Rusia dengan Tegas Memberi Peringatan Kepada AS dan Nato

Rusia menyatakan sikap tegas terkait rencana pemindahan pasukan berikut gudang nuklir Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (US Armed Forces), dari Jerman ke Polandia. 

Rencana ini tak hanya mendapat reaksi keras, tapi juga membuat ketegangan antara Rusia dan AS semakin memanas.

Dalam laporan Sputnik News, Sabtu (13/6/2020), Duta Besar Polandia, Georgette Mosbacher, pada pertengahan Mei lalu menyebut bahwa Polandia bersedia menyediakan tempat penyimpanan senjata nuklir AS.

Semula, sejumlah pasukan AS dan gudang senjata nuklirnya ditempatkan di Stuttgart, Jerman. Akan tetapi, Jerman disebut ingin mengurangi potensi nuklirnya.

Di sisi lain, jika pasukan dan gudang senjata nuklir AS dipindahkan ke Polandia, maka jarak militer Negeri Paman Sam dengan Rusia semakin dekat. 

Hal inilah yang membuat Rusia kebakaran jenggot dan panik, Rusia dengan tegas memberi peringatan keras kepada AS dan NATO.

"Memindahkan (pasukan dan gudang senjata nuklir) lebih dekat ke perbatasan Rusia, tidak hanya akan memperburuk situasi yang sudah tegang di bidang keamanan global di benua itu. Tetapi juga, akan menghambat upaua Rusia dan NATO untuk memulai kembali pembangunan kostruktif dialog," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia dikutip Fars News Agency.

Zakharova juga menggambarkan kekhawatiran Rusia terhadap kampanye militer AS bersama NATO melakukan latihan gabungan. 

Seperti yang diketahui, AS dan delapan negara anggota NATO punya rencana untuk melakukan latihan gabungan di Laut Baltik, yang sangat dekat dengan Pangkalan Laut Angkatan Laut Rusia (VMF).

Posting Komentar

0 Komentar