TMMD/N Ke 106, Ketua DPRD Limapuluh Kota Aturkan Terima Kasih

IMPIANNEWS.COM
Lima Puluh Kota, --- Deni Asra Ketua DPRD Limapuluh Kota hadiri Pembukaan TMMD Ke-106 Tahun 2019, Pencanangan  Bulan bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)Ke-XVI dan Pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Lapangan Situjuah Ladang Laweh

Situjuah Ladang Laweh- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Tahun 2019 . Pencanangan  Bulan bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)Ke-XVI dan Pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di  Kabupaten 50 Kota resmi dibuka. Pembukaaan TMMD, BBGRM dan  GERMAS tersebut diikuti ribuan masyarakat yang memadati lapangan Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten 50 Kota. Rabu (2/10/2019).

Bertindak sebagai Inspektur upacara Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi. Hadir, Kasrem 023/Wbr Kol Inf Edi Nurhabad, Wakil Bupati, Ferizal Ridwan, Ketua DPRD, Deni Asra, Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Prov/Kab dan organisasi perangkat (OPD), Danramil Se-Kabupaten Limapuluh Kota serta Tokoh Adat setempat.

Bupati 50 Kota Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah 50 Kota mengapresiasi kegiatan ini serta mendukung kelancaran TMMD/N. Namun program ini tidak bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan berbagai stakeholders terkait. Dengan tema TMMD/N  ke-106 kali ini adalah “ melalui TMMD/N kita wujudkan percepatan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat” sekaligus Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM) ke XVI di Kabupaten Limapuluh Kota

“TMMD/N merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementrian, Departemen, Non-Departemen dan masyarakat  yang dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan akselerasi pembangunan dan memberdayakan masyarakat serta membina kemanunggalan TNI dan Rakyat  dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh guna keutuhan NKRI.

Program TMMD/N memiliki dua sasaran, yaitu sasaran fisik dan sasaran non fisik. Sasaran fisik diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana serta fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sedangkan sasaran non fisik yang dilaksanakan berupa penyuluhan tentang kesehatan, Kamtibmas, hukum, pertanian, bahaya narkoba, bela negara dan wawasan kebangsaan.

Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat dalam membangun wilayahnya sendiri menjadi masyarakat yang mandiri , maju dan sejahtera tanpa meninggalkan kearifan lokal dengan adat budaya yang telah ada di tengah masyarakat nagari, fasilitas pelayanan masyarakat yang lengkap, sekolah berkualitas, akhlak yang baik dan budayanya yang maju.

Diharapkan, pembangunan sasaran fisik terutama pembukaan jalan dapat membuka keterisoliran suatu daerah menuju pusat-pusat pertumbuhan yang akhirnya dapat meningkatkan perekonomian daerah. "Kita semua berharap TMMD kali ini akan mencapai hasil yang maksimal sebagaimana yang diharapkan serta sejalan dengan semangat yang terkandung dalam tema TMMD ke 106. Melalui TMMD kita wujudkan percepatan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,"tukuk Irfendi Arbi.

TMMD/N  yang telah dimulai sejak Pra TMMD/N 15 Juli 2019 yang pada hari ini ( 2 Oktober) dibuka secara resmi dan akan berakhir 31 Oktober 2019, telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi Nagari Situjuah Ladang Laweh dan Situjuah Tungka Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Berbagai pembangunan sarana prasarana perdesaan dari program ini telah dapat dinikmati oleh masyarakat dinagari. Begitupun upaya pemberdayaan, telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi nagarinya agar makin maju dan menyejahterakan. Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota untuk meningkatken kesejahteraan yang berkeadilan sosial. “ terang Irfendi Arbi penuh semangat.

Sebelumnya Deni Asra  Ketua DPRD Limapuluh Kota dalam sambutannya menyampaikan “ Kami, atas pimpinan DPRD dengan segenap rakyat Kabupaten Limapuluh Kota mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya Kepada TNI karena TMMD/N ke-106 kembali digulirkan dalam wilayah Limapuluh Kota , sehingga secara berkesinambungan dapat bersama-sama merawat semangat gotong royong, memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun nagari.” Ujar Deni Asra politikus muda dari Partai Gerindra

Kemudian “Selain memiliki tugas pokok untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945, dan melindungi segenap bangsa serta tumpah darah Indonesia, TNI juga dalam tugas pokoknya membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan akselarasi pembangunan di daerah guna mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh serta memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat.

Ditambahkannya “Kami atas nama pimpinan dan segenap rakyat Limapuluh Kota, mengharapkan  sinergisitas antara masyarakat dan TNI dapat terjalin dengan baik melalui kegiatan TMMD/N tersebut karena TMMD/N merupakan wujud salah satu operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan pemerintah departemen yang dilaksanakan secara terintergrasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselarasi kegiatan pembangunan daerah.” ujar Deni

“Disamping menjalin hubungan yang harmonis antara masyarakat dan TNI serta menunjukkan TNI bukan hanya sebagai alat negara yang memikul senjata akan tetapi TNI sebagai mitra pemerintah dalam membangun perkembangan masyarakat yang telah  membangkitkan semangat gotong goyong sebagai saripati nilai-nilai ke-Indonesia-an dan esensi budaya minangkabau yang “Tuah Sakato , Saciok Bak Ayam, Sadanciang Bak Basi” dapat terus terjaga dengan baik. Karena disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada Kebinnekaan. Dari situ pulalah kita tangkal sikap-sikap individualistik dan egoistik, untuk merajut kembali kain kebersamaan dan respon sosial yang memajukan dan menyejahterakan rakyat.

Deni Asra juga menyampaikan harapannya “ Saya berharap Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) agar kegiatan ini, bukan saja menjadi kegiatan rutinitas tahunan semata, namun lebih dari itu, kegiatan ini dapat memberikan efek positif dan manfaat yang sebesar-besarnya, khususnya bagi terciptanya penguatan integrasi sosial dalam pelaksanaan pembangunan, serta dapat meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggungjawab masyarakat, terhadap hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai.

Pencanangan BBGRM juga tidak sebatas seremonial belaka tapi harus dilanjutkan dan diwujudkan dengan kegiatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Supaya tingkat kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju pada penguatan integrasi sosial kembali tumbuh di tengah-tengah masyarakat . Karena tujuan dan sasaran pencanangan BBGRM adalah untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong yang saat ini sudah mulai memudar akibat pengaruh budaya global dan pesatnya perkembangan informasi teknologi yang sudah mendunia.

Begitu juga dengan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan adanya gerakan masyarakat sehat adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagaimana kita ketahui bahwa hidup sehat merupakan aset berharga manusia untuk lebih produktif dan berkarya .

Apabila salah satu dari anggota keluarga  tidak sehat , akan menyebabkan menurunnya produktivitas dan sumber pendapatan. Apalagi yang sakit adalah kepala keluarga sehinga tidak dapat lagi bekerja dengan baik yang akan merugikan  dan  mempengaruhi kondisi sosial ekonomi keluarga tersebut karena pendapatannya akan berkurang . Begitu juga apabila anak yang sakit, sang ibu tidak pula dapat bekerja karena sibuk menjaga anak yang sakit.

Untuk itu, dalam kesempatan ini saya sampaikan , janganlah  Gotong Royong  dan Hidup Sehat bukan hanya dijadikan sebagai slogan atau sebatas kata-kata saja, namun harus dibuktikan dan di implementasikan dalam kehidupan sehari hari. Budaya Gotong Royong harus diwujudkan dalam sebuah tindakan yang nyata, karena Gotong Royong merupakan kekuatan dan modal sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam menatap masa depan yang lebih baik.

Diharapkan dengan momentum pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong yang dilaksanakan ini, sebagai wahana untuk kembali mengingatkan dan menanamkan kepada seluruh masyarakat, akan arti penting dan manfaat budaya Gotong-Royong di dalam kehidupan bermasyarakat.

Begitu juga dengan Gaya Hidup Sehat  jangan hanya sekedar slogan di spanduk saja , mari kita lakukan gerakan nyata dalam peningkatan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat dan perbaikan lingkungan yang sehat dan dilakukan secara terus menerus agar tercapai  hidup yang lebih sehat . Dengan Hidup sehat akan memberi banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan dari gaya hidup sehat  adalah lingkungan yang bersih dan sehat serta berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit.

Untuk itu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) ini , DPRD akan mendukungnya baik dari segi program maupun dalam segi pendanaannya yang akan kita bahas bersama nantinya. “ Terang Deni Asra

Dansatgas TMMD ke-106 Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin, S.Sos, M.M dalam sambutannya mengatakan, tujuan TMMD ini membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan baik fisik maupun non fisik, dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas kemanan daerah.
Sebelumnya, pelaksanaan TMMD ini sudah diawali dengan Pra pada bulan Juli/Agustus dengan Sasaran fisik buka jalan sepanjang 9 KM dengan lebar jalan 9 M, sasaran Nonfisik serta kegiatan tambahan akan dilaksanakan di bulan Oktober 2019 (Pelaksanaan TMMD)."TNI Manunggal Membangun Desa ini bertujuan untuk menyongsong kesejahteraan bagi kehidupan rakyat," jelasnya.
Adapun, sasaran kegiatan, sasaran fisik berupa buka jalan baru dengan panjang 9000 meter dan lebar 9 meter yang menghubungkan Nagari Situjuah Ladang Laweh dan nagarj Situjuah Tungka, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Dengan rincian, pembuatan plat daker 4 titik, pasangan golong-golong 10 titik, pemasangan batu pada titik rawan longsor, pembuatan Rumah layak Huni 4 unit dan pembuatan musala 1 unit.

“Sasaran non fisik TMMD kali ini pemberian penyuluhan/sosialisasi dan pembekalan berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat."Nantinya, kegiatan ini dilaksanakan pada 02 September hingga 31 Desember mendatang dengan personil Satgas sebanyak 150 orang,” ulasnya

Pada kesempatan yang sama, Kepala Staf Korem 032/Wbr Kolonel Inf Edi Nurhabad menjelaskan bahwa kegiatan TMMD ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan dengan tempat yang berbeda secara bergantian.

“Target untuk Sumbar akan dilakukan sepanjang tahun selama Provinsi Sumbar membutuhkan dalam hal percepatan pembangunan terutama pembangunan infrastuktur maka TNI selalu siap membantu”, Terangnya.

Kasrem juga sangat mengapresiasi respon dan sambutan masyarakat yang sangat antusias dan semangat dalam menyambut TMMD kali ini.

“Semangat itulah yang akan mendorong kami bekerja dilapangan tanpa mengenal menyerah. TNI tidak akan berarti tanpa masyarakat karena kekuatan TNI ada pada masyarakat, masyarakat adalah ibunya TNI. Oleh karena itu TNI akan selalu bersama rakyat”, tambahnya.

Kasrem juga berpesan kepada seluruh prajurit yang bertugas pada TMMD ini agar melaksanakan tugas ini tanpa mengenal menyerah sampai tugas tuntas dilaksanakan.
“Kepada prajurit semua saya ucapkan selamat bertugas, tanpa mengenal menyerah dan jangan pernah mengeluh. Lakukan tugas dengan tuntas”, Pesan Kasrem kepada semua prajurit TMMD. (rel/ul)