SMK SMTI Padang Satker Kemenperin Pertama dan Satu – satunya Peraih WBBM

IMPIANNEWS.COM (Oadang).

SMK SMTI Padang berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Ini pertama dan satu – satunya dari Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di seluruh Indonesia yang meraih predikat tersebut.

Sejalan dengan capaian predikat WBBM tersebut, Kepala SMK SMTI Padang Dra. Zulhaida, M. Pd. mendapatkan apresiasi sebagai Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM di lingkungan Kemenperin.

Zulhaida dinilai berkomitmen mewujudkan Zona Integritas dengan melakukan perubahan mendasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang bebas dari korupsi.

Selain satu – satunya satker di lingkungan Kemenperin, SMK SMTI Padang juga satu – satunya entitas pendidikan yang berhasil meraih predikat WBBM pada 2019 ini.

 Setidaknya, Sekolah Teknologi Industri ini turut membanggakan Sumatera Barat karena mendapatkan apresiasi tingkat nasional. Penghargaan yang diberikan merupakan capaian lebih tinggi setelah mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi( WBK) 2018 lalu.

Ada enam komponen yang menjadi pertimbangan penilaian untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM dari Kemenpan RB. Yakni manajemen perubahan, penataan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dua komponen lain yang juga dipertimbangkan sebagai penilaian adalah indeks persepsi antikorupsi dan indeks persepsi pelayanan publik.

Kepala SMK SMTI Padang, Zulhaida menjelaskan, pihaknya bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan bertekad mewujudkan terpenuhinya pelaksanaan enam komponen tersebut.

“Beberapa inovasi pelayanan yang mengacu pada pembangunan Zona Integritas pun dilakukan, ” kata Zulhaida.

Ia menguraikan beberapa inovasi SMK SMTI Padang. Di antaranya penggunaan SISFO Akademik, yaitu aplikasi sistem informasi yang membantu pelayanan guru dan siswa dalam proses dan evaluasi pembelajaran. Kemudian, penggunaan Kios – K atau Kios Komputer yang membantu siswa mencari bahan ajar di internet karena adanya peraturan sekolah yang tidak membolehkan siswa membawa “smartphone” ke sekolah.

Inovasi lainnya, penggunaan aplikasi pengisian buku tamu dan kepuasaan pelanggan secara online, menampung keluhan pelanggan melalui website berbasis online, pelayanan perpustakaan digital dan e-catalog library, pelaksanaan ujian semester berbasis komputer, pelayanan ramah difabel serta Usaha Kesehatan Sekolah dengan menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Selain berkomitmen dengan pembangunan Zona Integritas, SMTI Padang terus membuat terobosan – terobosan. Terobosan – terobosan yang telah dilakukan, mengantarkan sekolah yang jadi role model pendidikan vokasi industri ini pada capaian prestasi membanggakan.

“Meski mendapat predikat WBBM, namun ini bukan tujuan akhir karena pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen berkelanjutan. Kita akan terus memperbaiki semua kekurangan dan terus membuat terobosan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas dunia pendidikan, ” ulas Zulhaida.

Karena predikat WBBM die (ydt)