Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Pages

Masjid Sebagai Pusat Kepedulian, Wawako Maigus Nasir Apresiasi Santunan 24 Anak Yatim di Masjid Rahmah

| 03 November WIB



PADANG – Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang tumbuhnya kepedulian dan pembinaan generasi muda. Semangat itu yang terlihat di Masjid Rahmah, Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.



Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi Pengurus Masjid Rahmah, Lubuk Begalung Nan XX, yang menyalurkan santunan kepada 24 anak yatim dari infak jamaah, Selasa (3/11/2026) malam.



Kegiatan penuh kehangatan itu dihadiri langsung oleh Wawako Maigus Nasir yang didampingi pengurus masjid. Tampak dalam foto, dua anak yatim perempuan dengan senyum ceria menerima amplop santunan. Maigus Nasir dengan baju koko biru dan peci hitam menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut, disaksikan jamaah dan pengurus.



Maigus Nasir menyampaikan, apa yang dilakukan Masjid Rahmah adalah contoh nyata fungsi masjid yang ideal. Tidak hanya ramai saat shalat berjamaah, tetapi juga hadir memberi solusi sosial bagi lingkungan sekitar.



Ini yang kita harapkan. Masjid hidup, jamaah peduli. Dari infak yang dikumpulkan jamaah, hari ini kita bisa membahagiakan 24 anak yatim kita. Inilah masjid yang sesungguhnya, menjadi pusat ibadah sekaligus pusat kepedulian sosial. 



Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan membantu kebutuhan pendidikan sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap masjid, sejalan dengan Progul Smart Surau dalam membentuk generasi cerdas dan berakhlak mulia.



Menurutnya, Program Unggulan Smart Surau yang digagas Pemko Padang bertujuan mengembalikan fungsi surau dan masjid sebagai pusat pembinaan karakter. Anak-anak tidak hanya diajarkan mengaji, tetapi juga diberikan motivasi pendidikan, pembinaan akhlak, dan rasa memiliki terhadap rumah ibadah.



Kalau anak yatim kita sudah cinta ke masjid sejak kecil, InsyaAllah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat imannya, cerdas, dan berakhlak. Bantuan ini mungkin nilainya tidak besar, tapi maknanya sangat dalam untuk pendidikan dan masa depan mereka. 



Pengurus Masjid Rahmah mengaku program santunan ini rutin dilakukan setiap bulan, murni dari kotak infak dan donasi jamaah tetap. Selain santunan, masjid juga aktif mengadakan didikan subuh, Tahfidz Quran untuk anak-anak, dan kegiatan kepemudaan.



Wawako berharap, aksi sosial dari Masjid Rahmah ini bisa menginspirasi 1.200 lebih masjid dan mushala lainnya di Kota Padang untuk melakukan hal serupa, sehingga semangat Padang sebagai Kota Madani benar-benar terwujud dari lingkungan masjid.