Urang Saisuak. Nagari Simalanggang, Baralek Gadang


IMPIANNEWS.COM 

Balai Rupih, Lima Puluh Kota, --- Masyarakat Jorong Balai Rupih Kenagarian Simalanggang Kec Payakumbuh Kab Lima Puluh Kota. Insyaallah, pada Kamis (05/11/2020) menggelar perhelatan budaya dan tradisi Minangkabau klasik bertaraf nasional. 

Kegiatan yang dinamai Pekan tradisi Klasik Kampung Bordir tahun 2020 dengan mengusung tema "menyelaraskan dan flashback tradisi klasik dengan perkembangan zaman (#Urangsaisuak). Khususnya tradisi, kuliner dan permaianan anak nagari setempat. 

Rencananya, pekan tradisi klasik bakal dibuka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bersama Gubernur Sumbar dan Bupati Lima Puluh Kota. Pekan tradisi klasik kampung bordir ini bertujuan untuk melestarikan tradisi klasik di tengah kemajuan dan perkembangan zaman. Untuk menciptakan dan mengedukasi generasi muda agar mengenal tradisi lokal, supaya tidak punah ditelan kemajuan zaman.

"Jorong Balai Rupih adalah kampung bordir, rata-rata warga kita menekuni mrmbordir untuk penunjang perekonomian keluarga. Dan ini harus dipatenkan dan dipublikasikan supaya dikenal dunia. Menunjang iven ini, masyarakat dengan penuh kekompakan menggelar pekan budaya tradisi klasik kampung bordir yang kita pusatkan di lapangan bola kaki Balai Rupih, ini,"terang Ahmad, Walinagari Simalanggang didampingi Ikhwan Alinur selaku Ketua pekan tradisi klasik, Rabu (04/11/2020) sore di lokasi acara. 

"Iven yang mengangkat tradisi lokal klasik ini sengaja dibiaya pemerintah melalui Dirjen Fasilitasi Bidang Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Acara ini mesti Kita sukseskan bersama,"ulas Ahmad. 

Menariknya, pekan tradisi klasik ini akan dirangkai dengan berbagai perlombaan serta dimeriahkan artis minang, seperti Kintani, Atiqah Edelweis, Indiets, Deanda dan hiburan klasik. Selain itu ada sekitar 70-an stand dagangan kuliner klasik yang bakal dijual oleh seratusan pedagang lokal.

"Stand yang kita pakai berbahan bambu, beratap ijuk dan rumbio. Adapun kuliner yang bakal dijual di stand dagangan tersebut berupa kecemuih, kue talam, cimbaba, sate, ayia aka, tumbang ubi, limpiang, ubi soka, ubi tongkang, dan kuliner klasik lain,"sela Ikhwan Alinur, menguatkan. 

Pekan budaya klasik kampung bordir tahun 2020 ini berlangsung tanggal 5-7 November 2020 akan dimeriah berbagai lomba ba alua,  baju kuruang, make up, solo song, festival band, dan photografy. Berbagai permainan klasik juga bakal ditampilkan kepada para tamu undangan, diantaranya permainan gala, hen, tukak tekong, tukak lele, yeye, benteng, engrang dan main kalereng,"imbuh Ikhwan. 

"Pekan tradisi klasik yang dilaksanakan panitia di masa pandemi, tentunya bakal diberlakukan protokol kesehatan. Dan sudah diawali oleh panitia acara,"tambah Wanag Ahmad. 

Setiap tamu yang bakal memasuki arena bakal kita periksa masker dan suhu tubuh. Bagi yang tidak patuh, mohon maaf. Kita tidak izinkan memasuki arena pekan tradisi ini. Tanpa pemberlakuan Protokol kesehatan ini, dikhawatirkan terjadi penyebaran virus corona disini. Jadi, Kita dari panitia dan masyarakat akan bekerja keras dan tegas akan Protokol kesehatan, termasuk bagi warga lokal. Karena ini menyangkut nama daerah,"tegas Ahmad.(014)

Posting Komentar

0 Komentar