Desember 2019

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Baru sajo suda mandanga kaji tabligh akbar di Masojik Baiturrahman kelurahan Ompang Tanah Sirah (OTS) jo Buya H. Hanan Putra Lc, MA, jemaah masojik taruih pulang ke rumah surang - surang. Balain jo jemaah nan barasa dari kalompok gurau di kodai kopi Fitrial (Si Fit) RW II Balai Botuang, karojo bauleh jo makan basamo di ateh daun pisang. 

Karojo iko tasobuk tasosak sajo, salain kalompok gurau, anggota warkop Si Fit banyak nan suko mangayia, kirinyo alah barancana jo manyiapkan ikan sajak Salasa, (31/12/2019) pagi. Ikan itula nan dimasak malam ujuang 2019, ko. 

"Salain untuak silaturahim, Makan basamo iko sabagai wujud syukur Bapadi Baru (siap panen) kapado Allah SWT malalui jamuan makan secaro sederhana. 2 gantang bore ditanak jadi nasi, dimakan basamo. Samba barasa dari ikan nan bakayia cako. Ditamba ikan asin, digoreng masiak dek rang rumah  ambo (Misnati). Ndak lupo samba lado potai, "sobuk Si Fit, Salasa (31/12/2019) jalang tongah malam. 

Wakotu nan ditunggu lah tibo, makan basamo di ateh daun pisang, ditabua. Sekiro 15 urang sato bagodang makan jo daun samba ikan asin, malam tu. Makan basamo diringi dendang logu saluang klasik. 

Nan sato makan indak sajo urang Balai Botuang, kelurahan Ompang Tanah Sirah, tapi ado pulo urang palopau dari tetangga Balai Botuang, yaitunyo dari jorong Padang Rantang kecamatan Harau. Sabagaian ado nan ndak hadir dek ari ujan.

"Tarimo Kasi ateh jamuannyo, semoga rasoki ditamba Allah. Dan kok dapek wak ulang baliak isuaknyo,"kecek Efrizal Pandan. 

"Dari pado awak malala, rancak kito ngumpua disiko sambia silaturahim. Taun baru apo tu, samo jom nyo nyeh,  24 jom. Dari pado kito bacarito jo mandanga politik nan mangicuah. Bia sajolah, apo nan katuju dek urang tu sajolah.  Awak lo nan poniang dek urang tu, "tamba Ijon. 

"Insya Allah, malam balimau kito ulang liak, "pungkas Si Fit.(014)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Meski hujan mengguyur kelurahan Ompang Tanah Sirah (OTS) tak menyurutkan niat jemaah Mesjid Baiturrahman untuk menghadiri tabligh akbar yang digelar pengurus dalam rangka menambah pengetahuan agama, khususnya pada malam penghujung tahun 2019 M. 

Pengurus sengaja mendatangkan Ketua MUI Kecamatan Payakumbuh Selatan, H. Hanan Putra Lc, MA sebagai pentausiyah. 

Jelang tabligh akbar yang mengapungkan tema "Semoga Hari Esok Lebih Baik dari Hari Ini", dimulai, Ketua Pengurus Mesjid Baiturrahman, Riswardi pada Selasa (31/12/2019) malam memimpin pembacaan asmaul husna berjemaah. Usai shalat Isya, pengajian dimulai. 

Dalam tausiyahnya, Ustadz Hanan mengajak jamaah bersyukur atas besarnya nikmat Allah, salah satunya nikmat hujan malam ini. Semoga dengan hujan ini bisa menghalangi para pelaku maksiat melakukan hal munkar dan huru - hara. 
Adapun dasar kajian penghujung tahun 2019, Ustadz Hanan ambilkan dasar dari surat Al Fath : 28 dan 29 dan hadits riwayat Ahmad. 

Allah SWT menetapkan Nabi Muhammad SAW sebagai orang yang menang. Meskipun diawal dakwah, hanya 4 orang yang membenarkan dakwahnya. Tapi  sekarang islam akan menjadi agama yang besar. Seluruh pelosok yang ada disana pergantian siang dan malam. 

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar”.(Al Fath : 29)

Diterangkan Hanan Putra, Kunci sukses dalam islam adalah : 
1. Tegas terhadap orang kafir
2. Berkasih sayang karena Allah 
3. Shalat membawa bekas positif 

Tegas tidaklah sama dengan teroris. Tapi maksudnya "jelas" tidak boleh dicampur adukkan. Menurut Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) I, Prof Hamka. Ucapan selamat itu adalah sebuah pengakuan. Menurutnya kata selamat itu gambaran akidah. (keterangan pada surat al kafiruun). Umat islam adalah umat paling toleransi di dunia. 

"Ingat, tahun baru masehi tidak perlu diperingati muslim. Tabligh akbar yang digelar adalah wadah membentengi keluarga untuk melaksanakan hal sia-sia, melalui ibadah. Tradisi meniup terompet adalah budaya ritual talmud. Membakar lilin tahun baru adalah tradisi Majusi, memakai topi kerucut bukan tradisi islam. Disana ada kegiatan tasyabuh (menyerupai). Hadits Nabi Muhammad SAW, 'Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka' (HR Abu Daud dan Ahmad),"terang Hanan. 

Sebelumnya, tabligh akbar malam pergantian tahun ini diawali dengan makan bersama yang dibuka langsung Ketua LPM kelurahan Ompang Tanah Sirah, Khaidir. Kesempatan itu Ketua LPM pesankan kepada jemaah agar menjaga anak dan keluarga dari ajaran dan budaya dari luar islam (014)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah menutup tahun 2019 dengan melakukan mutasi besar – besaran. Sebanyak 170 pejabat struktural eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Padang dilantik di ruang Bagindo Aziz Chan Balaikota, Selasa (31/12/2019).

Beberapa pejabat eselon II yang dilantik merupakan pergeseran dari OPD sebelumnya ke yang baru. Diantaranya ada yang bertukar tempat. Sejumlah Camat dan Kepala Bagian juga masuk dalam gerbong mutasi pejabat pada posisi strategis kali ini.

Pejabat strategis yang dilantik, salah satunya adalah Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Padang. Posisi Kabag Humas yang baru dipercayakan kepada Amrizal Rengganis, ASN yang pernah malang melintang sebagai wartawan. Sedangkan Kabag Humas sebelumnya Edhi Darma menempati posisi baru sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Mahyeldi menyebut, pelantikan ini merupakan hasil dari evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya. Evaluasi ini merupakan kebutuhan organisasi agar ada penyegaran untuk pelaksanaan program pada tahun 2020.

“Mutasi ini hasil evakuasi dan kebutuhan organisasi pemerintahan untuk penyegaran dan optumalisasi dalam pelaksanaan korban,” kata Mahyeldi.

Sementara itu Kabag Humas Setda Kota Padang yang baru Amrizal Rengganis mengatakan, jabatan ini amanah yang harus dilaksanakan sebaik – baiknya. “Kepercayaan pimpinan harus dijaga dengan melaksanakan tupoksi dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, tupoksi Humas tentunya lebih banyak bermitra dengan media dan menjadi sumber informasi yang ditunggu wartawan. Selaku orang yang pernah menggeluti dunia jurnalistik, dalam pelaksanaan tugas nantinya tentu tidak akan canggung lagi.

“Saya ingin membuat hubungan Pemko Padang mesra dengan media. Jika ada sesuatu yang penting untuk dikonfirmasikan oleh wartawan terkait program pemerintahan tentunya akan kita fasilitasi dengan baik,” kata pria yang akrab disapa Rengga itu.

Selanjutnya, humas sesuai fungsinya tentu untuk melayani pimpinan. Pimpinan dalam hal ini yaitu, walikota, wakil walikota dan sekretaris daerah.

“Humas harus menjalankan fungsi melayani pimpinan dengan baik. Sekaligus memiliki inovasi yang dapat mendukung program – program pemerintahan. Praktis semua personil humas harus memiliki mindset yang lebih maju ke depan,” tutupnya.

Usai dilantik Amrizal Rengganis langsung mendapat ucapan selamat dari Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus dan pengurus lainnya, Gusfen Khairul. Kedua wartawan senior menghadiri langsung prosesi pelantikan. Menyusul pula ucapan selamat dari puluhan wartawan yang sedang meliput di Balaikota Padang. (ydt)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Bertepatan di momen penghujung tahun 2019 menuju awal tahun baru 2020, Pemerintah Kota Padang melakukan Rotasi dan mutasi guna penyegaran besar-besaran dengan melakukan pelantikan ke sejumlah pejabat untuk jabatan eselon II, III dan IV.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan sebanyak 174 orang pejabat, yang dilakukan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Gedung Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (31/12/2019). 

Sebagaimana untuk jabatan eselon II diketahui sebanyak 15 orang, eselon III yakni 75 orang dan eselon IV sebanyak 82 orang. 

Begitu juga dengan Sruktural Satpol PP Padang, Kasat Pol PP yang sebelumnya di amanahkan kepada AL Amin beralih posisi dengan Alfiadi dari Dispenda.

Sedangkan Kabid P3D di tempati oleh Bambang Suprianto sebelumnya memegang jabatan Kasubag Kepegawaian.

Kabid Tibum Tranmas Edrian Edward, SH. MH, Kabid Perlindungan Masyarakat (Linmas) Iwan Abdurahman, S.Stp.M.Si sementara itu jajaran kepala seksi juga dilakukan penyegaran seperti 

Kasubak Umum di amanahkan ke Mira Fitria. S.S sementara itu Kepala Sub Bagian Kepegawaian Satpol PP di pegang oleh Junaidi, Kasubag keuangan Ulfa Sobrina,S.Sos, M.Si untuk Kepala Seksi pelatihan dan pengembangan Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Yapril Azda, S.Sos.( tb)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pada tahun 2019 begitu banyak agenda politik yang telah dilakukan Pemko Padang mulai agenda nasional diantaranya pemilihan presiden dan wakil presiden disertai agenda daerah diantaranya pemilihan anggota DPRD Kota Padang serta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dalam sambutannya pada Rapat Paripurna bersama DPRD Kota Padang terkait membahas beberapa agenda penting di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Selasa (31/12/2019).

Seperti diketahui, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani itu diantaranya membahas, penyerahan laporan hasil kunjungan kerja Komisi DPRD Kota Padang masa sidang III tahun 2019 kepada Ketua DPRD Kota Padang. Selanjutnya penyerahan laporan hasil reses masa sidang III DPRD Kota Padang tahun 2019 kepada Wali Kota Padang sekaligus penutupan masa sidang III DPRD Kota Padang Tahun 2019 dan juga pembukaan masa sidang I DPRD Kota Padang di tahun 2020.

“Alhamdullah, semua agenda tersebut telah sukses dan aman berkat dukungan dari partisipasi kita semua terutama sinergi antara Pemko dan DPRD sehingga tidak ada permasalahan yang berarti. Hal ini menandakan bahwa demokrasi di tengah masyarakat Kota Padang selalu terjaga,” ujarnya. 

Hendri menambahkan, selama tahun 2019 DPRD Kota Padang bersama Wali Kota Padang telah melahirkan Ranperda menjadi Perda disamping Perda rutin APBD  sebanyak 12 buah. 

Perda tersebut jelasnya, mulai dari Pembangunan Kepemudaan, Penyelenggaran Perparkiran, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024  dan hinga perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2001 tentang Pajak Air Tanah. 

“Saat ini ada beberapa Perda tersebut diatas yang dalam pengundangan dan 3 Ranperda tahap fasilitas dan evaluasi oleh bapak gubernur. Mudah-mudahan Perda yang telah ditetapkan akan memberikan penguatan bagi pemerintahan dan pembangunan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan masyarakat,” ungkapnya. 

Lebih jauh dijelaskan, pada 4 November 2019 yang lalu DPRD Kota Padang telah menetapkan program pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2020 sebanyak 23 buah yang terdiri dari Ranperda Pemerintah Daerah sebanyak 15 Ranperda dan inisitif DPRD sebanyak 8 Ranperda.  

“Tentu juga diharapkan kepada para kepala SKPD untuk segera menyiapkan naskah akademis serta Ranperdanya yang berhubungan dengan investasi atau iklim usaha untuk dapat diperioritaskan,” ujarnya. 

Mengakhiri penyampaian, atas nama Pemerintah Kota Padang Hendri Septa mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas sinergisitas yang terjalin bersama DPRD Kota Padang selama ini. “Semoga pada 2020 sinergi ini selalu terjaga demi membangun Kota Padang yang lebih baik lagi ke depan,” pungkasnya. (Mul)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri open house yang digelar di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Natal, di Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto disebut-sebut mengangkat beberapa orang sebagai staf khusus menteri.

Dari surat bernomor Kep/1869/M/XII/2019 yang beredar ada beberapa purnawirawan jenderal yang diangkat menjadi Asisten Khusus Menteri Pertahanan.

Mereka adalah Sjafrie Sjamsoeddin, yang merupakan kawan Prabowo sesama taruna Akabri Darat di Lembah Tidar Magelang. Sjafrie masuk pada 1971, sedangkan Prabowo setahun sebelumnya. 

Namun, Sjafrie dan Prabowo lulus berbarengan pada 1974.
Kemudian Hotmangaradja Panjaitan yang merupakan putra D.I. Panjaitan.

Hotmangaradja merupakan seorang purnawirawan perwira tinggi TNI AD.
Lalu ada Chairawan, perwira Kopassus yang merupakan eks Komandan Tim Mawar. Tim ini diduga terlibat dalam penculikan aktivis 1998.

Kemudian ada Didit Heriawan dan Bonar H. Hutagol.

Tempo sudah mencoba mengkonfirmasi nama-nama itu namun belum dibalas.

Namun, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar-lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menunjuk kawan lamanya di Akademi Militer Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai penasihat khusus.

"Pak Sjafrie punya latar belakang pengalaman yang panjang sebagai Wamenhan dan Sekjen Kemhan, serta pengalaman-pengalaman lain sebagai mantan perwira TNI," katanya, kepada wartawan, di Jakarta, Senin, 30 Desember 2019.

IMPIANNEWS.COM
"Tiga Pejabat Tinggi Pratama Dipindahtugaskan"

DHARMASRAYA, --- Di penghujung tahun 2019, Pemerintahan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Wakil Bupati H. Amrizal Dt Rajo Medan, kembali melakukan perombakan di jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Puluhan pejabat, yang terdiri dari 3 pejabat tinggi pratama, 24 pejabat administrator dan 14 pejabat pengawas, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan,  di Aula Lantai II Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (31/12/2019). 

Diantara pejabat yang dilantik tersebut ada yang mendapat promosi, demosi dan ada pula yang hanya digeser pada jabatan setara. Khusus untuk jabatan tinggi pratama, tiga pejabat yang dilantik yakni ST. Taufik, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kominfo, diamanahi tugas sebagai Kadis Budparpora menggantikan Sutan Hendri, yang kini menjabat sebagai Asisten Perekenomian dan Pembangunan. Kemudian Purwanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis PMPTSP, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perikanan. 

Bupati Sutan Riska, dalam prosesi pelantikan yang turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Dharmasraya itu, menyampaikan, rotasi jabatan yang kembali dilakukan adalah bentuk upaya percepatan pembangunan. 

Menurut bupati, tantangan ke depan semakin berat dan tuntuan masyarakat semakin komplek. "Kita harus memacu gerak, karena masyarakat menunggu kinerja kita," tegas bupati. 

Untuk itu, kepada para pejabat yang baru saja dilantik, bupati meminta untuk segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan tugas baru yang diamanahkan. 

"Saya harap, bapak ibu dapat bekerja lebih optimal dan mampu membuat terobosan-terobosan baru demi kemajuan daerah. Urusan ke (pemerintah) pusat, biar saya yang harus. Bapak ibu urus peningkatan pelayanan dan lahirkan inovasi-inovasi. Buat masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah," tandas bupati.(014)

IMPIANNEWS.COM
Lima Puluh Kota, --- Berakhirnya Tahun anggaran 2019 sekaligus penghujung tahun Masehi, pemkab Lima Puluh Kota melalui Wakil Bupati Ferizal Ridwan menggelar jumpa pers terkait pelaksanaan roda pemerintahan selaku dwi tunggal, 4 tahun belakangan bersama Bupati Irfendi Arbi. 

Ikut hadir mendampingi Ferizal Ridwan pada temu silaturahim dengan puluhan awak media dari Balai Wartawan Luak Limopuluah, Selasa (31/12/2019) sejumlah pimpinan OPD, Kabag Humas, Hendra dan perwakilan Sekwan. 

Dalam paparan panjang terkait pelaksanaan tusinya sebagai pembantu Bupati Irfendi Arbi, Ferizal Ridwan laksanakan Pengawas aturan, disiplin jajaran dan pelaksanaan regulasi. Dalam menjalankan tugasnya, Ferizal Ridwan mengaku baik - baik saja. Bupati telah menjalankan kebijakan sesuai prosedur kewenangannya sebagai Pembina kepegawaian. Demikian juga Ferizal Ridwan, juga sudah demikian. Menurutnya, tidak ada paham otoriter sebagaimana tanggapan warga.

Kedepannya, Ferizal Ridwan akan fokuskan diri untuk semakin ikhlas dan konsen menjalani sisa jabatan sebagai Wabup. Di tahun politik 2020 mendatang, dirinya akan jadi kompetititor dari jalur independen. 

Dalam sisa waktu itu, Ferizal Ridwan menghimbau jajaran untuk tetap integritas dalam bertugas. Terutama para pejabat yang disumpah dalam jabatan yang diemban. Diakui Ferizal Ridwan, dalam pelaksanaan tugas selaku dwi tunggal di Lima Puluh Kota, terindikasi ada beberapa pimpinan OPD yang sering melawan arus, termasuk saat dirinya dipercaya sebagai Plh, saat Bupati menunaikan haji. 

Kami berharap kedepan, pimpinan OPD mengkoordinir jajaran agar integritas dalam menjalankan amanah negara. 

"Jangan hilang integritas karena loyalitas. Ingatlah semuanya akan kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Allah SWT,"pungkas Ferizal Ridwan.

Selama berpasangan "Ideal" dengan Bupati Irfendi Arbi, berbagai prestasi telah diraih. Termasuk pembangunan fisik dan mental, disamping hambatan, baik secara naturalisasi maupun perubahan nomenklatur pada birokrasi. (014)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Bertepatan di momen penghujung tahun 2019 menuju awal tahun baru 2020, Pemerintah Kota Padang melakukan penyegaran besar-besaran dengan melakukan pelantikan ke sejumlah pejabat untuk jabatan eselon II, III dan IV.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan kepada sebanyak 174 orang pejabat itu dilakukan dan disaksikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Gedung Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (31/12/2019). Sebagaimana untuk jabatan eselon II diketahui sebanyak 15 orang, eselon III yakni 75 orang dan eselon IV sebanyak 82 orang. 

Amrizal Rengganis
Kabag. Humas Kota Padang
Adapun nama-nama untuk jabatan eselon II yang dilantik adalah mulai dari nama Edi Hasymi yang sebelumnya menjabat Kepala BPBD Kota Padang, kini mengisi posisi Asisten Pemerintahan yang sebelumnya juga ditempatinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt). 

Sementara posisi yang ditinggalkannya pun diisi oleh Barlius yang sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan. Sedangkan posisi yang ditinggalkan Barlius ditempati Habibul Fuadi yang sebelumnya Kepala BKPSDM. Kadiskominfo Suardi menempati jabatan yang ditinggalkan Habibul Fuadi dan jabatan lama Suardi diisi Rudy Rinaldy yang sebelumnya menjabat Kepala DPMPTSP. Sedangkan jabatan lama Rudy ditempati Corri Saidan yang sebelumnya menempati posisi Inspektur Kota Padang. 

Sementara itu untuk posisi jabatan eselon III diantaranya Camat Nanggalo Teddy Antonius yang bertukar tempat dengan Camat Padang Selatan Fuji Astomy. Selain itu Jasman yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perdagangan mengisi jabatan Camat Pauh, M. Latif yang dulunya Sekcam Bungtekab kini naik menjabat Camat Bungtekab dan Kabid Proteksi dan Pengujian Dinas Pemadam Kebakaran menempati jabatan Camat Padang Utara. Masih banyak nama-nama lainnya untuk jabatan eselon II, III dan IV.

Wali Kota Mahyeldi menyampaikan, pelantikan ini merupakan hal yang biasa di birokrasi yang ditujukan untuk lebih memberikan penyegaran guna meningkatkan kinerja dan birokrasi di Pemko Padang. Di samping itu katanya, dengan itu juga diharapkan akan memberikan motivasi dan kekuatan baru dalam bekerja terutama kepada pejabat yang baru dilantik bersama jajaran dan ASN di lingkup kerjanya. Sebab jabatan merupakan pertanggungjawaban yang selalu mengejar untuk dimintai pertanggungjawabannya bukan saja di dunia namun juga di akhirat.

"Untuk jabatan eselon II hanya ada pergeseran dan yang promosi belum ada, karena harus melalui jalur pansel dan disetujui oleh KASN. Dimana saat ini untuk jabatan eselon II yang masih kosong diantaranya BPKAD, Dinas Pangan, DPRKPP dan beberapa lainnya. Insya Allah akan kita isi segera," jelasnya kepada wartawan usai pelantikan.

Ia mengatakan, sementara untuk jabatan eselon III dan eselon IV ada beberapa pejabat yang promosi dan bergeser guna pengisian jabatan yang kosong, pejabat yang memasuki pensiun, pindah dan alasan lainnya.

"Kita tentu berharap, bagaimana di semua OPD akan lebih solid dan lebih kompak lagi baik di dalam dan di luar OPD masing-masing. Begitu juga soliditas di lingkungan keluarga harus dijaga dan dibangun secara baik, karena soliditas dalam rumah tangga menentukan kesuksesan seseorang untuk beraktivitas," ucap wako. 

mahyeldi pun juga menekankan kepada setiap pejabat yang dilantik kinerjanya akan dievaluasi terhitung tiga bulan setelah dilantik melalui perjanjian kinerja atau pakta integritas. 

"Kalau memang ada diantara mereka ada yang kurang atau tidak mampu mengemban jabatannya secara baik, maka kita akan lakukan upaya dan langkah-langkah selanjutnya," ujar wali kota. (vid)


IMPIANNEWS.COM (TANJUNGPINANG).

Segenap umat musim Prajurit, PNS dan Ibu-ibu Jalasenastri mengikuti acara Doa Bersama dalam rangka menyongsong Tahun Baru 2020 yang berlangsung di masjid Hajar Aswad Lantamal IV Jl.Yos Sudarso Batu Hitam Tajungpinang Kepulauan Riau, Senin (30/12).

Acara Doa Bersama di mesjid Hajar Aswad Lantamal IV diawali dengan umul Kitab Alfatiha kemudian sambutan oleh Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) DR. Imam Teguh Santoso, S.T., M.Si., selanjutnya membaca Surat Yasin bersama dan diakhir dengan doa

Doa bersama tersebut dipimpin oleh ustad Muhtadirom Imam Mesjid Hajar Aswad Lantamal IV yang didampingi oleh Kasubdisbintal Disminpers Lantamal IV Mayor Laut (KH) M. Fadil Rokhmat.

Hadir dalam acara di mesjid Hajar Aswad Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ari Aryono, S.E., Aspers Danlantamal IV Kolonel Laut (K) Acep Maksum, S.E., M.M., CHRMP., Aspotmar Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto, Para Kadis/Kasatker , Ketua Korcab IV DJA  I Ny. MusyarafahRidwan serta Pama dan Pamen Lantamal IV.

Sementara itu di tempat yang berbeda segenap umat Nasrani Prajurit dan jemaat melaksanakan Doa Bersama juga di Gedung Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat Bethel Jl. Gereja No.1 Tanjungpinang.

Ibadah yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Bethel Tanjungpinang Pdt. Ronald Octavian Rampala, S.Th diawali dengan Menghadap Tuhan, kemudian Pemberitaan Firman yang di ambil dari Kitab Matius 9 : 16-17, setelah itu Doa Syafaat, Pengucapan Syukur, Pengutusan lalu ditutup dengan Berkat.

Hadir dalam acara di gereja GPIB Dantim Intel Lantamal IV Letkol Laut (KH) Franky Jamris Akihary, S.Pt., Kadispen Lantamal IV Mayor Marinir serta Pamen Lantamal IV.

Seluruh rangkaian doa bersama didua tempat yang berbeda, dapat berjalah dengan penuh hikmad , aman dan lancar.

Dispen Lantamal IV Tanjungpinang/ (ef)


IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Dipenghujung tahun, Selasa 31 Desember 2019, sekitar jam 10.30 WIB, Tim 7 Kota Payakumbuh menggrebek tempat dan gudang pembuatan munuman keras (miras) jenis Tuak milik P. Siahaan yang hanya berjarak 20 M Kantor Lurah Labuh Basilang Payakumbuh barat.

Diduga miras ini siap untuk diedarkan untuk pesta oknum-oknum yang ingin menyambut pergantian tahun baru 2020.

Jumlah barang bukti yang disita berupa tuak  lebih kurang 750 liter, 4 drum besar, kayu aru untuk bahan pembuat 1 ember ya g diperkirakan berat 5 kg. Jeriken ukuran 35 kg 5 buah, ember kaleng cat 2 buah dan 1 buah gayung.

"Alhamdulillah kita bisa menggagalkan peredaran miras ini yang menurut pengakuan dari pemilik untuk diedarkan di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota," kaya Ketua Harian Tim 7 Devitra.

Diterangkan Devitra, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat.  Penggrebekan dipimpin langsung Kasatpol PP dan diikuti unsur dari Polres, Subdenpom, Koramil dan personil Satpol PP.

Ketika penggrebekan juga disaksikan oleh Lurah Labuh Basilang Nazril ardi beserta Staf serta Ketua LPM setempat.

Sehubungan giat tim 7 ini mendadak dan dilaksanakan pagi, masyarakat sekitar terkejut ketika Tim 7 melakukan  penggrebekan sehingga puluhan warga keluar rumah menyaksikannya ketika petugas membawa barang bukti.

Awalnya pemilik hanya mengaku tuak tersebut hanya 1 drum yang ada dalam rumah. Namun ternyata diketahui ada gudang penyimpanan lain dekat rumah tersebut sebanyak 500 liter lagi (2 drum besar)," ungkap Devitra.

Devitra berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada Pemko melalui Satpol PP.

"Kita juga juga berharap kerja sama dari masyakat ke depan kalau diketahui ada gangguan ketertiban umum maupun penyakit masyarakat," pungkasnya. (rel/014)

Novri Investigasi
Seiring akan berakhirnya 2019 dan memasuki babak baru 2020, kepemimpinan Mahyeldi Walikota Padang, menuai beragam pandangan. Ada yang memuji, banyak juga yang mencaci. Pujian semakin deras, cacian semakin keras pula, seiring majunya Mahyeldi pada Pemilihan Gubernur 2020 nanti.

Saya menilai objektif, melihat rekap jejak Mahyeldi memimpin Kota Padang tahun 2019 yang akan berlalu. Disisi keberhasilan membangun  infrastruktur Kota Padang, pantas dipuji. 

Diakui, wajah perkotaan tahun 2019, mancilak dengan infrastruktur trotoar yang menjadi andalannya. Kawasan Khatib Sulaiman dengan kucuran dana Rp12 M untuk trotoar, indah dipandang mata. Itupun baru sebagian, apalagi seluruh kawasan Khatib Sulaiman dihiasi trotoar dan aksesoris lainnya, akan mempercantlik kawasan tersebut.

Lokasi lain yang dibangun trotoar dilengkapi aksesoris lampu dan bangku, Sawahan, Veteran, Ulak Karang, Gunung Pengilun, Simpang Haru, Terandam, Gurun Laweh (Kampung Nias), kawasan perumahan elit di SMA 1, Seberang Padang dan lokasi lainnya, menyulap kawasan tersebut sejuk dipandang mata, nyaman melintasinya.

Pantai Padang, bak gadis bersolek menggairahkan pengunjung mendatanginya. Trotoar sepanjang Pantai Padang, Rumah Panggung dibelakangnya bertuliskan Pantai Puruih, diserbu penghunjung berselfi ria.

Ditambah lagi, kucuran dana dari Dirjen SDA melalui BWSS merubah Danau Cimpago menjadi taman wisata keluarga. Dan, proyek krib pantai memecah ombak, membuat penghunjung nyaman bermain ombak.

Blusukan dan dakwah diberbagai daerah yang dilakukan Mahyeldi momen bagi lawan politiknya. Gajah didepan mata tak kelihatan, semut dibalik gunung kelihatan, menyertai serangan terhadap Buya. Memberi dakwah ke daerah lain, sementara kampung sendiri, terutama kawasan Pondok, masih bergelimang maksiat. Memakai istilah Mastilizal Aye, Kafe maksiat dan miras marak di kampung buya.

Terlepas dari semuanya itu, kita tak perlu memojokkan Mahyeldi. Sebagai walikota ia telah menunjukkan kinerja luar biasa. Meski, ada kekurangan, sebagai manusia apa yang terjadi semasa kepemimpinan Mahyeldi itu biasa. Tak ada manusia yang sempurna. Tak ada kinerja tanpa cela.

Mahyeldi dipuji, Mahyeldi dikritisi, itu sudah biasa. Pertanda ada kepedulian kita kepada Padang Kota Tercinta, Kujaga dan Kubela. Namun, etika sebagai orang minang tetap dijaga. Semoga. ***

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

 Kementerian Luar Negeri Senin siang (30/12) memanggil Duta Besar China di Jakarta untuk menyampaikan protes keras dan juga nota diplomatik protes atas peristiwa pelanggaran di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), termasuk kegiatan penangkapan ikan ilegal serta pelanggaran kedaulatan oleh penjaga pantai China di Perairan Natuna.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada VOA mengatakan dari sisi ketentuan hukum internasional, posisi Indonesia tidak bisa diganggu gugat dan tidak memiliki wilayah yang overlapping atau tumpang tindih dengan pihak China.

Selain itu, kata Faizasyah, tidak ada klaim yuridiksi yang berbenturan dengan negara tirai bambu itu.
Faizasyah menegaskan bahwa Indonesia tidak akan pernah mengakui sembilan dash-line China (garis batas yang ditetapkan China) karena penarikan garis tersebut bertentangan dengan UNCLOS sebagaimana diputuskan melalui Ruling Tribunal UNCLOS tahun 2016.

UNCLOS adalah United Nations Convention for the Law of the Sea atau Konvensi Hukum Laut PBB.
Dalam pertemuan singkat itu, Dubes China, ujar Faizasyah, mencatat berbagai hal yang disampaikan Indonesia dan akan segera melaporkan ke Beijing.

“Yang pasti kita sudah menyatakan dengaan sangat tegas secara lisan dan tertulis protes kita dan arena ini wilayah teritori Indonesia tentunya kita akan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut,” kata Faizasyah.

Ditambahkannya bahwa untuk kawasan Natuna, Indonesia tidak ada masalah isu perbatasan dengan negara mana pun, termasuk China. Wilayah nasional Indonesia, termasuk wilayah laut dan sebagainya, bersandar pada hukum internasional atau UNCLOS.

Kementerian Luar Negeri menggarisbawahi koordinasi erat dengan dengan TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) guna memastikan tegaknya hukum di ZEE.

Kepala Badan Keamanan laut Republik Indonesia (Bakamla) Laksamana Madya Bakamla A. Taufik R. membenarkan adanya kapal asing yang berasal dari Vietnam dan China memasuki perairan Natuna di kepulauan Riau.

Surat kabar “The Jakarta Post” hari Minggu (29/12) mengutip keterangan Bakamla yang mengatakan “antara tanggal 19 hingga 24 Desember setidaknya 63 kapal ikan dan kapal penjaga pantai China telah memasuki perairan Natuna di Kepulauan Riau, tanpa ijin.”

Taufik mengatakan puluhan kapal penjaga pantai China mengawal kapal-kapal nelayan trasiional yang diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan, yang diklaim China sebagai bagian dari kawasan perikanan tradisionalnya.

Bakamla telah menginformasikan hal ini kepada Kementerian Luar Negeri sehingga dapat diambil langkah-langkah diplomatik yang tepat.

Diusir Kapal Patroli China

Sebelummya beredar video yang menunjukkan kehadiran kapal-kapal ikan asing di perairan Natuna. Video tersebut dari Herman, Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
 Herman menuturkan, kapal ikan asing itu ‘menyerbu’ perairan Natuna sudah beberapa bulan Kapal-kapal ikan asing dari Vietnam dan China semakin berani.

 Bahkan kapal coast guard China turut mengawal kapal-kapal ikan dari negaranya yang mencuri di perairan Indonesia. Kata Herman, pada 26 Oktober 2019 anggota kelompoknya sempat diusir oleh kapal coast guard China, padahal sedang berada di wilayah Indonesia.

“Selang satu minggu sejak pergantian menteri (Susi Pudjiastuti diganti Edhy Prabowo), info dari anggota kami langsung banyak kapal asing. Sebulan kemudian makin ramai. Mereka (nelayan lokal) dikejar coast guard China,” ujar Herman, Minggu (29/12).

Berdasarkan data Automatic Identification System (AIS) pada 28 Desember 2019, kapal coast guard China yang mengawal kapal ikan asing berada sekitar 3.8 Nautical Miles dari Garis Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia-Malaysia.

“Coast guard China ikut mengawal, ngusir nelayan anggota saya. Padahal nelayan saya dikasih peta TNI AL, berdasarkan peta itu masih di laut kita,” tegas Herman.

Menurut pantauan nelayan dari kelompok Herman, rata-rata kapal ikan asing yang masuk ke Natuna berukuran di atas 30 Gross Ton (GT) dan menggunakan pukat harimau (trawl).

Kapal-kapal asing memiliki ‘kapal induk’ yang bersiaga di perbatasan.

 Kapal-kapal ini memindahkan hasil tangkapannya ke kapal induk lalu kembali masuk ke perairan Natuna untuk mencuri ikan. Selain dari China, banyak juga kapal ikan asing dari Vietnam.

Herman mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke aparat keamanan.

 “Sudah dilaporkan ke perwira tinggi di Natuna, termasuk di Jakarta. Katanya sudah ada KRI yang patroli di Natuna. Tapi kok masih banyak kapal ikan asing bebas lewat di laut kita?” ujarnya heran.

Pihaknya berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengusir kapal-kapal ikan asing yang menjarah kekayaan Laut Natuna. “KRI harus standby di perbatasan. Kok kapal asing bebas lewat di laut kita? Kok didiamkan,” tanyanya.

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Kota Padang 2019 diadakan di Batu Busuk Kelurahan Lambung Bukit Kecamatan Pauh pada, Sabtu (28/12). Dibuka langsung oleh Lesmawati Diah Rini Ms(ADT) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang khusus datang untuk kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Kota Padang ini.

"Kegiatan BBKT Kota Padang tahun ini kita adakan 3 hari sejak tanggal 27 hingga 29 Desember 2019, yang di dahului dengan pra nya adalah lomba menulis artikel dan cipta puisi se Sumatera Barat, turnamen futsal antar pelajar SMA se Kota Padang," kata Ketua Karang Taruna Kota Padang Yaldi.

Yaldi menjelaskan untuk kegiatan intinya nanti bedah rumah, bantuan sarana olahraga, bantuan bibit bunga dan buah dalam program Karang Taruna Bercerita, bantuan sembako, penyuluhan anti narkoba dan masih banyak yang lainnya.

Dalam kegiatan kali ini Pembina Karang Taruna teladan diberikan kepada Bapak Camat Lubuk Begalung Bapak Wilman Muchtar, S.Sos dan serta menyerahkan bantuan komputer dan perangkatnya untuk  3 Karang Taruna Kelurahan yang ada di Kota Padang.

Hadir dalam kesempatan itu Azwin staf ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kota Padang, Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kota Padang Zulhardi Z Latif dan para undangan lainnya.

Yaldi mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Kemensos RI, Ketua Umum dan Sekjen PNKT Indonesia, Dinas Sosial, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat, Dinas Sosial dan Lingkungan Hidup Kota Padang, DPD LPM dan PPM Kota Padang, Tagana dan TKSK Kota Padang, CSR PT Semen Padang, Karang Taruna Kecamatan dan Kelurahan se Kota Padang, Anggota DPRD Kota Padang Donal ardi, Camat Pauh dan Lurah,LPM dan FN Lambung Bukit, tokoh masyarakat, RW RT dan pemuda Batu Busuk serta seluruh masyarakat Batu Busuk yang telah menyukseskan dan membantu kegiatan ini dari awal sampai akhir, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi warga Karang Taruna se Kota Padang serta masyarakat Batu Busuk ke ke depan," ujarnya.

#AdF | Aditya Mahatva Yodha

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Menghindari terjadinya aktivitas huru-hara atau hal yang berbau negatif bagi masyarakat terutama generasi muda di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang mengantisipasinya dengan salah satunya menggelar kegiatan Kemah Akhir Tahun.

Kegiatan yang diikuti para murid SD, SMP dan SMA sederajat di Kota Bengkuang itu resmi digelar dengan dibuka secara resmi Wali Kota Padang yang diwakili Sekda Kota Padang Amasrul di Bumi Perkemahan Lemdika Padang Besi, Senin pagi (30/12/2019). 

Adapun untuk kegiatan ini berlangsung selama 29 Desember - 1 Januari 2020 dengan diikuti sebanyak 868 orang peserta yang terdiri dari anggota Pramuka Penggalang dan Penegak Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Kota Padang disertai pendamping dan panitia pelaksana. 

Seperti diketahui, selain di Bumi Perkemahan Lemdika Padang Besi, kegiatan kemah akhir tahun juga dilaksanakan di sekolah masing-masing bagi tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kota Padang.

Sekda Amasrul dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, memang tidak dipungkiri, sebagian besar orang masih salah dalam menyambut datangnya pergantian tahun baru masehi. Mulai dari adanya melakukan kegiatan huru-hara, main petasan, bahkan acara yang berbau negatif atau maksiat. 

"Semua itu adalah keliru dan sangat sesat. Karena kebiasaan-kebiasaan tersebut adalah ciri perilaku orang kafir yang hanya haus kesenangan dunia tanpa memikirkan kehidupan akhiratnya," ujarnya.

Menyikapi hal itu, Sekda menjelaskan, Pemerintah Kota Padang akan selalu bertindak tegas dan berupaya menyikapi hal-hal yang akan merugikan masyarakat dan Kota Padang. 

"Jadi oleh karena itu, kita harus merobah 'mindset' dalam menyambut tahun baru masehi ini. Tentunya dengan tidak lagi merayakannya dengan turun ke jalan, bakar petasan, mengadakan panggung gembira atau hal lainnya yang akan merugikan kita sendiri dan orang banyak. Jauh lebih baik dari itu, kita harus mengisinya dengan kegiatan positif," tuturnya.

Lebih lanjut jelas Amasrul lagi, perihal kebijakan Pemko Padang mengisi pergantian tahun baru 2019 ke 2020 dengan menggelar kemah akhir tahun menurutnya, agar para siswa atau generasi muda di Kota Padang tidak lagi berkeliaran pada malam tahun baru. 

"Untuk di setiap sekolah, pada malam pergantian tahun seluruh siswa akan berada di sekolah masing-masing atau mabid di bawah pengawasan guru. Dimulai pada 31 Desember yang diisi dengan shalat berjamaah, tausiyah, zikir, muhasabah dan kegiatan positif lainnya," paparnya.

Guna memantau pelaksanaannya ungkapnya, di masing-masing sekolah Pemko Padang menurunkan untuk masing-masing kecamatan sebanyak 10 orang tim monitor yang berasal dari Kepala OPD dengan tergabung dengan tim di kecamatan. 

"Untuk itu, kita minta kepada seluruh Kepala OPD berkoordinasi dengan Camat, Lurah dan pelaku Organisasi Sosial Kemasyarakatan agar dapat memonitoring pelaksanaan kemah akhir tahun tersebut."

"Tak hanya ini, kita juga mengimbau bagi seluruh warga masyarakat Kota Padang agar dapat memanfaatkan momentum pergantian tahun baru masehi dengan kegiatan positif dan menghindari kegiatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan istiadat kita. Selanjutnya juga kepada para pengurus masjid dan musala se-Kota Padang agar melaksanakan kegiatan yang bermanfaat seperti tausiyah, zikir dan doa bersama," pungkasnya mengakhiri.

Pada kesempatan itu juga hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Barlius, Kadispora Mursalim, Kepala DLH Mairizon serta para Kepala OPD di lingkup Pemko Padang dan Camat se-Kota Padang.(vid)

IMPIANNEWS.COM (Muara Enim).

Beberapa waktu yang lalu Plt Bupati Muara Enim Juarsah mengeluarkan pernyataan terkait masuknya harimau ke permukiman di Talang Tinggi dan menewaskan Sulis, dan meminta agar harimau sumatera itu ditangkap hidup atau mati karena warganya harus dilindungi.

Ketika diwawancara wartawan Juarsah mengatakan, "Ngapain kita harus melindungi binatang buas yang membahayakan masyarakat? Itu akan lebih parah lagi nanti. Saya berharap semua bisa menangkap itu baik hidup ataupun mati!"

Atas peristiwa itu, Juarsah meminta masyarakat selalu waspada. Dia meminta warga tidak pergi sendirian saat ke kebun, termasuk saat mandi di pemandian umum yang ada di dalam hutan dan jauh dari permukiman warga.

"Terhadap masyarakat untuk tetap waspada, kalau ke kebun metik kopi, duren jangan sendiri-sendiri. Usahakan berteman biar saling membantu," katanya.

Juarsah juga menghimbau masyarakat yang biasa mandi di sungai di luar desa untuk tidak mandi terlalu sore. Kalau sudah jam 5 segera kembali ke kampung karena jam 5 ke atas bukan jam manusia di hutan.

Terakhir, Juarsah meminta pihak terkait seperti BKSDA dan Polhut segera ambil tindakan tegas. Sebab isu harimau kini menjadi momok menakutkan bagi para petani dan masyarakat.

Terkait masuknya harimau ke permukiman di Talang Tinggi dan menewaskan Sulis, Ia meminta harimau sumatera itu ditangkap hidup atau mati. Dia mengatakan warganya harus dilindungi.

"Ini sudah sampai ke permukiman masyarakat. Jadi masyarakat berharap binatang buas harimau ini bisa ditangkap hidup atau mati, ambil tindakan," kata Juarsah tegas.

Dengan tindakan tegas itu, Juarsah pun berharap aktivitas masyarakat kembali normal. Masyarakat tidak lagi ketakutan saat pergi ke kebun.

Sementara itu Pendiri Tambling Wildlife Nature Conservation, Tomy Winata dalam keterangan yang dikirim ke redaksi mengatakan bahwa yang salah itu masyarakat yang mengganggu, merusak wilayah harimau dan membuat harimau terusik oleh ulah manusia. Kenapa malah harimau yang dibantai?. 

"Ajarin manusia agar jangan mengganggu wilayah yang sudah menjadi wilayah harimau, serta mata rantai makanannya. Dasar, mentang-mentang manusia dan penguasa!!!" kesal Tomy Winata, Senin, (30/12/2019).

Diketahui Sulis tewas diterkam harimau pada Jumat (27/12) sore saat mandi di pemandian umum. Lokasinya sekitar 100 meter dari perkampungan dan berada di dalam hutan.

Akibat diterkam harimau, Sulis tewas dengan luka di leher, kaki kiri hilang dan bagian tubuh lain habis dimakan harimau. Peristiwa ini pun membuat geger masyarakat Muaraenim. 

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri Nomor. 412.2/3883/SJ tentang Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro, telah dibentuk Koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di 104 Kelurahan di Kota Padang.

Yaitu, 54 KJKS Tahun 2010, 20 KJKS Tahun 2011 dan 30 KJKS Tahun 2012 (sebagai Transformasi Pokja Dana Kredit Mikro Kelurahan Sasaran Tahun 2008 dan Tahun 2009), yang bersumber dari Dana Kredit Mikro Kelurahan Sharing antara APBD Propinsi Sumatera Barat dengan APBD Kota Padang.

“Pengembangan KJKS BMT tersebut merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan di Kota Padang dengan cara menyalurkan modal usaha”, ujar Mahyeldi saat menghadiri acara Sosialisasi OJK terkait Perbankan dan Keuangan Syariah Kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Pengelola Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) menuju Padang sebagai Kota Ekonomi Syariah di Rocky Plaza Hotel, Senin (30/12/2019).

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas KSPPS atau yang sebelumnya disebut Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT memerlukan keseriusan dan komitmen manager berserta pengurus dalam pengelolaan keuangan syariah dan pembinaan usaha masyarakat miskin.

“Penguatan untuk perbankan syariah ke depan memang tergantung daripada kesadaran dan dukungan serta daya desak KSPPS. Sehingga perbankan syariah bisa lebih kuat dan tumbuh berkembang”, ulas Mahyeldi yang juga merupakan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat tersebut.

Ditambahkannya, dukungan perbankan syariah di Kota Padang terus berkembang dengan dikonversinya Bank Nagari menjadi Bank Syariah, serta pendirian BPR Syariah di Kota Padang. 

“Sinergi keuangan syariah ini sangat kita perlukan untuk pengentasan kemiskinan di Kota Padang. Dan menghadirkan Kota Padang sebagai kota sekonomi syariah”, imbuhnya lagi.

Acara tersebut diikuti Kepala OJK Sumatera Barat Darwisman, Dirut Bank Nagari Dedy Ihsan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Suhandra, Kepala Dinas Perdangan Kota Padang Endrizal serta Manager dan Pengurus KSPPS se-Kota Padang. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Usai melaksanakan ibadah umroh ditanah suci Makkah, keluarga pemenang implementasi Program 18.21 menemui Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di kediaman resminya, Senin (30/12/2019).

Sebagaimana diketahui, tiga keluarga terbaik yang beruntung menjadi pemenang dari program 18.21 tersebut ialah, keluarga Bapak Wandrizal dari Kecamatan Kuranji, Keluarga Bapak Junardi dari Kecamatan Padang Timur  dan Keluarga Bapak Arman dari Kecamatan Padang Barat. 

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, hadiah umroh yang telah diberikan tersebut sesuai dengan janjinya terhadap kelangsungan Program 18.21 tersebut.

 “Hadiah ini sengaja kami berikan sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang telah mendukung dan mengimplementasikan program 18.21 ditengah-tengah keluarga,” jelas Wako Mahyeldi didampingi Kepala DP3A2KB Kota Padang Heryanto Rustam.

Sementara itu, Yanti pemenang program 1821 Kecamatan Padang Timur mengaku bersyukur dan mengucapkan ribuan terimakasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberangkatkan keluarganya umroh bersama dua keluarga lainnya.

“Alhamdulillah, sayabrasa ini bak mukjizat dari Allah SWT melalui tangan bapak wali kota sehingga kami sekeluarga dapat berangkat umroh. Semoga kebaikan yang telah beliau berikan dibalasi oleh Allah SWT dengan amalan yang berlipat ganda,” serayanya mendoakan.

Ia melanjutkan, dirinya bersama rombongan berangkat ke tanah suci Makkah sejak 15 Desember 2019 dan sampai di Padang 26 Desember 2019 lalu.

"Kami melakukan perjalanan terhitung 12 hari perjalanan dan Alhamdulillah semua selamat kembali di Kota Padang. Dan kami juga tentu berharap program 18.21 terus dilakukan oleh Pemko Padang di tahun yang akan datang sehingga dapat diterapkan seluruh lapisan masyarakat," tutupnya 

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan Talkshow "Padang Menuju Kota Layak Anak" Bersama PadangTV". Narasumber dalam talkshow tersebut Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia Wanda Leksmana dan Ibu Yanti selaku pemenang program implementation 18.21. 

Kepala DP3A2KB Kota Padang Heryanto Rustam mengatakan,  Talkshow "Padang Menuju Kota Layak Anak" Bersama PadangTV" digelar guna mendukung tercapainya penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2020. "Peserta dari talkshow  tersebut terdiri dari Keluarga Pemenang program 18.21 dan Forum Anak Kota Padang yang berjumlah sekitar 50 orang," tutupnya. (Mu).

IMPIANNREWS.COM (Padang).

Menyambut tahun 2020, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II mengadakan do'a bersama di Masjid Al-Jariyah Markas Komando (Mako) Lantamal II jalan Bukit Peti-Peti Teluk Bayur Padang. 

Do'a bersama dipimpin oleh Ustad Jufrianto, S. Th.I. Doa bersama yang di awali dengan pembacaan Alquran surat Yasin di ikuti Prajurit dan PNS Lantamal II. 

Hadir dalam do'a bersama, Komandan Lantamal II, Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso, Wakil Komandan Kolonel Marinir Wurjanto. M.Han, Asisten dan Kasatker Lantamal II, Senin (30/12/2019) 

Usai do'a bersama, Komandan Lantamal II menyampaikan mari kita Hijrah, Hijrah dalam artian pindah ke hal yang lebih, Komandan  menyampaikan beberapa asumsi terkait dengan Hijrah ke hal lebih baik, lebih berfaedah dan lebih bermanfaat.

 Beberapa hal yang di sampaikan Komandan dalam memberi arahan kepada Prajurit yang hadir sebagai pengganti jam Komandan. 

Dalam arahannya Komandan Lantamal II mengingatkan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat-nikmat Allah SWT, Rezeki dan umur maupun perjalanan hidup setiap orang sudah ditentukan sebelum alam semesta diciptakan.

Hendaknya dapat menjadikan acara pergantian tahun sebagai waktu yang tepat merenungi dosa maupun perbuatan setahun yang dilalui dan menguatkan diri menjadi lebih baik ditahun berikutnya agar dapat menjalankan tanggung jawab baik sebagai pribadi, kepala rumah tangga, pejabat maupun Prajurit dan PNS Lantamal II, sebutnya.

Lebih lanjut Komandan Lantamal II menyampaikan apresiasi atas kinerja dan prestasi yang diraih Prajurit dan mendorong agar lebih banyak lagi Prajurit yang mengukir prestasi di berbagai bidang, Semoga tahun 2020 kita bisa berbuat, berkarya lebih baik dari tahun 2019.

Dispen Lantamal II

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pada usia ke-45 tahun, Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Kota Padang mampu menjawab tantangan sebagai penyedia air siap minum. Menyusul diresmikannya jaringan air minum yang dialirkan untuk 200 unit rumah di Komplek Jala Utama1 Balai Gadang, Senin (30/12/2019).

Peresmian layanan air siap minum yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDAM Kota Padang ke-45. Ditandai dengan pelepasan balon dan pengguntingan pita oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai pelaksanaan upacara di IPA Taban, Balai Gadang.

Mahyeldi mengatakan, secara bertahap tantangan untuk menyediakan air bersih dan air siap minum sudah mampu dijawab PDAM Kota Padang. Ke depan progres jangkauan pelayanan harus diperluas untuk memberikan kepuasan masyarakat. Ini juga guna mewujudkan Kota Padang sebagai kota internasional.

“Perluasan jangkauan pelayanan PDAM untuk air siap minum ke depan harus diperluas. Untuk itu diperlukan jaringan baru yang layak pengganti jaringan lama yang sudah berusia tua dan tidak layak dan banyak terjadi kebocoran,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, pembaruan jaringan pipa PDAM Kota Padang yang mencapai panjang 2200 KM membutuhkan biaya Rp. 1 trilyun. Untuk anggaran sebesar itu dibutuhkan dukungan investasi.

“Kita butuh dukungan investasi untuk pembaruan jaringan. Investasi itu bisa melalui kemitraan perbankan dan kerjasama,” ujar Mahyeldi.

Selain itu, lanjut Mahyeldi, dengan mengalirnya air siap minum ke perumahan dan perkantoran nantinya akan berdampak terhadap pengurangan sampah botol plastik. “Nantinya bila sudah efektif aliran siap minum ke semua kawasan, praktis akan mengurangi penggunaan botol plastik,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Padang, Hendra Pebrizal menyebut, pelayanan air siap minum sudah dilaunching di beberapa tempat. Pertama di RSUP M. Djamil, RSUD Dr. Rasyidin dan Balaikota Padang serta hari ini di Komplek Jala Utama.

“Ini pelayanan pertama untuk air siap minum di perumahan. Ke depan akan dipersiapkan jaringan untuk melayani lebih luas lagi,” ujarnya.

Tahun ini, kata Hendra Pebrizal, PDAM membangun pengolahan air siap minum dengan kapasitas 100 liter per detik. “Dengan demikian kita akan bisa melayani 10 ribu pelanggan. Beberapa komplek lagi setelah Komplek Jala Utama ini akan bisa dialiri,” sebutnya.

Pada acara peringatan HUT ke-45 PDAM Padang ini dihadiri Sekda Kota Padang Amasrul yang juga merangkap Dewan Pengawas dan anggota DPRD Helmi Moesim serta, sejumlah pejabat struktural Pemko Padang, rekanan dan seluruh jajaran karyawan PDAM. (ydt)

IMPIANNEWS.COM.

"Puluhan Remaja Ditertibkan, Miras Tanpa Ijin Pengecer Diamankan, Penghisap Lem Diberi Pembinaan"
Payakumbuh  --- Tim 7 Payakumbuh kali ini kembali mengadakan razia ke lokasi hotel, tempat jualan miras, kafe, dan sejumlah titik rawan pekat dan maksiat di Kota Randang, Sabtu (28/12/2019) adalah malam Minggu terakhir di tahun 2019.

Razia yang juga mengikutsertakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh itu dimulai lebih awal, pukul 22.30 WIB selepas apel, tim langsung meluncur untuk melaksanakan tugasnya menjaga keamanan kota yang dipimpin oleh Riza Falepi.

Diawali dengan penertiban sebuah kedai penjual minuman di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, tepatnya di simpang terminal Koto Nan Ompek yang memajang dan memperjual belikan minuman keras jenis bir dengan bebas.

"Sejumlah minuman disita dari kedai tersebut karena melanggar Perda Nomor 12 tahun 2016 tentang pekat dan maksiat, menyimpan dan memperjual belikan miras tanpa izin.

Walaupun bir ini termasuk minuman beralkohol dengan kadar 5 % atau golongan A, namun harus ada izin sebagai pengecer," kata Ketua Harian Tim 7, Devitra.

Dari situ tim melanjutkan razia ke Batang Agam di Sungai Pinago namun tidak ditemukan pelanggaran.

Namun, tim menemukan pelanggaran ketika bergerak ke gerbang kampus Unand Kubu Gadang, sejumlah remaja berlarian karena melihat kedatangan tim. Ternyata, dari pengakuan 3 orang yang berhasil diamankan, mereka baru saja menghisap lem Cap Banteng.

Petugas pengamanan Unand Kampus 2 Payakumbuh yang datang ketika tim 7 menertibkan tersebut mengaku kewalahan dengan ulah sejumlah remaja yang rata-rata pelajar SMP itu, dirinya kerap memergoki mereka menghisap lem sehingga di pos gerbang Unand itu berserakan lem-lem dalam plastik yang bekas dihisap.

"Mereka diamankan dan dinaikkan ke atas mobil dalmas Satpol PP untuk dibawa ke kantor," kata Kasatpol PP mantap.

Kemudian patroli dan razia dilanjut ke Gelanggang Kubu Gadang, namun juga nihil pelanggaran. Sesampai di Simpang Benteng, tim 7 merazia sebuah hotel yang kamarnya hampir penuh terisi. Namun tidak ditemukan pelanggaran disana.

"Setelah memantau sejumlah hotel dan penginapan lainnya ternyata para tamu yang menginap sebagian besar keluarga yang mengantar anaknya untuk tes masuk pesantren ICBS Payakumbuh," terang Devitra.

Disebuah kafe dikawasan Simpang Benteng jalan Jendral Sudirman, tim 7 mengamankan 3 orang perempuan dan 1 orang laki-laki yang sedang asik duduk dan mengkonsumsi miras jenis Whisky.

"2 orang perempuan di lokasi tersebut berpenampilan dan berpostur tubuh seperti laki laki," kata Devitra menerangkan.

Selanjutnya, di Simpang Warna-warni Tanjuang Anau, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, tim 7 menertibkan puluhan kendaraan yang tergabung dalam club salah satu jenis motor.

Dari hasil pengecekan kendaraan tersebut, ternyata banyak kendaraannya yang tidak punya plat nomor dan knalpot yang dimodifikasi. Para remaja yang sedang duduk melingkar dan sedang rapat dijalan tersebut diberikan pembinaan agar dapat memberikan contoh berkendaraan yang baik kalau memang akan berorganisasi.

Dari pantauan media, ternyata dari puluhan remaja yang datang dari berbagai daerah sekitar Payakumbuh dan Bukittinggi tersebut juga ada 1 orang perempuan.

Mereka akhirnya dibubarkan dan disuruh pulang dan meninggalkan lokasi. Dari sejumlah remaja yang diamankan dipanggil orang tuanya, diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan sebelum akhirnya diizinkan pulang. Razia malam itu berakhir jam 03.00 WIB.(rel/014)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi berharap, malam pergantian tahun 2019 ke 2020 kali ini berjalan aman dan damai seperti tahun sebelumnya. Ia mengklaim kondisi aman di Kota Payakumbuh tahun lalu itu kondusif karena adanya larangan pesta kembang api dan petasan.

"Tahun lalu itu berjalan dengan baik, agak tenang. Berkurang angka kecelakaan lalu lintas dan volume sampah," ucapnya Senin (30/12/2019).

Biasanya, perayaan tahun baru itu identik dengan pesta kembang api, membakar petasan, meniup terompet, atau pun kegiatan yang bersifat hura-hura. Namun, berbeda dengan di Kota Payakumbuh, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menginginkan budaya itu harus dihilangkan di Payakumbuh, karena tidak sesuai dengan Adat dan Budaya orang islam, apalagi orang minang.

"Kegiatan di malam pergantian tahun baru itu tidak harus selalu dengan kegiatan hura- hura. Saya serius mengajak warga untuk menyambut pergantian tahun masehi dengan lebih berkah, yaitu berzikir bersama, bahkan zikir bersama ini dilakukan setiap tahunnya di beberapa mesjid yang ada di Kota Payakumbuh," kata Riza mantap.

"Kita akan undang juga tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren dan terbuka untuk semua ikut bergabung zikir bersama," imbuhnya.

Disamping itu, Asisten II Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan dengan bermain petasan atau kembang api di jalanan pada malam itu, selain membahayakan juga berpotensi menimbulkan gangguan bagi orang lain, sehingga harus ada rasa "manenggang" orang lain dalam bermasyarakat.

"Kalau sudah main petasan kan juga sampah berserakan, mubazir," katanya.

Dikatakan laki-laki yang akrab disapa Om Zet ini, eksistensi tahun masehi diakui di pemerintahan, namun bukan berarti pergantian tahunnya itu dirayakan, kalau orang luar negeri merayakannya dengan pesta kembang api ataupun sejenisnya, namun untuk Kota Payakumbuh tidak seperti itu.

"Kita harus menunjukan budaya lokal, sebagai umat islam dan orang minang kita menyambut pergantiannya dengan meramaikan masjid, ini baik dari pada hura-hura bukan?," ujar Om Zet.

Akan ada patroli gabungan bersama TNI/Polri dengan keliling Kota Payakumbuh mulai pukul 22.00 WIB. Ini untuk memastikan bahwa wilayahnya bebas dari pesta kembang api besar, pesta miras, Penyakit masyarkaat lainnya, maupun pesta petasan di jalanan yang akan mengganggu ketertiban. 

Terpisah, himbauan senada juga disampaikan Kabag Kesra Ul Fakhri saat dihubungi diselulernya 

"Menyambut bukan berarti turut merayakan, melainkan menentukan bagaimana cara kita bersikap menghadapi masa depan, jika usia kita panjang,"sebut Ul Fakhri. 

Dihimbaunya, Mari kita jadikan malam tahun baru 2020 di Kota Payakumbuh sepi dari letusan mercon/kembang api, hiruk pikuk terompet, kegiatan hura-hura, mengandung maksiat dan penuh kesia-siaan.

"Mari beri kesempatan saudara kita yang non muslim untuk beribadah dengan tenang sebagai bentuk kita bertoleransi dan menjaga kerukunan antar umat beragama. Mari kita tingkatkan kebaikan dan muhasabah diri, agar tahun depan menjadi semakin lebih baik dan menjadikan kita pribadi yang beruntung,"tandas Ul Fakhri. (014)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.