PADANG – 15 finalis UMKM Champion 2026 Kota Padang mengikuti asesmen bersama tenaga ahli nasional di Balai Kota Padang, Rabu (4/11/2026). Asesmen ini menjadi tahap penting untuk menentukan UMKM terbaik yang siap dibina hingga menembus pasar global.
Selama tiga hari, para finalis mendapatkan evaluasi dan arahan langsung terkait pengembangan produk, kesiapan ekspor, hingga pemetaan negara tujuan pemasaran. Tenaga ahli nasional yang dihadirkan memberikan pendampingan secara intensif, mulai dari kualitas produk, kemasan, branding, legalitas, hingga strategi memasuki pasar internasional.
Seperti terlihat pada foto, suasana asesmen berlangsung penuh semangat. Salah seorang finalis perempuan dengan jilbab coklat muda tersenyum sambil menunjukkan produk unggulannya, _Cookies Tepung Pisang Kawa_. Di sampingnya, finalis lainnya memamerkan produk kerajinan dan kuliner khas Padang yang sudah dikemas dengan standar ekspor. Para peserta lainnya tampak serius menyimak arahan dan mencatat setiap masukan dari tim penilai.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, UMKM Champion merupakan Program Unggulan (Progul) Wali Kota Padang Fadly Amran dalam mendorong UMKM lokal naik kelas.
Melalui program ini, Pemko Padang mendorong UMKM lokal semakin berkembang, naik kelas, dan mampu menembus pasar global. Kita tidak ingin UMKM hanya jago kandang. Kita ingin produk Padang bisa bersaing di Malaysia, Singapura, bahkan Timur Tengah.
Asesmen ini tidak hanya menilai produk, tetapi juga kesiapan mental pelaku usaha, kapasitas produksi, konsistensi kualitas, dan kemampuan memenuhi standar negara tujuan. Para ahli juga memetakan negara mana yang paling potensial untuk masing-masing produk, seperti produk rendang dan makanan olahan untuk pasar Malaysia dan Timur Tengah, serta produk kerajinan dan fashion untuk pasar Asia dan Eropa.
Salah seorang finalis mengaku sangat terbantu dengan asesmen ini. Menurutnya, masukan dari tenaga ahli membuka wawasan baru tentang standar ekspor yang selama ini belum dipahami secara detail.
Sebelumnya kami hanya fokus jualan lokal. Sekarang kami paham soal kemasan yang tahan lama, label berbahasa Inggris, sertifikasi halal internasional, dan cara menghitung harga ekspor.
Pemko Padang berharap, dari 15 finalis ini akan lahir UMKM Champion yang menjadi inspirasi bagi ribuan UMKM lainnya di Kota Padang. Program ini juga sejalan dengan visi Padang sebagai kota perdagangan dan pusat ekonomi kreatif di Sumatera Barat.
