Ilyas Seorang Pemuda Muslim Gagalkan Pembakar Alquran di Norwegia

Aksi heroik seorang pemuda muslim yang menggagalkan pembakaran Alquran di Norwegia.

IMPIANNEWS.COM  - Lars Thorsen memang cari gara-gara. Di depan warga yang dibatasi pagar besi, dia membakar Alquran. Kitab suci umat Islam. Demonstratif pula.

Mengenakan jaket, topi, dan celana dengan warna krem, Lars Thorsen menyulut mushaf Alquran dengan korek. Ratusan orang menontonnya.

Ilyas, seorang pemuda muslim, naik darah melihatnya. Dia menerobos barikade. 

Tendangan kung fu dilayangkan. Tapi Lars Thorsen menghindar. Dia memutar badannya. Selamat dari tendangan maut.

Namun, Ilyas berhasil meraih tubuhnya dengan tangan. Thorsen masih bisa menghindar. Ilyas melayangkan tendangan kedua. Telak mengenai perutnya. Thorsen terhuyung-huyung. Tapi polisi langsung menyeruak ke dalam arena.

Lars Thorsen adalah aktivis yang gencar mengampanyekan "Hentikan Islamisasi Norwegia (SIAN)". Aksinya itu diwujudkan dengan mencoba membakar mushaf Alquran di kota Kristiansand.

Beruntung ada Ilyas. Warganet langsung memberi apresiasi atas keberaniannya. Dia langsung dijuluki "pahlawan muslim".

"Saudara Ilyas dari Norwegia, Allah bersamamu. Kamu sangat berani. Ini adalah tentang jihad. Berjuang di jalan Allah. Kamu menyelamatkan Quran Agung dari pembakaran dan semoga Quran melindungi kamu juga #NorwayAttackOnIslam," cuit pemilik akun @somo_godana dalam bahasa Inggris.

Pria yang menghentikan Thorsen dari pembakaran Alquran diidentifikasi sebagai Ilyas di media sosial. Tetapi identitas pastinya tidak dapat dipastikan, menurut Geo News.

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan telah memanggil duta besar Norwegia untuk menyampaikan keprihatinan mendalam atas upaya membakar Alquran oleh seorang pria Norwegia itu.

"Tindakan seperti itu melukai perasaan 1,3 miliar Muslim di seluruh dunia. Termasuk yang ada di Pakistan. Lebih jauh, tindakan semacam itu tidak bisa dibenarkan atas nama kebebasan berekspresi," begitu pernyataan Menteri Luar Negeri Pakistan.

Pakistan juga meminta pihak berwenang Norwegia untuk mencegah terulangnya insiden semacam itu di masa depan.

"Duta Besar Pakistan di Oslo juga telah diperintahkan untuk menyampaikan protes Pakistan dan keprihatinan yang mendalam kepada pemerintah Norwegia," menurut pernyataan itu.

Juru bicara militer Pakistan juga berkicau dan memuji lelaki itu karena keberaniannya dalam upaya untuk menghentikan pembakaran Quran.

"Salut untuk Ilyas karena menunjukkan keberanian untuk menghentikan tindakan yang benar-benar menyedihkan. Provokasi berbasis Islamophobia semacam itu hanya mempromosikan kebencian dan ekstremisme. Semua agama adalah dan harus tetap dihormati. Islamopohbia adalah ancaman bagi perdamaian dan harmoni global," cuit Mayor Jenderal Asif Ghafoor, Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Layanan Antar (ISPR).

Menteri Urusan Agama dan Harmoni Antar Agama Noorul Haq Qadri mengatakan Pakistan akan mengajukan protes kepada pemerintah Norwegia terkait masalah ini. Menteri menekankan bahwa negara-negara Barat harus mengambil langkah-langkah untuk memeriksa tindakan memalukan seperti itu.

Sarjana agama terkenal Mufti Taqi Usmani mendesak negara-negara Muslim untuk mengangkat masalah ini di tingkat internasional dan menyerukan pembebasan Ilyas.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.