Selamat Jalan Bang Uchok. Kontrol Sosial Kami Lanjutkan

IMPIANNEWS.COM 
Lima Puluh Kota, --- Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun!
Keluarga besar Balai Wartawan Luak Limopuluah dilanda duka. Salah seorang wartawan senior, Rothman Uchok Silitonga dari media sumbar.kabardaerah.com, telah dipanggil Sang Pencipta, Allah SWT. 

Kabar duka yang termasuk mendadak ini disampaikan istri almarhum dalam WAG Balai Wartawan Luak Limopuluah. 

Bang Rothman Uchok Silitonga telah dipanggil sang khalik pada Sabtu (4/7/2020), di rumah kediaman Kami di Pakan Rabaa Gaduik, Kecamatan Lareh Sago Halaban, sekira pukul 09.20 WIB. Kami istri dan anak dari keluarga besar ingin meminta maaf atas segala kesalahan beliau baik yang di sengaja maupun yang tidak disengaja. Beliau ROTHMAN UCHOK SILITONGA telah mendului kita semua. Mohon doa, mudah-mudahan beliau husnul khotimah, dan dilapangkan jalannya,” tulisnya.

Kepergian Bang Uchok, begitu ia sakrab disapa, sempat mengejutkan kalangan jurnalis. Pasalnya, tidak ada kabar atau informasi jika sebelumnya beliau menderita sakit. 

“Innalillahiwainnahilairojiun, selamat jalan Bang Uchok, semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” sebut Dodi Sastra dan sejumlah wartawan lainnya.

Kabar duka ini juga cepat beredar dikalangan pejabat daerah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, “Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun… Turut berduka cita yg sedalam-dalamnya, semoga Alm Husnul Khotimah, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT… Aamiin,” tulis anggota DPRD Payakumbuh Yendri Bodra Dt Permato Alam, dalam wa Group diulas setelahnya oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz. 

Ucapan yang sama juga disampaikan bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi. Menurutnya, Limapuluh Kota kehilangan sosok Bang ucok. Betapa tidak, selain aktif di dunia jurnalistik Uchok juga aktif dibidang budaya, dan seni.

“Almarhum sangat aktif mengembangkan seni tradisi silek di Kabupaten Limapuluh Kota. Selamat jalan, semoga Amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,”ungkapnya.

Almarhum juga aktif menjalankan tugasnya sebagai wartawan dalam kontrol sosial. Terakhir tulisannya terkait rusaknya jalan lintas Sumatera, Payakumbuh-Lintau oleh truk bertonase overweight. Akhirnya  Gubernur Sumbar pun turun meninjau lokasi. 

"Kami sepakat akan melanjutkan tugas, Bang. Termasuk kontrol sosial ini,"komit rekan media. 

"Semasa hidup, almarhum bang Ucok adalah sosok yang kritis. Beliau tidak hanya serius menulis, namun juga peka terhadap isu-isu lingkungan. Persoalan tambang yang tidak pro rakyat dan merusak fasilitas publik.

Selamat jalan kakanda, tenang di sorgaNYA. Salam Muhammad Bayu Vesky dan keluarga, tulis wartawan Singgalang.

Salam dan ungkapan duka begitu banyak disampaikan rekan-rekan Bang Uchok, baik langsung, maupun melalui media sosial.(014)

Posting Komentar

0 Komentar