Erwin Yunaz Ingin Berfoto di Atas Jembatan Bambu

IMPIANNEWS.COM
Dua Pejabat  Payakumbuh "Keroyok" Kelurahan NDB
Payakumbuh, --- Tidak tanggung-tanggung, hari ini (22/02/2020) dua pejabat Pemko Payakumbuh H. Erwin Yunaz,S.E., M.M selaku Wakil Walikota Payakumbuh dan Rida Ananda selaku Sekda Payakumbuh hadir dalam gotong royong warga masyarakat di kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB-red) masih dalam rangka pembenahan halaman kantor lurah.

Dalam lawatan pertama, Erwin Yunaz yang memakai baju kaos putih dan sepatu boot kuning tampak berkeliling menyalami warga yang hadir. 

Kepada Lurah NDB dan Camat Payakumbuh Barat  Erwin Yunaz tampak memberikan arahan terkait dengan persiapan kantor lurah masa depan ini.

Betapa tidak, kantor lurah yang digadang gadang akan menjadi kantor dengan view terbaik dikota Payakumbuh ini saat ini masih sarat dengan keterbatasan sarana dan prasarana. 

"Nantinya kator lurah ini satu-satunya kantor dengan view pemandangan yang indah. Tepat didepan nya akan dibangun sarana dan prasarana wisata. Kita akan buat "pantai" nya kota Payakumbuh disini. Untuk sekarang kita minta masyarakat bersabar dulu menjelang normalisasi batang Agam diselesaikan" ujar Erwin.

Dalam perbincangan nya  wakil waikota yang juga merupakan putra daerah di kelurahan NDB ini mengajak Camat, Lurah, LPM, Ketua Karang Taruna dan tokoh masyarakat untuk berpose di jembatan bambu buatan warga NDB.

"Saya ingin berfoto diatas jembatan bambu. Jembatan ini bukti kecintaan warga untuk kelurahan NDB. Kita tinggal menunggu realisasi dari Dinas PUPR untuk dibuatkan jembatan yang permanen" kata Erwin

Sepeninggal Erwin Yunaz, pada kesempatan kedua,  berselang setengah jam hadir lagi Rida Ananda. Berstelan baju dan celana hitam,lelaki yang juga tokoh masyarakat NDB ini tampak ikut bergabung dalam "lautan"warga.

Hal pertama yang disampaikannya adalah terkait dengan akses masuk kendaraan roda 4 yang sampai saat ini masih terkendala. Kepada Lurah dan Camat  Rida tampak mendiskusikan hal tersebut. 

"Kita ingin ada solusi terkait dengan akses jalan tersebut. Untuk itu Camat dan lurah agar menjajaki lahan tersebut.  Anggaran penggantian lahannya sudah tersedia" ujar nya.

Lebih lanjut Rida menginstruksikan agar Camat dan Lurah melakukan pendekatan kepada pemilik lahan terkait dengan rencana pembebasan lahan terebut.

Masih ditempat yang sama, L. Kefrinasdi selaku Camat Payakumbuh Barat menjelaskan bahwa lahan tersebut sudah dicoba untuk dilakukan pendekatan oleh Lurah dan LPM namun sampai hari ini pihak pemilik masih belum bersedia untuk melepaskan hak nya tersebut.

"Solusi satu satunya adalah dengan memperbaiki jalan bekas PNPM. Jalan tersebut telah disurvey oleh PU. Namun jalan tersebut lebar nya tidak mencukupi. Artinya kita juga perlu membebaskan  lebih kurang satu meter kesamping. Pemiliknya pun sama dengan yang bh tadi. Untuk tujuan akses jalan ini belum ada kita sampaikan ke beliau" kata Camat Payakumbuh Barat.

Lurah NDB, Ari Ashadi, S.E. pada awak media menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Pak Wawa dan Pak Sekda tersebut telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti. 

"Kami selaku lurah barusan sudah koordinasi dengan Pak Camat dan LPM untuk menjadwalkan pertemuan dengan pemilik lahan. Sesuai arahan Pak Sekda kita akan berkunjung langsung kerumah yang bersangkuan memberikan pemahaman" kata Ari.

Gotong royong yang ditutup dengan pengecoran tiang lapangan Volly dan makan bersama ini  tampak dihadiri dari unsur kelembagaan yang ada di kelurahan seperti Bhabinkamtibmas, LPM, RT/RW, Karang Taruna, PKK, Pengurus Masjid dan tokoh-tokoh masyarakat.(rel/014)

Post a Comment

0 Comments