PADANG – Percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana terus menjadi perhatian Pemko Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran, beraudiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, di Jakarta, Rabu (4/11/2026), membahas dukungan penyelesaian infrastruktur Huntap, khususnya di kawasan Balai Gadang dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp25–30 miliar pada 2027.
Seperti terlihat pada foto, audiensi berlangsung dalam suasana serius namun hangat. Menteri PKP Maruarar Sirait yang mengenakan baju hitam bermotif Minang tampak menjelaskan secara detail sambil menggerakkan tangan. Di foto kedua, Wali Kota Fadly Amran duduk di samping jajaran Pemko Padang, menyimak dengan seksama dan membawa data serta dokumen Huntap.
Dalam pertemuan tersebut, Fadly Amran menyampaikan bahwa Huntap Balai Gadang menjadi prioritas karena banyak warga terdampak bencana yang hingga kini masih menunggu hunian yang layak dan aman. Huntap yang dibangun tidak hanya berupa rumah, tetapi juga harus dilengkapi jalan lingkungan, drainase, air bersih, listrik, hingga fasilitas umum.
Kami datang ke Jakarta untuk memastikan Huntap ini tuntas. Warga kita sudah cukup lama menunggu. Kami berharap dukungan dari Kementerian PKP agar pada 2027 infrastruktur Huntap Balai Gadang bisa selesai sepenuhnya.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik usulan tersebut. Ia menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen mendukung program perumahan rakyat, termasuk Huntap bagi korban bencana. Menurutnya, kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan tidak terhambat.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan berbagai pihak, diharapkan pembangunan Huntap tidak hanya menghadirkan rumah, tetapi juga lingkungan yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Pemko Padang juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari BUMN, perbankan, hingga dunia usaha dan lembaga kemanusiaan, untuk mempercepat penyediaan sarana pendukung di kawasan Huntap. Mulai dari pembangunan masjid / musala, ruang terbuka hijau, hingga pemberdayaan ekonomi warga melalui UMKM dan pelatihan keterampilan.
Dengan adanya dukungan anggaran Rp25–30 miliar tersebut, Pemko Padang optimistis pada 2027 warga Huntap Balai Gadang sudah bisa menempati rumah yang lebih layak, aman dari ancaman bencana, dan memiliki lingkungan yang lebih tertata.
Pemko Padang mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung percepatan pembangunan Huntap ini, agar tidak ada lagi warga Padang yang tinggal dalam ketidakpastian pasca bencana.
