China Tarik Meliternya dari Lokasi Mematikan Versus India


IMPIANNEWS.COM (New Delhi).

Tentara China dilaporkan mulai membongkar tenda dan bangunan lain dari Lembah Galwan di Himalaya bagian barat yang menjadi sengketa dengan India. Di lokasi tersebut, tentara China dan India sebelumnya terlibat bentrokan berdarah.

Seperti dilansir AFP, Senin (6/7/2020), pergerakan terbaru tentara China itu dilaporkan oleh sejumlah sumber militer India pada awal pekan ini. Sumber tersebut menyatakan tentara China mulai menarik diri dari lokasi sengketa.

Ketegangan antara kedua negara semakin memuncak setelah bentrokan berdarah yang terjadi pada 15 Juni lalu di Lembah Galwan di Ladakh menewaskan 20 tentara India. China mengakui jatuhnya korban jiwa dari pihaknya, namun jumlahnya tidak diungkap ke publik.

Sejak bentrokan itu, kedua negara beberapa kali menggelar pembicaraan militer dan diplomatik dan sama-sama menyatakan keinginan untuk mencapai penyelesaian yang dirundingkan dengan adil.

Awal pekan ini, sumber militer India menuturkan kepada AFP bahwa Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), sebutan resmi untuk militer China, terpantau 'membongkar tenda dan bangunan-bangunan' dan terjadi 'pergerakan mundur' dari kendaraan-kendaraan militer mereka di Lembah Galwan.

"Penarikan keterlibatan dari PLA telah dimulai seperti disepakati dalam rapat Korps Komandan," ujar sumber militer India tersebut.

Sumber militer itu juga menyebut bahwa militer India 'sedang memverifikasi' seberapa jauh pasukan militer China telah menarik diri. Belum ada komentar soal pertanyaan apakah langkah menarik diri juga dilakukan oleh tentara India.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menuturkan kepada wartawan pada Senin (6/7) waktu setempat bahwa 'kemajuan positif... untuk menarik tentara garis depan dan meredakan situasi perbatasan.

"Kami harap pihak India akan bersama-sama dengan pihak China dalam menerapkan konsensus yang dicapai kedua pihak dengan tindakan-tindakan praktis," tandas Zhao.

Posting Komentar

0 Komentar