Jadi Khatib di Masjid Taqwa Kurai Taji, Mahyeldi : Generasi Harus Dibekali..!

IMPIANNEWS.COM (Padang Pariaman).

Indonesia tidak akan kuat tanpa kehadiran generasi yang kuat dan mandiri. Sejak dini generasi itu mesti dipersiapkan dengan bekal pendidikan dan bekal keimanan.

Hal ini disampaikan Ustad Mahyeldi Ansharullah saat didapuk menjadi khatib sekaligus imam salat jumat di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Paguh Dukjku, Kurai Taji, Padang Pariaman, Jumat (1/11/2019).

Menurut Walikota Padang yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat itu, mempersiapkan generasi muda yang kuat sebagai penerus kepemimpinan bangsa adalah sebuah keniscayaan. Persiapan itu dalam praktiknya tentu dengan memberikan pendidikan, teladan yang baik serta keilmuan dan keimanan.

“Berikan pendidikan yang cukup, teladan yang baik terhadap generasi muda, karena ini perintah dalam AlQuran. Setiap perintah wajib hukumnya,” kata Mahyeldi.

Lebih lanjut dalam khutbahnya, Ketua Forum Bela Negara Sumatera Barat itu menguraikan, selain menghadirkan generasi berkualitas, tidak kalah penting ialah menjaga persatuan. “Ditegaskan dalam Alquran, berpegang teguhlah kepada tali Allah, jangan bercerai berai,” ujarnya.

Pada salat jumat kali ini, Masjid Taqwa Korong Paguh Duku terlihat lebih sesak dari biasanya. Jamaah tidak hanya warga sekitar, tetapi ada beberapa jamaah yang sengaja datang karena ingin bersilaturahim dengan kepala daerah yang juga da’i tersebut.

Bersama Mahyeldi juga turut hadir Sekretaris MES Sumbar yang juga seorang ulama jebolan Timur Tengah, Mulyadi Muslim, Lc, MA serta sejjmlah pengurus MES lainnya.

Usai salat Jumat, dalam silaturahim dengan masyarakat Mahyeldi mengulas tentang ekonomi syariah. Menurutnya, sudah saatnya, Ranah Minang mempraktekan ekonomi syariah.

“Ekonomi berbasis syariah adalah solusi penguatan ekonomi umat tanpa keraguan tercampur ribawi,” kata Mahyeldi.

Di Kota Padang, tambahnya, sedang diusahakan membentuk lembaga berbentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan sistem syariah. Pemko Padang langsung sebagai pemodal dan memberikan dorongan untuk pengembangan usahanya.

“Kita juga terus mendorong transformasi Bank Pembangunan Daerah atau Bank Nagari menjadi bank yang murni syariah,” tukuknya. (ytd)

Post a Comment

0 Comments