MenPAN-RB Tjahjo Kumolo 2021, Siap Buka 1 Juta Kuota CPNS, Formasi Ini yang Paling Diutamakan

 MenPAN-RB Tjahjo Kumolo 2021, Siap Buka 1 Juta Kuota CPNS, Formasi Ini yang Paling Diutamakan


MenPAN-RB Tjahjo Kumolo mengungkap pemerintah siap membuka 1 juta formasi CPNS untuk tahun 2021 mendatang. Untuk formasinya difokuskan pada bidang-bidang berikut ini.

IMPIANNEWDS.COM (Jakarta).

Pemerintah bersiap kembali membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2021 mendatang. Tak main-main, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) berencana membuka sampai 1 juta kuota CPNS.

Dari 1 juta kuota ini, ada beberapa formasi yang diutamakan. Formasi yang disediakan ini menyesuaikan dengan tujuan Indonesia untuk bebas dari stunting, kematian ibu dan anak (KIA), serta pandemi COVID-19.

"Penerimaan CPNS 2021, satu juta dulu," ujar Tjahjo pada Rapat Koordinasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Rabu (14/10). "Kita akan menambah perawat, bidan dan dokter umum, penyuluh pertanian dan perairan. Ini penting, sebab soal stunting yang masih sangat tinggi."

Dalam pelaksanaannya nanti, perekrutan CPNS di daerah akan direformasikan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo. Hal ini berlaku terutama untuk wilayah-wilayah dengan kebijakan kesehatan di masa dan pasca pandemi COVID-19.

"Di masa pandemi kami juga sudah menyiapkan rekrutmen pada posisi sistem yang ada," terang mantan Menteri Dalam Negeri itu, dilansir dari Republika, dikutip impiannews.com, Kamis (15/10). "Makanya saya sudah sampaikan ke PT Taspen agar segera memproses pensiunan PNS."

Lebih detail dijelaskan, tujuan dari reformasi birokrasi yang disebutkannya tadi adalah agar pemerintah pusat dan daerah, bahkan sampai ke level kelurahan dan berbagai ormas, menyatu dalam satu jalur. Serta didukung dengan birokrasi yang bersih dan proses tata kelola yang tepat serta cepat.

Tjahjo juga meminta agar aparatur sipil negara (ASN), yang juga merupakan bagian dari pemerintah, untuk beradaptasi. Adaptasi terhadap perubahan harus dilakukan secepat mungkin terutama di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.

"Konteks pengembangan ASN ini yang perlu, termasuk sebagai penilaian bagi mereka. Ini harus dipersiapkan," tutur Tjahjo. "Pemerintah terus melakukan pembinaan di segala unit, salah satunya pada PTSP, dengan demikian ukuran kinerja pemerintahan juga diukur dari kepiawaian staf PTSP."

Sebelumnya diberitakan pemerintah tak akan mengadakan seleksi CPNS tahun 2020 karena masih menyelesaikan periode 2019. Pembukaan seleksi tahun 2021 pun meniadakan sejumlah besar formasi administratif.***


Posting Komentar

0 Komentar