Jaga Lokasi Jumatan, Lurah OTS Apresiasi Peran Kaum Ibu

Mesjid Baiturrahman (foto Kamis malam) 
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Sejak Rabu, warga kelurahan Ompang Tanah Sirah (OTS) giat melakukan persiapan pelaksanaan shalat Jumat dan kegiatan keagamaan perdana di mesjid. Setelah hampir satu bulan jemaah menjalani pembatasan kegiatan, sesuai himbauan pemerintah dan ulama. 

Warga setempat sibuk menyiapkan keputusan bersama untuk menerapkan local wisdom, pembatasan jamaah, ketersediaan alat kesehatan, dan sterilisasi kebersihan dalam dan luar mesjid. Ada 3 lokasi pelaksanaan shalat Jumat di kelurahan yang terletak di jalur lintas Sumatera dan berbatas dengan Kab. 50 Kota, ini. 

Muslim kelurahan Ompang Tanah Sirah yang merupakan kelurahan gabungan dari Tanjung Onau, Balai Betung dan Talawi  merasa bahagia shalat Jumat kembali dapat dilaksanakan berjemaah di mesjid, meski harus tetap mematuhi aturan dan Protokol kesehatan. Pandemi covid19, merubah total kebiasaan dan tradisi warga.

Jumat (05/06/2020) muslimin kelurahan Ompang Tanah Sirah berbondong menuju mesjid terdekat. Jemaah Talawi laksanakan Jumat di mesjid Al Mutawahidah, jemaah Balai Betung dan Tanjung Onau di Mesjid Baiturrahman, Ompang. Sedang yang lain di sebuah mushala di kawasan Bunduang Tanjung Onau.

Dari pantauan di lapangan, ketiga tempat ibadah Jumat tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan covid19 dan menindaklanjuti SE Walikota Payakumbuh Nomor:400/19/ED/Wk-Pyk/2020.

"Kami turun ke lapangan, insyaallah pengurus mesjid dan warga sudah mematuhi Protokol kesehatan, namun masih ada warga yang tidak pakai masker. Kami berharap, kita semua mematuhi,"terang lurah OTS, Isral.

Lurah OTS juga kagum dan mengapresiasi peran kaum ibu dalam menjaga kampung dari penyebaran covid19.

"Di mesjid Baiturrahman, kaum ibu-ibu yang dikoordinir Rini (Persit Kodim 0306/50 kota) tampak menjaga agar jemaah luar daerah, jangan ikut dalam Jumatan. Di Talawi, kaum ibu-ibu menjaga Portal di Posko mandiri. Demikian juga Kami lihat di Tanjung Onau. Kami kagum juga atas partisipasi warga, khususnya kaum ibu, "singkat Lurah Isral.

Saat dimintai keterangan terkait tindaklanjut SE Walikota, Ketua Pengurus Mesjid Baiturrahman Ompang, Iswardi, menyebutkan bahwa warga diibaratkan haus mendapatkan air, untuk menghilangkan dahaga Iman.

"Warga sudah rindu berjemaah. Hadir di mesjid pakai masker meski sebagian terlihat kaku. Sampai di pintu cuci tangan, bawa dan pakai sajadah sendiri. Khatib pun kita manfaatkan khatib lokal. Sebelum dimanfaatkan untuk Jumatan, Kita sudah goro sejak Rabu, serentak,"terang Iswardi yang juga anggota Kodim 0306/50 Kota.

Namun, ada beberapa item SE Pak Walikota belum dapat Kami penuhi. Diantaranya, surat Rekomendasi dan pengukur suhu. Hal ini bakal Kami rapatkan dengan tokoh masyarakat dan Lurah,"tandas Iswardi.

Dialah Wempi Susanto (warga setempat), "saking ramainya, saya shalat di luar mesjid bersama jemaah lain. Ini perlu kita pertahankan dan tingkatkan. Karena, apa hikmah dibalik ini semua, kita tidak tau. Kita hanya rakyat jelata,"sebutnya. (014)


Posting Komentar

0 Komentar