Peserta Bimtek Jitu pasna harus bisa membuat dokumen hitung Cepat Pengkajian kebutuhan pasca bencana dalam satu hingga empat hari.


Impiannews.com

Padang - Kepala Bidang Rekontruksi dan Rehablitasi BPBD Provinsi Sumatera barat Suryadi Evviontri,ST mengatakan, "Bimtek Jitu Pasna ini melatih para peserta agar mampu membuat dokumen pengkajian kebutuhan pasca kebencanaan, mulai dari pengumpulan data hingga penyusunan dokumen," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Kontruksi, Suryadi Eviontri, Sabtu 11 September 2021 di Imelda Hotel Padang Sumatera Berat. 


Suryadi Eviontri mengatakan, tahun ini ada VIII (Delapan) angkatan dengan masing-masing angkatan sebanyak 120 orang peserta yang terdiri berbagai unsur di antaranya BPBD provinsi dan kabupaten/kota, aparatur nagari, desa atau kelurahan, jurnalis hingga relawan penanggulangan bencana," ucap Suryadi saat penutupan kegiatan Bimtek Jitu Pasna angkatan ke lll di imelda hotel.


Lebih lanjut Suryadi mengatakan, dalam pelatihan peserta dapat memahami materi yang telah diberikan seperti penghitungan kerugian dan kerusakan akibat dampak pasca bencana sebagai persyaratan dokumen bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,"Ujarnya


"Kami harap dengan mengikuti pelatihan ini, semua peserta mampu membuat dokumen pengkajian kebutuhan pasca bencana dalam satu hingga 4 (empat) hari setelah bencana terjadi," katanya


Suryadi juga mengingatkan kepada peserta yang telah menyelesaikan pelatihan agar menjaga nama baik Jitu Pasna, dan atribut Jitu pasna BPBD sumbar yang di berikan kepada peserta sangan disalah gunakan," Tegasnya


(**)


Posting Komentar

0 Komentar