WAKO RIZA FALEPI : PASAR PADANG KADUDUAK ADALAH HARAPAN BESAR KITA, KEDEPAN.

Walikota payakumbuh Riza Falepi
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh---Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama Wakil Walikota, Erwin Yunaz menghadiri syukuran mulai beroperasinya Pasar Rakyat Pusat Payakumbuh 2 yang lebih populer dengan sebutan Pasar Padang Kaduduak. Syukuran diadakan di lokasi berdirinya pasar tersebut, di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Kota Diate Kecamatan Payakumbuh Utara pada Kamis (03/05/2018)  

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD, Suparman, Perwakilan Forkopimda Kota Payakumbuh, Sekdako, Benni Warlis, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dahler bersama para kepala OPD se Kota Payakumbuh, Kepala kemenag, Danramil 01/Payakumbuh, Dandenpom, Ali Yohanes, Danyon, Camat se Kota Payakumbuh, Lurah, LPM dan ormas, warga Kelurahan Tigo Koto Diate serta tamu undangan dari tokoh masyarakat, Bundo Kanduang se-Kota Payakumbuh.

Mengawali sambutannya, Walikota Payakumbuh berihwal terkait latar belakang dibangunnya Pasar Payakumbuh 2 di Padang Kaduduak  Kenagarian Koto nan Gadang. 

Dikatakannya, keputusan itu bukan karena dia adalah putra daerah Koto Nan Gadang, akan tetapi murni karena lokasi ideal yang tersedia untuk dibangun pasar dengan luasan yang cukup adalah di Padang Kaduduak tersebut. 

"Kenapa kita bangun di Padang Kaduduak Koto Nan Gadang, kenapa tidak ditempat yang lain, karena pada awalnya kita kesulitan mencari tanah yang luas dengan pemilik hanya satu orang dan mau dijual. Kita sudah cari ketempat lain di Payakumbuh dan tidak ketemu dan kebetulan ada yang menawarkan paket lengkap seperti keinginan kita diatas. Jarang-jarang ada peluang seperti itu, makanya kita langsung beli," cerita Wako Riza. 

Dikatakan, kerja yang paling berat sebagai walikota yang dirasakannya adalah persoalan pembebasan tanah untuk pembangunan kota. Tapi berkat usaha keras dan dukungan para niniak mamak dan tokoh masyarakat, tantangan itu bisa dilewatinya.

"Sama seperti proyek pembebasan tanah di Jalan Sudirman dulu, banyak tentangan dan tantangan. Tapi alhamdulillah, berkat bantuan niniak mamak dan para tokoh, akhirnya bisa dibebaskan dan saat ini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat kita," ulas Riza Falepi.

Dikatakan Walikota, kerja keras yang dilaksanakannya saat ini melalui pembangunan beberapa proyek strategis dan besar adalah untuk kepentingan masyarakat dan Kota Payakumbuh kedepan. 

"Kita banyak bangun proyek-proyek besar, seperti normalisasi batang agam dan sport center di Tanjung Pauh dimana pembebasan lahannya menelan biaya puluhan milyar. Itu yang menikmati nanti bukan walikota sekarang, tetapi walikota yang akan datang setelah saya. Bagi saya tidak masalah, saya ingin berbuat untuk masyarakat dan kota kelahiran saya agar lebih maju dan sejahtera," terang Riza.

Dijelaskan, pembagunan pasar ini juga mempertimbangkan sisi penataan kota. Menurutnya, perencanaan kota penting diperhatikan. Selama ini, perencanaan kota sering tidak mengikuti kaidah-kaidah perencanaan yang benar.

"Pembangunan dan penataan kota jangan basalemak peak (serampangan-red) saja. Semuanya dibiarkan tumbuh tanpa perencanaan. Akibatnya masalah banyak bermunculan, seperti kemacetan, gangguan lingkungan dan segala macamnya. Kita tidak ingin seperti itu," ujar Walikota Riza.

Dikatakan, dalam penataan kota, isu yang paling penting adalah bagaimana mendudukkan pengaturan pusat-pusat keramaian  di dalam kota. 

"Pusat keramaian itu tidak boleh hanya disatu titik, harus dibeberapa titik. Kalau hanya satu titik maka akan menimbukkan banyak masalah, terutama kemacetan, yang akan membuat repot banyak pihak, seperti kepolisian dan tentunya pemerintah kota. Dan kita harus malu, masak kota kecil seperti Payakumbuh sudah mengalami problem kemacetan," ulas Riza lagi.

Oleh karena itu, pendirian Pasar Padang Kaduduak merupakan upaya Pemko Payakumbuh untuk membuat pusat keramaian baru yang akan mengurai titik keramaian Kota Payakumbuh yang selama ini terpusat di Pasar Induk Payakumbuh dan Pasar Ibuh.

"Keinginan kami, pusat keramaian kedepan setidaknya ada di tiga titik, yaitu dipusat kota, kemudian dikawasan pasar padang kaduduak ini dan satu lagi adalah di Payakumbuh Barat, sekitar Payolansek dan Bonai yang cukup padat penduduknya. Disana sebetulnya sudah bisa dibuat pasar satelit juga sebagai pusat keramain baru," ujar Walikota Riza.

Ditambahkannya, "Jadi kalau ada masyarakat Koto Nan Ampek mengusulkan membuat pasar, kita akan bangunkan pasar disana. Silahkan lapor ke saya. Ada tanahnya, segera kita bebaskan. Dak perlu besar, sepertiga atau seperempat hektar saja dulu cukup," tanggap Riza.

Dijelaskannya, kenapa dirinya getol membangun pasar satelit dibeberapa titik, adalah dalam rangka membuka lapangan pekerjaan baru yang akan membantu mengurangi angka pengangguran dan akan meningkatkan kesejahteraan warga Payakumbuh.

"Konsep pasar satelit ini tidak seperti Pasa Batingkek atau Pasa Ibuah, dimana yang mau berjualan harus beli kios dulu seharga 100 juta. Kalau seperti itu, maka hanya orang yang punya uang 100 juta saja yang bisa jualan. Saya dak ingin pasar ini seperti itu. Saya ingin semua orang bisa berjualan, khususnya yang warga kurang mampu, nanti kita modali, agar mereka bisa keluar dari jerat kemiskinan melalui pasar ini," terang Walikota.

Dirinya berharap, dengan konsep pasar satelit yang demikian serta rencana tumbuhnya pasar satelit lainnya, maka angka kemiskinan dan angka pengangguran Kota Payakumbuh bisa ditekan.

"Saya bersyukur angka kemiskinan dan pengangguran kita sudah jauh berkurang. Dulu, diawal menjadi walikota, angka kemiskinan kita diatas 11 persen, alhamdulillah, saat ini berada diangka 5 persen, sementara pengangguran sekitar 3 persen, hal itu perlu kita syukuri," beber Riza.

Meski demikian, Riza mengaku tidak lantas puas dengan kondisi itu. Dirinya ingin terus menurunkan angka tersebut serendah mungkin melalui program-program ekonomi kerakyatan yang ada saat ini.

"Semoga dengan berdirinya pasar Padang Kaduduak ini, angka kemiskinan dan angka pengangguran kita bisa terus turun. Sehingga kesejahteraan warga Payakumbuh semakin meningkat menuju Payakumbuh Menang," pungkas Riza mengutip tagline kampanyenya bersama Erwin Yunaz dulu.

Kadis Koperasi UMKM, Dahler
Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Payakumbuh, Dahler dalam laporannya menyampaikan bahwa latar belakang dibangunnya Pasar Padang Kaduduak disebabkan oleh kondisi pasar pusat yang ada yaitu Pasar Payakumbuh dan Pasar Ibuah sudah over capacity (kelebihan kapasitas-red), dan lokasi tidak memungkinkan untuk dikembangkan.

"Keberadaan Pasar Padang Kaduduak diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,  pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan generasi muda serta  mengurangi masalah pengangguran dan kemiskinan di kota kita," sebut Dahler.

Disampaikan, pembangunan pasar dengan luas areal sekitar 5 hektar tersebut menelan biaya yang cukup banyak, dimana sebagian besar adalah untuk pembebasan tanah serta pendirian bangunan. Bangunan pasar sendiri merupakan bantuan dari dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Perdagangan senilai 5,3 Milyar Rupiah. 

Sementara, Wakil Ketua DPRD, Suparman dalam sambutannya mengapresiasi Walikota beserta jajaran yang telah berhasil membangun Pasar Padang Kaduduak tersebut.

"Semoga harapan Bapak Walikota untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran melalui operasional pasar ini bisa terwujud. Kami akan beri dukungan untuk melengkapi sarana prasarana pasar ini demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Payakumbuh," pungkas Suparman.

Wakil Ketua DPRD, Suparman
Kesempatan itu, Walikota Payakumbuh bersama pejabat di jajarannya, forkopimda serta tokoh masyarakat menyempatkan berdialog dengan sejumlah pedagang yang mulai menempati pasar rakyat ini. 

Salah seorang pedagang merasa bangga dikala dagangan pertamanya diborong habis Walikota bersama pimpinan OPD. 

"Alhamdulillah, hari pertama saya pindah dari Pasar Ibuh kesini, dagangan saya laris terjual. Bagaimana besok dan kedepannya, Allahu 'aklam," ungkap Salmawati (53) pedagang kentang dan bawang yang berasal dari Balai Kaliki kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo Kec Payakumbuh Utara, siang itu. 

Tasyakuran pemakaian Pasar Padang Kaduduak untuk malam ini akan diisi dengan hiburan rakyat berupa Kim gratis untuk warga. Berbagai hadiah utama sudah disiapkan Pemko Payakumbuh untuk warga kota.ul

Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama Wakil Walikota, Erwin Yunaz menghadiri syukuran mulai beroperasinya Pasar Rakyat Pusat Payakumbuh 2 yang lebih populer dengan sebutan Pasar Padang Kaduduak. Syukuran diadakan di lokasi berdirinya pasar tersebut, di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Kota Diate Kecamatan Payakumbuh Utara pada Kamis (03/05/2018)

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.