Laungi Bhuiya 30 Tahun Hidupnya Dihabiskan Menggali Selokan demi Aliran Air Kedesanya


IMPIANNEWS.COM (India)

Laungi Bhuiya, rela dedikasikan 30 tahun hidupnya menggali selokan sendiri demi perairan desanya. /Tangkapan Layar Youtube/Dawn TV

Jasa seorang Laungi Bhuiya terhadap Desa Kothilwa di India sangatlah besar dimata para penduduknya.

Berbeda dengan para warga, sang Istri, Ramrati Devi sempat menyatakan bahwa suaminya adalah seorang yang 'gila'. Mengapa hal demikian bisa terjadi?

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Al-Jazeera, dilansir impiannews.com, Laungi Bhuiya sudah 30 tahun berusaha untuk memecahkan masalah kekeringan yang terjadi di Desa Kothilwa.

Ia mendedikasikan hidupnya untuk berusaha menggali selokan demi mengaliri air ke desa tersebut.

Tekad ini sudah dikatakan oleh Laungi Bhuiya sejak selokan yang ia bangun masih belum berdiri.

"Aku akan mengaliri daerah ini dengan air," jelasnya yang diceritakan oleh sang Istri.

Bhuiya pun langsung membuktikan tekadnya untuk mewujudkan hal tersebut.

Orang-orang sekitarnya, istri, bahkan anaknya, berusaha memberitahu Bhuiya bahwa hal itu cukup gila dilakukan.

Tapi Bhuiya tidak menyerah, ia terus saja melakukan penggalian 'tidak mungkinnya' tersebut.

Berkat kerja kerasnya selama 30 tahun, ia berhasil menggali sebuah selokan dengan panjang lebih dari 3 kilometer.

Sayangnya itu masih belum cukup untuk mengalirkan air ke Desa Kothilwa yang tersamarkan sejauh 80 kilometer dari pusat kota Gaya.

Untungnya pekerjaan dari Bhuiya ini tidak sia-sia. Karena kegigihannya, banyak media lokal memberitakan kisah tentang pria ini.

Kisah ini bahkan sampai kepada Menteri Perairan Kota Bihar, Sanjay Jha.Ia langsung mengunjungi daerah Kothilwa dan menawarkan Bhuiya proyek untuk melanjutkan penggalian selokannya.

Pada hari yang sama, Mantan Pemimpin Kota Bihar, Jitan Ram Manjhi mengunjungi desa tersebut.

Ia berjanji nama Bhuiya akan diketahui oleh publik. Bhuiya akan dijadikan nama rumah sakit dan sebuah jalan yang akan segera dibangun pemerintah di sana.

Anak-anaknya yang tadi berpikir sang ayah sudah gila mulai menarik ucapan mereka kembali.

"Kita tadinya berpikir ia kesurupan. Sekarang semuanya sudah berubah, kita memiliki uang dan makanan sehat berkat apa yang ia lakukan," jelas sang anak Brahmadeo.***


Posting Komentar

0 Komentar