Tentara China Juga Takut Mati Setelah Tahu Ditugaskan ke Perbatasan India

Tentara China Juga Takut Mati Setelah Tahu Ditugaskan ke Perbatasan India


IMPIANNEWS.COM (India)

Ternyata Tentara China Menangis Ketakutan setelah Tahu Ditugaskan ke Perbatasan India, Videonya. Tentara China menangis ketakutan dalam bus yang membawa mereka ke perbatasan India.

Tentara China selalu menganggap diri superior dibanding India dalam konflik bersenjata di perbatasan kedua negara.

Selalu China selalu membuat video psywar atau propaganda kehebatan militernya, yang kadang dilebih-lebihkan.

Utamanya China selalu menonjolkan kehebatan alutsistanya yang disebut-sebut sudah setara dengan Amerika Serikat.

Namun China akan bungkam atau bahkan menghapus semua rekaman video peristiwa jika itu berkaitan dengan kekalahan tentaranya.

Seperti dalam bentrok berdarah di Lembah Galwan, 15 Juni 2020 lalu, China bersikukuh menutupi jumlah tentaranya tewas meski India mengakui 20 tentaranya tewas dan puluhan luka-luka.

Media India dan intelijen Amerika memperkirakan lebih 30-an tentara China tewas dalam bentrok yang memicu kedua negara raksasa Asia masih bersitegang.

Namun pemerintah China membantah klaim tersebut dan menyebut media yang memberitakan menyebarkan hoaks.

Terbaru beredar foto nisan tentara China yang disebutkan martir di perbatasan India Juni 2020.

Sekaligus foto ini menjadi bukti bahwa tentara China ada yang tewas saat bentrok dengan India di perbatasan.

Sabtu (29/8/2020), netizen India membagikan gambar yang baru-baru ini diposting di Weibo (twitter versi China) batu nisan baru untuk seorang tentara China.

Menurut Times of India, Kementerian Pertahanan India mengonfirmasi bahwa gambar tersebut telah dibagikan di media sosial Tiongkok sebelum dihapus oleh Pemerintah China.

Dalam nisan tentara ini tertulis:

"Makam Martir Chan Xianrong

Prajurit Unit 69316 dari Distrik Militer Xinjiang Selatan Resimen Ke-13 Tentara Pembebasan Rakyat China.

Lahir pada bulan Desember 2001 di Pingnan County, Provinsi Fujian, China.

Mengorbankan hidupnya dalam pertempuran melawan tentara perbatasan India pada Juni 2020.

Dia dianugerahi penghargaan kelas satu oleh Komisi Militer Pusat secara anumerta.

Dibangun oleh Wilayah Militer Xinjiang Selatan pada Agustus 2020. "

Beberapa netizen Tiongkok mempertanyakan keaslian foto tersebut, sementara yang lain menyatakan belasungkawa atas kematian Chen.

Akun resmi Weibo untuk Komisi Urusan Politik dan Hukum Pusat awalnya mem-posting ulang foto itu di halaman Weibo-nya tetapi kemudian menghapusnya, lapor UDN.

Beberapa analis berpendapat bahwa daerah di mana Chen meninggal bukanlah Lembah Galwan melainkan Danau Pangong.

Sebelumnya pada bulan Juni, rekaman video muncul dari pasukan India yang memukuli seorang tentara PLA yang terluka parah di daerah Pangong Tso.

Diperkirakan makam ini berada pemakaman tentara Kangxiwa, Prefektur Hotan, Xinjiang, China.

Terbaru, beredar video yang menunjukkan tentara China yang baru lulus pendidikan menangis setelah tahu bakal dikirim perbatasan dengan India, Ladakh.

Video ini diunggah Minggu (20 September 2020) oleh komedian Pakistan Zaid Hamid.

''Tentara China menangis di bus karena mereka ditugaskan ke perbatasan Ladakh untuk menghadapi Angkatan Darat India," tulis Hamid.

Hamid kemudian menulis bahwa kebijakan satu anak di China "sangat merusak tingkat motivasi saudara-saudara kami di China."

Dia menambahkan, "Kami Pakistan mendukung Anda, China. Tetap Berani."

Meskipun Pakistan adalah sekutu China, Hamid tampaknya mengolok-olok prajurit yang masih hijau tersebut.

Rekaman itu awalnya diposting di halaman WeChat di Mingguan Kota Fuyang, tetapi segera dihapus.

Posting asli menunjukkan 10 tentara baru lulus pendidikan dari Distrik Yingzhou Kota Fuyang di Provinsi Anhui China.

Mereka merupakan mahasiswa, dan lima dari mereka secara sukarela mengabdi di Tibet, yang berbatasan dengan wilayah Ladakh India.

Video tersebut dilaporkan direkam di Stasiun Kereta Api Fuyang saat mereka bersiap untuk menuju ke kamp militer di Provinsi Hebei.

Dalam video tersebut, para tentara terlihat menangis histeris saat mereka berjuang untuk menyanyikan lagu tentara China,"Green Flowers in the Army.

Seorang netizen China yang menggunakan akun @waynescene memposting ulang video tersebut pada hari Minggu dan menulis "Mereka diberitahu bahwa mereka akan pergi ke garis depan (Ladakh) setelah mereka naik bus. Umpan meriam itu menangis!"

Terbaru dalam konflik perbatasan dengan India China, India mengklaim mempecundangi China.

Tentara India disebut menduduki enam puncak strategis di perbatasan China dalam 20 hari terakhir.

"Enam puncak strategis telah diduduki oleh pasukan kami, termasuk Bukit Magar, Bukit Gurung, Rezang La, Rachana La, Mokhpari dan puncak terbesar di punggung bukit Finger 4," sumber utama pemerintah mengatakan kepada India Today TV.

Dengan menduduki puncak strategis dari selatan ke tepi utara Danau Pangong, India memonitor pergerakan China. 

Sumber: india today


Posting Komentar

0 Komentar