Sambut HAN 2019, Siswa SDN 10 Payakumbuh Buat Telur Asin

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh,  --- Meriahkan peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 7 November 2019, Kepala SDN 10 Payakumbuh H.  Musri S. Pd dan jajaran menggelar berbagai kegiatan dalam rangka membuat peserta didik bahagia dan beruforia sembari memberikan ilmu life skill sebagai modal kemandirian kedepannya. 

Sebagaimana kita ketahui SDN 10 Payakumbuh terletak di Balai Betung Kelurahan Ompang Tanah Sirah Kec. Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh. 

Disamping jajarannya SDN 10 Payakumbuh akan melaksanakan kegiatan yang sudah ditetapkan sebagaimana surat dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nomor : 421.2/2576/Dikdas/PYK-2019 tanggal 6 Oktober 2019 tentang pelaksanaan sehari belajar di luar kelas dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2019, Musri mencoba mempraktekkan keterampilan membuat telur asin sebagai implementasi KTSP Kurtilas. 

"Bersama walikelas V dan VI,  kami mencoba melatih siswa membuat telur asin, keterampilan keahlian atau lifeskill ini dirasa sangat bermanfaat bagi siswa kelak. Insyaallah bisa menopang kehidupan apabila diamalkan dengan sungguh - sungguh. Program ini akan kita lanjutkan hingga saya pensiun nanti di bulan November 2021. Dan semoga diteruskan oleh pengganti kami atau ada keahlian sederhana lain nantinya. Bagaimana pembuatan telur asin ini bisa jadi spesifik SDN 10 Payakumbuh,"sebut Musri diruang kerjanya, Rabu (06/11/2019) siang. 

Sebagaimana arahan Kepala SDN 10 Payakumbuh, media mencoba mewawancarai Lina Sanndri,  S. Pd,  walikelas V. 

Diterangkan guru yang akrab disapa Lina,  bahwa dirinya mengkoordinir 25 siswa kelas V dalam membuat telur asin berbahan dasar telur ayam ras. Semestinya telur itik. Menurut Lina banyak siswanya kurang menyukai telur itik. Dan Lina pun menjelaskan cara pembuatan kuliner telur asin yang booming di Pariaman dan Kota Padang,  ini. 

Berikut cara membuat telur asin :
Cara membuat telur asin dengan batu bata (atau abu gosok)

Bahan :
1 bh ember
1 l air
500 g Garam
12 butir telur bebek / ayam ras. 
4 buah batu bata(hancurkan hingga benar-benar lembut).

Cara membuat :
Rendam telur dalam air selama 2 menit. Jika ada telur yang mengapung, buang saja, karena telur tidak bagus. Kemudian bersihkan telur hingga bersih. Hati-hati saat membersihkannya agar kulit telur tidak pecah atau retak.

Anda bisa memilih untuk mengamplasnya atau tidak. Cara ini dilakukan agar garam dapat lebih mudah meresap karena pori-pori telur terbuka. Keringkan telur.
Campurkan remukan bata yang sudah benar-benar halus dengan air. Aduk rata. Jangan sampai encer. Bentuk hingga seperti pasta.

Masukkan garam. Aduk lagi. Anda bisa mengaduknya menggunakan tangan atau spatula. Lumuri telur dengan tanah sampai menggumpal seperti tanah liat atau batu. Kira-kira hingga ketebalan mencapai 3 cm.
Masukkan dalam ember satu per satu. Taburi lagi telur yang sudah dilumuri tanah dengan batu bata lagi secukupnya. Diamkan selama 14 hari.

Setelah proses selesai. Rebus telur dengan api kecil. Jangan sampai air mendidih agar tidak merusak telur. Rebus selama 1 jam. Bisa juga dengan cara dikukus dengan waktu yang sama. Telur asin siap disajikan.

"Cara membuat telur asin menggunakan batu bata bisa Anda ganti dengan menggunakan abu gosok. Hanya perlu mengganti batu bata dengan abu gosok. Cara membuatnya sama saja. Jika Anda ingin rasa yang lain, Anda cukup mengganti cara akhir, bukan dengan dikukus, namun dipanggang atau menggunakan cara membuat telur asin asap yaitu dengan cara mengasapi telur hingga matang. Berhubung kita memanfaatkan telur ayam ras,  masa peram hanya 7 hari saja. Alhamdulillah, lifeskill untuk siswa mendatang. Besok kita akan makan bersama,"pungkas Lina. (014)





Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.