasus tersebut.

Erdogan juga menekan Riyadh mengungkapkan hal yang sebenarnya kepada publik, termasuk lokasi penghilangan jasad Khashoggi. 

Erdogan sebelumnya mengatakan ada sebuah tim berisi 15 orang datang dari Riyadh ke Istanbul untuk membunuh jurnalis Washington Post tersebut. 


"Siapa yang mengirim 15 orang ini? Sebagai seorang jaksa Saudi, Anda harus menanyakan itu, sehingga Anda dapat memecahkannya," kata Erdogan kepada media di Ankara, Selasa (30/10) waktu setempat.

Lihat juga: Tunangan Jamal Khashoggi Tuntut Pertanggungjawaban Arab Saudi

"Kini kita harus memecahkan kasus ini. Tidak perlu berdusta, tak masuk akal demi menyelamatkan orang-orang tertentu," katanya. 

Arab Saudi sendiri kini berada di bawah tekanan untuk mengungkap kematian jurnalis Saudi yang kerap memberikan kritik terhadap negara di jazirah tersebut.

Terlebih, Khashoggi menghilang usai masuk ke konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan sang tunangan.

Jaksa umum Sheikh Saud al-Mojeb sebelumnya datang ke Istanbul pada Senin (29/10). 

Ia menjadi perwakilan resmi Saudi pertama yang mengakui bahwa kasus tersebut adalah pembunuhan terencana berdasarkan temuan investigasi Kepolisian Turki.

Lihat juga: Jaksa Saudi Tiba di Istanbul untuk Usut Kasus Khashoggi

Dia bertemu dengan Kepala Kejaksaan Istanbul Irfan Fidan pada Senin (29/10) dan meminta diberitahukan secara menyeluruh temuan investigasi yang telah dilakukan pihak Turki.

Media Turki TRT menyebut, permintaan tersebut termasuk seluruh gambar dan rekaman suara yang terkait dengan kasus itu.

Akan tetapi, TRT mengatakan pihak penyidik Turki menolak permintaan tersebut dan justru meminta pihak jaksa Saudi mengungkapkan informasi tentang lokasi jasad Khashoggi.

Pihak Kejaksaan Turki juga meminta kepada Saudi permintaan yang sama dengan Erdogan, yaitu mengirim 18 tersangka yang ditahan Saudi ke Turki untuk diadili. 

Namun pihak Saudi menolak permintaan tersebut.

Mojeb bertemu dengan pihak penyidik Turki kembali pada Selasa (30/10) sebelum mengunjungi konsulat selama kurang lebih satu setengah jam dan pergi meninggalkan tempat tersebut tanpa membuat pernyataan.

Lihat juga: Intelijen Inggris Disebut Tahu Rencana Pembunuhan Khashoggi

Setelah sempat menyangkal, Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas di dalam konsulatnya di Istanbul pada 2 Oktober lalu. 

Meski begitu, Riyadh menegaskan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam konspirasi pembunuhan tersebut,

Saudi menganggap pembunuhan Khashoggi merupakan "sebuah kesalahan sangat besar" yang dilakukan "pihak-pihak" di luar otoritas dan tanggung jawab mereka.

Saudi bersumpah akan menyelidiki secara menyeluruh insiden ini. Raja Salman secara terbuka menyebut pembunuhan Khashoggi sebagai peristiwa menjijikkan. (end)


IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 

Pemerintah Italia melalui kedutaan besarnya di Jakarta meminta Indonesia dan pihak Lion Air melakukan penyelidikan JT-610 secara menyeluruh dan terbuka. Sebab, salah satu penumpang pesawat nahas yang jatuh di Tanjung Karawang pada Senin (29/10) kemarin adalah warga Italia.

"Kami meminta otoritas Indonesia dan Lion Air memberi asistensi penuh kepada keluarga korban dan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan," ucap seorang pejabat Kedutaan Besar Italia di Jakarta, Federico Novellino, kepada CNNIndonesia.com, pada Selasa (30/10).

Salah satu warga Italia menjadi korban kecelakaan itu bernama Andrea Manfredi. Manfredi merupakan mantan atlet balap sepeda profesional.

Sebagaimana dilansir Cycling Weekly, Selasa (30/10), nama Manfredi ada di dalam daftar penumpang pesawat nahas itu. Kementerian Luar Negeri Italia sudah menyatakan salah satu warganya menjadi korban dalam kecelakaan itu.

Sebelum kejadian, Manfredi sempat memajang fotonya di salah satu sudut di Kawasan Pusat Bisnis Sudirman (SCBD) di dalam akun Instagramnya. Dia terlihat berpose di dekat patung logo Asian Games 2018, sembari membawa sepeda dan setelan atlet.

Novellino mengatakan Kementerian Luar Negeri Italia telah menghubungi keluarga Manfredi untuk memberi tahu kabar pria 26 tahun itu.

"Kemlu Italia telah berkomunikasi dengan mereka (keluarga Manfredi) kemarin," ujar Novellino.

Selain Manfredi, seorang warga asing lainnya asal India, Bhavye Suneja, turut menjadi korban dalam insiden itu. 

Suneja merupakan pilot yang menerbangkan pesawat Boeing 737-300 MAX 8 itu yang kabarnya baru dioperasikan pada Agustus lalu.

Pesawat berpenumpang 189 orang itu jatuh di laut dengan kedalaman 30-35 meter. 

Pesawat rute Jakarta-Tanjungpinang itu lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.21 WIB dengan tujuan Bandara Depati Amir. 

Namun, sekitar pukul 06.33 WIB pesawat Lion Air JT-610 itu hilang kontak lalu dikonfirmasi jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Pemerintah Indonesia menyatakan kecil kemungkinan ada korban selamat dalam kecelakaan itu. (rds)

Penyerahan secara simbolis bantuan Pemko oleh Wawako Irwandi yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur NTB Siti Rohmi Djalilah .
IMPIANNEWS.COM (NTB-Lombok). 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 29 Juli dan 5 Agustus 2018 yang lalu, Pemko Bukittinggi menyerahkan bantuan guna meringankan beban para korban yang saat ini masih membutuhkan uluran tangan agar mereka cepat bangkit dan bisa beraktifitas normal kembali.

Bantuan dari Pemko Bukittinggi berupa uang sejumlah Rp. 350 juta dan dari Korpri Pemko Bukittinggi sebesar Rp.47,5 juta yang diserahkan oleh Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi didampingi Asisten III Setdako Zet Buyung, Ka.Badan Keuangan Herriman dan Ketua GOW Ny.Khadijah Irwandi yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Siti Rohmi Djalilah bertempat di ruang pertemuan Kantor Gubernur NTB, Selasa (30/10).

Irwandi menjelaskan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan sebagai wujud rasa prihatin dan bentuk kepedulian Pemko Bukittinggi terhadap saudara – saudara di Lombok yang tengah ditimpa musibah.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah kota Bukittinggi kami menyampaikan rasa duka cita yang dalam atas musibah yang terjadi ini dan sebagai satu bangsa kita tentu sama - sama merasakan sehingga pemerintah kota Bukittinggi juga sangat prihatin dengan kondisi ini, mudah-mudahan masyarakat kita di NTB dapat cepat bangkit dan kondisinya bisa kita pulihkan lagi baik fasilitas yang berkaitan dengan infrastruktur dan fasilitas umum sehingga aktifitas ekonomi juga kembali bisa berjalan sebagaimana yang kita kehendaki”, ujarya

Kemudian Irwandi juga mengatakan bahwa, “pemberian bantuan ini merupakan kepedulian kami terhadap saudara – saudara yang ada di NTB yang juga sesuai dengan kondisi fiskal kami di daerah yang mungkin jumlahnya tidak seberapa, tapi nilai kepedulian dan kebersamaan, ini mungkin yang dapat kami sampaikan”, tambahnya.   

Irwandi berharap mudah – mudahan bantuan ini nantinya akan bisa bermanfaat untuk membantu Saudara – saudara kita yang tertimpa musibah mungkin dalam bentuk pembangunan hunian sementara atau apapun yang sudah ditetapkan, dan do’a kami semoga Allah SWT selalu melindungi dan memberikan yang terbaik buat kita semua, ungkapnya.

Sementara itu Wakil Gubernur NTB Siti Rohmi Djalilah mengucapkan terima kasih kepada Pemko Bukittinggi atas kepedulian dan supportnya semoga bermanfaat dan NTB cepat pulih kembali.

“bencana ini cukup berat kami rasakan, dimana kerugian mencapai lebih kurang Rp.18 triliun dan rumah yang rusak mencapai 200 ribu lebih. Ini memang pekerjaan rumah yang berat yang akan dihadapi kedepan, namun kami yakin setiap ujian dari Allah itu ada hikmahnya paling tidak kami tahu bahwa daerah ini daerah yang memiliki potensi bencana yang sangat tinggi sehingga kami kedepan untuk membangun rumah, akan sadar bencana, dan harus lebih peduli. Hikmah – hikmah ini lah yang kami ambil dan alhamdulillah dalam bencana ini semua saudara kita dari seluruh tanah air memberikan perhatian yang luar biasa, yang salah satunya adalah dari Kota Bukittinggi”, ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, kami tidak ingin berlama – lama dalam situasi ini dan sekarang fasilitas sosial dan fasilitas publik insyaAllah sudah berfungsi walaupun berfungsinya tidak seratus persen seperti kondisi awal, dan memang rencana untuk fasilitas yang permanen diperkirakan akhir tahun 2019 yang terpenting tahun ini bisa pulih fungsinya. Untuk itu mohon do’a semoga kami cepat pulih kembali seperti sediakala dan membangun lagi kedepan, pungkasnya.

Turut hadir pada pertemuan tersebut Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Biro Umum, Kadis. Perumahan dan Pemukiman dan Kepala BPBD serta Kepala Badan Keuangan Prov.NTB beserta staf. (Sy)  






   

IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota,--- Setelah mendengar kabar dua orang warga Limapuluh Kota, Tami Julian dan Fauzan Azima yang masuk dalam daftar penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang Jawa Barat. 

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan beserta jajaran, langsung mendatangi keluarga Tami Julian (26) di Jorong Air Randah, Nagari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban dan keluarga Fauzan Azima (23) di Jorong Balai Mansiro, Nagari Guguak Vlll Koto Talago, Kecamatan Guguak, untuk memberikan dukungan serta mengucapkan belasungkawa atas musibah yang menimpa, Selasa, (30/10/2018).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, kita ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Tentu selaku warga Limapuluh Kota, keluarga perlu kita berikan dukungan serta persiapan persiapan bilamana nanti ada penanganan yang harus dilakukan," ujar Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, saat ditemui di ruang kerjanya.

Wabup Ferizal ridwan mengatakan, saat ini orang tua korban tengah berangkat ke jakarta meyerahkan data terkait identifikaai DNA.

"Sejak informasi kejadian, orang tua Tami Julian maupun orang tua Fauzan Azima telah berangkat ke Jakarta untuk identifikasi DNA. Menurut informasi yang baru saja kami terima, mereka tengah berada di rumah sakit Polri menungggu proses identifikasi DNA," paparnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Wali Nagari beserta warga sekitar, tengah mempersiapkan penantian serta memantau setiap perkembangan terbaru mengenai nasip korban, dan berharap segera dapat dipastikan apapun kondisinya. (ul)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.