Daftar Kekayaan Fedrik Adhar, Jaksa Kasus Novel Baswedan


JAKSA Penuntut Umum Fedrik Adhar tengah jadi perbincangan. Hal itu gara-gara tuntutannya kepada dua polisi peneror air keras Novel Baswedan satu tahun penjara.

Fedrik menilai salah seorang pelaku, Rahmat Kadir terbukti secara sah menganiaya berat Novel Baswedan, dengan menyiramkan air keras ke bagian wajah. 

Meski bersalah, Fedrik menilai Rahmat Kadir dianggap tak sengaja menyiramkan air keras ke bagian wajah Novel Baswedan. Dengan demikian dakwaan primer dalam perkara ini tidak terbukti.

Seperti diketahui, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis menyiramkan air keras terhadap Novel Baswedan, pada Selasa 11 April 2017. 

Keduanya baru berhasil ditangkap pada 26 Desember 2019. Artinya butuh waktu hampir 3 tahun, tepatnya 2 tahun 8 bulan, bagi polisi menangkap pelaku.

Hal itu yang membuat masyarakat menyorot Fedrik Adhar. Maka munculah hal-hal yang berkaitan dengan Fedrik Adhar.

Mengutip e-announcement Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dalam situs web elhkpn.kpk.go.id yang dilaporkan pada tahun 2018, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar memiliki total harta kekayaan Rp 5.820.000.000 (lima milyar delapan ratus dua puluh juta).

Fedrik memiliki dua bidang bangunan yang letaknya di Oku Timur dan Kota Palembang, Sumatra Selatan. Semuanya berjumlah Rp 2.550.000.000 (dua milyar lima ratus lima puluh juta).

Sedangkan rincian alat transportasi yang dimiliki Fedrik dalam LHKPN berupa empat mobil dan satu sepeda motor dengan total Rp 337.000.000 (tiga ratus tiga puluh tujuh juta).

Selain itu, Fedrik juga memiliki mobil sedan Honda Civic tahun 2006, Honda Jazz tahun 2006, mobil sedan Lexus tahun 2005, dan Toyota Fortuner tahun 2017.

 Sementara satu motor merupakan Honda Vario tahun 2013.

Berikut rinciannya

1. Honda Civic Sedan tahun 2006, hasil sendiri Rp 185.000.000

2. Honda Jazz Minibus tahun 2006, hasil sendiri Rp.130.000.000

3. Lexus Sedan tahun 2005, hasil sendiri Rp 5.000.000

4. Fortuner Suv tahun 2017, hasil sendiri Rp 5.000.000

5. Honda Vario tahun 2013, hasil sendiri Rp 12.000.000.

Selain itu, Fedrik juga memiliki harta bergerak lainnya sejumlah Rp 2.500.000.000 (dua milyar lima ratus juta), diikuti kas dan setara kas sebesar Rp 61.000.000 (enam puluh satu juta). Serta harta lainnya Rp 570.000.000 (lima ratus tujuh puluh juta).

Di luar itu, Fedrik Adhar juga memiliki utang dengan nilai Rp 198.000.000. **

Posting Komentar

0 Komentar