June 2019



Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini siap bertolak ke Jepang sebagai pembicara KTT Kota-kota Asia Pasifik [Suara.com/Dimas Angga Perkasa].

IMPIANNEWS.COM (Surabaya). 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan diperiksa penyidik Kejati terkait aset yang hilang dalam kasus dugaan korupsi di tubuh Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape.

“Kita akan meminta keterangan (kepada Risma), tentang aset yang hilang itu apa,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Sunarta, seperti diberitakan beritajatim.com - jaringan Suara.com, Kamis (20/6/2019).

Sunarta menuturkan, penyidik juga akan meminta keterangan pada Risma terkait langkah-langkah Pemerintah Kota Surabaya dalam upaya penyelamatan aset milik kedua eks BUMD tersebut.

“Terus apa yang sudah dilakukan selama ini,” lanjutnya.

Menurut Kajati Jatim, pemeriksaan saksi-saksi dibutuhkan dalam mengungkap kasus ini.

Lebih lanjut, beberapa bukti tertulis telah dibuat dalam dokumen hak angket Pansus DPRD Kota Surabaya tahun 2012. Saat itu DPRD juga merekomendasikan kepada pihak YKP dan PT Yekape agar mengembalikan aset ke Pemkot Surabaya.

“Tapi pihak YKP nya tidak mau kan. Dokumen itu ada semua, hanya tinggal harus dinyatakan oleh saksi. Dalam rangka itulah,” ucap Sunarta.

Selain Risma, penyidik juga akan meminta keterangan dari Ketua DPRD Kota Surabaya Armudji.

Armudji akan dimintai keterangannya hari ini lantaran pihak dewan dianggap mengetahui sejarah awal pembentukan kedua bekas perusahaan plat merah tersebut yang menggunakan APBD.

Sehingga kesaksiannya sangat diperlukan untuk mengungkap kasus dugaan korupsi YKP dan PT Yekape.

“Data-data itulah yang kita cari. Sekaligus kesimpulannya itu aset Pemda kan itu memperkuat kita,” tutupnya.

IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi).

Agen perubahan sangat penting dalam suatu organisasi untuk melaksanakan manajemen tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas guna mendukung implementasi reformasi birokrasi.

Dalam mengiplementasikan hal tersebut untuk tahun 2019 Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi telah melakukan berbagai tahapan dalam memilih agen perubahan untuk melakukan perubahan positif yang bisa berdampak pada pola pikir dan budaya kerja secara berkelanjutan.

Tim penilai pada pemilihan secara online Agen Perubahan di lingkungan kankemenag Kota Bukittinggi terdiri dari H. Abrar Munanda Kepala Kakan Kemenag sebagai penanggung jawab, H. Zulfikar Kasubbag Tata Usaha sebagai Ketua Tim ZI dan RB, H. Idrial Kasi PAIS sebagai Anggota, H. Syukri Pengawas sebagai Anggota dan Azril Perencana sebagai anggota. Adapun susunan Tim Pelaksana Penilai terdiri dari Hilalluddin Kasi Pendidikan Madrasah sebagai ketua Pelaksana pemilihan, Beni Aripandi JFU PAIS sebagai anggota, Nofrianti JFU Tata Usaha sebagai anggota dan Devi Efrianita JFU Tata Usaha sebagai anggota.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda ketika di temui impiannews.com Senin, 17/06 menyampaikan bahwa proses  pelaksanaan pemilihan agen perubahan dilingkungan Kankemenag Bukittinggi tersebut dilakukan oleh tim penilai dan tim pelaksana pemilihan yang telah di bentuk. 

"Tim Pelaksana bertugas untuk menyelenggarakan pemilihan agen perubahan mulai dari penjaringan dan pemilihan secara online sampai dengan penetapan dan pengukuhan agen perubahan. Tim Pelaksana terdiri dari pegawai atau pejabat pada masing-masing satuan kerja," tuturnya.

Selanjutnya Kakan Kemenag ini menyebutkan bahwa agen perubahan merupakan salah satu wujud untuk menciptakan birokrasi pemerintahan yang professional dengan karakteristik adaptif berintegritas, bersih dari prilaku korupsi, kolusi dan nepotisme yang mampu melayani public secara akuntabel dengan memegang teguh nilai-nilai dasar khususnya dan prilaku ASN Nya. “Nanti agen perubahan di Kankemenag Kota Bukittinggi akan memberikan panduan dalam merencanakan dan memantau serta mengevaluasi pelaksanaan pembangunan dan memberikan kemudahan bagi instansi dalam pelaksanaan pembangunan agen perubahan di lingkungannya. Agen Perubahan juga bertugas memberikan keyakinan kepada seluruh pegawai di Kankemenag Bukittinggi tentang pentingnya perubahan menuju kearah yang lebih baik, ia juga sebagai Penggerak Perubahan yang bertugas mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan. Diharapkan Agen Perubahan bisa menjadi pemberi solusi yang bertugas memberikan alternatif solusi kepada para pegawai atau pimpinan diKankemenag Bukittinggi. Agen Perubahan juga berperan sebagai mediator yang bertugas membantu memperlancar proses perubahan, terutama menyelesaikan masalah yang muncul dalam penerapan Zona Integritas/ Reformasi Birokrasi menuju WBK dan WBBM dilingkungan Kankemenag Bukittinggi.,” jelasnya lagi.

Setelah semua tim bekerja dan melaksanakan pemilihan secara online, akhirnya terpilih Tri Adriani Djusair ( Kasi Penyelenggara Haji Dan Umrah), H. Tamrin (Kasi PD. Pontren) dan Mulkhairat (JFU PD. Pontren) terpilih sebagai role model dan agen perubahan selanjutnya ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. (sy)

IMPIANNEWS.COM (Bukittinggi). 

272 Calon Jama’ah Haji kota Bukittinggi tahun 1440 H/2019 M mengikuti Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota bertempat di Masjid Mukhlisin Manggis Rabu, 19/06.

Kegiatan Bimbingan Manasik Gabungan yang mengangkat tema”Kita Wujudkan kemandirian Jama’ah haji ditanah suci (Makah Al-Mukarramah) menuju haji yang mabrur”  langsung dibuka oleh Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias.

Kepala Kantor Kementerian Agama kota Bukittinggi H. Abrar Munanda menyampaikan bahwa untuk tahun ini, Bukittinggi akan memberangkatkan 272 Calon Jemaah Haji. “Jumlah jama’ah yang berangkat tahun ini dari tahun sebelumnya, karena ada Calon Jama’ah Haji yang menunda keberangkatannya,” tuturnya.

“Jama’ah haji kota Bukittinggi ketika di Makkah nantinya akan ditempatkan di Raudhah 2 sektor 4, Maktab 15, dengan nomor hotel 402. Jaraknya sekitar 15 km dari Masjidil Haram, namun nantinya para jemaah akan difasilitasi dengan bus.

“Calon Jama’ah Haji Bukittinggi akan berangkat dari Bukittinggi menuju embarkasi Padang pada tanggal 17 Juli 2019. Dari embarkasi Padang akan berangkat menuju Madinah pada tanggal 18 Juli pukul 17.35 WIB, tergabung dalam klotrer 11 embarkasi Padang, bersama CJH Sawahlunto dan Padang,” Jelasnya

Dari 272 Calon Jama’ah Haji Bukittinggi tersebut 73 orang  berasal dari kecamatan ABTB, 99 orang berasal dari kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan 100 orang berasal  dari kecamatan Guguak Panjang serta dua orang dari TPHD/TKHD.

“Sejak Oktober 2018 lalu, para CJH sudah mulai melaksanakan manasik secara mandiri melalui empat KBIH yang ada di Kota Bukittinggi. Untuk 10 hari kedepan, rangkaian bimbingan manasik haji ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan,” ujar Abrar Munanda.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk menambah kuota bagi Jemaah Haji Indonesia.“Hal ini tentu berdampak pada kota Bukittinggi. Buktinya ada penambahan sebanyak 20 orang CJH lansia yang berangkat tahun ini,” ungkap Ramlan.

Walikota berpesan agar seluruh calon jemaah haji untuk dapat mengikuti manasik sebaik-baiknya.

“Semoga nantinya selamat pergi dan selamat sampai kembali ke tanah air. Jaga kekompakan dan kesehatan serta nama baik kota Bukittinggi. Biar tempat manasik berbeda selama ini akan tetapi dalam beribadah mempunyai tujuan sama yaitu mengharap ridha allah untuk memperoleh haji yang mabrur.

Terima kasih pada kementerian agama, Dinas Kesehatan, KBIH dan pihak terkait dalam penyelenggaraan ibadah haji. Semoga Allah SWT membalasnya dengan amal kebaikan,” tutur Wako. (sy)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Satu unit tank bersejarah milik TNI yang pernah beroperasi dalam Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora) diterima Pemerintah Kota Padang.

Armada perang itu diterima Wali Kota Padang Mahyeldi dari Danyon Kavaleri 6/Naga Karimata, Mayor Kav. Jackie Yudha sewaktu mengunjungi Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata, Kota Medan, Sumatera Rabu (19/6/2019) lalu. Seperti diketahui, operasi Trikora adalah operasi yang dilancarkan Indonesia selama dua tahun yakni 1961-1962 untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat dengan Indonesia.

Benda bersejarah itu pun diterima Mahyeldi sebelum menghadiri undangan Upacara Ulang Tahun Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan (BB) ke-69 di Lapangan Upacara Makodam I/BB, Medan, Sumatera Utara. Dalam penerimaan tank tersebut Wali Kota Padang Mahyeldi dan istri juga didampingi Dandim 0312/Padang, Letkol Czi. Rielman Yudha beserta isteri, Staf Ahli Walikota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dedi Henidal, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Mursalim.

Mahyeldi menyampaikan, “Alhamdulillah kita dihibahkan sebuah tank bersejarah yang pernah digunakan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh Pangdam 1/Bukit Barisan. Tank ini insya Allah akan kita tempatkan di salah satu lokasi strategis di Pantai Padang yang juga berguna untuk melengkapi objek wisata Kota Padang,” ungkapnya di kesempatan itu.

Mahyeldi yang juga Ketua DPW Bela Negara Sumatera Barat itu menuturkan, dengan keberadaan tank tersebut  diharapkan dapat memberikan manfaat, salah satunya menjadi edukasi bagi generasi muda sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan bela negara. 

“Sekali lagi atas nama Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pangdam 1/Bukit Barisan dan jajaran yang telah memberikan kami tank ini. Begitu juga terima kasih kepada pak Danrem 032/Wirabraja dan Dandim 0312/Padang yang telah memfasilitasi tank ini sehingga diperoleh oleh Kota Padang,” tukuk wako mensyukuri.

Sementara itu Danyon Kavaleri 6/Naga Karimata, Mayor Kav. Jackie Yudha mengatakan, tank yang diberikan ke Kota Padang ini adalah salah satu dari 13 tank type AMX-13 APC yang telah dihapuskan dari aset Batalyon Kavaleri 6/Karimata. Kendaraan tempur ini buatan Perancis dan termasuk ke dalam tank kelas ringan yang pembuatannya mulai dilakukan tahun 1946. 

“Tank ini mulai diproduksi massal pada periode 1952-1987 yang saat ini tersebar dan digunakan oleh beberapa negara di  dunia. Spesifikasinya berat lebih kurang 13 ton memiliki kemampuan menanjak 31 derajat, melangkah parit 1,6 meter, dan mengarung sejauh 0,6 meter. Tank ini mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1962 dan telah berjasa dalam berbagai pertempuran,” jelas Mayor Kav. Jackie Yudha.

Dijelaskannya, beberapa pertempuran yang pernah menggunakan jasa tank ini selain Operasi Trikora pada tahun 1961 hingga 1962 di wilayah Papua bagian barat juga Operasi Seroja pada tahun 1976 di wilayah Timor Timur. Selain itu juga pada Operasi Militer Aceh pada tahun 2001-2003 di wilayah Aceh. 

“Kita berharap Pemko Padang bersama Dandim 0312/Padang di bawah arahan Danrem 032/Wirabaraja dapat menjaga keutuhan tank ini setiba di Padang nantinya,” imbuhnya. 

Dandim 0312/Padang, Letkol Czi. Rielman Yudha hadir kesempatan itu juga mengatakan penerimaan tank ini bagi Kota Padang berawal upaya dari Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang meminta kepada Pangdam I/Bukit Barisan agar untuk wilayah Sumatera Barat dapat dialokasikan sebuah tank yang sudah tidak digunakan lagi oleh Kodam I/BB yang rencananya akan dihapuskan dan dikembalikan ke Jakarta.

“Alhamdulillah upaya  Danrem berhasil, dari beberapa tank yang akan dihapuskan, Korem 032/WB mendapatkan satu unit tank. Setelah itu ditawarkan kepada Kepala Daerah yang ada di Sumatera Barat, dan yang menanggapi pertama kali adalah Walikota Padang Mahyeldi. Kita bersyukur Danrem menyetujui tank tersebut diberikan ke Kota Padang. Insya Allah dalam waktu dekat kita akan membawanya,” tuturnya. (th)

IMPIANNEWS.COM  (Jakarta).

Jagat media sosial dibuat heboh dengan foto penampakan seseorang yang mengintip di belakang kursi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) selama jalannya sidang gugatan Pilpres 2019 di Gedung MK. 

Banyak asumsi yang dikeluarkan oleh warganet menanggapi beredarnya foto tersebut.

Dalam foto tampak hakim Suhartoyo sedang memberikan penjelasan. Di belakang kursi hakim tampak seorang pria sedang mengintip.

Kemunculan foto tersebut menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Tak sedikit warganet yang mengaitkannya dengan fitnah hingga hoaks.

Akun grup media sosial Facebook Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax yang merupakan forum Cekfakta.com, memberikan penjelasan detail mengenai sosok misterius yang tampak mengintip di balik kursi hakim MK.

"Jika memang mempertanyakan siapa yang berada di balik kursi hakim MK, silakan coba toton sendiri siaran langsungnya, sehingga bisa melihat sendiri bahwa yang beredar itu adalah para jurnalis foto," tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Kamis (20/6/2019).

Dalam siaran langsung jalannya proses sidang gugatan Pilpres 2019, jurnalis foto tampak berseliweran di dalam ruang sidang.

Mereka bertugas menangkap setiap momen yang terjadi di dalam sidang tersebut.

Dalam beberapa tayangan siaran langsung, terlihat beberapa jurnalis foto berdiri di belakang meja hakim dan mengeluarkan kamera untuk membidik momen yang ada di hadapannya.

Karenanya, dapat dipastikan bahwa sosok yang beredar dalam foto merupakan jurnalis foto yang mengintip untuk bersiap mengabadikan momen di ruang persidangan.

IMPIANNEWS.COM.

Payakumbuh, --- Dua pekan pasca lebaran Idul Fitri, kondisi harga pangan di Pasar Payakumbuh dan Pasar Ibuh terpantau normal. Meski demikian, ada satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup mencolok, yaitu cabe merah.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Bagian Perekonomian, diketahui pada minggu ketiga Bulan Juni ini, harga cabe merah berada pada posisi Rp. 64 ribu/Kg. Harga tersebut naik sebesar Rp. 22 ribu/Kg dibanding harga pada minggu sebelumnya pada angka Rp. 42 ribu/Kg.

Walikota Payakumbuh melalui Kabag Perekonomian, Arif Siswandi mengatakan kenaikan harga cabe merah tersebut dipicu oleh sejumlah faktor. Disamping konsumsi cabe merah yang meningkat pesat saat lebaran, distribusi pangan yang sempat berhenti karena libur lebaran diduga turut memicu naiknha harga.

“Kenaikan harga ini tidak hanya di Payakumbuh, tapi juga daerah lain di Sumbar. Kita akan lihat dulu apakah akan berlangsung lama atau tidak, sebab dari pengalaman, biasanya pasca lebaran memang terjadi kenaikan karena melonjaknya kebutuhan masyarakat ketika lebaran,” ujar Arif Siswandi

Ditambahkan, “Kenaikan disebabkan produksi terbatas sementara permintaan tinggi setelah lebaran. Dan cabe juga termasuk komoditas yang gampang berfluktuasi,” tukasnya kepada Humas, Rabu (19/6/2019).

Dikatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan pemerintah provinsi. Dikatakan, jika kondisi berlangsung lama dan menimbulkan gejolak ditengah-tengah masyarakat, maka Pemprov akan melakukan upaya antisipasi, salah satunya melalui operasi pasar. 

“Kita berharap ini tak berlangsung, hanya gejala rutin pasca lebaran. Meski demikian kita menghimbau agar kondisi ini disikapi dengan bijak. Jangan terjebak dengan aksi spekulan. Konsumsi cabe sesuai kebutuhan dan mari kembali giatkan menaman cabe dirumah-rumah untuk mengatasi inflasi,” ujar Arif Siswandi. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM

LIMAPULUH KOTA, --- Kekompakan masyarakat Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota mendapat pujian dari Tim Penilai Nagari Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat.

"Saya Lihat dari beberapa nagari yang sudah dinilai, nagari ini yang paling lengkap. Semua masyarakat ada disini mulai dari Niniak Mamak,  Bundo Kanduang, dan  tokoh masyarakat," ujar ketua tim penilai yang juga kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Syafrizal. MM dalam sambutannya ketika melakukan penilaian di nagari Taram, Kamis (20/6/2019).

Nagari Taram, merupakan nagari berprestasi perwakilan Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi Sumbar. Dikatakan Safrizal,  kehadirannya bersama rombongan dalam rangka meninjau kualitas penyelenggaran pemerintah nagari.

"Kami meninjau apa Inovasi yang telah dilakukan pemerintah nagari dan apa yang telah diperbuat masyarakat nagari atas binaan dari pemerintahan nagari dan pemerintah daerah selama ini,"ungkapnya.  

Menurutnya, ada beberapa kriteria yang dinilai dalam lomba nagari berprestasi ini. Diantaranya, bidang kesehatan, ekonomi, PKK, Kamtibmas, pemerintahan, kegiatan kemasyarakatan dan kegiatan lainnya.

"Untuk proses Administrasinya kita telah lihat, memang saat ini Nagari Taram nilainya paling teritinggi. Namun, tentunya hal ini harus dibarengi antara data yang ditampilkan dengan kondisi di lapangan, apakah sesuai atau tidak,"ujar nya. 

Dirinya juga mengapresiasi, pemda setempat yang telah melakukakan pembinaan kepada nagari-nagari sehingga dapat mewujudkan Inovasi yang baik bagi masyakat. "Selamat kepada nagari Taram yang telah terpilih mewakili Limapuluh kota. Semoga nantinya Taram bisa menjadi yang terbaik dan berhak mewakili Sumbar di tingkat nasional, "jelasnya.

Sebelumnya,  bupati Limapuluh Kota,  Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan,  pada tahun ini Nagari Taram berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba nagari berprestasi di Limapuluh Kota. 

"Pada hakikatnya lomba nagari ini, bentuk apresiasi atas kerja keras perangkat nagari. Dalam pelaksanaan tugas rutinnya untuk membangun dan memajukan nagari.  Alhamdulillah dalam semangat kebersamaan kita,  nagari Taram sampai ke tahap ini,"ungkapnya. 

Irfendi meyakini, Nagari Taram bisa menjadi terbaik di tingkat Provinsi Sumbar. Hal itu diimbangi dengan beberapa prestasi yang sudah diraih oleh nagari Taram yang merupakan inovasi dan unggulan yang nantinya bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi tim penilai. 

"Tentunya kami optimis,  Insyaallah memperoleh hasil yang terbaik. Kepada nagari Taram kami berharap bisa mempertahankan gelar juaranya dengan terus mengembangkan potensi yang ada. Namun, yang terpenting bagaimana pengelolaan pemerintahan nagari betul-betul beriorentasi pada pelayanan bagi masyarakat, "tutupnya. 

Sementara itu,  walinagari Taram, Defrianto Ifkar dalam ekposnya menyebutkan selama ini beberapa inovasi telah dilakukan pihak pemerintah nagari  dibantu pembinaan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi yang ada di nagari. 

Diantaranya,  aktifitas ekonomi kreatif yang mengelola produk-produk unggulan berupa produk barang dan jasa dari nagari Taram. Seperti,  Jamur Tiram,  Minyak Atsiri,  Gabah Basah,  Beras,  Jagung, sayur-sayuran, olahan makanan, suvenir dan pariwisata Kapalo Banda Taram. 

"Dinagari Taram ini telah memiliki website nagari,  aplikasi berbasis IT,  dan sosial media berupa facebook,  instagram dan whatsapp yang semuanya berstatus aktif, "ujarnya. 

Dibidang, kesehatan nagari Taram berhasil menjadi nagari pertama SWA-JKN di Sumbar. dan juga melakukan kerjasama dengan pihak puskesmas dalam penanganan ISTA. "Beberapa inovasi tersebut menjadikan, nagari Taram pemenang lomba nagari berprestasi tingkat Limapuluh Kota dua kali berturut-turut."tutupnya.

Tim penilai ini juga tampak hadir, Drs Rusdi Lubis, Ketua DPD LPM Sumbar,  Dharmansyah Shirun,  Dinas pendidikan Provinsi Redmil, Dinas kesehatan sumbar, kesbangpol, Firdaus dan Epi Rosman.(ul)

IMPIANNEWS.COM.

Payakumbuh, --- Tim Penilai Perlombaan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2019 disambut dengan Tari Pasambahan dalam rangka Kunjungan lapangan, Rabu (19/6/2019).

Turut menyambut dengan hangat Walikota Payakumbuh diwakili Amriul Dt. Karayiang, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Henny Riza Falepi, pimpinan OPD, Camat dan Lurah se Kota Payakumbuh, serta Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, dan Bundo Kanduang.

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara penyambutan berlangsung khidmad.

Dalam sambutannya Walikota Payakumbuh diwakili oleh Asisten III Setdako Amriul Dt. Karayiang mengungkapkan rasa gembira dan terimakasih atas masuknya Koto Tangah dalam nominasi 3 besar dalam Lomba Kelurahan Berprestasi (LKB) tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kehadiran penilai menjadi penyemangat bagi aparatur dan masyarakat untuk berbuat lebih baik.

Menurutnya, peringkat tidak lahir begitu saja, namun terlebih dahulu melalui proses, kinerja pemerintah, dan pemberdayaan masyarakat.

“”Semoga selama berada di Koto tangah, umumnya di Payakumbuh, tim penilai merasakan betah,” harapnya.

Ditambahkan Amriul, visi mewujudkan Kelurahan Koto Tangah BISA (Bersih, Inovatif, Sejahtera dan Agamis) juga tak lupa berterimakasih tak terhingga kepada kelurahan dan masyarakat telah bersinergi membangun negeri. Hingga telah mampu menghantarkan Koto Tangah ketingkat provinsi.

Dikatakan Walikota, Pemko Payakumbuh sangst konsen sekali dalam pambinaan kelurahan. Dimulai dari penataan kelurahan, ada kelurahan penggabungan sejak tahun 2013 sd/ 2018 dari awalnya berjumlah 70 kelurahan, sekarang menjadi 47 kelurahan.

“Pengalokasian anggaran kelurahan dengan memperhatikan jumlah penduduk, jumlah masyarakat dan luas kelurahan, hal ini terjadi agar pemberdayaan masyarakat dan fasitlitas publik lebih efektif,” ungkapnya.

Selain itu, pada tahun 2019 pemerintah pusat juga memberi perhatian lebih dengan adanya ADK (Alokasi Dana Kelurahan).

Dikatakan, komitmen Pemko Payakumbuh dalam pemberian reward bagi aparatur, serta tunjangan bagi lurah yang lebih tinggi dari tukin eselon 4 di SKPD lainnya.

“Jadi wajar apabila kita menuntut kinerja maksimal lurah, agar lurah mampu melahirkan beragam program kegiatan dan inovasi, walaupun konsep sama namun manuver berbedanya tentu harus ada, dalam beberapa waktu, Koto Tangah berbenah dan melahirkan inovasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Berbagai prestasi yang ditorehkan Kelurahan Koto Tangah seperti, pada tahun 2018 koto tangah meraih harapan 1 tingkat nasional dalam UP2K, lalu pada tahun 2017 meraih terbaik 1 provinsi dalam penilaian dasawisma, dan tahun ini mewakili payakumbuh dalam penilaian kelompok tani di tingkat provinsi.

Tim penilai yang dalam hal ini ketua tim penilai Drs. H Syafrizal, MM mengatakan selamat kepada Koto Tangah sebagai kelurahan yang mewakili Kota Payakumbuh ketingkat Provinsi Sumatera Barat.

Syafrizal juga menyebutkan dalam lomba ini, untuk membantu tim penilai tentang apa kelebihan dan inovasi yang dilakukan kelurahan ini.

Dasar dari lomba ini adalah Permendagri 81 tahun 2018, lalu Petunjuk pelaksanaan lomba kelurahan dan desa nasional, serta Surat Keputusan gubernur tentang tim penilai kelurahan, nagari, dan desa provinsi.

Disebutkan dalam penilaian LKB pada tahun 2019, ada perubahan dari sebelumnya. Sekarang yang dinilai prioritas adalah kualitas penyelenggaraan pemerintahan kelurahan dalam inovasi dibidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan yang mendapat bobot nilai lebih besar.

“Dikatakan prioritas karena menjadi indikator berhasilkah kelurahan dalam meningkatkan kemandirian dan mensejahterkan masyarakat, kedua inovasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, apabila keduanya tinggi, ditambah dengan kelengkapan administrasi, maka dipastikan kelurahan pasti juara ditingkat provinsi, bahkan Nasional,” terang Syafrizal.

Anggota tim penilai, H. Rusdi Lubis, Azwar, SE, M.Si, Firmanto, S.IP, Yuanda Ogi, S.IP, MH, Darmansyah Sirut, SH, Ratmil Firdaus, SH, dan Ir. Elfi Zulfiana Ros

Ada 3 tahap penilaian lapangan yang akan ditempuh Koto Tangah, meliputi Administrasi, Ekspose Lurah, serta Pembagian Kelompok.

Kelompok 1 pemerintahan yang paling menentukan, Kelompok 2 kewilayahan, Kelompok 3 pendidikan, Kelompok 4 kesehatan, Kelompok 5 penanggulangan kemiskinan, Kelompok 6 bidang PKK, Kelompok 7 kelembagaan, semuanya didampingi seluruh OPD Kota Payakumbuh. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM.

Payakumbuh, --- Guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan adanya singkronisasi kebijakan pembangunan antar OPD, Pemerintah Kota Payakumbuh dibawah koordinasi Asisten II Setdako mengadakan rapat evaluasi kinerja OPD. Acara berlangsung di ruang pertemuan Randang Lt. 2 Balaikota Payakumbuh, Rabu (19/6/2019).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Asisten II Setdako Payakumbuh Elzadaswarman didampingi oleh staf ahli Ruslayetti serta di hadiri oleh seluruh pimpinan OPD dibawah koordinasi Asisten II Setdako yaitu bidang ekonomi dan pembangunan (Ekbang).

Dalam arahannya, Elzadarwarman atau yang akrab disapa om zet mengatakan bahwa tiap OPD harus lebih meningkatkan komitmen untuk saling berkoordinasi dan selalu optimis kedepannya, sehingga tidak ada lagi keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik di Kota Payakumbuh.

Lebih lanjut Om Zet mengatakan pembangunan fisik yang telah berjalan baru diangka 30 %, sedangkan seharusnya sudah 50 % pada akhir Juni 2019 ini. Maka diharapkan seluruh pimpinan OPD terkait memacu percepatan pembangunan ini.

“Kepada seluruh SKPD yang belum mencapai target realisasi harus lebih meningkatkan kinerja yang professional dalam pengawasannya, sehingga target realisasi pengerjaan pembangunan dapat tercapai dengan baik, sesuai rencana”, ujar Om Zet.

Setelah paparan dari OPD terkait mengenai pembangunan yang telah berjalan, rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian masukkan serta saran dari tiap OPD mengenai langkah – langkah dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan. (ul)

IMPIANNEWS.COM.

Payakumbuh, --- Disela-sela Jambore PKK tingkat Provinsi di Lapangan Cindua Mato Kabupaten Tanah Datar, terselip agenda yang tak kalah prestisius yaitu Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) yang salah satu kegiatannya berupa pameran lomba karya inovasi yang diikuti seluruh kabupaten / kota se-Sumatera Barat.

Pada gelaran yang sama tahun 2018, Kota Payakumbuh berhasil meraih juara 2 dan berhak mewakili provinsi Sumatera Barat untuk ajang TTG tingkat nasional di Kota Bali.

Pada lomba kali ini, Kota Payakumbuh membawa inovator-inovator teknologi hebat dengan mengusung 3 alat dan mesin inovasi buatan putra daerah sendiri.

“Kita bawa produk inovator diantaranya mesin pengayakan pupuk organik karya Joni Saputra, Mesin K8 (pencetak karak kaliang) dan mesin pencacah kompos dan daun gambir yang merupakan karya anak didik SMKN 2 Payakumbuh,” ujar Kepala Bappeda Kota Payakumbuh melalui Kasubid Teknologi dan Inovasi Robby Hafanos saat dihubungi dilokasi acara, Rabu (19/6/2019).

Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Payakumbuh untuk memotivasi dan memfasilitasi inovator-inovator Payakumbuh untuk dapat berkarya menciptakan teknologi baru serta mengembangkan teknologi yang sudah ada dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Tujuan mengikuti kegiatan ini pada prinsipnya untuk memunculkan inovator-inovator baru di Kota Payakumbuh yang bisa kita jaring,” ujar Robby.

Dari pantauan dilokasi acara, proses ujicoba alat dan mesin yang di panjang di Stand pameran TTG Kota Payakumbuh menjadi daya tarik dan antusiasme dari penonton pameran.

“Alat dan mesin pengayak kompos bertujuan memberi kemudahan bagi petani mengolah kompos menjadi pupuk organik dengan kapasitas yang cukup besar serta digerakkan menggunakan tenaga mesin,” ujar Inovator Joni saputra yang juga Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Payakumbuh.

Adapun alat industri yang dibuat SMKN 2 Kota Payakumbuh menurut Pendamping inovator, Iwan Suhadi, menyampaikan alat dan mesin yang diusung pada perlombaan dibuat dengan prinsip mempermudah cara kerja, meningkatkan kapasitas produksi, mengurangi tenaga manusia, dan keamanan produk yang diproses.

“Kita sangat senang sekali dengan diadakannya gelar lomba TTG yang dilangsungkan pada kegiatan jambore PKK sehingga terdapat wadah bagi siswa untuk mengekspresikan karya inovasinya,” pungkas Iwan Suhadi. (rel/ul)

IMPIANNEWS.COM.

Limapuluh Kota, --- Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mendorong para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk lebih kreatif lagi dalam meningkatkan produktifitas perekonomian keluarganya. Dengan begitu, kedepan, KPM itu bisa lepas dari berbagai bantuan sosial.

Hal itu disampaikan Irfendi Arbi dalam sambutannya pada acara halal bi halal silaturahmi taragak basuo KPM-PKH se-Nagari Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh di lapangan bola kaki Jorong Kampuang Patai, Rabu (19/62019).

“Kita berharap para penerima bantuan sosial seperti KPM-PKH ini terus berinovasi dan berupaya meningkatkan produktifitas keluarganya. Jika perekonomian mereka sudah membaik dan telah mandiri secara sosial ekonomi, tentunya bantuan sosial itu bisa dihentikan,” tutur Irfendi yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota Monalisa Irfendi Arbi.

Terkait dengan ini, lanjut Irfendi, para pendamping PKH tentunya diharapkan benar-benar memiliki semangat dalam mendorong terjadi perubahan perilaku dan kemandirian KPM PKH. Pendamping PKH selaku perpanjangan tangan pemerintah tentunya diharapkan aktif memberikan bimbingan sehingga KPM-PKH bisa melakukan graduasi (mengundurkan diri dari penerima bantuan).

“Kita meminta para pendamping KPM-PKH tidak hanya terpaku dengan bantuan sosialnya saja, tetapi juga membuat program atau inovasi yang bisa membuat kemandirian. Harapan kita, KPM-PKH ke depannya harus bisa lepas dari bantuan pemerintah,” papar Irfendi sembari berharap para penerima bantuan sosial itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam meningkatkan produktifitas usaha perekonomian keluarga.

Pada bagian lain Irfendi juga mengajak para penerima PKH itu untuk tetap memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Sebab, dewasa ini tidak sedikit berita bohong yang bisa memecah persatuan beredar diberbagai media sosial.
“Jangan sampai masyarakat mudah terpengaruh oleh berbagai berita bohong yang mungkin saja disebarkan di berbagai media sosial. Untuk itu, semua informasi atau isu itu harus dicari dulu kebenarannya,” ingat Irfendi.

Sebelumnya tokoh masyarakat Pandam Gadang Khairul Afid dalam sambutannya senada mengajak masyarakat agar terus berinovasi dan lebih giat lagi dalam berusaha ekonomi. Tujuannya agar ke depan masyarakat Pandam Gadang semakin sejahtera.

“Kita terus mengajak masyarakat agar dapat menggunakan sebagian bantuan sosial yang diterimanya itu untuk modal usaha,” simpul Khairul Afid sembari mengapresiasi kekompakan ratusan penerima PKH di nagari tersebut.(rel/ul)

Selain lapak Pedagang Kaki lima (PKL) yang ditertibkan, atap atau kanopi warung milik pedagang yang sengaja menjorok ke trotoar tersebut juga dilakukan pembongkaran oleh petugas.
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, akhirnya mulai menata pedagang yang berada di sepanjang Jalan Kemayoran, Tunggul Hitam, Air Tawar Timur, Kecamatan  Padang Utara yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Koto Tangah. Kota Padang. Kamis (20/6/19).

Penataan yang dilakukan Petugas Penegak Perda Pemko Padang tersebut, bertujuan untuk mengembalikan  trotoar yang sudah dibangun Pemko padang tersebut bisa berfungsi kembali sebagaimana mestinya, bukan lagi digunakan oleh sekelompok orang untuk kepentingan perorangan atau pribadi.

"Sebelumnya trotoar sepanjang jalan ini sudah bagus, namun karena salah digunakan akhirnya trotoar kita mulai rusak, untuk mengembalikan fungsi trotoar semana mestinya, perlu kita lakukan ketegasan yang berdasarkan Perda 11 Tahun 2005," ucap Kasat Pol PP Al Amin.

Selain lapak Pedagang Kaki lima (PKL) yang ditertibkan, atap atau kanopi warung milik pedagang yang sengaja menjorok ke trotoar tersebut juga dilakukan pembongkaran oleh petugas.

"Penataan terhadap PKL kali ini, kita lakukan bersama dengan petugas gabungan TNI Polri, penertiban ini kita fokuskan kepada PKL yang melanggar serta sudah diberikan surat teguran dan surat perintah bongkar 1x24 jam, sepanjang Jalan Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah ini," imbuh Al Amin.

Lanjut Al Amin, sebelumnya, sebanyak 31 surat perintah bongkar sendiri telah dilayangkan petugas kepada PKL yang berada di kawasan tunggul hitam, namun sebagian dari PKL lah yang sudah melakukan pembongkaran sendiri, demi menegakkan aturan perundang-undang terpaksa petugas membantu dalam membongkarnya.

"Hari ini kita lakukan pembongkaran sebanyak 17 titik dan akan terus berlanjut esok hingga bersih," tambah Al Amin

Pembongkaran terhadap bangunan tersebut berdasarkan Perda 11 tahun 2005, tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Sebelum petugas melakukan pembongkaran, petugas sendiri telah menyelesaikan administrasi, seperti memberikan surat teguran kepada pelanggar.

"Selain dari PKL, juga dilakukan penataan terhadap tenda atau kanopi yang sudah menjorok ke trotoar, berdasarkan Perda 11 tahun 2005 harus kita bongkar, sebelum melakukan pembongkaran kita telah memberikan surat teguran pertama, kedua, dan ketiga lalu perintah bongkar, itu pun perintah bongkar nya telah kita lewatkan
1x24 jam," tambah Al Amin.

Al Amin berharap jangan ada lagi masyarakat yang memanfaatkan tortoar atau fasum untuk kepentingan pribadi.

"Seharusnya Fasum itu untuk kepentingan masyarakat umum bukan untuk kepentingan pribadi," harapannya.

Ilustrasi massa anggota FPI saat menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DKI Jakarta. [suara.com/Nur Ichsan]

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, hingga hari terakhir masa berlakunya izin ormas Front Pembela Islam atau FPI pada Kamis (20/6/2019) hari ini, belum juga ada pengajuan perpanjangan izin dari organisasi tersebut.

Diketahui, dari data yang ada, ormas FPI terdaftar dengan nomor Surat Keterangan Terdaftar (SKT) 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014, hanya mengantongi izin mulai 20 Juni 2014 hingga 20 Juni 2019.

"Sampai detik ini belum ada (perpanjangan izin FPI)," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamjs (20/6/2019).

Meski belum ada pengajuan perpanjangan izin, Tjahjo belum menjelaskan secara gamblang apakah ormas FPI termasuk ormas ilegal atau legal usai masa izinnya selesai hari ini.

"Tidak ada pengajuan, mungkin dianggap tidak penting mengajukan," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Soedarmo mengatakan tidak ada batas waktu Ormas untuk mengajukan SKT.

"Ya nggak apa-apa. Ini kan tergantung mereka. Kan mengajukan ini tak ada batasnya, sampai batas tertentu sampai masanya habis. Kita tunggu saja," kata Soedarmo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Tak hanya itu, Soedarmo menuturkan FPI boleh mengajukan perpanjangan izin meski lewat dari masa berlaku FPI pada 20 Juni 2019. Namun jika FPI tak mengajukan perpanjangan, FPI tak memiliki SKT.

"Boleh juga, boleh. Masalahnya di undang-undang itu enggak ada batas waktu kalau tanggal sekian, atau batas waktunya sekian, nah itu nggak ada.

 Kalau dia (FPI) memang belum mengajukan, berarti dia tak memiliki izin, gitu saja, tak punya SKT (Surat Keterangan Terdaftar)," ujarnya menjelaskan.

92 orang tewas di Bihar dilaporkan telah meninggal dunia di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda negara bagian itu dan sebagian besar wilayah India
IMPIANNEWS.COM

Sedikitnya 92 orang tewas di Bihar dilaporkan telah meninggal dunia di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda negara bagian itu dan sebagian besar wilayah India. Gelombang panas tersebut juga menyebabkan kekeringan dan ratusan kasus sengatan panas.

India telah mengalami gelombang panas yang parah sejak tiga pekan lalu dan curah hujan sebelum musim hujan di negara itu tercatat merupakan yang terendah dalam enam dekade terakhir. Gelombang panas kali ini ditetapkan sebagai yang terpanjang yang pernah tercatat.

Mayoritas kematian yang tercatat di Bihar sejak 15 Juni telah terjadi di Aurangabad, Gaya, dan Nawada, di mana suhu mencapai sekira 45 derajat Celcius. Sedikitnya 562 pasien telah dirawat di rumah sakit pemerintah karena sengatan panas, dan para pejabat khawatir jumlah kematian akan terus meningkat.

Jumlah korban sebenarnya tidak sepenuhnya diketahui karena beberapa kematian terkait panas tidak dapat dikonfirmasi secara resmi, di antaranya karena keputusan pihak keluarga.

"Keluarga mengambil mayat almarhum sebelum post-mortem," kata seorang pejabat pusat operasi darurat negara kepada Hindustan Times sebagaimana dilansir RT, Kamis (20/6/2019).

Pada Sabtu, 49 orang meninggal di Bihar dalam waktu 24 jam. Kepala Menteri Bihar Nitish Kumar mengumumkan bahwa keluarga para korban yang meninggal akan menerima kompensasi empat lakh (sekira Rp81 juta).

Orang-orang diberitahukan untuk tinggal di dalam rumah, dan sekolah-sekolah serta perguruan tinggi tetap tutup sampai Rabu. Pasar telah diperintahkan untuk ditutup antara jam 11 pagi dan jam 5 sore.

Wilayah Gaya dan Darbhanga telah mengaktifkan Pasal 144, yang melarang semua kegiatan publik pada siang hari.

Gelombang panas mempengaruhi hampir dua pertiga negara, dengan negara bagian barat Rajasthan mengalami suhu mencapai 50 derajat Celcius. Sementara itu Negara Bagian Maharashtra di barat India menderita kekeringan terburuk dalam 47 tahun terakhir.

Puluhan ribu orang di desa-desa yang dilanda kekeringan telah meninggalkan rumah mereka untuk mencari air.

Kebiasaan ini selalu dijaga Buya, Al Qur'an tetap ada sebab sebagian anak-anak di Kota Padang tahu, bila ada Wali Kota di Masjid atau Mushalla selalu bawa Al Qur'an sebagai hadiah 
IMPIANNEWS.COM (Padang)

Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP  disapa dengan panggilan, "Buya" sebuah panggilan menyejukan jiwa bagi umat, terutama umat diranah minangkabau.

Buya setiap lakukan kunjungan ke Masjid dan Mushalla selalu bawa Al Qur'an sebagai hadiah buat anak-anak yang menjawab setiap pertanyaan dilemparkan Buya, hadiahnya langsung dikasih Al Qur'an.

Kebiasaan ini selalu dijaga Buya, Al Qur'an tetap ada sebab sebagian anak-anak di Kota Padang tahu, bila ada Wali Kota di Masjid atau Mushalla selalu bawa Al Qur'an sebagai hadiah siapa yang dapat jawab pertanyaan.

Setiap Al Qur'an dikasih pada anak-anak yang hebat dan pemberani, Buya selalu katakan,  Pelajari dan pahami isi kandungan yang ada dalam Al Quran, dan jadikan Al Quran ini sebagai pedoman dan pegangan hidup, sehingga anak-anak hidup selamat dunia dan akhirat.

Pesan ini sering disampaikan Mahyeldi kepada generasi penerus bangsa di Kota Padang. bentengi dirimu dengan Al Quran. Kitab Al Quran  yang saya berikan jangan kamu siasiakan, tolong dibaca, dipelajari dan diamalkan.

Begitu perhatian dan tanggung jawabnya seorang pemimpin terhadap generasi penerus, sehingga Buya Mahyeldi memberikan Al Quran. Inilah harta yang paling berharga  saya berikan.

"Mempersiapkan generasi yang kuat merupakan sebuah keniscayaan agar suatu bangsa tetap eksis dan tidak mengalami keruntuhan", Sebut Wali Kota.

Walikota Padang H.Mahyeldi mengutip ayat Al Quran yang menyitir tentang pemuda dan perintah untuk mempersiapkan generasi yang kuat, beraklak mulia, jujur, kokoh dan dapat dipercayai..(tz).

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Hendri Septa melantik pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang periode 2019-2024 di Palanta Rumah Dinas Wali Kota jalan A. Yani No.11, Rabu (19/06/2019).

Dalam sambutannya, terutama sekali Wawako memberikan selamat atas dilantiknya sejumlah pengurus GOW Kota Padang untuk periode masa bakti lima tahun ke depan. "Sebagaimana GOW juga memiliki andil dalam membangun Kota Padang,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini penduduk Kota Padang berjumlah sekitar kurang lebih dari satu Juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang kian banyak tersebut, tentunya Kota Padang memiliki sekelumit permasalahan yang mesti diselesaikan. Diantara permasalahan yang dihadapi adalah kenakalan remaja, pergaulan bebas, LGBT, narkoba dan HIV/Aids serta lainnya.

“Oleh sebab itu GOW Kota Padang punya peranan yang sangat penting dalam menjaga akhlak dan pertumbuhan dari generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang tersebut. Tentunya ibu-ibu yang tergabung dalam GOW punya cara dan daya tarik tersendiri dalam mengatasi hal tersebut. Sehingga generasi muda kita dapat menjadi generasi berkualitas,” paparnya.

Lebih jauh Hendri Septa berharap kepengurusan wadah gabungan organisasi wanita itu untuk senantiasa berperan aktif mensukseskan program Pemerintah Kota Padang ke depan.

“Terima kasih kepada pengurus GOW Kota Padang yang lama, dan kepada pengurus yang baru dilantik hari ini mari kita jalankan program dan kegiatan dengan sebaik-baiknya,” tukas wawako mengakhiri.

Sementara itu, Genny Putrinda Ketua GOW Kota Padang yang baru dilantik periode masa bakti 2019-2024 menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan dan semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan.

“Muda-mudahan dengan bergabung saya dapat memberikan kontribusi dan warna baru bagi kemajuan GOW Kota Padang ke depan. Semuanya tentu berkat dukungan kerja sama dari sesama pengurus dan anggota,” ungkapnya.

Selanjutnya Genny pun juga menyampaikan harapannya kepada pengurus GOW setelah dilantik dapat menjalankan perannya dalam pengembangan potensi perempuan di Kota Padang.

‘’Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua GOW Kota Padang periode sebelumnya ibu Hj. Rosmawati atas perhatian dan dedikasi selama ini dalam mengurus GOW Kota Padang. Insya Allah saya beserta pengurus yang baru akan melanjutkan kinerja baik dari ibuk,” pungkasnya. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Keluarga besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang mengadakan acara halal bi halal di aula rumah sakit tersebut, Rabu (19/06/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Amasrul, Inspektur Kota Padang Corri Saidan, DPRD Kota Padang Osman Ayub, perwakilan BPJS, rumah sakit se-Kota Padang dan perwakilan SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Padang.

Pada halal bi halal tahun ini tema yang diangkat ‘Taburkan maaf, pererat silaturahim dan kebersamaan untuk meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien’. 

Halal bi halal ini sekaligus syukuran atas penilaian RSUD dr. Rasidin Padang yang meraih status terakreditasi paripurna berkat adanya penilaian komisi akreditasi rumah sakit sebagai badan akreditasi rumah sakit yang mendapat pengakuan dari International Society For Quality Health Care (ISQUE).   

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengapresiasi atas peraihan status terakreditasi paripurna yang telah peroleh dari badan akreditasi rumah sakit tersebut. Semoga ini dapat dipertahankan sehingga RSUD dr. Rasidin Padang akan lebih baik lagi.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana RSUD dr. Rasidin Padang, baik fisik bangunan, peralatan medis maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

“Walaupun rumas sakit daerah. Namun kita berharap pelayanan tetap berstandar nasional, sehingga nanti dapat menarik pasien dari daerah lain untuk berobat kesini,” jelasnya. 

Ia berharap, kepada karyawan agar lebih meningkatkan mutu layanan dan keselamatan bagi pasien-pasien. Sehingga dengan demikian RSUD dr. Rasidin Padang akan semakin diminati oleh masyarakat Kota Padang untuk berobat.

Sementara itu Direktur RSUD dr. Rasidin Padang  dr. Hj. Herlin Sridjani menjelaskan, dirinya percaya dengan memperkuat silaturahim lewat halal bi halal bisa meningkatkan kinerja karyawan. Kemudian maka akan berdampak positif dalam memberikan pelayanan kepada pasien nantinya.

Ia mengungkapkan,  kedatangan tim Surveior Kars Komisi Akreditasi Rumah sakit  beberapa waktu lalu telah memperoleh nilai yang sangat memuaskan sehingga meraih status terakreditasi paripurna.

“Kepada karyawan agar selalu memberikan masukan untuk kemajuan rumah sakit ini kedepan sehingga prestasi yang diraih ini dapat dipertahankan,” imbuhnya. 

Usai halal bi halal Wakil Wali Kota Padang didampingi Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, Anggota DPRD Kota  Padang bersama perwakilan rumah sakit se Kota Padang, BPJS dan perwakilan SKPD Kota Padang mengunjungi beberapa ruangan pasien di RSUD dr. Rasidin Padang. (th)

IMPIANNEWS.COM (Pasaman).

Saat membuka resmi manasik haji tingkat kecamatan di Rao (20/6), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Dedi Wandra mengingatkan adanya hak dan kewajiban jemaah haji.

Menurutnya ini penting bagi para calon-calon tamu Allah, mereka harus mengetahui dan memahami apa saja yang menjadi hak-hak serta kewajibannya. Salah satunya, jemaah haji memiliki hak untuk mendapatkan bimbingan manasik atau ilmu seputar perhajian dari pemerintah.

Kemudian, Dedi menerangkan adanya hak jemaah untuk mendapatkan pelayanan akomodasi dan transportasi juga kesehatan yang sekaligus itu menjadi kewajiban pemerintah terhadap jemaah haji.

Kakan menegaskan selain adanya hak juga kewajiban jemaah haji diantaranya mematuhi segala aturan maupun tata tertib penyelenggaraan ibadah haji, berkewajiban menjalankan ibadah setelah di tanah suci nantinya.

“Jemaah haji juga berkewajiban menjaga nama baik negara, bangsa dan daerahnya”,ucap Dedi mengingatkan.

Seterusnya, ia menjelaskan kewajiban bagi seorang dhuyufurrahman itu adalah mengenakan pakaian baju batik sebagai identitas nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Dedi yang pernah diamanahkan sebagai petugas kloter itu menjelaskan kewajiban jemaah haji lainnya yaitu melunasi biaya perjalanan ibadah haji dengan nilai yang telah ditentukan oleh negara untuk musim haji kali ini.

Kepala seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Edy Ridwan menerangkan pelaksanaan bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan telah dilangsungkan sejak kemarin 19 Juni hingga 26 Juni mendatang dengan memusatkan empat lokasi.

“Keempat lokasi dibuka resmi oleh Kakankemenag Pasaman”, ujarnya.

Informasinya, di lokasi pertama Kecamatan Lubuk Sikaping diikuti oleh jemaah calon haji asal Tigo Nagari, Simpang Alahan Mati, Bonjol serta Lubuk Sikaping.

Lokasi kedua di Panti yang diikuti oleh jemaah asal Dua Koto, Padang Gelugur dan Panti.

Lalu, Edy mengungkapkan lokasi manasik ketiga di Kecamatan Rao Selatan yang diikuti JCH asal daerah tersebut ditambah dari Mapat Tunggul Selatan. Sementara yang di lokasi keempat di Rao diikuti jemaah asal Rao Utara, Mapat Tunggul dan tuan rumah sendiri.

Harapan pejabat yang diamanahkan tahun ini sebagai petugas haji non kloter, melalui pelaksanaan bimbingan ini dapat melahirkan haji dan hajjah yang mandiri, berilmu, sukses dalam menunaikan ibadah dan kembali memperoleh kemabruran sebagaimana didambakan.(suf78)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Menjelang perebutan juara umum pada final MTQ Nasional ke-38 Provinsi Sumatera Barat di Kota Solok,  kafilah Kota Padang semakin memperkuat diri. Wakil  Walikota Padang Hendri Septa turun langsung memberikan motivasi kepada kafilah Kota Padang yang menginap di pemondokan Simpang VI Ambacang, Rabu (19/6/2019).

"Terus jaga semangat.  Tetap bulatkan tekad untuk mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih dari masa ke masa," kata Hendri Septa dalam wejangan singkatnya di pemondokan kafilah Kota Padang.

Wawako yang mendampingi Walikota Padang Mahyeldi sejak 13 Mei 2019 lalu itu, tetap optimis, gelar juara umum tetap jadi milik kafilah Padang. Meskioun demikian, dia juga mengakui ada penurunan perolehan nilai lantaran ketatnya persaingan dari tim daerah lain pada MTQ kali ini. Sampai saat ini baru 24 gelar juara satu yang direbut, dibandingkan sebelumnya, pada MTQ di Kota Pariaman, kafilah Padang merebut 35 juara 1.

"Meskipun perolehan nilai cenderung menurun, namun kita optimis juara umum. Qori dan qoriah kita sudah berupaya untuk yang terbaik," kata Hendri.

Ke depan, kata Hendri, tim perlu mengevaluasi kelemahan - kelemahan hari ini.  Strategi mulai dari masa pelatihan agar dirancang lebih matang.
"Kedepam perlu evaluasi dan pelatihan yang lebih ketat disamping penerapan strategi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Hendri Septa didampingi Sekda Amasrul, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arfian Amhar, Kepala Kantor Kementerian Agama Marjanis dan Kepala Bagian Kesra Jamilus, Camat Padang Timur Ances menyertai perjuangan qori dan qoriah dengan doa bersama. Selain itu, rombongan yang tiba di lokasi membawakan buah tangan berupa buah-buahan dan minuman serta makanan ringan bagi kafilah.  (ytd)



Presiden Cina Xi Jinping saat acara makan siang bersama dengan Presiden Donald Trump setelah pertemuan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, 1 Desember 2018. REUTERS/Kevin Lamarque

IMPIANNEWS.COM (Washington).

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan telah berbicara dengan Presiden Cina, Xi Jinping, lewat sambungan telepon.

Trump menyebut pembicaraan berlangsung positif. Kedua pemimpin bersepakat akan melakukan pertemuan yang diperpanjang pada pekan depan saat digelarnya pertemuan puncak G-20.

“Baru saja bicara lewat telepon dengan Presiden Xi dari Cina dan berlangsung bagus. Kami akan melakukan pertemuan yang diperpanjang pada pekan depan saat G-20 di Jepang. 

Tim perwakilan kami akan saling berbicara sebelum pertemuan kami dilakukan,” kata Trump dalam cuitan lewat akun Twitter @realdonaldtrump pada Selasa, 18 Juni 2019.

Mengenai ini, media Cina melaporkan Xi Jinping setuju untuk melakukan pertemuan dengan Trump. Dia menekankan sengketa ekonomi dan perdagangan harus diselesaikan lewat dialog.

“Kuncinya adalah mempertimbangkan kekhawatiran yang jelas dari masing-masing pihak,” kata Xi. “Kami juga berharap AS memperlakukan perusahaan Cina dengan adil.

 Saya setuju tim ekonomi dan perdagangan kedua negara akan melakukan komunikasi mengenai cara menyelesaikan perbedaan.”
Rencana pertemuan ini bisa menghindarkan Cina dari terkena kenaikan tarif berikutnya oleh pemerintahan Trump.

“Ini merupakan perkembangan yang positif,” kata Clete Willems, seorang negosiator perdagangan dari tim Trump. Menurut dia, pertemuan tingkat pimpinan pada G-20 di Argentina pada 2018 membantu memulai pembicaraan kedua negara.

Trump dan Xi diperkirakan juga akan membicarakan kelanjutan upaya perlucutan senjata nuklir Korea Utara. Sebelum pertemuan G-20 berlangsung, Xi bakal bertemu dengan Kim Jong Un di Pyongyang pada akhir pekan ini. Ini bakal menjadi kunjungan Presiden Cina pertama dalam 14 tahun.




Dinas PUPR melakukan pembangunan dan rehabilitasi trotoar di Kota Padang sepanjang 8.880,4 meter yang tersebar di sejumlah titik. 
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR melakukan pembangunan dan rehabilitasi trotoar di Kota Padang sepanjang 8.880,4 meter yang tersebar di sejumlah titik. 

Kabid SDA Dinas PUPR Kota Padang, Fadel mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi trotoar tersebut tersebar di 16 titik yang turut meningkatkan visi jangka panjang pengembangan kota menuju kelas internasional. 

"Pembangunan tersebut sebagai bentuk penunjang dalam mewujudkan masyarakat yang madani, unggul, serta berdaya saing tinggi yang menjadi prioritas pada tiga sektor yakni di kawasan pendidikan, perdagangan, dan pariwisata," jelasnya, Rabu (19/6/2019). 

Titik tempat dibangun dan direhabilitasinya trotoar yakni, depan SMA 1 Padang sepanjang 486 meter, jalan Beringin Raya sepanjang  100 meter, jalan Khatib Sulaiman sepanjang 1000 meter, jalan Gajah Mada 1050 meter, jalan Proklamasi dan jalan Ksatria 784,5 meter,  jalan Ahmad Dahlan 310 meter, jalan Agus Salim (Sawahan) 675 meter, jalan MH. Thamrin dan jalan Kp Nias 840 meter, jalan Veteran 883 meter, jalan Sutan Syahrir 665,7 meter, jalan Kis Mangunsarkoro 515 meter, jalan S. Parman 400 meter, jalan Proklamasi 411,7 meter, jalan Raya Siteba dan jalan Jamal Jamil 373,5 meter, jalan Andalas 220 meter, serta pembangunan trotoar (DAK Reguler) sepanjang 166 meter.(ch)


            Pembangunan gedung baru kantor Bupati 
Sijunjung, Sumatera Barat yang dikerjakan PT Bangun Kharisma Prima (PT BKP)  selaku pelaksana pekerjaan bernilai Rp43.791.700.000
IMPIANNEWS.COM (Sijunjung).

Pembangunan gedung baru kantor Bupati 
Sijunjung, Sumatera Barat yang dikerjakan PT Bangun Kharisma Prima (PT BKP)  selaku pelaksana pekerjaan bernilai Rp43.791.700.000 tersebut, hingga kini (Senin, 17/6/2019-red) proses pekerjaannya belum juga kunjung selesai. Tak ayal, proyek multiyears itupun menjadi sorotan sejumlah kalangan.

"Selain pihak kontraktor (PT BKP-red), PA, PPK dan pengawas proyek serta TP4D juga harus bertanggunungjawab dalam pengerjaan proyek multiyears tersebut. 

Masa iya, sudah empat kali diadendum pengerjaannya tak juga selesai-selesai,"ucap mantan anggota DPRD Sijunjung, Reza Velly Abidin Pangeran yang juga Ketua Dewan Penasehat Gapensi Sijunjung itu kepada awak media, Senin (17/6/2019) geram.

Disebutkan Reza, pembangunan kantor bupati tersebut menggunakan uang rakyat (APBD) Sijunjung. "Jika tidak segera diselesaikan yang rugi rakyat,"tandasnya.
Menurut sumber lainnya, Tim TP4D berdasarkan peraturannya mendampingi mulai dari nol persen (0%) sampai dengan pekerjaan 100%.

 "Jika ada yang menyimpang saat pendampingan, TP4D juga harus bertanggungjawab,"ujar sumber yang enggan disebutkan jatidirinya.

Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Ir Budi  Syafriman, kepada awak media mengakui, pada Kamis (13/6/2019) masa adendum  PT BKP sudah selesai. Meski begitu, pihak Pemkab Sijunjung masih memberikan toleransi dua pilihan.

"Pelaksana bisa saja menjalankan denda pekerjaan selama waktu 50 hari. Jika tidak, maka opsi terakhir mau tidak ma dilakukan pemutusan kontrak kerja. Tapi, kini mereka memilih opsi denda dan sekarang sudah kembali melaksanakan dan melanjutkan pekerjaanya,"jelas Ir Budi  Syafriman, kepada awak media, Senin (17/6/2019) yang dibalik telepon selularnya.

Disebutkan Budi, bobot pekerjaan yang dilaksanakan PT Bangun Kharisma Prima (PT BKP) itu sudah mencapai 76 persen. 

"Kalau pada April 2019 lalu pekerjaannya sudah mencapai 76 persen. Kini bobot pekerjaanya diperkirakan sudah mencapai sekitar 80 persen,"tambah Budi.

Terkait soal pengawasan TP4D, Kajari Sijunjung, M Rzal tak berhasil dihubungi awak media. Tapi, Kasi Intel Kejari Sijunjung, Dimas, juga tak menapik pengerjaan kantor bupati itu belum tuntas. 

"Maaf, saya lagi berada di Sawahlunto, nanti aja kalau sudah di kantor,"jawabnya singkat pada awak media, Senin (17/6/2019) dibalik telepon selularnya tanpa banyak komentar.

Pantauan awak media Selasa (11/6/2019) lalu, dilokasi pembangunan kantor bupati itu tak terlihat aktifitas pekerjaan. Namun  salah seorang pekerjaan berpakaian celana pendek mengaku aktifitas pekerja terhenti sebelum bulan ramadhan berakhir.

"Pekerja pada pulang kampung, ya..ngapain disini, lagi pula gaji pekerja banyak yang  belum digaji pak," keluh buruh bangunan itu minta identitasnya untuk tidak disebut.
Pihak manajemen PT Bangun Kharisma Prima (PT BKP) tak berhasil dihubungi. "Tak ada pihak manajemen disini pak, mereka juga ada pekerjaan di daerah lain,"tambahnya.

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin yang dihubungi awak media jelang lebaran juga tak menapik lambannya pelaksanaan pekerjaan pembangunan kantor bupati itu. "Ya, kita kan belum ada serahterima,"ucap bupati singkat.

Untuk diketahui, bahwa pembangunan kantor bupati yang tergolong megah di Propinsi Sumatera Barat itu berasal dari bantuan anggaran dana APBD Kabupaten Sijunjung tahun 2017, dengan mengunakan sistem anggaran multiyears.

Namun hingga kini pekerjaannya pun belum selesai. Padahal pekerjaannya berakhir pada pada Maret 2019. Karena tak kunjung selesai lalu kontrak pun diperpanjang hingga 13 Juni 2019. Lagi-lagi tak juga selasai meski sudah diadendum.

"Seharusnya kontrak adendumnya berakhir pada Kamis (13/6/2019-red),"ucap Kadis PUPR Sijunjung  Ir Budi Syafarman kala itu.

"Kok tibo perusahaan ketek nan mode itu langsung diputus kontrak. Cubo pulo lakukan terhadap perusahaan gadang nan mode itu," ujar sejumlah rekanan di Sijunjung kala itu angkat bicara. saptarius. (***)

IMPIANNEWS.COM (Kampar). 

Berbagai trobosan yang dilakukan Pemerintahan Pusat melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus dilema pungutan liar (pungli).

Penghapusan pungli yang diduga dilakukan oknum lembaga pendidikan mulai dari jenjang pendidikan dasar (SD) hingga menengah atas (SMA) tidak membuahkan hasil bagi masyarakat, masih tetap terjadi dimana-mana khususnya di Propinsi Riau sendiri.

Seperti halnya pada dunia pendidikan untuk jenjang pendidikan menengah atas (SMA) Negeri 1 Perhentian Raja Kabupaten Kampar, sebagaimana informasi dan data yang diperoleh reporte Media Indonesia Berita dari berbagai sumber.

“Kami selaku orang tua siswa di SMA Negeri 1 Perhentian Raja pada Desember 2018 lalu melalui Rapat Komite disekolah, telah dimintai dana sebesar Rp 503.000/siswa dengan alasan untuk pembelian Unit Komputer agar anak kami dapat melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasi Komputer).”  tutur Narasumber yang meminta namanya untuk tidak disebuti dan dilindungi namanya oleh awak media, Selasa (18/6/2019).

Saat dipertanyakan apakah dalam rapat dilaksanakan dihadiri seluruh wali murid ?, dan apakah ada wali murid membantah dan atau menolak pemungutan yang akan dilakukan dalam Rapat Komite yang telah dilaksanakan oleh pihak Komite?

“Setahu saya yang hadir dalam rapat tersebut, tidak seluruhmya terlihat hadir Pak hanya sekitar separuh orang tua murid dari kelas X sampai kelas XII. Dan perihal membantah dan atau menolak, saya sendiri tidak berani Pak, saya memikirkan anak saya yang masih sekolah disekolahan tersebut (SMA) Negeri 1, takut anak saya dikucilkan apalagi melaporkan ke Dinas Pendidikan pak.Namun untuk lebih jelasnya Bapak datang saja ke sekolah.” ungkap dan tutup narasumber sembari memberikan bukti kertas SPP dan 2 (dua) Kwitansi Pembayaran Komputer.

Masih dihari yang sama usai mendapatkan informasi dan data yang diberikan oleh narasumber awak mediapun bergegas menjumpai Mahsus Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Perhentian Raja.

“Setiap keperluan dan kebutuhan sekolah sudah kita konsultasikan dengan pihak Komite, yakni Suwasgi dan hal tersebut sudah kita laporkan kepada bapak Tarmizi Kacab Dinas Pendidikan Kab.Kampar secara lisan.” tutur Mahsus saat dikonfirmasi ruang tamu SMA Negeri 1 Perhentian Raja Kabupaten Kampar yang juga didamping Rismayeni Wakil Kesiswaan dan Agus Salim Kepala TU sekaligus Operator Sekolah.

Tarmizi Kacab Disdik Kabupaten Kampar via telp seluler pribadinya menuturkan bahwa itu ada dasarnya.

” Oh..gitu pak ya,dia ada dasarnya. Dasar pertama itukan untuk dan Bosda kita untuk SMA dan SMK tahun ini jauh turun, dari 1.200.000 menjadi 800.000 per anak didik pertahun. Kedua dasarnya berdasarkan Surat Edaran dari Kementrian, bahwa kepala sekolah boleh melakukan pungutan dengan catatan atas persetujuan seluruh orang tua wali murid berupa sumbangan, kemudian berdasarkan hasil pertemuan Forkom (Forum Komite) SMA/SMK Prov.Riau dengan pihak KPK dan juga hasil SGB Forum Komite dengan pihak Kejaksaan dan Kepolisian di Pekanbaru.” tutur Tarmizi saat dihubungi Indonesia Berita melalui telepon selulernya.

Selanjutnya Tarmizi mengatakan bahwa baru dengar ada pungutan uang komputer di SMA Negeri 1 Perhenrian Raja Kabupaten Kampar.

“Wah…waduh baru ini saya dengar adanya pungutan uang komputer di SMA Negeri 1 Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Saya sudah dua kali kena seperti ini nama saya dicatut-catut oleh Kepala Sekolah seperti saya Dikonfortir, tambah Tarmizi saat dihubungi melalui telepon selulernya...Bersambung (Ismail)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.