2 Tahun Kepemimpinan Erwin Satriadi, SMAN 3 Payakumbuh Makin Berprestasi

Kepala SMAN 3 Payakumbuh, Erwin Satriadi (baju putih)
bersama waka dan majlis guru
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh--Dialah Erwin Satriadi, Kepala SMAN 3 Payakumbuh yang diamanahi dinas pendidikan pimpin sekolah negeri yang terletak di Nan Kodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah sejak tanggal 1 Februari 2016 lalu. Dibawah kepepimimpinannya, SMAN 3 Payakumbuh semakin maju menggeliat dengan berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. 

Diawal kepemimpinannya di SMAN 3 Payakumbuh, Erwin Satriadi melakukan pendekatan bathin dengan semua unsur yang ada di civitas SMAN 3. Pendekatan dengan memberikan contoh layaknya Tut Wuri Handayani sebagai simbol dunia pendidikan. Memberikan contoh kepada kepada siswa dan guru, Erwin Satriadi tak segan memungut sampah yang dijumpainya saat berkeliling di pekarangan. Diawal kepemimpinannnya tahun ajaran 2016-2017, Erwin Satriadi fokus membenahi lingkungan sekolah bersama siswa Pramuka dan Sispala.


Melakukan pembenahan secara kepegawaian merupakan salah satu langkah ampuh yang diambil Erwin Satriadi, setelah bergaul selama hampir 1 tahun di sekolah ini. Dalam 1 tahun berjalan Erwin Satriadi telah memandang dan memperhatikan potensi dan kompetensi SDM yang dimiliki setiap personil tenaga pendidikan dan kependidikan. Sebagai bentuk pembenahan yang dilakukan Erwin Satriadi sebagaimana tertuang pada SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera barat No. : 821-824/483/KPTS-2017 Tentang Penunjukan Wakil Kepala Sekolah, Erwin Satriadi kukuhkan Pejabat Wakil Kepala Sekolah dilingkungan SMAN 3 Payakumbuh periode 2017/2018.

Saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (28/03/2018) Erwin Satriadi yang dikenal santun menyambut kita penuh kekeluargaan.

" Selamat datang di SMAN 3 Payakumbuh, inilah sekolah kami, SMAN 3 kebanggaan masyarakat dan Kota Payakumbuh. Apa yang bisa kita bantu ?, sambut santun Erwin.

SMAN 3 Payakumbuh Raih Akreditasi A
Penuh keramahan Erwin mengisahkan, " Kami menjadi kepala sekolah pada tangggal 1 Februari 2016, berarti sudah 2 tahun kami pimpin SMAN 3 ini. Sekolah kita ini berdiri di atas lahan seluas 17710 meter persegi dengan status milik negara.Sejak sekolah ini didirikan, kita merupakan kepala yang ke 8 setelah sebelumnya dipimpin Ibu Arniza Masnita, yang sekarang jadi Pengawas MTK SLTA," sebut Erwin mantan Kepala SMPN 10 Payakumbuh ini.

"SMAN 3 Payakumbuh dengan Akreditasi A Gemuk miliki skor nilai 93 (16/01/2018)sekarang memiliki siswa sebanyak 969 orang yang ditampung dalam 30 rombel yang diajar oleh 62 tenaga pengajar. Kesempatan ini juga sedang berlangsung USBN (19-31 Maret 2018) secara mandiri yang diikuti 302 siswa kelas XII dengan sitem komputer yang kita bagi menjadi 4 shift. Karena kita hanya punya 65 unit komputer. Namun untuk UN pada tanggal 9 s/d 12 April 2018, kita akan gabung dengan SMKN 3 Payakumbuh, karena UN hanya terapkan 3 shift," sebut Erwin ayah dari 3 orang anak ini

Saat kami tanya terkait pengalaman pindah ke provinsi, Erwin Satriadi menjelaskan lagi. Kita hanya menurut regulasi saja sebagaimana yang diatur UU No. 23 Tahun 2014. dalam UU ini dijelaskan bahwa SLTA sederajat di jajaran dinas pendidikan akan beralih wewenang dan fungsi ke diknas provinsi Sumatera Barat, termasuk SMAN 3 Payakumbuh. Secara resmi telah dilaksanakan pemindahan aset dari Pemko Payakumbuh ke provinsi pada 21 Desember 2016 dengan Berita Acara telah tercatat pada Data P3D yang diketahui DPPKA dan Diknas.

"Walau kita pindah wewenang namun koordinasi tetap kita giatkan dalam rangka mendukung program pemerintah, yaitunya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan.KIta tetap koordinasi kok, komunikasi tetap jalan baik. "Ma Maga ndak sampai ke langit, Ma Ompang indak sampai ka hulu". Kita tetap satu tujuan, memajukan dunia pendidikan dengan berbagai prestasi.Selain itu kita siap selalu dalam mensukseskan seremonial yang digelar di Payakumbuh," sebutnya.

"Pengalaman pindah ke provinsi seru juga, dari sekian banyak SLTA sederajat di Sumbar, bisa menjadi barometer pendidikan untuk SMAN 3 Payakumbuh secara khusus. Sehingga kita berpacu prestasi untuk tingkat Sumbar. Selain kita sibuk dengan persiapan fisik dan mental siswa untuk hadapi UN. Kita targetkan nilai UN kita terbaik di Sumbar dan Payakumbuh. Tentunya butuh perjuanganbersama. Dalam waktu dekat kita juga akan menghadapi PPDB tahun Pelajaran 2018/2019. Saat ini kita sedang menunggu juklak dan juknis dari provinsi, kabar yang beredar PPDB secara online," imbuhnya lagi.

Erwin Satriadi dampingi siswa pada FLS2N
"SMAN 3 Payakumbuh termasuk SLTA yang kaya prestasi baik tingkat kota, provinsi dan nasional. Terkait prestasi dan juara yang terbaru tahun ajaran ini adalah Juarai I Lomba Voli SLTA Sumbar-Riau di SMAN 2 Payakumbuh yang dibuka Wawako Erwin Yunaz, Juara I LPI berturut-turut 8 Tk kota Payakumbuh, Juara I Randai HUT Kota Payakumbuh dan utusan Lomba Desain poster Tk Nasional oleh M Taqi Taheri wakili Sumbar pada FLS2N di Kupang. Serta prestasi lainnya pada tahun ajaran sebelumnya. Kita SMAN 3 Payakumbuh punya tim seni dan tim olahraga dan fiisik, selalin itu kita juga punya grup An Nisa' dan Ar Rijal serta rohis," terang mantan Guru bantu mapel Fisika di MAN 1 Payakumbuh ini.

Saat ini ada kekhawatiran mendalam yang sedang ada dibenak kami bersama, SMAN 3 Payakumbuh kekurangan Guru PAI. Sekarang hanya ada 2 orang guru PAI yang mengajar 969 dengan 30 rombel. Kasihan kita melihat lelahnya mereka. Kita telah koordinasi dan meminta langsung baik secara lisan dan tulisan kepada Kementerian agama. Pada bulan Juli mendatang, guru PAI kami, Muhammad Nur masuki pensiun., malah SKnya sudah di tangan. Dan tinggallah Ibu Nurbainir yang akan menghandle semuanya. Dalam tahun ajaran ini, juga akan ada 4 orang guru baru yang bergabung dengan kita, tapi bukan guru mapel PAI. Mohon kemenag bantu kami carikan solusi, kapan perlu diperbantukan," pungkas Erwin Satriadi didampingi Waka Kurikulum, Wiwi Marlinda dan Kaur TU, Jasnidar.ul