Warga Sitanang Berharap Jembatan Kampai Diperbaiki Pemerintah

IMPIANNEWS.COM 
KABUPATEN 50 KOTA, --- Lapuk, berkarat dan tak lagi kuat. Begitulah kondisi jembatan gantung yang berada di Jorong Kampai, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Lantai kayu pada jembatan yang membentang diatas sungai Batang Sinamar itu, sudah ada yang patah-patah.

“Setelah kita cek langsung, memang seharusnya jembatan tersebut  diperbaharui dengan jembatan yang permanen. Ini menjadi catatan kita di DPRD nanti,”terang Safaruddin anggota DPRD Sumbar usai dari Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Ketua DPD Golkar Limapuluh Kota mengatakan, infrastruktur jembatan merupakan prioritas dirinya untuk diperjuangkan di DPRD Sumbar. Tak hanya jembatan di Jorong Kampai saja, melainkan seluruh jembatan yang ada dibawah kewenangan Pemprov Sumbar di daerah pemilihan Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Sedangkan, tokoh masyarakat Lareh Sago Halaban, N. Datuak Rajo Mangkuto mengatakan, jembatan gantung di Jorong Kampai merupakan penghubung alternatif dan utama bagi warga Nagari Sitanang. Jembatan tersebut, katanya, penghubung ke 3 jorong yang ada  di seberang sungai Batang Sinamar.

Tak hanya itu saja, jembatan gantung yang bernama Jembatan Sawah Gadang tersebut akses vital ke kawasan pertanian masyarakat setempat sekaligus penghubung alternatif ke ibukota kabupaten Limapuluh Kota di Sarilamak. “Jembatan sudah dimakan usia dan mengancam keselamatan warga kita. Jembatan  tiap hari dilintasi masyarakat. Ini yang kita khawatirkan,”terang Nm Datuak Rajo Mangkuto

Diakui N. Datuak Rajo Mangkuto, pembangunan secara permanen  jembatan Kampai tersebut, sudah diajukan ke Pemprov Sumbar. Tetapi, hingga saat ini tak kunjung direalisasikan. 

“Ke Gubernur dan anggota DPRD Sumbar lainnya sudah kita sampaikan, permohonan untuk pembangunan jembatan sudah kita kirim ke Pemprov Sumbar. Tetapi sampai saat tak kunjung direalisasikan. Mudah-mudahan, melalui anggota DPRD Sumbar dari Dapil 5 pembangunan jembatan bisa diperjuangkan,”harap pengurus LKAAM Limapuluh Kota itu. (014)