Israel sebut Joe Biden Memenangi Pilpres AS 2000, "Langit Mungkin Jatuh ke Israel"


Donald Trump dan Joe Biden /Reuters

IMPIANNEWS.COM (Israel).

Hasil pilpres Amerika Serikat (AS) 2020 kini banyak disoroti berbagai negara dunia tak terkecuali negara Israel.

Bukan tanpa alasan, siapapun yang terpilih menjadi pemimpin selanjutnya di negara adidaya itu pasti akan berpengaruh terhadap kebijakan negara-negara lainnya.

Israel pun semakin gusar dan mengatakan khawatir atas hasil Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020.

Jika Joe Biden meraih kemenangan, tentunya Israel akan kehilangan sekutunya, Donald Trump.

Israel juga khawatir jika Joe Biden menang, maka ia akan kembali melakukan kesepakatan nuklir Iran yang sebelumnya dihentikan Donald Trump pada 2018 lalu.

Lalu Israel menilai jika Biden terpilih, masalah Palestina akan menjadi prioritas utama dari kebijakan luar negerinya, karena dia akan berusaha membedakan dirinya dari kebijakan pendahulunya, dan tidak mungkin semua pemahaman dengan pemerintahan Trump akan tetap berlaku.

Perihal permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki akan kembali menjadi agenda pemerintahan Demokrat, yang kemungkinan akan melihat mereka sekali lagi sebagai penghalang perdamaian.

Dikutip PORTAL JEMBER dari adnanaabuamer Forum Israel dilansir impiannews.com, tidak ragu-ragu untuk menyatakan bahwa "langit mungkin jatuh ke Israel" jika ternyata Biden adalah presiden terpilih Amerika Serikat selanjutnya.

Diketahui, Israel mencari kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara kawasan, pengaruh dalam Partai Demokrat dan kontak positif dengan tim kampanye Joe Biden untuk meniadakan kemungkinan kebijakan luar negeri anti-Israel di Washington.

Ketika Presiden Barack Obama mempimpin Amerika, pada tahun 2016 diadakan perjanjian bantuan sepuluh tahun dengan Israel senilai 3,8 miliar dolar AS per tahun atau sekitar Rp55 miliar, yang harus diratifikasi kongres setiap tahun.

Juga kemungkinan kecil janji Donald Trump akan diberlakukan. Kedubes AS akan tetap berada di Yerusalem jika Joe Biden di Gedung Putih, tetapi dubes bisa berkedudukan di Tel Aviv.

Joe Biden diyakini akan membuka Kedubes Palestina di Washington, tepatnya Kantor Organisasi Pembebasan Palestina yang ditutup Donald Trump tahun 2018 lalu.

Data Israel tidak mengecualikan bahwa peluang Biden untuk memenangkan pemilihan presiden AS lebih besar daripada saingannya Trump sebelumnya antara Hillary Clinton dan Trump pada tahun 2016.

Sulit untuk melihat perubahan cepat terjadi dalam waktu singkat yang tersisa sebelum Amerika pergi ke tempat pemungutan suara.

Diketahui Trump adalah presiden yang bersimpati dengan Israel, tetapi dalam beberapa hari atau pekan kedepan presiden Amerika lainnya akan datang. Entah masih dirinya atau Joe Biden penantangnya.***(Rosi Rusanti/Portal Jember)


Posting Komentar

0 Komentar