Inikah Gambaran Remaja Harapan Bangsa? Asyik Pesta Miras dan Bawa Senjata Tajam

Penulis: Seara Salsabila
(Komunitas Muslimah Rindu Surga, Bandung)

IMPIANNEWS.COM

Tim Prabu Polrestabes Bandung menggerebek sekelompok pemuda yang sedang asyik menenggak minuman keras (Miras) di Taman Kota Dr Hatta, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, dini hari Sabtu, 27 Januari 2024.

Penggerebekan pesta miras di Taman Kota Dr Hatta dilakukan Tim Prabu sekira pukul 02.00 WIB. Selain botol Miras, Polisi juga menemukan senjata tajam jenis pedang yaitu sebilah pedang berwarna silver di semak-semak.

Awalnya, Tim Prabu menerima laporan warga tentang adanya sekelompok pemuda yang sedang nongkrong sambil menenggak Miras di Taman Kota Dr Hatta (prfmnews.id/27-01-24/Bandung).  Dari berita di atas, kita bisa tahu bahwa sebenarnya kondisi negara kita ini sedang tidak baik-baik saja. Setiap hari ada saja laporan dan kejadian yang amat sangat mengiris hati. Mulai dari masalah politik, kesehatan, perekonomian, pendidikan, sampai tatanan hidup sosial pun banyak sekali masalahnya.

Berita di atas adalah salah satu contoh bahwa penerapan sistem kapitalisme saat ini telah gagal dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Perilaku remaja sebagai generasi penerus bangsa menjadi jauh dari apa-apa yang diharapkan. Bukannya menolehkan prestasi, tetapi malah sebaliknya. Banyak remaja muslim yang jadi hidup tanpa arah tujuan. Mereka asyik berpesta miras dan hobi mengancam atau menakut-nakuti masyarakat dengan aksi begal misalnya. Ini adalah cerminan dari sistem yang rusak dan merusak.

Sudah saatnya kita sadar bahwa yang di butuhkan masyarakat saat ini adalah perubahan, bukan sedekar ucapan atau angan-angan. 

Apabila masyarakat muslim sadar bahwa akar permasalahan hidup yang sedang terjadi di tengah-tengah umat itu adalah karena belum adanya penerapan aturan islam, maka sudah saatnya sistem sahih ini diperjuangkan. Karena Islam adalah agama yang komperhensif di mana seluruh aspek kehidupan itu diatur. Salah satunya, sistem Islam mengatur masalah sosial dalam masyarakat. 

Daulah Islam tidak akan membiarkan para remaja untuk melakukan aktivitas mereka dengan bebas. Dalam arti, sistem pergaulan diatur di dalam Islam. Sehingga para remaja muslim hanya akan sibuk dengan menimba ilmu dunia akhirat karena telah memiliki tujuan, visi serta misi hidup. Mereka tidak akan memperturutkan hawa nafsu belaka karena faham akan pentingnya meredam hawa nafsu dan mengutamakan untuk memunculkan keimanan kepada Allah SWT. Pun aktivitas sehari-hari mereka akan diisi dengan kegiatan ibadah dan kebaikan.

Maka hanya Islamlah yang mampu mencetak generasi muslim yang taat, adil, mandiri, karena sadar akan tujuan dari penciptaan manusia oleh Allah SWT. Hal ini telah dibuktikan bahwa pada masa kejayaan Islam, Islam mampu diterapkan selama kurang lebih 13 abad dan terbukti terjadi golden age pada era tersebut. 

Wallahua'lam bishawab

Post a Comment

0 Comments