Empat Atlit Terbaik Muaythai Kepri Ukir Prestasi Membanggakan Diajang Seleknas dan Kejurnas di Banten


Impiannews.com | BATAM – Empat atlit terbaik Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai Provinsi Kepulauan Riau berhasil menorehkan prestasi dengan membawa pulang empat medali di ajang Seleksi Nasional (Seleknas) dalam rangka Kejurnas Muaythai untuk Pra PON dan Sea Games yang dilaksanakan pada 15-20 Desember 2022 di Provinsi Banten.

Adapun rincian medali yang berhasil diraih oleh keempat atlit tersebut yakni, 1 Medali Emas dipersembahkan oleh Darrell Berwyn di Kategori U 16-17 Class 57-60 kg. Kemudian 3 Medali Perunggu dipersembahkan oleh Inggrid Damayanti Sinaga Kategori U-23 Class 51-54 kg, Azahra Shaily Maulida Kategori U16-17 Class 48-51 kg dan Wilfred Anglo Kategori U23 Class 54-57 kg.

Ketua Pengprov Muaythai Kepulauan Riau, Yudiarta Rustam memberikan apresiasinya dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh atlit Cabor Muaythai yang telah mempersembahkan hasil yang terbaik untuk Kepulauan Riau.

"Syukur Alhamdulillah, walaupun kepengurusan Muaythai Kepri ini masih baru, dan atlit-atlit kita juga masih baru, namun sudah bisa menorehkan prestasi diajang nasional. Ini patut untuk diapresiasi," ungkap Yudi saat menyambut langsung kepulangan Atlit Muaythai Kepri di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (21/12/2022) malam.

Lebih lanjut Yudi yang juga sebagai Kasat Intelkam Polresta Barelang menambahkan, sebelum keberangkatan pihaknya tidak memberikan target apa-apa ke para atlitnya. Namun, dia hanya berpesan ke atlit-atlitnya untuk dapat memberikan pertandingan terbaiknya disetiap laga yang dilakoninya.


"Awalnya kita tidak membebani atlit kita dengan harus meraih medali. Namun, kita pengurus terus memberikan motivasi dan membangkitkan kepercayaan diri mereka bahwa mereka mampu dan layak menjadi juara. Dan, itu sudah mereka buktikan di ajang Seleknas yang lalu," ucap Yudi dengan semangat.

Selanjutnya, pihaknya bersama-sama pengurus Cabor Muaythai Kepri akan menyusun sebuah program-program pembinaan dan pelatihan kepada seluruh pengurus daerah yang ada di kabupaten dan kota se Kepri.

"Kedepan kita akan menyusun program-program pembinaan dan pelatihan dan akan kita samakan di seluruh pengurus muaythai yang ada di daerah kabupaten dan kota se Kepulauan Riau," ucapnya.

Senada, Ketua Harian Muaythai Kepri, Hendri Koto yang turut mendampingi para atlit berlaga diajang Seleknas dan Kejurnas di Banten mengatakan belum merasa puas dengan hasil yang telah diraih  oleh anak didiknya. Meski begitu, dia tetap bersyukur dengan hasil yang telah dipersembahkan oleh atlit-atlitnya.

"Sebenarnya, dengan kemampuan bertarung para atlit yang kita miliki tidak kalah hebat dari atli-atlit lainnya. Dan, semua kekurangan-kekurangan yang ada selama pertandingan menjadi catatan untuk kita evaluasi nantinya," ucap Hendri yang saat itu didampingi oleh Sekretaris Umum Muaythai Kepri, Nanik.

Dikatakannya, selama pertandingan berlangsung terdapat banyak hal-hal yang bisa kita ambil sebagai bahan evaluasi. Artinya, selama kejuaraan itu kita bisa melihat jam terbang dan kemampuan  para atlit-atlit muaythai dari seluruh Indonesia.

"Selama pertandingan itu kita bisa mengetahui kemampuan lebihnya terletak di stamina, di teknik di taktik dan di mental. Dan, kami sebagai pengurus bisa mengetahui gambaran-gambaran apa yang akan kami hadapi di event Pro PON dan Sea Games mendatang," jelasnya.

"Dari bulan Februari hingga Juni 2023, kami akan membuat program-program, baik persiapan umum maupun persiapan khusus, sehingga target untuk meraih emas di Pra PON bisa tercapai," harapnya.

Dilokasi yang sama, Ketua Pengkot Muaythai Kota Batam, Haryanto memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus provinsi Muaythai Kepri mulai dari Ketua Umum, Ketua Harian dan Pelatih yang telah berhasil menorehkan prestasi diajang berskala nasional ini.

Pihaknya berharap, kedepan pengurus provinsi bisa menambah jumlah atlit yang akan dipersiapkan untuk menghadapi event-event selanjutnya yakni Pra PON dan juga Sea Games.

Kemudian, dia juga meminta kepada pengurus provinsi untuk memperbanyak lagi sertifikasi kepada para pelatih dan wasit pertandingan.

"Ketika nanti pelatihnya sudah berstandar nasional, maka kita akan mudah mengadopsi teknik-teknik yang jauh lebih baik, efisien dan efektif, sehingga target emas akan mudah kita raih," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar