Viral, Kasus Aksi Bunuh Diri Secara Live di Akun TikTok

IMPIANNEWS.COM

Jakarta - Aksi nekat bunuh diri seorang beriniasial SS (29), secara live ditampilkannya di akun TikTok miliknya. Kamis, (2/9/21). Entah apa yang merasuki Pria (SS) yang dikenal dengan isi konten memberikan motivasi kepada orang lain ini, sehingga berani mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam kediamannya di Jalan Rusun Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pria tersebut ditemukan tewas dengan menggunakan seutas kain sprei yang diikatkan di salah satu beton yang ada dikediamannya, serta juga ditemukan minuman keras serta pil, kamis (2/9/2021).

Kompol Yusuf Suhadma menuturkan, aksi live bunuh diri ini untuk sementara waktu pelaku memang diduga murni telah malakukan aksinya, dan belum ditemukan indikasi adanya pembunuhan",ujar Kapolsek Jatinegara.

- Dugaan Pihak Keluarga Korban

Pihak keluarga korban mencurigai ada nya kejanggalan dari live TikTok tersebut, sehingga keluarga korban menaruh rasa curiga bahwa aksi tersebut belum dapat dikatakan murni bunuh diri.

Dilansir dari detik.com, rasa curiga pihak keluarga korban mengatakan tidak murni bunuh diri mencuat ketika korban melakukan live sebelum aksi bunuh diri.

"Jadi di live itu kan 4 jam tapi yang diposting oleh seseorang karena langsung dihapus sama seseorang itu bahkan akun TikTok itu dikeluarkan. Tapi yang disebar yang 15 detik di mana udah posisinya (korban) gantung," jelas Dosma.

Selanjutnya, Dosma mencurigai saat korban melakukan aksi tersebut dia tidak sendirian. Ini bukan murni bunuh diri, namun saya menduga ini merupakan pembunuhan berencana",Ujar Dosma.

Hal ini menguatkan dugaan Dosma, kejadian ini merupakan pembunuhan berencana saat dia mengetahui ada penggalan video kaki korban ditarik seseorang saat live korban menggantungkan diri",ujar Dosma.

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara juga mengatakan, "Kasus tersebut benar bahwa ada dugaan pembunuhan dalam peristiwa gantung diri, namun penyidik masih melakukan penyelidikan," AKP Tri Sambodo dalam keterangannya, Sabtu (18/9/2021).

Namun, Pihak Kepolisian saat ini belum menemukan adanya indikasi pembunuhan terhadap dalam peristiwa ini. Hal ini diungkapkan setelah melakukan penyelidikan dan autopsi pada jasad korban.

Kapolsek Jatinegara juga menuturkan,"Sejauh ini sudah kami periksa enam orang saksi, termasuk dari anggota keluarga dan teman korban. Kami belum menemukan ada yang mengarah ke sana (dibunuh). Minggu (19/9/2021),"ujar Kompol Yusuf Suhadma. (*)

Posting Komentar

0 Komentar