Hasil Riset ITB Jabar dan Jatim Berpotensi Tsunami Hingga 20 Meter

 

Hasil Riset  ITB Jabar dan Jatim Berpotensi Tsunami Hingga 20 Meter


Ilustrasi Tsunami /Pixaby/

IMPIANNEWS.COM  - Salah satu ahli dari ITB di bidang Seismologi, Sri Widiyantoro mengutarakan pernyataan yang menghebohkan, akan adanya potensi tsunami yang menerjang Pantai Selatan Jawa Barat dan Selatan Jawa Timur.

Pernyataan tersebut dikatakan berdasarkan hasil riset yang dilakukannya selama enam tahun dan menyebutkan bahwa akan terjadi tsunami setinggi 20 meter di Jawa Barat. Tsunami tersebut dikatakan tidak hanya menerjang Jawa Barat, namun juga Jawa Timur.

Meski begitu, tsunami di bagian selatan Jawa Timur lebih rendah, sekitar 12 meter.

Berdasarkan hasil riset, terdapat wilayah minim gempa yang disebut pula sebagai seismic gap.

Sementara dikutip dari Pikiran-Rakyat.com dari laman Earthquake, Dilansir impiannews.com, seismic gap atau celah seismik adalah bagian dari sesar yang menghasilkan gempa bumi di masa lalu.

Seiring berjalannya waktu daerah tersebut menjadi 'tenang' sehingga disebut sebagai wilayah minim gempa.

Untuk beberapa celah seismic, tidak ada gempa bumi yang teramati secara historis oleh para ahli.

Terkait dengan hasil riset Sri Widiyantoro, timnya menggunakan data GPS yang berasal dari 37 stasiun di Jawa Timur dan Jawa Tengah selama enam tahun terakhir.

Kesimpulannya menyebutkan bahwa area seismic gap tersebut mampu menjadi sumber gempa bumi di masa mendatang jika deformasi GPS yang diamati lebih kecil daripada laju gerak lempeng (defisit slip).

Adapula teori seismic gap yang memprediksi bahwa ukuran relatif dan frekuensi gempa bumi di suatu daerah tergantung pada ukuran dan frekuensi gempa bumi di daerah lain.

Misalnya, jika daerah yang mengalami banyak gempa kecil kemungkinan tinggi tak akan mengalami gempa besar.

Sementara wilayah yang tak pernah mengalami gempa bumi dalam jangka waktu lama, diprediksi akan mengalami gempa lebih besar.

Menurut Sri Widiyantoro, kemungkinan besar tsunami sangat besar terjadi dengan ketinggian maksimum 20.2 meter di dekat pulau-pulau kecil sebelah selatan Banten dan 11.7 meter di Jawa Timur.

Ia pun menambahkan bahwa hasil riset yang dilakukan oleh timnya diharapkan dapat membuat pihak-pihak tertentu menambah instrumen sistem peringatan dini Tsunami yang relatif masih jarang untuk area di selatan Pulau Jawa.

Tujuannya, yakni untuk melindungi penduduk di wilayah pesisir agar selamt dari bencana Tsunami.

(Ade Mulyono/jakbarnews.pikiran-rakyat.com)


Post a Comment

0 Comments