July 2018

Nasrul Abit nekat tempuh jalan, Jalan Provinsi Solok Selatan- Dhamasraya yang melewati jorong Muaro Sangir - Limau Sungai - Batu Limau Kapas - Pulau Karam- Tanah Galo sepanjang 44 km ditempuh dalam waktu 6 jam,
IMPIANNEWS.COM (Solok Selatan). 

Jorong Tanah Galo - Demi memenuhi janji dengan masyarakat daerah tertinggal Ulang Aling Solok Selatan, rombongan Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit nekat tempuh jalan, Jalan Provinsi Solok Selatan- Dhamasraya yang melewati jorong Muaro Sangir - Limau Sungai - Batu Limau Kapas - Pulau Karam- Tanah Galo sepanjang 44 km ditempuh dalam waktu 6 jam,  rombongan mulai berangkat dari kantor Bupati Solsel jam 15,15 Wib - 21.15 Wib, yang perkiraan awal hanya 2 - 3 jam perjalanan. 

Masyarakat Jorong Tanah Galo yang awalnya harap-harap cemas menunggu sejak jam 18.00 ,akhirnya senang dan ceria , karena ini pertama kalinya mereka dikunjungi Wakil Gubernur Sumbar. 

Dan untuk keluar sampai ke Dhamasraya dari jorong Batu Gajah  - Koto Ranah - Pulau Panjang - Kampung Baru sepanjang 18 km yang kondisi lebih parah dari yang sebelumnya. Sering mobil terpaksa istirahat menunggu hujan reda hingga panas terik matahari, Nagari Ulang Aling Solok Selatan,  Selasa (31/7/2018). 

Wakil Gubernur Nasrul Abit disela-sela kesibukan dengan masyarakat menyampaikan,  akses jalan ini menjadi dambaan bagi masyarakat Ulang Aling. Daerah ini hanya terisolir karena persoalan infrastruktur jalan dan soal jaringan telepon dan internet. 

Saat ini jalan sejauh 68 km yang menghubungkan Solok Selatan (Muaro Abai) dengan Dhamasraya (Pulau Punjung), telah mulai dibahas dalam prioritas pembanguan daerah tertinggal dirapat-rapat Menko Maritim. Ini bahagian dari program pembangunan infrastruk jalan  senilai 700 Miliar di Sumatera Barat di tahun 2019. 

Setelah sampai dlokasi ini diketahui daerah tertinggal Ulang Aling hanya dikarenakan soal inftrastruk jalan dan jaringan telkom,  sementara listrik juga baru masuk dalam beberapa bulan ini.  

Soal jaringan telkom (internet) kita telah pernah bersama bupati ke kementrian komunikasi dan infomatika tentang pembangunan tower dan saat ini masih dalam penjajakan dan kita akan kawal terus hingga tuntas nanti,  ujar Nasrul Abit. 

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan,  kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat hari ini merupakan sebuah upaya meningkatkan derjat hidup masyarakat di daerah terisolir dan tertinggal. 

Kita memberi apresiasi para dokter yang mau turun ke daerah tertinggal Jorong Tanah Galo Nagari Ulang Aling ini memberikan pelayanan kepada masyarakat . Ini merupakan betapa penting arti kesehatan masyarakat,  untuk sejahtera itu mesti ditandai oleh tingkat kesehatan. Karena badan yang sehatlah baru kita bisa beraktifitas dan bekerja dengan baik.  

Dam ini upaya ini juga mendorong percepatan pembangunan daerah tertinggal, sambil juga bersosialisasi kepada masyarakat  tentang perlunya menjaga keaehatan dalam kemajuan pembangunan  itu sendiri,  terang Wagub Nasrul Abit. 

Wakil Bupati Abdul Rahman dalam kesempatan iti menyampaikan,  kita patut memberikan penghormatan kepada Bapak Wagub Nasrul Abit, yang kami duga mau bersakit-sakt menemui masyarakat nagari  Ulang Aling bersama Kadis Kesehatan Buk Mery bersama rombongam. 

Ini merupakan sejarah tersendiri bagi pembangunan nagari ulang aling,  nagari tanpa jaringan telepon dan inftrastruk jalan yang cukup parah,  sejak dibuka pada tahun 2006. Soal pembanginan jalan ini Pemkab Solok Selatan dengan segala keterbatasannya hanya mampu membangun jalan sejauh 4 kilometer diujung jalan ini di jorong Kampung Baru pusat Nagari Ulang Aling.  

Dan bersyukur pemerintah provinsi mengambil alih menjadi jalan provinsi dan hingga kini terus diperjuangan pak Gubernur Irwan Prayitno dan Pak Wagub Nasrul Abit Sumatera Barat .mudah-mudahan ini akan segera terealisasi karena juga telah menjadi pembangunan jalan strategis mengeluarkan Solok Selatan dari kategori daerah tertinggal , ujar Wabup Abdul Rahman 

Walinagari Yulidas juga menyampaikan,  pembangunan infrastrultur jalan Muara Sangir - Kampung Baru ini sudah lama menjadi mimpi panjang yang tak kunjung tercapai.  Awalnya kami berprasangka pak Wagub Nasrul Abit tidak akan pernah sampai di kampung kami Jorong Tanah Galo ini.  

Walau berharap sangat tapi tak yakin,  kami terharu bapak menepati janji dan mau merasakan penderitaan kami tentang mimpi harapan kami pembagunan jalan  ini.  Kehadiran bapak telah memberikan kami harapan besar jalan ini akan sesegeranya diselesaikan.  

Namun terlepas dari itu semua kehadiran pak Wagub Nasrul Abit dan rombongan telah mengobat keresahan kami untuk pertama kali seorang  pejabat Sumatera Barat wakil gubernur datang si jorong Tanah Galo ini,  ujarnya bangga dan senang. 

Wakil Gubernur Nasrul Abit,  akhirnya memutiskan bermalam dirumah walijorong dan membatalkan beberapa agenda esok lainnya, untuk melihat komdisi masyarakat esok harinya dalam pelaksanaan layanan kesehatan masyarakat di nagari Ulang Aling Kecamatan Sangir Batanghari, Kabupaten Solok Selatan (zs).


Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat membuka acara Pelayanan Kesehatan Daerah Terpencil oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar
IMPIANNEWS.COM (Padang).


Dalam kondisi hari ini,  kebutuhan merokok bagi kalangan masyarakat miskin termasuk pengeluaran keuangan yang cukup tinggi setelah,  bahan kebutuhan pokok, pendidikan anak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.  

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat membuka acara Pelayanan Kesehatan Daerah Terpencil oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar bagi masyarakat terisolir di Jorong Tanah Galo Nagari Lubuak Ulang Aling Kecamatan Sangir Batanghari, Selasa (31/7/2018). 

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, dalam data kebutuhan rokok keluarga miskin hampir beriringan nilainya dengan kebutuhan pokok malahan ada yang sampai 3 bungkus sehari.  

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan rokok memberikan sumbangan yang cukup besar pada garis kemiskinan, baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Rokok menempati posisi kedua dalam pembelanjaan masyarakat miskin di Indonesia, di bawah beras. Lebih tinggi dari pada kebutuhan pokok lainnya

Menurut survei pada Maret 2017, pembelanjaan tertinggi masyarakat miskin di perkotaan adalah beras (20,11 persen), kemudian rokok kretek filter (11,79 persen). Sedangkan di pedesaan, pembelanjaan tertinggi masyarakat miskin adalah beras (26,46 persen) dan rokok kretek filter (11,53 persen).

Posisi ketiga ditempati komoditas bukan makanan, yaitu perumahan, dengan persentase 9,01 persen di perkotaan dan 7,30 persen, oleh karena itu diharapkan tenaga medis kesehatan di pedesaan agar lebih sering mengsosialisasikan kebiasaan merokok  membawa pada kemiskinan,  himbaunya. 

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan kepada masyarakat yang merokok agar mulailah saat jika tidak bisa memberhentikannya minimal mengurangi kebiasaan merokok karena selain merusak kesehatan juga tidak baik dalam penataan keuangan keluarga. 

Sebelum memenuhi kebiasaan merokok, pastilah dahulu pembiayaan kebutuhan sehari,  pendidikan anak,  perawatan kesehatan dan perumahan bagi kesejahteraan hidup yang lebih baik, ajak Wagub Nasrul Abit. 

Kadis Kesehatan Sumbar dr. Mery Yuliesday mengatakan kegiatan pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat daerah terpencil bahagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terpencil agar peduli hidup bersih dan sehat serta mencerdaskan pola hidup masyarakat yang lebih baik lagi dimasa-masa mendatang. 

Pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat kuga melibatkan para dokter dengan berbagai spesialisasi yang melakukan pelayanan kesehatan dan mencoba menderita penyakit yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. 

Kita senang masyarakat nagari Lubuak Ulang Aling amat antusias dan ikut serta mensport kegiatan ini, dengan baik sehingga dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan,  ujarnya. (zs).

IMPIANNEWS.COM
PAYAKUMBUH -- Berawal dari pesan seorang mamak beliau, Thamrin Manan, seorang tokoh Payakumbuh, Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, Senin (30/07/2018), mengunjungi Koto Tuo, IV Koto, Kabupaten Agam, untuk menelusuri silsilah dan menemui para dunsanak Walikota dua periode tersebut di daerah yang berada di kaki Gunung Singgalang itu.

“Baru hari ini saya bisa menunaikan amanah itu dan melaksanakannya sebagaimana yang pernah disampaikannya; ‘jan sampai ndak ditamui pulo dunsanak di Koto Tuo’,” ulang Riza dihadapan Wali Nagari Koto Tuo, Effendi Dt. Pangeran, Ketua KAN Koto Tuo, Ricky Dt. Nahkodo Sati, dan sejumlah niniak mamak Koto Tuo lainnya, di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari sekaligus Kantor KAN setempat.

Dikatakannya, pertemuan silaturrahmi ini kiranya tetap berlanjut dan tidak hanya hari ini. Namun dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan selanjutnya, baik di Nagari Koto Tuo, maupun pertemuan di tempat lain antara dirinya dengan dunsanak perantau Koto Tuo yang merantau di Kota Payakumbuh.

Wali Nagari Koto Tuo, Effendi Dt. Pangeran, dalam sambutan selamat datangnya mengatakan, bahwa mayoritas penduduk Koto Tuo merantau. Hampir 70 % di rantau. Itu sudah dari dulu, sejak nenek moyang, warga koto tuo merantau.

“Kalau di Payakumbuh,” kata Dt. Pangeran “warga Daya Bangun dan sekitarnya adalah dunsanaknya Pak Wali. Karena hampir 70 % adalah perantau Koto Tuo. Kami merasa bahagia, Pak Wali telah menelusuri kembali silsilah dan mencari dunsanak,” tambahnya.

Di bahagian lain, Ketua KAN Koto Tuo, Ricky Dt. Nahkodo Sati, mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan merasa tersanjung, karena ternyata orang nomor satu di Payakumbuh ada darah Koto Tuonya.

“Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini, makin mengeratkan hubungan tali darah yang ada antara Pak Wali dengan Koto Tuo,” ungkap Dt. Nahkodo Sati.

Juga ditambahkannya, di Koto Tuo ada empat suku dan sepuluh jurai. Ada sekitar enam puluh ninik mamak dan salah satu payung panjinya adalah Dt. Tumanggung Nan Kuniang yang ada hubungannya dengan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi.

Sementara itu, Tuangku Ismail, salah satu tokoh masyarakat Koto Tuo bersama ninik mamak yang hadir dalam pertemuan tersebut berharap prestasi-prestasi yang telah dicapai Walikota Riza Falepi kiranya dapat dilanjutkan ke depan dalam tataran yang lebih tinggi.

“Kalau saat ini Pak Wali BA 1 M, esoknya kalau bisa menjadi BA 1,” tukuknya.

Bak gayung bersambut kata berjawab, Walikota Riza menanggapinya dengan serius.

“Pertemuan ini adalah pertemuan silaturrahmi dalam rangka menjalin tali darah dengan dunsanak di Koto Tuo. Soal pencalonan untuk menjadi kepala daerah adalah urusan partai. Partai adalah milik bersama. Bagi saya dalam berpolitik prinsipnya dijalani saja, tidak terlalu ngoyo. Kalau ambo didukuang untuk itu, alhamdulillah. Kalau indak, indak lo ba a doh,” kata Riza Falefi Dt. Rajo Kaampek Suku.

Salah seorang kerabat Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Mulyadi Muis, mengungkapkan bahwa penelusuran silsilah ini telah dilakukan pihaknya sejak puluhan tahun lalu.

“Alhamdulillah, setelah beberapa waktu, pertemuan dalam menjalin dan mencari dunsanak ini dapat dilakukan,” katanya.

Pertemuan seilaturrahim dan menelusuri silsilah dan dunsanak tersebut diakhiri dengan berkunjung dan menemui dunsanak di Rumah Tuo kaum kerabat Dt. Tumanggung Nan Kuniang serta makan bersama antara Walikota Riza Falepi dengan para niniak mamak. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh - Pemko Payakumbuh komit dalam mendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) memberantas penyalahgunaan Narkoba. Komitmen tersebut salah satunya tertuang dalam dukungan anggaran untuk kegiatan-kegiatan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba.

“Kita rencanakan, dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pencanangan Kelurahan Bebas Narkoba. Tahap awal dilakukan di kelurahan yang ada di Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Utara,” ungkap Walikota

Payakumbuh dalam pertemuan dan dialog dengan Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Brigjen. Pol. Drs. Khasril Arifin, di Ruang Kerja Walikota Payakumbuh, Selasa (31/07/2018).

Pertemuan ini dihadiri oleh, Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Firdaus ZN, Kapolres Kota Payakumbuh, AKBP. Endrastyawan Setyowibowo. Kajari Payakumbuh Nur Tamam, dan Perwakilan dari Dandim Limapuluh Kota, Mayor Inf MD. Glinting, Sekdako Payakumbuh Benni Warlis Asisten II Amriul Dt Kirayiang dan Kepala Kantor Kesbangpol Ifon Satria Chan. 

Walikota Riza mengungkapkan, dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba, harus melibatkan sebanyak mungkin pihak. Masyarakat secara umum, TNI, Polri, Kejaksaan dan unsur lainnya.

“Kita harus saling berkoordinasi, saling jaga, sehingga memudahkan aparat dalam pemberantasan Narkoba,” tambah Riza.

Sesuai Surat Edaran Menpan & RB Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekorsor Narkotika di Lingkungan Instansi Pemerintah, Pimpinan Instansi Pusat dan Daerah harus melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli, Edvidel Arda, membuka secara resmi Sosialisasi Pengelolaan Perpustakaan Kelurahan/Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Se Kota Payakumbuh 2018, di Aula Balaikota Bukik Sibaluik, Lantai III, Selasa (31/7/2018) pagi.

Kegiatan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh tersebut mengikutsertakan Lurah dan Pengelola TBM di masing-masig kelurahan yang merupakan warga setempat.

Staf Ahli Walikota, Edvidel, dalam sambutannya mengatakan, sebuah perpustakaan di lingkungan masyarakat merupakan salah satu indikator atau ukuran tentang tingkat kemajuan masyarakat di sekitarnya.

“Diharapkan, setelah dilksanakannya sosialisasi ini, pengetahuan dan kemampuan pengelola perpustakaan di kelurahan semakin meningkat, sehingga pengelolaan perpustakaan kelurahan bisa semakin baik dan minat baca masyarakat pun meningkat,” harap Edvidel.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Zulinda Kamal, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini merupakan untuk kedua kalinya. Gunanya untuk meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan dan TBM kelurahan.

“Dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, kita harapkan para pengelola perpustakaan dan TBM mendapatkan trik-trik bagaimana meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan,” ungkap Zulinda.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh mendatangkan narasumber Budiman Muslim, M.I.Kom, Pustakawan Muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok yang megantarkan judul 

“Pengelolaan Perpustakaan”, “Pengolahan Koleksi Perpustakaan”, dan “Perencanaan dan Pelaporan Perpustakaan”.(rel/ul)

kedatangan Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang tengah melakukan reses masa persidangan V Tahun Sidang 2017-2018 membahas terkait kasus-kasus pertanahan yang ada di Kota Padang. 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemerintah Kota (Pemko) Padang kedatangan Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang tengah melakukan reses masa persidangan V Tahun Sidang 2017-2018 membahas terkait kasus-kasus pertanahan yang ada di Kota Padang. 

Rombongan wakil rakyat di DPR RI yang berjumlah 10 orang itu dipimpin Wakil Ketua Komisi II Mardani Ali Sera. Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyambutnya dalam pertemuan bersama yang dilangsungkan di Ruang Abu Bakar Ja’ar Balaikota Padang, Senin (30/7). Dalam pertemuan ini juga diikuti  unsur BPN Sumbar, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Gubernur Sumbar diwakili salah seorang staf ahlinya, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemko Padang disertai perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Forum Nagari Tigo Sandiang yang memperjuangkan sengketa tanah yang menyentuh 3 kecamatan itu.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengatakan, kunjungan kerja ini kali ini untuk mengetahui permasalahan yang ada di Sumatera Barat dalam hal ini Kota Padang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Komisi II. Sebagaimana  Komisi II DPR RI bersama ‘mitra kerja’ perlu melakukan pertemuan dengan Walikota Padang dan jajaran bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar.

“Pertemuan ini merupakan upaya mediasi oleh kita dengan Pemko Padang dan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan warga yang mempunyai masalah sengketa lahan. Khususnya dalam hal ini yang terdapat di daerah Kecamatan Koto Tangah, Kuranji dan Nanggalo menyentuh 765 hektare. 

Kata Mardani, Komisi II DPR RI pun memang sudah lama menyoroti persoalan tanah tersebut mengingat mulai mencuatnya dugaan skandal permainan oleh pihak yang berwenang. Oleh karena itu, Atas nama Komisi II ia berniat akan mencarikan solusi dan tindakan nyata untuk meneliti dan menuntaskan persoalan ini sesegera mungkin

“Seperti salah satunya kita akan menyurati pihak-pihak terkait sengketa tanah ini, kemudian mengangkat kasus ini ke ranah hukum demi memberikan kebenaran bagi hak-hak masyarakat yang tanahnya bersengketa,” ujarnya.

Senada dengan itu beberapa Anggota Komisi II DPR RI lainnya juga menyampaikan tanggapan yang sama. Masing-masingnya terdiri dari beberapa fraksi itu bertekad untuk mengusut kasus tersebut sembari membongkar permainan oknum terkait yang telah membuat kisruh status tanah di sejumlah kelurahan di Kota Padang itu.

Seperti diketahui, kisruh lahan seluas 765 hektar di 3 kecamatan ini berawal dari putusan Landraad Nomor 90 tahun 1931 yang memenangkan kaum Maboed. Kemenangan Maboed diperkuat dengan Putusan Perkara Perdata Nomor 04/Pdt.G/2016/PN.Pdg melalui mamak kepala warisnya Lehar yang mengaku sebagai ahli waris Maboed. 

Ia pun mengklaim sebagai pemilik tanah dengan luas 765 hektare itu. Hanya saja gugatan yang dilayangkannya kandas di pengadilan, meski saat ini masih ada yang dalam proses hukum. Polemik ini terus memunculkan gejolak di tengah masyarakat dan instansi terkait sampai saat ini.  

Sementara itu Walikota Padang, Mahyeldi atas nama Pemerintah Kota Padang menyampaikan terima kasih kepada Komisi II DPR RI yang ikut mendukung penyelesaian kasus tersebut.  Walikota pun akan terus menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi klaim kaum Maboed yang patut diusut tuntas dengan menyiapkan tim advokasi untuk melindungi hak-hak yang mestinya didapat warganya. (hm)

peninjauan lapangan Lokasi Penyuluhan Ustadz Muhammad Rum tersebut di nilai oleh Tim Penilai Penyuluh Agama Teladan Provinsi Sumatera Barat
IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

Berdasarkan surat Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat Nomor: B. 1418/Kw.03/BA.00/6.a/07/2018 tanggal 27 Juli 2018 perihal pemberitahuan Penilaian Penyuluh Agama Islam Teladan PNS Dan Non PNS Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018 dan akan dilakukan penilaian dilapangan .

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, peninjauan lapangan Lokasi Penyuluhan Ustadz Muhammad Rum tersebut di nilai oleh Tim Penilai Penyuluh Agama Teladan Provinsi Sumatera Barat 2018 Selasa, (31/07) bertempat di Aula Surau Inyiak Djambek Kota Bukittinggi bersama Kakankemenag.

Selain Walikota yang diwakili Sekda dan Kakankemenag, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Tokoh Masyarakat H. Faisal Basyir (Cucu Inyiak Djambek), Ketua TP-PKK Kota Bukittinggi Hj. Yessi Endriani Ramlan, Ketua Bundo Kanduang Hj. Upik dan Perwakilan Lembaga Pemasyarakatan Nova Erman yang merupakan salah satu lokusnya. Selain itu turut mendampingi Ustadz Muhammad Rum, Kepala Seksi di Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, Kepala KUA se-Kota Bukittinggi dan Tokoh Masyarakat lainnya.

Walikota Bukittinggi diwakili Sekda H. Yuen Karnova, dalam sambutannya menyampaikan selamat atas torehan prestasi yang diraih Muhammad Rum masuk tiga besar Penyuluh Agama Teladan tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Bukittinggi sebagai kota wisata regilius sangat membutuhkan para Penyuluh Agama untuk turut serta membina masyarakat di bidang keagamaan. Semoga program dan kegiatan yang telah dilakukan Ustadz Muhammad Rum juga menginspirasi Penyuluh Agama lainnya dalam mengayomi masyarakat Kota Bukittinggi khususnya di Bidang keagamaan. Terima Kasih dan rasa bangga Pemerintah Daerah pada Penyuluh Agama yang telah ikut menyukseskan program pemerintah mewujudkan masyarakat Islami,” tuturnya.

Cucu Nyiak Djambek H. Faisal Basyir Sebagai Tokoh Masyarakat turut memberikan sambutan dan mengapresiasi Kiprah Penyuluh Agama di Kota Bukittinggi khususnya Ustadz Muhammad Rum, atas pengabdiannya tak dapat dipandang sebelah mata untuk memberantas buta Aksara Alquran khususnya lansia, selain itu juga ikut mengayomi masyarakat dalam urusan keagamaan. Hal tersebut disampaikan Tokoh Masyarakat tersebut walau susah berjalan dengan dipapah menuju lantai tiga namun dengan penuh semangat memberi dukungan nya kepada Ustadz Muhammad Rum

Hal senada juga disampaikan Ketua TP-PKK Kota Bukittingg didampingi Bundo Kanduang .”Penyuluh Agama sebagai ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan program-program keagamaan sangat kami rasakan di Kota Bukittinggi sehingga keberhasilan Program pemerintah selama ini khususnya di bidang keagamaan tidak terlepas dari program-program keagamaan yang dicetuskan baik oleh Kementerian Agama bersama penyuluhnya Agamanya.

Sementara itu, PLH Kakan Kemenag Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi semua pihak "Terima Kasih kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat yang telah mendukung program Penyuluhan Ustadz Muhammad Rum sehingga mengantarkan sebagai salah satu yang terbaik di Sumatera Barat dan Insya Allah salah satu terbaik Nasional,” tuturnya (Sy)


Minapadi ini diharapkan akan sedikit mengerek tingkat penghasilan petani cilik yang menjadi prioritas Bupati Sutan Riska dari PDI-P InI.
IMPIANNEWS.COM (Dhamasraya). 

Terobosan demi terobosan tak pernah absen dalam upaya membangun Dharmasraya. Di era kepemimpinan Bupati Sutan Riska dan Wabup Raja Medan, terobosan andalan untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan penerapan usaha minapadi, atau pemeliharaan ikan bersama padi dalam satuan hamparan yang sama.

Minapadi ini diharapkan akan sedikit mengerek tingkat penghasilan petani cilik yang menjadi prioritas Bupati Sutan Riska dari PDI-P InI.

Pengembangan usaha minapadi ini memang cocok untuk dilakukan di Dharmsasraya. Paling tidak, itu lantaran daerah yang kerap disebut petrodolar itu memiliki sumber air sawah yang memadai.

Kehadiran irigasi Batanghari yang mampu mengairi sawah hingga 18, 5 ribu hektar, bukan potensi yang kecil untuk diabaikan. Jika usaha minapadi di kawasan irigasi Batanghari bisa mencapai 1000 hektar saja, maka produksi ikan yang didapat bisa mencapai minimal Rp 1500 ton ikan ukuran konsumsi. Lumayan besar dalam kontribusinya memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Dharmasraya.

Belum lagi tambahan pendapatan yang bisa diraup oleh petani, tentu berlipat ganda. Nah, terobosan seperti ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan petani. Untuk itu, Bupati Sutan Riska minta, agar Dinas Pangan dan Perikanan dapat mengajak para petani mengusahakan minapadi di sawah masing masing, khususnya yang memiliki irigasi.

Menindaklanjuti permintaan Bupati termuda ini, Dinas Pangan dan Perikanan kini menjalin kerjasama dengan BBAT Jambi untuk melaksanakan pengembangan usaha minapadi.

Menurut Plt. KadisPangan dan Perikanan Welfiadril melalui Kabid Perikanan Budi Waluyo, tahun ini pengembangan minapadi akan dilaksanakan di Jorong Bukit Mindawa, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung. Luas pengembangan minapadi tahun ini 10 hektar yang akan melibatkan sedikitnya 25 petani.

Dalam program tersebut, pemerintah menyediakan sarana produksi, bahkan termasuk pembuatan konstruksi sawah. Bibit yang digunakan adalah jenis nila. Itu lantaran ikan nila mudah beradaptasi dengan lingkungan. Dengan demikian diharapkan keberhasilan petani akan makin besar kemungkinannya. Target produksi 15 ton untuk memenuhi kebutuhan ikan lokal Kabupaten dharmasrsya. (bw)

Bupati termuda Indonesia ini tidak pernah lupa dengan kecamatan yang berbatas dengan Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Solok Selatan ini.
IMPIANNEWS.COM (Dhamasraya). 

Bupati Sutan Riska tampaknya tetap komit dengan pola membangun dari pinggiran. Kecamatan Sembilan Koto, khususnya Nagari Banai yang merupakan nagari terluar di kabupaten berjuluk petrodolar tetap menjadi perhatian.

Bupati termuda Indonesia ini tidak pernah lupa dengan kecamatan yang berbatas dengan Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Solok Selatan ini.

Paling tidak, hal itu dibuktikan dengan dimodernisasikan sektor pertanian di Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto. Para petani yang selama ini masih menggunakan peralatan tradisional, oleh Bupati dari PDI-P itu disiram dengan berbagai bantuan alat mesin pertanian. Ini membuktikan bahwa bupati yang dalam sebulan pernah mengoleksi dua bintang tanda jasa dari presiden itu, basa dia tetap pada komitmen membangun Sembilan Koto yang notabene masih tergolong daerah pinggiran dan sekaligus perbatasan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Darisman, S.Si., M.Si usai penyerahan alat dan mesin pertanian di Nagari Banai Kecamatan Sembilan Koto, mengatakan Bupati telah berkenan memberi persetujuan untuk membantu masyarakat petani berupa satu unit alat panen minicombain, alat pengolah tanah handtraktor, alat pemipil jagung dan sejumlah peralatan lainnya. "Kalau ndak salah ada enam unit alat yang kita serahkan hari ini," ujar Darisman, Selasa (31/7/18) di Banai.

Menurut Darisman, dengan bantuan peralatan pertanian itu, para petani di Nagari Banai akan lebih mudah mengembangkan usaha taninya. Bahkan bisa menekan biaya produksi padi sawah, sekaligus meningkatkan produksinya. Dengan demikian, tingkat pendapatan petani juga bisa lebih ditingkatkan. Dari peningkatan pendapatan inilah maka petani diharapkan bisa keluar dari belitan persoalan yang selama ini melingkupinya, kemudian hidup lebih baik dan lebih sejahtera.

Selain mengguyur Nagari Banai dengan alat dan mesin pertanian, Bupati Sutan Riska juga mencanangkan konservasi sungai Batang Lago dengan memberi bantuan ikan untuk restoking di perairan sungai. Bupati asal PDI-P itu memberi bantuan bibit ikan jelawat, bibit ikan tawes dan bibit ikan baung. Ikan ikan tersebut merupakan ikan endemik Batang Lago yang membelah Nagari Banai. Diharapkan benih benih ikan tersebut akan besar di sungai dan kelak akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber gizi keluarga.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Welfiadril, S.Sos., M.Pd menerangkan, setelah ditebar bibit ikan endemik, masyarakat tidak boleh menangkap ikan sembarangan di sungai Batang Lago. "Ini sudah disepakati oleh kelompok dan jika ada yang melanggar maka akan ada sangsi yang akan diberikan," kata mantan Kabag Organisasi yang telah mengantar Dharmasraya memperoleh nilai LAKIP pada katagori B plus ini.

Menurut Welfadril, Bupati Sutan Riska juga menyerahkan bantuan paket bibit buah buahan untuk masyarakat dan juga paket bantuan makanan untuk keluarga rawan kekurangsn gizi. 

"Luar biasa perhatian Pak Bupati ke Kecamatan Sembilan Koto dan khususnya Nagari Banai. Semoga bantuan ini membawa kebaikan bagi warga setempat," tukuk Welfiadril. (bw).

Sebagai daerah perlintasan yang berbatasan dengan provinsi Riau, Jambi dan Sumatera Utara, Provinsi Sumbar sangat rawan terhadap peredaran narkoba,
IMPIANNEWS.COM
LIMAPULUH KOTA,--- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat, Brigjen Pol Drs. Khasril Arifin menginformasikan, saat ini Sumbar masuk kedalam Zona Merah perederan Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba). 

Untuk itu, diperlukan langkah-langkah bersama semua pihak dalam memberantas dan mencegah peredaran barang berbahaya ini di Provinsi Sumbar. Hal ini, diungkapkannya ketika melakukan audiensi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang diikuti seluruh kepala OPD Kabupaten setempat, di pendopo Rumah dinas bupati, Labuah Basilang, Selasa (31/07/2018).  

"Sebagai daerah perlintasan yang berbatasan dengan provinsi Riau, Jambi dan Sumatera Utara, Provinsi Sumbar sangat rawan terhadap peredaran narkoba, untuk itu diperlukan kewaspadaan dan kesadaran semua pihak dalam mencegah peredaran narkoba di wilayah ini,"ujarnya.

Dalam memulai hal itu, diperlukan kegigihan kepala daerah dalam menuntaskan masalah narkoba yang dimulai dari tingkat desa. Menurutnya, jika kepala daerah bersama masyarakat tidak gigih maka pihak BNN dan kepolisian juga akan terkendala dalam membrantas peredaran narkoba nantinya.

"Kita mengapresiasi pemerintah daerah Limapuluh Kota yang telah komit dalam membrantas narkoba selama ini, karena pembrantasan narkoba ini juga tergantung terhadap keseriusan kepala daerahnya. Kedepan narkoba harus bisa kita tekan lagi, Provinsi Sumatera Barat harus menjadi contoh daerah teraman dari peredaran Narkoba,"sebutnya.

Dirinya juga meminta agar pemkab setempat dapat mewujudkan kampung bebas narkoba di Kabupaten itu, yang nantinya akan menjadi percontohan bagi daerah-daerah lainnya di Provinsi Sumatera Barat. "Jika ini dilakukan kita meyakini, peredaran narkoba akan berangsur menurun, karena permasalahan narkoba merupakan permasalah serius yang dapat menghancurkan bangsa,"sebutnya.

Kesempatan itu, Brigjen Pol Drs. Khasril Arifin juga meminta agar pemerintah daerah segera membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait Narkoba ini, yang dimulai dari Peraturan Bupati (Perbup). "Jika perda atau perbup ini jalan akan memudahkan BNN dalam menustakan permasalah Narkoba nantinya,"sebutnya.

Dirinya juga menginformasikan bahwa seluruh Aperatur Sipil Negara (ASN) yang ada Provinsi Sumatera Barat termasuk Kabupaten Limapuluh Kota, nantinya bakal dilakukan tes urine. Kegiatan ini untuk merealisasikan amanat undang undang ASN bahwa setiap ASN harus bebas narkoba. Ini wajib diikuti seluruh ASN."ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat sehingga harus bebas dari narkoba, nanti kita akan turunkan tim"pungkasnya. 

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya  mendukung program BNN Sumbar dalam membrantas peredaran narkoba yang ada di daerahnya. Menurutnya, dalam mewujudkan hal itu sinergitas antara BNN dan pemerintah daerah sangat diperlukan.

"Ini sudah komitmen kita bersama dengan pihak kepolisian, berapa waktu lalu dalam mengantispasi masalah narkoba kita juga telah melounching gerakan anti narkoba di kabupaten Limapuluh Kota. Alhamdulilah selama ini kerjasama BNN dan pihak kepolisian telah berhasil mengungkap peredaran narkoba didaerah ini,"ujarnya.

Terkait perbup, bupati Irfendi langsung mengintruksikan anggotanya agar segera menyusun peraturan terkait narkoba tersebut, "Kita mendukung kepolisian dan BNN dalam memberantas peredaran barang haram ini,” tutupnya.(ul)

Pelepasan Calon Jemaah Haji tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Ferizal Ridwan, Ketua DPRD, Saffarudin Dt Bandaro Rajo, anggota DPRDLimapuluh Kota, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), OPD dilingkungan Pemkab Limapuluh Kota.
IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota,---Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi bersama ribuan anggota keluarga dan kerabat calon jemaah haji melepas secara resmi 304 Orang Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Limapuluh Kota di depan halaman Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, Senin (30/07/2018)

Keberangkatan ratusan jamaah ini merupakan kloter 14 Kabupaten Limapuluh Kota yang nantinya akan diantar ke embarkasi Padang dan selanjutnya akan diterbangkan ke tanah suci, Mekah.

Dalam pelepasan Calon Jemaah Haji tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Ferizal Ridwan, Ketua DPRD, Saffarudin Dt Bandaro Rajo, anggota DPRDLimapuluh Kota, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), OPD dilingkungan Pemkab Limapuluh Kota.

Bupati Irfendi Arbi dalam arahannya mengatakan bahwa ibadah Haji adalah bagian dari rukun Islam yang wajib dilaksanakan setiap muslimin dan muslimat yang salah satu syaratnya adalah mampu. Arti mampu menurut orang nomor satu di Limapuluh Kota itu adalah dari segi finansial, material dimana dia dapat membiayai kepergiannya dan juga keluarga yang ditinggalkannya dan sehat jasmani dan rohani. 

Selanjutnya, Bupati menyampaikan pesan kepada Calon Jamaah Haji Limapuluh Kota untuk selalu menjaga dan memelihara kesehatan baik sekarang maupun sampai kembali lagi ke tanah air berkumpul kembali bersama keluarga, menjaga kekompakan dan kerjasama serta saling tolong menolong jika ada salah satu jamaah yang dalam keadaan kesulitan. Terutama kepada yang muda dan sehat memberikan kesempatan dan peluang terlebih dahulu kepada yang tua, perempuan, jamaah yang uzur. Bagi yang tidak tahu untuk menguasai ilmu-ilmu manasik haji, meningkatkan tawakal dan keikhlasan kepada Allah SWT dalam menjalankan ibadah dan menjaga sopan santun serta memelihara prilaku selama berada di tanah suci. 

"Untuk seluruh jamaah saya harapkan untuk membangun rasa kasih sayang,semangat kebersamaan, menjalin tali persaudaraan selama berada di tanah suci nanti, sebab selama berada di tanah suci nantinya jamaah calon haji (JCH) akan berbaur dengan ribuan jamaah lainnya dari Indonesia serta jutaan jamaah dari seluruh penjuru dunia jadi mari kita bangun silaturahmi dan persaudaraan nantinya disana," kata Bupati.

Dikesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada para petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dan petugas lainnya memberikan bimbingan dan pelayanan kepada para JCH dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Jadi jika ada kendala dan mengalami gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah segera lapor kepetugas, sehingga kita akan aman dan lebih fokus untuk beribadah nantinya,"tambahannya.

Pelepasan Calon Jemaah Haji tersebut ditandai dengan pelepasan bendera haji oleh Bupati Limapuluh Kota didampingi Ketua DPRD dan Ketua Kemenag Limapuluh Kota, sebelum 8 bus yang membawa calon jemaah haji menuju embarkasi Padang. (ul)

Acara FGD ini dibuka oleh Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, unsur Forkopimda dan pegawai BPS Limapuluh Kota dan undangan lainnya. 
IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota,---Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Limapuluh Kota menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Publikasi Kabupaten Limapuluh Kota Dalam Angka 2018 di Ballroom Hotel Sago Bungsu 1, Tanjungpati, Selasa (31/07/2018).

Acara FGD ini dibuka oleh Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, unsur Forkopimda dan pegawai BPS Limapuluh Kota dan undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Kepala BPS Limapuluh Kota,  Heri Sulistio menjelaskan Kabupaten Limapuluh Kota dalam angka merupakan publikasi yang nantinya diterbitkan oleh BPS setiap tahunnya yang akan memuat data populer di semua sektor di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kegiatan FGD ini, merupakan persiapan publikasi Kabupaten Limapuluh Kota dalam angka yang nantinya akan menggambarkan potret dari pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota,” jelas Heri.

Dikatakannya, tujuan FGD yang paling utama adalah untuk memperbaiki kualitas data yang akan dipublikasikan. Kemudian meminta masukan dan saran untuk perbaikan kita untuk tahun mendatang. Serta untuk memastikan, publikasi tahun ini siap cetak dan siap relis menjadi buku dan pada 16 Agustus nanti sudah siap untuk dicetak, dan diterbitkan di wessite resmi BPS.

Selanjutnya, Heri juga menjelaskan bahwa dalam Undang Undang Statistik Nomor 16 Tahun 1997, statistik terbagi menjadi 3 jenis, yang pertama adalah statistik dasar yang penyelenggaraannya diselenggarakan BPS dan berskala nasional dan lintas sektoral, kedua statistik Sektoral, hanya untuk instansi tertentu yang diselenggarakan instansi bersangkutan secara mandiri atau bersama BPS, dan yang ketiga Statistik Khusus yang diselenggarakan untuk kebutuhan spesifik dunia usaha, pendidikan, sosial dan lainnya yang di selenggarakan oleh lembaga atau organisasi dan lainnya secara mandiri atau bersama BPS.

“Ini penting dijelaskan agar peserta yang ikut dalam diskusi ini akan mengerti dan tidak akan pernah berbenturan antara BPS dengan Dinas Statistik atau bidang statistik yang ada di daerah, dengan kata lain untuk menyamakan persepsi dan definisi dalam rangka persatistikan nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Heri juga menyinggung bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Limapuluh Kota dari tahun ketahun hingga saat ini mengalami nenurun yang signifikan. 

"Ini adalah salah satu capaian yang membanggakan di Kabupaten Limapuluh Kota, dimana beberapa tahun ini kondisi perekonomian nasional dan dunia kurang baik, namun Kabupaten Limapuluh Kota berhasil menekan angka kemiskinan dengan melakukan program-program pengentasan kemiskinan, sehingga pada data terakhir pada tahun 2017 tercatat kemiskinan tercatat menjadi 7,15%,"lapornya. 

Terakhir kepala BPS mengharapkan dengan FGD ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan OPD/instansi terkait sehingga ke depannya pengumpulan data sektoral dari OPD/Instansi dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Limapuluh Kota sangat mengapresiasi dan berterimakasih dengan adanya kegiatan FGD pembahasan data Limapuluh Kota Dalam Angka 2018 yang dilaksanakan oleh BPS Limapuluh Kota. 

Dirinya mengatakan kegiatan ini penting dilaksanakan agar data yang nantinya akan disajikan bisa dikupas kembali, sehingga data dihasilkan akan berisi data-data yang berkualitas. 

"FGD ini salah satu langkah awal untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas yang nantinya akan membantu pemerintah daerah sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta dapat menjawab permasalahan daerah memerlukan data berkualitas, akurat, lengkap, relevan, berkesinambungan dan terkini yang bersumber dari berbagai opd/instansi,"ujarnya. 

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh OPD yang mengikuti kegiatan FGD ini dengan serius dan bersungguh-sungguh, dan meningkatkan koordinasi dengan BPS Limapuluh Kota dengan memberikan data yang berkualitas kepada BPS agar nantinya publikasi yang dihasilkan juga berkualitas.

"Selamat mengikuti FGD ini semoga acara ini sukses dan berhasil dengan baik dan data yang dihasilkan dari diskusi Ini juga bermanfaat untuk bangsa negara serta pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota,"pungkasnya. (ul)

Panglima TNI menyampaikan bahwa kemungkinan gangguan dan ancaman yang paling menonjol pada pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 yaitu ancaman teroris dan gangguan asap akibat kebakaran hutan khususnya di Sumatera Selatan, termasuk mewaspadai aksi pihak-pihak yang memanfaatkan momen Asian Games
IMPIANNEWS.COM (Jakarta). 
Pesta olah raga Asian Games XVIII tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Indonesia (Jakarta-Palembang) harus sukses, karena hal ini menyangkut harga diri bangsa. Terima kasih kepada semua jajaran TNI-Polri dan komponen lain yang sudah menunjukan kesiapannya untuk menyukseskan kegiatan yang bergengsi ini.
Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pengarahan kepada unsur Komandan Pengamanan Pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018, terdiri dari unsur jajaran TNI-Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).

Panglima TNI menyampaikan bahwa kemungkinan gangguan dan ancaman yang paling menonjol pada pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 yaitu ancaman teroris dan gangguan asap akibat kebakaran hutan khususnya di Sumatera Selatan, termasuk mewaspadai aksi pihak-pihak yang memanfaatkan momen Asian Games untuk kepentingan tertentu. “Kemungkinan adanya unjuk rasa dan tindak kriminal oleh pihak tertentu juga harus diantisipasi sebaik-baiknya,” ujarnya.
“Khusus gangguan asap di Sumatera Selatan, TNI telah melakukan berbagai upaya pencegahan diantaranya modifikasi cuaca dengan hujan buatan dan alat detector untuk mendeteksi gambut yang kering selanjutnya disiram dengan air agar terjaga kelembabannya,” ungkapnya.
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Palembang ada 55 desa yang kemungkinan menimbulkan asap terbanyak. “Di desa-desa tersebut saat ini kita tempatkan personel TNI, Polri dan komponen masyarakat lainnya untuk menetap di sana, mereka berbivak menunggu supaya tidak ada asap sesuai harapan kita semua,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan perlunya koordinasi dari semua pihak terkait kegiatan awal, pelaksanaan hingga penutupan Asian Games. “Ini kegiatan besar dan pasti banyak dinamika perubahan yang besar terjadi di lapangan, sehingga saya minta semua pihak harus proaktif untuk mengantisipasinya,” katanya.
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Wakil Ketua Pelaksana INASGOC Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Lhaksmana W.K, Ketua Pelaksana Asian Para Games (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto, Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, para Asisten Panglima TNI dan Kapolda Banten Brigjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. 

Sumber :  Lintas 10

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan DKK Padang, Dr. Mellinda Wilma mewakili Kepala DKK Padang menyampaikan bahwa Pencanangan Pelaksanaan Nasional Kampanye Introduksi Vaksin Measless Rubella (MR) Tingkat Kota Padang 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2018 bertempat di SMP Islam Terpadu Adzkia 
IMPIANNEES.COM (Padang). 

Dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan kampanye campak (measles) dan rubella di Kota Padang, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang melanjutkan persiapan dengan kembali mengadakan pertemuan kelompok kerja (pokja) jejaring Introduksi Measles Rubella (IMR) di Aula DKK Padang, Senin (30/7/18). 

Pokja tersebut dihadiri oleh beberapa instansi terkait, di antaranya Dinas Pendidikan Kota Padang,   Kementerian Agama  Kota Padang,  Bagian Humas Setdako Padang, RSUD Dr. Rasidin Kota Padang, Kodim 0312/Padang, Pemerintah Kecamatan di lingkungan  Pemko Padang, PKK Kota Padang, PMI Kota Padang, PWI Sumbar dan perwakilan United Nations Children’s Fund (UNICEF).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan DKK Padang, Dr. Mellinda Wilma mewakili Kepala DKK Padang menyampaikan bahwa Pencanangan Pelaksanaan Nasional Kampanye Introduksi Vaksin Measless Rubella (MR) Tingkat Kota Padang 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2018 bertempat di SMP Islam Terpadu Adzkia (Komplek Yayasan Adzkia) Kota Padang.

“Kampanye measles dan rubella (MR) tersebut akan dilaksanakan pada bulan Agustus s/d September 2018. Untuk tahap awal, pada bulan Agustus 2018 imunisasi MR akan diberikan kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Padang. Sedangkan tahap kedua akan berlangsung di bulan September 2018, dimana vaksin MR akan diberikan kepada balita dan anak usia dini melalui puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Padang. Hal ini sesuai dengan sasaran imunisasi MR yaitu anak Indonesia usia 9 bulan s/d 15 tahun,”ujarnya. 

Mellinda juga mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan peran aktif pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan pencapaian eliminasi penyakit campak dan pengendalian rubella (Congenital Rubella Syndrome/ CRS) 2020.

Official Consultan MR dari UNICEF untuk wilayah Sumatera Barat, Rustina yang turut hadir pada kesempatan tersebut tidak bosan-bosannya menjelaskan bahaya MR. “Campak dan rubella adalah adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi MR, atau yang belum pernah mengalami penyakit ini  berisiko tinggi tertular,” jelasnya.

“Dikarenakan semakin tingginya kasus MR di indonesia, sehingga pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI merasa perlu mengambil sikap untuk memutus mata rantai penularan virus MR. Berdasarkan penelitian, tidak banyak hal yang dapat diperbuat ketika ibu hamil dinyatakan positif terkena virus MR. Hanya ada dua kemungkinan, jika tidak keguguran pada trimester pertama, kemungkinan lainnya adalah anak yang dilahirkan akan menderita cacat bawaan,” imbuhnya.

“Pemberian vaksin MR kepada anak  usia 9 bulan s/d 15 tahun merupakan upaya memutus mata rantai penyebaran virus MR. Anak-anak Indonesia pada usia tersebut dibangun kekebalan tubuhnya (imunitas). Ketika 95% anak indonesia terbangun imunnya, maka mereka juga akan membangun imun masyarakat, sehingga virus MR tidak mudah menyebar, “ jelasnya lagi.

Dalam hal ini, UNICEF selaku salah satu lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus memperjuangkan hak anak-anak di seluruh dunia dan bekerja untuk menanggulangi kemiskinan, kekerasan, diskriminasi dan wabah penyakit akan terus melakukan pengawasan selama kampanye MR tersebut berlangsung. Di antaranya memastikan dukungan kepala daerah dalam bentuk regulasi maupun instruksi, menyiapkan data sasaran anak usia 9 bulan s/d 15 tahun, memastikan kesiapan logistik dari pusat, dan komunikasi advokasi supaya informasi mengenai kampanye MR ini sampai ke masyarakat,” tutupnya. (BT)

Mari kita tingkatkan kebersamaan sesama warga Batam asal Pesisir Selatan dengan memperkuat, memperbanyak pertemuan antara IK-IK Kecamatan, Saling tolong menolong
IMPIANNEWS.COM (Batam). 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Ikatan Keluarga Pesisir Selatan( IKPS) Kota Batam Yufrinaldi,ST,yang akrap dipanggil  Naldi, mengatakan,Momen silaturahmi warga Batam asal Pesisir Selatan untuk meningkatkan kebersamaan sesama warga Batam asal Pesisir Selatan.

"Mari kita tingkatkan kebersamaan sesama warga Batam asal Pesisir Selatan dengan memperkuat, memperbanyak pertemuan antara IK-IK Kecamatan, Saling tolong menolong", Ujar Ketua IKPS Kota Batam Yufrinaldi, disela-sela acara silaturahmi akbar warga Batam asal Pesisir Selatan, di Pantai Mak Dara Sakilak, Kota Batam, Minggu,(29/7/2018).

Menurut, Naldi, Pihaknya meminta kepada seluruh ketua IK Kecamatan tersebut  untuk lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap masyarakat IK masing-masing dan memupuk kebersamaan.

"Kita meminta kepada ketua Pembina,ketua penasehat Bundo Kanduang serta seluruh ketua IK Kecamatan dari Utara sampai ke Selatan naik ke atas panggung beliau memperkenalkan kepada masyarakat yang hadir di acara silaturahmi Akbar tersebut", Kata Naldi yang fasih berbahasa Jepang ini.

Selanjutnya, Naldi, memperkenalkan para calon legislatif Provinsi dan untuk Kota Batam, Dimana disampaikan belum pernah ada sejarahnya Pemilu kali ini banyak diikuti oleh masyarakat Batam asal Pesisir Selatan untuk provinsi ada 4 orang dimana disini termasuk ketua Pembina ikps Kota Batam sendiri beliau mantan ketua IKPS sebelumnya yaitu bapak Iskandar SE.

"Sementara untuk dapil Kota Batam ada 4 orang juga namun ada beberapa Calon Legislatif yang berada di Dapil yang sama. DPD IKPS Kota Batam akan mengadakan Paripurna dengan seluruh ketua IK Kecamatan,para Pembina,para penasehat Bundo Kanduang untuk menentukan satu calon yang diusung untuk mendapatkan suara yang maksimal", Katanya.

"Kebersamaan ini harus terus dilanjutkan berkesinambungan demi tercapainya masyarakat Batam asal pesisir Selatan yang bermartabat, bermarwah yang disegani oleh masyarakat lainnya di kota Batam ikps bisa.Allahuakbar!", Ujar Naldi mengakhiri sembari tersenyum khasnya.

Menariknya juga dalam acara ini masyarakat membawa makanan masing-masing dari rumah sehingganya bisa bertukar lauk pauk.Di acara tersebut sehingganya keakraban sangat terlihat nyata.Sementara penceramahnya diisi ustads Drs. H Junaidi Akbar,beliau juga ustadz kondang kota Batam, acara dimulai dari jam 10:30-16:00, Acara berjalan dengan lancar dan dilanjutkan artis Kota Batam asal Pesisir Selatan.(NL)

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan, sekarang ini peluang untuk dunia pendidikan sangatlah terbuka, kali ini putra terbaik kita dari Kota Payakumbuh malam ini akan berangkat ke Amerika Serikat untuk tugas belajar dari program KL-YES,

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz lepas secara resmi Muhammad Abdillah pelajar Kelas XII Mipa 7 siswa SMAN 1 Payakumbuh mengkuti Program Pertukaran pelajar ke Amerika Serikat, Program Kennedy Lugar Youth Exchange & study (KL-YES), di rumah Dinas Wakil Walikota Payakumbuh, Jalan Pahlawan Kota Payakumbuh, Minggu, (29/07/2018) malam.

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan, sekarang ini peluang untuk dunia pendidikan sangatlah terbuka, kali ini putra terbaik kita dari Kota Payakumbuh malam ini akan berangkat ke Amerika Serikat untuk tugas belajar dari program KL-YES,

“Semoga kedepannya program ini menjadi inspirasi bagi anak-anak didik kita yang lain, dalam pertukaran-pertukaran pelajar ke luar negeri yang bisa membanggakan Kota Payakumbuh,” kata Wawako Erwin Yunaz.

“Ditambahkan Wawako Erwin, Pemerintah Kota Payakumbuh tentunya sangat mendukung sekali dengan program ini, Kota Payakumbuh merupan pengelola pendidikan terbaik di Sumatera Barat, ini tentunya tidak lepas dari peran orang tua, guru dan Pemerintah Kota sendirinya, dan sudah banyak sekali yang telah kita lakukan untuk meningkatkan gairah pendidikan di kota kita ini,” ungkap Wawako Erwin Yunaz.

Mewakili kepala sekolah, Waka kesiswaan SMAN 1 Payakumbuh, Beni Wandri mengatakan, Muhammad Abdillah yang akrab disapa Abil ini merupakan pengurus Osis di SMAN 1 dan juga aktif dalam ekstra kurikuler English debat, Abil yang merupakan anak dari Bapak Edvianus Guru SMKN 1 Kota Payakumbuh,

“Kita berharap Abil bisa menjadi pemotivasi di sekolah dan sukses mencapai cita-citanya, serta bisa membawa nama baik Kota Payakumbuh, dan yang paling penting Abil bisa menjadi diri sendiri serta bisa memperkenalkan budaya Minang di dunia internasional,” harap Beni Wandri.

Abil merupakan 1 dari 3 yang berangkat ke Amerika Serikat utusan dari Sumatera Barat. Selama menjalani pendidikan KL YES ini Abil cuti selama 1 Tahun dan setelah menyelesaikan pendidikan di Amerika Serikat nanti,

“Abil akan kembali sekolah di SMAN 1 Payakumbuh di kelas yang sama yaitu kelas XII Mipa,” pungkas Beni Wandri.(rel/ul)


Kedatangan tim didampingi langsung Kepala Kankemenag Ramza Husmen beserta jajaran dan Pimpinan Ponpes ICBS, Ahmad Maududi.
IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota -- Ditetapkannya Muhammad Rizky, S. Th. I, MA sebagai nominator peraih 3 besar dalam lomba Penyuluh Agama Islam Teladan tingkat sumbar oleh Kakanwil Kemenag Sumbar, pagi ini Senin (30/07/2018) Tim Penilai yang dikoordinir Kakanwil meninjau langsung objek binaan M. Rizky di Kampus ICBS Harau. 

Kedatangan tim didampingi langsung Kepala Kankemenag Ramza Husmen beserta jajaran dan Pimpinan Ponpes ICBS, Ahmad Maududi. Jelang peninjauan lapangan, tim penilai yang kala itu dihadiri Kasi Penyuluh Kanwil, Syahrizal bersama Heri Iswandi mewakili Kakanwil mengamati langsung espose yang dilakukan M. Rizky, Penyuluh Agama Islam Non PNS di mesjid Kampus ICBS Harau.

Dalam sambutan, Kepala Kankemenag Ramza Husmen mengucapkan selamat datang kepada tim penilai di Kampus ICBS Harau Kab. 50 Kota yang merupakan objek binaan Saudara M. Rizky, khususnya di bidang tahsin terhadap santri ICBS Harau.

" Meraih 3 besar merupakan riski tak terhingga bagi Limapuluh Kota. Untuk itu kami silahkan waktu dan tempat swluas-luasnya kepada tim penilai untuk menilai swcara objektif dan subjektif. Harapan kita M. Rizky adalah wakil Sumbar untuk nasional dalam lomba ini. Terima kasih juga untuk Pimpinan ICBS Harau atas dukungan dan kerjasama mutualismenya selama ini. Mari bersama kita hantar M. Rizky hingga ke nasional," harap Ramza Husmen.

Memperkuat espose dan sambutan Kepala kankemenag, Pimpinan Ponpes ICBS Ahmad Maududi mengulas," M. Rizky merupakan aset potensial Sumbar yang harus diapresiasi. Selain dosen di STAIDA Payakumbuh, Dewan Hakim MTQ, M. Rizky sangat menguasai tahsin dan seni qasidah. Kami akan pertahankan Risky si icbs dalam membeeikan binaan kepada santri," Ahmad Maududi mengulas.

Sementara itu Kasi Penyuluh Syahrizal dalam penjelasannya menyampaikan salam maaf dari Kakanwil yang tidak dapat hadir dalam peninjauan lapangan siang itu.

" Sebagaimana surat bernomor B-1418/Kw.03/BA.00/6.a/07/2018 tertanggal 27 Juli 2018 yang telah kami kirimkan, hari ini kami hadir di Harau untuk peninjauan lapangan. Terima kasih atas sambutannya. Semoga Penyuluh Agama Islam Non PNS dari Kab. 50 Kota mampu wakili Sumbar ke nasional, kelak," sambut singkat Syahrizal.

Dalam peninjauan lapangan ini juga dihadiri Kasi Bimas Islam, Nahar Leban bersama jajaran dan penyuluh agama islam yang tersebar di Kab. 50 Kota turut memberikan dukungan.

Ramza Husmen motivasi santri.
Disela mendampingi tim penilai untuk melakukan peninjauan lapangan, Ramza Husmen menyempatkan diri untuk bersilaturahim dan memberikan motivasi kepada ratusan santri ICBS Harau.

" Dalam menuntut ilmu dan sukses, doa orangtua adalah kuncinya. Mintalah doa restu kepada orangtua supaya hati dan pikiran ananda dibukakan dan dilapangkan Allah. Taat dan patuhlah kepada orangtua dan guru. Hargailah pengorbanan orangtua dengan menunjukkan preatasi dan nilai terbaik kepada mereka. Tingkatkan kualitas dan kuantitas ibadah sebagai bukti pengabdian seorang hamba. Selanjutnya kita berharap,  kedatangan kakankemenag dan rombongan di komplek ICBS membawa berkah kepada ICBS, nantinya," pungkas Ramza Husmen.

Hadir kesempatan itu para mudir mendampingi Pimpinan Ponpes ICBS Ahmad Maududi.(ul)

305 jemaah calon haji Kab 50 Kota sore ini akan bertolak masuk Embarkasi Haji Padang menggunakan 8 Bus NPM Vircansa, selanjutnya akan menjalani prosesi ibadah haji. Marilah kita doakan, semoga jemaah sehat, selamat pergi dan pulang serta meraih haji mabrur. Harapan kita
IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota -- Ribuan warga ikut hadiri prosesi melepas 305 Jemaah Calon Haji (JCH) oleh Pemkab 50 kita yang tergabung dalam kloter 14 Embarkasi Padang. Suasana penuh suka cita tertumpah pada Senin (30/07/2018) sore di halaman kantor bupati di Bukit Limau Kenagarian Sarilamak Kec. Harau.

Tampak hadir sore itu Bupati Irfendi Arbi, Wakil Bupati Ferizal Ridwan, Ketua DPRD Safarudin bersama Wakil Deni Asra, Kepala Kankemenag Ramza Husmen, Pengurus IPHI Saiful Guci, Forkopimda dan pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Kepala Kankemenag Ramza Husmen dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan jajaran, segenap DPRD dan semua unsur terkait.

" Tera kasih jajaran Pemkab 50 Kota, sebanyak 305 jemaah calon haji Kab 50 Kota sore ini akan bertolak masuk Embarkasi Haji Padang menggunakan 8 Bus NPM Vircansa, selanjutnya akan menjalani prosesi ibadah haji. Marilah kita doakan, semoga jemaah sehat, selamat pergi dan pulang serta meraih haji mabrur. Harapan kita, setelah ini akan bertambah orang baik di Limapuluh Kota sebanyak 305 orang. Insyaallah," Ramza Husmen laporkan.

Melepas JCH, Bupati 50 Kota Irfendi Arbi mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada warganya yang dipanggil tahun 2018.

" Saudaraku semua adalah tamu Allah, marilah kita perbaharui niat. Jagalah kekompakan dan patuhi perintah yang dituakan dalam melaksanakan rukun, wajib dan sunat haji. Jauhi pantangan haji. Semoga Allah melindungi jemaah dalam beribadah. Sehat  dan aman diperjalanan dan mendapat kemudahan di tanah suci dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji dan umrah serta meraih haji yang mabrur dan mabrurah. Aamiin," Irfendi pesankan.

"Hajjan Mabruura, Wasa'yan Masykuura Wa Dzamban Maghfuro Wa Tijarotan Lan Tabuuro. Dengan bersama membacakan basmallah, kita lepas saudara jemaah dengan doa," tukuk Irfendi Arbi sambil melepas

Diangkatnya bendera pataka oleh Pemkab 50 Kota, bus pengangkut JCH mulai bergerak tinggalkan kampung halaman tercinta. Doa dan harapan diwakili lambaian tangan para handai tolan mengiringi keberangkatan jemaah.(ul)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.