Hollande Mantan Presiden Perancis Angkat Bicara: Ingatkan Terorisme Bukan Bagian dari Islam


IMPIANNEWS.COM (Paris).

Mantan Presiden Perancis Francois Hollande, pada Jumat (30/10) mengatakan bahwa kelompok teroris seharusnya tidak dikaitkan dengan agama dan umat Islam.

"Teroris Islam menginginkan sebuah perang antar agama," kata Hollande dikutip dari Anadolu, dilansir impiannews.com, Sabtu (31/10).

"Jangan menyamakan teroris ini dengan muslim," tambahnya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan untuk merespon terjadinya serangan teroris di Kota Nice yang menewaskan tiga orang. Pelaku serangan diketahui bernama Brahim Aouissaoui, seorang warga negara Tunisia. Ia membunuh tiga orang di gereja Basilica of Notre Dame de l'Assumption yang berlokasi di Kota Nice, Kamis (29/10).

Pihak kepolisian langsung melakukan investigasi dan menangkap seorang pria, 47 tahun, yang berkaitan dengan serangan tersebut. Pria tersebut diketahui telah merinteraksi dengan Aouissaoui sehari sebelum terjadinya serangan.

"Orang-orang itu menjadi target serangan dengan alasan jika mereka hadir di gereja pada saat tersebut," kata seorang pejabat Anti-terrorisme Jean-Francois Ricard dalam konferensi pers, Kamis (29/10).

Pasca insiden, menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Darmanin mengumumkan bahwa pihaknya akan memperketat keamanan di sejumlah kawasan di Perancis dengan menerjunkan 3,500 pasukan militer dan 3,500 personil polisi.***



Posting Komentar

0 Komentar