Potret Buram Generasi Tanpa Visi

Oleh: Titin kartika

IMPIANNEWS.COM

PALEMBANG -  Aksi tawuran berdarah di kota Palembang makin masif, sempat mereda selama pandemi kini mulai marak lagi. Terakhir kasus tawuran di Palembang Minggu 15 Januari 2023. Satu orang dikabarkan tewas.

Masifnya aksi tawuran ini mulai terjadi di akhir tahun dan jelang tahun baru 2023, dan puncaknya hari ini.Catatan sumeks.co tawuran itu mulai marak kembali, meski sempat beberapa kali digagalkan anggota polisi. Diantaranya: 

Senin, 8 Januari 2023 sekelompok remaja di Palembang diamankan Polsek Kalidoni. Mereka akan melakukan aksi tawuran di Lorong Ramayana Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, dini hari 00.30 WIB. Delapan buah senjata tajam, tiga unit sepeda motor diamankan polisi. Mereka adalah MB (17), Ra (18), RP (21), dan MR (21). 

Tak hanya di palembang, polisi juga mengamankan 72 remaja di Tanggerang yang hendak melakukan aksi tawuran di neglasari, kota Tanggerang pada minggu 15/01/2023.

Lebih miris lagi, Seorang remaja tertusuk panah di bagian dada kiri setelah ikut tawuran di Jalan Kakap pada selasa 10/01/2023 Medan. Kini, remaja itu menjalani operasi bedah toraks di RSUP H Adam Malik.

Bukan hanya tawuran, masih banyak lagi potret buram remaja saat ini, seperti kasus pembunuhan, seks bebas, narkoba, hamil diluar nikah,miras dan masih banyak lagi. 

Buah sistem kapitalis sekuler

Potret buram remaja saat ini merupakan hasil dari sistem kapitalis sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan, sehingga mereka tidak mengetahui tujuan diciptakannya manusia di muka bumi ini. Mereka tidak mengetahui jati diri yang senenarnya, sehingga mereka kehilangan arah dalam menjalani kehidupan ini. Dengan sistem kapitalis sekuler ini,mereka di arahkan pada kehidupan dunia yang fana ini sebatas untuk mencari harta, jabatan, senang senang, hedonisme, yang sifatnya hanya pemuasan hawa nafsu semata, tanpa dibekali pemahaman bahwa setiap aktifitas yang kita lakukan di dunia ini akan dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat. Pengarusan opini  tentang pemuasan hawa nafsu yang sesat begitu kuat dan kental,sehingga banyak remaja muslim yang  terjerumus ke dalam kubangan kemaksiatan. 

Islam menyelamatkan generasi

Islam merupakan agama yang sempurna yang memberikan landasan benar dan salah yang jelas, yaitu Al-Qur’an dan Sunah. Seorang muslim diajari untuk memenuhi dorongan nalurinya agar sesuai tuntunan hukum syarak. Ia paham bahwa apa pun yang dilakukan di dunia akan dimintai pertanggungjawaban sehingga akan berpikir dahulu sebelum bertindak.

Berdasarkan paradigma Islam, generasi adalah aset peradaban cemerlang. Di dalamnya terdapat profil generasi Islam, yakni berkepribadian Islam, visioner, pemimpin peradaban, dan penebar rahmat bagi seluruh alam. 

Untuk mewujudkannya harus ada support system Islam, yaitu:

1-Sistem politik yang independen, pantang tunduk pada kehendak asing, serta negara menjadi pengurus dan pelindung umat.

2-Sistem ekonomi yang akan menjamin kesejahteraan, mencegah eksploitasi, dan kezaliman.

3-Sistem pendidikan untuk membentuk pribadi bertakwa dan mempunyai skill membangun peradaban.

4-Sistem sosial yang menjaga kebersihan masyarakat dan mengukuhkan ketahanan keluarga.

5-Sistem sanksi sehingga menutup pintu maksiat.

6-Sistem informasi untuk mencegah berkembangnya pemikiran dan budaya rusak.

Wallohu a'lam bish showab

Posting Komentar

0 Komentar