Novel Bamukmin, Ahok Istilah Kadrunnya Bikin Gaduh Negara Ini




IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, tak terima dengan pernyataan Ahok yang menggunakan istilah kadrun (kadal gurun) sebagai kelompok yang akan protes dan membuat gaduh jika dirinya diangkat menjadi Direktur Pertamina.

"Kali ini saya sudah sewot dah kalau emang dia pakai kata kadrun," kata Novel Bamukmin di Jakarta, Kamis, (17/9).

Novel pun menganggap bahwa Ahok selalu membuat gaduh negara. Akibat ulahnya bahkan banyak perusahaan yang bangkrut.

"Emang si bacot comberan enggak kapok-kapoknya tuh orang bikin masalah terus. Kalau kerjanya becus sih kita tutup mata, ini kan produk gagal. Sudah begitu yang dibikin bangkrut perusahaan negara lagi punya rakyat bukan punya bapak moyangnye tuh," ujarnya.

"Kalau mau bikin bangkrut kerja saja sama cukong-cukong. Biar dia ngoceh apa saja. Jadi, enggak usah lihat hasil, tapi lihat saja bacotnya. Dia sekate-katenye aje kalo ngomong," ucapnya.

Menurutnya, sudah cukup negara dibuat gaduh oleh Ahok. Ia meminta agar Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak tidak menjadi 'maling teriak maling'. Karena jabatan apa pun di pemerintahan, Ahok dianggapnya telah melecehkan anak bangsa.

Hal tersebut menurut Novel lantaran banyak anak bangsa yang tidak punya catatan kriminal sangat banyak. Bahkan, mereka sangat cerdas dan berpengalaman sehingga jabatan Ahok adalah jabatan kontroversial.

"Ini menjadi sakit dan itu sudah saya lontarkan jauh-jauh hari bahwa Ahok produk gagal yang terus dipaksakan oleh rezim ini. Tidak peduli negara ini menjadi gaduh dan akhirnya terbukti Pertamina dalam sejarahnya bisa rugi Rp11 triliun," tuturnya. ***


Posting Komentar

0 Komentar