Peringati World Clean Up Day Lima Judul Pengabdian Masyarakat Berhasil Digelar Oleh Tim Dosen Muda Lintas Fakultas UNP Di Destinasi Wisata Danau Talang

Impiannews.com

Padang--Dalam Rangka memperingati World Clean Up Day (18/9/2021) 5 Tim Dosen Muda UNP menyelenggarakan Pengabdian masyarakat terpadu di destinasi wisata Danau Talang, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok. Acara berlangsung selama 3 hari (10-12 September 2021). Pengabdian dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kab. Solok, Camat Danau Kembar, Lurah setempat dan POKDARWIS Danau Talang. Kegiatan pengabdian dibuka oleh Ketua LP2M yang diwakili oleh Kepala Pusat Pengabdian LP2M UNP Dr. Mawardi, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh tim dosen muda lintas fakultas dan jurusan yang berkolaborasi membangun nagari dengan kegiatan yang saling bersinergi satu sama lain. Beliau berharap tahun selanjutnya lebih banyak lagi kolaborasi pengabdian masyarakat lintas bidang yang bekerjasama mengaplikasikan ilmunya bagi masyarakat banyak. Pada kegiatan ini sambutan juga disampaikan oleh Nasripul Romika, S.Sos. (Kepala Dinas Pariwisata Kab. Solok) yang berharap kegiatan ini hendaknya dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Dalam sambutannya koordinator pengabdian, Donal Syafrianto,  (Dosen Prodi Kesrek FIK UNP) menyampaikan bahwa “kegiatan ini berawal dari keinginannya membangun desa yang membesarkannya, beliau mengajak teman sejawat CPNS 2018 yang sesuai dengan kampung halamannya. Selain itu 5 tim yang bergabung dalam pengabdian terpadu ini merupakan tim terbanyak yang melakukan pengabdian bersama pada tahun ini dengan pendanaan hibah PNPB LP2M UNP. Kegiatan pengabdian berlangsung tiga hari (10-12 September 2021) secara paralel yang melibatkan kurang lebih 70 orang masyarakat Nagari Kampung Batu dalam mulai dari pemuda/i, ibu-ibu PKK, dan siswa/i SMA. 

“Pengembangan Sumber daya manusia dan Sumber Daya Alam Desa Wisata Berbasis Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Metode Terkini sesuai era New Normal Kawasan Wisata Danau Talang di Nagari Kampung Batu dalam kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok”, merupakan 1 dari 5 tema kegiatan yang dilaksanakan di Kawasan Wisata Danau Talang, kegiatan ini diusung oleh Donal Syafrianto, SSt.FT.,M.Fis dan Anggun Permata Sari, S.Si, M.Pd, AIFO yang merupakan Dosen dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Jurusan Kesehatan dan Rekreasi. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan pada pengabdian ini adalah (1) Pelatihan Tenaga Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan yang mungkin terjadi pada wisatawan di kawasan wiasata Danau Talang, (2) Pembuatan Area Lake Canoeing, (3) Pelatihan Pemandu Lake Canoeng dan Water Rescue. Kegiatan ini dilaksanakan berkesinambungan dan saling berhubungan dimana lake canoeing merupakan satu unggulan atraksi wisata yang sangat memungkinkan dikembangkan di Danau Talang, keindahan alam dan kealamian Danau Talang akan jauh lebih indah jika dinikmati dengan menggunakan Caneoe, dari atraksi wisata yang disuguhkan diperlukan adanya pemandu aktivitas lake canoeng, dan juga diperlukan juga tenaga P3K yang siap sedia untuk membantu jikalau terjadi hal-hal yang dapat membahayakan baik bagi wisatawan maupun bagi masyarakat setempat. Pelaksanaan Kegiatan  pelatihan terbagi menjadi 2 yaitu pelaksanaan Teori dan Praktek, teori sebagai pemantapan dasar pengetahuan dan pemahaman bagi peserta pelatihan serta pelaksanaan praktek sebagai aksi nyata kondisi dilapangan yang dilaksanakan berdasarkan simulasi kejadian yang mungkin terjadi dilapangan atau area wisata. Peserta pelatihan pada kegiatan ini terdiri dari 20 orang pemuda-dan pemudi yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata Danau Talang.

Salah seorang dosen Prodi Pendidikan Kesrek Alimuddin, S.Or.,M.Or yang tergabung dalam tim Pengabdian Terpadu UNP melaksanakan beberapa kegiatan pengabdian dengan tema “inovasi desa wisata kreatif berbasis sport tourism”. Beberapa bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu (1) Pelatihan stand up paddle (SUP) sebagai salah satu atraksi wisata air yang berbasis olahraga, (2) Pengadaan website pariwisata danau talang dan pelatihan pemasaran wisata dengan website tersebut. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut yaitu membantu Nagari Kampung Batu dalam untuk menjadi desa wisata yang inovatif dan kreatif sehingga mampu menjadi destinasi daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari (10-12 September 2021) dengan memfokuskan pelatihan pengeloaan website di hari pertama dan pelatihan Stand Up Paddle di hari kedua serta pemantapan pelatihan di hari ketiga. Peserta pelatihan yaitu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau talang yang terdiri dari 15 Orang peserta. Selain itu, pemateri kegiatan tersebut adalah orang-orang yang memang ahli pada bidangnya yaitu Bapak Bayu Tirta Sukmana (Ahli IT) dan Bapak Rakai (Ahli Atraksi Wisata). Selain itu, Ketua Pokdarwis Bapak Fery mengucapan terimakasih atas terlaksananya kegiatan pelatihan dimana para anggota pokdarwis sangat antusias mengikuti kegiatan serta sangat berharap ke depannya agar kegiatan seperti itu dapat terlaksana lagi. Sehingga saat ini, destinasi wisata Danau Talang sudah memiliki webiste wisatadanautalang.com. Tim Pengabdi berharap melalui website ini bisa mengenalkan keindahan wisata danau talang dan kearifan masyarakatnya. 

Kegiatan lain yang tergabung dalam pengabdian terpadu UNP adalah workshop produksi video promosi wisata yang diketuai oleh Dedi Supendra, S.Pd., M.A (Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP). Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan membuat video promosi wisata kepada pengurus Pokdarwis Danau Talang agar dapat mempromosikan kawasan wisata Danau Talang kepada masyarakat luas dalam bentuk video yang dapat disebarkan melalui media sosial. “Danau Talang memiliki pemandangan yang bagus dan sangat layak untuk dijadikan salah satu destinasi wisata. Sudah saatnya, orang-orang mengetahui keindahan alam Danau Talang melalui teknik promosi yang tepat, salah satunya melalui media video di media sosial.” Kata Dedi Supendra, Jumat (10/9). Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali dengan konsep perancangan produksi video, merancang ide dan naskah video, melakukan proses pengambilan gambar (shooting) dan teknik editing video. Pemateri pada acara ini adalah Devy Kurnia Alamsyah, M.Hum, dosen Fakultas Bahasa dan Sastra UNP yang juga aktif dalam bidang perfilman dan menjadi Ketua Pusat Kajian Ekonomi Kreatif UNP. Dalam paparannya, beliau menyampaikan terkait tren perubahan wisata, analisis potensi wisata Danau Talang, dan konsep dasar produksi video. Selain itu, pemateri kedua, Fitri Maiziani, M.Pd, dosen Program Studi Teknologi Pendidikan FIP, memberikan materi mengenai potensi Youtube sebagai media promosi wisata. Untuk kegiatan praktek produksi, peserta yang sudah dibagi ke dalam beberapa kelompok diminta untuk merekam gambar lokasi-lokasi terbaik di sekitaran Danau Talang dan diedit menggunakan aplikasi sederhana menggunakan gawai telepon genggam. Sebagai hasilnya, peserta dapat memproduksi lima video promosi wisata 

Kedepan, dengan semakin dikenalnya danau talang sebagai destinasi wisata baru Sumatera Barat tentunya wisatawan akan berdatangan. “Banyaknya kunjungan akan sejalan dengan meningkatnya produksi sampah organik dan anorganik” tutur Siska Alicia Farma, S.Pd., M.Biomed. Ia merupakan Ketua Tim pengabdi dan dosen jurusan biologi yang fokus pada pengelolaan sisa sampah organik menjadi cairan serbaguna ecoenzyme dan ia pun telah mendirikan pusat pengembangan ECOBY ecoenzyme di UNP. Menurutnya, ecoenzyme dapat diajarkan ke masyarakat sebagai upaya preventif dalam manajemen limbah organik di destinasi wisata, yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh POKDARWIS dalam pengelolaan destinasi wisata, oleh karena itu diangkatlah topik “Penerapan Bioteknologi Ecoenzyme sebagai Manajemen Limbah Organik Pengembangan Desa Wisata Danau Talang Kabupaten Solok”. Narasumber kegiatan Dezi Handayani, M.Si dan Dr. Linda Advinda, M.Kes menyampaikan bahwa pembuatan ecoenzyme sangatlah mudah dan sederhana, bermodal gula, air dan sisa kulit buah-sayur (1:10:3) dan fermentasi selama 3 bulan, maka sudah dapat menghasilkan ecoenzyme kaya manfaat. Anggota tim pengabdi Dr. Syahrastani, M.Kes juga menyampaikan bahwa POKDARWIS dan penduduk setempat juga dapat memanfaatkan ecoenzyme ini sebagai pembersih toilet, desinfektan, dan hand sanitizer ramah lingkungan, sehingga dapat menghemat pengeluaran sehari-hari. Masyarakat sekitar danau talang yang umumnya adalah petani sayur dan buah dapat memanfaatkan sisa sortir sayur dan buahnya sebagai substrat dalam pembuatan ecoenzyme, sehingga dapat mengurangi jumlah sampah organik di kawasan tersebut” tutur Dr. Dwi Hilda Putri, M.Biomed yang juga merupakan tim pengabdi. Masyarakat Nagari Kampung Batu Dalam sangat antusias mengikuti pelatihan pembuatan ecoenzyme. Tim pengabdi menyerahkan satu drum besar dan molase sebagai bekal masyarakat membuat ecoenzyme dengan prinsip gotong royong dan pada bulan desember nanti tim akan kembali mengevaluasi ecoenzyme yang siap dipanen. Melalui kegiatan ini, harapannya masyarakat semangat mengelola sampah organiknya masing-masing menjadi ecoenzyme “sampahku tanggung jawabku” tutur ketua Tim Pengabdi menutup kegiatan. 

Tema konservasi Danau Talang dan bagaimana deteksi dini terhadap adanya pencemaran  pada perairan Danau Talang merupakan salah satu tema dalam kegiatan pengabdian terpadu yang dilaksanakan oleh tim pengabdi dari UNP pada tanggal 10-12 September 2021 kemarin. Kegiatan ini diketuai oleh Yusni Atifah, M.Si dari Jurusan Biologi FMIPA UNP. Kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat di sekitar Danau Talang memahami arti pentingnya Danau Talang sehingga diharapkan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesadaran dan perhatian penuh untuk menjaga dan melestarikan Danau Talang agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang. Narasumber untuk kegiatan ini adalah Irma Leilani Eka Putri, M.Si, beliau merupakan dosen Biologi yang ahli dalam bidang ekologi lahan basah. Selain kegiatan penyuluhan, masyarakat khususnya pemuda yang tergabung dalam POKDARWIS diberikan pelatihan untuk mendeteksi secara sederhana adanya pencemaran pada air danau. Hal ini bertujuan sebagai langkah preventif untuk menghindari terjadinya pencemaran yang lebih berat di kemudian hari.

Berdasarkan umpan balik yang dilakukan oleh panitia, diketahui bahwa besar harapan peserta agar kegiatan ini dapat berlanjut pada tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas (Tim Pengabmas/ Humas UNP).

Posting Komentar

0 Komentar