Komunitas Sikh di India Bersatu Membantu Korban Kerusuhan Muslim

IMPIANNEWS.COM (India)

Sebuah Komunitas Sikh di India bersatu membantu para korban kerusuhan Muslim India. Terhitung, sejak 25 Februari 2020, tempat ibadah Sikh di India terbuka untuk orang-orang dari semua agama yang berusaha berlindung dari kekerasan.

Komite Manajemen Delhi Sikh Gurdwara (DSGMC) dalam aksinya melakukan pembagian makanan di daerah-daerah yang terkena dampak kerusuhan, termasuk rumah sakit yang berada di luar dan tempat keluarga korban. 

"Kami menawarkan bantuan tanpa memandang agama," ujar pernyataan komunitas Sikh seperti dilansir dari publikasi Observers France 24, Rabu (4/3/2020).

Menurut beberapa pemimpin agama Sikh, kegiatan ini merupakan bagian dari kebiasaan Sikh untuk membuat atau dapur umum. Setiap gurdwara (tempat ibadah Sikh) memiliki satu dapur umum di mana Sikh dan non-Sikh dapat datang dan makan makanan vegetarian gratis.

Pemerintah New Delhi sendiri tidak membuat kamp kemanusiaan darurat. Mereka ingin menjadi cahaya di saat-saat gelap serangan etnis ini. Semua terbuka untuk semua orang, terlepas dari agama atau kasta.

"Kami pergi ke daerah-daerah yang terkena dampak kerusuhan untuk membantu mereka, tak hanya itu tetapi juga untuk menunjukkan keprihatinan kami tentang situasi tersebut," ungkapnya.

Beberapa wilayah mayoritas Muslim di timur laut ibu kota India pun menjadi sasaran kaum nasionalis Hindu sejak 23 dan 25 Februari. Bahkan, sejumlah warga ada yang digantung dan rumah serta masjid mereka dibakar.

Penyebab kekerasan tersebut lantaran adanya RUU kewarganegaraan yang mulai berlaku pada Desember 2019 lalu. RUU itu pun mendapat kritikan keras karena dinilai telah mendiskriminatif terhadap Muslim dan telah memicu protes besar di seluruh negeri. Akibatnya banyak warga memutuskan meninggalkan rumah mereka untuk menghindari kekerasan. (mga/OF24)

#tafch

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.