Desember 2019

IMPIANNEWS.COM
PAYAKUMBUH, --- Tidak dipungkiri bahwa puluhan pedagang benih ikan yang mengelar dagangannya di pasar Ibuah Payakumbuah setiap minggunya  berasal dari Nagari Mungo, Andaleh dan Bukik Sikumpa yang semuanya berada di Kecamatan Luak dan Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota belum punya kios permanen untuk memasarkan benih ikannya.

Akan tetapi, sampai kini lokasi sebagai pemasaran benih ikan masyarakat berada di Pasar Ibuah dalam kawasan Kota Payakumbuh yang digelar setiap hari Minggu. Namun, Kios untuk pemasarannya  belum tersedia secara permanen. Puluhan pedagang benih ikan hanya disediakan tempat sementara di pasar Ibuah Barat, dekat pinggiran Batang Agam.

“Kabupaten Limapuluh Kota hendaknya kedepan mempunyai pasar dan kios yang permanen dan modern untuk memasarkan benih ikan. Untuk mewujudkan ini, diharapkan kedepannya Dinas Perikanan diminta bisa membuat terobosan buat pengembangan pasar benih ikan di Kawasan Kabupaten Limapuluh Kota. Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani pembudaya ikan “ Ujar  Virmadona. S.Sos  Dt. Rajo Indoputo Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Limapuluh Kota  saat mengunjungi Pasar Ibuah - Payakumbuh dan bertemu dengan pedagang Benih Ikan Budi Hartono Asal Jorong Rageh Nagari Bukik Sikumpa,dan Masrus Ketua Kelompok Perikanan asal Nagari Andaleh, Minggu (15/12/2019). 

Lebih lanjut Virmadona.S.Sos Dt. Rajo Indoputo menyampaiakan “ Apabila Kabupaten Limapuluh Kota mempunyai kios dan tempat pemasaran benih ikan yang permanen dan modern tentu saja masyarakat pembudidaya ikan dari berbagai daerah, termasuk dari Provinsi Riau, yang biasanya banyak membeli benih ikan di Pasar Ibuh setiap minggunya bisa datang ke sentra kios penjual benih ikan kapan saja tidak menunggu hari Minggu . Dan Pemerintah dapat memungut retribusinya yang merupakan potensi untuk mendatangkan Pendapatan Asli Daerah yang sekarang ada tiga macam retribusi yang dibayar oleh masyarakat dalam menjalan operasinal menjual benih ikan di Pasar Ibuah“ Ungkap  Virmadona Dt.Rajo Indoputo  Politisi muda dari Partai Gerindra yang berasal dari Nagari Bukik Sikumpa.

Virmadona optimistis, Limapuluh Kota dapat  tampil menjadi penghasil benih ikan  Gurami, Nila dan Ikan Hias  terbaik di Sumatera Barat . Sebab, pembudidaya ikan di daerah ini terutama di Nagari Mungo,  Andaleh dan Bukik Sikumpa terbilang sudah berpengalaman dalam pembibitan dan budidaya ikan, serta memiliki potensi alam dan pengairan yang mendukung.

"Dari data lapangan , Kabupaten Limapuluh Kota adalah produsen bibit Ikan Gurame (Kaloi), Nila dan Ikan Hias. Saya minta Dinas Perikanan membuat inovasi untuk mewujudkan pengembangan usaha perikanan air tawar tersebut dan Komsi III akan mendukung hal itu demi kemajuan dan mensejahterakan masyarakat Limapuluh Kota kedepannya " . ungkap Virmadona yang terkenal sederhana dan disiplin serta berpikiran cerdas tersebut.

Ditambahakan “ Lokasi yang tepat untuk  membangun Pasar Benih Ikan Permanen tentu pada lokasi yang punya sumber pengairan yang bagus , seperti di Batang Tabik Nagari Sungai Kamuyang“ tukuk Virmadona saat ditanya wartawan.(014)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Di tengah pesatnya perkembangan era digital 4.0 saat ini, kita dihadapkan kepada beragam permasalahan sosial masyarakat. Adapun beberapa permasalahan sosial masyarakat tersebut antara lain, mulai lunturnya budaya ketimuran kita. Beranjak dari kondisi itu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang, Sumatera Barat.

Melahirkan sebuah  inovasi dengan mengadakan kegiatan Sosialisasi Seni Tradisional Tingkat Kelurahan Batang Arau bertempat di Sekretariat Bersama Kelurahan Batang Arau, Sabtu 14 Desember 2019. 

Ketua LPM Kel. Batang Arau
Aulia Rahman
Ketua LPM Kel. Batang Arau Aulia Rahman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini kami lakukan dalam rangka terkait meningkatkan kearifan lokal budaya Minangkabau dan menjaga warisan leluhur nenek moyang kita.

Sebagai sebuah kelurahan destinasi wisata di Kota Padang, sosialisasi ini penting kami lakukan karena insya Allah di awal tahun 2020 nanti bersama tokoh masyarakat dan pemuda, kegiatan pelestarian budaya randai dan gandang tasa akan menjadi ikon wisata baru di Kelurahan Batang Arau. 

Lebih lanjut beliau mengatakan, akan sia-sia pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dengan sokongan dana besar, tanpa ada kegiatan penunjang wisata lainnya.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, tokoh masyarakat dan pemuda Kelurahan Batang Arau, Lurah Batang Arau, Sekretaris Camat Padang  Selatan Maspeg, S.Ag, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Guswardi, Anggota DPRD Kota Padang Irawati Meuraksa dari Fraksi PAN.

Lurah Batang Arau Eka Saputra, S.Sos katakan sangat berterima kasih sekali atas inovasi yg dibuat oleh LPM Kel. Batang Arau. Setidaknya dengan adanya kegiatan seni tradisional ini, mampu untuk mengurangi tingkat kenakalan remaja dan anak-anak putus sekolah yang jumlahnya semakin banyak di Kelurahan. 

Sebuah kekhawatiran bagi kami pemerintah kelurahan ketika melihat para remaja dan anak-anak itu melakukan hal- hal yang negatif. Sekalipun kami tidak bisa meng zero kan, tapi kami berusaha untuk tidak bertambah, sebut Lurah

Anggota DPRD Kota Irawati Meuraksa dalam sambutannya mengatakan, akan siap bersinergi dengan semua konstituen yang berada di Daerah Pemilihan untuk melakukan pemerataan dan percepatan pembangunan baik fisik maupun mental. 

Adapun dengan kegiatan sosialisasi ini kami harapkan jangan hanya seremonial belaka, kami siap menjadi orang tua angkat dalam hal pembinaan generasi muda agar tercipta regenerasi yang lebih berkualitas, terjauh dari segala pengaruh narkoba, pergaulan bebas, dan segala bentuk kenakalan lainnya. 

Lewat dana pokok-pokok pikiran, kami siap untuk bersama-sama dengan LPM Batang Arau dan seluruh tokoh masyarakat yang ada disini, bersinergi agar ke depan Kelurahan Batang Arau ini mampu menjadi salah satu tujuan destinasi wisata yang ramah, humanis dan berkarakter di Kota Padang. (lpm)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Komit tegakan aturan 12 Orang wanita terjaring razia Satpol PP Padang pada Sabtu hingga minggu dini hari.(15/12).

Satpol PP Padang bersama SK4,  Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata.  mendatangi sejumlah lokasi tempat hiburan malam yang beroperasi tidak sesuai aturan dan ketentuan. 

Operasi ini dilakukan dalam rangka penegakan peraturan Daerah (Perda) yang di pimpin langsung oleh  Al Amin Kasat Pol PP Padang. 

Al Amin mengatakan,  Satpol PP komit dalam menegakan aturan dan peraturan itu semua dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Operasi ini rutin kita lakukan,  sehingga di harapkan kepada pelaku usaha hiburan malam,  Baik PUB, penginapan maupun Karaokean ataupun sejenisnya agar  tidak melangar aturan yang ada, terang Al Amin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penertiban kali ini kita mengamankan 12 orang wanita di sejumlah lokasi tempat hiburan,  mereka masih beraktifitas di disana padahal sudah waktunya tutup, selain itu  saat di lakukan pemeriksaan mereka juga tidak memilik Kartu Tanda pengenal, tambah Al amin.

Sedangkan kepada pemilik tempat hiburan malam,  sudah barang tentu kita rekomendasikan kepada dinas terkait untuk diberikan sanksi sesuai aturan, kapan perlu cabut izin usahanya. kita pasti tegas dalam menegakan Perda,  serta membasmi  dalam hal-hal yabg ber baur maksiat.

Kepada 12 Orang wanita  yang terjaring ini kita serahkan ke PPNS agar di proses sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.  (tb)

Oleh :
Heintje Mandagie, Ketua Umum SPRI

Setelah melewati proses yang cukup panjang dan melelahkan, Dewan Pers Indonesia atau DPI akhirnya resmi disahkan melalui keputusan Kongres Pers Indonesia 2019.  Kehadiran DPI telah membawa angin segar bagi insan pers tanah air yang berada di luar konstituen Dewan Pers.

Reaksi keras Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo atas kehadiran DPI sungguh di luar dugaan. Keberadaan DPI rupanya begitu diperhitungkan oleh Dewan Pers sehingga langsung membuat pernyataan pers yang kemudian diberitakan secara sepihak oleh jaringan media konstituen Dewan Pers tanpa ada perimbangan berita atau cover both side. 

Yosep mengancam akan melayangkan somasi terhadap DPI. Selain itu, ada upaya hukum lain yang akan diambil oleh pihak Dewan Pers.

Tanpa disadari reaksi keras Ketua Dewan Pers ini sebetulnya telah memberi penghargaan yang luar biasa atas hasil kerja yang dicapai ribuan wartawan dan pimpinan media yang berada di luar konstituen Dewan Pers. Betapa tidak, Yosep dengan beraninya membuat pernyataan yang mengagetkan semua pihak. 

Pembentukan DPI dituding adalah upaya kejahatan berupa pengangkangan terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sikap itu membuat publik jadi tahu betapa arogannya Dewan Pers dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Tadinya kita berpikir bahwa Dewan Pers tidak akan menggubris terbentuknya DPI karena selama ini kerap menggembar-gemborkan di berbagai media mainstream bahwa organisasi-organisasi pers yang berada di Sekber Pers Indonesia adalah bukan konstituen Dewan Pers. 

Seolah-olah pergerakan Sekber dan ribuan wartawan di daerah tidaklah penting bagi Dewan Pers. Dan ketika ditanggapi berlebihan justeru berdampak positif bagi DPI karena makin viral di mana-manna kelahiran DPI termasuk ke telinga elit politik. Yosep perlu mendapat jempol kali ini.

Yosef mungkin tidak mengerti dan mengetahui sejarah bahwa ada beberapa organisasi pers yang ada di Sekber adalah Konstituen Dewan Pers yang ikut mendirikan kembali Dewan Pers pada saat dibubarkan dan terbitnya Undang-Undang Pers yang baru pada tahun 1999.

Serikat Pers Republik Indonesia dan Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia adalah contoh dua organisasi pers, dari sekian puluh organisasi pers, ketika itu yang ikut membidani pembentukan Dewan Pers pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2000. Sepertinya Yosep perlu membuka dokumen yang ada di Dewan Pers pasca berlakunya UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 

Ada puluhan organisasi pers yang tercatat menjadi konstituen Dewan Pers dan tercantum pada website resmi Dewan Pers selama bertahun-tahun. Namun di era Bagir Manan menjadi Ketua Dewan Pers, nama-nama organisasi pers tersebut menghilang.

Pengurus Dewan Pers yang ada sekarang juga lupa bahwa pada 14 Maret 2006 terdapat 29 Ketua Umum organisasi-organisasi wartawan dan perusahaan pers membuat kesepakatan Penguatan Peran Dewan Pers melalui keputusan Sidang Pleno II Lokakarya V yang dihadiri 29 Organisasi dan Dewan Pers.

Aneh bin ajaib, hampir seluruh organisasi pers yang ikut membidanani berdirinya Dewan Pers dan ikut memberi penguatan terhadap Dewan Pers tersebut kini tidak diakui lagi sebagai konstituen Dewan Pers. Padahal, Dewan Pers munggunakan keputusan Penguatan Peran Dewan Pers dari organiasi-organisasi tersebut untuk mendapatkan legitimasi.

Sejarah mencatat, Keputusan Penguatan Peran Dewan Pers tersebut justeru dipakai sebagai senjata Dewan Pers untuk menghilangkan hak-hak konstitusi organisasi-organisasi pers tersebut untuk tetap menjadi bagian dari konstituen Dewan Pers.

Sekarang ini pengingkaran dan penolakan yang dilakukan Dewan Pers terhadap perusahaan-perusahaan pers dan organisasi-organisasi wartawan yang berbadan hukum telah disikapi secara bijaksana dan konstitusional melalui pembentukan Dewan Pers Indonesia sebagai jawaban atas penolakan tersebut.

Kita perlu bercermin pada fakta ini bahwa tidak ada satu orang atau satu lembaga manapun di negeri ini yang berani atau tega menghina dan melecehkan profesi tukang jual bakso, tukang jual ikan, dan pedagang kaki lima- yang meski kerap dijumpai berjualan di tempat yang salah- dengan sebutan abal-abal. 

Pemerintah malahan dengan begitu intens berupaya menyediakan lokasi berdagang dan dukungan pembiayaan modal bagi para pedagang atau pelaku UKM tersebut. Namun, apa bedanya dengan profesi wartawan yang disandang oleh wartawan media online di luar konstituen Dewan Pers.

Wajarkah di negeri yang beradab ini warga negara yang memilih berprofesi sebagai wartawan, dikatakan abal-abal oleh sebuah Lembaga bernama Dewan Pers. 

Adakah anak bangsa di negeri yang merdeka ini boleh dihina dengan sebutan abal-abal tanpa memberi solusi ?

Pada akhirnya kita wartawan, media, dan seluruh organisasi pers yang berada di luar konstituen Dewan Pers perlu bertanya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Ir H. Joko Widodo selaku Kepala Pemerintahan, Ketua DPR RI Bambang Susatyo, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan Ketua Mahkamah Agung RI Hatta Ali, SH, apakah itu upaya kejahatan dan pengangkangan terhadap UU Pers jika kita (organisasi-organisasi pers yang berbadan hukum) membentuk Dewan Pers Indonesia karena tidak diakui Dewan Pers ? Undang-Undang Pers pasal berapa yang menyebutkan Dewan Pers sebagai lembaga tunggal ?
Perlu diketahui Kongres Pers Indonesia telah menghasilkan sejumlah rekomendasi diantaranya :

1. Kongres Pers Indonesia 2019 adalah merupakan tindak-lanjut dari hasil pelaksanaan Musyawarah Besar Pers 2018 yang dihadiri oleh sekitar 3000 wartawan dan pimpinan media dari seluruh Indonesia di Gedung Sasono Adiguno Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, 18 Desember 2018.m

2. Bahwa terdapat 43.000 Perusahaan Pers berskala kecil masuk dalam kelompok Usaha Kecil dan Menengah atau UKM dan ratusan ribu wartawan berada di luar konstituen Dewan Pers.

3. Bahwa puluhan ribu UKM Media dan ratusan ribu wartawan (bukan konstituen Dewan Pers) tidak terlayani proses verifikasi dan sertifikasi kompetensi yang kini terancam dibredel dan dikriminalisasi oleh Dewan Pers.

4. Bahwa 12 organisasi pers berbadan hukum yang bergabung di Sekretariat Bersama Pers Indonesia bersepakat menghimpun dan mewadahi 43.000 UKM Media dan ratusan ribu wartawan tersebut dalam rumah Dewan Pers Indonesia.

5. Bahwa keberadaan media on-line yang belum diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers  berlu diberi payung hukum melalui lembaga Dewan Pers Indonesia.

6. Bahwa Dewan Pers Indonesia perlu dibentuk untuk memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam :

-mengimplementasi peraturan organisasi tentang Keanggotaan dan Sertifikasi Kompetensi, dan Verifikasi dan Sertifikasi Perusahaan Pers yang ditetapkan dalam Kongres Pers Indonesia 2019.

-memverifikasi 43.000 perusahaan pers yang berada di luar konstituen Dewan Pers.

-memfasilitasi 43.000 perusahaan pers mendapatkan belanja iklan nasional dari total 150 Triliun Rupiah setiap tahun.

-melayani ratusan ribu wartawan lokal di luar konstituen Dewan Pers mengikuti proses sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi berlisensi resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi bukan dari LSP yang ditunjuk oleh Dewan Pers.

-melayani masyarakat di daerah malapor atau mengadu terkait pemberitaan pers melalui Dewan Pers Indonesia Perwakilan Provinsi, sehingga laporan atau aduan masyarakat tidak perlu lagi jau-jauh ke Dewan Pers di Jakarta atau ke kantor polisi untuk penyelesaian sengketa pers.

7. Bahwa dibentuknya Dewan Pers Indonesia sebagai lembaga yang independen adalah bagian dari implementasi pasal 15 Ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dimana Undang-Undang tersebut  tidak mengamanatkan wadah tunggal Dewan Pers, serta memberi hak konstitusi kepada organisasi-organisasi pers memilih Anggota Dewan Pers yang independen

8. Bahwa Anggota Dewan Pers Indonesia yang terpilih berdasarkan hasil Kongres Pers Indonesia 2019 perlu ditindak-lanjuti sesuai Pasal 15 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.  

Rekomendasi ini nantinya akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia untuk dikaji dan semoga disetujui. Sekarang ini nasib puluhan ribu media dan ratusan ribu wartawan dan pimpinan media bergantung pada keputusan presiden.

 Mari kita tunggu kebijaksanaan apa yang akan diambil Presiden menyikapi rekomendasi yang akan kita serahkan ke Presiden sesegera mungkin.

Yang pasti di akhir tulisan ini perlu ditegaskan kembali bahwa kehadiran Dewan Pers Indonesia adalah jawaban untuk melawan tirani Dewan Pers.

Penulis adalah : Sekretaris Sekber Pers Indonesia dan Ketua Umum DPP SPRI




IMPIANNEWS.COM (Padang).

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa secara resmi membuka Pesta Rakyat Simpedes (PRS) BRI Kantor Cabang Padang Tahun 2019  yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang, Sabtu, (14/12/2019). 

Dalam momen kemeriahan menyambut HUT ke-124 BRI itu, Wawako Hendri mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi atas digelarnya Pesta Rakyat BRI Simpedes itu. "Semoga kegiatan ini menjadikan BRI semakin dicintai masyarakat dan dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Kota Padang khususnya bagi nasabah BRI," terangnya.

Selanjutnya, Wawako muda itu juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kontribusi BRI selama ini melalui program-programnya. Program tersebut tentunya sangat selaras dalam mendukung dan mewujudkan pembangunan di kota bengkuang ini.

"Kami menyadari bahwa untuk membangun Kota Padang tidak hanya bisa dilakukan pemerintah saja, namun butuh dukungan dari seluruh pihak terutama dari BRI melalui program CSR," ujar Wawako.

Dikesempatan tersebut, Wawako juga mengimbau untuk menjaga kebersihan dan tidak membuat sampah disembarang tempat selama kegiatan berlangsung. "Semoga ini menjadi wadah bagi warga Kota Padang untuk memperkuat hubungan silaturahim antar sesama," paparnya mengakhiri. (Mul).

Bangkitkan Jiwa Patriotisme & Cinta Tanah Air

PERINGATAN HARI BELA NEGARA KE-71  (19 Desember 2019)

1. Napak Tilas Bela Negara; Monumen PDRI Koto Tinggi Kab. 50 Kota - Tugu PDRI Bidar Alam Kab. Solok Selatan, 16-18 Desember 2019

2. Upacara Bela Negara 19 Desember 2019 di GOR H. Agus Salim

3. Seminar Bela Negara di STKIP PGRI Padang 20 Desember 2019

INDONESIA #SaatnyaBelaNegara

IMPIANNEWS.COM.(Padang).

Dinas Sosial Kota Padang berharap agar program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang dijalankan Karang Taruna, terus menjadi solusi bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kota Padang.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Padang, Adriati, Sabtu, 14/12/2019
saat menghadiri pelantikan Ketua Karang Taruna Lubuk Kilangan (Luki) periode 2019-2024, Sabtu, 14 Desember 2019.

Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Semen Padang, pelantikan tersebut juga dihadiri perwakilan Muspika, Lurah, dan anggota DPRD Padang, Miswar Jambak dan Edmon, bundo kandung dan LPM se-Luki.

Kemudian dari Karang Taruna Kota Padang, hadir Wakil Ketua I Hendratmo, dan perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan (OKP) seperti Pemuda Panca Marga, dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Luki.

Lebih lanjut Indriti menyebut bahwa selain program UEP sebagai soslusi bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial, kader Karang Taruna diharapkan juga dapat memaksimalkan 26 tugas pokok lainnya.

Diantaranya, sebut Indriati, yaitu masalah kesejahteraan sosial seperti fakir miskin, pengangguran, pendampinangan terhadap anak-anak yang telibat hukum, baik sebagai pelaku maupun korban.

"Karang Taruna merupakan mitra Dinas Sosial dan menjadi ujung tombak bagi Dinas Sosial dalam masalah kesejahteraan sosial. Dan diharapkan, Ketua Karang Taruna Luki yang baru dapat memaksimalkan tugas pokok tersebut," ujarnya.

Camat Luki yang diwakili Kasi Tata Pemerintahan Yandri, juga mengatakan bahwa Karang Taruna sebagai tenaga penggerak pembangunan sosial, memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat.

Untuk itu diharapkan agar Karang Taruna, dapat meningkatkan segala potensi dan peran sertanya melalui koordinasi, kalaborasi, komunikasi, serta bekerjasama dan berainergi dengan seluruh OKP di Luki.

"Semoga melalui pelantikan Ketua Karang Taruna Luki periode 2019-2024, keberadaan Karang Taruna terus menjadi manfaat bagi Kecamatan Luki, terutama pada pembentukan jiwa sosial dalam meningkatkan pembangunan menuju kesejahteraan sosial masyarakat," katanya.

Ketua Karang Taruna Luki Zalvenus mengatakan bahwa pihaknya, akan memaksimalkan tugas pokok Karang Taruna dan siap untuk terus menjadi mitra Pemerintah Kecamatan Luki dalam pembangunan kesejahteraan sosial.

Di samping itu, katanya melanjutkan, Karang Taruna didirikan juga dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja dalam berbagai bidang. Selain sosia dan ekonomi, juga ada bidang olahraga, keterampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian.

"Kita ingat sejarah pernah mengajarkan kepada kita bahwa selaku pemuda, kita harus memiliki semangat juang yang tinggi bagi pembangunan masa depan bangsa dan Nagari. Pemuda hari ini adalah pemimpin di hari esok," katanya.

Dengan demikin, katanya melanjutkan, tentunya pemuda-pemudi Karang Taruna Luki harus menghindari lima kelemahan, yakni lemah harta, lemah fisik, lemah ilmu, lemah semangat hidup dan yang sangat ditakutkan adalah lemah akhlak.

Jika lima kelemahan ini melekat pada pemuda yang ada di dalan wadah Karang Taruna Luki ini, tentunya kiprak Karang Taruna Luki menjadi pelopor pembangunan akan terhambat, melainkan bisa menjadi penghancur pembangunan masa depan bangsa.

"Tapi kami yakin, Insya Allah kami Karang Taruna bukanlah orang yang termasuk kelimanya. Di bawah panji Karang Taruna, kami semua punya semangat hidup yang tinggi dan berakhlak. Dan kami siap untuk mewujudkan pemuda-pemudi yang agresif, inovatif, dan produktif," pungkasnya.

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang kembali menggelar Festival Sitinurbaya Selaju Sampan Badusanak Tahun 2019 untuk ke-6 kalinya yang diadakan di kawasan Batang Arau, Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang Sumatera Barat, Sabtu (14/12/2019). 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Arfian mengatakan, festival tersebut diikuti oleh 32 tim, 30 tim berasal dari Kota Padang dan dua tim lainnya dari Kepulauan Mentawai.

“Lomba selaju sampan dayung tradisional merupakan evant terakhir di tahun 2019, sebagai rangkaian evant kalender tahunan Pemko Padang,” ungkap mantan Camat terbaik se Sumbar itu. 

Ia menambahkan, evant ini bertujuan untuk terciptanya pelestarian seni budaya lokal yang masih tumbuh dan berkembang ditengah-tengah masyarakat sekaligus sebagai pelestarian permainan anak nagari Kota Padang.

“Melalui evant ini juga kita harapkan dapat menunjang sektor kepariwisataan terutama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Lomba ini akan kita adakan selama dua hari, yang telah dimulai hari ini dan dilanjutkan besok hari untuk mendapatkan juara I, II,III dan IV,” paparnya mengakhiri. 

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menilai selaju sampan merupakan bagian dari permainan anak nagari sekaligus bentuk kearifan budaya lokal yang wajib dilestarikan.

“Kita lihat akhir-akhir ini destinasiwisata sudah mulai beralih kewisata budaya. Ini mejadi kesempatan bagi Kota Padang untuk melestariskan budaya lokal sebagaimana kita punya budaya yang beragam,” jelasnya sewaktu membuka kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, selaju sampan sebagai sebuah olahraga tradisional merupakan warisan dari ninik terdahulu yang sangat bersentuhan langsung dengan budaya tradisional. “Selama perlombaan berlangsung diharapakan dapat melihatkan semangat juang dan menjaga sportifitas.  Selain itu dengan dimulainya lomba selaju sampan ini dapat menjadi pemersatu bangsa,” paparnya mengakhiri. 

Ia berharap, kepada generasi muda Kota Padang teruslah berkarya dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki. “Pertahankan budaya tradisional yang kita miliki dan teruslah berbuat yang terbaik untuk kemajuan Kota Padang,” pesannya.  

Evant yang juga bertajuk Festival Selaju Sampan/Dayung Sampan Tradisional Tingkat Sumbar Tahun 2019 ini juga dihadiri, Dinas Pariwisata  Sumbar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Guswardi, Anggota DPRD Kota Padang Irawati Meuraksa, Camat Padang Selatan Fuji Astomi, Ketua Darmawanita Kota Padang Ny. Eti Amasrul dan unsur Forkopimka setempat. (th).

IMPIANNEWS.COM
"Payakumbuh Fair Ramai, Wawako Erwin Yunaz Ikut Nikmati Kemeriahan Bersama Warga"

Payakumbuh, --- Orang nomor dua di Kota Payakumbuh Erwin Yunaz hadir dalam malam hiburan Payakumbuh Bagodang di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah, Sabtu (14/12/2019) malam.

Meriahnya iven tahunan Ulang Tahun Kota Payakumbuh itu ditandai dengan bajibun (ramai) masyarakat hingga penuh sesak datang menikmati berbagai hiburan yang disediakan pemko Payakumbuh, mulai dari musik, jajanan, promosi UKM, hingga atraksi-atraksi lainnya yang disediakan panitia acara.

Didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda dan Kadisnakerin Wal Asri, Wawako Erwin Yunaz mengunjungi stand-stand UKM yang mempromosikan produk unggulannya, disamping itu wawako juga takjub dengan antusias masyarakat yang turut merasakan kebahagiaan di hari jadi Payakumbuh ke 49 itu.

"Luar biasa pelaku UKM kita, semangat mereka mempromosikan produknya sangat luar biasa, inilah bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat, semoga kedepan UKM kita semakin maju lagi, momen seperti ini dapat dimanfaatkan untuk show off produknya juga, apalagi dengan pengunjung yang ramai seperti ini," kata Erwin.

Dihadapan ratusan pasang mata masyarakat tercinta, Erwin Yunaz bersama Sekda Rida menyumbangkan suara emas mereka di atas panggung untuk akustikan yang konsepnya sama seperti di cafe, agar mengikuti era yang kekinian. Panggung untuk akustik ini posisinya sama di stand kuliner, jadi warga bisa makan sambil menikmati akustikan.

Walikota Riza Falepi dan Erwin Yunaz juga mengapresiasi seluruh pihak yang sudah ikut mensukseskan Payakumbuh Fair dan terlaksana dengan aman dan nyaman, pengamanan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan seluruh stakeholder terkait juga memberi kontribusi besar bagi pelaksanaan iven ini.

"Payakumbuh Bagodang adalah milik kita semua warga Payakumbuh, selamat ulang tahun Kota Payakumbuh ke 49, semoga semakin maju dan sejahtera," ujar Erwin. (rel/014)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz buka pelatihan Dan pendampingan SAKIP Kota Payakumbuh yang dibidangi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Payakumbuh. Pertemuan berlangsung di aula lantai 2 kantor Bappeda Kota Payakumbuh, Jumat (13/12/2019).

Pelatihan yang berlangsung sehari penuh tersebut menghadirkan narasumber dari Yogyakarta. Narasumber yang diundang merupakan kepala seksi aplikasi layanan publik di Dinas komunikasi Dan informatika (Diskominfo) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Dr. Sayuri Egaravanda, S. Kom, M. Eng.

Dalam pelatihan ini turut dihadiri oleh seluruh pejabat dari OPD Kota Payakumbuh tanpa terkecuali. 

Di depan seluruh pejabat yang mengikuti pelatihan tersebut Erwin mengingatkan betapa pentingnya SAKIP terutama di kalangan masyarakat Payakumbuh. Ia menilai jika pelayanan bersih dan transparan, maka masyarakat akan semakin percaya kepada pemerintah.

“Jadi jangan anggap pelatihan ini main-main,” jelas Erwin.

Erwin menambahkan dengan adanya E-SAKIP masyarakat Payakumbuh bisa mengamati sekaligus memantau jalannya pemerintahan secara langsung. Harapannya adalah masyarakat semakin percaya kepada pemerintahan.

Selain itu untuk target tahun ini Erwin mengharapkan kenaikan nilai dari E-Sakip Kota Payakumbuh. Yakni dari BB+ menuju predikat A

“Semoga bisa untuk naik kesana tahun ini, Dan karna itu kita undang langsung narasumber yang daerah nya telah mencapai SAKIP A selama empat tahun berturut-turut Dan pada tahun kemaren daerah Yogyakarta ini telah mencapai nilai SAKIP tertinggi, yakni AA”, tandas Erwin.

Sementara itu, Kasi aplikasi layanan Publik Diskominfo Provinsi Yogyakarta Sayuri Egaravanda menambahkan tujuan terkait diadakannya pelatihan penggunaan SAKIP ini. 

Menurut pihaknya, kegiatan ini dilaksanakan dengan niat untuk mencapai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang lebih baik lagi.

Pelatihan ini sendiri dijadwalkan berdurasi selama jam kerja sehari penuh dengan berbagai pelajaran muatan lokal serta pengetahuan umum mengenai SAKIP.

“Harapan kita nantinya masyarakat bisa mengetahui pemerintahannya itu seperti apa dan apa saja yang dilakukannya,” ungkap Sari sapaan akrab orang yang ikut berperan aktif dalam pengembangan dan Kemajuan smart city Provinsi D. I Yogyakarta.

Untuk narasumber, Bappeda Kota Payakumbuh tidak hanya mendatangkan seorang saja, selain Sayuri Egaravanda dari Diskominfo, ada juga Muh Taufiq Arahman, SIP, M. PA dari Bappeda D. I Yogyakarta yang turut berbagi pengalaman dalam proses D. I Yogyakarta mendapatkan SAKIP AA.

Lebih lanjut, Rida Ananda selaku Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Dirinya beralasan jika kegiatan ini merupakan langkah tepat dan cepat yang diambil oleh Kota Payakumbuh. 

Mengingat semua daerah mulai berlomba untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas birokrasinya masing-masing.

“SAKIP ini dapat menjadikan penyelenggaraan negara yg bersih dan bebas dari KKN, terwujud perencanaan pembangunan yg terintegrasi,” tandas Rida.

Dilain kesempatan, Ifon Satria Chan selaku kepala badan perencanaan pembangunan Kota Payakumbuh turut menyampaikan harapannya terkait kegiatan pembibingan SAKIP.

“Materi yang dipaparkan oleh narasumber ini nantinya bisa meninspirasi OPD kota Payakumbuh, sehingga ASN kota Payakumbuh bisa bekerja dengan lebih kreatif Dan inovatif lagi”, harap Ifon.

Kepala Bappeda tersebut juga menambahkan jika  untuk dokumen yang sudah disusun oleh seluruh OPD, harus bisa terjamin konsistensinya di saat pelaksanaan sampai ke evaluasi berlangsung.

“Dan kita harus tau juga atas Apa trik trik Yang sudah dilakukan Provinsi Yogyakarta sehingga bisa mendapatkan nilai SAKIP AA dan Hal ini juga harus bisa diterapkan di kota Payakumbuh”, pungkasnya.(014)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz membuka bimbingan teknis pelaksanaan SAKIP dan Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Sabtu (14/12/2019)

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten III Amriul Dt Karayiang, Inspektur Kota Payakumbuh Andri Warman, serta narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepala dan Sekretaris OPD di lingkungan pemerintahan kota Payakumbuh dan para peserta.

Penilaian mandiri pelaksanaan reformasi dan birokrasi merupakan instrument penilaian kemajuan pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang dilakukan secara mandiri oleh Kementrian, lembaga ataupun instansi pemerintah daerah pada tingkat pusat dan daerah.

"Tujuan dilaksanakannya reformasi dan birokrasi pada seluruh kementrian, lembaga maupun instansi pemerintah pada tingkat pusat dan daerah adalah untuk mewujudkan emerintah yang bersih, akuntabel, berkinerja yang tinggi, mewujudkan pemerintah yang efektif dan efisien serta mewujudkan pelayanan publik yang baik dan berkualitas," kata Erwin Yunaz.

"Dalam bimtek ini semoga kita dapat menyerap dengan baik dan dapat menerapkan di SKPD masing-masing, lita semua berharap apa yang kita cita-citakan ke depan yaitu SAKIP Kota Payakumbuh bernilai A tahun 2019 dapat dicapai, dengan penerapan kinerja yang lebih baik di lingkungan Pemerintah di Kota Payakumbuh," tambah Erwin Yunaz.

Sementara Inspektur Andri Warman mengatakan tujuan dari kegiatan ini penilaian mandiri reformasi dan birokrasi ini salah satu dari penilaian SAKIP. Kegiatan SAKIP ini adalah tindak lanjut dari Kemenpan RB terhadap penilaan SAKIP Kota Payakumbuh, jadi salah satu evaluasi meningkatkan hasil penilaan dari evaluator terhadap SAKIP Kota Payakumbuh.

"Tahun lalu kita sudah mrlakukan penilaian mandiri PNRB kita, kalau kita nilai lebih kurang 80. Setelah di evaluasi dan di nilai oleh Kemenpan nilai kita adalah 61," kata Andri

"Dengan adanya Bimtek ini akan meningkatkan lagi agar kita bisa bertanggung jawab dalam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk bisa memenuhi dengan sempurna dan akurat," pungkas Andri. (rel/014)

Oleh : Riza Falepi (Walikota Payakumbuh)
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Memenuhi amanat Undang Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik, selaku kepala daerah kami terpacu untuk turut mendirikan Mal Pelayanan Publik yang representatif di kota yang kami pimpin yaitu Kota Payakumbuh. 

Tidak harus menjadi yang pertama, bagi kami MPP yang didirikan betul betul merepresentasikan suasana mal yang eklusif layaknya mal-mal di Kota besar, dimana suasana didalamnya sejuk, rapi, indah dan nyaman. Karena dilabeli dengan nama Mal, maka MPP haruslah membawa nama baik mal itu sendiri dengan karakteristik yang kami sampaikan diatas.

Dalam rangka memenuhi tujuan pembentukan MPP yaitu untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, maka kami pun mendirikannya di jantung pemerintahan Kota Payakumbuh, tepatnya di Gedung Balaikota Payakumbuh itu sendiri.

Karena tuntutan mudah diakses, maka kamipun menetapkan lantai dasar gedung balaikota sebagai lokasi MPP Kota Payakumbuh, sehingga makin mempermudah warga berurusan. Disamping balaikota terletak di pusat kota, MPP nyapun di lantai satu balaikota. Sehingga sangat memudahkan warga Payakumbuh dan sekitarnya untuk menikmati layanan.

Konsep MPP sangatlah luar biasa. MPP mengintegrasikan semua jenis layanan publik dalam satu gedung pelayanan (one stop public service). Masyarakat tidak perlu direpotkan ketika mengurus sejumlah layanan publik. Di MPP semua tersedia, tinggal pindah konter saja untuk mengurus layanan berbeda, karena memang MPP diadakan untuk memberikan pelayan cepat, mudah dan nyaman kepada masyarakat.

Bersama Wakil Walikota Erwin Yunaz, kami menghendaki MPP Payakumbuh bisa menjadi rujukan nasional. Kami perintahkan dinas terkait untuk mewujudkan suasana MPP Payakumbuh seperti Mal Sarinah atau Plaza Indonesia di Jakarta. Seluruh lini harus rapi dan bersih, termasuk toilet atau WC nya. Saya minta WC nya harus sebersih WC di bandara-bandara besar. Semua itu demi memberi kepuasaan dan kenyamanan bagi warga kami yang berurusan di MPP.

Alhamdulillah, jelang grand lounching pada 17 Desember 2019 ini, yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Payakumbuh Ke-49, apa yang kami bayangkan diawal mendirikan MPP Kota Payakumbuh sepenuhnya rampung. Hari ini, jika pembaca mengunjungi MPP Payakumbuh, Insyaallah suasana rapi, indah, bersih dan nyaman akan bisa dirasakan. 

Warga dan pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas pendukung yang terdapat dalam mal tersebut. Sebut saja ruang tunggu yang nyaman, cafe elit sekelas "starbuck" dengan harga "manenggang", layanan yang cepat, mudah dan tertib karena dilengkapi mesin antrian, para pegawai yang ramah serta layanan yang pasti dan bebas calo. 

Jenis layanan publik pun tersedia lengkap di MPP Payakumbuh. MPP Kota Payakumbuh menampung 13 perangkat daerah plus 14 instansi vertikal pemberi layanan. Diantara instansi vertikal itu adalah imigrasi, samsat, kepolisian, BNN, Balai POM, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Agama, dan lain-lain. Ada juga sejumlah konter bank dilengkapi dengan sarana ATM nya.  

Jika dirinci, ada sebanyak 167 jenis layanan publik berlangsung di MPP Payakumbuh. Jenis layanan ini tersebar di 16 konter pelayanan, 9 ruang pelayanan dan 10 tempat pendukung pelayanan. Waktu pelayanan pun kami minta cepat. Satu urusan tak lebih dari 15 menit dengan catatan persyaratan lengkap, termasuk layanan imigrasi yang sejauh ini cukup menjadi primadona bagi warga Kota Payakumbuh dan warga kota/kabupaten tetangga.

Maka, dengan kondisi demikian sekali lagi kami menyatakan bahwa MPP Kota Payakumbuh akan menjadi salah satu MPP terbaik di Indonesia dan akan menjadi MPP nomor satu di Provinsi Sumatera Barat. Insyaallah !.(014)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Tidak seperti biasanya perairan Kota Pariaman mulai dari pagi Sabtu. Peraiaran yang tadi hanya ada perahu wisata dari masyarakat yang melayani penumpang ke pulau Angso Duo dan pulau lainya, tetapi di datangi atau di singgahi oleh Kapal perang TNI AL (KRI). KRI Makasar 590, KRI Teluk Sibolga dan KRI di bawah Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI AL II Padang, (Satrol Lantamal II) KRI Cakalang dan KRI Kelabang, Sabtu (14/12/19) 

Keberadaan KRI atau kapal perang milik TNI AL ini berada di peraiaran Kota Pariaman dalam rangka ikut memeriahkan Hari Nusantara (Harnus) Tahun 2019. KRI bukan saja ikut akan tetapi sebagai background dalam demo Sailing Pass kapal yang di tampilkan. Kapal Sailing Pass terdiri dari kapal pesiar, kapal bagan ( penangkap ikan/ nelayan) dan kapal wisata dari masyarakat Kota Pariaman. Demo terjun payung dilakukan oleh 28 penerjun dari prajurit Taifib (Intai Amphibi) Marinir Jakarta dan Surabaya.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL II Padang Laksamana Pertama TNI Davit Santoso hadir dalam acara memperingati Hari Nusantara 2019 yang ke 19 sejak di gaungkan pada tahun 2019. Danlantamal hadir mendampingi Asisten Operasi Kepala Staf TNI AL (Asop Kasal), Laksamana Muda TNI Didik Setiono, Asisten Potensi dan Pembinaan Maritim Kepala Staf TNI AL (Aspotmar Kasal) Mayjen TNI Marinir Bambang Suswantono, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksaman Pertama TNI M Zaenal, Laksamana Pertama TNI Hargianto, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman dan Laksamana Pertama TNI Didong Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada 1.

Perayaan Hari Nusantara pada Tahun 2019 ini, merupakan perayaan yang ke 19, yang di awali pada tahun 2001 ketika Presiden RI Ibu Megawati Soekarno Putri. Acara yang di buka oleh Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto, juga di hadiri Bapak Basuki Hadi Mulyono Menteri PUPR.

Dispen Lantamal II.

IMPIANNEWS.COM (Batusangjar).

Tokoh masyarakat Supanjang, Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar menyebut Mahyeldi pemimpin yang langka. Pada diri Walikota Padang itu terdapat unsur pemimpin eksekutif dan spritual sekaligus pemimpin kaum dalam adat.

“Pemimpin seperti Mahyeldi langka di Sumatera Barat saat ini. Beliau memiliki jalur spritual dan eksekutif. Ini potret pemimpin yang diinginkan, ” kata tokoh masyarakat bernama Ruslani Datuk Kayo mengomentari Buya Mahyeldi usai Salat Jumat di Masjid Baitul Makmur Supanjang, Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (13/12/2019).

Menurut Ruslani, tidak sedikit masyarakat berharap munculnya pemimpin seperti Mahyeldi yang mumpuni di bidang agama dan berpengalaman di pemerintahan dn pernah menjadi anggota legislatif. Tidak kalah penting, dia juga seorang pemimpin adat dalam kaumnya suku Pisang dengan gelar Datuk Marajo.

“Saya yakin beliau diterima di hati masyarakat Sumatera Barat. Seperti saya bilang tadi, dia pemimpin langka. Dia juga betul – betul amanah, ” ulas Ruslani yang juga pemuka agama itu.

Selaku ninik mamak, Ruslani mengucapkan terima kasih kepada Ustad Mahyeldi yang bersedia memenuhi undangan untuk menjadi khatib Salat Jumat. Sekaligus Mahyeldi juga memenuhi undangan masyarakat untuk bersilaturahim.

“Kami mengucapkan terimakasih, beliau bersedia memenuhi undangan kami. Dlam kesempatan ini, menjadi khatib dn bersilaturahim dengan masyarakat, ” sebutnya.

Sementara itu, Mahyeldi yang didaulat menjadi khatib menyampaikan khutbah bertema “Perintah Allah Tentang Kewajiban Memperkuat Persatuan Umat”.

Usai Salat Jumat, Mahyeldi dijamu makan siang di rumah masyarakat. Pada kesempatan itu, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat dan Ketua Forum Bela Negara Sumatera Barat berdiskusi terkait ekonomi syariah dan sejarah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). (ydt).

IMPIANNEWS.COM(Sijunjung).

Pemerintah Kabupaten Sijunjung terus berupaya menjadikan Geopark Nasional Ranah Minang Silokek menjadi UNESCO Global Geopark.

Salah satu yang dilakukan Pemkab Sijunjung adalah mengadakan sarasehan geologi." Kami akan mengusulkan   Geopark Nasional Ranah Minang Silokek ke Geopark Global Unesco," kata Bupati Sijunjung Yuswir Arifin pada Sarasehan Geologi Geopark Nasional Ranah Minang Silokek di gedung SKB Muaro Sijunjung, Jumat (13/12).

Menurut bupati, tekad Pemkab Sijunjung untuk mengusulkan Geopark Nasional Ranah Minang Silokek ke Geopark Global Unesco tidak lepas dari dukungan semua pihak, termasuk dukungan penuh dari ketua tim penyusun Geopark Silokek, Prof.Febrin Anas Ismail dan anggota.

" Prof.Febrin inilah yang  menggagas dan mendisain Geopark Silokek sehingga Silokek ditetapkan sebagai geopark nasional," ucap bupati dihadapan Wakil Presiden Jaringan Geopark Global Unesco, Prof.Ibrahim Komoo, Sain bumi dan alam seki dari Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof.Che Azi Ali, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Ahli  Geologi Indonesia, Ir.Sumandaru  Prihatmoko, M.Econ.Geol, Dewan Penasehat IAGI Sumatera Barat, Prof.Ildrem Syafri, unsur forkopimda, Sekdakab Zefnihan, kepala OPD, Camat, ketua badan pengelola geopark se Indonesia, wali nagari dan ketua Pokdarwis se kabupaten Sijunjung serta undangan lainnya.

Selain mengusulkan ke Geopark  Global Unesco, bupati peraih penghargaan leadership award dari Kemendagri ini juga akan menjadikan Geopark Nasional  Ranah Minang  Silokek menjadi tujuan wisata utama di Provinsi Sumatera Barat, disamping geopark lainnya di ranah minang.

Pasalnya, selain memiliki keindahan alam,  keberadaan Geopark Ranah Minang Silokek ini berdampingan dengan perkampungan adat Nagari Sijunjung yang sudah ditetapkan sebagai wisata budaya nasional oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Karena itu, ia berharap melalui kegiatan sarasehan geologi ini,  Geopark Ranah Minang Silokek memenuhi persyaratan untuk diusulkan ke  Geopark Global UNESCO.

Ketua IAGI Sumatera Barat, Dian Hardiansyah mengaku sudah ikut mendampingi dan berkontribusi untuk kemajuan geopark silokek.Namun begitu, untuk mendorong Geopark Silokek ke UNESCO, ia berharap dukungan dari IAGI pusat.

" Kami sangat mengharapkan dukungan penelitian dari IAGI pusat, karena secara umum batuan silokek sangat unik.Ada batuan granit dan batuan berumur tua," katanya.

Sarasehan geologi ini menghadirkan pembicara Prof.Ibrahim Komoo dan  Dian Hardiansyah.Dalam sarasehan itu juga dilakukan penandatanganan MoU dan pelantikan pengurus daerah Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumatera Barat masa jabatan 2019-2022.-zet

IMPIANNEWS.COM (Padang)

Sebelum digelar lomba salaju sampan tradisional Festival Sitinurbaya mengadakan rapat untuk mencari kesepakatan bersama tim manager dari club peserta lomba salaju sampan masing-masing.

Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana, Alamsyah yang didampingi Sekretaris Zirwan ditribun garis finish, Sabtu (14/12).

Alamsyah katakan pada tim manager tim bahwa perlombaan yang kita gelar ini adalah lomba Badusanak, maka itu kita semua menjaga kenyamanan dan keamanan bagi atlit dayung kita saat berlomba.

"Dengan digelarnya lomba ini setiap tahunnya sebuah penghargaan buat kita pecinta olah raga Salaju Sampan dari pemerintah Kota Padang, kewajiban kitalah untuk mensukseskannya,, tanpa ada masalah dan persoalan, seperti atlit berkelahi, bikin keributan sehingga perlombaan terganggu', sebat Akamsyah Ketua Panpel.

Tentu hal ini akan menjadi polemik, bisa-bisa untuk tahun mendatang tidak dapat digelar lomba Salaju Sampan tradisional lagi, bila semua manager tim dari Salaju Sampan bersepakat dan  memahaminya, mari kita sukseskan tanpa ada cacat  dalan perjalanan lomba sampai dapat yang menjadi Juara nantinya.


Selanjutnya Zirwan Sekretaris Lomba Salaju Sampan Tradisional Festival Sitinurbaya, memberikan arahan  tentang aturan lomba salaju sampan  sehingga tidak ada yang merasa dirugikan nantinya.

Sebagai contoh bila terjadi kesalahan yang akhirnya kena Dis, tidak dapat lanjutkan perlombaan, bila perahu memasuki line lawannya, atau sudah keluar dari jalurnya, sebut Zirwan menjelaskannya. (taf)

IMPIANNEWS.COM 

Cuci otak adalah sebuah upaya pembentukan ulang tata berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu menjadi sebuah tata nilai baru, praktik ini biasanya merupakan hasil dari tindakan indoktrinasi. 

Dalam psikopolitik diperkenalkan dengan bantuan penggunaan obat-obatan, hipnotis atau bius dan sebagainya. Dan biasanya dipakai oleh orang tidak bertanggungjawab.

Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan bahwa "cuci otak"adalah proses mehilangkan pendapat, keyakinan dan sebagainya yang ada dan menggantinya dengan yang baru secara paksa dengan siksaan psikis dan fisik. Cuci otak berasal dari kata dasar cuci.

Blogger Elly Suryani dalam tulisannya yang berjudul "Kau, Cucilah Otakmu !"

Ia mengajak umat manusia agar selalu  mencuci otak kita sendiri sebelum dicuci oleh orang atau pihak lain dan sebelum mencuci otak orang lain.

" Mari kita tengok pikiran dan keinginan kita. Katanya, pikiran dan keinginan yang tak pernah kita ajak berdialog dengan hati nurani kita akan membuatnya melayang dan tersesat jauh. Ketika seorang manusia merasa pendapat/keyakinannya paling benar dan menganggap pendapat/keyakinan orang/kaum yang lain adalah salah. Lalu, menganggap keinginan kelompoknya harus diwujudkan tanpa mengindahkan keinginan orang/kelompok lain, saat itu juga manusia tersebut sudah mengotori otaknya. Keinginan yang berlebihan akan memacu otak utuk melakukan hal-hal yang menistakan kebenaran. Bahkan menistakan Tuhan dan Agama hingga Tuhanpun menangisi kesesatan manusia. Maka kau yang tersesat, cucilah otakmu " ungkap Elly dalam tulisannya.

Frasa "cuci otak" tak asing lagi kita dengarkan baik itu di dunia maya maupun dunia nyata. Dalam paham pembersihan atau pencucian otak  adalah pemikiran, penghayatan, kesadaran akan nilai yang 
direkayasa dalam upaya sistematik.
Di sini terjadi pengisian intens setengah paksa ide baru, motivasi baru. Pemaksaan bisa menjadi pengkerdilan, membuat secara paksa orang menjadi “manusia khusus” sesuai pesan sponsor.  Hal itu memiskinkan harkat manusia. Sementara, rekayasa yang sehat dapat membuat sebagai “upaya” makin “memanusiakan manusia”.

Frasa cuci otak ini, kini viral diperbincakangkan warga Manggarai. Hal ini terkuak  lantaran pengakuan Maksimus  salah seorang warga Malip, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai terhadap ucapan bupati Deno Kamelus.

Aku du hitu usul agu pa Bupati, nggo tae daku ole pa Bupati eme kole ite tong neka koe kole agu wae. Tapi toe manga dian walen le hia, wale de hia ga cuci dulu otakmu, peresmian ini bukan peresmian air tapi peresmian instalasi, sehingga nggo tae daku mungkin tuung kole, do ata saksi du hitu, ritak kole aku,” kata Maksimus dalam bahasa daerah Manggarai dalam acara peresmian Hiba Air Minum bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 2019. mengutip tulisan yang dilansir Voxntt.com.

Ucapan Deno pun menjadi perbincangan hangat netizen, apalagi di tengah musim politik pemilihan kepala daerah.

Deno Kamelus merupakan Bupati Manggarai sekaligus politisi PAN yang siap bertarung pada Pilkada 2020 mendatang. Dia bukanlah seorang tenaga kesehatan atau dokter yang  mampu mencuci otak pasiennya. Tentunya, pernyataan ketua DPD PAN Manggarai ini sangat kontroversial.

Lantas, apa makna di balik ucapan Deno Kamelus kepada Maksimus "Cuci Dulu Otakmu?

Mari kita minyimak kembali usulan dari Maksimus kepada Bupati Manggarai "pa Bupati eme kole ite tong neka koe kole agu wae" ( kalau pak Bupati pulang jangan pulang dengan air). Ungkapan ini merupakan sebuah metafora bahasa yang mau menjelaskan situasi persoalan yang dialami  warga terkait air minum bersih di daerah itu. Pasalnya, setiap kata dan kalimata memilik makna masing-masing. Dan hal  yang mustahil bagi Bupati Deno Kamelus bisa membawa pulang air yang menjadi milik warga Cibal Barat itu. 

Lalu, jawaban Deno Kamelus terhadap Maksimus " Cuci dulu otakmu, peresmian ini bukan peresmian air tapi peresmian instalasi". Di sini Deno membuka cakarawala berpikir makna dibalik peresmian air minum pada saat itu.

Sebagai seorang Bupati di Manggarai, ia mau mengatakan kepada masyarakat  cara berpikir positif atau penjerniaan dalam berpikir terhadap program Hiba Air Minum. Sehingga hal itu tidak dipolitisir. Tinggalkan pertanyaan titipan atau sponsor.

Sedangkan, di sisi lain Deno adalah politisi PAN. Ia pasti mengetahui banyak hal tentang Ansos (Analisis Situasi Sosial) dan geo politik di wilayah itu. Sehingga ucapan Deno merupakan bagian dari cara menyadarkan warga yang masih terkontaminasi dengan pikiran kotor yang disebabkan kepentingan kandidat tertentu. Mari kita mencuci otak kita sendiri sebelum otak kita dicuci oleh orang lain. Sekian (RK)

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Presiden Joko Widodo (jokowi) melantik mantan Menko Polhukam Wiranto sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024.

Wiranto terakhir kali melaporkan LHKPN ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2018.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Wiranto memiliki kekayaan mencapai Rp 542,4 miliar.

Menurut laporan tersebut kekayaan Wiranto berbentuk tanah dan bangunan dengan aset mencapai Rp 276.878.364.000.

Tercatat, ada 56 aset bangunan dan tanah milik Wiranto yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat serta Gorontalo.

Selain itu, Wiranto juga memiliki aset alat transportasi senilai Rp 915 juta.
Di antaranya motor Harley Davidson Tahun 1999, mobil Toyota Alphard Tahun 2015 dan mobil Toyota Kijang Tahun 1997.

Mantan Panglima ABRI ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 17.315.400.000.

Ada juga surat berharga senilai Rp 15.650.000.000. Adapun kas dan setara kas milik Wiranto senilai Rp 114.339.472.210.

Tak hanya itu, Wiranto juga tercatat memiliki harta kekayaan lainnya senilai Rp 117.325.000.000.

Saat melampirkan LHKPN, Wiranto mengaku tak memiliki utang.(*)

IMPIANNEWS.COM (Solok Selatan).

Galodo yang melanda sebagian wilayah Kab Solok Selatan secara serentak Jum'at (13/12) subuh dini hari tadi, menimbulkan banjir di wilayah tersebut, puluhan rumah rusak dan sampai merenggut korban jiwa.

Sebagian warga di beberapa wilayah terisolasi karena banjir yang mencapai setinggi bahu orang dewasa, membuat mereka takut untuk keluar rumah.

DPD PKS Solok Selatan bergerak cepat sejak subuh waktu setempat mulai membuka POSKO TERPADU  PKS untuk Galodo SOLSEL yang dipusatkan di Jorong Bancah, Pakan Raba'a Tengah.

Sampai dengan sore waktu setempat Posko yang juga difungsikan sebagai dapur umum tersebut telah mensuplai lebih kurang 500 nasi bungkus ke beberapa wilayah yang terendam banjir dan terisolasi. 

Puluhan relawan mulai dari pengurus DPD PKS, Kader dan simpatisan ikut bahu-membahu mendistribusikan makanan ke lokasi korban banjir, di antaranya ke Jorong Sawah Tau, Pakan Raba'a Tengah, Kampung Tarandam, Kampung  Palak dan beberapa lokasi lainnya.

Selain mendistribusikan nasi bungkus tim relawan PKS juga melakukan evakuasi warga di beberapa lokasi yang terisolasi dengan memanfaatkan perlengkapan seadanya seperti tali temali dan benen untuk membantu warga, seperti penuturan Effendi Muharram Ketua DPD PKS Solok Selatan yang terjun langsung bersama relawan.

Ditambahkan juga Posko Galodo PKS Solok Selatan di Jorong Bancah juga menerima berbagai bentuk bantuan dari masyarakat umum untuk disalurkan kepada korban galodo dalam berbagai bentuk. 

Sementara ini bantuan yang disalurkan bersumber dari pengurus PKS, Kader dan Simpatisan yang melakukan badoncek melalui grup sosial media maupun secara langsung

Selanjutnya mulai malam ini sampai dengan besok kami merencanakan untuk menambah kapasitas tempat untuk memasak dan juga tenaga, mengingat masih banyak nya korban yang terisolasi karena banjir dan juga rumah mereka yang rusak sehingga kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan, tutur ketua DPD PKS Solok Selatan tersebut. (HumasPKSSB)

IMPIANNEWS.COM.(Padang).

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Amril Amin melakukan kunjungan kekantor lurah rawang sekaligus mencoba berurusan di Ruangan Terpadu Kelurahan, Jumat, (13/12)

Menurutnya, untuk pelayanan publik yang lebih baik, Lurah dan Camat memang perlu berinovasi. Masyarakat saat ini cenderung menginginkan yang praktis, simpel dan cepat.

Tidak zamannya lagi birokrasi yang berbelit-belit karena akan menyulitkan masyarakat. yang akan diciptakan adalah kemudahan, praktis dan cepat dalam setiap urusan, ujar Wakil Ketua DPRD yang akrab di sapa Aciak (aa)

Aciak mengapresiasi inovasi di Kelurahan Rawang, Ia melihat banyak inovasi yang muncul di kelurahan saat sekarang ini seperti Bank Sampah, Kampung KB Bukik Karan yang didirikan secara mandiri dan geliat pemberdayaan masyarakat

Menurut Amril Amin munculnya inovasi itu karena ada inspirasi karena sering membuka komunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. 

Bukan saja dengan atasan di struktural pemerintahan tetapi juga karena sering turun ke masyarakat. Dari situ akan dapat diidentifikasi apa yang dibutuhkan warga dan persoalan yang dihadapinya.

Dengan banyak turun ke masyarakat dapat diserap keinginan warga dan diketahui persoalan-persoalan yang dihadapi lalu kita tertantang untuk menjawabnya melalui inovasi-inovasi. (aa)

IMPIANNEWS.COM (Padang)

Lomba Salaju Sampan Tradisional Festival Sitinurbaya kembali di Gelar  oleh Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, berlangsung selama dua hari, Minggu dan Sabtu, Tanggal 14  - 15 Desember 2019. 

Hal itu, disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian yang di dampingi Sekretaris Rinaldi di ruangan  kerjanya, Jumat (13/12).

Arfian Kadis Pariwisata
Kota Padang
Arfian sampaikan bahwa kegiatan Festival Salaju Sampan tradisional Sitinurbaya  salah satu tujuan untuk  memperkenalkan  olahraga air yang dimiliki warga kota Padang, agar selalu terjaga dan dapat dilestarikan generasi muda kedepannya bahwa olahraga ini milik nenek moyang kita dahulunya.

Dengan digelar lomba Salaju Sampan tentu jelas, kebersihan air sungai akan terjaga, sampahpun tiada berserakan didalam sungai, ikanpun dapat hidup dan besar menjadi keuntungan bagi masyarakat yang tinggal dekat sungai, sebut Arfian

Lomba Salaju Sampan Tradisional Festival Sitinurbaya akan di buka secara resmi oleh Wali Kota Padang, H.Mahyeldi Ansharullah,  SP, Sabtu, (14/12). dibawah Jembatan Sitinurbaya tepatnya  di pentas Garis Finish.

Harapan kami dan segenap warga kota acara berjalan lancar dan sukses, serta dapat melahirkan atlit-atlit dayung yang profesional dan tangkuh nantinya  untuk Kota Padang. (taf)




IMPIANNEWS.COM.(India).

Anggota Perlemen di India baru saja menyetujui adanya RUU kewarganegaraan yang melarang pengungsi imigran muslim menjadi warga negara India.

Hal tersebut tengah membuat penduduk resah. Demo besar-besaran telah terjadi, beberapa di antara bahkan telah tertembak mati tepat di bagian kepala.

Dua pengunjuk rasa telah ditembak mati oleh polisi di negara bagian Assam di India selama kerusuhan mengenai undang-undang kewarganegaraan akan disahkan.

RUU Amandemen Kewarganegaraan (CAB), disahkan oleh majelis rendah parlemen pada Senin, 9 Desember 2019 dan majelis tinggi pada Rabu, 11 Desember 2019 malam.

RUU tersebut telah menghadapi perlawanan sengit dari masyarakat di negara bagian Assam dan Tripura di timur laut.

Terdapat puluhan ribu orang turun ke jalan-jalan ibukota Assam, Guwahati, pada Kamis, 12 Desember 2019 untuk menentang pemerintah yang memberlakukan jam malam.

Dengan terjadinya demo yang dihadiri puluhan ribu orang, terdapat pula bentrokan keras oleh pasukan khusus dan polisi yang menembakkan gas air kepada para pemrotes.

Hal ini menyebabkan pemrotes membakar mobil dan ban, menurunkan papan iklan politik, dan membakar terminal bus dan dua kereta api.

Semua yang dilakukan pendemo tersebut berdasarkan keresahan mereka yang menurutnya pelarangan muslim menjadi warga negara adalah suatu diskriminasi.

Tidak cukup dengan gas air mata dan kegaduhan yang terjadi, aksi demo tersebut sampai merenggut dua orang tewas.

Satu akibat luka-luka terkena peluru setelah polisi menembaki para pengunjuk rasa. Salah satu warga sipil yang terbunuh bernama Dipankar Das yang berusia 18 tahun.

Keduanya tertembak di bagian kepala.
Di bawah undang-undang baru, puluhan ribu imigran Hindu, Kristen, Jain, Budha dan Sikh dari Bangladesh, Pakistan dan Afghanistan akan diizinkan untuk mengklaim kewarganegaraan India.

Namun, hal yang sama tidak berlaku untuk Muslim, dan negara-negara tetangga di mana Muslim adalah minoritas dan menghadapi penganiayaan seperti Myanmar dan Sri Lanka, sehingga mereka tidak bisa menjadi warga negara India.***

IMPIANNEWS.COM.(Jakarta).

Divisi Legal PT Angkasa Pura I (Persero)/ AP1  mengadakan Rakornas di Jakarta, sekaligus sosialisasi Analisa Pelayanan Hukum Berbasis Elektronik yang bernama “Sistem Informasi Analisa Pelayanan Hukum” (SIAP), mulai tanggal 9 Desember 2019 sampai dengan 11 Desember 2019. 

Rakornas Legal dihadiri oleh  seluruh Manager dan analis legal di seluruh Bandar Udara yang di kelola oleh PT Angkasa Pura I. 

Vice President legal Angkasa Pura 1; I Wayan Sutawijaya mengatakan "Rakornas kali ini meluncurkan SIAP yang merupakan digitalisasi komprehensif atas pelayanan hukum yang terdiri atas pembuatan Legal Drafting, Legal Opinion, Legal Audit, Legal Due Diligence dan Legal Aid. Sistem ini merupakan forum Analisa yang dapat disimak dan diikuti oleh seluruh insan Legal karena terdapat e-learning, real time alert, e-library atas seluruh produk pelayanan legal termasuk rangkaian proses hukum di Pengadilan dan lembaga penyelesaian sengketa lainnya.  Jelasnya. 

Wayan Juga memaparkan, bahwa SIAP di rancang untuk mengedepankan efisiensi birokrasi dalam proses penyediaan layanan hukum termasuk persetujuan yang dibutuhkan, bahkan SIAP memiliki mesin pencari pintar yang dapat menampilkan seluruh produk legal yang serupa atau mirip sehingga produk pelayanan hukum yang diminta akan standard bahkan akan memperkaya produk legal sebelumnya. Paparnya. 

"SIAP merupakan produk orisinil yang dikembangkan oleh tim legal Angkasa Pura I  sehingga sistem ini dapat di andalkan karena mengenal karakter kerja dan proses bisnis di Angkasa Pura I" Tegas Wayan dalam penjelasnya. 

Pada Rakornas kali ini juga membahas isu-isu utama dalam bisnis kebandarudaraan, yaitu efisiensi birokrasi termasuk penerapan omni bus law, restrukturisasi piutang perusahaan dan perkuatan inti bisnis perusahaan.

Wayan menegaskan bahwa Legal Angkasa Pura I  bukan merupakan unit supporting tetapi merupakan unit utama yang wajib memimpin seluruh lini proses bisnis di Perusahaan, karena seluruh hasil proses kerja Legal dijadikan rekomendasi utama Direksi di dalam mengambil keputusan, sehingga insan legal harus kreatif, lincah dan tajam pemikirannya. 

Disamping itu Rakornas juga menghadirkan pembicara dari unsur Kejaksaan yaitu Amir Yanto yang merupakan Direktur Pertimbangan Hukum Kejaksaan Agung RI dan Robert Waloni yang merupakan aviation expert. 

Sebagaimana diketahui beberapa waktu yang lalu, AP1 berhasil meraih penghargaan In House Team of The Year Indonesia Law Award 2019. Penghargaan ini merupakan hasil kinerja terbaik Divisi Legal yang dipimpin wayan dan merupakan kado di penghujung tahun 2019. (taf) 

Berita Terkait:
http://www.teliksandi.id/siap-berbasis-elektronik-trobosan-baru-divisi-legal-angkasa-pura-1/

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.